Beranda blog Halaman 29

Jalan Long Pahangai–Long Apari Masih Terkendala Status Kewenangan

0
Kepala DPUPRPKP Mahulu, Didik Subagya. Foto: Istimewa

UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu tidak hanya fokus pada pembangunan akses jalan menuju Kutai Barat, tetapi juga menaruh perhatian terhadap ruas penghubung Kecamatan Long Pahangai menuju Long Apari.

Namun hingga kini, pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 24 kilometer dari Kampung Long Pakaq menuju Tiong Ohang masih terkendala belum jelasnya status kewenangan ruas jalan tersebut.

Kondisi tersebut membuat penanganan pembangunan belum dapat dilakukan secara menyeluruh, padahal jalur tersebut menjadi akses vital penghubung antarwilayah di kawasan perbatasan Mahulu.

Kerusakan dan keterbatasan akses jalan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, hingga pelayanan publik di wilayah pedalaman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mahakam Ulu, Didik Subagya, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar pembangunan ruas jalan tersebut dapat segera direalisasikan.

“Kami sudah koordinasi dengan DPRD Mahakam Ulu untuk menyiapkan perencanaan pembangunan akses jalan Long Pahangai ke Long Apari sebagai langkah awal memperjuangkan ruas tersebut,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).

Menurut Didik, dokumen perencanaan yang saat ini disiapkan nantinya akan menjadi dasar pengajuan program pembangunan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maupun pemerintah pusat.

Dengan adanya dokumen tersebut, usulan pembangunan diharapkan memiliki dasar teknis dan administrasi yang lebih kuat sehingga dapat memperoleh dukungan anggaran.

“Perencanaan ini nantinya menjadi dasar pengajuan ke pemerintah provinsi maupun pusat, sehingga pembangunan jalan Long Pahangai–Long Apari dapat dukungan dan segera direalisasikan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap kejelasan status kewenangan jalan tersebut segera diperoleh agar proses pembangunan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada akses transportasi antar kecamatan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Jasad Pria Berkaos Hitam Dievakuasi ke RSUD AWS Samarinda

0
Evakuasi jasad pria berkaos hitam di kawasan pelabuhan Samarinda. Foto: Dimas/Media Kaltim

SAMARINDA – Misteri hilangnya seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan Mahakam I pada Jumat (5/6/2026) dini hari lalu tampaknya mulai menemui titik terang.

Sesosok jasad pria tanpa identitas atau Mister X ditemukan mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Navigasi, Kota Samarinda, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 07.15 Wita.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang pemulung yang sedang mengais sampah plastik di pinggir sungai. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan relawan untuk dilakukan evakuasi.

Pamapta III Polresta Samarinda, Joko Wahyudi, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.

Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi kejadian, ciri fisik dan pakaian yang melekat pada korban disebut memiliki kemiripan kuat dengan pria yang terekam kamera CCTV melompat dari Jembatan Mahakam I dua hari sebelumnya.

“Pagi hari ini kita dapat laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat di Sungai Mahakam sekitar jam 07.15 Wita. Kita asumsikan ini Mister X yang kemungkinan pada hari Jumat dini hari pukul 02.47 Wita terjun atau melompat ke Sungai Mahakam,” ujar Joko Wahyudi saat ditemui di lokasi penemuan.

Ia menjelaskan, korban ditemukan mengenakan kaos dalam berwarna hitam dan celana panjang, sesuai dengan pakaian yang terlihat dalam rekaman CCTV yang sebelumnya sempat beredar di media sosial.

Selain itu, petugas juga menemukan ciri fisik berupa tato di salah satu lengan korban.

Sebelumnya, warga dan petugas sempat dihebohkan dengan temuan sejumlah barang milik terduga korban yang ditinggalkan di atas Jembatan Mahakam I pada Jumat dini hari.

Barang-barang tersebut berupa secarik surat wasiat, sebuah jaket, dan sepasang sandal yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Meski indikasi awal mengarah pada korban dugaan bunuh diri di Jembatan Mahakam I, pihak kepolisian menegaskan status jasad tersebut masih sebagai Mister X hingga ada hasil resmi pemeriksaan medis.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk menjalani proses visum.

“Kami masih mengasumsikan ini sebagai Mister X sambil menunggu proses investigasi lebih lanjut dari Tim Inafis Polresta Samarinda dan pihak rumah sakit,” pungkas Joko Wahyudi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polresta Samarinda atau mendatangi RSUD AWS Samarinda. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Gerindra Samarinda Siap Lanjutkan Program Pro Bebaya

0
Konsolidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda. Foto: Hanafi/Media Kaltim

SAMARINDA – Partai Gerindra Kota Samarinda mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda 2029.

Dalam konsolidasi yang digelar di Harris Hotel Samarinda, Jumat (5/6/2026) malam, seluruh jajaran pengurus menyatakan dukungan penuh kepada Helmi Abdullah untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda periode mendatang.

Sekretaris DPC Gerindra Samarinda, Mujiyanto, mengatakan konsolidasi tersebut dihadiri jajaran pengurus mulai tingkat DPC, pengurus anak ranting hingga pengurus kecamatan (PAC).

“Kami melakukan penguatan organisasi sampai ke tingkat anak ranting dan PAC. Surat keputusan kepengurusan juga sudah diserahkan kepada seluruh pengurus. Konsolidasi ini sekaligus menjadi persiapan menghadapi agenda politik 2029,” ujar Mujiyanto.

Menurutnya, hasil konsolidasi menghasilkan kesepakatan bulat untuk mengusung Helmi Abdullah yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Samarinda untuk maju sebagai calon Wali Kota Samarinda 2029.

Dukungan tersebut disebut datang dari seluruh struktur partai, mulai dari tingkat bawah hingga pengurus daerah.

“Pak Helmi sudah enam sampai tujuh kali dipercaya memimpin DPC Gerindra Samarinda. Beliau memiliki pengalaman panjang, dekat dengan masyarakat dan organisasi, serta memiliki kapasitas kepemimpinan yang tidak diragukan lagi. Karena itu, seluruh PAC, anak ranting dan pengurus DPC sepakat mengusung beliau sebagai calon wali kota,” tegasnya.

Mujiyanto menjelaskan dorongan kepada Helmi Abdullah sebenarnya telah muncul sejak lama dari kader dan pengurus di tingkat akar rumput.

Menurutnya, Helmi juga telah berkomunikasi dengan pimpinan partai di tingkat DPD maupun DPP terkait rencana pencalonannya.

“Keinginan mengusung Pak Helmi sudah disampaikan jauh-jauh hari. Beliau juga telah meminta izin dan berkomunikasi dengan pimpinan partai di tingkat DPD maupun DPP. Alhamdulillah mendapat restu dan dukungan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Helmi Abdullah telah bertemu dengan sejumlah tokoh Gerindra di Kalimantan Timur, termasuk Budisatrio Djiwandono serta Seno Aji untuk menyampaikan rencana pencalonannya.

Selain mempersiapkan Pilwali 2029, Gerindra Samarinda juga menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029. Partai berlambang kepala garuda tersebut membidik 13 kursi DPRD Kota Samarinda.

Dalam menyusun visi pembangunan ke depan, Gerindra Samarinda menegaskan akan melanjutkan program-program yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya Program Pro Bebaya yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Samarinda.

“Gerindra pernah memenangkan Pilkada Samarinda melalui Pak Andi Harun. Program Pro Bebaya yang dirasakan langsung masyarakat harus terus berlanjut. Kami berharap Pak Helmi nantinya dapat melanjutkan dan menyempurnakan program tersebut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Gerindra juga ingin menyinergikan program pembangunan daerah dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih.

“Kami melihat program-program pemerintah pusat sangat baik dan harus disinergikan di daerah. Program MBG, Sekolah Rakyat hingga Koperasi Merah Putih akan menjadi bagian dari arah pembangunan yang nantinya bisa dikolaborasikan dengan program daerah,” kata Mujiyanto.

Terkait peluang koalisi pada Pilwali Samarinda 2029, Gerindra menyatakan terbuka untuk bekerja sama dengan partai politik lain. Namun demikian, keputusan untuk mengusung Helmi Abdullah disebut tidak akan berubah.

“Soal koalisi kami terbuka dengan siapa saja. Tetapi keputusan untuk mengusung Pak Helmi Abdullah sebagai calon wali kota merupakan keputusan yang sudah bulat dari seluruh struktur partai,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Predikat Unggul Kukuhkan Daya Saing Universitas Mulawarman

0
Jajaran pejabat Rektorat Universitas Mulawarman. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Universitas Mulawarman (UNMUL) menorehkan capaian penting dalam perjalanan pengembangan institusi pendidikan tinggi setelah resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Predikat tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi tersebut menempatkan Universitas Mulawarman dalam kelompok kampus terbaik di Indonesia.

Capaian ini sekaligus menjadi momentum penting bagi kampus terbesar di Kalimantan Timur itu untuk memperkuat perannya dalam pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan pendidikan tinggi di daerah.

Rasa syukur atas keberhasilan tersebut diwujudkan melalui kegiatan tasyakuran yang digelar di GOR 27 September UNMUL dan dihadiri pimpinan universitas, sivitas akademika, serta berbagai mitra kampus.

Rektor Universitas Mulawarman, Abdunnur, mengatakan Akreditasi Unggul merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan seluruh unsur kampus.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kerja sama, komitmen, dan dedikasi seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Semua pihak memiliki peran penting dalam mewujudkan Universitas Mulawarman yang semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Abdunnur menegaskan predikat unggul bukan menjadi titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas institusi.

Ia mengajak seluruh warga kampus untuk memperkuat budaya inovasi, meningkatkan kinerja, serta memperluas kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Akreditasi Unggul merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Kami ingin terus menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Ari Purbayanto, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih UNMUL.

Ia menyebut predikat Akreditasi Unggul menjadi bukti bahwa Universitas Mulawarman mampu memenuhi berbagai indikator mutu pendidikan tinggi yang ditetapkan secara nasional.

“UNMUL kini masuk dalam kelompok perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi kampus tetapi juga masyarakat Kalimantan Timur,” ungkapnya.

Selain menjadi pengakuan atas kualitas akademik dan tata kelola universitas, status Akreditasi Unggul juga memberikan keuntungan strategis karena berlaku hingga tahun 2030.

Meski demikian, Ari mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kualitas, integritas data pendidikan tinggi, serta penerapan tata kelola perguruan tinggi yang baik agar capaian tersebut dapat dipertahankan di masa mendatang.

Dengan raihan Akreditasi Unggul tersebut, Universitas Mulawarman semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi terkemuka di Kalimantan Timur sekaligus memperluas kiprahnya dalam mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Menteri LH Apresiasi Langkah Otorita IKN Hijaukan Kawasan Nusantara

0
Kepala Otorita IKN saat teleconference dari halaman Masjid Negara Nusantara bersama Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Foto: Atmaja Riski/Media Kaltim

NUSANTARA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai forest city terus diperkuat melalui program penghijauan dan pengembalian ekosistem hutan tropis di kawasan inti pemerintahan.

Komitmen tersebut disampaikan Basuki saat mengikuti teleconference peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bersama Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, dari halaman Masjid Negara Nusantara, Sabtu (6/6/2026).

Dalam laporannya, Basuki menyebut hingga saat ini Otorita IKN telah menanam lebih dari 19 ribu bibit pohon di area seluas lebih dari 17 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

“Salah satu tiang pembangunan IKN sebagai forest city, kita akan meliarkan kembali kawasan IKN. Karena sebelumnya merupakan hutan monokultur hutan tanaman industri eucaliptus. Sekarang kita akan meliarkan kembali menjadi hutan hujan tropis Indonesia,” ujar Basuki.

Dalam teleconference tersebut, Basuki didampingi Sekretaris Otorita IKN, Bimo Nursantyasto.

Selain program penghijauan, Otorita IKN juga menyiapkan sejumlah agenda lingkungan dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia, mulai dari korve sampah terpilah di area Masjid Negara, bersih pantai dan penanaman mangrove di kawasan delineasi IKN, hingga rehabilitasi lahan bekas tambang.

Menurut Basuki, rehabilitasi lahan tambang menjadi salah satu fokus utama yang sedang dipersiapkan bersama Kementerian Kehutanan.

“Ini yang harus kita fokuskan di IKN, yaitu menanam kembali di bekas lubang tambang, terutama di Bukit Soeharto. Kami sedang merintis kerja sama dengan Kementerian Kehutanan untuk menghutankan kembali kawasan tersebut,” ungkapnya.

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, memberikan apresiasi terhadap langkah penghijauan yang dilakukan Otorita IKN.

“Saya sudah menyimak tadi yang disampaikan Pak Basuki. Luar biasa. Sudah sembilan belas ribu lebih pohon yang ditanam. Ini tentu luar biasa,” ujar Jumhur dalam sambutannya melalui tayangan teleconference.

Dalam kesempatan itu, Jumhur juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah nasional yang dinilai masih menjadi tantangan besar.

“Indonesia menghasilkan 51 juta ton sampah setiap tahun. Namun, 74 persen masih belum terkelola secara optimal,” jelasnya.

Kegiatan di IKN turut diikuti jajaran Otorita, Pemerintah Desa Binuang, unsur TNI-Polri, Bank Indonesia Nusantara, perwakilan BUMN karya, serta sejumlah pihak lainnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 Wita hingga siang hari sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Kepemimpinan Abdunnur Dinilai Perkuat Kolaborasi Kampus dan Stakeholder

0
Dukungan terhadap Abdunnur untuk kembali memimpin Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 terus mengalir. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Dukungan terhadap Abdunnur untuk kembali memimpin Universitas Mulawarman periode 2026–2030 terus mengalir.

Sejumlah Ikatan Keluarga Alumni (IKA) fakultas di lingkungan Unmul secara resmi menyampaikan dukungan menjelang proses pemilihan rektor yang tengah berlangsung.

Dukungan tersebut datang dari IKA Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Budaya, hingga Fakultas Kedokteran.

Dalam berbagai surat dukungan, para alumni menilai Abdunnur memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat dan berhasil membawa Unmul meraih sejumlah capaian strategis selama menjabat sebagai rektor.

Ketua IKA Fakultas Pertanian Unmul, Fahrizal, menyebut dukungan diberikan berdasarkan dedikasi dan capaian yang ditunjukkan Abdunnur selama memimpin kampus terbesar di Kaltim tersebut.

“Dukungan ini kami berikan berdasarkan pertimbangan atas dedikasi, rekam jejak, serta capaian positif yang telah diraih selama masa kepemimpinan beliau dalam membawa Universitas Mulawarman menuju universitas yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional,” demikian isi surat dukungan IKA Fakultas Pertanian.

Selain capaian institusi, para alumni juga menilai Abdunnur berhasil memperkuat kolaborasi antara kampus dengan pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat, hingga jaringan alumni.

Dewan Pengurus Pusat IKA Fakultas Teknik menilai Abdunnur merupakan figur yang memiliki kapasitas dan visi strategis untuk melanjutkan transformasi Unmul di tengah tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

“Kami menilai bahwa Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur merupakan figur yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan visi strategis untuk membawa Universitas Mulawarman menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman,” tulis IKA Fakultas Teknik.

Dukungan serupa juga datang dari IKA Fakultas Hukum yang menilai kepemimpinan Abdunnur telah membawa kemajuan signifikan dalam penguatan tata kelola kelembagaan, kualitas akademik, sumber daya manusia, hingga jejaring kerja sama.

“Kepemimpinan yang visioner, komunikatif, dan berorientasi pada kemajuan institusi menjadi landasan penting bagi keberlanjutan pembangunan Universitas Mulawarman ke depan,” tulis IKA Fakultas Hukum.

Sementara itu, IKA FMIPA menilai Unmul mengalami penguatan di berbagai sektor selama masa kepemimpinan Abdunnur, mulai dari tata kelola perguruan tinggi, peningkatan kualitas akademik dan riset, hingga perluasan jejaring nasional dan internasional.

Dukungan juga datang dari IKA Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Budaya yang menyoroti keberhasilan Unmul meraih berbagai prestasi dan pengakuan di tingkat nasional maupun internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Dukungan terbaru disampaikan IKA Fakultas Kedokteran yang menilai keberlanjutan kepemimpinan diperlukan untuk menjaga kesinambungan program-program strategis yang telah berjalan.

“Kami meyakini bahwa pengalaman, kompetensi, dan komitmen beliau akan memberikan kontribusi positif bagi penguatan reputasi, keberlanjutan pembangunan, serta peningkatan kualitas Universitas Mulawarman secara menyeluruh,” tulis IKA Fakultas Kedokteran dalam surat dukungan tertanggal 1 Juni 2026.

Menguatnya dukungan dari berbagai organisasi alumni lintas fakultas menunjukkan besarnya harapan agar proses pembangunan dan transformasi Unmul dapat terus berlanjut.

Para alumni menilai keberlanjutan kepemimpinan menjadi faktor penting untuk menjaga momentum peningkatan kualitas pendidikan, riset, inovasi, dan kontribusi kampus bagi pembangunan Kaltim, khususnya dalam menyongsong peran strategis daerah sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

UMKM Didorong Manfaatkan AI untuk Konten dan Promosi Digital

0
Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, saat berdiskusi dengan para pelaku UMKM Kota Balikpapan. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Pemerintah terus memperkuat agenda transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pendekatan langsung ke berbagai daerah di Indonesia.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaku UMKM tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mengatakan pihaknya bersama tim telah melakukan perjalanan ke sekitar 25 kota dan kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.

Daerah yang telah dikunjungi antara lain Jawa Barat, Sumatera Selatan, Aceh, Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Kalimantan Timur.

“Pendekatan kami adalah turun langsung ke lapangan agar dapat menyerap aspirasi pelaku UMKM secara nyata,” ujarnya saat berdiskusi dengan pelaku UMKM di Balikpapan, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Tiar, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi pemerintah untuk menyusun kebijakan berbasis kondisi riil yang dihadapi pelaku UMKM di lapangan.

Dalam setiap kunjungan, tim melakukan dialog langsung untuk mendengarkan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha, mulai dari persoalan permodalan, pemasaran, hingga adaptasi teknologi digital.

“Hasil dari kunjungan tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk laporan atau memo yang disampaikan langsung kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan kebijakan nasional,” jelasnya.

Selain menyerap aspirasi, pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar program pengembangan UMKM berjalan lebih terintegrasi.

Kolaborasi tersebut melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian UMKM dan Smesco, hingga mitra swasta seperti Google.

Menurut Tiar, kerja sama tersebut difokuskan pada peningkatan literasi digital, penguatan akses internet, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk mendukung pengembangan usaha kecil.

“AI bukan lagi sesuatu yang jauh dari keseharian. Bahkan dalam hal sederhana seperti navigasi melalui Google Maps atau pembuatan konten promosi, teknologi ini sudah sangat membantu pelaku usaha,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan AI dapat membantu UMKM dalam berbagai aspek usaha, mulai dari pembuatan desain promosi, pengelolaan media sosial, hingga produksi materi pemasaran secara lebih cepat dan efisien.

Pemerintah berharap melalui penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi, pelaku UMKM Indonesia mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional maupun global. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Gerbangtara Ingin Pelaku UMKM Lebih Dekat dengan Program Nasional

0
Koordinator Konsorsium Gerbangtara, Aie Natasha. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Forum Gerbangtara (Gerakan Bangun Nusantara) menjadi ruang strategis bagi dialog antara masyarakat Kalimantan Timur dan pemerintah pusat dalam membahas arah pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.

Kegiatan yang digelar secara berkala tersebut dinilai mampu menjembatani aspirasi pelaku usaha daerah agar lebih dekat dengan kebijakan nasional dan peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

Koordinator Konsorsium Gerbangtara, Aie Natasha, mengatakan tujuan utama forum tersebut adalah membuka ruang komunikasi dua arah antara masyarakat daerah dan pemerintah pusat.

“Gerbangtara dari tahun ke tahun memang membuka kesempatan untuk berdialog antara masyarakat Kalimantan Timur dengan pemerintah pusat. Tujuannya untuk menyerap aspirasi, sekaligus memberi ruang agar masyarakat daerah bisa berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran unsur pemerintah pusat di forum tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif baru mengenai transformasi UMKM di era digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan penguatan daya saing usaha kecil.

Forum Gerbangtara kali ini menitikberatkan pembahasan pada konsep ekonomi hijau dan pengembangan UMKM berkelanjutan.

Aie menjelaskan, arah pembangunan ekonomi global saat ini mulai menempatkan prinsip green economy sebagai prioritas, termasuk dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Yang kita bahas adalah bagaimana UMKM memiliki konsep green economy atau UMKM hijau. Dari diskusi tadi terlihat masih banyak tantangan, tetapi sekaligus juga peluang besar untuk mengembangkan pembangunan berkelanjutan melalui UMKM,” jelasnya.

Ia mengakui konsep UMKM hijau masih belum sepenuhnya familiar di kalangan pelaku usaha kecil. Namun, pendekatan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi arah masa depan ekonomi daerah, khususnya di Kalimantan Timur yang tengah bersiap menghadapi transformasi ekonomi baru pasca pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Ke depan, Gerbangtara juga berencana memperluas jejaring kerja sama dengan sektor swasta, lembaga keuangan, perbankan, hingga investor sosial guna memperkuat akses pembiayaan pelaku UMKM.

“Peluang kami ke depan adalah menghubungkan program dan usaha di Kalimantan Timur dengan pemberi dana, baik angel investor maupun lembaga keuangan yang mendukung proyek keberlanjutan,” tambahnya.

Forum tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mempercepat transformasi UMKM menuju ekonomi yang lebih inklusif, hijau, dan berdaya saing. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Myrna Ingin Halaman Warga IKN Jadi Sumber Pangan Keluarga

0
Aksi korve sampah di KIPP IKN, Sabtu (6/6/2026) pagi. Foto: Atmaja Riski/Media Kaltim

NUSANTARA – Sedikitnya 330 kilogram sampah terpilah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan korve massal yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara bersama sejumlah pihak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu (6/6/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni dan dinilai sebagai indikator bahwa kebersihan kawasan inti IKN mulai terkendali.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan jumlah sampah yang terkumpul menunjukkan kondisi kawasan Nusantara relatif bersih meski upaya menjaga lingkungan tetap harus diperkuat secara konsisten.

“Angka tersebut menunjukkan jika kondisi kebersihan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN sudah cukup terjaga,” ujar Basuki di lokasi kegiatan.

Menurut mantan Menteri PUPR itu, menjaga kebersihan dan lingkungan hidup di IKN akan terus diperketat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan kegiatan korve tidak boleh hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi harus menjadi budaya sehari-hari bagi pejabat, pegawai, maupun masyarakat di kawasan IKN.

“Korve ini telah menjadi gaya hidup kami di IKN,” tegas Basuki.

Selain menjaga kebersihan, Otorita IKN juga terus mendorong gerakan penghijauan sebagai bagian dari pembangunan konsep smart forest city.

Penanaman pohon disebut mulai menjadi budaya dalam berbagai kegiatan seremonial di lingkungan IKN, termasuk pelantikan pejabat hingga perayaan ulang tahun aparatur sipil negara.

“Kalau ada yang ulang tahun, kami dorong menanam pohon. Kalau ada pelantikan pejabat, juga menanam pohon,” katanya.

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menambahkan pihaknya juga membagikan bibit tanaman buah kepada masyarakat agar halaman rumah warga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan sehat keluarga.

“Kami telah membagi-bagikan bibit tanaman buah-buahan kepada kelompok-kelompok masyarakat dengan harapan dilakukan penanaman di halaman masing-masing. Sehingga halaman itu juga bisa menjadi sumber pangan keluarga yang sehat,” ujar Myrna.

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 sendiri dipusatkan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, yang diikuti sejumlah pemerintah daerah dan kepala daerah secara hybrid melalui telekonferensi.

Kegiatan di Cibubur turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Tim Hukum Sebut Perusahaan Rita Sudah Berdiri Sejak 2006

0
Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. Foto: Istimewa

JAKARTA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari terus memperjuangkan apa yang disebutnya sebagai upaya mencari keadilan atas pengembangan perkara gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Untuk mendukung klaim tersebut, tim kuasa hukum Rita mengaku telah menyiapkan berbagai dokumen yang menunjukkan perusahaan-perusahaan yang kini dipersoalkan merupakan usaha keluarga yang telah berdiri jauh sebelum Rita menjabat sebagai kepala daerah.

Rita Widyasari sebelumnya menegaskan bahwa tiga perusahaan yang menjadi objek pengembangan perkara KPK, yakni PT Sinar Kumala Naga (SKN), PT Alamjaya Barapratama (ABP), dan PT Bara Kumala Sakti (BKS), telah beroperasi sejak tahun 2006 atau sebelum dirinya menjadi Bupati Kutai Kartanegara.

Menurut Rita, PT SKN merupakan perusahaan miliknya bersama keluarga, sementara PT ABP merupakan milik kakaknya dan PT BKS merupakan perusahaan milik orang tuanya.

“Saat menerima hasil usaha itu, semuanya terkait PT Sinar Kumala Naga yang memang milik saya dan keluarga. Sedangkan PT Alamjaya sepenuhnya milik kakak saya, dan saya tidak pernah menerima apa pun dari sana,” kata Rita usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (3/6/2026).

Kuasa hukum Rita, Reza Fahruzi, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan berbagai dokumen untuk membuktikan legalitas dan struktur kepemilikan perusahaan keluarga tersebut.

“Bukti yang kami miliki antara lain akta pendirian perusahaan dan akta yang menyatakan kepemilikan saham milik keluarga Rita Widyasari, serta dokumen-dokumen lainnya yang terkait dengan perusahaan tersebut,” ujar Reza saat dikonfirmasi, Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, dokumen tersebut menunjukkan perusahaan-perusahaan itu telah berdiri secara sah sebelum Rita menduduki jabatan publik.

Karena itu, pihaknya menilai penerimaan dana yang diperoleh Rita dari perusahaan tersebut merupakan hak sebagai pemegang saham dan bukan berkaitan dengan jabatan politiknya.

“Perlu diketahui bahwa penerimaan uang dari perusahaan tersebut murni dividen sebagai pemegang saham, bukan sebagai jabatannya sebagai bupati,” tegas Reza.

Rita juga mengaku tidak pernah terlibat dalam operasional perusahaan-perusahaan tersebut. Bahkan saat menjabat sebagai bupati, ia mengklaim pernah menghentikan operasional PT Alamjaya dan PT BKS karena persoalan lingkungan.

Selain itu, Rita menyebut izin usaha pertambangan PT SKN ditandatangani oleh Sulaiman Gofur dan tidak melibatkan ayahnya, Syaukani.

Ia berharap fakta-fakta tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya hanya memohon keadilan yang seadil-adilnya,” tutup Rita. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S