Beranda blog Halaman 1267

Lurah Sulistyo, Pimpin Patroli Rutin di Kelurahan Gunung Elai

0

BONTANG – Begitu menjabat, Lurah Gunung Elai Sulistyo langsung memimpin kegiatan patroli rutin di Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, Sabtu (7/11) pukul 22.00 sampai 00.45 Wita. Wilayah yang dipatroli meliputi Bukit Sekatup Damai (BSD), HOP, Tanjung Limau dan sekitaran Jalan Tomat. Kegiatan ini untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ikut dalam patroli Sekretaris Lurah Ardiansyah SE, Kasie Pemerintahan dan Trantib Hasanuddin SH, Kasie Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial Wulan Angraeni S.Sos, Babinsa Aiptu Antoni Sayudani, Bhabinkamtibmas Serka Akhmad, Ketua FKPM beserta Anggota FKPM, Ketua Karang Taruna Kelurahan Gunung Elai dan Staf Kelurahan Gunung Elai.

“Patroli runtin ini untuk mewujudkan dan menjamin rasa aman kepada warga Kelurahan Gunung Elai,” ucap Sulityo dalam arahannya sebelum melakukan keliling wilayah. (dar)

Bontang Lestasi Gagal Diperbaiki Pakai APBD Kaltim, Faizal: Jangan Berharap yang Tidak Pasti

0
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal

BONTANG – Proyek perbaikan menyeluruh jalan rusak di kawasan Kelurahan Bontang Lestari gagal dikerjakan tahun ini. Hal ini karena dana yang diharapkan dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim, tidak cair.

Harapan itu kandas menyusul APBD Perubahan Pemprov Kaltim yang batal disahkan.
“Hal ini seharusnya menjadi pelajaran. Namanya berharap sesuatu yang tidak pasti. Bisa dikasih bisa tidak,” ucap Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Politisi Golkar itu menyebut, pada dasarnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD telah berupaya agar Pemkot Bontang mengalokasikan perbaikan di APBD perubahan.
Namun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kala itu yakin akan mendapat bantuan dana dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim.

Atas keputusan ini, kata dia, Bontang terpaksa menunggu sekitar April atau Mei 2022, untuk dilakukan perbaikan. Menurut Faiz, perbaikan ini harus segera dilakukan tahun depan. Akibat lain, jalan rusak tersebut memberikan citra yang kurang baik bagi tamu yang datang ke Bontang, atau malah mengurangi minat investor untuk berinvestasi di kawasan Bontang Lestari.

Ditanya soal peran perusahaan untuk ikut memperbaiki jalan, Andi Faiz menyebut, pada dasarnya mereka tidak punya kewajiban. Meskipun di sisi lain mereka juga harus turut andil dalam menyalurkan CRS. “Yang punya kewajiban menyediakan fasilitas umum itu negara, dalam hal ini Pemkot. Kalau perusahaan tidak ada,” kata Faiz. (bms)

Perbaikan Jalan Bontang Lestari Masih Sebatas Tambal Sulam

0
Kondisi jalan di kawasan Bontang Lestari yang kini mulai diperbaiki. (ist)

BONTANG – Perbaikan jalan di kawasan Kelurahan Bontang Lestari mulai dilakukan Pemkot Bontang akhir 2021 ini. Kendati demikian, tidak semua jalan yang bakal diperbaiki. Perbaikan jalan masih tambal sulam, menyesuaikan anggaran yang tersedia.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK) Bontang, Anwar Nurdin mengatakan, akhir tahun ini pemkot mengalokasikan anggaran senilai Rp 400 juta untuk menambal kerusakan di Jalan Moh Roem sepanjang 4,9 kilometer, dan Jalan Urip Sumuharjo sepanjang 3 kilometer. Masing-masing nilainya Rp 200 juta. “Pengerjaan dilakukan selama 30 hari,” kata Anwar (6/11/2021).

Adapun untuk Jalan Soekarno-Hatta, sudah dilakukan perbaikan di beberapa titik yang dinilai parah, melalui bantuan perusahaan. Salah satunya di kawasan depan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). “Karena hanya tambal sulam sementara, sekarang banyak yang rusak lagi,” ujarnya.

Anwar menyebut, tahun depan perbaikan Jalan Soekarno-Hatta bakal mendapatkan kucuran anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik senilai Rp 4 miliar lebih.
Adapun skema pengerjaannya, disesuaikan dengan kondisi di lapangan. DPUPRK bakal mengutamakan jalan yang kerusakannya cukup arah.

Selain memperbaiki jalan, tahun ini DPUPRK juga mengalokasikan anggaran untuk melakukan kajian terhadap peningkatan jalan di kawasan Bontang Lestari. Menggandeng LAPI Institut Teknologi Bandung (ITB), anggaran yang digelontorkan pemkot sebesar Rp 400 juta. Namun kajian peningkatan itu hanya untuk Jalan Urip Sumuharjo.
“Dua jalan lainnya (Moh Roem dan Soekarno-Hatta), akan diusulkan di tahun anggaran berikutnya,” ujar Anwar.

Perbaikan jalan di Bontang Lestari turut dijanjikan Wali Kota Bontang, Basri Rase di 2022. Bahkan tak hanya diperbaiki, tapi badan jalan bakal ditingkatkan. Seharusnya, kata dia, perbaikan dilakukan tahun ini, namun batal karena anggaran dari Pemprov Kaltim tak jadi dikeluarkan. “Perbaikan butuh anggaran besar, sehingga kita (Bontang) terkendala di situ kemarin. Tahun depan akan kita upayakan secara bertahap,” katanya. (bms)

Udin Mulyono Minta Kepala KPKNL Tak Lelang Tanah Bersengketa di Perum Halal Square

0

BONTANG – Direktur Utama (Dirut) PT Halal Square, Udin Mulyono meminta Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bontang untuk tidak melakukan lelang terhadap tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 4.104 yang berada di Perumahan Halal Square. Hal itu disampaikan melalui surat bernomor 117/Hs/Dirut/AD/XI/2021.

Udin beralasan, tanah seluas 1.082 meter persegi itu masih dalam sengketa antara CV Halal Square dengan PT Halal Square beserta pihak-pihak lainnya. Jika Kepala KPKNL masih tetap melaksanakannya, sambung Udin, maka pihaknya bakal melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib karena dinilai termasuk perbuatan melawan hukum. “Dan akan berhadapan dengan pihak keamanan PT Halal Square khususnya PHM (Pusat Hubungan Masyarakat) Bontang,” tulisnya dalam surat tersebut.

Sebelumnya, kata Udin, PT Bank Mandiri RRCR Regional IX Kalimantan di Banjarmasin telah memberitahukan tanggal lelang dan pengosongan agunan yang ditujukan kepada CV Halal Square, dalam hal ini Sutarman dan Ireng Gandhi Suwarno.

Di sisi lain Udin menyebut, Sutarman sudah bukan lagi bagian dari PT Halal Square, dan secara fisik tanah tersebut sudah digadaikan anaknya Bernama Astrol ke pihak lain. “Saat ini masih proses di pengadilan,” ungkapnya.

Bank Mandiri, kata Udin, juga belum pernah bertemu dan memberikan informasi dengan Direksi PT Halal Square bahwa tanah tersebut akan dilelang. Padahal di sisi lain, pihaknya sudah beberapa kali bersurat ke Direksi PT Bank Mandiri, namun belum pernah dibalas.
Termasuk menanyakan sisa kewajiban dari pinjaman CV Halal Square.

“Kami juga sudah mendatangi kantor Bank Mandiri yang berlokasi di Kampung Baru Bontang, namun jawabannya mereka tidak memiliki wewenang dan yang memiliki wewenang ada di Bank Mandiri Banjarmasin,” terang Udin.

Media ini mencoba mengkonfirmasi Kepala KPKNL Bontang melalui nomor HP pertanyaan, saran, dan aduan yang tertera di Instagram resmi @kpknlbontang. Namun saat dihubungi, nomor HP tersebut tidak aktif. Wartawan juga mencoba mendatangi Kantor KPKNL Bontang yang berada di Jalan MH Thamrin depan Pasar Seng Tanjung Limau. Namun kondisi kantor sedang direnovasi.

Menurut penuturan tukang bangunan yang bekerja di kantor tersebut, selama renovasi ini, pegawai tidak berkantor di Gedung tersebut. “Kurang tahu juga selama ini ngantornya dimana,” ujar salah satu tukang.

Dari pengamatan radarbontang.com di instagram resmi KPKNL Bontang, sejauh ini mereka belum ada membuka lelang terkait tanah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor 4.104 itu. (bms)

Banjir Setinggi Lutut, Macet Parah di Poros Sangatta-Bontang

0
Banjir mengakibatkan akses Sangatta-Bontang lumpuh. (Ist)

SANGATTA – Jalan poros Sangatta-Bontang kilometer 29 tepatnya di Masjid Desa Kandolo Kecamatan Teluk Pandan, macet parah. Kondisi ini dipicu banjir setinggi lutut orang dewasa disertai arus air yang deras, mengakibatkan tak semua pengguna jalan berani melewati tempat tersebut,

Mereka memilih menepi hingga banjir surut. “Lokasi macet tidak jauh dari Masjid Desa Kandolo. Pengendara memilih menepi menunggu banjir surut,” kata Fathur Rahman, sopir travel yang ikut terjebak banjir, saat dikonfirmasi Jumat (5/11/2021).

Diketahui, kemacetan terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Pengguna jalan dari arah Sangatta-Bontang atau sebaliknya, harus rela menunggu hingga air surut. Banjir melanda daerah tersebut karena sejak Kamis malam hujan deras terus terjadi.

Banit Lalulintas Polres Kutim Bripka Puryoso saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tengah melakukan rekayasa jalan dengan sistem buka dan tutup. Sebagian pengendara mulai bisa melewati jalan dengan kecepatan rendah.

Sebagian lain memilih menunggu karena banyak lubang yang tak terlihat akibat tertutup genangan air. “Kita lakukan rekayasa lalu lintas. Bagi pengendara diminta untuk tetap berhati-hati karena jalan masih dalam tahap perbaikan dan masih banyak lubang,” ucap Puryoso.

Dia menambahkan, pengendara yang menggunakan mobil tinggi seperti jenis SUV (sport utility vehicle) sudah bisa melintas secara bergiliran. Sebaliknya, mereka yang menggunakan kendaraan rendah harus rela menunggu

“Sebagian sudah jalan saat ini. Tapi, mobil yang mesinnya di atas saja dan truk. Kalau kendaraan travel yang mesinnya di bawah, belum berani melintas. Karena genangan air masih setinggi lutut orang dewasa,” tutup Fathur. (Ref)

Putri Sempat Cium Bau Bensin, Api Bakar 3 Ruko di Bontang Kuala

0
Puing-puing kebakaran 3 ruko di Bontang Kuala. Foto: Annisa/Radar Bontang

BONTANG – Kebakaran terjadi di RT 19 Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 1.45 dinihari. Si Jago Merah membakar 3 ruko milik warga yang sehari-hari berjual sembako, kafe dan showroom motor.

Salah satu korban, Agus bercerita saat kejadian dirinya sedang bermain ponsel di dalam ruko. Tiba-tiba saja ia dikejutkan dengan munculnya api dari ruko tetangga. Awalnya, Putri, istri Agus, mencium bau bensin waktu ke WC. “Asal api itu dari belakang toko sembako. Apinya ada di dalam ember dan tepat di samping tandon,” ujar Agus saat ditemui di tempat kejadian.

Melihat ada api, Putri langsung menyiramnya dengan air namun api makin membesar. Agus pun langsung pergi memanggil pemadam kebakaran. “Pas istri saya sibuk menyiram api, saya langsung datangi pemadam, dan kembali untuk menyelamatkan motor-motor saya ke tempat yang lebih aman,” kata Agus.

Agus sehari-hari tinggal bersama istri dan seorang anaknya. Ia berprofesi sebagai penjual sepeda motor. Ia bersyukur kendaraannya masih sempat diselamatkan dengan bantuan warga sekitar. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja pemilik toko sembako mengalami shock berat, serta kerugian kehilangan barang-barang pribadi.

“Kami tadi cuma sempat menyelamatkan motor dan surat penting, soal kerugian belum ada hitung-hitung, tapi semua barang pribadi hangus terbakar,” ucapnya. Sebelum pemadam datang, kobaran api sempat mengecil saat warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Tapi apinya tiba-tiba membesar lagi. Untung pemadam cepat datang,” kata Imam, salah satu warga yang turut membantu memadamkan api.
Sekitar 20 menit api berkobar, sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran milik

Disdankartan dan BPBD Bontang diturunkan untuk menjinakkan api. Hanya dalam waktu sekitar setengah jam, api berhasil dipadamkan. Petugas pun meninggalkan tempat kejadian sekitar pukul 03.00. “Tidak ada korban jiwa, sementara penyebab kejadiannya kami belum tahu. Masih dalam penyidikan polisi,” kata Kepala Bidang Operasional Disdamkartan Ahmad Rivani.

Sementara, Danton 1 Disdamkartan Sutarno, menjelaskan proses pemadaman api menurunkan 6 armada dan 29 personel. Petugas terbantu oleh hujan yang mengguyur cukup deras. “Kami terima info sekitar pukul 1.45 WITA, lalu kami menghubungi PLN untuk bisa memutus listrik di area rumah yang terbakar, dalam waktu 1 jam 10 menit, akhirnya api bisa kami padamkan dengan kondisi hujan yang cukup deras,” katanya. (ahr/red)

Api Bakar 3 Ruko di Bontang Kuala

0
Api meludeskan 6 bangunan ruko di Bontang Kuala.

BONTANG – Kebakaran terjadi di RT 19 Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 1.45 dinihari. Si Jago Merah membakar 3 ruko milik warga yang sehari-hari berjual sembako, kafe dan showroom kendaraan bermotor.

Salah satu korban, Agus bercerita saat kejadian dirinya sedang bermain ponsel di dalam ruko. Tiba-tiba saja ia dikejutkan munculnya api dari ruko tetangga. “Tidak ada suara ledakan, tahu-tahu muncul api,” ujar Agus ditemui wartawan di tempat kejadian.

Agus sehari-hari tinggal bersama istri dan seorang anaknya. Ia berprofesi sebagai penjual kendaraan bermotor. Ia bersyukur kendaraan yang ia jual masih sempat diselamatkan dengan bantuan warga sekitar. Kobaran api sempat mengecil saat warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.”Tapi apinya tiba-tiba membesar lagi. Untung pemadam cepat datang,” kata Imam, salah satu warga yang turut membantu memadamkan api.

Sekitar 20 menit api berkobar, sebanyak 6 unit mobil pemadam kebakaran milik Disdankartan dan BPBD Bontang diturunkan menjinakkan api. Hanya dalam waktu sekitar setengah jam, api berhasil dipadamkan.  “Tidak ada korban jiwa. Polisi masih menyelidiki penyebab kejadiannya,” kata Ahmad Rivani, Kepala Bidang Operasional Disdamkartan. (red)

Sertijab Lurah Gunung Elai, Sulistyo Ajak Pegawai dan Mitra Kelurahan Bersinergi

0
Sulistyo (dua dari kiri) saat ini menahkodai Lurah Gunung Elai

BONTANG – Nahkoda Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara resmi berganti. Sebelumnya dijabat Kasful Anwar, kini diganti Sulistyo.  Acara pisah sambut dan serah terima jabatan (sertijab) digelar di Aula Kantor Kelurahan Gunung Elai, Jalan Sawi, Rabu (3/11/2021). Turut hadir Camat Bontang Utara Sutrisno, Babinsa Serka Akhmad, Bhabinkamtibmas Aiptu Anton Sayudani, serta pengurus PKK Kelurahan Gunung Elai.

Dalam kesempatan tersebut, Kasful Anwar mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf dan mitra kelurahan atas kerja sama yang telah terbangun selama ini. Tak lupa, dirinya meminta maaf apabila selama bertugas, terdapat banyak kekurangan. “Semoga Kelurahan Gunung Elai lebih baik lagi ke depannya,” ujar Kasful.

Sementara itu dalam sambutannya sebagai lurah baru, Sulistyo turut memperkenalkan diri. Dalam kesempatan itu pula dirinya mengajak seluruh pegawai dan mitra-mitra kelurahan, untuk bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi membangun Kelurahan Gunung Elai yang lebih hebat dan beradab.

Terakhir, ucapan selamat juga diberikan Camat Bontang Utara. Dalam kesempatan itu, Sutrisno berpesan, agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang. (dar)

Profil Lurah Gunung Elai

Nama : Sulistyo, SE
TTL     : Sragen, 11 Oktober 1983

Pekerjaan

2010-2021 Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
2021 Lurah Gunung Elai

Bontang Tuan Rumah Kejurda Tenis Lapangan 2021

0
Pembukaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Lapangan 2021, Rabu (3/11/21) di Lapangan Tenis Sintuk. Foto: Diskominfo Bontang

BONTANG – Pemkot Bontang menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Lapangan 2021, yang dibuka pada Rabu (3/11/21) di Lapangan Tenis Sintuk. Kegiatan pembukaan Kejurda ini dibuka langsung oleh Walikota Bontang Basri Rase. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasihnya atas kepercayaan Provinsi Kalimantan Timur memilih Kota bontang sebagai tuan rumah Kejurda Tenis Lapangan pada 2021 ini.

Kejurda ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan tenis lapangan sebagai persiapan atlet-atlet tenis yang unggul. Basri berharap pelaksanaan Kejurda dapat menjadi langkah mencetak atlet-atlet unggul pada olahraga Tenis Lapangan.

“Harapan saya dengan pelaksanaan kejurda ini untuk terus dilaksanakan agar olahraga ini bisa menyumbangkan nama harum provinsi kaltim di pentas olahraga nasional. Saya merasa bangga dan berharap dari kejurda tenis lapangan ini mampu tercipta sebuah pola pembinaan olahraga tenis lapangan yang berkesinambungan dengan keterlibatan seluruh komponen pendukung sehingga melahirkan atlet-atlet yang handal dan mampu meraih prestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” bebernya.

Peserta Kejurda Kaltim terdiri Atlet Kota Bontang 40 orang, Atlet Kabupaten Kutim sebanyak 31 orang, Atlet Kabupaten Berau 23 orang, Atlet Kota Balikpapan 40 orang, Atlet Kota Samarinda 49 orang, Atlet Kabupaten Kukar 38 orang dan Atlet Kabupaten Paser sebanyak 22 orang. (ppid/red)

Cegah Korupsi, KPK Sosialisasi ke DPRD Bontang

0
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal

BONTANG – Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Kantor DPRD Bontang, Selasa (2/11/2021). Kunjungan kerja ini dalam rangka sosialisasi peran DPRD dalam upaya pencegahan korupsi.

Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan sosialisasi tersebut sangat penting untuk membekali wakil rakyat Bontang agar terhindar dari praktik korupsi.
“Sebenarnya ini lebih ke mengingat kembali (review), sekaligus memberikan pencerahan,” ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut berapa topik bahasan didiskusikan, seperti perencanaan dan penganggaran, fungsi pengawasan legislatif, serta jenis gratifikasi yang diizinkan dan dilarang. “Tadi teman-teman (seluruh anggota DPRD) juga sudah banyak berdiskusi dan bertanya dengan narasumber. Tentu hasil diskusi ini sangat membantu kami,” ujarnya. (bms)