Beranda blog Halaman 211

Persib Datang Rileks ke Segiri, Bojan Hodak Sebut Borneo FC Tertekan

0
Tim Persib Bandung menjalani sesi latihan di Stadion Segiri Samarinda. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai timnya berada dalam posisi yang lebih menguntungkan secara psikologis menjelang laga penting melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu malam (15/3/2026).

Pertandingan yang mempertemukan dua tim teratas klasemen tersebut bahkan disebut layaknya “final dini” karena akan sangat menentukan persaingan di papan atas.

Meski bermain di kandang lawan dan akan menghadapi dukungan besar dari suporter Borneo FC, Bojan menilai tekanan justru berada di kubu tuan rumah.

“Ini pertandingan antara tim nomor satu dan dua. Tentu tidak mudah, apalagi stadion akan penuh. Tapi menurut saya tekanan ada di pihak mereka (Borneo FC),” ujar Bojan dalam konferensi pers di Media Centre Stadion Segiri, Sabtu malam (14/3/2026).

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak saat sesi konferensi pers di Media Centre Borneo FC Samarinda. (Dimas/Media Kaltim)

Pelatih asal Kroasia itu menilai Borneo FC memiliki beban lebih besar karena harus mengejar selisih poin dari Persib yang saat ini berada di puncak klasemen.

Menurutnya, jika Borneo FC gagal meraih kemenangan dalam pertandingan ini, peluang mereka untuk mengejar Persib akan semakin kecil.

“Jika mereka kalah, peluang mereka untuk mengejar kita akan semakin kecil. Kami datang dengan kondisi lebih rileks dan fokus. Bahkan jika hasilnya tidak sesuai harapan, kami tetap berada di posisi puncak,” katanya.

Persib sendiri dipastikan tampil tanpa beberapa pemain inti, termasuk gelandang Thom Haye. Namun Bojan menegaskan bahwa kedalaman skuad Persib menjadi kekuatan utama timnya.

Ia menyebut absennya beberapa pemain justru menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas mereka.

“Kami memiliki sekitar 30 pemain. Besok menjadi kesempatan bagi pemain seperti Marc Klok, Adam Alis, Luciano, dan Beckham Putra untuk menunjukkan bahwa mereka pantas berada di tim ini,” ujarnya.

Bojan juga memastikan timnya telah mempersiapkan diri dengan baik, termasuk menyesuaikan jadwal latihan selama bulan Ramadan.

Perjalanan menuju Samarinda pun dirancang secara efisien agar kondisi fisik pemain tetap terjaga.

“Motivasi kami sangat tinggi. Target utama tentu tiga poin. Borneo adalah tim yang bagus dengan kualitas pemain merata, tetapi kami percaya pada pertahanan kami dan tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” tutupnya.

Pertandingan antara Persib Bandung dan Borneo FC diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim memiliki gaya permainan agresif serta ambisi besar untuk mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

DPRD Mahulu Bahas Penyelarasan Program RPJMD

0

UJOH BILANG — Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD Mahakam Ulu, Gohen Merang Sapulete, memimpin rapat pembahasan RPJMD Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2025–2029 bersama dinas teknis di ruang rapat Sekretariat DPRD Mahulu, Jumat (13/3/2026).

Rapat tersebut bertujuan menyelaraskan program prioritas yang tertuang dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih dengan kebutuhan riil pembangunan dari masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Gohen menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dapat dilaksanakan secara terukur selama lima tahun ke depan.

Ketua Pansus RPJMD DPRD Mahakam Ulu Gohen Merang Sapulete memimpin rapat bersama dinas teknis di ruang rapat Sekretariat DPRD Mahulu. (Dok: Istimewa)

“Saya berharap RPJMD ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan dapat dilaksanakan secara terukur. Karena itu setiap OPD harus memberikan penjelasan yang terinci terkait program-program unggulan yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, rapat pansus ini menjadi bagian penting dalam proses penyelarasan serta penyempurnaan dokumen RPJMD agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah serta visi dan misi kepala daerah.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa OPD masih menyempurnakan bahan serta program unggulan yang akan dimasukkan dalam dokumen RPJMD tersebut.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta segera menyiapkan dan menyerahkan dokumen program prioritas kepada tim pansus.

“Dokumen itu paling lambat besok kami dari tim pansus sudah menerima semua bahan atau materinya,” jelasnya.

Gohen menambahkan pembahasan RPJMD akan terus dilanjutkan hingga proses penetapan akhir dokumen yang nantinya menjadi arah pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu hingga tahun 2029.

Dokumen tersebut akan mengusung visi pembangunan “Mahulu Melaju” yang menekankan pembangunan yang maju, merata, dan berkelanjutan.

Visi tersebut mencakup percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemandirian pangan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih.

Rapat pansus tersebut turut dihadiri anggota Pansus RPJMD DPRD Mahakam Ulu, yakni Petrus Higang, Martina Wau, Anastasia Hiyang, Geh Luhat, Vedelis Tekwan, dan Lut Minal Abidin.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Komisi II DPRD Kubar Kunjungi DPMPTSP Samarinda

0

SENDAWAR — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda, Kaltim, Jumat (13/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kutai Barat Potit bersama sejumlah anggota komisi serta Sekretaris DPRD Kutai Barat.

Anggota Komisi II DPRD Kutai Barat dari Fraksi Gerindra, Abram Christ Enez. (Dok: DPRD Kubar)

Turut hadir dalam rombongan antara lain H Suharna, Agustinus, Abram Christ Enez, Rull Riskha Risandie, Rita Asmara Dewi, H Aula, Erry Sugyanto, Adrianus, Rinatang, serta staf Sekretariat DPRD Kutai Barat.

Setibanya di Kantor DPMPTSP Kota Samarinda, rombongan disambut oleh jajaran pejabat dinas tersebut. Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dan diskusi terkait regulasi serta mekanisme perizinan pendirian usaha waralaba di daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kutai Barat, Abram Christ Enez, mengatakan kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memperoleh referensi serta pembelajaran mengenai pengelolaan dan pengaturan usaha waralaba di daerah.

“Hal ini penting agar kebijakan yang nantinya diterapkan di Kabupaten Kutai Barat dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (14/3/2026) malam.

Komisi II DPRD Kutai Barat saat berdiskusi dengan jajaran DPMPTSP Kota Samarinda di Kantor DPMPTSP Kota Samarinda, Kaltim. (Dok: DPRD Kubar)

Menurut Abram, melalui kegiatan koordinasi tersebut DPRD Kutai Barat dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai sistem perizinan usaha yang diterapkan di daerah lain.

Hal itu diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah, khususnya dalam pengaturan perizinan usaha di Kabupaten Kutai Barat.

“Dengan adanya kunjungan ini kami berharap memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai sistem perizinan dan pengaturan usaha, sehingga dapat menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan daerah di Kutai Barat,” pungkasnya.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Sambut Lebaran, Polres Kubar Sediakan Sembako Murah

0
Warga Kampung Rejo Basuki saat membeli sembako murah dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Kubar di BPU Kampung Rejo Basuki. (Dok: Polres Kubar)

SENDAWAR — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Kutai Barat menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Petinggi Kampung Rejo Basuki, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (13/3/2026) pagi.

Kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono mengatakan kegiatan diawali dengan pembukaan melalui zoom meeting antara Polres Kutai Barat dengan Polda Kaltim, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pelaksanaan GPM serta kegiatan pembelian sembako oleh masyarakat.

“Kegiatan diawali dengan pembukaan melalui zoom meeting antara Polres Kutai Barat dengan Polda Kaltim, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pelaksanaan GPM serta kegiatan pembelian sembako oleh masyarakat,” ujarnya kepada pewarta, Sabtu (14/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut disediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Beberapa komoditas yang disiapkan di antaranya beras SPHP kemasan lima kilogram sebanyak 400 sak, gula pasir 30 kilogram, bawang putih 27 kilogram, serta telur sebanyak 30 piring.

Adapun harga yang ditawarkan kepada masyarakat yaitu beras SPHP lima kilogram seharga Rp56.500, gula curah Rp18.000 per kilogram, telur Rp63.000 per piring (30 butir), serta bawang putih Rp35.000 per kilogram.

Kapolres menjelaskan masyarakat yang ingin membeli paket sembako cukup melakukan pendaftaran dengan menunjukkan KTP serta melakukan pembayaran secara tunai di lokasi kegiatan.

Menurutnya, kegiatan Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya Polri bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, khususnya selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk upaya menjaga stabilitas harga serta membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Pelaksanaan GPM tersebut disambut antusias masyarakat Kampung Rejo Basuki yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga murah.

Kegiatan itu turut dihadiri Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, Wakapolres Kompol Subari, Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Kutai Barat Petrus Husen, Kabag SDM Polres AKP Ahmad Said, Kasat Resnarkoba AKP Deky Jonatan Sasisang, Kasat Binmas Iptu Samsul Hadi, Kasi Propam Iptu Polner Tobing, Ps Kapolsek Barong Tongkok Iptu Herri Roeswanto, Petinggi Kampung Rejo Basuki Suhendro, Sekretaris Desa Minto Basuki, serta anggota BPK Kampung Rejo Basuki Markuat.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Kompol Subari Cek Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran

0
Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari saat melakukan pengecekan Pos Pelayanan mudik Lebaran di Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok. (Dok: Istimewa)

SENDAWAR — Wakapolres Kutai Barat, Kompol Subari, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pos pelayanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel serta kelancaran pelaksanaan pengamanan selama Operasi Ketupat Mahakam 2026.

Dalam pengecekan tersebut, Wakapolres meninjau langsung kondisi pos pelayanan, kelengkapan sarana dan prasarana, serta kesiapan personel yang bertugas di lapangan.

Selain itu, ia juga memberikan arahan kepada petugas agar meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan pengamanan menjelang Idulfitri serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” ujar Kompol Subari kepada pewarta, Sabtu (14/3/2026).

Ia juga menekankan kepada seluruh personel yang bertugas agar tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kedisiplinan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, kesiapsiagaan petugas di pos pelayanan sangat penting untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif selama perayaan Idulfitri.

Kompol Subari berharap melalui kegiatan pengecekan tersebut, pelaksanaan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Barat dapat berjalan dengan baik.

“Dengan adanya pengecekan ini, kita bisa memastikan personel yang bertugas benar-benar siaga di lapangan,” ungkapnya.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Mattedu Subuh 2026, Kreativitas Pemuda Samarinda Hidupkan Tradisi Sahur

0
Pembina Komunitas Restiel Samarinda Seberang Andi Saharuddin saat membuka Festival Mattedu Subuh 2026. (Foto: Hanafi)

SAMARINDA — Suasana malam Ramadan di Samarinda Seberang terasa berbeda. Dentingan alat musik sederhana, tabuhan ritmis, serta lantunan syair religi menggema hingga menjelang waktu Subuh dalam gelaran Festival Mattedu Subuh 2026.

Puluhan kelompok pemuda berkumpul menampilkan kreasi musik sahur sebagai bagian dari tradisi membangunkan warga untuk sahur yang telah hidup sejak lama di kawasan Samarinda Seberang.

Festival yang digelar Komunitas Restiel Samarinda Seberang ini berlangsung di kediaman pembina komunitas, Andi Saharuddin, di Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, pada Sabtu malam (14/3/2026).

Penampilan kendaraan hias salah satu peserta dalam Festival Mattedu Subuh 2026 di Samarinda Seberang. (Foto: Hanafi)

Sejak pukul 21.00 WITA, satu per satu kelompok peserta tampil bergantian menampilkan pertunjukan musik sahur dengan konsep dan kreativitas yang berbeda-beda.

Ketua panitia kegiatan, Kaisar Fajri, menjelaskan festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menjaga tradisi Ramadan yang mulai jarang ditemukan di beberapa daerah.

“Peserta tampil bergantian sejak pukul sembilan malam hingga menjelang Subuh. Mereka membawa berbagai alat musik dan konsep penampilan yang berbeda-beda,” ujarnya.

Festival tersebut diikuti 48 tim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Samarinda. Bahkan beberapa peserta datang dari luar kota, seperti dari wilayah Sanga-Sanga dan Handil di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Setiap tim menampilkan pertunjukan yang memadukan musik, kekompakan tim, serta pesan-pesan keagamaan yang disisipkan dalam penampilan mereka.

Panitia juga menyiapkan sejumlah kategori juara, mulai dari juara 1 hingga 3, harapan 1 sampai 3, serta juara favorit. Total hadiah pembinaan yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp10 juta.

Ketua Komunitas Restiel Samarinda Seberang, Surya, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi ruang berkumpul dan berkarya bagi generasi muda selama bulan Ramadan.

“Kami ingin generasi muda memiliki wadah kegiatan yang positif. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menyalurkan kreativitas,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Andi Saharuddin yang juga merupakan anggota DPRD Kota Samarinda dari daerah pemilihan Samarinda Seberang.

Ia mengapresiasi kolaborasi antara generasi muda dan para senior yang mampu menyelenggarakan kegiatan tersebut secara mandiri.

Menurut Andi, Komunitas Restiel sendiri telah berdiri sejak era 1990-an sebagai wadah pembinaan pemuda melalui berbagai kegiatan sosial, olahraga, hingga aktivitas keagamaan.

“Tujuannya agar anak-anak muda punya ruang kegiatan positif dan sekaligus menghapus stigma negatif terhadap mereka,” katanya.

Ia menjelaskan istilah mattedu berasal dari bahasa Bugis yang berarti membangunkan orang untuk sahur. Tradisi ini dahulu dilakukan secara sederhana dengan berjalan keliling kampung sambil menabuh alat-alat sederhana.

Seiring perkembangan zaman, tradisi tersebut kemudian berkembang menjadi festival yang menampilkan kreativitas musik sahur para pemuda.

Tradisi serupa juga hidup di sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur. Di Desa Loa Duri Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, masyarakat rutin menggelar festival sahur selama Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memainkan bedug dan berbagai alat musik sahur, bahkan menghias kendaraan dengan lampu warna-warni, miniatur masjid, kaligrafi, serta ornamen khas Ramadan.

Mobil-mobil tersebut kemudian berkeliling kampung sambil menabuh bedug untuk membangunkan warga sahur, sekaligus menjadi hiburan masyarakat yang menunggu waktu makan sahur.

Melalui kreativitas generasi muda, tradisi membangunkan sahur yang diwariskan turun-temurun itu tetap hidup di tengah masyarakat. Suara bedug dan musik sahur terus menggema di berbagai sudut Samarinda dan Kutai Kartanegara, menjaga semangat kebersamaan Ramadan.

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S

Kronologis Pick Up Oleng Tabrak Pembatas Jalan

0
Kronologis Pick Up Oleng Tabrak Pembatas Jalan
Kondisi pick up setelah kecelakaan. (Syakurah)

BONTANG – Sebuah pick up pengangkut sayuran mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Cipto Mangunkusumo, Minggu (15/3/2025). Kecelakaan tersebut disebabkan kelengahan sang sopir saat ingin mengecek barang bawaan.

Salah satu petugas lapangan, IPDA Gunting SAMAPTA II Polres Bontang mengatakan, pihaknya mendapat laporan sekitar pukul 7.15 Wita dan langsung menuju ke TKP. Terlihat mobil tersebut rusak berat di bagian depan karena pembatas jalan kemudian menabrak tiang lampu.

Ia menjelaskan kronologi, bahwa supir saat itu merasa ada barang bawaannya yang terjatuh sehingga ia menoleh ke belakang, setelah kembali menoleh ke depan, supir ternyata tidak bisa mengimbangi setir dan mobil lari ke tengah jalan menabrak pembatas.

“Pas dia balik noleh ke depan, ternyata oleng naik trotoar terus nabrak tiang lampu,” pungkasnya.

Pick up tersebut berencana mengangkut sayur mayur dari Pasar Rawa Indah menuju pasar yang berada di Loktuan. Adapun kondisi supir dan satu partnernya tidak mengalami luka serius.

“Kemungkinan tetap harus diperiksa ke rumah sakit,” tambahnya.

Adapun saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan truk derek untuk mengangkut kendaraan tersebut, kemudian ia berkoordinasi dengan dishub terkait tiang lampu yang tertabrak.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Petugas Lagi Keliling Ronda Poskamling Terbakar

0
Petugas Lagi Keliling Ronda Poskamling Terbakar
Kondisi poskamling yang mengalami kebakaran di Atletik 11, Kelurahan Api-Api. (Ist).

BONTANG – Pos keamanan lingkungan (poskamling) yang berada di Atletik 11, RT.26, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara hangus terbakar. Kebakaran tersebut diduga dari adanya korsleting listrik, yang memicu api hingga menghanguskan bangunan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi saat para petugas penjaga ronda tengah berkeliling di lingkungan sekitar di waktu sahur. Saat kejadian, poskamling dalam kondisi kosong karena para petugas sedang melakukan patroli rutin di sekitar wilayah RT.26.

Armin Taji, Ketua RT.26 di Kelurahan Api-Api mengatakan bahwa kobaran api pertama kali muncul dan langsung diketahui warga, ketika api terlihat dari dalam bangunan poskamling di sekitar pukul 03.30 Wita.

Sehingga warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman lebih awal, sambil warga lainnya mencoba untuk menghubungi pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan).

Menurut Armin, kebakaran yang timbul diduga berasal dari adanya korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan poskamling. Ketika api mulai membesar, terdapat satu unit televisi tabung yang berada di dalam pos ronda juga ikut terbakar.

“Diduga korsleting listrik. Jadi saat pos ronda terbakar, televisi tabung yang ada di dalamnya juga ikut terbakar, tadi sempat ada bunyi ledakan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (15/3/2026).

Akibat api yang mulai membesar membuat warga menjadi panik, warga sempat mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Tak berselang lama kemudian tiba petugas Disdamkartan untuk pemadaman api.

Kini api berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar kurang lebih satu jam dan beruntung, api tidak sampai menjalar ke rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas pemadam datang, api langsung cepat dipadamkan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pagi-pagi, Pick Up Muatan Sayur Hantam Pembatas Jalan

0
Pagi-pagi, Pick Up Muatan Sayur Hantam Pembatas Jalan
Tangkapan layar kejadian pick up tabrak pembatas jalan. (Ist)

BONTANG – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Minggu (15/3/2026) pagi. Sebuah mobil pick up grandmax menabrak pembatas jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 wita, saat sebuah mobil pick up grandmax membawa sayur mayur, berjalan dari arah pertigaan lampu merah Jalan Cipto Mangunkusumo, tepat di turunan sebelum tanjakan SMP YPK, mobil tersebut menabrak pembatas jalan.

Kondisi bagian depan mobil ringsek. Syukurnya sopir tidak mengalami luka parah, dan dibantu oleh pengendara lain yang sedang melintas.

“Saya belum tau sebab pastinya. Mungkin karena ngantuk sopirnya,” ujar Harman, pengendara yang menyaksikan kejadian itu.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Poskamling di Gang Jabora Hangus Terbakar

0
Poskamling yang berada di Atletik 11, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara mengalami kebakaran. (Ist).

BONTANG – Sebuah pos keamanan lingkungan (poskamling) yang berada di Jalan Patimura, tepatnya di Atletik 11 dekat PLN lama, Gang Jabora, dilaporkan mengalami kebakaran, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Laporan kejadian diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang sekitar pukul 04.00 Wita dari warga setempat.

“Petugas yang turun ke lapangan langsung mengerahkan satu unit armada medium pressure, serta tiga armada suplai untuk melakukan penanganan,” ucap Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin.

Sehingga api berhasil dipadamkan dengan cepat dan situasi dapat dikendalikan kembali, tepatnya di sekitar pukul 04.10 Wita.

“Berdasarkan laporan petugas yang berada di lapangan, kebakaran berhasil ditangani. Sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian,” tambahnya.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti, penyebab kebakaran tersebut. Petugas memastikan kondisi di lokasi telah aman setelah proses pemadaman selesai dilakukan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam