Beranda blog Halaman 199

Bung Karno Cup Kubar Resmi Digelar, Bupati Ajak Junjung Sportivitas

0

SENDAWAR – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kutai Barat yang juga Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin menegaskan Bung Karno Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi momentum memperkuat persatuan dan semangat gotong royong masyarakat.

Hal itu disampaikan Frederick Edwin saat membuka Turnamen Sepak Bola dan Volleyball Bung Karno Cup I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Rarakuta, Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu (9/5/2026) sore.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kutai Barat yang juga Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin saat membuka Turnamen Sepak Bola dan Volleyball Bung Karno Cup I Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Rarakuta Barong Tongkok. Foto: Istimewa

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Bung Karno. Semangat Bung Karno tentang persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan semangat membangun bangsa harus terus kita hidupkan, salah satunya melalui olahraga,” ujarnya.

Turnamen tersebut mengusung tema “Sempekat Bersama, Pasti Bisa” yang dinilai sangat relevan dengan semangat kebersamaan masyarakat Kutai Barat.

Frederick Edwin mengapresiasi seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan tersebut dan berharap Bung Karno Cup mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda.

Menurutnya, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, meningkatkan disiplin, mempererat persaudaraan hingga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan aktivitas ekonomi lokal selama turnamen berlangsung.

“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga tentang membangun karakter, kerja sama, semangat juang, serta mempererat persaudaraan,” katanya.

Ia berharap Bung Karno Cup dapat melahirkan atlet-atlet muda potensial dari Kutai Barat yang nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

Selain itu, Frederick Edwin juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan berlangsung.

“Menang jangan sombong, kalah jangan berkecil hati. Kemenangan terbesar adalah ketika kita mampu menjaga persatuan dan kehormatan bersama,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, lanjut dia, mendukung penuh kegiatan positif seperti Bung Karno Cup dan berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda tahunan olahraga masyarakat di Barong Tongkok.

“Semoga Bung Karno Cup terus berlanjut menuju Bung Karno Cup II dan seterusnya demi mewujudkan Kutai Barat yang semakin Sejahtera, Aman, Adil, Merata dan Beradat,” pungkasnya.

Usai menyampaikan sambutan, Frederick Edwin secara resmi membuka turnamen dengan melakukan tendangan bola pertama sekaligus menyerahkan piala bergilir.

Kegiatan tersebut turut dihadiri mantan Bupati Kutai Barat dua periode Ismail Thomas, Anggota DPRD Kubar Fraksi PDI Perjuangan Yudi Hermawan, Kepala Dispora Gamas Laden, Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumardi, Camat Barong Tongkok Martinus Rudy, Ketua TGM Alsiyus, Ketua KNPI Ferlita Ananda, serta sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Kutai Barat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Berdiri di Tanah Pemkot, Kios Pedagang Rawa Indah dibongkar

0
Proses pembongkaran kios di kawasan Pasar Taman Rawa Indah. (Syakurah)

BONTANG – Pembongkaran 3 kios yang diisi 9 pedagang dengan bangunan semi permanen di kawasan Pasar Taman Rawa Indah Jalan KS. Tubun dilaksanankan Senin (11/5/2026).

Hendra Parial, Kasi Pemerintahan Kelurahan Tanjung Laut Indah menjelaskan bahwa bangunan tersebut berdiri di atas tanah pemkot dan sudah diberikan sosialisasi sejak setelah lebaran Idul Fitri lalu.

“Kami sudah bersurat ke mereka, karena banyak kegiatan di kelurahan, baru bisa dibongkar sekarang,” katanya.

Adapun pihaknya menggandeng Satpol PP untuk melakukan penertiban tersebut. Saat di lokasi, pedagang sudah mulai melakukan pembongkaran secara mandiri, setelah sehari sebelumnya diberikan surat peringatan.

“Alhamdulillah mereka kooperatif,” singkatnya.

Selain melakukan penertiban bangunan liar di tanah pemkot, pembersihan ini juga dikarenakan terdapat pembangunan koperasi merah putih yang saat ini sedang berprogres di wilayah tersebut, dimana truk pengangkut material akan berlalu lalang selama proses pembangunan hingga peresmian.

Terkait penindakan lanjutkan atas penjual-penjual lain yang dinilai belum tertib akan dilakukan penjadwalan kembali, “Kami akan jadwalkan kembali untuk tindak selanjutnya,” tuturnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Polisi Amankan Uang Miliaran dan Dolar dari Markas Judi Online WNA

0
Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait penangkapan ratusan WNA yang terlibat jaringan judi online internasional di Jakarta. Foto: Dok. Polri

JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengamankan uang tunai miliaran rupiah hingga berbagai mata uang asing dalam pengungkapan markas judi online jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.

Penggerebekan tersebut turut menyeret ratusan warga negara asing (WNA) yang diduga menjadi operator aktivitas perjudian daring lintas negara.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Wira Satya Triputra mengatakan total uang rupiah yang disita dari lokasi diperkirakan mencapai Rp1,9 miliar.

“Jumlah nominal uang sebetulnya sudah ada. Yang pasti untuk uang Rupiah ini diperkirakan sekitar Rp1,9 sekian miliar. Kemudian pecahan uang Vietnam itu 53.820.000, kemudian pecahan dolar itu sebanyak 10.210,” ujar Wira saat konferensi pers di lokasi, Sabtu (9/5/2026).

Selain uang tunai, penyidik juga menyita sejumlah barang yang diduga digunakan untuk mendukung operasional judi online, mulai brankas, paspor, telepon genggam, laptop hingga komputer.

“Dari pelaksanaan proses penindakan yang kami lakukan, kami telah mengamankan berbagai jenis barang bukti, yaitu brankas, paspor, handphone, laptop, PC komputer, dan uang tunai dari berbagai macam negara,” katanya.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan total 321 WNA dari berbagai negara.

Dari jumlah itu, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk sementara kami sudah menetapkan 275 orang,” jelas Wira.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sindikat judi online tersebut diketahui baru menjalankan aktivitasnya di Jakarta selama sekitar dua bulan sebelum akhirnya digerebek polisi.

“Dari hasil pemeriksaan, kurang lebih selama dua bulan. Baru dua bulan,” ungkapnya.

Wira menjelaskan para operator tinggal di sekitar kawasan gedung perkantoran tersebut, sedangkan ruangan di dalam tower hanya digunakan khusus untuk operasional perjudian online.

“Mereka rata-rata tinggal di daerah seputaran tower ini. Jadi di atas itu pure hanya digunakan untuk operasional daripada kegiatan perjudian online,” ujarnya.

Polisi juga mendalami proses perekrutan para WNA yang bekerja dalam jaringan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian besar pelaku mengaku memang datang ke Indonesia untuk bekerja di industri judi online.

“Sebagian besar mereka memang sudah tahu kalau ke sini tujuannya untuk bekerja di judi online,” kata Wira.

Ia menegaskan kasus yang diungkap Bareskrim tersebut merupakan praktik perjudian online murni dan bukan kejahatan penipuan daring atau scam.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan guna menelusuri aliran dana serta jaringan internasional yang terlibat dalam operasional judi online tersebut. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

PN Samarinda Tinjau Langsung Objek Sengketa Yayasan Melati

0
Pemeriksaan setempat oleh Pengadilan Negeri Samarinda di kawasan Yayasan Melati Samarinda Seberang. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Samarinda menggelar Pemeriksaan Setempat (PS) atau sidang lapangan terhadap objek sengketa dalam perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) antara Yayasan Melati melawan Pemerintah Provinsi Kaltim, Jumat (8/5/2026).

Ketua Yayasan Melati, Ida Farida mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan langsung di kawasan Kampus Melati untuk melihat kondisi fisik objek yang menjadi pokok sengketa.

“Pada hari ini, Jumat, 8 Mei 2026, tadi siang telah dilaksanakan Pemeriksaan Setempat atau sidang lapangan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda,” ujarnya.

Ia menjelaskan perkara tersebut terdaftar dengan nomor 180/Pdt.G/2025/PN Samarinda.

Dalam pemeriksaan tersebut, Majelis Hakim meninjau sejumlah fasilitas pendidikan yang masuk dalam materi gugatan, mulai bangunan ruang kelas, asrama, hingga fasilitas penunjang lainnya.

“Majelis Hakim melihat langsung kondisi fisik objek sengketa di Kampus Melati, seperti bangunan ruang kelas, asrama, dan fasilitas pendidikan lainnya,” katanya.

Pihak Yayasan Melati hadir bersama jajaran pengurus yayasan dan tim kuasa hukum selama proses pemeriksaan berlangsung.

Sejumlah unsur pembina yayasan juga turut mendampingi agenda sidang lapangan tersebut.

Ida menuturkan proses hukum perkara masih terus berjalan dan dalam agenda selanjutnya persidangan akan memasuki tahapan pemeriksaan saksi serta saksi ahli dari pihak Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Agenda selanjutnya adalah mendengarkan keterangan saksi dan saksi ahli dari pihak Pemerintah Provinsi, yang dijadwalkan berlangsung pada minggu ini dan minggu depan,” ucapnya.

Menurut Ida, Majelis Hakim juga sempat menawarkan opsi damai kepada kedua pihak yang bersengketa.

Ia menilai ruang diskusi untuk penyelesaian secara damai masih terbuka selama proses hukum berjalan.

“Dalam prosesnya, Hakim juga menawarkan opsi damai kepada para pihak, dan ruang diskusi untuk itu masih sangat dimungkinkan,” jelasnya.

Ia pun meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak melakukan tindakan sepihak terhadap objek sengketa sebelum adanya putusan berkekuatan hukum tetap.

“Kami berharap kejadian seperti kemarin adanya upaya bongkar paksa dan sebagainya tidak terulang lagi. Mari kita tunggu bersama sampai proses hukum ini selesai dan memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah,” tegasnya. (MK)

Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S

Buka Gerai Baru Franchise Kopi di Bontang Tetap Wajib Urus NIB Daerah

0
Ilustrasi franchise. (AI)

BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menegaskan, setiap usaha franchise atau waralaba yang membuka cabang baru di daerah tetap wajib mengurus legalitas usaha lokal, meski perusahaan induknya telah mengantongi izin dari pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan menyusul hadirnya gerai baru Kopi Kenangan di Jalan Ahmad Yani, Bontang Utara. Pemerintah meminta operasional gerai tersebut tetap melengkapi Nomor Induk Berusaha (NIB) sesuai lokasi usaha di daerah.

Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Sofyansyah, mengatakan pengurusan NIB diperlukan karena cabang usaha tersebut berdiri di bangunan dan lokasi baru di Kota Bontang.

“Walaupun perusahaan pusat sudah memiliki perizinan, ketika membuka cabang baru di daerah tetap harus menyesuaikan administrasi dan legalitas usaha sesuai lokasi operasionalnya,” ujarnya, Kamis (8/5/2026).

Menurut dia, sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) saat ini mempermudah pelaku usaha franchise dalam melakukan pengurusan izin secara cepat dan terintegrasi. Karena itu, DPMPTSP terus mendorong seluruh pelaku usaha yang membuka cabang di Bontang agar segera melengkapi administrasi perizinan.

“Kami mengimbau seluruh usaha franchise maupun waralaba yang membuka cabang di Bontang, agar segera mengurus legalitas usahanya,” katanya.

Ia menegaskan, legalitas usaha penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mendukung tertib administrasi investasi di daerah.

Selain itu, keberadaan usaha yang memiliki izin resmi juga dinilai berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari sektor pajak maupun retribusi.

“Semakin banyak usaha yang memiliki legalitas resmi, tentu akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan daerah,” sebutnya.

DPMPTSP Bontang juga memastikan pemerintah daerah terbuka terhadap masuknya investor baru, termasuk di sektor kuliner dan jasa, selama persyaratan administrasi dipenuhi.

“Kami pada prinsipnya mempermudah investasi yang masuk, asalkan administrasinya lengkap. Karena keberadaan usaha baru juga membuka lapangan pekerjaan,” tandasnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Layanan Perizinan DPMPTSP Bontang Sudah Full Digital, Warga Masih Pilih Datang Langsung

0
Idrus Jafung Penataan perizinan DPMPTSP Bontang. (Syakurah)

BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang memastikan seluruh layanan perizinan saat ini telah berbasis digital. Namun demikian, sebagian besar masyarakat masih memilih datang langsung ke kantor untuk mendapatkan pendampingan saat mengurus izin usaha.

Jabatan Fungsional Penata Perizinan DPMPTSP Bontang, Idrus, mengatakan seluruh sistem pelayanan saat ini sudah terintegrasi secara online, mulai dari Online Single Submission (OSS), Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), hingga Mal Pelayanan Publik Digital.

“Kalau kami semua online. Baik itu OSS, perizinan digital, MPP Digital, sampai SIMBG semuanya sudah online,” ujarnya.

Meski begitu, menurut Idrus, kebiasaan masyarakat yang lebih nyaman melakukan konsultasi secara langsung membuat layanan tatap muka di kantor tetap ramai setiap harinya.

“Masyarakat di Bontang ini lebih suka bertatap muka. Mereka merasa lebih mudah kalau dibimbing langsung. Bahkan yang muda-muda saja mengurus NIB tetap datang ke kantor,” katanya.

DPMPTSP Bontang, lanjut Idrus, tetap membuka layanan pendampingan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses sistem digital perizinan.

“Kalau secara perizinan kita pasti melakukan pendampingan dengan masyarakat. Karena kadang masyarakat masih bingung atau tidak mau ribet mengurus sendiri secara online,” pungkasnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Ferrari Rp6,5 Miliar hingga McLaren Rp2,8 Miliar Dilelang Kejagung

0
Deretan aset mewah hasil rampasan perkara korupsi dipamerkan Kejaksaan Agung melalui BPA saat Car Free Day di kawasan GBK, Jakarta, Minggu (10/5/2026). Foto: Dok. Kejagung

JAKARTA — Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti lelang berbagai aset rampasan negara melalui BPA Fair 2026 yang berlangsung pada 18–24 Mei 2026.

Lelang tersebut menghadirkan sederet kendaraan premium hasil rampasan perkara tindak pidana, mulai Ferrari, McLaren, Ducati, Porsche, Harley Davidson hingga Mercedes-Benz.

Dari pantauan katalog resmi Lelang.go.id, Ferrari 488 warna merah menjadi aset dengan nilai limit tertinggi yakni Rp6.595.215.000 dengan uang jaminan Rp1,32 miliar.

Selain Ferrari, terdapat McLaren warna biru muda dengan harga limit Rp2.867.550.000 dan uang jaminan Rp573 juta.

Motor Ducati Superleggera V4 juga menjadi perhatian dengan harga pembukaan Rp1.473.959.000 serta jaminan Rp736.979.500.

Sementara Mercedes-Benz warna hitam dibuka senilai Rp825.874.400 dengan uang jaminan Rp85 juta.

Tak hanya itu, BMW S1000RR M Package ikut dilelang dengan harga limit Rp441.350.000 dan uang jaminan Rp220.675.000.

Menariknya, ada pula Harley Davidson Road Glide yang dibuka mulai Rp71.547.600, serta Hyundai IONIQ 5 putih dengan harga limit Rp152.277.400.

Kepala BPA Kejaksaan RI, Kuntadi mengatakan masyarakat umum dapat mengikuti lelang dengan terlebih dahulu membuat akun resmi peserta lelang.

“Setelah itu membayar jaminan, dan setelah membayar jaminan baru pada hari dan jam yang ditentukan mengikuti kegiatan lelangnya,” ujar Kuntadi di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Untuk mengikuti lelang, masyarakat dapat melakukan registrasi melalui situs resmi Lelang.go.id yang dikelola Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.

Berikut tahapan mengikuti lelang BPA Fair 2026:

1. Registrasi akun di Lelang.go.id
Peserta wajib membuat akun dan melengkapi data identitas sesuai ketentuan.

2. Melihat katalog barang lelang
Daftar aset yang akan dilelang dapat diakses melalui katalog BPA Fair 2026.

3. Membayar uang jaminan
Peserta harus menyetorkan dana jaminan sesuai nominal barang yang diminati.

4. Mengikuti proses bidding online
Penawaran dilakukan sesuai jadwal lelang pada 18–24 Mei 2026.

5. Pelunasan bagi pemenang
Peserta dengan penawaran tertinggi wajib melunasi pembayaran sebelum aset diserahkan.

Selain kendaraan premium, BPA juga melelang tas Hermes, Dior, Louis Vuitton, perhiasan, hingga sejumlah aset properti berupa rumah, ruko, dan tanah.

Menurut Kuntadi, kegiatan ini bukan sekadar penjualan aset rampasan negara, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat transparansi pengelolaan barang sitaan sekaligus mempercepat pemulihan kerugian negara.

“Acara ini kami adakan untuk lebih membuka diri, untuk lebih mengukur integritas kita, untuk lebih mempercepat proses penjualan dalam rangka pemulihan kerugian negara,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Agung berharap masyarakat semakin memahami mekanisme lelang resmi pemerintah sekaligus mendorong keterbukaan pengelolaan aset hasil tindak pidana melalui platform resmi pemerintah. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Barang Mewah Hasil Sitaan Dipamerkan ke Publik di CFD Jakarta

0
Deretan aset mewah hasil sitaan dan rampasan negara dipamerkan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung RI saat kegiatan CFD di kawasan GBK Jakarta. Foto: Dok. Kejagung

JAKARTA — Kawasan Car Free Day di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (10/5/2026), mendadak dipenuhi deretan aset mewah hasil sitaan dan rampasan negara yang dipamerkan Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI.

Salah satu yang paling mencuri perhatian pengunjung adalah mobil sport Ferrari 488 dengan nilai pembukaan lelang mencapai Rp6,5 miliar.

Selain itu, turut dipamerkan Ducati Superleggera V4 yang dibanderol mulai Rp1,4 miliar, Harley Davidson Road Glide, hingga Porsche 911 berwarna silver.

Tak hanya kendaraan mewah, masyarakat juga dapat melihat langsung berbagai barang branded hasil sitaan negara seperti tas Hermes, Dior, dan Louis Vuitton.

Sejumlah perhiasan hingga lukisan emas turut dipamerkan sebagai bagian dari aset yang akan dilelang pemerintah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju BPA Fair 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 21 Mei mendatang.

Melalui kegiatan itu, Kejaksaan Agung ingin memperkenalkan proses lelang aset negara kepada publik sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan barang rampasan hasil tindak pidana.

Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Kuntadi mengatakan kegiatan di ruang publik seperti CFD dipilih agar masyarakat lebih mengenal fungsi dan tugas BPA dalam pengelolaan aset hasil tindak pidana.

“BPA sudah hadir sejak dua tahun lalu dan sudah banyak melakukan penjualan barang. Namun ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan maupun fungsi Badan Pemulihan Aset. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin lebih membuka diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kuntadi, BPA Fair bukan sekadar ajang pamer barang lelang, tetapi juga bagian dari upaya mempercepat pemulihan kerugian negara dan pengembalian hak korban kejahatan melalui mekanisme lelang yang transparan.

Ia menjelaskan masyarakat tidak hanya dapat melihat aset yang dipamerkan, tetapi juga belajar langsung mengenai proses lelang resmi pemerintah.

Bahkan, pengunjung diberi kesempatan membuat akun lelang secara langsung di lokasi dengan pendampingan petugas.

“Pengunjung bisa melihat langsung beberapa barang yang akan dilelang, mengenal bagaimana proses lelang berlangsung, bahkan bisa membuat akun lelang di tempat yang akan dibantu oleh petugas,” katanya.

BPA Fair 2026 disebut menjadi bagian dari strategi Kejaksaan Agung untuk meningkatkan keterbukaan pengelolaan aset sitaan negara sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam proses lelang resmi pemerintah. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Gratispol Mulai Cair di Unmul, Mahasiswa Unmul Akhirnya Bernapas Lega

0
Gerbang Universitas Mulawarman dengan tambahan editing logo program Gratispol. Foto: Istimewa

SAMARINDA — Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) penerima program Gratispol tahap dua akhirnya mulai menerima pengembalian uang kuliah tunggal (UKT) yang sebelumnya dibayarkan secara mandiri.

Pencairan pengembalian dana atau reimburse UKT tahap kedua mulai diterima mahasiswa sejak awal Mei 2026.

Sejumlah mahasiswa mengaku lega setelah dana yang sempat dinanti selama beberapa bulan akhirnya masuk ke rekening masing-masing.

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Unmul angkatan 2024 asal Kabupaten Paser, Abika Ramadhan mengatakan dirinya menerima pengembalian UKT Gratispol tahap kedua pada 7 Mei 2026.

Menurutnya, sejak awal sebenarnya mahasiswa sudah mendapat informasi bahwa dana dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah disalurkan ke pihak kampus. Namun proses pencairan ke mahasiswa memerlukan waktu cukup lama.

“Dari surat yang beredar dari Pemprov itu sebenarnya sudah diberitahukan bahwa dana sudah ada di pihak kampus. Tapi di kampus sendiri beberapa kali ada informasi bakal cair dan baru di awal Mei ini tahap keduanya benar-benar cair,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).

Selama menunggu pencairan, mahasiswa disebut aktif mencari informasi kepada birokrat kampus terkait kepastian pengembalian UKT yang telah dibayarkan pada awal semester.

Ia menjelaskan, sebelum pencairan dilakukan mahasiswa diminta mengisi nomor rekening melalui sistem AIS mahasiswa.

Setelah seluruh data rekening terkumpul, dana mulai dikembalikan kepada mahasiswa.

“Jadi edaran kemarin lebih ke pengisian rekening di web AIS mahasiswa. Setelah semua data terkumpul baru pihak kampus melakukan pencairan pengembalian UKT,” katanya.

Abika menilai program Gratispol sangat membantu mahasiswa. Namun ia berharap ada peningkatan transparansi informasi agar mahasiswa tidak bingung menunggu kepastian pencairan.

“Karena kita lihat sendiri dananya sudah disalurkan, tapi keterbukaan informasi dari pihak kampus sering hilang-hilang. Jadi mahasiswa bingung apakah UKT sudah dibayarkan atau bisa direimburse kembali,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Adhwa Syafaatul Fajrina, mahasiswa Pendidikan Masyarakat Unmul angkatan 2024 asal Kabupaten Paser.

Ia mengaku sempat ragu terhadap program Gratispol, terutama terkait kepastian pengembalian UKT.

“Awalnya sebagai mahasiswa sempat ragu juga sama program ini, apalagi soal pembayaran UKT. Takutnya cuma wacana atau proses pengembaliannya lama,” katanya.

Namun keraguan itu mulai hilang setelah sejumlah mahasiswa menerima pencairan dana.

“Untuk nunggu kepastian pengembalian dana UKT lumayan beberapa bulan. Sempat kepikiran juga kapan cairnya, tapi akhirnya ada kabar dan prosesnya berjalan,” ujarnya.

Menurut Adhwa, program Gratispol sangat membantu mahasiswa dalam meringankan biaya pendidikan sehingga mahasiswa bisa lebih fokus menjalani perkuliahan.

“Menurut saya program dari pemerintah provinsi ini bagus banget karena cukup membantu mahasiswa buat meringankan biaya kuliah,” ucapnya.

Pendapat serupa juga datang dari mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmul angkatan 2024 asal Mahakam Ulu, Eric Fredrick.

Ia mengaku menerima Gratispol pada tahap kedua atau gelombang kedua pendaftaran akhir 2025.

Eric menyebut proses pencairan pengembalian dana memakan waktu lebih lama dari jadwal awal yang dijanjikan.

“Yang awalnya dijanjikan sebelum bulan lima malah sesudah bulan lima. Dan juga Gratispol ini termasuk pencairan paling lama dananya,” katanya.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi program tersebut karena dinilai sangat membantu kebutuhan mahasiswa.

“Karena juga banyak mahasiswa yang sangat membutuhkan pengembalian dana UKT ini untuk keperluan lainnya,” terangnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi Kaltim telah menggelontorkan dana Gratispol untuk tiga tahapan senilai Rp288,5 miliar dengan menjangkau lebih dari 60 ribu mahasiswa.

“Bantuan ini telah menjangkau 63.603 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Kaltim,” ujar Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (MK)

Penulis: Hadi Winata
Editor: Agus S

Half Marathon Perdana di Jantung IKN Berlangsung Meriah

0
Swissotel Nusantara menghadirkan event pertama Half Marathon 5K, 10K, dan 21K yang digelar di kawasan IKN. Foto: Atmaja R./Media Kaltim

NUSANTARA – Minggu pagi ceria terasa di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN). Ribuan peserta memadati kawasan Plaza Bhineka Tunggal Ika, tepat di seberang Swissotel Nusantara, Minggu (10/5/2026) pagi dalam gelaran Nusantara Half Marathon 21K, 10K, dan 5K hasil kolaborasi Swissotel Nusantara bersama RIOT.

Event yang digelar di kawasan Titik Nol IKN tersebut menjadi half marathon pertama yang dilaksanakan di pusat kawasan Nusantara.

Suasana berbeda langsung terasa sejak subuh. Para peserta dari berbagai daerah sudah memadati area start sejak pukul 05.00 WITA dengan antusias tinggi.

Miah menjadi pelari perempuan pertama yang menyentuh garis finish pada kategori Half Marathon 21K female berdasarkan catatan panitia.

Salah satu peserta, Haikal Rosyad mengaku antusias mengikuti event lari yang digelar di kawasan IKN tersebut.

“Cuacanya pas. Rame juga. Baru digelarnya di sini, Titik Nol dulu. Sekarang sudah bagus, sebelumnya kan gunung-gunung,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, perwakilan RIOT Balikpapan, Ferdinand menyebut rute lari di kawasan IKN memberikan tantangan tersendiri bagi peserta.

“Cukup menantang, dan ini merupakan rute yang baru. Diharapkan tahun depan kita dapat rute baru sehingga bisa full marathon di IKN,” katanya.

Event ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Kalimantan maupun luar Kalimantan Timur, termasuk warga Sepaku sebagai kawasan penyangga terdekat IKN.

Selain lomba lari, suasana acara semakin meriah dengan penampilan grup band The Soulful yang membawakan sejumlah lagu populer seperti Cantik, Sialan, hingga Pergi Pagi Pulang Pagi milik Armada.

Panitia juga membagikan berbagai doorprize menarik bagi peserta yang beruntung. Bahkan, peserta dengan kostum terbaik mendapatkan hadiah menginap satu malam di kamar Suite Swissotel Nusantara IKN.

Sekadar diketahui, event ini merupakan gelaran lari ketiga yang diadakan Swissotel Nusantara di kawasan IKN.

Sebelumnya, Swissotel menggelar Nusantara Run 10K pada Mei 2025 dan Swissôtel Nusantara Anniversary Run 8K pada Oktober 2025 dalam rangka perayaan ulang tahun pertama hotel tersebut.

Sementara Nusantara Half Marathon kali ini menghadirkan aktris sekaligus public figure Melanie Putria sebagai guest star.

Kegiatan ini turut didukung sejumlah sponsor, Otorita IKN, serta Media Kaltim sebagai media partner. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S