Beranda blog Halaman 1240

Investasi Rp 2,7 Triliun, Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia Dibangun di Bontang

0

BONTANG – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bontang Asdar Ibrahim menjelaskan, pabrik soda ash yang dibangun di Bontang akan menjadi pabrik pertama dan satu-satunya di Indonesia. Nilai investasinya 200 juta US dollar atau setara Rp 2,7 triliun.

“Dari sisi investasi dan perizinan di kami sudah tidak ada masalah. Tinggal menunggu proses perizinan amdal yang prosesnya di Provinsi dan Pemerintah Pusat. Harapannya bisa segera dilaksanakan groundbreaking dan pembangunannya direncanakan 3 tahun atau bisa dioperasikan 2025,” ungkap Asdar yang dihubungi Media Kaltim, Jumat (8/4).

Dijelaskannya, pabrik soda ash atau sodium carbonate awalnya akan dibangun PT Kaltim Parna Industri (KPI), namun dari hasil rapat internal secara holding, Pupuk Indonesia telah menunjuk PT Pupuk Kaltim.

Pabrik akan dibangun di kawasan industri milik PT Kaltim Industrial Estate (KIE), tepatnya wilayah Tursina Barat, Kelurahan Loktuan, bersebelahan dengan pabrik PT Kaltim Amonia Nitrat (KAN). “Akan dibangun di atas lahan seluas 16 hektare. Lahannya, sepenuhnya dikelola PT KIE,” sebut Asdar.

Kehadiran pabrik soda ash di Bontang ini, setidaknya akan mengisi kebutuhan dalam negeri, yang selama ini bergantung impor. “Kebutuhan soda ash secara nasional saat ini mencapai 900 ribu ton per tahun. Yang bakal terpasang di angka 300 ribu ton per tahun. Sehingga kebutuhannya masih besar,” tuturnya.

Menurut Asdar, PT KIE juga sudah mensoasilasikan rencana pembangunannya kepada warga Kelurahan Loktuan dan Guntung. “Dua minggu lalu, kami diundang PT KIE untuk hadir dalam kegiatan sosialisasikan melalui ketua forum RT, tokoh adat dan ketua RT di Guntung dan Loktuan. Hadir juga dari camat dan lurah,” ucapnya.

Secara prinsip, dalam pertemuan tersebut, warga menerima rencana pembangunannya dan akan dilakukan pertemuan selanjutnya. “Warga mengusulkan untuk pemberdayaan man power adalah tenaga lokal, tidak hanya khusus warga Loktuan dan Guntung, tapi umumnya warga Bontang. Ini juga yang selalu ditekankan Bapak Wali Kota,” bebernya. Pembangunan pabrik investasi jumbo ini, diperkirakan akan menyerap sekitar 1.500 sampai 2 ribu tenaga kerja.

Selain itu, kata Asdar, diharapkan, kehadiran pabrik soda ash, bisa diintegrasikan dengan pemberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan Loktuan dan Guntung. “Seperti di Gunung, kehadiran pabrik ini, juga bisa mendongkrak pariwisata di kawasan ini sehingga bisa memberdayakan UMKM,” pungkasnya. (mk)

Bawa Badik Diselipkan di Pinggang, Warga Muara Badak Ditangkap Polisi

0

BONTANG – Saat melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Satuan Reskrim Polsek Muara Badak mengamankan pria berinisial MJ (53) karena membawa senjata tajam di Jalan Hasanuddin RT 15 desa Badak Baru Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kamis (7/4/2022) pukul 00.30 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kapolsek Muara Badak Iptu Joshimata Js Manggala mengatakan, saat Operasi Pekat jajaran Posek Muara Badak melihat gerak gerik lelaki paruh baya yang mencurigakan. Anggota Unit Reskrim langsung menghampiri dan melakukan pemeriksaan pada badan.

”Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan senjata tajam (sajam) jenis badik yang diselipkan di pinggang dan ditutupi baju yang dipakai pelaku,” kata Iptu Joshimata. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Muara Badak untuk dilakukan pemeriksaan.

Pelaku yang merupakan warga Muara Badak itu dijerat dengan pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam. “Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” jelasnya. (mk)

Jam Kerja Pegawai Pemkot Dikurangi selama Ramadan

0

BONTANG – Durasi jam kerja pegawai dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkot Bontang, akan dipangkas selama Ramadan. Kebijakan itu diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Bontang nomor : 188.65/426/ORG/2022.

SE itu mengatur batas durasi jam kerja ASN dan TKD mulai dari pukul 07.30 hingga 15.00 Wita, untuk Senin sampai Kamis. Khusus Jumat, batas jam kerja hanya mulai pukul 07.30 Wita sampai 10.30 Wita. “Tapi di hari biasa tidak ada jam istirahat. Kalau hari Jumat hanya setengah hari saja,” ujar Sekretaris Kota Bontang, Aji Elynawati saat dikonfirmasi, Jumat (1/4/2022).

Sementara waktu kerja untuk pegawai Unit Pelayanan Teknis (UPT) dimulai pukul 07.30 hingga 15.30 Wita, selama 6 hari dalam sepekan. “Sama kalau hari Jumat juga hanya setengah hari bagi UPT,” tuturnya.

Aturan yang baru dirilis Pemkot Bontang, kata Aji, tentu merupakan tindaklanjut dari SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) No 11 Tahun 2022 .

Skema jam kerja ASN dipangkas 1 jam dari hari kerja normal selama Ramadan. Meski ada pengurangan jam kerja, namun produktivitas pelayanan dari ASN tetap akan diupayakan maksimal seperti hari biasa.

Bahkan untuk Rumah Sakit Umum Daerah diminta menyesuaikan jam kerja, tanpa mengurangi sedikit pun kinerja dan pelayanan terhadap pasien. “Harus terap produktif, karena pelayanan masyarakat harus berjalan seperti biasa,” pungkasnya. (ahr)

Berebut Direktur Perumda AUJ, Rahman, Nurdin dan Khairul Wajib Jalani Wawancara dengan Walikota

0
Ketua Panitia Seleksi Zulkifli

BONTANG – Tiga calon direktur Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ) dinyatakan lulus setelah mengikuti tahap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Tiga orang yang dinyatakan lulus dan berebut posisi direktur AUJ yaitu Abdu Rahman, Achmad Nurdin, dan Khairul Fadly. Dari tiga nama yang lulus, satu orang, yaitu Khairul Fadly adalah warga Samarinda.

Pengumuman tiga nama yang lulus ke tahap selanjutnya ini disampaikan panitia seleksi secara tertulis, Jumat (1/3/2022) dan ditandatangani Ketua Panitia Seleksi Zulkifli.

Selanjutnya, ketiganya akan megikuti wawancara langsung dengan Walikota Bontang pada Selasa, 5 April 2022 pukul 13.00 Wita di ruang rapat Rumah Jabatan Walikota Bontang Jalan Awang Long, Kota Bontang.  “Untuk peserta yang mengikuti tahapan berikutnya, wajib mengikuti wawancara dengan Kepala Daerah,” demikian tertulis dalam surat pengumuman.

Seperti diketahui, tahap seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), melibatkan akademisi dari Universitas Mulawarman. Keterlibatan akademisi ini untuk menjaring pendaftar berdasarkan nilai tertinggi. (mk)

Berikut 3 nama calon direktur Aneka Usaha Jasa Bontang yang akan mengikuti wawancara dengan kepala daerah :

  1. Abdu Rahman, alamat Jalan Diponegoro, Nomor 2 Kelurahan Berbas Pantai Kecamatan Bontang Selatan
  2. Achmad Nurdin, alamat Jalan RE Martadinata, RT 01 Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara
  3. Khairul Fadly, alamat Jalan Raudah RT 23 Nomor 3, kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.

Ramadan Ditetapkan 3 April 2022, Malam Ini Salat Tarawih

0
Hasil Sidang Isbat menetapkan awal Ramadan, 3 April 2022.

JAKARTA – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1443 H jatuh pada Minggu, 3 April 2022 M besok. Ketetapan ini disampaikan Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai hasil Sidang Isbat Awal Ramadan 1443 H. Sehingga, umat Islam akan mulai melaksanakan Salat Terawih, Sabtu (2/3/2022) malam ini.

Sidang isbat ini digelar secara hybrid, dan diikuti perwakilan ormas Islam, Duta Besar Negara Sahabat, dan Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kementerian Agama.  Sebelum ditetapkan, Menag terlebih dahulu mendengar laporan dari Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib. Dilaporkan bahwa secara hisab, posisi hilal di seluruh Indonesia sudah di atas ufuk, tepatnya ketinggian hilal pada posisi 1 derajat 6,78 menit sampai 2 derajat 10 menit.

Namun demikian, berdasarkan laporan rukyat, tidak ada seorang pun yang menyampaikan telah melihat hilal. Tim Kemenag melakukan rukyatul hilal pada 101 titik pada 34 provinsi di seluruh Indonesia.

“Dari 101 titik, semua melaporkan tidak melihat hilal. Berdasarkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal, secara mufakat menetapkan bahwa 1 Ramadan jatuh pada hari Ahad, 3 April 2022 Masehi,” tegas Menag di Jakarta, Jumat (1/4/2022) malam tadi.  “Ini hasil sidang isbat yang baru selesai dan disepakati bersama,” sambungnya.

Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Agama No 324 tahun 2022 tentang Tanggal 1 Ramadan 1443 Hijriyah/2022 Masehi. KMA ini ditandatangani Menteri Agama tertanggal 1 April 2022.

Menag berharap umat Islam Indonesia dapat menjalankan puasa secara bersama. Hal itu menurutnya bisa menjadi cermin kebersamaan umat Islam Indonesia. “Semoga ini bisa menjadi wujud kebersamaan kita sebagai sesama anak bangsa dalam menatap masa depan yang lebih baik,” pesan Menag.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Jaidi yang juga hadir mengikuti sidang isbat menambahkan bahwa sebelum menetapkan awal Ramadan, Menag selaku pimpinan sidang telah meminta pertimbangan dari berbagai ormas Islam. “Ternyata dilaporkan  tidak ada yang melihat hilal dalam rukyatul hilal sehingga awal Ramadan ditetapkan jatuh 3 April 2022,” tandasnya. (rls)

Fasilitasi Pedagang, Diskop UKMP Dirikan 2 Pasar Ramadan di Pasar Tamrin

0

BONTANG – Pasar ramadan akan didirikan di dua lokasi di wilayah Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan. Lokasi pertama berada di halaman parkir samping Pasar Tamrin. Kemudian, lokasi kedua di kuliner malam seberang Pasar Tamrin.

Kepala UPT Pasar, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Andi Parenrengi menyampaikan dua lokasi tempat pasar ramadan atas keinginan pedagang. “Kalau kami dari UPT hanya memfasilitasi pedagang,” ucapnya, Rabu (30/3/2022).

Dikatakan, pelaku usaha yang berjualan di lapak pasar ramadan di halaman parkir adalah pedagang Pasar Tamrin. “Iya, pasar sini saja penjual kue di dalam ini,” jelasnya.

Mengenai skema pengelolaannya, menurut dia, yang mengatur masing-masing asosiasi pedagang. “Saya serahkan semua ke asosiasi pedagang mengenai penataannya, yang penting kami berikan izin,” terangnya.

Soal lapak Pasar Ramadan di wilayah kuliner malam masih menunggu keputusan. Sebab, masih ada beberapa kendala yang mengakibatkan lapak belum dipastikan, apakah tetap difungsikan atau tidak sebagai tempat jajanan menu buka puasa. “Masih mau dirapatkan sama Pak Kepala Dinas,” ujarnya.

Tetapi sebagai penyedia fasilitas untuk pedagang, pihaknya ingin kedua lapak jajanan menu buka puasa berjalan dengan lancar dan aman. (ahr)

Ajak Siswa SD Mengenal dan Mencintai Daerahnya lewat Lomba Bertutur

0

Catatan: Muthi’ Masfu’ah, AMd, CN NLp
(Direktur Pelaksana Harian Yayasan Rumah Kreatif Salsabila, Penulis dan Trainer Kaltim)

Tahukah kita bahwa, bercerita adalah hal yang menyenangkan untuk semua kalangan dari tua hingga anak-anak. Secara naluriah, setiap anak senang dengan cerita atau dongeng karena berkembangnya kemampuan berbicara anak akan semakin menuntut keingintahuan mereka terhadap banyak hal dengan cara diceritakan.

Bercerita, mendongeng atau bertutur merupakan metode sekaligus media komunikasi yang menjadi tradisi dari generasi ke generasi meskipun peran dan fungsinya kini mulai tergantikan oleh tayangan-tayangan televisi dan game di komputer maupun gadget. Padahal kita tahu, banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan anak-anak saat mendengarkan dongeng yang dibacakan.

Sebuah cerita merupakan refleksi kehidupan nyata, sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi pendengar dan pembacanya, termasuk anak-anak. Alur dan tutur cerita memberikan sentuhan emosi yang luar biasa dalam kesehariaan anak, sehingga cerita memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak.

Namun tak kalah penting adalah semua kembali kepada jenis dan isi cerita, serta teknik bercerita yang di gunakan. Prinsip utama dalam memilih cerita adalah memilah dan memilih cerita atau dongeng yang mengandung pesan dan nilai positif bagi perkembangan kepribadian anak, baik secara psikologis maupun moral.

Nah, sebagai sebuah metode dan media komunikasi, cerita atau dongeng yang kita bacakan juga harus memberikan efek fun and learning bagi anak agar pesan dan nilai-nilai yang terkandung mudah diserap anak.

Bercerita, mendongeng atau bertutur merupakan cara sederhana yang memiliki arti dan bisa memberikan dampak luar biasa bagi tumbuh kembang anak-anak kita.

Membahagiakan anak tidak selalu bisa kita lakukan dengan memenuhi kebutuhan materialnya, tetapi lebih dari itu, kebutuhan ruhani, kedekatan dan ikatan batin yang kuat merupakan bentuk kebahagiaan yang utuh dalam membangun dan membentuk kepribadiannya, seperti yang telah disampaikan Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang Retno Febriaryanti.

Sama halnya ketika anak usia SD kelas 4-5 dilatih untuk menyampaikan cerita / bercerita, memiliki nilai lebih tersendiri apalagi tema cerita yang diangkat dari Kalimantan. Paling tidak melatih anak-anak mengenal dan mencintai daerah masing-masing sedini mungkin. Seperti yang telah dilakukan secara rutin setiap tahun sekali oleh Kantor Perpustakaan Daerah dan Kearsipan kota Bontang.

Diikuti 39 peserta dari perwakilan SD sekota Bontang, dengan menghadirkan juri saya sendiri, juga Retno Utami.S,Pd, Kusnadi SE, Suyit Dianto, S.Pd. Aud dan Ragil Riawan.

Mengenalkan anak untuk pandai bercerita atau bertutur terlebih lagi mengangkat tema sejarah Kalimantan adalah upaya tepat untuk mengenal dan mencintai daerahnya. Namun agar kualitas lomba ini terjadi peningkatan, perlu kiranya agar sebelum diadakannya lomba tersebut, diadakan pula workshop atau pembekalan pelatih anak untuk bercerita/bertutur dengan baik sesuai kriteria yang ditentukan oleh panitia.

Sehingga hasil lomba yang digelar lebih berkualitas atau kemampuan peserta dapat lebih kreatif, inovatif dalam bercerita atau bertutur sehingga tidak monoton setiap tahunnya.

Akhirnya selamat untuk 3 besar juara Lomba Bertutur untuk Siswa-Siswi SD yakni Beliamor Bramantyo dari SD YPK, Nabila Raniansyah dari SD YPK dan Namiah Kibishi Agung dari SD IT Yabis Bontang. (**)

Kalah Sengketa, 10 Rumah Diratakan dengan Eskavator

0

BONTANG – Rumah Asriani, di Jalan Tengku Umar, Berbas Pantai, Bontang Selatan kini harus rata dengan tanah saat alat berat berupa eskavator menyapu dinding rumah miliknya yang telah ia tempati selama 10 tahun.

Rumah Asriani yang berukuran 10 X 12 berdiri tepat di atas lahan sengketa di Jalan Tengku Umar, Berbas Pantai, Bontang Selatan.

Pembongkaran ini sendiri berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi Samarinda telah inkrah. Landasan pelaksanaan pengeksekusian ini berdasarkan surat Pemberitahuan Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Kepada Pemohon Eksekusi VI Nomor :4/Pdt.eks/2021/PN Bon Jo 17/Pdt.G/2018/PN Bon.

Wanita 43 tahun itu bersama warga lainnya pun terpaksa merelakan rumah mereka dibongkar. Asriani secara pribadi mengalami kerugian hingga ratusan juta. Sebab tanah tersebut dibeli seharga Rp 112 juta dari pemilik sebelumnya.

Kemudian biaya pembangunan rumah, ibu tiga anak itu harus merogoh uang senilai Rp 100 juta. Terlebih baru dua tahun lalu rumah tersebut direnovasi.

“Mau bagaimana lagi, hanya bisa pasrah. Tanah saja saya beli, belum lagi uang pembangunan dan perbaikan rumah baru-baru ini, ratusan juta saya rugi. Sekarang tinggal di rumah keluarga. Padahal saya punya surat bukti pembelian tanah ini,” ucapnya Selasa (29/3/2022).

Kuasa hukum pemenang sengketa, Heribertus Richard mengaku pihaknya sudah memberikan tenggat waktu selama 14 hari untuk warga melakukan pengosongan.

Untuk luasan lahan yang jadi hak kliennya bernama Anisah mrncapai 1.300 meter persegi. Batas-batasnya pun sudah jelas dan diakui memang itu lahan yang dipersengketakan.

Terdapat 10 rumah dengan berisikan 8 Kepala Keluarga (KK) yang dibongkar karena berdiri di atas lahan yang dimiliki kliennya. “Sudah diberi waktu untuk mengosongkan dan membongkar rumah secara mandiri. Namun setelah jatuh tempo akhirnya kita bongkar paksa,” kata Richard.

Kabag Ops Polres Bontang, Kompol Komank Andhika mengatakan proses pengeksekusian menurunkan 50 personel. “Kita turunkan personel untuk mendampingi proses eksekusi,” terangnya.

Menurut Andhika, awalnya sempat ada perlawanan kuasa hukum dari pihak tergugat. Hanya saja, dapat diredam setelah dijelaskan keputusan inkrah dari Pengadilan Negeri Kota Bontang.

“Mereka sempat menghalangi cuma bisa diatasi, dua orang sempat dimintai keterangan kuasa hukum lama dan kuasa hukum baru,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Bontang telah melakukan eksekusi pengosongan lahan pada Rabu 16 Maret lalu dan menyatakan Anisah sebagai pemenang atas lahan sengketa di Berbas Pantai. (ahr)

Pantau Kenaikan Harga Jelang Ramadan, Awas Oknum Nakal !

0
Aparat kepolisian saat melakukan kunjungan ke Pasar Tamrin, Rabu(30/3/2022).

BONTANG – Polisi memastikan rantai distribusi kebutuhan pokok mulai diawasi. Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk mengawasi penyaluran bahan pokok jelang ramadan.

Pada Rabu (30/3/2022) Polres Bontang dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan menggelar monitoring harga di Pasar Taman Rawa Indah.

Dua instansi ini memantau kenaikan harga sembako menjelang bulan puasa. Di sela-sela kunjungan, Kapolres Hamam mengatakan, sudah mengawasi penyaluran bahan pokok yang banyak dicari masyarakat selama bulan puasa.

“Kita rutin turun mengawasi kondisi harga pangan. Jangan sampai ada permainan yang tentu merugikan masyarakat sebagai pembeli,” kata AKBP Hamam Wahyudi, di Pasar Tamrin.

Hamam juga mewanti-wanti setiap pelaku usaha agar tidak memanfaatkan momentum puasa untuk meraup untung dengan melanggar aturan. Dirinya memastikan akan menindak tegas setiap oknum pedagang yang coba menimbun barang.

“Akan dipantau terus saat ditemukan ada, akan ditegur dan jika mengulangi akan diproses hukum,” jelasnya.

Kepala Bidang Perdagangan Diskop-UKMP Nur Hidayah mengatakan, beberapa jenis barang mengalami kenaikan. Meski tidak banyak, tetapi pasti berpengaruh kepada daya beli masyarakat.

“Iya naik tetapi harganya masih wajar. Kenaikan memang disebabkan oleh distributor bahan pangan, jadi kalau pedagang di pasar tinggal mengikuti saja,” kata Nur Hidayah.

Salah satu pembeli Dini, mengeluhkan harga sejumlah komoditas yang naik. Misalnya cabai, gula, minyak goreng, bawang, dan telur.

Akibatnya, ia harus merogoh kocek 2 kali lipat dari biasanya. “Biasa dengan uang Rp 200 ribu bisa memenuhi kebutuhan dapur untuk satu bulan. Sekarang harus lebih, kadang sampai Rp 400 ribu untuk bahan pangan saja,” ungkap Dini.

Sebaliknya pedagang mengaku tidak bisa berbuat banyak. Salah satunya Marsunah, untuk keuntungan yang dia dapat hanya sedikit dari harga modal.

“Kita jual tuh untungnya sedikit, setiap barang paling Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu saja. Musim naiknya harga barang tentu mempengaruhi daya beli pelanggan,” pungkasnya. (ahr)

Rahmad Pribadi, Direktur Utama PKT, Dinobatkan Sebagai CEO Terbaik Anak Perusahaan BUMN

0
Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi meraih penghargaan sebagai CEO Terbaik Anak Perusahaan BUMN, pada ajang tahunan yang ke-11. Foto: Istimewa

SEJUMLAH upaya yang dilakukan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam menjaga produktivitas perusahaan sepanjang 2021 mendapat pengakuan dari para dewan juri Anugerah BUMN 2022, ajang penghargaan bergengsi bagi perusahaan-perusahaan berplat merah.

Kemampuan Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi dalam menahkodai perusahaan juga membawanya mampu meraih penghargaan sebagai CEO Terbaik Anak Perusahaan BUMN, pada ajang tahunan yang ke-11 itu.

Rahmad Pribadi dinilai konsisten mengimplementasi strategi-strategi pengembangan perusahaan di tengah berbagai tantangan industri pupuk dan petrokimia, baik domestik dan global di tahun lalu.

Sejumlah strategi dilakukan, seperti transformasi digital, efisiensi energi, pengembangan SDM, dan diversifikasi usaha dengan bahan baku energi terbarukan, untuk memastikan perusahaan tetap mampu mempertahankan kinerja positif meski di tengah pandemi.

Bukan hanya itu saja, PKT sebagai produsen pupuk urea terbesar di tanah air, juga dinilai mampu menjalankan amanah transformasi BUMN, yang makin profesional, transparan, dan akuntabel, serta memiliki semangat kompetisi global dengan tetap berdampak sosial tinggi bagi masyarakat.

Diketahui, PKT meraih 3 penghargaan di dalam ajang tersebut, antara lain The Best CEO Anak Perusahaan, Terbaik I Anak Perusahaan BUMN dalam menjalankan Strategi Tumbuh dan Bertahan, dan juga Terbaik II pada Transformasi Organisasi Anak Perusahaan BUMN.

Hadir menerima penghargaan, Rahmad Pribadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang telah diraih. “Di tengah kondisi ekonomi dan pasar yang masih dinamis akibat pandemi, PKT terus menerapkan strategi inovasi bernilai tambah yang berbasis risiko, termasuk melalui diversifikasi usaha. Melalui langkah strategis yang didukung pengelolaan risiko dan operasional yang baik, puji syukur PKT bisa keluar dari krisis COVID-19 sebagai pemenang, salah satunya dengan membukukan catatan laba tertinggi,” bebernya.

“Mudah-mudahan capaian ini bisa menginspirasi dan memotivasi agar semakin banyak perusahaan lain di Indonesia mampu keluar sebagai pemenang covid, menjadi pemain global, dan juga menjadi yang terbesar dan terbaik di industrinya,” tambahnya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri Bapak Tanri Abeng di Hotel JW Marriot Kuningan pada Kamis (24/03). Penghargaan yang diberikan dalam Anugerah BUMN 2022 didasarkan pada penilaian dari para dewan juri yang terdiri dari Strategi Pertumbuhan, Transformasi Organisasi, Tata Kelola Perusahaan, Pengembangan SDM Unggul serta Inovasi Bisnis.

Mengambil tema “Transformasi Tata Kelola BUMN Membangun Keseimbangan Bisnis”, penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang mampu menunjukkan kinerja baik dan sangat memuaskan.

Sepanjang 2021, PKT berhasil mencatatkan laba setelah pajak senilai Rp6,17 triliun atau tertinggi sepanjang sejarah. Tak hanya itu, PKT juga mampu memaksimalkan produktivitas hingga meningkatkan efisiensi operasional. Berbekal kapabilitas perusahaan dalam hal produksi dan teknologi, kini PKT tengah bertransformasi menjadi pelaku industri petrokimia yang berorientasi pada efisiensi energi dan diversifikasi usaha.

Penghargaan Anugerah BUMN 2022 yang diselenggarakan oleh Majalah BUMN Track bekerjasama dengan PPM Manajemen merupakan bentuk apresiasi pada pencapaian kinerja BUMN serta Anak Perusahaan BUMN yang telah menunjukkan kinerja memuaskan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Selain menilai performa perusahaan, ajang ini sekaligus mengapresiasi kepemimpinan CEO BUMN yang mampu memperkuat kinerja korporasi sekaligus mengkonsolidasi SDM yang kompetitif dan berdaya saing di masa pandemi. (adv)