Beranda blog Halaman 251

Prestasi Nasional, Korem 091/ASN Sabet Kartika Award Peraih WBK

0
Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul menerima Kartika Award pada Rapim TNI AD TA 2026 di Balai Kartini Jakarta. (Rilis Penrem 091)

SAMARINDA – Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Kartika Award kategori Satuan Kerja (Satker) Terbaik Peraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Expo Center Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini dihadiri para pejabat utama TNI AD serta para komandan satuan jajaran TNI AD.

Penghargaan Kartika Award diserahkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diwakili Asrena Kasad Mayjen TNI Tato Hadiyan, S.I.P., kepada Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si.

Selain itu, Danrem 091/ASN juga menerima Piagam Penghargaan dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., atas predikat Satuan Kerja Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Kodam VI/Mulawarman.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi Korem 091/ASN dalam mewujudkan tata kelola satuan yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa Rapim TNI AD merupakan forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan arah kebijakan yang selaras dengan prioritas pemerintah sebagai tindak lanjut Rapim TNI.

Kasad juga menekankan pentingnya sinergi, disiplin, dan inovasi seluruh jajaran TNI AD guna meningkatkan profesionalisme prajurit serta memastikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat.

Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen satuannya dalam menjalankan reformasi birokrasi.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Korem 091/ASN dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan bersih. Kami akan terus meningkatkan kinerja dan integritas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, Kartika Award kategori Satker Terbaik Peraih WBK ini merupakan yang pertama diraih oleh satuan kerja jajaran Kodam VI/Mulawarman, bahkan untuk wilayah Pulau Kalimantan.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Korem 091/ASN dan jajarannya untuk terus mempertahankan budaya kerja yang profesional, bersih, dan berintegritas sejalan dengan semangat reformasi birokrasi TNI Angkatan Darat. (MK)

Editor: Agus S

Satgas TMMD dan Warga Tering Lama Gotong Royong Dirikan MCK

0
Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar bersama warga membangun MCK di Kampung Tering Lama. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Semangat pengabdian tetap menyala di bulan suci Ramadan. Anggota Satgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar) bersama warga Kampung Tering Lama bergotong royong membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), Kamis (26/2/2026).

Sejak pagi, personel Satgas telah berada di lokasi untuk menyiapkan material dan peralatan. Tahap awal yang dikerjakan adalah pemasangan tiang sebagai rangka utama bangunan. Struktur ini menjadi penopang penting sebelum dilanjutkan ke pemasangan dinding dan atap.

Meski menjalankan ibadah puasa, para personel tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Teriknya matahari dan rasa haus tidak menyurutkan semangat mereka. Pekerjaan justru dijalankan dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Warga Kampung Tering Lama juga turut ambil bagian membantu proses pembangunan. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menciptakan suasana gotong royong yang hangat dan penuh semangat.

Dansatgas TMMD Wiltas ke-127 yang juga Dandim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, menegaskan bahwa Ramadan bukan menjadi penghalang untuk tetap berkarya.

“Puasa bukan alasan untuk bermalas-malasan. Justru ini menjadi ladang ibadah bagi kami untuk terus membantu masyarakat. Semoga apa yang kami kerjakan membawa manfaat dan keberkahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan MCK ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan warga. Fasilitas yang layak akan mendukung pola hidup bersih dan sehat sehingga masyarakat terhindar dari berbagai penyakit.

Melalui kegiatan ini, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Di bulan penuh berkah, kebersamaan antara Satgas dan warga menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tetap menyala demi kemajuan dan kesejahteraan desa. (MK)

Editor: Agus S

Puasa Tak Surutkan Semangat, TMMD Kubar Bangun Septic Tank RTLH

0
Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar saat membangun septic tank RTLH di Kampung Linggang Amer. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Semangat pengabdian tetap menyala di bulan suci Ramadan. Anggota Satgas TMMD Wiltas ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat (Kubar) terus melaksanakan pembangunan fisik, salah satunya pembuatan septic tank pada sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung, Kamis (26/2/2026).

Sejak pagi, personel Satgas bersama warga memulai penggalian tanah sebagai tahap awal pembangunan septic tank. Meski menjalankan ibadah puasa, pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Proses pengerjaan dilaksanakan secara teliti agar fasilitas sanitasi yang dibangun memenuhi standar kesehatan dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Pembuatan septic tank ini menjadi bagian penting dari pembangunan RTLH. Selain memastikan rumah layak huni secara fisik, fasilitas sanitasi yang memadai juga menjadi penunjang utama kesehatan lingkungan. Dengan adanya septic tank, diharapkan lingkungan sekitar tetap bersih dan terhindar dari potensi pencemaran maupun penyakit berbasis lingkungan.

Dansatgas TMMD Wiltas ke-127 yang juga Dandim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, menegaskan bahwa bulan Ramadan bukan menjadi penghalang untuk tetap bekerja maksimal dalam melayani masyarakat.

“Di bulan Ramadan ini kami tetap menjalankan tugas dengan ikhlas. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, ini juga menjadi ladang ibadah bagi kami,” ujarnya.

Warga setempat turut ambil bagian membantu proses pengerjaan sebagai wujud gotong royong. Kebersamaan tersebut memperlihatkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh utama program TMMD.

Melalui pembangunan septic tank pada sasaran RTLH ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat meningkat, baik dari sisi hunian maupun kesehatan lingkungan, sehingga tercipta kehidupan yang lebih layak, bersih, dan sejahtera. (MK)

Editor: Agus S

Satgas TMMD Edukasi Siswa SMAN 01 Linggang Bigung Soal Ancaman Narkoba

0
Satgas TMMD Kodim 0912/Kubar bersama Dinas Kesehatan Kutai Barat saat menggelar sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 01 Linggang Bigung. Foto: Istimewa

SENDAWAR – Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kutai Barat bersama Dinas Kesehatan Kutai Barat menggelar sosialisasi bahaya narkoba di SMAN 01 Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kalangan pelajar. Selain membangun infrastruktur, TMMD juga menekankan pentingnya pembangunan mental dan karakter generasi muda.

Sosialisasi menghadirkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kutai Barat, Weda, pengelola program Napza Dody Safari, serta Kepala Puskesmas Linggang Bigung, Albina Erminita.

Dalam pemaparannya, Weda menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda karena berdampak langsung pada kesehatan fisik, mental, dan masa depan.

“Remaja harus memiliki pengetahuan yang cukup agar mampu menolak ajakan atau pengaruh negatif dari lingkungan sekitar,” ujarnya di hadapan para siswa.

Dody Safari menjelaskan secara rinci mengenai jenis-jenis narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza), termasuk dampak jangka pendek dan jangka panjangnya. Ia juga menyoroti konsekuensi hukum yang dapat menjerat pengguna maupun pengedar.

“Ketergantungan narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga bisa menghancurkan masa depan karena berhadapan dengan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Albina Erminita memaparkan dampak medis penggunaan narkoba, seperti gangguan sistem saraf, kerusakan jantung, hingga penurunan fungsi otak. Ia mengajak pelajar menerapkan pola hidup sehat dan berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung aktif, menandakan tingginya kepedulian pelajar terhadap isu penyalahgunaan narkoba.

Secara terpisah, Dansatgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan menjadi bagian penting dalam pembangunan nonfisik di wilayah sasaran.

“Kami ingin memastikan pembangunan desa tidak hanya pada sisi infrastruktur, tetapi juga mental dan karakter generasi mudanya. Sinergi antara TNI, Dinas Kesehatan, dan sekolah sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMAN 01 Linggang Bigung memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. (MK)

Editor: Agus S

Festival Ramadan Melak Resmi Dibuka, Frederick Tekankan Pembinaan Karakter Anak

0

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Pemerintah Kecamatan Melak menggelar Festival Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi dengan tema “Ramadan Bergema Mengukir Prestasi, Mencetak Generasi Qur’ani”. Kegiatan berlangsung di Simpang Tiga Tambak Malang, Kelurahan Melak Ulu, Kecamatan Melak, Kamis (26/2/2026) sore.

Festival tersebut secara resmi dibuka Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, yang ditandai dengan pemukulan beduk sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan.

Acara pembukaan turut dihadiri Wakapolres Kutai Barat Kompol Subari, Ketua TP-PKK Kutai Barat Maria Christina Mozes, Plt Asisten III Setkab Kutai Barat Kamius Junaidi, Plt Kepala Dinas Pariwisata FX Sumardi, Plt Kepala Disnakertrans Welsi, Camat Melak Asrin Surianto, Danki 2 Batalyon B Pelopor Brimob Kutai Barat Ipda Abdullah Hadi, Danramil 0912-12 Melak Lettu Inf Wahyudi, Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak, serta Kasi BB Kejari Kubar Zuliyan Zuhdy.

Dalam sambutannya, Camat Melak Asrin Surianto menyampaikan bahwa tema festival menjadi wujud semangat bersama dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai agama.

“Tema ini menjadi komitmen kita bersama untuk membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai Al-Qur’an,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa Festival Ramadan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang Al-Qur’an, menumbuhkan motivasi keagamaan, serta menjadi wadah mencetak generasi Qur’ani yang membanggakan orang tua, sekolah, masyarakat, dan daerah.

“Semoga melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak kita mengenai Al-Qur’an, menumbuhkan motivasi keagamaan demi meraih prestasi, serta menjadi wadah dalam mencetak generasi Qur’ani,” ujarnya.

Bupati juga menekankan tiga hal penting. Pertama, festival harus menjadi sarana pembinaan karakter dan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan semata mengejar kemenangan. Kedua, sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat harus terus diperkuat. Ketiga, peserta lomba diminta menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan generasi muda. Pemerintah daerah bersama sekolah dan masyarakat berkomitmen menjadikan festival ini sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual anak sejak dini.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan memberi dampak jangka panjang dalam membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an, berakhlak mulia, toleran, serta siap menjadi penerus pembangunan di Kutai Barat. (MK)

Editor: Agus S

Mahulu Gelar Sosialisasi TKA 2026, Setiap Anak Berhak Dapat Pendidikan Berkualitas

0
Sekretaris Disdikbud Mahakam Ulu, Bungai, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Mahakam Ulu dalam kegiatan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SDN 001 Ujoh Bilang, Kamis (26/2/2026). Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SDN 001 Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Disdikbud Mahulu, Bungai, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan. Hadir dalam kegiatan tersebut para kepala sekolah dan operator satuan pendidikan dasar se-Kabupaten Mahakam Ulu.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menegaskan bahwa setiap anak di Kabupaten Mahakam Ulu berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Setiap anak di Kabupaten Mahakam Ulu berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Untuk mewujudkannya, kita membutuhkan sistem yang mampu mengukur capaian belajar secara objektif dan terstandar,” ujar Bungai.

Menurutnya, tanpa pengukuran yang akurat, peningkatan mutu pendidikan sulit dilakukan secara tepat sasaran. Data hasil belajar yang valid menjadi dasar penting bagi sekolah maupun pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan merumuskan kebijakan yang lebih efektif.

Pelaksanaan TKA Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Mahulu karena merupakan implementasi perdana di daerah tersebut. Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025, TKA ditetapkan sebagai instrumen penilaian terstandar yang wajib diselenggarakan pemerintah daerah sesuai Standar Nasional Pendidikan.

Namun demikian, sejumlah tantangan turut menjadi perhatian. Jadwal nasional pelaksanaan pada April 2026 dinilai memberikan waktu persiapan yang relatif terbatas. Selain itu, kondisi geografis Mahulu, ketersediaan jaringan internet yang belum merata, serta kesiapan sumber daya manusia di satuan pendidikan menjadi faktor krusial yang harus diantisipasi.

“Kondisi geografis Mahakam Ulu, keterbatasan jaringan internet, serta kesiapan SDM di sekolah harus kita antisipasi bersama. Sinergi dan kesiapan sejak dini menjadi kunci keberhasilan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembinaan, pendampingan, dan pengawasan secara intensif oleh Disdikbud, khususnya Seksi Pendidikan Dasar, agar pelaksanaan TKA berjalan konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Mahulu berharap seluruh kepala sekolah dan operator dapat menjalankan peran secara optimal, sehingga pelaksanaan TKA mampu menghasilkan data yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perbaikan mutu pembelajaran di masa mendatang. (MK)

Editor: Agus S

THR Wajib Cair Tepat Waktu, Pemkot Bontang Siapkan Posko Aduan

0
Ilustrasi pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). (AI)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mengingatkan seluruh perusahaan agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja tepat waktu sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Plt Pj Sekda Bontang, Akhmad Suharto, menegaskan bahwa THR merupakan hak pekerja yang wajib dipenuhi perusahaan menjelang Hari Raya Idulfitri. Pemerintah daerah, kata dia, akan melakukan pengawasan agar kewajiban tersebut dijalankan secara tertib.

“Kita harapkan perusahaan memberikan THR sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” tegasnya.

Ia menekankan, pembayaran THR bukan sekadar kebijakan imbauan, melainkan kewajiban normatif yang diatur dalam regulasi ketenagakerjaan. Karena itu, perusahaan diminta tidak menunda ataupun mencicil pembayaran di luar ketentuan.

Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keterlambatan atau pelanggaran, Pemkot Bontang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) akan membuka posko pengaduan THR. Posko tersebut disiapkan untuk menerima laporan dari pekerja yang mengalami kendala dalam pencairan haknya.

“Kalau memang ada yang belum dibayar atau ada permasalahan, bisa datang ke posko THR untuk ditindaklanjuti. Posko nanti disediakan Disnaker,” jelasnya.

Dengan adanya posko tersebut, pemerintah berharap pekerja memiliki saluran resmi untuk menyampaikan keluhan, sekaligus mendorong perusahaan agar patuh terhadap ketentuan pembayaran THR.

Pemkot Bontang juga mengajak dunia usaha menjaga hubungan industrial yang harmonis dengan memenuhi hak pekerja secara tepat waktu, sehingga suasana menjelang Idulfitri tetap kondusif dan penuh kebersamaan. (MK)

Editor: Agus S

Mudik Lebaran Menggeliat, Bandara SAMS Balikpapan Perkuat Layanan Terpadu

0
Suasana kedatangan penumpang di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. (Istimewa)

BALIKPAPAN – Manajemen Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik dan balik tahun ini. Posko tersebut akan beroperasi mulai 13 Maret hingga 28 Maret 2026.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Mahdar, menyampaikan bahwa posko ditempatkan di titik strategis terminal penumpang, tepat di depan area customer service agar mudah dijangkau masyarakat dari sisi timur maupun barat terminal.

“Posko terpadu sudah kami siapkan dan siap digunakan. Letaknya di tengah, sehingga bisa menjangkau seluruh area terminal,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Posko tersebut dioperasikan bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, serta instansi vertikal terkait. Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan optimal selama periode mobilitas tinggi menjelang Idulfitri.

Manajemen bandara memproyeksikan terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar dua persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Selama masa operasional posko, jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 313 ribu orang.

“Kami memproyeksikan kenaikan kurang lebih dua persen dibandingkan tahun lalu, dengan estimasi 313 ribu penumpang selama periode angkutan Lebaran,” jelas Iwan.

Untuk menghindari kepadatan di satu titik, bandara menerapkan sistem rebalancing atau pemerataan layanan check-in maskapai. Maskapai yang tergabung dalam Garuda Group, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air, kini menggunakan area check-in sisi timur (Bravo). Sedangkan Lion Air Group dan Sriwijaya Air tetap berada di sisi barat terminal.

Kebijakan ini diambil guna mengatur arus pergerakan penumpang agar lebih merata dan nyaman.

“Dengan rebalancing, tidak ada lagi penumpukan di satu sisi. Pergerakan penumpang menjadi lebih lancar,” tegasnya.

Manajemen Bandara SAMS berharap seluruh rangkaian angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat. (MK)

Editor: Agus S

Akses Putus Bertahun-Tahun, Siswa Santan Ulu Seberangi Sungai Pakai Katrol Swadaya

0
Jembatan gantung swadaya yang digunakan pelajar di Dusun Damai, Desa Santan Ulu. (Istimewa)

TENGGARONG – Pagi hari di Dusun Damai, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, selalu dimulai dengan perjuangan. Belasan pelajar di wilayah itu harus menyeberangi sungai menggunakan kereta gantung sederhana untuk bisa sampai ke sekolah.

Kereta kecil berbahan rangka besi dan papan kayu itu bergantung pada kabel baja yang dibentangkan melintasi sungai. Anak-anak berdiri bergantian di atasnya, lalu menarik katrol secara manual hingga mencapai tepi seberang. Setelah itu, mereka baru melanjutkan perjalanan menuju SD 021 dan SD 024 yang berada di seberang sungai.

Fasilitas tersebut bukan dibangun pemerintah, melainkan hasil gotong royong warga. Sudah sekitar dua hingga tiga tahun terakhir kereta gantung itu menjadi satu-satunya akses penyeberangan bagi pelajar dan warga Dusun Damai.

Kepala Desa Santan Ulu, Heri Budianto, mengatakan usulan pembangunan jembatan permanen sebenarnya telah lama disampaikan ke pemerintah daerah. Namun hingga kini belum ada realisasi.

“Sudah kami usulkan. Bahkan pernah ditinjau langsung. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian pembangunan,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Menurut Heri, setidaknya ada dua titik infrastruktur mendesak di wilayahnya. Selain jembatan gantung katrol di RT 009 Dusun Damai, terdapat pula jembatan rusak di RT 16 yang menjadi akses kendaraan menuju tempat ibadah dan aktivitas warga.

Di desa tersebut tercatat ada lima unit kereta gantung katrol yang dimanfaatkan untuk akses kebun, angkut hasil panen, hingga aktivitas sekolah. Perawatan alat sederhana itu menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), dengan prioritas utama untuk keselamatan anak sekolah.

Meski sungai tampak tenang di pagi hari, risiko tetap mengintai. Saat hujan turun di hulu, arus bisa menjadi deras dan membahayakan. Pemerintah desa berharap pembangunan jembatan permanen segera direalisasikan agar akses pendidikan tidak lagi bergantung pada fasilitas darurat.

“Harapannya sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, jembatan sudah bisa dibangun,” pungkas Heri. (MK)

Editor: Agus S

Sidang Penembakan Samarinda Memanas, Keluarga Terdakwa Ungkap Luka Lama

0
Ilustrasi persidangan Pengadilan Negeri Samarinda. (Gemini AI)

SAMARINDA — Sidang perkara penembakan yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Samarinda kembali menyita perhatian publik. Dalam persidangan terbaru, tim penasihat hukum memutar rekaman video peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada 2021, yang disebut menjadi latar belakang konflik berkepanjangan hingga berujung pada perkara saat ini.

Hanafi, orang tua salah satu terdakwa, menyampaikan kekecewaannya terhadap proses hukum yang menurutnya belum menghadirkan rasa keadilan secara utuh bagi keluarganya. Ia menyebut, dalam peristiwa 2021 tersebut, anaknya menjadi korban pengeroyokan hingga meninggal dunia.

“Anak kami juga korban pengeroyokan hingga tewas. Namun, menurut kami masih ada pihak yang belum diproses hukum sebagaimana mestinya,” ujar Hanafi saat dikonfirmasi pada Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, luka lama keluarga kembali terbuka saat perkara penembakan ini disidangkan, sementara kasus sebelumnya dinilai belum sepenuhnya tuntas.

Kuasa hukum terdakwa, Akbar, menegaskan bahwa pemutaran video di ruang sidang bukan untuk membenarkan tindakan kliennya. Ia menyatakan langkah tersebut semata-mata untuk memberikan gambaran menyeluruh kepada majelis hakim mengenai rangkaian peristiwa yang melatarbelakangi perkara.

“Perkara ini tidak berdiri sendiri. Ada peristiwa sebelumnya yang menurut kami relevan untuk dipertimbangkan sebagai konteks. Namun, tentu proses hukum tetap harus berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan masih berlangsung dan majelis hakim belum mengambil putusan. Pihak keluarga terdakwa berharap aparat penegak hukum dapat meninjau kembali penanganan perkara 2021 agar seluruh rangkaian peristiwa dapat dinilai secara proporsional. (MK)

Editor: Agus S