Beranda blog Halaman 167

Pemkab Mahulu Ikuti Penyampaian Konsep LHP BPK RI Tahun Anggaran 2025

0
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, foto bersama jajaran Pemkab Mahulu dan tim BPK RI Perwakilan Kaltim usai mengikuti penyampaian konsep LHP di Samarinda. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengikuti penyampaian konsep Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur, Ruang Mulawarman I, Samarinda, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Mahulu Angela Idang Belawan, Sekretaris Daerah Stephanus Madang, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mengatakan forum penyampaian konsep LHP menjadi tahapan penting dalam siklus pemeriksaan keuangan daerah sebelum laporan final ditetapkan oleh BPK.

Menurutnya, dalam tahapan tersebut pemerintah daerah diberikan ruang untuk mencermati, mengklarifikasi, serta menyelaraskan berbagai temuan hasil pemeriksaan.

“Proses ini menjadi pondasi penting dalam memastikan akurasi, ketepatan, dan integritas informasi yang disajikan dalam laporan keuangan daerah,” ujarnya.

Angela menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mahulu juga memaparkan rencana aksi yang telah disusun secara sistematis dan terukur sebagai tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.

Ia menegaskan rencana aksi tersebut bukan hanya sebagai bentuk respons administratif, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat tata kelola keuangan daerah.

“Rencana aksi ini kami susun sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola keuangan daerah yang semakin baik dan akuntabel,” katanya.

Lebih lanjut, Angela menegaskan Pemerintah Kabupaten Mahulu berkomitmen terus mendorong pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas kinerja pemerintahan secara menyeluruh.

Dalam forum tersebut juga dilakukan diskusi bersama tim pemeriksa BPK dan perangkat daerah terkait dengan fokus pada penyamaan persepsi serta perumusan langkah-langkah perbaikan yang efektif dan berkelanjutan.

“Melalui partisipasi aktif dalam tahapan ini, kami ingin memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan semakin baik, transparan, dan mampu mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Voli Pantai Kubar Bidik Juara Umum dan Emas di Porprov Paser

0
Pelatih voli pantai Kutai Barat, Agustinus (kiri) dan Putu Dini Jasita Utami (kanan). Foto: Ichal/MK

SENDAWAR – Tim voli pantai Kutai Barat menargetkan meraih medali emas sekaligus juara umum pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim di Kabupaten Paser, November 2026 mendatang.

Optimisme tersebut disampaikan Pelatih Voli Pantai Kutai Barat, Agustinus, usai mengikuti rapat cabang olahraga bersama KONI Kutai Barat di Sendawar, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, target juara umum bukan sekadar ambisi semata, melainkan hasil dari proses pembinaan atlet yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau melihat peta persaingan di Kaltim, kami menargetkan juara umum, tentu tanpa mendahului kehendak Tuhan,” ujar Agustinus.

Untuk menghadapi Porprov, tim pelatih saat ini mempersiapkan 28 atlet yang akan bertanding di tiga nomor berbeda, yakni kategori U-21, 2×2, dan U-30 4×4.

Seluruh atlet disebut menjalani latihan intensif untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, hingga mental bertanding.

“Anak-anak terus berlatih dan semangat mereka sangat bagus. Itu yang membuat kami yakin bisa bersaing,” katanya.

Agustinus menilai perkembangan voli pantai Kutai Barat dalam beberapa tahun terakhir cukup signifikan. Bahkan sejumlah atlet binaan daerah berhasil menembus level provinsi hingga bergabung dalam pelatihan nasional Indonesia.

Menjelang Porprov, program latihan pun diperketat. Jika sebelumnya latihan dilakukan beberapa kali dalam sepekan, kini atlet menjalani latihan rutin setiap pagi dan sore hari.

Suami mantan atlet pelatnas, Putu Dini Jasita Utami, itu juga menyebut dukungan KONI Kutai Barat menjadi motivasi tambahan bagi atlet dan pelatih untuk memberikan hasil terbaik bagi daerah.

Meski demikian, pihaknya masih berharap adanya perhatian lebih terhadap sarana dan venue latihan permanen untuk mendukung pengembangan atlet ke depan.

“Harapan kami olahraga ini terus berkembang dan semakin banyak atlet Kutai Barat yang bisa berprestasi sampai tingkat nasional,” ucapnya.

Sementara itu, mantan atlet voli pantai nasional sekaligus peraih medali perunggu Asian Games 2018, Putu Dini Jasita Utami, yang kini menjadi pelatih utama voli pantai Kutai Barat, juga optimistis dengan potensi atlet-atlet muda daerah.

“Anak-anak Kutai Barat punya potensi besar. Kalau terus dibina dan didukung, mereka bisa bersaing sampai tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut Putu Dini, perkembangan atlet selama menjalani pembinaan menunjukkan hasil yang positif. Bahkan beberapa atlet lokal Kutai Barat kini telah berhasil menembus level nasional dan bergabung dalam pelatnas.

Ia pun optimistis tim voli pantai Kutai Barat mampu memberikan hasil terbaik di Porprov Paser mendatang berbekal pengalaman bertanding dan latihan intensif yang dijalani para atlet. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Wabup Kubar Dorong Pelajar Jadi Generasi Pencerah Bangsa

0
Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, foto bersama guru dan siswa usai menghadiri pentas seni dan pisah kenang SD Muhammadiyah 001 Melak. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, menghadiri kegiatan pentas seni dan pisah kenang peserta didik kelas VI Angkatan XVI SD Muhammadiyah 001 Melak Tahun Pembelajaran 2025-2026 yang digelar di Gedung Pertemuan Kompleks Islamic Center Melak, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Muda Berkarya Menjadi Pencerah Bangsa Demi Masa Depan Berkemajuan” dan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari para siswa.

Dalam sambutannya, Nanang Adriani meminta para pelajar menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Menurutnya, keberhasilan tidak bisa diraih secara instan, tetapi membutuhkan kerja keras, disiplin, doa, dan ketekunan.

“Jadilah generasi Kutai Barat yang mampu membawa daerah ini menjadi lebih maju di masa depan,” ujarnya.

Nanang juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan. Ia menyebut pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan, pembangunan sarana dan prasarana sekolah, hingga pengembangan kualitas tenaga pendidik.

“Berbagai program peningkatan mutu pendidikan, sarana dan prasarana sekolah hingga pengembangan kualitas tenaga pendidik akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah,” katanya.

Ia berharap sekolah-sekolah di Kutai Barat, termasuk SD Muhammadiyah 001 Melak, mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan kepedulian sosial.

Nanang turut berpesan kepada para siswa agar terus semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan tidak takut memiliki cita-cita besar.

“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah takut bermimpi besar,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan pentas seni dan pisah kenang bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi juga menjadi wadah menampilkan kreativitas, bakat, dan karakter positif siswa.

“Saya bangga melihat semangat dan penampilan anak-anak hari ini. Ini menunjukkan pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk rasa percaya diri, kreativitas, disiplin, dan kemampuan bersosialisasi,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Wakil Bupati Kutai Barat periode 2011-2016 Didik Effendi, Ketua PD Muhammadiyah Kutai Barat Rakhmat, Wakil Ketua TP PKK Kutai Barat Dewi Hairiah Nanang, serta Kepala SD Muhammadiyah 001 Melak Muhammad Samsu. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

FASI Kubar Bidik Tambahan Emas di Porprov VIII Paser

0
Ketua Pengcab Cabor Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kutai Barat, Suwanto. Foto: Ichal/MK

SENDAWAR – Pengurus Cabang (Pengcab) Cabang Olahraga Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kutai Barat menyatakan kesiapan penuh menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim yang akan digelar di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026 mendatang.

Ketua Pengcab FASI Kutai Barat, Suwanto, mengatakan pihaknya terus mematangkan persiapan atlet menjelang ajang olahraga empat tahunan tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah cepat KONI Kutai Barat yang mulai melakukan pendataan dan penginputan atlet untuk Porprov.

“Kami dari FASI Kutai Barat mengapresiasi kepengurusan KONI Kubar yang sudah bergerak cepat memberikan dukungan kepada cabang olahraga dalam menghadapi Porprov. Saat ini KONI juga sedang melakukan proses penginputan atlet,” ujar Suwanto usai menghadiri rapat kerja KONI bersama para ketua cabor se-Kutai Barat, Jumat (22/5/2026).

Menurut Suwanto, berdasarkan hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 lalu, FASI Kubar berhasil meraih total 15 medali yang terdiri dari enam emas, lima perak, dan empat perunggu.

“Enam emas itu terdiri dari tiga emas nomor paralayang, dua paramotor, dan satu aeromodelling. Jadi total keseluruhan ada 15 medali,” jelasnya.

Menghadapi Porprov nanti, FASI Kubar menargetkan peningkatan prestasi dengan membidik tambahan medali emas.

“Harapan kami minimal bisa mempertahankan enam emas yang sudah ada. Tapi kami optimistis bisa menambah menjadi tujuh atau delapan emas,” katanya.

Saat ini, lanjut Suwanto, pihaknya juga mulai mempersiapkan program Training Camp (TC) bagi atlet-atlet FASI Kubar. Namun, ia mengakui masih terdapat kendala pada fasilitas latihan yang berada di kawasan Gunung Es.

Menurutnya, lokasi latihan atau “Penyu” yang biasa digunakan atlet kini dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perhatian pemerintah maupun KONI agar bisa kembali difungsikan.

“Lokasi latihan saat ini belum bisa digunakan karena harus dibersihkan terlebih dahulu. Kami berharap ini bisa menjadi perhatian pemerintah dan KONI agar latihan atlet bisa maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini FASI Kutai Barat memiliki sekitar 12 atlet yang dipersiapkan untuk Porprov. Namun, pihaknya masih menunggu keputusan final terkait jumlah atlet yang akan diberangkatkan karena mempertimbangkan efisiensi anggaran.

“Kami berharap semua atlet FASI bisa berangkat dan tampil di Porprov nanti,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Viral Isu Begal dan Pembunuhan Anak di Balikpapan Timur Ternyata Hoaks

0
Tangkapan layar video lama yang disebarkan dengan narasi hoaks seolah terjadi di Balikpapan Timur. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN — Polsek Balikpapan Timur memastikan informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan tindak pidana begal dan pembunuhan sadis di wilayah Balikpapan Timur adalah tidak benar atau hoaks. Video yang viral tersebut dipastikan merupakan peristiwa lama yang terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Desember 2024.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Kumontoy, melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen, mengatakan pihaknya melakukan monitoring media sosial pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.

Dari hasil pemantauan ditemukan sebuah postingan video disertai narasi provokatif yang menyebut telah terjadi pembunuhan sadis terhadap seorang anak kecil di kawasan Balikpapan Timur.

“Setelah dilakukan identifikasi dan penelusuran, video tersebut diketahui berasal dari kasus pembunuhan balita di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang terjadi pada 25 Desember 2024 lalu,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Kapolsek menjelaskan, dalam kasus sebenarnya korban berinisial MF (3) diduga dibunuh kakak kandungnya sendiri berinisial KK (21) di kawasan perumahan karyawan perusahaan perkebunan sawit di Desa Danau Buntar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

Peristiwa itu terungkap setelah kedua orang tua korban pulang berdagang durian dan menemukan rumah dalam keadaan berantakan serta terdapat bercak darah di lantai. Korban kemudian ditemukan meninggal dunia di tempat pembuangan sampah dalam kondisi mengenaskan.

Pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa langsung diamankan aparat kepolisian setempat bersama barang bukti berupa egrek atau pisau pemanen sawit yang digunakan untuk melakukan pembunuhan.

“Hasil pengecekan lapangan yang dilakukan personel Intelkam Polsek Balikpapan Timur memastikan tidak ada kejadian pembunuhan maupun tindak kekerasan seperti yang dinarasikan dalam postingan viral tersebut,” jelasnya.

Petugas juga mendatangi wilayah Kelurahan Manggar dan sekitar SMPN 8 Balikpapan Timur yang disebut dalam narasi video. Dari hasil klarifikasi kepada warga sekitar, tidak ada masyarakat yang mengetahui ataupun menyaksikan kejadian tersebut.

“Situasi wilayah Kelurahan Manggar dan sekitarnya dipastikan aman dan kondusif,” tambahnya.

Polisi menilai penyebaran video lama dengan narasi seolah-olah terjadi di Balikpapan Timur berpotensi menimbulkan keresahan dan kepanikan masyarakat, terlebih karena narasi tersebut menyebut lokasi berada di sekitar sekolah.

Untuk mencegah penyebaran informasi serupa, Polsek Balikpapan Timur telah melakukan patroli siber, monitoring media sosial, pengecekan lokasi, hingga penyampaian klarifikasi kepada masyarakat.

“Polisi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial dan memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain,” tegas AKP Chusen. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Polres Kutim Siapkan Patroli dan Perahu Kano Pasca Meluapnya Sungai Sangatta

0
Debit Air Sungai Sangatta Meningkat, Polisi Sisir Bantaran Sungai. (Dok.Polres Kutim)

SANGATTA – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kutai Timur (Kutim) dalam beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Sangatta terus mengalami kenaikan. Mengantisipasi potensi banjir, Sat Samapta Polres Kutai Timur bergerak cepat melakukan patroli monitoring di sejumlah kawasan rawan terdampak.

Patroli dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kutai Timur AKP Subeki didampingi Kanit Patroli Aiptu Budi Wiyono bersama personel Satsamapta. Sebelum turun ke lapangan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti Arahan Pimpinan (AAP) di halaman Mapolres Kutim.

Dalam arahannya, personel diminta meningkatkan kewaspadaan serta aktif memantau kondisi debit air di kawasan bantaran sungai yang berpotensi terdampak luapan air.

Sejumlah titik menjadi fokus pemantauan, di antaranya kawasan Jalan Loa Mali, Jembatan I.A Moies hingga Jembatan Kampung Kajang. Selain patroli darat, personel juga menyiapkan kendaraan operasional berupa truk Dalmas dan perahu kano guna mendukung evakuasi apabila kondisi darurat terjadi sewaktu-waktu.

Kasat Samapta Polres Kutim AKP Subeki mengatakan patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi masyarakat tetap aman di tengah meningkatnya debit air Sungai Sangatta.

“Personel kami turun langsung memantau perkembangan debit air di sejumlah titik rawan. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Dari hasil monitoring sementara, debit air Sungai Sangatta diketahui mulai meningkat dan mendekati kawasan permukiman warga. Meski demikian, kondisi hingga saat ini masih terpantau aman dan terkendali.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan jajaran Polres Kutim disiagakan penuh menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya intensitas hujan.

“Kami menginstruksikan seluruh personel untuk aktif melakukan patroli dan pemantauan di titik rawan banjir. Langkah ini penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila situasi berkembang,” tegasnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran Sungai Sangatta, agar terus memantau kondisi cuaca dan segera melapor melalui layanan 110 apabila menemukan tanda-tanda kondisi darurat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan guna memantau perkembangan debit air Sungai Sangatta.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Satlantas Kutim Perketat Pemeriksaan Kendaraan Angkutan Jelang Liburan Iduladha

0
Proses pengecekan yang dilakukan Petugas. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Menjelang libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Satlantas Polres Kutai Timur memperketat pemeriksaan kendaraan angkutan umum maupun angkutan barang melalui kegiatan ramp check (ramcek).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan yang beroperasi di wilayah Kutai Timur berada dalam kondisi laik jalan, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur panjang Idul Adha.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan penumpang selama perjalanan.

Dalam pemeriksaan itu, petugas mengecek berbagai komponen penting kendaraan, mulai dari sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan dan kesiapan pengemudi.

Selain melakukan pengecekan teknis, personel Satlantas juga memberikan edukasi kepada para sopir agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan penumpang.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, terutama saat momentum libur keagamaan yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan.

“Melalui kegiatan ramcek ini kami ingin memastikan kendaraan angkutan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi layak jalan sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Ia juga mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk serta selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh sopir dan pengusaha transportasi untuk tidak mengabaikan faktor keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sangat penting demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Tak hanya kepada pengemudi, edukasi juga diberikan kepada masyarakat terkait pentingnya penggunaan sabuk pengaman, mematuhi batas kecepatan, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara.

Satlantas Polres Kutim memastikan kegiatan pengawasan terhadap kendaraan angkutan akan terus dilakukan selama periode libur Idul Adha guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kutai Timur.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Ular Piton 5 Meter Sembunyi di Gorong-gorong Berhasil Dievakuasi

0
Petugas Disdamkartan Bontang melakukan evakuasi terhadap ular piton. (Ist).

BONTANG – Seekor ular piton berukuran besar membuat geger di kawasan Jalan S. Parman, tepatnya di turunan Dana Pensiun, Sabtu (23/5/2026) kemarin.

Ular sepanjang kurang lebih lima meter itu ditemukan berada di area operator jaringan gas (jargas), sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang.

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengatakan bahwa laporan pertamanya diterima melalui layanan CS 112, dari petugas jargas yang melihat keberadaan ular besar di sekitar area kerja mereka.

Mendapat laporan tersebut, petugas Rescue Regu 3 yang sedang berjaga piket langsung bergerak cepat menuju lokasi keberadaan ular dan melakukan penanganan.

Akan tetapi dalam proses evakuasi ular tersebut tidak berjalan dengan mudah. Saat petugas tiba di lokasi, ular diketahui bersembunyi di dalam saluran air atau gorong-gorong sempit, sehingga menyulitkan proses penangkapan.

“Tim rescue pun harus menggunakan peralatan khusus, untuk menarik ular keluar dari persembunyiannya. Petugas bisa dengan mudah mengeluarkan ularnya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).

Proses evakuasi berlangsung cukup memakan waktu lebih dari satu jam, dimana petugas harus bekerja dengan ekstra hati-hati agar ular tidak menyerang, maupun kabur ke area pemukiman warga.

Meski menghadapi medan yang sulit, ular piton tersebut akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban ataupun gangguan di sekitar lokasi. Petugas yang turun pun pastinya menggunakan pengaman serta alat bantuan yang aman, agar tidak terjadi resiko yang tak diinginkan.

“Walaupun prosesnya sedikit lama, tapi alhamdulillah ularnya berhasil dievakuasi. Sebab ular ini tidak main-main, ukurannya terbilang cukup besar,” tambahnya.

Adanya kejadian tersebut, petugas Disdamkartan Bontang turut kembali mengimbau ke masyarakat, agar segera melapor apabila menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan permukiman.

Warga juga diminta agar tidak mencoba-coba menangani atau mengevakuasi hewan liar tersebut sendirian, apalagi menangkapnya dengan tangan kosong tanpa alat bantuan yang aman.

“Sekali lagi kami ingatkan ke masyarakat, demi menghindari risiko gigitan maupun serangan yang dapat membahayakan keselamatan. Hindari untuk menangkap sendiri, lebih baik hubungi pihak damkar,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Rumah yang Terbakar di Kampung Jawa Masih Tahap Renovasi

0
Terjadi kebakaran di Jalan P Suryanata, Kampung Jawa, Kota Bontang. (Dwi S).

BONTANG – Rumah yang terbakar di Jalan P Suryanata, tepatnya di Gang Pemula, RT.19, Kampung Jawa, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (25/5/2026), sekitar pukul 06.30 Wita tadi, rupanya masih dalam kondisi renovasi.

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengatakan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga sekitar yang terdampak. Rumah yang terbakar diketahui masih dalam tahapan renovasi dan belum ditempati oleh pemiliknya.

“Jadi rumah ini posisinya masih tahapan renovasi, jadi belum dihuni. Pemiliknya pun mengatakan akan dihuni nantinya usai lebaran. Untungnya juga api tak sempat merembet ke rumah lainnya,” tambahnya.

Sempat muncul dugaan ada korban yang terjebak di dalam rumah. Namun, penjaga rumah yang saat itu sedang berada di lokasi kebakaran, berhasil keluar saat api mulai membesar meski sempat mengalami sesak napas akibat kepanikan.

“Iya ada penjaganya ternyata di dalam, tapi berhasil keluar. Sempat mengalami sesak napas, kami coba tadi berikan bantuan, akan tetapi pemilik rumah menolak sebab pihak pemilik rumah ingin mengantarkannya sendiri untuk ke Puskesmas,” bebernya.

Hingga saat ini, untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dengan pasti, kobaran api muncul dari mana. Sehingga untuk mencari penyebabnya, semuanya akan diserahkan ke pihak kepolisian.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Cegah Risiko Sejak Dini, PLN UPP KLT 3 Latih Pegawai Tanggap Darurat Kebakaran

0
Instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda menyiapkan peralatan APAR sebelum pelaksanaan praktik pemadaman api dalam kegiatan pelatihan tanggap darurat kebakaran di PLN UPP KLT 3. (ist)

SAMARINDA — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda menggelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran dan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di halaman Kantor PLN UPP KLT 3, Senin (25/5).

Pelatihan ini digelar tidak hanya untuk memastikan pegawai dan karyawan memahami dengan benar prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), tetapi juga mampu bertindak dengan tenang saat menghadapi potensi dan kondisi kebakaran di area kerja.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami sumber-sumber pemicu kebakaran, cara mencegahnya, mengenali fungsi Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga mempraktikkan langsung cara memadamkan api dan melakukan evakuasi secara aman.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, secara terpisah menyampaikan bahwa keselamatan kerja harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kerja sehari-hari, terutama dalam lingkungan proyek kelistrikan yang menuntut ketelitian dan disiplin tinggi.

“Keselamatan harus menjadi kebiasaan dalam bekerja, bukan hanya dipahami saat ada pelatihan. Karena itu, kami ingin setiap pegawai memiliki pemahaman dan keberanian untuk mengambil langkah yang benar sesuai dengan Standart Operasional Prosedur ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Basuki.

Menurut Basuki, kemampuan mengenali bahaya sejak awal sangat penting agar pegawai tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat. Dengan pemahaman yang baik, risiko dapat ditekan dan keselamatan orang-orang di area kerja tetap terjaga.

“Dalam pekerjaan kelistrikan, hasil akhir adalah penting, namun proses menuju ke sana harus tetap aman bagi semua pihak yang terlibat. Ini yang terus kami tanamkan di seluruh unit kerja PLN UIP KLT,” tambahnya.

Sementara itu, Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menyampaikan bahwa pelatihan ini diinisiasi oleh bidang K3L PLN UPP KLT 3 sebagai bentuk penguatan kesiapan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan kerja.

“Saat kebakaran terjadi, kepanikan sering menjadi tantangan pertama. Melalui latihan ini, pegawai belajar apa yang harus dilakukan, siapa yang harus dihubungi, dan bagaimana menyelamatkan diri maupun orang di sekitar dengan aman,” ujar Junaedi.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara terstruktur dengan pendampingan instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda. Selain menerima materi, peserta juga mengikuti praktik penggunaan APAR dan simulasi evakuasi untuk memahami alur penanganan darurat secara langsung.

Pelatihan ini diharapkan membuat pegawai lebih percaya diri saat menghadapi kondisi darurat, sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama untuk menjaga area kerja tetap aman.

Ke depan, PLN UIP KLT akan terus mendorong penerapan K3 di setiap unit kerja agar proses pembangunan kelistrikan berjalan aman, tertib, dan tetap memberi manfaat bagi masyarakat Kalimantan Timur, termasuk Samarinda dan sekitarnya. (Bom)