Beranda blog Halaman 1189

Bersama Warga, Babinsa Koramil 0908-01/Loktuan Perbaiki Jalan Papan yang Rusak di Bontang Kuala

0

BONTANG – Babinsa Kelurahan Bontang Kuala Koramil 0908-01/Loktuan Kodim 0908/Bontang melaksanakan gotong royong bersama warga memperbaiki jalan papan yang rusak di RT 07 dan RT 12 Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Sabtu (23/7/2022). Kayu papan di jalan itu sudah lapuk dan rusak.

Babinsa Kelurahan Bontang Kuala Serka Purnomo mengatakan perbaikan jalan dilakukan dengan cara mengganti papan kayu yang rusak sehingga jalan tersebut dapat segera digunakan masyarakat.

“Budaya gotong royong harus tetap dipertahankan sehingga masyarakat dapat bahu-membahu memperbaiki lingkungan pemukiman termasuk membantu memperbaiki rumah warga,” kata Serka Purnomo.

Salah seorang warga mengaku senang dengan keterlibatan TNI di desanya karena perbaikan jalan dapat cepat selesai dilaksanakan. “Kami mengucapkan banyak terima kasih terhadap anggota TNI yang membantu memperbaiki jalan kampung,” ujarnya. (Pendim Btg)

Serapan Anggaran Masih Minim, Komisi I Minta Dinkes Gerak Cepat

0

BONTANG – Komisi I DPRD Bontang menyoroti minimnya serapan anggaran hingga triwulan kedua 2022 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang. Padatriwulan pertama, serapan anggaran Dinkes Bontang hanya 7,25 persen. Kemudian pada triwulan kedua baru 23,08 persen.

Wakil Ketua Komisi I, Raking menyampaikan seharusnya pada semester pertama atau triwulan kedua, penyerapannya bisa mencapai 50 persen lebih. Untuk itu, pihaknya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini untuk bergerak cepat pada semester kedua ini, agar seluruh anggaran bisa terserap hingga akhir tahun.

“Harapannya agar tidak ada Silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran, Red.). Kan besar juga anggarannya di Dinas Kesehatan. Di triwulan ketiga ini target penyerapannya bisa di angka 80-85 persen,” kata Raking saat dikonfirmasi, belum lama  ini.

Kasubbag Perencanaan Dinkes, Sumriah menyampaikan, alasan rendahnya penyerapan anggaran hingga ke triwulan kedua, lantaran adanya recofusing di medio Januari-Maret 2022 sebesar Rp 15 miliar. Adapun penyerapan anggarannya, sejauh ini baru dimaksimalkan untuk belanja pegawai dan program peningkatan kesehatan masyarakat.

Diketahui, anggaran Dinkes tahun ini sebesar Rp 131 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) serta Dana Alokasi Khusus (DAK). Artinya, baru sekitar Rp 30 miliar anggaran yang terserap hingga kini. (adv/rb)

Wujudkan UMKM Berdaya Saing, PKT Siap Perkuat Kolaborasi dengan ASMAMI Bontang

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mendorong peran Asosiasi Makanan dan Minuman (ASMAMI) Kota Bontang, menjadi wadah kreatif bagi para pelaku UMKM lokal untuk lebih profesional dan mandiri. Hal ini sebagai bentuk dukungan PKT bagi Asmami yang baru saja mengukuhkan kepengurusan periode 2022-2026, sebagai salah satu mitra perusahaan dalam mendorong kemajuan UMKM di Kota Bontang.

VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PKT Anggono Wijaya, berharap keberadaan ASMAMI yang menaungi dan membina UMKM lokal makin mendorong pengembangan pelaku usaha secara signifikan. Baik dalam memfasilitasi anggota untuk perluasan jangkauan pemasaran maupun peningkatan kapasitas agar lebih maju dan berdaya saing.

“Apalagi banyak UMKM binaan PKT yang menjadi anggota ASMAMI, khususnya pelaku usaha di sektor makanan olahan hingga minuman. Kami harap ASMAMI mampu memaksimalkan peran sebagai wadah dalam mendorong UMKM Bontang lebih maju dan profesional,” ujar Anggono Wijaya, Kamis (21/7/2022).

Dirinya pun mengimbau seluruh UMKM binaan PKT untuk saling dukung dalam membangun dan mengembangkan ASMAMI, termasuk memberi manfaat dengan saling bertukar pikiran antar sesama anggota, agar kemandirian dan kesejahteraan mampu tercapai sesuai visi misi terbentuknya asosiasi. PKT pun secara korporasi senantiasa terbuka bagi ASMAMI, guna mendukung pelaku usaha kecil di Kota Bontang makin tumbuh dan berkembang.

“Kami ucapkan selamat atas kepengurusan ASMAMI Bontang periode 2022-2026, semoga terus menjadi wadah profesional dalam mendorong kemajuan UMKM lokal yang berdaya saing,” tambah Anggono.

Ketua ASMAMI Bontang Hairuddin Syah, mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk merangkul seluruh anggota yang kini mencapai 147 usaha dari 15 Kelurahan Kota Bontang, agar kedepan bisa berkembang dan maju bersama. Dirinya pun menyambut positif dukungan PKT untuk kemajuan ASMAMI, maupun anggota yang selama ini telah menerima manfaat sebagai UMKM binaan perusahaan.

“PKT merupakan salah satu perusahaan yang telah bermitra dan mendukung program ASMAMI selama ini. Banyak manfaat yang telah kami dapatkan, baik untuk organisasi maupun UMKM binaan secara khusus,” kata Hairuddin.

Dijelaskannya, seluruh anggota ASMAMI dari binaan PKT telah banyak mendapatkan manfaat untuk mendorong kemajuan usaha, baik dari sisi pendampingan maupun fasilitas pengurusan berbagai izin usaha. Mulai dari izin edar, Nomor Kontrol Veteriner (NKV), penguatan kapasitas usaha layaknya promosi dan kemasan, marketing digital hingga pengurusan sertifikat halal dan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kita tahu izin maupun sertifikasi itu sangat sulit didapatkan, tapi semua binaan PKT yang tergabung di ASMAMI mampu mendapatkan itu dan difasilitasi dengan baik oleh perusahaan. Ini sangat kami apresiasi,” terang Hairuddin.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang Kamilan, selaku pembina ASMAMI berharap pengurus baru terus meningkatkan sinergi dengan Pemkot Bontang, serta mampu berinovasi melalui berbagai program selama kepengurusan.

Dia juga mengimbau ASMAMI secara aktif menjalin komunikasi dan kerjasama dengan seluruh perusahaan yang ada di Bontang, agar program pengembangan UMKM makin optimal melalui dukungan CSR perusahaan. Manfaatnya sangat penting terhadap kemajuan usaha, seperti PKT yang selama ini menunjukkan komitmen mendorong daya saing UMKM Bontang dengan beragam pembinaan yang dilaksanakan.

“Belum lama ini PKT juga memfasilitasi UMKM lokal untuk pengurusan sertifikasi halal. Ini jelas bermanfaat, karena menjadi hal wajib bagi pelaku usaha di sektor makanan dan minuman. Hal ini hendaknya bisa didorong ASMAMI untuk seluruh anggota,” imbau Kamilan.

Wali Kota Bontang Basri Rase, menyebut pengembangan UMKM lokal dan ekonomi kreatif merupakan salah satu target Pemerintah Kota, untuk menjadikan Bontang sebagai sentra UMKM di Kalimantan Timur. ASMAMI pun diharap memaksimalkan peran untuk peningkatan daya saing UMKM Bontang, sehingga mampu memberikan kualitas terbaik kepada konsumen untuk menembus pasar regional dan nasional.

Dia mencontohkan, UMKM pempek Kenanga F12 binaan PKT yang berhasil meraih penghargaan Unit Pengolahan Ikan (UPI) terbaik pertama skala mikro kecil, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2021. Hal ini merupakan wujud keberhasilan pembinaan yang hendaknya bisa memotivasi seluruh pelaku usaha memberi hasil terbaik di tiap produk.

“Untuk itu ASMAMI harus mampu menjadi wadah sekaligus fasilitator bagi pelaku UMKM untuk menjalin sinergi dan kerjasama dengan berbagai pihak. Baik Pemkot Bontang maupun perusahaan dan lainnya, agar kemajuan UMKM mampu dicapai dengan kerja bersama,” pesan Basri. (adv)

Abdul Malik: Raperda RTH Diperlukan, Pemkot Perlu Sinergi dengan Kutim dan Kukar

0
Wakil Ketua Komisi lll DPRD Bontang Abdul Malik

BONTANG –  Rancangan peraturan daerah (raperda) terkait ruang terbuka hijau (RTH) sudah diperlukan. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Komisi lll DPRD Bontang Abdul Malik. Ia menilai raperda RTH bertujuan untuk mengatur wilayah di Bontang. Selain itu juga diperlukan agar sisi kearifan lokal lingkungan tetap terjaga.

Terlebih, luas wilayah di Kota Bontang sangat terbatas. Sehingga persoalan RTH di Bontang perlu diatur dengan kekhususan tersendiri, baik yang berkaitan dengan masalah sempitnya wilayah, maupun potensi pertumbuhan penduduk dan industrialisasi yang ada.

“Lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 23 dari luasan Bontang, 70 persen laut kewenangan sudah ditarik provinsi, sedangkan yang jadi kewenangan pemerintah Bontang hanya 30 persen,” bebernya.

Dirinya juga menyarankan, agar Bontang dapat bersinergi dengan daerah tetangga yakni Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan Kutai Kartanegara (Kukar) terkait persoalan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang harus memuat ketentuan-ketentuan pemanfaatan ruang dalam skala yang jelas. “Sehingga dapat dijadikan pedoman pemberian izin pemanfaatan ruang,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Tim Asistensi raperda Kota Bontang, Syaifullah mengatakan terkait kajian naskah akademik, raperda itu masih banyak perbaikan terutama dalam hal penulisan dan susunan materi. “Misalnya dari ruang lingkupnya tidak mencakup semua pasal. Jadi ada pasal yang ketinggalan,” pungkasnya. (adv)

Andi Faiz Minta Pemkot Punya Terobosan dan Konsep Datangkan Investor

0
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam. Foto: Istimewa

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menilai Pemkot Bontang melalui dinas terkait kurang serius menarik simpatik para investor untuk masuk di Kota Bontang. Terbukti, pada semester awal tahun 2022 investor yang masuk di Kota Taman masih nihil.

Menuurtnya, Pemkot Bontang seharusnya punya terobosan, konsep dan strategi khusus untuk memikat para investor. Hal itu tidak lain agar para investor dapat membangun sesuatu di Kota Bontang. “Usaha saat ini sudah bagus. Namun, perlu ditingkatkan lagi. Kalau punya strategi kan malah lebih mudah dalam menggaet investor,” beber Andi Faiz.

Menuurtnya untuk mendapatkan investor, pemerintah tidak hanya menawarkan kawasan industri. Banyak peluang yang bisa dipromosikan untuk menarik minat investor. Apalagi kata dia, di Kota Bontang banyak potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya mengelola sektor laut. “Jadi tidak hanya berfokus terhadap satu sektor. Bontang itu sendiri masih banyak yang bisa dikembangkan. Baik itu dari sektor perikanan, pengolahan air dan sebagainya,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Bontang, Agus Haris menilai kemungkinan buruknya bila tidak segera dievaluasi dan mencari solusi maka akan mengurangi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) “Komunikasi dan kerja sama dengan dunia usaha dan bisnis itu penting. Jangan sampai di tahun ini tidak ada satu investor pun yang melirik,” sebutnya.

Dengan lahan yang luas di kawasan Bontang Lestari, menurut pria yang juga politisi Gerindra ini seharusnya hal itu bisa menjadi daya tarik bagi investor. Terlebih RTRW sudah sangat memadai.

Untuk itu ia mendorong Pemkot harus lebih agresif dalam memperkuat promosi dan komunikasi. Juga harus lebih jeli terhadap peluang yang ada. “Mau sebagus apapun lahan yang ditawarkan kalau promosinya tidak masif ya percuma saja,” tegasnya. (adv)

 

Cek Kedisiplinan TNI, Sub Denpom VI/1-1 Bontang Gelar Razia

0
Anggota Sub Denpom VI/1-1 Bontang saat merazia anggota TNI. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Sub Denpom VI/1-1 Bontang mengadakan operasi Sandi Waspada Wira Beliung untuk anggota TNI pada Jumat (22/7/2022). Operasi bertujuan melihat kedisiplinan anggota TNI saat sedang di luar, atau tidak bertugas dengan kelengkapan surat berkendaraan maupun surat dinas saat sedang di luar markas komando.

Komandan Sub Denpom VI/1-1 Bontang, Kapten Cpm Lamidi mengungkapkan, operasi dimasudkan untuk menegakkan disiplin berlalu-lintas yang dikhususkan untuk anggota TNI.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan kendaraan anggota TNI yang sedang berada di luar asrama atau saat tidak bertugas.

“Pemeriksaan khusus anggota TNI, termasuk penegakan lalu lintas anggota TNI. Kalau keluar markas akan diperiksa jika tidak membawa identitas anggota,” kata Kapten Cpm Lamidi, Jumat (22/7/2022).

Lamidi menjelaskan, operasi digelar rutin setiap bulan, bisa dua hingga tiga kali operasi. “Jika ada yang keluar tanpa izin komandannya saat jam tugas. Akan didata. Ini dilaksanakan rutin sesuai komando atasan,” jelas Lamidi.

Jika ditemukan anggota yang melanggar, makanakan ditindak sesuai aturan, seperti keluar tanpa  izin dari atasan. “Kecuali tidak izin markas, itu kan melanggar tata tertib. Nanti disampaikan ke atasan dan komandan satuannya,” tandas Lamidi.

Dari pantauan mediakaltim.com,  beberapa anggota TNI sempat  diperiksa anggota Sub Denpom VI/1-1, namun diperbolehkan melanjutkan perjalanan karena tidak melanggar. (ya)

Jangkau Lansia- Warga Tidak Dapat Vaksin, BIN Bontang Gelar Vaksinasi Door to Door

0
Seorang warga mengecek kesehatan sebelum divaksin. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Koordinator Bontang mengadakan vaksinasi door to door atau vaksinasi langsung ke rumah warga di Kelurahan Satimpo. Vaksinasi yang dilakukan di RT 21 dan RT 24 ini bertujuan untuk  meningkatkan capaian vaksinasi di Bontang.

Lurah Satimpo Maryono mengatakan, vaksinasi door to door bertujuan untuk melayani  warga lanjut usia, dan mereka yang tidak dapat mendatangi gerai sentra vaksinasi.  “Vaksinasi door to door ini sangat membantu warga lansia yang tidak dapat menuju tempat vaksin,” kata Maryono.

Selain door to door, warga juga dimungkinkan untuk divaksin di rumah ketua RT setempat. Maryono mengungkapkan, hingga kini capaian vaksinasi booster di wilayahnya baru mencapai 40 persen.

“Kelurahan kami terdiri dari 25 RT. Kami harap vaksinasi door to door ini dapat meningkatkan cakupan vaksinasi di Bontang,” tambahnya.

Koordinator BIN wilayah Kota Bontang Nikolaus mengatakan, vaksinasi door to door yang berlangsung sejak 21 Juni 2022 diberikan kepada seluruh kelurahan. “Kami sudah menjangkau semua kelurahan di Bontang,” kata Nikolaus, Jumat (22/7/2022).

Ditambahkannya, vaksinasi door to door ini, bertujuan untuk menjangkau warga yang belum bisa mendatangi gerai vaksin. BIN  Bontang, lanjut dia, juga memberikan vaksinasi dosis 1, 2 dan  booster dengan harapan dapat meningkatkan capaian vaksinasi. “Masyarakat dapat memanfaatkan vaksinasi door to door ini, agar bisa segera divaksin,” pungkas Nikolaus.(ya)

DPRD Bahas Raperda Keuangan Daerah, Target Dua Bulan Rampung

0

BONTANG – Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pengelolaan keuangan daerah sedang disusun dan dibahas jajaran Komisi II DPRD bersama Tim Asistensi Pemkot Bontang.  Ketua Komisi II, Rustam menyampaikan, ada 15 bab dan 208 pasal yang disiapkan dalam pembahasan raperda kali ini.

Raperda ditarget harus selesai akhir Desember mendatang. Namun pihaknya yakin pembahasan ini bisa selesai dalam dua bulan ke depan atau September 2022. “Raperda ini amanat dari pemerintah pusat. Semua daerah termasuk Bontang harus menyelesaikan raperda ini paling lambat akhir tahun ini,” ucap Rustam.

Menurut politisi Partai Golkar ini, isi raperda melengkapi dari aturan yang ada sebelumnya. Termasuk menyatukan sejumlah item-item dari berbagai regulasi yang sudah ada. Seluruh pemakai anggaran juga dibahas. Sehingga menurutnya isi raperda ini sudah sangat lengkap. Termasuk di dalamnya diatur bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sebagai bendahara umum daerah.

“Jadi naskahnya juga tidak banyak kami ubah. Semuanya mengacu ke aturan pusat. Tinggal kami sesuaikan dengan kearifan lokal saja,” kata dia. “Perwali (peraturan wali kota) dan naskah akademiknya juga telah kami siapkan semua agar proses pengesahannya nanti bisa cepat dilakukan,” sambung Rustam. (adv/mk)

Pemkot Bontang Raih 2 Kategori Penghargaan BKN Award 2022

0

BATAM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang diberikan kewenangan melakukan pembinaan dalam penyelenggaraan manajemen ASN secara nasional kembali memberikan penghargaan bagi Instansi Pemerintah Pusat dan Instansi Daerah melalui BKN Award 2022. Penghargaan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian tahun 2022 di Hotel Marriott Harbour Bay, Kota Batam, Kamis 21 Juli 2022.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Bontang berhasil meraih 2 Kategori Penghargaan BKN Award 2022, yaitu pada Kategori  Penilaian Kompetensi dan Implementasi Manajemen ASN terbaik.

Penghargaan ini diberikan bagi Instansi Pemerintah yang dinilai telah berhasil melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN di lingkupnya masing-masing. Mulai dari aspek pengadaan, proses bisnis kepegawaian, manajemen kinerja, penerapan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK), sampai dengan pemanfaatan layanan digital ASN, yang sejalan dengan semangat Rakornas yang bertemakan ‘Birokrasi dan Manajemen ASN di Masa Depan’.

Hadir sejumlah narasumber berkompeten di bidangnya. Antara lain dari KemenPANRB, Bank BCA, Grab Indonesia, ESQ Leadership Center dan PT Pegadaian Persero. Para JPT madya BKN juga bakal memaparkan perspektif BKN dalam pelayanan kepegawaian.

Untuk kategori Instansi Pemerintah yang dinilai meliputi Instansi Pusat, yakni terdiri dari Kementerian dan Lembaga Negara/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK); dan Instansi Daerah yang terdiri dari Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, serta Pemerintah Kota.

Adapun penilaian BKN Award 2022 dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, kategori utama berupa Implementasi Manajemen ASN Terbaik. Kedua, kategori elemen implementasi manajemen ASN dan pemanfaatan sistem informasi yang mencakup Perencanaan Kebutuhan dan Mutasi Kepegawaian; Penilaian Kompetensi; Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja; Penerapan Pemanfaatan Data-Sistem Informasi dan CAT.

Ketiga, kategori special mention yakni Pilot Project SIASN; dan Komitmen Peningkatan Pelayanan Kepegawaian BKN.

Rakornas yang diikuti seluruh instansi pemerintah di Indonesia ini berlangsung secara hybrid, yakni secara offline dan online dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Dalam sambutannya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Nasional Bapak Bima Haria Wibisana mengatakan, bahwa pemilihan tema rakornas sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan yang sangat cepat. Sehingga birokrasi yang adaptif perlu dipercepat pembangunannya untuk mengikuti perubahan dan perkembangan zaman.

Perkembangan teknologi dan perubahan paradigma masyarakat dengan literasi digital yang tinggi serta kebutuhan perubahan birokrasi dan administrasi pemerintahan yang ramping dan ideal menuntut adanya penyusunan sistem kerja bagi pegawai agar semakin efisien dan efektif.

Ditambahkan pula bahwa tuntutan penyediaan layanan yang cepat, profesional, juga menjadi ekspektasi masyarakat dan harus menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Bontang Sudi Priyanto yang mengikuti kegiatan pemberian penghargaan pada Rakornas BKN secara daring/online, menyampaikan rasa syukur dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian layanan kepegawaian dan pengembangan SDM aparatur.

“Arahan dan bimbingan Wali Kota dan Wakil Kalikota kepada kami telah menguatkan tekad dan semangat kami untuk terus berbenah memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas,” katanya.

“Demikian pula Sekda, Asisten, staf ahli, Kepala dan pengelola kepegawaian perangkat daerah serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bontang yang telah bahu membahu bekerjasama meningkatkan kualitas dalam mengimplementasikan manajemen ASN sesuai dengan amanat perundang-undangan, yang telah menempatkan fungsi ASN sebagai sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa,” sambungnya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada BKN yang telah membimbing dan membina sehingga secara bertahap dapat melakukan kemajuan dalam kualitas penerapan manajemen ASN di lingkungan Pemkot Bontang. (adv)

Peduli Korban Laka Lantas, Kasat Lantas Polres Bontang Jenguk Korban di Rumah Sakit

0

BONTANG – Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna menjenguk korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas), Marwana yang dirawat di RS Hermina Kota Samarinda Rabu sore (20/7/2022). Marwana merupakan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Cipto Mangunkusomo (eks Jalan Pupuk Raya).

Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna mengatakan, kunjungan terhadap korban laka lantas dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan warga korban kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap, semoga dengan kehadiran kami, bisa memberikan dorongan semangat kepada korban laka dan keluarganya dalam menjalankan kehidupan sehari-hari serta sabar dan ikhlas menerima cobaan ini,” kata AKP Edy Haruna.

Sementara Marwana mengucapkan terima kasih kepada Kasat Lantas Polres Bontang yang telah menjenguk dan membantu dalam administrasi laka lantas dengan mengeluarkan surat rekomendasi yang digunakan untuk pengurusan Jasa Raharja.

“Alhamdulillah terima kasih banyak Pak Kasat Lantas atas kunjungan dan dukungannya,” tandas Marwana.

Marwana mengalami kecelakaan lalu lintas Kamis 14 Juni 2022 di Jalan Cipto Mangunkusomo (eks Jalan Pupuk Raya) tepatnya sebelum Bundaran Sintuk. Akibatnya Marwana dilarikan ke rumah sakit dan hingga kini masih menjalani perawatan di RS Hermina Kota Samarinda. (hms)