Beranda blog Halaman 1264

Bakal Terapkan PPKM Level 3 saat Momen Nataru 

0

BONTANG – Meski saat ini tingkat penyebaran Covid-19 di Bontang berstatus level 2, namun di Desember mendatang, Bontang dan seluruh daerah di Indonesia bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Hal tersebut sesuai Instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai upaya mencegah terjadinya gelombang penyebaran Covid-19 pada momen libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan yang disampaikan Menteri Koordinator Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy tersebut, dijadwalkan berlaku selama sepekan, terhitung 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

“Bontang pasti akan memperketat di Desember nanti, sebab kita (Bontang) menyesuaikan aturan pusat,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana, saat dikonfirmasi terkait kebijakan tersebut belum lama ini.

Meskipun begitu, hingga kini Pemkot Bontang bersama Satgas Covid-19 belum merancang terkait skema penerapan PPKM level 3, di momen libur Nataru mendatang. “Belum kami bahas,” tutur Najirah, Wakil Wali Kota Bontang saat dikonfirmasi, (21/11/2021).

Najirah berpesan, meski saat ini tren kasus Covid-19 di Bontang sudah turun, namun masyarakat diminta untuk tak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Seperti selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, memakai masker, tidak berkerumun, dan saling menjaga jarak. Dengan tetap prokes, diharapkan angka kasus Covid-19 tidak kembali melonjak.

Berdasarkan infografis kasus harian Covid-19 per Minggu (21/11/2021), kasus aktif masih menyisakan 7 orang. Seluruh pasien tersebut menjalani isolasi mandiri (isoman). Adapun yang dirawat di rumah sakit, saat ini sudah tidak ada alias nihil. Dari total 15 kelurahan di Bontang, 11 di antaranya berstatus zona hijau alias tidak ada kasus penularan Corona.

Kelurahan tersebut yakni Berebas Tengah, Berbas Pantai, Tanjung Laut Indah, Api-Api, Bontang Kuala, Bontang Baru, Telihan, Loktuan, Kanaan, Satimpo, dan Tanjung Laut. Adapun 4 kelurahan lainnya yakni Gunung Elai, Belimbing, Guntung, dan Bontang Lestari, berstatus zona kuning alias jumlah kasusnya di kisaran 1-10 orang. (bms)

Hadir Meriahkan Pujasera The Gading, Basri Rase-Najirah Disambut Abah Jo

0

BONTANG – Minggu (21/11/2021) malam situasi Pujasera The Gading, di Jl Achmad Yani mendadak ramai, menyusul hadirnya Wali Kota Bontang Basri Rase dan Wakilnya Najirah. Kehadiran dua orang penting di Kota Taman itu, untuk melihat langsung perkembangan UMKM yang berusaha di Pujasera The Gading. Satu per satu stan makanan dan minuman dikunjungi orang nomor satu dan dua di Bontang ini.

Hj Najirah Adi Darma bahkan terlihat sangat antusias melihat perkembangan pelaku UMKM, yang mampu bergeliat di masa pandemi Covid-19, demi ketahanan perekonomian keluarga.

Ketua Ikawangi Abah Sukmo Raharjo, atau Abah Jo, mengaku senang sekaligus bahagia Pujasera The Gading bisa hadir di tengah Bontang untuk menggairahkan ekonomi kaki lima serta aneka kesenian. “Keberadaan Pujasera The Gading semoga membuat Bontang bergairah secara ekonomi dan kesenian,” bisiknya di sela-sela joget diiringi lagu khas Banyuwangi.

Pujasera The Gading dilengkapi 14 kedai dengan menyediakan berbagai menu makanan dan minuman dengan selera tua dan muda. Selain kehadiran Basri-Najirah, suasana pujasera Minggu malam makin meriah manakala seorang pengunjung merayakan ulang tahun.

Sementara pengelola Pujasera The Gading, Suparno, Sadi Mulyono, dan Agus Widodo serta pemilik campursari subur makmur dan sound system Sumardi Syawal mengucapkan terimakasih atas kehadiran para tokoh Bontang

Mediakaltim.com dan RadarBontang.com selaku media patner Pujasera The Gading, akan selalu mengabarkan kemeriahan nongkrong yang nyaman dan aman, ya di Pujasera The Gading. (dar)

Tanam Seribu Pohon, Najirah: Pelestarian Alam Tanggungjawab Bersama

0

BONTANG – Untuk memperingati Hari Pohon Sedunia, hari ini kita akan menanam sebanyak seribu bibit pohon mangrove. Demikian disampaikan Najirah mengawali sambutannya dalam acara Peringatan Hari Pohon Sedunia di TNK Saleba, Minggu (21/11/2021).

Wanita yang merupakan Wakil Wali Kota Bontang ini juga menyebutkan, pelestarian alam merupakan hal yang penting. Pasalnya, hari pohon sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November, diperingati sebagai momentum penyadaran bagi masyarakat, tentang pentingnya manfaat tanaman bagi kehidupan dan sebagi bentuk pelestarian lingkungan.

“Jika kita tidak merawat alam, dapat terjadi berbagai bencana seperti banjir. Ini jadi tanggung jawab kita bersama, karena menyangkut keberlangsungan hidup generasi yang akan datang,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, menanam pohon adalah cara kita memperbaiki lingkungan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat Bontang.

“Mari kita lestarikan lingkungan, lestarikan mangrove untuk bekal anak cucu dan cicit kita nanti. Selamat Hari Pohon Sedunia. Cintai bumi, karena belajar mencintai alam sama halnya dengan menjaga milik Tuhan,” tutup Najirah. Wawali Najirah terlibat langsung menanam bibit mangrove, sebagai bentuk komitmen pemkot atas pelestarian alam. (rls)

Polres, Kejari dan BNNK Teken MoU, Komitmen Berantas Narkoba

0
MoU antara Polres, Kejari dan BNNK Bontang. (ist)

BONTANG – Polres Bontang bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bontang melakukan kerja sama pencegahan dan pemberantasan serta penyalahgunaan peredaran narkotika di Bontang, Jumat (19/11/2021).

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolres Bontang, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, Kepala Kejaksaan Negeri Dasplin, dan Kepala BNNK Bontang Agustinus Widdy Harsono. Turut menyaksikan Wali Kota Bontang Basri Rase, Wakil Wali Kota Najirah, Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlynawati, serta beberapa pejabat lainnya.

Penandatanganan MoU antara Polres dengan Kejari, kata Kapolres, bertujuan meningkatkan kerja sama pelakanaan tugas dalam rangka penegakan hukum di wilayah Bontang. Adapun kerja sama Polres dengan BNNK, untuk pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di Kota Taman.

“Kami berkomitmen bersama-sama menegakkan hukum dan memberantas penyalahgunaan peredaran narkotika di wilayah Bontang,” tutur kapolres. (hms)

Bakhtiar Dorong Lahan Tidur Dijadikan Lahan Pertanian

0
Bakhtiar Wakkang (ist)

BONTANG – Lahan tidur atau lahan pertanian yang sudah tidak digunakan selama lebih dari dua tahun milik Pemkot Bontang, diusulkan Komisi II DPRD Bontang digarap untuk lahan pertanian dengan skema pinjam pakai.

Mereka meminta Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (DKP3) harus berani mengambil kebijakan tersebut sebagai terobosan, dengan menggandeng masyarakat. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang.

“Berdasarkan data, lahan pertanian kita (Bontang) sangat kecil. Hanya tujuh persen dari keseluruhan wilayah. Dengan skema ini, tentu bisa membantu menutupi kekurangan lahan pertanian,” ujarnya belum lama ini.

Politisi Nasdem itu berkeyakinan, potensi masyarakat Bontang untuk bertani sangat besar, namun terkendala di kekurangan lahan. Sehingga dirinya berharap, DKP3 bisa memfasilitasi kebutuhan tersebut dengan perjanjian yang jelas.

Menanggapi usulan tersebut, Kabid Pertanian DKP3, Ali Akbar mengatakan, pihaknya telah mengakomodir skema itu. Bahkan sudah ada gabungan kelompok tani yang mengusulkan pinjam pakai di beberapa lahan milik pemerintah.

Tidak hanya memfasilitasi peminjaman lahan, namun DKP3 juga berkomitmen sampai ke tahap pendampingan dan penyaluran bibit dan pupuk. Ali berharap, 2022 skema itu sudah bisa berjalan. “Saat ini sedang berproses di bagian aset. Rasanya sudah ada titik terang. Kemungkinan akan diarahkan ke lahan di area bawah Stadion Bessai Berinta,” pungkasnya. (bms/adv)

Meriahnya Race Laut di Kampung Selambai, Sekda Apresiasi

0

BONTANG – Sebanyak 70 pembalap mengikuti Lomba Balap Perahu garapan Ikatan Pemuda Selambai Berkarya (IPSB) di Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, Sabtu (20/11).

Adapun cabang yang dilombakan yakni lomba dayung 32 peserta. Terdiri dari 13 peserta putri, dan 19 peserta putra. Sedangkan, lomba ketinting diikuti 38 peserta putra. Mereka berasal dari Pulau Gusung, Selangan, Tihi-Tihi, Tanjung Laut Indah, Bontang Kuala, Berbas Pantai, dan Selambai. “Seluruh peserta dari Pesisir Bontang. Race ini akan berlangsung sampai besok (Minggu, hari ini),” ujar Adi, ketua panitia.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada perusahaan yang telah mendukung pelaksanaan berbagai lomba. ”Kami berharap Pemkot juga ikut andil membantu memeriahkan lomba race yang digelar tahunan di Kampung Selambai ini,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Bontang Aji Erlynawati menyambut postif gelaran Lomba Balap Perahu yang diprakarsai pemuda Selambai. Dikatakannya, race laut di Pesisir Kampung Selambai menjadi bibit pariwisata pesisir Bontang. “Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan pemuda di Selambai ini. Saya lihat warga juga sangat antusias mengikuti dan memeriahkannya,” pungkasnya. (ahr/red)

Masa Sanggah PPPK Non Guru Berakhir, Pansel Kota Bontang Siap Jawab dan Umumkan Pasca Sanggah

0

Sebagaimana Pengumuman Wali Kota Bontang Nomor : 810/257/BKPSDM.02 tentang Pengumuman Perubahan Masa Sanggah Hasil Seleksi Kompentensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun Anggaran 2021, yang menyampaikan bahwa masa sanggah hasil seleksi kompentensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan tanggal 15 November 2021 Pukul 09.57 Wita sampai dengan 18 November 2021 Pukul 09.57 Wita secara resmi telah berakhir.

Menurut Kepala BKPSDM Kota Bontang Sudi Priyanto bahwa penjadwalan masa sanggah dimaksud didasarkan pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 14333/B-KS.04.03/SD/D/2021 tanggal 3 November 2021 Perihal Penjelasan Jadwal Lanjutan Seleksi PPPK Non Guru Tahun 2021.

“Selanjutnya dari data yang kami peroleh bahwa untuk Pengumuman Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru di Lingkungan Pemerintah Kota Bontang terdapat 2 orang peserta yang mengajukan sanggah. Dan kami memiliki waktu untuk memberikan jawab sanggah melalui sistem SSCASN mulai tanggal 18 sampai dengan 25 sampai 2021, serta menyampaikan pengumuman pasca sanggah pada tanggal 27 sampai 29 November 2021,” beber Sudi.

Tentu dalam proses ini, pihaknya akan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional pada Pasal 32, yang menyebutkan bahwa :

(1) Pelamar yang keberatan terhadap pengumuman hasil akhir seleksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31 ayat (1), dapat mengajukan sanggahan paling lama 3 (tiga) hari sejak hasil seleksi akhir diumumkan melalui SSCASN.

(2) Panitia seleksi instansi dapat menerima atau menolak alasan sanggahan yang diajukan oleh pelamar.

(3) Dalam hal panitia seleksi instansi menerima alasan sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), melaporkan kepada Ketua Panselnas untuk mendapatkan persetujuan perubahan pengumuman hasil akhir seleksi.

(4) Panitia Seleksi Instansi berdasarkan persetujuan Ketua Panselnas, mengumumkan ulang hasil akhir seleksi paling lama 7 (tujuh) hari sejak berakhirnya waktu pengajuan sanggah.

(5) Panitia Seleksi Instansi dapat menerima alasan sanggahan dalam hal kesalahan bukan berasal dari pelamar. (adv)

 

Aliran Gas ke Ribuan Pelanggan Terhenti, Gara-gara Pipa Induk Jargas Bocor

0
Perbaikan kebocoran pipa jargas di depan Mapolres Bontang. (Bams/Media Kaltim)

BONTANG – Kebocoran pipa jaringan gas (jargas) terjadi di Jalan Bhayangkara depan Mapolres Bontang, Sabtu (20/11/2021). Kejadian terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Media ini sempat mengabadikan bocornya pipa gas induk.

Saat itu pukul 10.02 Wita. Gas berwarna putih terlihat mengepul di sekitaran parit tak jauh dari Gereja HKBP. Tampak seorang polisi juga mengabadikan kepulan asap putih. Sebelum akhirnya teknisi jargas dari PT Bontang Migas Energi (BMS) tiba di lokasi untuk menggali dan mencari penyebab kebocoran pipa. Tak sampai 24 jam, atau Sabtu (20/11) malam tadi, teknisi dari PT BME telah memperbaiki kebocoran tersebut.

Dari informasi resmi PT BME, dampak kebocoran ini, aliran jargas ke ribuan pelanggan se-Kota Bontang terpaksa dimatikan akibat insiden ini.

Namun kabar terakhir dari teknisi di lokasi kejadian, beberapa wilayah sudah mengalir kembali aliran gasnya. “Wilayah Guntung, Loktuan, Belimbing, perumahan BSD, Kanaan, Telihan, HOP sudah normal kembali,” ujar salah satu teknisi siang kemarin. Namun Minggu (21/11) pagi ini, aliran jargas ke seluruh pelanggan sudah mulai normal lagi.

Terpisah, Direktur PT BME, Hamnah mengatakan, kebocoran pipa diduga terjadi karena adanya pergeseran tanah. Sehingga menimbulkan tekanan dan berujung kebocoran. “Harusnya yang dipakai menimbun pipa ini pasir, tapi yang digunakan bahan padat seperti tanah dan batu,” ungkapnya.

Hamnah membeberkan, seharusnya pipa jargas ditanam di kedalaman 180 sentimeter. Namun kondisi di lapangan, kedalaman pipa tidak mencapai 60 sentimeter. Namun dirinya memastikan, kebocoran tidak tidak berbahaya. Sebab tekanan jargas hanya 0,4 Bar. “Perbaikan secepatnya dilakukan,” tandasnya. (bms/red)

Ajang Kreativitas GenRe, Najirah Sambut Positif, Bisa Hindarkan dari Pengaruh Negatif

0

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang Najirah membuka resmi kegiatan ajang kreativitas GenRe Tahun 2021. Berlangsung selama 2 hari, peserta akan dibekali dengan sosialisasi. Selain itu, digelar lomba “Ranking 1” dan Good Talent.

Mengusung tema “Tentang Kita”, Bahauddin selaku Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB menuturkan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan antar anggota GenRe. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi sejak usia remaja,” ucap Bahauddin.

Sementara itu, Wawali berharap agar tetap menerapkan prokes selama berlangsungnya kegiatan tersebut. “Saya mengapresiasi adanya kegiatan positif seperti ini. Semoga dengan kegiatan ini, remaja Kota Bontang dapat menjauhi tindakan negatif dalam pergaulan sehari-hari, seperti; penggunaan napza, seks bebas, “ngelem”, alkohol dan lainnya,” ucap Najirah saat membuka resmi ajang kreativitas GenRe.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada CSR PT.KPI atas bantuan dan kerjasamanya untuk kegiatan dan program Pemkot.

Budi Harmawan selaku perwakilan KPI pun mengharapkan agar para peserta mendapatkan ilmu bermanfaat dalam kegiatan tersebut. “Selamat mengikuti acara ini dan semoga adik-adik semua mendapatkan ilmu bermanfaat,” pungkasnya. (rls/red)

Peluncuran “Ente Jual Ane Beli”, Perluas Layanan Masyarakat, Sekda Beri Apresiasi

0
Peluncuran sekaligus sosialisasi “Ente Jual Ana Beli” kepada publik di Gedung Command Center Bontang. (Firman/Diskominfo)

BONTANG – Ade Darmawan, Kasi Pengembangan Pengelolaan Aplikasi dan E-Government, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang, meluncurkan inovasi sekaligus menyosialisasikan kepada publik di Gedung Command Center, Kamis (18/11/2021). Inovasi itu bernama Pengembangan Interkoneksi Terpadu Jaringan Pemantauan Lingkungan Kelurahan Belimbing atau akronimnya disebut “Ente Jual Ane Beli”.

Inovasi ini hadir dalam rangka aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V tahun 2021, yang dilaksanakan Pusat Pelatihan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi Otonomi Daerah-Lembaga Administrasi Negara (PusatbangKDOD-LAN) Samarinda.

Ade menyampaikan, inovasi ini untuk meningkatkan fungsi dan manfaat, serta pengembangan pengelolaan jaringan pemantauan lingkungan secara terintegrasi, menggunakan Closed Circuit Television (CCTv) di Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat. Saat ini, jaringan pemantauan tersebut sudah mengintegrasikan 280 CCTv di 51 RT se-Kelurahan Belimbing.

Selain itu, juga telah tersambung dan dapat diakses oleh pihak-pihak terkait seperti Command Center (CC) Kantor Kelurahan Belimbing, CC Kantor Kecamatan Bontang Barat, CC Diskominfo Bontang, Polres Bontang, hingga Departemen Kamtib (Keamanan dan Ketertiban) PT Pupuk Kaltim.

“Penyimpanan hasil pemantauan tidak hanya bisa didapatkan di rumah Ketua RT, tetapi juga di Command Center Kelurahan Belimbing. Durasi waktunya dua bulan. Sehingga bisa menjadi barang bukti jika terjadi tindak kriminalitas,” bebernya.

Ke depan, sambung Ade, ada beberapa pihak lagi yang disambungkan. Seperti Kodim 0908/BTG dan Pos keamanan lingkungan (Poskamling). “Ini dapat dikembangkan selama dua tahun ke depan. Insya Allah kita (Bontang) menjadi yang terdepan dan pertama di Indonesia,” tutur mantan Lurah Belimbing itu.

Inovasi ini, lanjut Ade, merupakan implementasi Smart City dan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 25 Tahun 2019 dalam pengembangan transformasi digital. Di sisi lain, juga selaras dengan rencana pelaksanaan ETLE (Electronic Law Enforcement) milik Polri.

Hal ini didasari masih adanya keluhan masyarakat, terkait belum maksimalnya fungsi dan manfaat, serta pengembangan pengelolaan jaringan CCTv di Kelurahan Belimbing. Contohnya dalam hal pemantauan balapan liar, atau berbagai aktivitas di pasar dan tempat umum lainnya.

“Melalui inovasi ini, para ketua RT, petugas keamanan dan stakeholder lainnya dapat memantau keadaan lingkungan dan segera melaporkannya ke pihak terkait,” tandas Ade.
Sementara itu dalam sambutannya, Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang, Aji Erlynawati menyambut baik dan mengapresiasi inovasi tersebut. Sebab hal itu sejalan dengan visi-misi Bontang, yakni terwujudnya Bontang yang lebih Hebat dan Beradab.
“Hal ini juga selaras dengan program prioritas wali kota dan wakil wali kota dalam meningkatkan dan memperluas layanan kepada masyarakat,” terang Wanita yang akrab disapa Iin itu.

Dalam menjalankan tugasnya, sambung Iin, pemkot selalu mengedepankan pelayanan publik yang prima dan inovatif. Sebab pelayanan publik merupakan wajah dari suatu pemerintahan. Pemerintah disebut hadir bagi masyarakat apabila mampu memberikan pelayanan publik yang prima, cepat, profesional, berkeadilan, dan inovatif.

Melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, kata dia, penyelenggaraan pemerintah daerah akan semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. “Berbagai terobosan harus diciptakan dan dikembangkan untuk mengoptimalkan kualitas layanan publik di berbagai sektor,” pungkasnya.

Peluncuran inovasi tersebut turut dihadiri Kepala Diskominfo Dasuki, Danramil 0908-01/Loktuan Kapten Inf Rukito, Kapolsek Bontang Barat Iptu Khoiri, perwakilan OPD, Lurah Belimbing, serta perwakilan Ketua RT. Kegiatan ini juga diikuti secara langsung oleh Ketua RT dan undangan lainnya melalui virtual. (bms/adv)