Beranda blog Halaman 414

4 Resep Bangun Ketahanan Mental Ala Staf Ahli Lukman

0
Kegiatan Bontang Mental Health Program Batch 3. (Ist)

BONTANG — Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman, membuka Bontang Mental Health Program Batch 3 mewakili Wali Kota Bontang, Kamis (4/12), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Untuk memperkuat ketahanan mental di tengah derasnya arus informasi dan tekanan zaman, Lukman menitipkan empat resep penting kepada peserta program.
Pertama, berani berbicara dan mencari bantuan profesional ketika merasa tertekan.

Kedua, membangun lingkungan pergaulan yang suportif dan bebas dari sikap saling menghakimi.

Ketiga, bijak berselancar di dunia maya agar tidak terjebak dalam ilusi perbandingan sosial yang merusak harga diri.

Keempat, menjadi agen perubahan yang membawa energi positif bagi lingkungan sekitar.

“Saya percaya bahwa kota yang kuat adalah kota yang warganya memiliki mental yang sehat dan masa depan yang cerah,” ucapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

188 Anak Disabilitas Adu Kebolehan di Ajang Olahraga dan Kreativitas NPCI Bontang

0
Salah satu kegiatan di NPCI Bontang. (Ist)

BONTANG — National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bontang menggelar Kejuaraan Paralimpik 2025 bagi anak-anak disabilitas se-Kota Bontang. Kegiatan berlangsung di Aula SLB Negeri Bontang Kuala, Kamis (4/12), dengan melibatkan 188 peserta dari berbagai jenjang pendidikan hingga kategori umum.

Para peserta unjuk kemampuan dalam sejumlah cabang olahraga (cabor), mulai dari atletik, tenis meja, bulu tangkis, hingga lomba mewarnai.

Tahun ini, kejuaraan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori pelajar (SD, SMP, SMA) dan kategori umum bagi para alumni.

Ketua Penyelenggara, Jamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI).

“Kejuaraan ini tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan menggali bakat mereka,” ujarnya.

Wali Kota Bontang turut hadir dan berbaur langsung dengan para peserta. Sosok yang akrab disapa Bunda Neni itu tampak menyapa satu per satu anak dan memberi semangat bagi mereka yang tengah bertanding. Kehadiran Wali Kota semakin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Pemerintah Kota Bontang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan ruang inklusif bagi seluruh warga, khususnya penyandang disabilitas. “Komitmen ini harus terus diwujudkan melalui kegiatan nyata, salah satunya lewat pembinaan olahraga dan kreativitas seperti ini,” ujar bunda Neni.

Selain NPCI Bontang, kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Kota Bontang, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar), serta berbagai institusi terkait lainnya. Kejuaraan Paralimpik 2025 menjadi bagian dari rangkaian besar peringatan HDI di Bontang.

Sebelumnya, Kota Bontang juga telah melaksanakan Festival Olahraga Disabilitas pada Agustus 2025 dan Pekan Kreativitas Pemuda Disabilitas pada September 2025, sebelum memasuki acara puncak ini.

Ketua NPCI Kalimantan Timur, Suharyanto, turut hadir memberikan dukungan. Ia berharap ajang seperti ini mampu melahirkan atlet-atlet disabilitas potensial yang dapat berkiprah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Dengan tingginya antusiasme para peserta dan dukungan berbagai pihak, Kejuaraan Paralimpik 2025 diharapkan menjadi wadah berkembangnya potensi anak-anak disabilitas di Bontang serta memperkuat semangat inklusivitas di kota ini.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pembukaan Pesta Rakyat Diwarnai Launching Maskot GESIT

0
Launching maskot Gesit. (Yusva Alam)

BONTANG – Di pembukaan Event Pesta Rakyat garapan DKUMPP Bontang, Jumat (5/12/2025) malam tadi, pemkot sekaligus melaunching maskot gesit.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni memaparkan, bahwa Pemkot Bontang memiliki program gerakan sampahku tanggung jawabku (GESIT). Dimana setiap orang diminta untuk bertanggungjawab pada sampahnya masing-masing.

“Kita gak usah ngurusin sampah orang lain tapi urusi sampah sendiri. Sudah disediakan tempat sampah di beberapa sudut,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar dimanapun kapanpun bersih dari sampah. Harus menjaga lingkungan bebas dari sampah.

“Insyaallah jika kita bisa menjaga lingkungan kita bisa terhindar dari bencana yang datangnya bisa kapanpun. Kita harus jaga bumi. Kalau kita jaga bumi, bumi akan jaga kita,” tambahnya.

Dirinya kembali menegaskan, Bontang kota kecil harus bersih. Bontang jadi kota terbersih di Indonesia, merupakan cita-cita bersama bukan hanya cita-cita wali kota saja.

“Jaga sampah masing-masing, jangan meninggalkan pekerjaan untuk orang lain,” pungkasnya.

Launching dimulai dengan seremoni Wali Kota Neni membuka selembar kain yang menutupi maskot GESIT.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Neni Janji Tetap Gelar Event untuk UMKM Meski APBD Turun

0
Wali Kota Neni bersama tamu undangan membunyikan angklung sebagai tanda dibukanya Event Pesta Rakyat. (Yusva Alam)

BONTANG – Wali Kota Neni Moerniaeni siap mendukung para pengusaha UMKM Bontang untuk meningkatkan usahanya. Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan Event Pesta Rakyat, Jumat (5/12/2025) malam di Lapangan Rudal. Event ini terselenggara inisiasi DKUMPP Bontang.

Dikatakan Neni dalam sambutannya, walaupun APBD Kota Bontang turun dari Rp 3.1 Triliun jadi Rp 2,1 Triliun, namun tidak akan menyurutkan pemkot untuk membantu menyejahterakan masyarakatnya, termasuk para pengusaha UMKM.

Ia menegaskan, Insyaallah tahun depan meski APBD turun tapi pemkot akan tetap menggelar event-event UMKM.

“Ada beberapa masukan, katanya tenantnya sedikit sekali. Hal ini karena menyesuaikan dengan kondisi tempat acara. Nanti kita buat lebih besar di lapangan Lang Lang. Kita pake lapangan bolanya. Sekali kali bunda akan ijinkan,” ucapnya.

“Semoga UMKM Kota Bontang semakin berbenah dan semakin berjaya,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Pembukaan Pesta Rakyat: UMKM, Hiburan, hingga Olahraga Tradisional Meriahkan Event

0
Hiburan tarian di pembukaan Pesta Rakyat. (Yusva Alam)

BONTANG – Event Pesta Rakyat garapan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang dibuka, Jumat (5/12/20025) malam tadi di Lapangan Arhanud Rudal. Pembukaan dihadiri Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Dalam sambutannya, Plt Kadis DKUMPP Bontang, Muhammad Ridwan memaparkan bahwa dasar dari diadakannya event ini adalah UU UMKM Nomor 20 tahun 2008 tentang usaha mikro kecil dan menengah, serta DPA perubahan DKUMPP Bontang.

“Maksud acara diadakan, karena pemkot ingin beri ruang UMKM untuk tampilkan produk terbaiknya agar meningkatkan income,” ujarnya.

Ditambahkannya, event yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 5-7 Desember ini bertujuan memberi semangat para pengusaha UMKM untuk berusaha, menumbuhkan daya kreatif para pengusaha UMKM, dan meningkatkan daya saing dan omset penjualan pengusaha UMKM.

Beragam kegiatan akan mengisi Pesta Rakyat. Ada olahraga seperti fun run, fun bike, dan olahraga tradisional di antaranya sumpitan, gasing, belogo. Ada juga hiburan dari penyanyi lokal hingga nasional. Serta launching maskot gesit.

“Pesertanya kurang lebih 100 UMKM mulai dari pengusaha kopi, kuliner, fashion, dan pelayanan dari dinas terkait,” pungkas Ridwan.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Polda Kaltim Gelar Simulasi Bencana Hidrometeorologi, Wagub dan Wali Kota Balikpapan Beri Apresiasi

0
Simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025).

BALIKPAPAN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi terus diperkuat Polda Kaltim melalui simulasi tanggap darurat yang digelar di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025). Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, serta Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

Wagub Kaltim Seno Aji menilai simulasi tersebut berjalan sangat efektif dan mendekati kondisi sebenarnya. Ia menekankan bahwa koordinasi lintas sektor sudah terlihat solid dan terstruktur.

“Kami berharap tidak ada bencana di Kalimantan Timur. Namun bila itu terjadi, seluruh unsur sudah siap melaksanakan prosedur operasi secara otomatis berdasarkan skenario yang ada,” ujarnya.

Seno Aji menambahkan bahwa simulasi ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, serta berbagai instansi lainnya dalam memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Kaltim.

“Secara umum kita di Kaltim sudah siap. Tapi sekali lagi, kita berharap bencana tidak terjadi,” tegasnya.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, juga memberikan apresiasi terhadap langkah Polda Kaltim memperkuat kesiapsiagaan bencana. Menurutnya, simulasi seperti ini penting untuk memastikan respons cepat di lapangan jika kondisi darurat benar-benar terjadi.

“Ini respons positif dan sangat penting. Walaupun kita berharap bencana tidak terjadi, melalui simulasi ini kita sudah mengantisipasi agar tanggapannya cepat,” ujar Rahmad.

Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya mengandalkan aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran semua pihak, terutama masyarakat.

“Yang paling penting adalah mencegah daripada menanggulangi. Jangan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan, jangan membuang sampah sembarangan yang memicu banjir, dan jangan membuka lahan sembarangan yang memicu longsor,” tutupnya. (rb)

Editor: Agus S

Pengamat Unmul Kritik Efisiensi Pemprov Kaltim: Jangan Korbankan Outsourcing, Pangkas Belanja Borosnya!

0
Purwadi Purwoharsojo.

SAMARINDA – Rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melakukan efisiensi anggaran dan mengevaluasi ulang kontrak tenaga outsourcing memicu kritik keras dari Pengamat Ekonomi Universitas Mulawarman, Purwadi Purwoharsojo. Ia menilai langkah tersebut keliru dan justru menyasar kelompok tenaga kerja paling rentan di tengah merosotnya kemampuan fiskal Kaltim.

Seperti diketahui, kemampuan fiskal Kaltim menurun sekitar Rp6 triliun. APBD 2025 yang sebelumnya diproyeksikan Rp21 triliun, kini hanya berkisar Rp15 triliun. Namun bagi Purwadi, menjadikan outsourcing sebagai target pemangkasan adalah keputusan yang tidak adil.

“Tenaga kerja outsourcing itu hidupnya setengah hidup setengah mati. Kalau dipangkas, itu langsung membuat mereka menganggur. Jangan korbankan mereka hanya karena APBD turun,” tegasnya.

Ia menilai akar persoalan bukan pada keberadaan pekerja outsourcing, melainkan pada pola belanja Pemprov yang masih jauh dari efisien. Purwadi menyebut banyak anggaran nonprioritas yang seharusnya bisa dipangkas tanpa mengorbankan pekerja kecil.

“Pangkas saja belanja yang tidak penting. Korden baru, pagar, kendaraan dinas baru. Tiap ganti pejabat TV baru lagi, yang lama dibawa. Itu pemborosan,” ujarnya.

Selain menyoroti belanja tidak produktif, Purwadi juga mengangkat problem struktural dalam skema outsourcing. Ia mengkritisi praktik perusahaan penyedia jasa yang memotong terlalu besar dari upah pekerja, bahkan jaminan BPJS pun belum tentu diterima mereka.

“Outsourcing seharusnya memberikan pekerjaan layak. Faktanya, banyak potongan lewat agen penyedia jasa tenaga kerja, BPJS pun belum tentu mereka dapat. Jangan tambah tekanan dengan pemangkasan tenaga kerja,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa kebijakan pemangkasan outsourcing berpotensi menciptakan persepsi negatif terhadap Pemprov, terutama karena sejumlah komponen belanja pegawai justru dinilai tidak transparan dan tidak pernah tersentuh efisiensi.

“TPP BKD saja tidak jelas indikatornya, diberikan porsi besar dan tidak dipotong. Sedangkan kebijakan efisiensi malah menyasar rakyat kecil, ngawur. Bahkan TPP bisa dicurigai sebagai manipolitik loh Mas, memperkuat basis suara di instansi,” kritiknya.

Purwadi juga menyoroti pengadaan videotron yang menurutnya boros dan tidak berdampak signifikan pada pelayanan publik.

“Videotron itu tidak efektif. Di mobil saja ada peringatan dilarang nonton, ini kenapa harus pasang videotron besar-besaran di jalan? Orang pasti lewat saja. Jangan sampai kita setengah mati perjuangkan DBH di pusat agar tidak dipotong, tapi anggarannya malah dihamburkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa efisiensi harus diarahkan pada belanja nonprioritas, bukan memotong tenaga kerja yang menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa evaluasi tenaga outsourcing tidak dapat dihindari karena mengikuti skema kontrak kegiatan.

“Tenaga outsourcing mengikuti kontrak kegiatan. Jika kegiatan berkurang karena anggaran menurun, otomatis jumlah personel juga menyesuaikan,” jelas Sri.

Namun Purwadi menegaskan bahwa pemerintah tetap harus mengedepankan keberpihakan terhadap pekerja kecil dalam proses efisiensi anggaran.

“Jangan sampai membunuh ‘dapur’ mereka. Efisiensi jangan diarahkan pada rakyat kecil. Pangkas saja belanja yang tidak perlu,” tutupnya. (rb)

Editor: Agus S

Tahun 2026, Anak Disabilitas Dijanjikan Dapat Bantuan Rp 300 Ribu per Bulan

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah menyiapkan anggaran di tahun 2026 mendatang bagi anak-anak disabilitas se-kota Bontang. Anak-anak disabilitas akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 300 ribu per bulannya.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa, pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi ke anak-anak disabilitas, lantaran anak-anak disabilitas telah berprestasi dalam bidang olahraga.

“Iya seperti kejuaraan ini pastinya kita selenggarakan setiap tahunnya, bahkan ada anak disabilitas yang berprestasi mendapatkan juara I sampai tingkat nasional. Kita support di bidang olahraganya,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (5/12/2025).

Walaupun Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan urusan provinsi, akan tetapi Pemkot Bontang tetap berupaya selalu mendukung dan support anak penyandang disabilitas untuk tetap berprestasi.

Bahkan kejuaraan paralimpik bagi penyandang disabilitas yang digelar pun, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang. Termasuk dengan fasilitas milik pemkot yang digunakan untuk berlatih anak-anak disabilitas, seperti tolak peluru, atletik, badminton, dan sebagainya.

“Dengan begitu, mereka tetap bisa menggunakan sarana olahraga milik Bontang, sebagai penunjang bakatnya untuk berprestasi. Padahal kita ingin memberikan Rp 500 ribu per bulan, tetapi menjadi Rp 300 ribu saja takut anggaran tidak cukup. Semoga APBD kita juga tidak turun,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Neni Ingatkan Perusahaan di Bontang Rekrut Karyawan Disabilitas

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat ditemui. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengingatkan ke perusahaan-perusahaan di Bontang, agar menerima sebagian karyawan yang merupakan penyandang disabilitas.

Berdasarkan UU No. 8 Tahun 2016, perusahaan swasta wajib mempekerjakan minimal 1 persen penyandang disabilitas, dari jumlah total pekerja atau karyawan dimana setara 1 dari 100 pekerja.

“Sampai saat ini saya pun tidak melihat program itu berjalan, mungkin nanti kita akan bersurat ke perusahaan kalau ada penerimaaan,” ucapnya, Sabtu (6/12/2025).

Dijelaskannya, maksud dari menyurati perusahaan-perusahaan tersebut, sebagai tanda pengingat. Bahwa penyandang disabilitas memiliki hak untuk bekerja di perusahaan yang ada. Entah di bagian pasukan kuning, cleaning service, maupun administrasi.

“Pastinya nanti segera kita surati perusahaan untuk mengingatkan, kita juga akan memberikan info ke grup. Karena masih suasana memperingati Hari Disabilitas Internasional, jadi momennya masih pas,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Komisi B Soroti Antrean BBM, Distribusi Pertamina Tidak Tepat Waktu

0

Komisi B DPRD Bontang menyoroti kembali persoalan antrean BBM di sejumlah SPBU yang dikeluhkan masyarakat. Distribusi Pertamina dinilai tidak tepat waktu sehingga memicu penumpukan kendaraan dan gangguan pelayanan publik. Rapat bersama instansi terkait digelar untuk meminta komitmen perbaikan distribusi agar pasokan lebih stabil dan antrean dapat ditekan.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb6des2025/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!