Beranda blog Halaman 1188

Hari Anak Nasional 2022, Basri: Berikan Ruang Berkreasi pada Anak

0
Peringatan Hari Anak Nasional 2022 di Kota Bontang. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Pemkot Bontang menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (26/7/2022). Dalam acara itu, Wali kota Bontang Basri Rase mengajak seluruh masyarakat, instansi maupun stakeholder terkait, untuk memberikan ruang kepada anak agar bisa berkreasi.

Basri juga mengatakan Kota Bontang harus mengedepankan kota ramah anak. “Memberikan ruang kepada anak-anak baik di tempat rumah ibadah, fasilitas umum dan tempat lainnya supaya mereka mendapatkan kesempatan yang sama, terkhusus anak berkebutuhan khusus,” katanya, Selasa (26/7/2022).

Kota Bontang telah menyandang status Kota Layak Anak kategori Nindya tahun 2022. Basri mengatakan, penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya yang diterima kota Bontang, merupakan komitmen dalam memberikan ruang kepada anak-anak.

“Ini merupakan komitmen kita. Juga dalam memenuhi kriteria-kriteria yang harus dipenuhi serta inovasi yang dilakukan, salah satunya Rumah Ibadah Ramah Anak (Mahira),” jelas Basri.

Lewat momentum HAN 2022 bertema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Basri meminta semua anak jangan sampai ada yang putus sekolah. Pemerintah memberikan kesempatan yang sama kepada semua anak. “Kita berkewajiban memberikan pendidikan dasar. Anak-anak juga tidak boleh mendapatkan informasi yang tidak baik,” katanya.

Dalam hal perencanaan fasilitas di tempat-tempat publik, Basri juga memiliki inovasi-inovasi dan mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan ruang.  “Dengan bersinergi beberapa perusahaan, ada yang berkolaborasi. Seperti Kartu Identitas Anak (KIA) yang dapat memberikan kemudahan dalam fasilitas di ruang publik,” jelasnya. (yah)

Inovasi Sosial di Bidang Pengelolaan Limbah, Badak LNG bersama Salin Swara Raih Asia Responsible Enterprise Awards 2022

0

ASIA Responsible Enterprise Awards (AREA) merupakan salah satu program dari Enterprise Asia atau sebuah organisasi non-pemerintah yang bekerja dengan pemerintah, LSM dan organisasi lain untuk mempromosikan daya saing dan pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan, sebagai upaya mengangkat status ekonomi masyarakat di seluruh Asia.

Melalui program Salin Swara atau Sampah Keliling Swadaya Masyarakat, Badak LNG menjadi salah satu Perusahaan di Indonesia yang menyabet penghargaan ini.

Pemberian penghargaan pun berlangsung secara daring pada Kamis, 21 Juli 2022 melalui “Virtual Awarding AREA 2022”. Hadir secara virtual, Feri Sulistyo Nugroho selaku Vice President Business Support Badak LNG.

Di tengah tantangan yang sedang dihadapi bumi terkait permasalahan lingkungan, Badak LNG berkomitmen berperan aktif turut menjaga lingkungan di wilayah Kota Bontang. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menginisiasi adanya program Salin Swara pada 2020 lalu.

Salin Swara merupakan program yang memiliki fokus terhadap pengelolaan sampah, bank sampah, dan pemanfaatan sampah terpadu masyarakat Bontang bekerja sama dengan Bank Sampah Pesisir.

Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat mengubah sudut pandang dalam menilai sampah yang semula dianggap negatif menjadi suatu hal yang positif serta sampah tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat baik secara lingkungan, ekonomi, dan sosial.

Melalui program Salin Swara, masyarakat dapat memilah dan mengumpulkan sampah dari rumah dan dikumpulkan melalui bank sampah yang tersebar di beberapa kelurahan.

Sampah dikumpulkan melalui skema tabungan, satuan berat kemudian dikonversi ke dalam pencatatan rupiah. Bekerja sama dengan pihak lain, nilai rupiah juga dapat dikonversikan ke dalam hitungan berat logam emas, sampai ke jaminan ketenagakerjaan.

Dari skema tabungan tersebut, serta konversi nilai berat ke rupiah sampai konversi berat logam emas menjadi manifestasi rencana jangka panjang untuk peningkatan ekonomi. Sehingga pendekatan investasi ini dapat digunakan sebagai stimulus untuk mengelola sampah.

“Saya mewakili perusahaan sangat mengapresiasi kerja keras Tim CSR Badak LNG, tidak mudah untuk menggerakkan masyarakat untuk sama-sama peduli dalam kelestarian lingkungan khususnya pengelolaan sampah yang kita hasilkan setiap hari. Semoga program Salin Swara dapat terus berkembang dan semakin banyak lagi masyarakat yang peduli dengan pengelolaan sampah,” ungkap Feri. (adv)

35 Ribu Ton Limbah FABA ‘Disulap’ PKT Jadi Batako-Paving Block

0

JAKARTA –  PT Pupuk Kaltim (PKT) mencanangkan inovasi pemanfaatan limbah abu batu bara berupa fly ash dan bottom ash (FABA). Limbah tersebut diolah menjadi material substitusi bahan bangunan, seperti batako, paving block, serta mendukung stabilisasi tanah.

Adapun fly ash merupakan abu hasil pembakaran batu bara yang melayang ke atas. Sementara bottom ash adalah abu hasil pembakaran yang jatuh ke bawah. Di dalamnya, terdapat beberapa kandungan FABA seperti karbon, nitrogen, dan silica.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan inovasi pengelolaan limbah batu bara ini sebagai bagian dari upaya perusahaan di bidang Environmental, Social, and Governance (ESG). Sehingga ekses produksi pabrik dapat menjadi bahan dengan nilai tambah bagi lingkungan.

“Setelah sebelumnya menjalankan inovasi kami dalam pengolahan limbah plastik menjadi green asphalt, sejak 2021 PKT juga telah mendapatkan izin untuk mengelola limbah FABA sebagai material substitusi bahan bangunan dan stabilisasi tanah,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

“Inovasi ini dihadirkan untuk meningkatkan peran perusahaan dalam sustainable development, dimana hasil pengolahan FABA tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan nilai tambah ekonomi untuk kegiatan infrastruktur. Selain untuk menekan penumpukan limbah di TPS dalam skala yang lebih besar,” imbuh Rahmad.

Diketahui, sejak tahun 2021 Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan pengelolaan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA), sebagai limbah non B3 terdaftar yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 dan PermenLHK No 19 Tahun 2021.

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, saat ini PKT memiliki unit boiler batubara dengan kapasitas 2 x 220 metrik ton/jam (daya listrik 96,6 MW). Unit ini berfungsi sebagai pemasok steam untuk mendukung proses produksi pabrik amonia-urea milik perusahaan.

Dikatakannya, unit boiler batu bara tersebut mampu menghasilkan FABA sekitar 35.000 ton/tahun, yang seluruhnya berpotensi untuk diolah menjadi material substitusi bahan bangunan atau untuk stabilisasi tanah. Hingga saat ini, lanjut Rahmad, sebesar 34.000 limbah FABA telah berhasil diolah perusahaan jadi material alternatif bahan bangunan dan stabilitas tanah.

“Inovasi pengolahan limbah FABA ini merupakan salah satu upaya PKT terkait pengelolaan limbah non B3 yang terdaftar dan ketaatan perusahaan terhadap keberlanjutan. Kami berharap seiring dengan semakin matangnya teknologi pengolahan FABA ini, praktik serupa dapat diterapkan secara massal di berbagai industri sebagai alternatif metode stabilisasi tanah atau pengembangan ke arah alternatif bahan bangunan atau infrastruktur,” tutur Rahmad.

Dia pun menjelaskan proses pemanfaatan limbah FABA yang dilakukan PKT. Di antaranya meliputi pengolahan bahan limbah menjadi material seperti batako dan paving block yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Selain itu juga untuk mendukung stabilisasi tanah, agar dapat memperbaiki daya dukung tanah yang lebih kokoh, terutama pada tanah lunak yang cenderung memiliki daya dukung tanah yang rendah.

Stabilisasi tanah dengan FABA-semen dinilainya mampu meningkatkan daya dukung tanah pada pemeraman 3 hari secara signifikan. Reaksi sementasi yang terjadi pada campuran tanah semen akan membentuk butiran baru yang lebih keras, sehingga lebih kuat menahan beban yang diberikan. Hal ini tentu menambah nilai guna dari limbah FABA batubara dan mampu memberikan manfaat terutama dalam pembangunan infrastruktur.

“Kami optimis dan berharap bahwa dengan inovasi ini, PKT dapat menjadi pelopor dalam pengolahan limbah batu bara sebagai komoditas yang memiliki daya guna tambahan dalam prinsip ekonomi sirkular, yang diharapkan nantinya akan mampu menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik bagi perusahaan dan masyarakat secara luas,” tutupnya. (rls)

Kapolres Bontang Pimpin Apel Jam Pimpinan

0

BONTANG – Kapolres  Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya SH, SIK, MH memimpin apel pagi di halaman Mako Polres  Bontang, Senin (25/7/2022). Apel jam pimpinan itu diikuti para Pejabat Utama (PJU), Kasat, Kapolsek, Kasie, perwira dan seluruh anggota Polres Bontang.

Dalam pelaksanaan apel, Kapolres menyampaikan beberapa poin penting kepada personel dalam pelaksanaan tugas yang sesuai dengan atensi pimpinan. Salah satunya pentingnya melaksanakan apel sebelum melaksanakan tugas sebagai anggota Polri.

”Apel pagi merupakan suatu kewajiban bagi personel Polri sebelum melaksanakan tugas. Selain itu apel merupakan bentuk kepedulian dan kontrol terhadap anggota Polri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kapolres juga menyampaikan agenda kegiatan Polres Bontang dalam minggu ini yaitu vaksinasi Covid-19, baik dosis 1, 2 maupun dosis 3 (booster).

”Kami harap dapat dukungan dari segenap anggota, stakeholder sehingga tidak ada ego sektoral sehingga untuk target vaksinasi tercapai. Peningkatan penyebaran Covid  harus diimbangi dengan kegiatan kepolisian, seperti patroli KRYD, yustisi. Vaksinasi untuk keselamatan kita, masyarakat, dan keluarga kita,” ucapnya.

Terakhir, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada anggota yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga tidak ada pelanggaran maupun komplain dari masayarakat. (hms)

PSSB Tasyakuran Ke-5, Begawan: Lestarikan Budaya Jawa agar Tak Hilang Ditelan Zaman

0

BONTANG –  Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-5, Paguyuban Sukowati Sragen Bontang (PSSB) menggelar tasyakuran dan silaturahmi di Pondok Harmoni, Bontang Barat, Minggu (24/7/2022). Acara ini semakin meriah karena bersamaan dengan peryaan Ulang Tahun H Harsono, sebagai Owner ‘Empek Empek Anda’ yang juga Ketua DPD Ikapakarti Kota Bontang. Acara ini juga dimeriahkan Campur Sari Subur Makmur, asal Sragen Jawa Tengah.

Syukuran ditandai pemotongan tumpeng yang dilakukan Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Najirah bersama perwakilan berbagai paguyuban, Dandim 0908 Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo, serta Anggota DPRD Kota Bontang Sumaryono dan Suharno.

Gelaran syukuran ini juga dihadiri ratusan warga dari perwakilan paguyuban dan komunitas di bawah Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Bontang.

Tommy Johan Agusta, mewakili Dewan Pembina Ikapakarti Kota Bontang menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Tasyakuran ke-5 PSSB. “Dengan bertambahnya usia, saya berharap PSSB selalu hidup rukun dan guyub,” ucapnya.

Dikatakannya, Ikapakarti akan selalu memberikan dukungan penuh kepada seluruh paguyuban dari Jawa untuk melestarikan tradisi Jawa di Kota Bontang. “Ikapakarti adalah sebuah rumah besar, sebagai tempat bernaungnya semua paguyuban dari Jawa. Secara kultural juga harus melestarikan tradisi Jawa agar tidak hilang ditelan zaman,” beber Tommy yang akrab disapa Begawan Ciptaning Mintorogo di lingkungan paguyuban.

Menurutnya, keberadaan Ikapakarti adalah tempat silaturahmi, saling berbagi dan saling mengisi. “Jadi kegiatan apapun di paguyuban harus didukung oleh senenap anggota Ikapakarti,” sebutnya.

“Tujuan Ikapakarti adalah menghimpun kekuatan untuk membangun kota Bontang, agar lebih Hebat dan Beradab. Dimana bumi dipijak disana langit dijunjung, menunjukkan kebulatan tekad untuk memajukan Kota Bontang,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Botang Najirah berharap PSSB selalu kompak dan guyub. “Di usianya yang ke 5 tahun ini semoga PSSB semakin solid dan tetap kompak, selalu dapat bersinergi dengan Pemkot Bontang untuk terus memajukan kebudayaan Jawa khususnya Sragen, dan juga mewujudkan program-program untuk masyarakat Kota Bontang yang Hebat dan Beradab,” bebernya.

Ia juga menyampaikan kekagumannya atas konsisten PSSB melestarikan kebudayaan. Pelestarian budaya ini menjadi bukti besarnya kecintaan warga Sragen terhadap adat budaya yang telah diwariskan turun-temurun. “Saya sangat kagum karena PSSB tetap konsisten melestarikan kebudayaan daerah asli indonesia melalui berbagai kegiatan yang digelar,” tuturnya.

Najirah juga berpesan agar seluruh elemen paguyuban di Bontang termasuk PSSB terus menjaga nilai-nilai toleransi.  “Itulah modal sosial yang dapat menjadi dasar bagi tumbuhnya nilai-nilai toleransi, adaptasi, dan harmoni dalam budaya global dan multikultural di Kota Bontang. Mari kita jaga dan rawat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PSSB Suparno mengatakan, PSSB siap mendukung dan melanjutkan program pemerintahan yang lebih baik. “Kami akan selalu bersinegeri dan mendukung program-program Pemkot Bontang,” katanya.

Di sela acara, Ketua Panitia Sadi Mulyono, menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga PSSB yang telah memberikan sumbangan tenaga dan dananya sehingga terlaksananya acara syukuran. “Semoga kedepan menjadi agenda tahunan yang lebih baik lagi,” harapnya. (darman)

Soal Ledakan di PKT, Ketua Andi Faiz Minta Warga Hentikan Spekulasi

0
Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Bontang. Foto: Istimewa

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam meminta warga tidak panik atas insiden over firing di kawasan Pabrik V milik PT Pupuk Kaltim (PKT) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Sebab, kata Andi Faiz, PKT merupakan perusahaan profesional yang selalu mengutamakan aspek keselamatan. Ia pun meminta agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berbagai informasi yang masih simpang siur.

“Kita nggak usah ragu dengan PT Pupuk Kaltim. Mereka diisi oleh orang-orang profesional yang pastinya mengutamakan keselamatan. Kami yakin dan percaya PKT melakukan antisipasi dan penanganan yang terbaik,” tutur Andi Faiz, Selasa (26/7/2022).

Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat percaya dengan klarifikasi dan penjelasan pihak PKT yang menyebut ledakan itu tidak berbahaya. “Artinya kalau saat ini PKT bilang itu hanya ledakan biasa dan tidak beracun atau tidak berdampak kepada masyarakat, kita harus percaya dan masyarakat jangan resah. Jangan berpikir sendiri dan berprasangka aneh di luar itu,” terangnya.

Faiz sapaan akrabnya mengatakan, sebagai perwakilan masyarakat, dirinya yakin apa yang disampaikan manajemen PKT kepada media dengan melibatkan Polda Kaltim sudah cukup terang dan jelas. Bahwa ledakan yang terjadi tidak berbahaya. “Jadi kita jangan berspekulasi lebih. Sudah lugas lah. Managemen sudah mengklarifikasi semuanya dan alhamdulillah terbukti sampai saat ini tidak terjadi apa-apa,” tegas Faiz.

Sebelumnya Vice Presiden Komunikasi Korporat (Komkor), Tommy Johan Agusta mengakui, ledakan dipicu over firing. Menurut Tommy, pada Sabtu (23/7/2022) dini hari terjadi over-firing di Pabrik 5 PKT. Insiden ini ternotifikasi langsung oleh tim di pusat kontrol atau central control room, sehingga dapat ditanggulangi dan tidak menimbulkan korban. “Tidak ada korban dari kejadian ini,” jelas Tommy. Disebutkan pula, tim teknis PKT masih menyelidiki penyebab over-firing.

“Tim teknis akan mengevaluasi ulang dan jika ditemukan kerusakan akan segera diperbaiki, dan pabrik direaktivasi kembali,” kata Tommy.

Untuk mengantisipasi hal ini tidak terulang, pihaknya mengedepankan dan menerapkan prosedur tetap K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Sesuai standar tertinggi di industri dan ketetapan pemerintah. Para karyawan, terutama mereka yang bekerja di pabrik memiliki otoritas penuh dan wajib untuk stop bekerja, bilamana mendapati potensi tidak aman. “Tentunya dengan adanya kebijakan K3 yang preventif dan mitigatif, kejadian ini dapat ditanggulangi dengan baik,” kata Tommy. (adv)

Satu-satunya Calon Bawaslu Kaltim Asal Bontang, Aldy Artrian Bakal Berusaha Maksimal

0
Aldy Artrian, peserta Calon Komisioner Bawaslu Kaltim asal Bontang.(Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang, Aldy Artrian lolos seleksi tes tertulis dan psikotes Komisioner Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur bersama 11 calon lain.

Aldy mengatakan, masih ada rangkaian tes yang harus dijalaninya yakni tes kesehatan pada 26-27 Juli dan tes wawancara pada 28-29 Juli 2022.

“Besok masih akan menjalani tes kesehatan. Selanjutnya wawancara oleh tim seleksi,” kata Aldy, saat diwawancarai Mediakaltim.com, Senin (25/7/2022).

Untuk tes kesehatan, lanjut dia, peserta baru akan diberitahu jenis tesnya saat pelaksanaan tes berlangsung.”Bentuknya apa, atau isinya apa, kami juga belum tahu. Karena hanya diinfokan untuk puasa (Senin) malam ini hingga besok,” tambahnya.

Aldy memastikqn akan tetap mengikuti semua prosedur yang telah dijadwalkan  tim seleksi. Terkait tes wawancara yang akan dilaksanakan pada 28-29 Juli 2022, Aldy hanya tahu akan dibagi dalam dua sesi  wawancara.

“Wawancara dibagi dua sesi, sepertinya saya mendapatkan di hari pertama,” jelas Aldy.

Disebutkannya, kesebelas calon yang lolos kali ini akan diseleksi kembali hingga menjadi 6 peserta. “Prinsipnya menyiapkan diri semaksimal mungkin, mengikuti prosesnya siap secara lahir dan batin,” kata Aldy.

“Kita mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari Bawaslu Provinsi Kaltim,” sebutnya.(yah)

Jelang Pemilu Serentak 2024, KPU-Disdukcapil Bontang Diminta Terus Sinkronkan Data Kependudukan

0
Anggota Komisi I DPRD , Raking bersama Ketua KPU Bontang, Erwin saat dimintai keterangan. (Yahya Yabo/ Medis Kaltim)

BONTANG– Komisi I DPRD Bontang menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, Senin (25/7/2022).

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi I Raking mempersoalkan  sinkronisasi atau kesesuaian data pemilih untuk pemilihan umum serentak tahun 2024.

Raking mengaku, telah mendapat informasi bahwa data kependudukan KPU saat ini telah sinkron dengan data Disdukcapil, sehingga pemutakhiran data pemilih bisa selalu akurat.

“Terbukti sebelumnya pada Pilkada (Kota Bontang) ada muncul persepsi yang kurang pas (berbeda) dari DPT dan data Disdukcapil, namun ke depannya dari tahun ke tahun akan lebih baik lagi,” kata Raking, Senin (25/7/2021).

Mengenai keterlambatan dalam perekaman KTP-el, Raking mengatakan, Disdukcapil  kekurangan anggaran dalam pengadaan alat dan cadangan perekaman KTP-el.

Raking bersama anggota Komisi I DPRD Bontang saat rapat bersama. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

“Kami buat laporan ke pimpinan, dan akan mendorong masukan anggaran ke pemerintah, karena pengelola anggaran adalah pemerintah,” tambah Raking.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang Erwin membenarkan, data yang ada di KPU sudah sinkron dengan data yang ada di Disdukcapil. Di mana  setiap 3 bulan sekali, KPU selalu melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.

Erwin juga memastikan koordinasi ke Disdukcapil telah dilakukan dengan baik. “Terkait pemilih pemula, Kami melakukan invetarisasi untuk warga yang berusia 17 tahun pada 14 Februari 2024. Dan kami sampaikan ke Disdukcapil yang nantinya akan melakukan perekaman KTP-el secara langsung,” kata Erwin.

Mengenai Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang dimiliki KPU hingga Juni 2022, tercatat sebanyak 120.539 jiwa dengan cakupan Bontang Selatan sebanyak 45.859 jiwa, Bontang Barat sebanyak 20.180 jiwa dan Bontang Utara sebanyak 54.500 jiwa.(ya)

Tahun Ini, Seluruh OPD di Bontang Harus Canangkan Zona Integritas

0
Penandatanganan Zona Integritas di Disdamkartan. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Wakil Wali Kota Bontang Najirah menekankan, perlunya zona integritas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama pencanangan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) untuk peningkatan pelayanan.

Najirah mengungkapkan, nantinya seluruh OPD akan diminta melakukan pencanangan zona integritas, seperti yang telah dilakukan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang.

“Selanjutnya juga akan ada beberapa OPD yang akan mencanangkan zona integritas,” jelas Najirah saat ditemui, Senin (25/7/2022).

Dikatakan pula, pencanangan zona integritas berfokus pada pencegahan korupsi, penyalahgunaan wewenang hingga pencegahan gratifikasi.

Pada akhir tahun ini, pencanangan diharapkan sudah seluruhnya dilakukan OPD yang ada di Bontang. “Ini untuk menghindari penyelewengan jabatan, tahun ini bisa semua OPD melakukan,” kata Najirah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Amiluddin mengatakan, dengan adanya pencanangan zona integritas, dia meyakini, dinas yang dipimpinnya bisa masuk dalam jajaran 5 besar OPD berintegritas.

“Penandatanganan pakta integritas ini akan mengubah dalam penilaian. Semoga tahun depan, kita bisa masuk dalam jajaran 5 besar,” kata Amiluddin. (ya)

PKT Mulai Pakai Motor Listrik untuk Operasional

0

Dalam komitmen mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia 2060, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) memulai langkah menggunakan motor listrik untuk aktivitas dan kegiatan operasional di lingkungan perusahaan. Launching motor listrik dengan tema Smart, Clean and Green ini dilakukan oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi bersama Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto, Kamis (21/7) lalu.

Sejalan dengan kerangka Net Zero Emission 2060, Rahmad mengatakan PKT telah menetapkan target net zero carbon emission di tahun 2050, dengan pengurangan sebesar 30% pada dekade pertama di tahun 2030.

Penggunaan motor listrik ini sendiri merupakan salah satu langkah awal yang direalisasikan PKT untuk mengurangi emisi bahan bakar dari kendaraan operasional perusahaan, selain upaya seperti pembangunan pabrik soda ash dan pengaktifan urea 1 hingga carbon circuits station.

“Realisasi net zero carbon emission akan terus dikembangkan PKT, guna menekan penggunaan energi fosil di lingkup bisnis perusahaan. Secara bertahap, seluruh kendaraan operasional yang masih menggunakan energi fosil akan diganti,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (24/7/2022).

Ia menyebut hal ini sekaligus menjadi wujud komitmen PKT terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) yang terus dikedepankan dalam menciptakan pertumbuhan usaha serta membangun keseimbangan kinerja pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Sehingga, manfaat tidak hanya berdampak bagi pertumbuhan perusahaan, tapi juga aspek keberlanjutan hingga kemandirian masyarakat yang sesuai dengan kaidah ESG.

Terlebih dengan masuknya PKT ke dalam Top 3 global rating ESG untuk kategori agriculture chemical berdasarkan penilaian Sustainalytics. Hal ini menjadi tantangan bagi PKT untuk terus melakukan pengembangan bisnis dengan pengelolaan ESG yang semakin baik.

“Untuk itu, kita wajib memastikan PKT terus memberikan manfaat tak hanya bagi karyawan tapi juga masyarakat sekitar dan bumi,” tambah Rahmad.

Sementara itu, Nugroho mengapresiasi langkah PKT menekan penggunaan energi fosil dalam aktivitas perusahaan guna mendukung tercapainya target Net Zero Emission Indonesia tahun 2060 dan bebas emisi karbon di tahun 2030. Menurutnya, hal ini merupakan tonggak awal dimulainya kontribusi perusahaan di lingkungan Pupuk Indonesia Grup dalam mencapai target net zero carbon emission, yang sejalan dengan upaya dekarbonisasi yang dicanangkan Pupuk Indonesia.

“PKT sudah mengawali dengan pemasangan solar panel di lingkungan kantor, yang dikontribusikan untuk mendukung dekarbonisasi. Kita harus kembangkan dengan lebih baik lagi kedepannya,” ungkapnya.

Ia menyatakan Pupuk Indonesia akan terus mendukung kesinambungan upaya PKT dalam menekan emisi karbon. Nugroho juga berharap langkah PKT ini dapat segera ditiru dan diikuti oleh seluruh perusahaan yang ada di lingkungan Pupuk Indonesia Grup.

Apalagi, terang Nugroho, emisi karbon hasil aktivitas bisnis perusahaan seperti operasional pabrik urea dan amoniak saat ini menjadi tantangan yang harus dihadapi. Sehingga ke depannya, realisasi program dalam mencapai net zero carbon emission 2030 bisa terus dikembangkan oleh seluruh anak usaha Pupuk Indonesia Grup, terutama dalam upaya mengganti energi fosil dengan energi terbarukan.

“Gagasan PKT ini menjadi awal bagi kita dalam mendukung dekarbonisasi di lingkungan PI Grup. Meski bukan hal mudah, tapi kita optimis mampu mencapai target tersebut di tahun 2030,” pungkasnya.

Turut hadir dalam launching tersebut Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky. (rls/rb)