Beranda blog Halaman 1187

Sinergi dengan Pemprov Kaltim, PKT Salurkan Bantuan 18 Unit Rumah Layak Huni Senilai Rp2,07 Miliar Bagi Warga Bontang

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) salurkan bantuan pembangunan 18 unit program Rumah Layak Huni (RLH), yang diinisiasi Pemprov Kaltim bagi masyarakat kurang mampu dan berpenghasilan rendah di Kalimantan Timur. Bantuan diserahkan Direktur Keuangan dan Umum PKT Qomaruzzaman kepada Gubernur Kaltim Isran Noor, pada groundbreaking program RLH di Kelurahan Lamaru Kota Balikpapan, Senin (25/7/2022).

Diungkapkan Qomaruzzaman, realisasi bantuan RLH dari PKT khusus diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bontang, sebagai wujud dukungan terhadap langkah Pemprov Kaltim dalam penyediaan rumah layak huni, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Pada program ini PKT mengalokasikan bantuan senilai Rp2,07 Miliar, dengan persebaran pembangunan rumah di 15 Kelurahan sesuai data Pemerintah Kota Bontang.

“Jadi bantuan ini khusus untuk warga Bontang, karena program RLH tersebar di seluruh Kabupaten Kota Kalimantan Timur. PKT sebagai perusahaan yang berdiri dan berkembang di Bontang, harus memprioritaskan warga Kota Taman,” ujar Qomaruzzaman.

Dikatakannya, bantuan penyediaan rumah layak huni ini sejalan dengan misi PKT untuk memberi manfaat optimum bagi masyarakat sekitar perusahaan maupun Indonesia. Sekaligus implementasi peran PKT sebagai agen pembangunan sesuai amanat Kementerian BUMN, dengan realisasi program TJSL secara terarah dan berkesinambungan.

“Melalui kolaborasi program ini, masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bontang bisa terfasilitasi untuk mendapatkan rumah layak huni, khususnya penerima program RLH Pemprov Kaltim melalui manfaat TJSL PKT,” terang Qomaruzzaman.

Dirinya pun berharap, kontribusi PKT pada program ini turut mendorong peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat, sekaligus upaya pengentasan kemiskinan dan kesenjangan sosial di Kota Bontang. “Kedepan PKT akan terus berbuat sekaligus mengambil peran di masyarakat, agar kontribusi dan manfaat PKT makin berdampak signifikan terhadap pembangunan di Kalimantan Timur,” tambah Qomaruzzaman.

Gubernur Kaltim Isran Noor, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi PKT bersama seluruh perusahaan yang ada di Kalimantan Timur, dalam merealisasikan program hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Benua Etam. Pemprov Kaltim menargetkan 500 unit rumah layak huni bisa terealisasi di seluruh Kabupaten/Kota pada program ini, dengan tahap awal 50 unit rumah di Kota Balikpapan.

Dikatakannya, program rumah layak huni ini sebagai upaya bersama memberikan jaminan hidup dan kelayakan, sekaligus meningkatkan kualitas serta derajat masyarakat melalui manfaat TJSL perusahaan. Hal ini melihat besarnya potensi TJSL perusahaan di Kaltim dalam satu tahun yang mencapai Rp500 Miliar. “Jika dana TJSL itu dibangun rumah layak huni, maka berapa ribu orang yang bisa menikmati dan meningkat kualitas hidupnya,” tutur Isran Noor.

Setelah Balikpapan, program pembangunan rumah layak huni akan segera berlanjut di Samarinda dan Bontang, termasuk Kabupaten Kota lainnya di Kaltim. Isran pun meminta seluruh perusahaan yang telah terlibat, dapat terus mendukung program ini melalui alokasi TJSL secara berkesinambungan.

“Kita akan konsentrasikan TJSL perusahaan di Kaltim pada program ini, karena manfaatnya sangat jelas bagi masyarakat. Mari bergerak bersama dan bertahap untuk mencapai hasil yang pasti,” tambah Isran.

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo, menyatakan pihaknya siap mendukung dan mewujudkan program RLH bagi masyarakat Kalimantan Timur, sesuai inisiasi Pemprov Kaltim melalui dukungan perusahaan dan Pemerintah Daerah. Kodam VI Mulawarman akan mengerahkan Satuan Zeni Kodam (Zidam) yang memiliki kompetensi di bidang kontruksi, untuk merealisasikan program ini di seluruh wilayah Kaltim.

“Proses pembangunan RLH nantinya akan melibatkan Korem dan Kodim di tiap Kabupaten Kota, agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Tri Budi Utomo. (adv)

Wujudkan Peningkatan Pelayanan, Dinas Perkimtan Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

0
Wali Kota Basri Rase bersama Kepala Dinas Perkimtan Bontang Much Cholis Edy Prabowo menandatangani Pakta Integritas.(Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) melakukan pencanangan Zona Integritas bersama dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Rabu, (27/7/2022) di auditorium gedung gabungan dinas Pemkot Bontang.

Zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), dicanangkan dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada publik.

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam arahannya mengatakan, pencanangan zona integritas akan dilaksanakan di semua OPD yang ada, baik yang saat ini telah melaksanakan maupun yang belum melaksanakan pencanangan. Melalui pencanangan ini, Basri mengajak, semua Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berkomitmen bekerja secara berintegritas dan mengubah persepsi mengenai cara bekerja.

“Memang berat sekali, karena mengubah mindset (cara pandang), mengubah perilaku dalam bekerja berintegritas dan berkomitmen,” jelas Basri, Rabu (27/7/2022).

Pencanangan zona integritas ini, lanjut Basri, sejalan dengan revolusi mental, reformasi mental dan sejalan dengan visi misi pemerintah Bontang yang dia pimpin saat ini.

“Termasuk ASN-nya yang harus berintegritas. Ketika masuk zona integritas WBK dan WBBM tercapai maka pelayanan kepada publik atau masyarakat akan meningkat, hingga kinerja ASN menjadi baik dan  kepercayaan masyarakat kepada ASN juga meningkat,” kata Basri.

Dia mengatakan, dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Kota Bontang menempati nilai tertinggi di tingkat provinsi bahkan nasional. “Saya mendapat kabar dari provinsi, bahwa Bontang mendapatkan nilai tertinggi SPM se-Indonesia,” ungkap Basri.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau semua OPD dan ASN, untuk terus meningkatkan   pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bontang Much Cholis Edy Prabowo menambahkan,  dengan zona integritas pihaknya berkomitmen meningkatkan  pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuannya sama dengan yang disampaikan  wali kota, yakni bersih, bebas dari korupsi, bebas penyelewengan dan berkomitmen semua pihak termasuk Dinas Perkimtan. Pencanangan ini ada moral dan disaksikan dengan penandatanganan pakta integritas,” jelas Edy Prabowo.(adv/yah)

Satpol PP Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM, Basri Imbau ASN Disiplin dan Berintegritas dalam Bekerja

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang terus menggalakkan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini terbukti melalui banyaknya OPD yang melaksanakan pencanangan zona integritas, salahsatunya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Pencanangan berlokasi di Kantor Satpol PP, Jalan Ahmad Yani Perumahan Halal Square. Tampak hadir Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Najirah, Sekda Aji Erlynawati, Kepala Kantor Satpol PP Ahmad Yani beserta jajarannya dan tamu undangan lainnya.

Seperti diketahui, WBK menuntut setiap OPD berhasil melaksanakan reformasi dengan baik, serta memenuhi indikasi bebas dari korupsi, pelayanan publik yang prima, dan berkinerja tinggi. Sedikit berbeda dengan WBK, WBBM mewajibkan setiap OPD mengalami peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan yang konsisten dan berkelanjutan.

“Dengan semakin banyaknya OPD yang berpredikat WBK dan WBBM maka diharapkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi dan melayani kepada publik dengan prima akan semakin tumbuh dan berkembang sebagaimana harapan kita semua,” ungkap Basri mengawali sambutannya Selasa (26/7/2022).

Selanjutnya, Basri mengharapkan kokohnya integritas sumber daya manusia sebagai faktor penting dalam membangun unit kerja WBK dan WBBM.  “Sebagai ASN, kita wajib melayani masyarakat dengan prima dan untuk mewujudkan hal tersebut harus disiplin dan berintegritas dalam bekerja,” tegas Basri.

“Jangan malas ketika bekerja, apalagi jika sampai menggunakan narkoba. Saya harap tidak ada ASN yang menggunakan narkoba. Kita harus tumbuhkan integritas sebagai ASN yang bermoral tinggi,” pungkasnya. (kmf/lusy)

Patroli KRYD, Polsek Bontang Selatan Himbauan Jaga Kamtibmas dan Ingatkan Prokes

0

BONTANG – Personel Polsek Bontang Selatan melaksanakan patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) serta menyampaikan himbuan tentang protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Bontang Selatan, Selasa (26/7/2022).

Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri menjelaskan, patroli KRYD untuk menyampaikan himbauan kamtibmas dan pendisiplinan protokol kesehatan. Juga mengajak warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menjaga kesehatan dan mematuhi himbauan agar bisa mencegah penularan Covid-19.

“Kami laksanakan patroli KRYD dan masyarakat kami himbau untuk mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,“ ucapnya.

Kapolsek mengatakan, untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya juga membagikan masker dan mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mentaati semua kebijakan pemerintah dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan sesering mungkin rajin mencuci tangan.

“Kegiatan patroli KRYD yang dilakukan oleh Polsek  Bontang Selatan juga salah satu cara untuk menciptakan situasi kamtibmas  yang kondusif, selain itu juga untuk mencegah tindak kejahatan dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Bontang Selatan,” pungkasnya. (hms)

Sie Propam Polres Gelar Gaktiblin, Cek Sikap Tampang dan Administrasi Personel

0

BONTANG – Untuk meningkatkan disiplin anggota, Seksi Profesi dan Pengamanan (Sie Propam) Polres  Bontang menggelar kegiatan Penegakan, Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) kepada personel Polres Bontang seusai apel pagi di lapangan apel Mako Polres Bontang, Selasa (26/7/2022).

Kegiatan penegakan Gaktibplin dipimpin oleh Wakapolres Bontang Kompol Wisnu Dian Ristanto SIK didampingi  Kasi Propam AKP Sujarwanto SH serta dihadri oleh Pejabat Utama (PJU) dan seluruh personel Polres Bontang.

Kegiatan Gaktibplin bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan seluruh anggota Polri, khususnya Polres Bontang. Sasaran pemeriksaan antara lain sikap tampang perorangan, serta kelengkapan identitas diri, mulai Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri, Kartu Tanda Penduduk (KTP),  Surat Izin Mengemudi (SIM ), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baik kendaraan dinas maupun pribadi.

”Salah satu tujuan Gaktibplin untuk menjaga ketertiban dan kerapian anggota di lapangan, serta sebagai bentuk kontrol, pengawasan dan penegakan disiplin terhadap anggota Polri jajaran Polres Bontang,” kata AKP Sujarwanto.

AKP Sujarwanto mengimbau, setiap anggota Polri agar menjauhkan diri dari perbuatan yang menyimpang dan melanggar aturan. “Saya tegaskan kepada anggota Polres Bontang agar menghindari segala bentuk pelanggaran  yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan institusi Polri,” tegasnya.

Dalam kegiatan Gaktibplin tersebut masih ditemukan beberapa anggota yang melanggar yaitu seperti rambut panjang dan lupa membawa surat-surat kelengkapan pribadi. Terhadap anggota yang melanggar diberikan sanksi teguran. (hms)

Silaturahmi Keluarga Besar Kodim 0908 Bontang, Inilah Pesan Danrem 091/ASN

0

BONTANG – Komandan Korem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Dendi Suryadi, S.H, M.H beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0908 Bontang di Lamin Kodim 0908/Bontang, Selasa (26/7/2022).

Rombongan Danrem 091 ASN saat tiba di Makodim 0908 Bontang langsung disambut Dandim 0908 Bontang Letkol Inf Priyo Handoyo, S.Sos., M.Si., Walikota Bontang Basri Rase S.IP,  Wakil Walikota Bontang Hj. Najirah, SE, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya SH, SI.K, MH, Kajari Bontang Samsul Arif, SH,. MH. dan Manager Humas PT. PKT Tomy Johan Agusta.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Dendi Suryadi, S.H, M.H kepada seluruh Prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana mengatakan kedatangannya ke Bontang dalam rangka bersilaturahmi dan berkomunikasi interaktif dialog dengan anggota. Di mana, Korem 091/ASN membawahi 3 satuan di kota dan 7 satuan di kabupaten di wilayah Kaltim. Salah satunya Kodim 0908/Bontang.

“Sebagai pemimpin saya harus dapat mengayomi prajurit yang berada di Kodim 0908/Bontang serta sebagai anggota TNI kita harus banyak bersyukur atas diberikan nikmat oleh Allah SWT,” tuturnya.

Danrem juga menyampaikan anggota Kodim 0908/Bontang dalam pelaksanakan Binpers dan Binter untuk menunjang Komsos ke wilayahan serta peran aktif para Babinsa di wilayah harus dapat memberikan dampak Positif kepada masyarakat.

“Untuk mewujudkan kemanunggulan TNI dengan rakyat harus mempunyai dasar yaitu geodemokomsos untuk mencegah ancaman dari dalam dan luar sehingga dapat mempertahankan NKRI,” jelasnya Danrem.

“Sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta atau sishankamrata adalah sistem yang disusun berdasarkan falsafah Undang – undang Dasar dengan tujuan untuk mewujudkan ketahanan nasional Indonesia. Ancaman terhadap ketahanan nasional dapat datang dari luar maupun dalam negeri,” pesannya.

Selain itu, Danrem mengatakan bahwa khusus untuk Kabupaten PPU sebagai wilayah yang ditetapkan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan keputusan Negara yang telah ditetapkan oleh Pemerintah/Perwakilan rakyat. (hms)

Disdukcapil Luncurkan Program “Saskia” Permudah Anak di Bawah 17 Tahun

0
Penandatanganan  kerja sama Disdukcapil dengan beberapa pelaku usaha.(Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG– Untuk memudahkan anak mendapat fasilitas publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang melakukan terobosan dengan membuat layanan menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA).

Program yang digagas dalam rangka Hari Anak Nasional 2022,  diberi nama Semua Anak Senang dengan KIA (Saskia) yang diluncurkan pada Selasa (26/7/2022) di Pendopo Rumah Jabatan Wali kota Bontang.

Disdukcapil meluncurkan program ini dengan cara menjalin kerja sama dengan 5 pelaku usaha yakni Pizza Hut, Ok Bento Loktuan, Kenari Water Park, Lembah Permai, dan Toko Buku Aziz.

Tujuannya  memberikan kemudahan bagi anak-anak yang memiliki kartu identitas anak usia di bawah 17 tahun.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bontang, Budiman mengatakan, kartu identitas anak ini diimplementasikan untuk pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak (KIA) yang dimaksudkan untuk pemenuhan kartu identitas masyarakat di bawah usia 17 tahun.

“Sebagai wujud negara dalam menjamin dan menjaga agar anak-anak terlindungi serta mendapatkan haknya,” kata Budiman, Selasa (26/7/2022).

Budiman menambahkan, kerja sama program KIA ini, akan mempermudah dalam mendapatkan akses pelayanan publik secara mandiri, memenuhi kebutuhan secara cepat dan berkeadilan serta mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik, pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial lainnya.

“Bagi Disdukcapil kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan dalam kepemilikan Kartu KIA dan bagi pelaku usaha dapat meningkatkan kunjungan,” tambah Budiman.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengimbau anak-anak, atau para orang tua untuk segera mendaftarkan anaknya untuk mendapatian Kartu Identitas Anak (KIA) yang bisa diakses melalui  kecamatan maupun kantor Disdukcapil Bontang.

“Bisa mendatangi kantor kecamatan dan kantor Disdukcapil untuk membuat KIA. Dengan KIA akan mendapatkan kemudahan untuk pelayanan publik,” pungkasnya.(yah)

Cegah Abrasi di Pesisir RT 41, Kelurahan Gunung Elai-Mahasiswa KKN Tanam 100 Pohon Mangrove

0
Lurah Gunung Elai, Sulistyo bersama mahasiswa KKN menanam pohon mangrove. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kelurahan Gunung Elai bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, mengadakan penanaman pohon bakau atau mangrove. Sebanyak 100 bibit pohon mangrove ditanam di wilayah pesisir RT 41 Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) Kelurahan Gunung Elai pada Selasa, (26/7/2022).

Kegiatan yang digagas oleh mahasiswa KKN Kelurahan Gunung Elai ini didukung oleh Lurah Gunung Elai, Sulistyo.

Sulistyo mengatakan, penanaman pohon mangrove merupakan program kerja bagi mahasiswa KKN yang dilaksanakan untuk menjaga kelestarian lingkungan yang berada di wilayah Gunung Elai. Dia melanjutkan, penanaman ini juga bertujuan untuk menjaga abrasi laut.

“Bersama karang taruna, PKK dan mahasiswa KKN melaksanakan menanam pohon mangrove sebagai program kerja mahasiswa KKN,” kata Sulistyo saat dikonfirmasi Mediakaltim.com, Selasa (26/7/2022).

Selain program kerja mahasiswa KKN, tambah Sulistyo, penanaman pohon mangrove dimaksudkan sebagai upaya menjaga lingkungan dengan pelaksanaan sosialisasi pemanfaatan hutan bakau (mangrove) dan penanaman pohon mangrove di lingkungan Kelurahan Gunung Elai.

“Saya rasa bagus kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Di mana Kota Bontang terdiri dari 70 persen luas lautan sehingga dapat menjaga abrasi,” jelasnya.

Sulistyo berharap dalam kegiatan-kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan mahasiswa KKN dengan tema lingkungan.(yah)

Terima Penghargaan KLA Kategori Nindya, Bontang Kejar KLA Utama

0
Basri Rase bersama Kepala DPPKB menerima Piala penghargaan Kota Ramah anak. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Kota Bontang mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Penyerahan penghargaan digelar di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/7/2022).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, (DPPKB) Bontang, Bahauddin menyebutkan, ada dua kota di Kaltim yang diundang menerima penghargaan di Bogor, yaitu Bontang dan Balikpapan. “Di Kaltim, cuma Bontang dan Balikpapan yang diundang. Kita bisa mempertahankan kategori Nindya, “ jelasnya, Selasa (26/7/2022).

Bahauddin menjelaskan penghargaan KLA terdiri dari lima peringkat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan KLA. Peringkat tertinggi yaitu KLA namun sampai sekarang belum ada kabupaten/kota yang mendapat peringkat ini.

Kepala DPPKB Bontang saat penerimaan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) di Bogor, Jabar pada 22 Juli 2022.(istimewa)

Bahauddin mengatakan, dalam situasi pandemi yang semakin membaik, dirinya berharap ke depannya Kota Bontang dapat meningkat peringkat, dari kategori Nindya menjadi kategori Utama. Hingga saat ini untuk kategori Utama baru diraih oleh 8 kota di Indonesia. “Semoga kita bisa naik ke kategori Utama,” katanya.

Dia mengatakan, DPPKB terus berupaya menekan kekerasan kepada perempuan dan anak. Di antaranya dengan selalu memberikan sosialisasi kepada komunitas yang rentan terhadap tindak kekerasan, seperti di sekolah, tingkat kelurahan hingga perusahaan.

“Intinya dapat mensosialisasikan angka kekerasan anak dan perempuan agar bisa ditekan seminimal mungkin. Bagaimana juga ketahanan keluarga dapat dijalankan, karena munculnya kekerasan dari ketahanan keluarga yang rapuh,” pungkas Bahauddin. (yah)