Beranda blog Halaman 223

Warga di BSD Berhasil Tangkap Buaya Pakai Setrum

0
Evakuasi buaya oleh petugas Disdamkarkan Bontang. (ist)

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang mengevakuasi seekor buaya yang sebelumnya ditangkap warga menggunakan setrum di belakang kebun warga di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Perumahan BSD Selasa (10/3/2026) malam.

Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 19.30 WITA. Laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Ahmad yang menginformasikan adanya buaya yang berhasil ditangkap warga.

“Petugas rescue langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga. Tiba di lokasi pada pukul 19.50 WITA, panjang buaya sekitar 3 meter,” ujarnya.

Menurut Amiluddin, wilayah tersebut memang dikenal sebagai kawasan yang kerap ditemukan kemunculan buaya, karena berada tidak jauh dari habitatnya. Karena itu, warga diminta tetap waspada saat beraktivitas di sekitar kebun maupun perairan.

“Karena sudah diamankan warga, petugas tinggal mengevakuasi” jelasnya.

Amiluddin juga mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani satwa liar berbahaya secara mandiri apabila menemukannya di lingkungan sekitar.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pertamina Pastikan Stok BBM di Bontang Aman Hingga Arus Balik Lebaran

0

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb11mar2026/mobile/

Pemkot Bontang dan Pertamina Sidak Empat SPBU, Tidak Ditemukan Pelanggaran

0
Pertamima dan Pe.kot Bontang saat sidak SPBU di Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mendampingi Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bontang, Senin (9/3/2026).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan kualitas, kuantitas, serta kesiapan pelayanan SPBU menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bontang, Sony Suwito Adicahyono, mengatakan hasil monitoring tidak menemukan adanya pelanggaran.

“Alhamdulillah tidak ada temuan. Kami melakukan pengecekan menggunakan alat ukur bejana untuk memastikan volume BBM sesuai standar,” ujarnya.

Tim melakukan pemeriksaan di empat SPBU, yakni SPBU Kilo 6, Kilo 3, Akawi, dan Tanjung Laut. Selain mengecek volume BBM, tim juga melihat manajemen antrean kendaraan di setiap SPBU.

Langkah ini dilakukan karena sebelumnya beberapa SPBU sempat disoroti akibat antrean kendaraan yang cukup panjang.

Dalam sidak tersebut, tim juga memastikan kesiapan operasional SPBU saat hari raya Idulfitri.

Hasilnya, seluruh SPBU menyatakan siap tetap melayani masyarakat pada hari Lebaran, meskipun operasional dimulai setelah pelaksanaan salat Ied.

“Semua SPBU menyatakan siap melayani masyarakat saat Lebaran,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pertamina Pastikan Stok BBM di Bontang Aman hingga Arus Balik Lebaran

0
Saat Pertamina melakukan sidak di SPBU kota Bontang. (ist)

BONTANG – Pertamina memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Bontang dalam kondisi aman, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Hermawan Bagus Prabowo, mengatakan seluruh SPBU di Bontang masih memiliki stok BBM yang cukup.

“Empat SPBU di Bontang dan semuanya stok bahan bakar bersubsidinya aman,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, rata-rata stok Pertalite di setiap SPBU mencapai 16 ton per hari atau sekitar 64 ton per hari secara total. Sedangkan untuk solar subsidi berkisar antara 8 hingga 16 ton per hari di masing-masing SPBU.

Menurutnya, untuk memastikan distribusi tetap lancar selama Ramadan dan Idulfitri, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2026.

Satgas ini bertugas mengawasi penyaluran BBM di setiap SPBU serta memastikan volume distribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Hermawan juga mengimbau masyarakat, agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying akibat isu yang tidak jelas.

Ia menegaskan, stok BBM di Bontang juga mendapat dukungan suplai dari depot pengisian di Samarinda sehingga distribusi tetap terjaga.

“Kalau ada isu yang beredar silakan lapor ke kami. Nanti kami akan berkolaborasi dengan stakeholder untuk memastikan kondisi sebenarnya,” jelasnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan barcode untuk mendapatkan BBM subsidi.

“Produk BBM subsidi dilindungi negara dan diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemuda Ini Kedapatan Curi Puluhan Kilogram Klem Scaffolding di BSD, Beruntung Hanya Diberi Efek Jera

0
Pelaku saat diinterogasi. (Syakurah)

BONTANG – Seorang pemuda D (22) kedapatan melakukan aksi pencurian di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD). Diketahui pemuda tersebut merupakan warga Rawa Indah.

Satpam BKL BSD, Yunus mengatakan bahwa ini adalah aksinya kedua di workshop yang ada di BSD di Jalan Gunung Kambuna. Naasnya ia tertangkap langsung oleh penghuni rumah yang tidak jauh dari workshop tersebut. Pelaku berusaha membawa satu karung berisi klem scaffolding. Adapun rumah tersebut diisi oleh para karyawan.

“Pintar dia cari celah, pas over shift kami dia melakukan aksi tersebut, rumah ini kan diisi kontraktor jadi kadang ada barang baru didrop untuk keperluan proyek. Siang bolong dia mencuri” pungkasnya.

Salah satu penghuni rumah yang merupakan karyawan menyatakan, bahwa pelaku melakukan aksi pertamanya pada Kamis (5/3/3026) dan langsung mengambil 20 kilogram klem scaffolding tersebut.

“Beberapa hari ini memang datang terus barang. Mungkin aksi pertama berhasil jadi tergiur mau lakukan lagi,” tuturnya.

Pemuda tersebut berhasil diamankan oleh pihak Bhabinkamtibmas Gunung Elai, Brigpol Asman Saputra. Brigpol Asman menjelaskan bahwa pemilik perusahaan tersebut meminta pengembalian klem tersebut. Adapun uang hasil penjualan digunakan untuk membeli minuman beralkohol.

“Atasannya memberikan toleransi, jadi efek jera ia harus mengembalikan, kalaupun tidak bisa, ia diminta mengembalikan harga sesuai jumlah klem yang telah ia besi tuakan. Kami juga panggil orang tuanya agar bisa melakukan kontrol kepada anak tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Diajak Go Digital, UMKM Dibekali Ilmu Marketing dan Fotografi

0
Pelatihan digital marketing dan fotografi yang digelar secara daring. (Istimewa)

SANGATTA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sangatta dan Bengalon terus didorong agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital. Salah satunya melalui pelatihan digital marketing dan fotografi yang digelar PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom tersebut diikuti 30 pelaku UMKM binaan. Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan produk dan jasa mereka.

Dalam kegiatan tersebut hadir sejumlah pihak yang terlibat dalam program pembinaan. Di antaranya Dept Head CSR PAMA Site KPC Coal Mining Project Agung Dwi Ananto Jati, Koordinator LPB PAMA Banua Etam Hendra, serta CEO PT Kampung Kaleng Indonesia Muhamad Arif Rahmat yang bertindak sebagai instruktur.

Peserta mendapatkan materi terkait strategi pemasaran digital, mulai dari pemanfaatan media sosial hingga teknik dasar fotografi produk. Materi tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM membuat konten visual yang lebih menarik sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dept Head CSR PAMA Site KPC Coal Mining Project Agung Dwi Ananto Jati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat sekitar melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha. Kami berharap UMKM binaan dapat memanfaatkan ilmu digital marketing dan fotografi untuk mengembangkan usahanya,” ujarnya kepada awak media, Selasa (10/3/2026).

Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Salah satunya Ana Bilqis, pemilik usaha Qies Art. Ia menilai materi yang diberikan sangat membantu dalam meningkatkan pemasaran produknya.

“Terima kasih kepada PAMA dan LPB yang telah melaksanakan kegiatan ini. Materinya sangat saya butuhkan untuk meningkatkan pemasaran produk saya, dan tentu juga bermanfaat bagi UMKM lainnya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, PAMA berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha sehingga UMKM binaan mampu berkembang lebih adaptif, kompetitif, dan berkelanjutan di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

“Kami ingin UMKM binaan tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan bersaing di pasar digital yang semakin luas,” tutup Agung.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Potensi Zakat Kutim Capai Rp 920 Miliar, Baru Terhimpun Rp 21,9 Miliar

0
Penyerahan bantuan paket Ramadan secara simbolis kepada mustahik seorang sekuriti. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Potensi zakat di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sangat besar. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp920,8 miliar. Namun hingga kini, penghimpunan zakat yang berhasil dikumpulkan masih jauh dari angka tersebut.

Ketua Baznas Kutim Masnip Sofwan menyampaikan, sepanjang tahun 2025 pihaknya berhasil menghimpun zakat, infak dan sedekah sebesar Rp21.919.425.931. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di berbagai wilayah di Kutim.

“Dana zakat yang dihimpun telah disalurkan kepada 28.161 mustahik yang tersebar di seluruh kecamatan di Kutim. Penyalurannya melalui proses verifikasi faktual di lapangan, baik secara syar’i maupun administrasi,” ujar Masnip dalam acara Kutim Berzakat 2026 yang digelar di Ruang Meranti, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, gerakan Kutim Berzakat merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Baznas Kutim menyalurkan dana zakat melalui lima program unggulan, yakni bidang sosial (Kutim Peduli), kesehatan (Kutim Sehat), pendidikan (Kutim Cerdas), ekonomi (Kutim Sejahtera), serta keagamaan (Kutim Taqwa).

Berbagai program telah dijalankan, di antaranya bantuan beasiswa perguruan tinggi, bantuan bagi pondok pesantren, bantuan lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi melalui dukungan bagi pelaku UMKM serta pengembangan usaha masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat, khususnya dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan perusahaan di Kutim.

Menurutnya, zakat merupakan kewajiban umat Islam yang telah diperintahkan secara jelas dalam Al-Qur’an.

“Zakat itu bukan sekadar diumumkan, tapi memang harus diambil. Dalam Al-Qur’an kalimatnya perintah. Artinya hukumnya wajib,” tegas Ardiansyah.

Ia menambahkan, zakat memiliki berbagai jenis yang dapat ditunaikan oleh umat Islam. Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar penyaluran zakat dilakukan melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang memiliki kewenangan sesuai regulasi.

Momentum bulan suci Ramadan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kesadaran para muzakki dalam menunaikan kewajiban zakat.

“Kalau potensi zakat ini bisa dimaksimalkan, manfaatnya akan sangat besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di Kutim,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Posko Road 9 Mulai Diaktifkan, Antisipasi Lonjakan Pemudik

0
Posko di Road 9 mulai beroperasi tanggal 11 Maret. (Istimewa)

SANGATTA – Untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran, posko pengamanan didirikan di jalur Road 9. Posko tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 11 hingga 25 Maret 2026.

Keberadaan posko ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Wijaya Karya (WIKA), dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Posko ini diharapkan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan pengawasan di jalur yang kerap dilalui masyarakat selama periode mudik Lebaran.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) KPC, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa pendirian posko tersebut merupakan bentuk sinergi berbagai pihak untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

“Posko ini merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak untuk membantu memastikan perjalanan masyarakat selama arus mudik dapat berlangsung aman dan lancar, khususnya bagi pengguna jalan yang melintas di jalur Road 9,” ujarnya kepada awak media, Selasa (10/3/2026).

Dalam operasionalnya, posko akan dijaga secara bersama oleh sejumlah pihak, di antaranya petugas keamanan KPC, Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian Lalu Lintas (Polantas), serta petugas dari Balai Jalan Nasional.

Selain menjadi pusat pengamanan dan koordinasi, posko tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang bagi petugas, seperti kamera pengawas (CCTV) untuk memantau kondisi lalu lintas, akses internet, televisi, sofa, kulkas, hingga dispenser.

Dengan adanya posko ini, pengawasan terhadap kondisi lalu lintas di jalur Road 9 diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga perjalanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

“Harapannya, posko ini bisa membantu pengawasan lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas di jalur Road 9 selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” tutup Wawan.

Penulis: Ramlah
Edit: Yusva Alam

PHKT Gelar Kampanye Keselamatan dan Keamanan Hulu Migas di Bontang

0
Foto: Saat melaksanakan Kampanye Keselamatan dan Keamanan Hulu Migas. (Ist)

BONTANG — PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU) menggelar Kampanye Keselamatan dan Keamanan Hulu Migas Tahun 2026 di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasi hulu migas sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Kampanye tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang berkaitan langsung dengan aktivitas operasi hulu migas di wilayah pesisir Bontang. Hadir dalam kegiatan itu perwakilan instansi pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, otoritas pelabuhan, unsur maritim, serta kelompok nelayan dan masyarakat pesisir.

Head of Communication, Relations & CID Zona 10 PHKT, Elis Fauziyah, mengatakan kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan di sekitar area operasi hulu migas.

Menurutnya, salah satu fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai keberadaan Daerah Terbatas Terlarang (DTT) yang berada di sekitar fasilitas operasi perusahaan.

“Area tersebut merupakan bagian dari Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang memiliki standar pengamanan khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemahaman masyarakat terhadap batas wilayah operasi menjadi penting, khususnya bagi nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan sekitar fasilitas migas.

“Melalui kampanye ini kami ingin memastikan masyarakat mengetahui batasan wilayah operasi serta risiko yang dapat timbul jika terjadi pelanggaran terhadap area DTT,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nelayan yang melintasi area operasi diharapkan menjaga jarak aman dari fasilitas produksi seperti pipa minyak maupun gas untuk menghindari potensi risiko kecelakaan.

“Kami menjelaskan pentingnya menjaga jarak aman dari fasilitas operasi seperti pipa minyak atau gas ketika nelayan melintasi area tersebut, sehingga dapat menjaga keselamatan diri, fasilitas operasi, dan lingkungan,” tambahnya.

PHKT menilai keberhasilan pengelolaan keselamatan dan keamanan operasi hulu migas tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh perusahaan. Dukungan dari pemerintah, aparat keamanan, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan operasi yang aman dan kondusif.

Ia menegaskan sinergi antara perusahaan dan para pemangku kepentingan akan menjadi fondasi dalam menjaga stabilitas operasional migas di wilayah tersebut.

“Lingkungan operasi yang selamat dan terkendali akan mendukung keberlanjutan produksi migas sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap ketahanan energi nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, M. Ali Aripe, menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilakukan PHKT. Menurutnya, kampanye keselamatan ini sangat penting mengingat wilayah pesisir yang menjadi area operasi migas juga dimanfaatkan masyarakat, terutama nelayan.

“Sosialisasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga keselamatan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir,” ujarnya Ali.

Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu keamanan fasilitas migas.

“Pemerintah daerah, provinsi, dan PHKT perlu terus mensosialisasikan kegiatan ini agar berjalan aman dan lancar, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional yang menjadi prioritas pemerintah,” jelasnya.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan ini dinilai menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan objek vital nasional sekaligus membangun komunikasi yang transparan antara perusahaan dan masyarakat.

PHKT meyakini keselamatan dan keamanan operasi hulu migas hanya dapat terwujud secara optimal melalui kolaborasi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat di sekitar wilayah operasi. (Rls)

Editor: Yusva Alam

Viral Waria Baca Doa Diselipi Kata Tak Pantas, Berujung Minta Maaf di Polres Bontang

0
Viral Waria Baca Doa Diselipi Kata Tak Pantas, Berujung Minta Maaf di Polres Bontang
Waria yang melantunkan doa berbuka puasa, sembari menyelipkan bahasa kasar saat hendak makan. (Tangkapan Layar).

BONTANG – Sebuah video menampilkan seorang waria membaca doa berbuka puasa, diselipi kata-kata tidak pantas, tengah viral di media sosial (sosmed) dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Netizen sangat menyayangkan konten ini karena dianggap tidak menghormati nilai-nilai agama. Bahkan sejumlah masyarakat meminta pihak terkait, untuk memberikan penjelasan atas video yang beredar.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Randy Anugrah mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan sejumlah personel untuk mencari identitas yang bersangkutan.

“Ini masih kami telusuri identitasnya,” ucapnya saat dihubungi.

Tak berselang lama kemudian, pihak kepolisian langsung mendapati pihak yang bersangkutan bersama dengan kedua rekannya, terkait videonya yang telah viral.

Menanggapi ramainya perbincangan, pihak yang diduga terkait dengan video itu akhirnya memberikan klarifikasi yang berdurasi selama 1 menit 12 detik, di dampingi langsung dari perwakilan MUI Bontang beserta pihak kepolisian.

Dalam klarifikasinya, pihak yang bersangkutan menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Kota Bontang yang merasa tersinggung atas beredarnya video tersebut, terutama kepada umat muslim di seluruh dunia.

“Atas video yang telah membuat gaduh di Bontang, kami bertiga memohon maaf yang sebesar-besarnya atas tindakan kami yang telah membuat video tersebut. Kami berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari. Bila kami mengulangi kembali, kami siap diproses secara hukum,” ucapnya saat klarifikasi.

Meski demikian, video tersebut terlanjur menyebar luas dan menjadi perbincangan di berbagai sosmed. Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam membuat, maupun menyebarkan konten, terutama yang berkaitan dengan hal-hal sensitif seperti agama.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam