Beranda blog Halaman 413

Warga Soroti Dugaan Money Politik di Pemilihan Ketua RT 17 Berbas Tengah

0
Ilustrasi. (Ist)

BONTANG – Warga di RT.17, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, menyoroti adanya dugaan praktik ‘Money Politik’ saat pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) beberapa waktu lalu.

Ketua RT.17, Bachol menyampaikan bahwa dirinya telah menerima beberapa laporan serta aduan dari warganya, bila salah satu calon RT tersebut ada yang telah melakukan praktik money politik.

Lebih parahnya lagi, salah satu anggota panitia tidak terlibat dalam penyusunan kegiatan pemilihan calon ketua RT. Mulai dari awal pembentukan waktu kegiatan hingga satu hari sebelum pemilihan. Padahal saat pembentukan panitia, itu semua hasil dari musyawarah warga sekitar di wilayah RT.17.

Contohnya seperti Mustari Mustafa, saat ditemui tim redaksi secara langsung jika dirinya telah memberikan laporan ke ketua RT.17, bahwa dirinya didatangi tim sukses salah satu kandidat dengan memberikan uang sebesar Rp 400 ribu untuk 2 Daftar Pemilihan Tetap (DPT), tepatnya hari Jumat (28/11/2025) lalu.

“Iya saya mendapatkan beberapa laporan dari warga, bila ada kecurangan di dalam pemilihan RT kemarin, di 30 November 2025 lalu. Seperti politik uang, dimana sebagian warga telah menerima serangan fajar dari tim sukses salah satu kandidat,” ucapnya saat ditemui, Sabtu (6/12/2025).

Di kesempatan yang sama, Susanto, salah satu warga yang menerima uang dari salah satu calon RT menyatakan dengan tegas, bila benar adanya hal tersebut. Bahkan tim dari salah satu calon, sempat mengajak dirinya untuk ketemuan. Kemudian memberikan bujuk rayuan agar dapat memilih kandidat yang dimaksud.

“Iya saya menerima uangnya secara langsung dari tim suksesnya sebesar Rp 200 ribu, sebelumnya dia sempat nanya terkait calon yang akan dipilih. Karena saya belum ada calon yang mau dipilih, akhirnya dia menyarankan untuk memilih yang dimaksud,” jelasnya.

Susanto juga masih menyimpan bukti chat dari tim sukses salah satu kandidat tersebut, dan uang yang diberikan secara langsung beberapa waktu lalu. Sehingga Susanto beranggapan dengan adanya pemilihan ketua RT.17 ini, menurutnya sangat tidak adil sebab adanya praktik money politik.

“Untuk bukti dan uang yang diberikan kemarin, saya masih ada simpan. Jadi apa yang saya sampaikan benar adanya, tidak mengada-ngada,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Prostitusi MiChat Marak di Sepaku IKN, PSK dan Joki Terjaring Operasi

0
Sejumlah PSK di IKN terjaring operasi Satpol PP Provinsi Kaltim. Mereka menyewa kamar dan transaksi via MiChat. (Atmaja/MKN)

NUSANTARA – Praktik prostitusi daring di Kecamatan Sepaku, kawasan delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), terus marak meski Satpol PP Provinsi Kaltim berulang kali melakukan penertiban. Modusnya tetap sama: menyewa kamar penginapan untuk long stay dan melayani pelanggan melalui aplikasi MiChat.

Wilayah Sepaku yang dipadati pekerja luar daerah—khususnya pekerja konstruksi—menjadi magnet bagi PSK dari berbagai kota. Cuan yang besar membuat para PSK terus berdatangan dan kembali beroperasi.

Salah seorang PSK, CFA (36) asal Jawa Tengah, mengaku baru dua minggu berada di Sepaku. “Baru dateng. Sempat pulang, terus balik lagi ke sini,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025) dini hari.

PSK lain, FB (22), mengatakan bahwa ia mengoperasikan akun MiChat sendiri tanpa perantara. Namun, banyak rekan seprofesinya menggunakan jasa joki. “Banyak sih yang pakai joki. Dari Banjar (Banjarmasin) biasanya,” katanya.

Jika menggunakan joki, PSK wajib memberikan komisi Rp50 ribu setiap satu pelanggan. Sementara tarif layanan seksual berkisar Rp400–Rp800 ribu per sekali kencan, tergantung usia dan penampilan.

PSK di kawasan IKN berasal dari berbagai daerah: Balikpapan, Samarinda, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Sulawesi. Usia mereka mulai 22 tahun hingga di atas 40 tahun. Pelanggannya pun beragam, mulai pekerja bangunan, kontraktor, pedagang pentol, hingga karyawan ritel.

Dalam sehari, para PSK rata-rata melayani 2–3 pelanggan. Saat momen gajian, jumlah pelanggan bisa melonjak, bahkan pernah mencapai 5–10 orang per hari pada 2024 hingga awal 2025.

Para PSK umumnya tinggal di penginapan dengan sistem sewa bulanan. Sebagian memilih kos sederhana untuk menekan biaya.

MiChat berjoki bekerja layaknya mucikari. Joki mengelola akun-akun PSK, mengunggah foto, membalas calon pelanggan, menentukan harga, hingga mengatur lokasi pertemuan. Satu joki dikabarkan dapat mengendalikan hingga 24 akun sekaligus, sementara satu PSK biasanya memiliki dua akun berbeda.

Rangkaian fakta ini terungkap dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) Satpol PP Kaltim pada Jumat (5/12/2025) hingga Sabtu dini hari. Petugas yang menyasar penjual minuman keras juga memeriksa sejumlah penginapan dekat jantung IKN, dan menemukan beberapa PSK di dalam kamar penginapan. (rb)

Editor: Agus S

Tradisi Dayak Kenyah Hidup di Citra Niaga: Seni Nusantara 2025 Pukau Ribuan Penonton

0
Sambutan dari ketua panitia kegiatan Seni Nusantara tahun 2025. (Dimas/Media Kaltim)

SAMARINDA – Suasana Citra Niaga berubah menjadi panggung budaya yang hidup pada Minggu malam (6/12), ketika ratusan warga memenuhi area publik tersebut untuk menyaksikan puncak Program Inovasi Seni Nusantara 2025. Dalam satu malam, ragam tari dan musik kreatif Dayak Kenyah tampil memukau, menghadirkan kekayaan tradisi masyarakat pedalaman ke tengah pusat kota Samarinda.

Pementasan ini merupakan rangkaian akhir dari program pendampingan seni dan budaya yang digagas oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selama beberapa bulan, tim pelaksana melakukan pendampingan intensif kepada dua mitra utama: Desa Budaya Sungai Bawang dan Sanggar Runtik Bulau dari Kutai Kartanegara.

Eka Yusriansah, Ketua Pelaksana kegiatan, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah menghadirkan kembali napas tradisi ke ruang publik, sekaligus menunjukkan bahwa seni masyarakat adat dapat tampil sekuat seni modern.

“Ini merupakan luaran dari Program Inovasi Seni Nusantara, pendampingan kepada masyarakat untuk mengembangkan seni dan budaya tradisi,” ujar Eka.

Sebelum tampil di Citra Niaga, para peserta mengikuti tahap Sarasehan Budaya, Lokakarya Tari dan Musik Kreatif, hingga pendampingan bersama para pelatih. Panggung Citra Niaga dipilih untuk memperluas jangkauan penonton.

“Kami ingin memperkenalkan karya tari dan musik dari mitra kami kepada lebih banyak masyarakat. Kalau dilakukan di desa, mungkin terlalu jauh. Di ruang publik seperti ini, masyarakat umum bisa menonton dan mengenal tradisi mereka,” tutur Eka.

Pementasan mengusung konsep “Petani–Penari”, terinspirasi oleh gagasan The Aesthetic of Everyday Life, yang memandang bahwa kreativitas seni Dayak Kenyah lahir dari aktivitas keseharian: berladang, menanam, hingga panen.

“Proses penciptaan seni tari dan musik itu berbasis dari aktivitas keseharian, terutama yang terkait ladang. Dari sanalah embrio kreativitas muncul,” jelas Eka.

Malam puncak menjadi kolaborasi dua program: konsep tari dipimpin langsung oleh Eka dari Program Studi Tari, sementara musik dipimpin rekannya, Yofi. Dua unsur tersebut berpadu harmonis, menghasilkan pertunjukan yang kuat, ritmis, dan menyentuh.

Pementasan Seni Nusantara 2025 di Citra Niaga bukan hanya penampilan seni, tetapi juga ruang pertemuan budaya—menghadirkan identitas Dayak Kenyah ke tengah kota, dan mengajak publik merayakan keindahan tradisi bersama-sama. (dim/rb)

Editor: Agus S

Meriahkan HUT ke-51 Badak LNG, 1200 Pelari Berebut Medali di Balance Run 5,1 K 2025

0
Kemeriahan Balance Run 2025 (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51, Badak LNG menggelar event Balance Run 5,1 K 2025, yang berlangsung di Town Center Badak LNG, Kota Bontang, Sabtu (6/12/2025) pagi tadi.

Event ini diikuti sekira 1200 pelari yang sebagian besar merupakan karyawan PT Badak NGL, anak perusahaan, dan beberapa perwakilan OPD Pemkot Bontang dan media.

Start dimulai tepat pukul 06.30 Wita di depan Town Center Badak LNG. Ribuan pelari ini berlari sejauh 5 kilometer menyusuri area perumahan perusahaan dan kembali finish di depan Town Center. Saling berebut menjadi finisher yang mampu meraih 800 medali yang disiapkan panitia.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris yang didampingi para petinggi PT Badak NGL.

Saat sambutan, wawali menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memberikan dukungan secara penuh terhadap kegiatan yang positif, salah satunya seperti Balance Run 2025 ini.

Melalui kegiatan ini pula dapat menjadi salah satu jalinan tali silaturahmi antar pejabat, perusahaan, karyawan hingga masyarakat Bontang.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa membangun tali silaturahmi menjadi erat sekaligus di momentum HUT Badak LNG ke-51,” ucapnya.

Kegiatan ditutup dengan hiburan dari Band Teras Kaca yang menyanyikan tembang-tembang jawa pop. Membuat para pelari ikut berjoget mengiringi musik. Sekaligus dibacakan para peraih undian doorprize.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Persib Tekuk Borneo FC 3-1 di GBLA, Pesut Etam Gagal Pertahankan Keunggulan Awal

0
Borneo FC Samarinda mengalami kekalahan saat bertandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Inst : Borneo FC)

BANDUNG – Persib Bandung meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Borneo FC Samarinda pada lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (5/12/2025). Meski Pesut Etam sempat unggul lebih dulu, Maung Bandung bangkit di babak kedua dan mengamankan tiga poin penuh.

Borneo FC membuka skor lebih cepat di menit ke-18. Berawal dari serangan balik, umpan matang Peralta diselesaikan dengan tenang oleh Joel Vinicius, membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.

Persib merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Setelah beberapa peluang gagal, gol penyeimbang akhirnya hadir di menit ke-40. Beckham Putra mengirim umpan akurat yang disambut sundulan keras Ramon, mengubah kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persib tampil jauh lebih agresif. Hanya lima menit setelah jeda, Maung Bandung membalikkan keadaan lewat gol spektakuler Federico Barba. Bola liar hasil sepak pojok Thom Haye disambar tendangan voli keras, membawa Persib unggul 2-1.

Borneo FC mencoba bangkit melalui peluang Maicon di menit ke-78, namun tendangannya masih mampu diamankan kiper Persib. Upaya penyama kedudukan gagal, dan Persib justru memastikan kemenangan di menit ke-95. Saddil Ramdhani menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu ditepis kiper Pesut Etam.

Skor akhir 3-1 menutup laga. Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan kandang penting, sementara Borneo FC harus pulang dengan kekalahan kedua mereka di musim ini.

Editor: Agus S

Satpol PP Kaltim Sita Ratusan Miras di Sepaku, PSK dan Pelanggan Terjaring Operasi di Dekat KIPP IKN

0
Ratusan miras di Sepaku disita. Satpol PP Kaltim masih temukan prostitusi daring di IKN. (Atmaja/MKN)

NUSANTARA – Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur menyita ratusan botol minuman keras (miras) ilegal dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Sepaku, delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (5/12/2025) hingga pukul 02.01 Wita. Miras ditemukan di kedai tuak, warung makan, hingga rumah pribadi yang diam-diam menjual minuman beralkohol tanpa izin.

Lokasi pertama yang disasar berada di Jalan Poros Desa Bumi Harapan. Suasana lapo yang ramai mendadak tegang saat petugas masuk dan menemukan puluhan kardus berisi miras botolan serta kaleng. Penjaganya tidak mampu menunjukkan izin usaha maupun izin edar.

Tidak jauh berbeda, di lokasi kedua yang berada di Jalan Bypass Desa Bukit Raya, petugas kembali mendapati ratusan botol dan kaleng miras tersimpan di berbagai sudut ruangan, termasuk lemari es. Penjaga lapo, Supriadi (18), mengaku hanya bekerja menjaga tempat tersebut sejak empat bulan lalu. “Aku cuma jaga aja. Yang punya bukan orang sini,” ujarnya.

Di tempat ketiga, sebuah rumah pribadi di Jalan Rezeki RT 12, petugas kembali dibuat terkejut setelah menemukan puluhan dus miras yang disimpan di ruangan kecil berukuran sekitar 2 x 2,5 meter. Pemilik rumah, Ermina, tidak mampu menunjukkan surat izin. “Ijin kan kayanya mahal Pak,” katanya sebelum rumahnya dipasangi stiker Usaha Dalam Pengawasan.

Semua barang bukti miras dari tiga lokasi diangkut menggunakan truk Satpol PP.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, yang memimpin operasi bersama 36 anggota, menegaskan seluruh miras tersebut ilegal. “Barang bukti ini semua kita amankan. Kita hitung semua, setelahnya akan dilakukan pres rilis besok,” ujarnya.

Edwin mengungkap bahwa dari tujuh titik operasi, beberapa lokasi bocor akibat informasi yang tersebar lebih dulu. Meski begitu, penggerebekan terakhir dianggap berjalan maksimal. Ia menegaskan, maraknya peredaran miras ilegal ini menjadi catatan penting mengingat Sepaku merupakan kawasan IKN yang harus dijaga stabilitas keamanannya.

Selain menyasar penjual miras, Satpol PP juga melakukan pemeriksaan ke sejumlah penginapan di sekitar jantung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Di salah satu penginapan Desa Bumi Harapan, petugas mendapati 4 wanita yang diduga PSK, 3 laki-laki hidung belang, serta seorang waria. Puluhan pelumas dan alat kontrasepsi juga disita sebagai barang bukti.

Operasi berlangsung humanis tanpa adanya kekerasan maupun paksaan selama penertiban. (rb)

Editor: Agus S

Hadapi Potensi Bencana, Polda Kaltim–TNI Kerahkan Ribuan Personel dalam Simulasi Besar di Balikpapan

0
Simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025).

BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur bersama Kodam VI/Mulawarman, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta sejumlah instansi terkait menggelar simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025). Latihan besar ini menampilkan skenario penanganan berbagai jenis bencana, mulai dari kebakaran, banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Prihantoro, didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti konkret kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi meningkatnya potensi bencana di Kaltim.

“Bencana alam adalah ancaman multidimensi yang membutuhkan visi terpadu, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen kuat dalam perlindungan dan pemulihan masyarakat. Kita berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai bencana,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa sedikitnya 1.600 personel Polda Kaltim dikerahkan dalam kegiatan ini, didukung 2.000 personel TNI, Basarnas, BPBD, dan berbagai instansi terkait.

Kesiapsiagaan ini dinilai krusial mengingat proyeksi BMKG yang menunjukkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi pada Desember 2025–Januari 2026, terutama di wilayah Kutai Barat, Mahakam Ulu, Berau, Paser, dan sebagian Kukar. Sementara itu, gelombang laut diperkirakan mencapai 2 meter atau lebih, meningkatkan risiko banjir rob di Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, hingga pesisir Berau.

“Dengan proyeksi BMKG tersebut, bencana hidrometeorologi bisa saja melanda Kaltim. Karena itu, koordinasi lintas sektor serta pelatihan peningkatan kemampuan menjadi sangat penting. Ini bukti negara selalu hadir melindungi rakyatnya,” jelas Endar Prihantoro. (rb)

Editor: Agus S

98 Resolution Network dan Pegadaian Gelar Aksi Kemanusiaan di Bantar Gebang, Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana

0
Juru Bicara 98 Resolution Network, Rahman Toha (Rompi Coklat). (Fajri/MKN)

BEKASI — 98 Resolution Network bersama PT Pegadaian, Serikat Pekerja Pegadaian, dan Ikatan Pemulung Indonesia kembali menggelar aksi sosial Warga Peduli Warga (WPW) di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Sabtu (6/12/2025). Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat sebagai wujud gotong royong di tengah meningkatnya frekuensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Juru Bicara 98 Resolution Network, Rahman Toha, menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan pentingnya solidaritas antarwarga dalam menghadapi situasi kemanusiaan seperti saat ini.

“Musibah ini adalah cobaan bagi kita semua, terutama bagi para korban. Kami dari 98 Resolution Network bersama seluruh peserta WPW menyampaikan duka mendalam. Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menegakkan solidaritas dan gotong royong—baik melalui bantuan materiil, imateriil, maupun doa,” tegas Rahman.

Selain menyerukan solidaritas, Rahman juga memberikan dukungan kepada pemerintah dalam penanganan darurat hingga proses pemulihan pascabencana. Ia optimistis pemerintah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menyelamatkan warga di daerah terdampak.

“Kami percaya pemerintah Prabowo bergerak cepat dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi ke depan. Kami yakin upaya terbaik sedang dilakukan demi keselamatan warga,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada bantuan sosial, 98 Resolution Network juga menyinggung persoalan lingkungan sebagai salah satu akar penyebab kerentanan bencana. Rahman menilai evaluasi menyeluruh terhadap izin pengelolaan hutan, praktik deforestasi, serta kewajiban lingkungan yang belum ditegakkan merupakan langkah penting untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

“Evaluasi ini krusial. Dampak bencana yang luas dan banyaknya korban menunjukkan perlunya penataan ulang pengelolaan hutan. Pemerintah harus memastikan adanya langkah pencegahan dan revitalisasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” katanya.

Perwakilan PT Pegadaian yang turut hadir memberikan apresiasi atas kolaborasi ini. Menurutnya, program WPW sejalan dengan komitmen Pegadaian sebagai BUMN yang aktif menjalankan misi sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Pegadaian setiap hari hadir bersama masyarakat. Karena itu, bagi kami merupakan kehormatan untuk turut berbagi melalui WPW. Program ini memperkuat misi sosial kami sekaligus melengkapi berbagai program pemberdayaan yang sudah kami jalankan,” ungkapnya.

Rahman menegaskan bahwa seluruh upaya saat ini masih berada dalam fase tanggap darurat. Fokus utama adalah penyelamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan sosial-ekonomi.

98 Resolution Network memastikan aksi WPW selanjutnya akan difokuskan pada program solidaritas Natal di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, Jakarta, NTT, dan Sulawesi Utara.

“Semoga kolaborasi ini terus menjadi energi positif bagi seluruh anak bangsa,” tutup Rahman. (Fajri)

Editor: Agus S

Siraman Rohani Koh Dennis Lim di Kutim: Jangan Ambil Hak Rakyat Miskin!

0
Penceramah Nasional Ustadz Koh Dennis Lim saat membawakan ceramah di hadapan jamaah. (Ramlah)

SANGATTA — Ribuan jamaah memenuhi Gedung Serbaguna Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, saat Tabligh Akbar yang digelar pada Sabtu (6/12/2025). Acara keagamaan ini menghadirkan penceramah nasional Ustadz Koh Dennis Lim, yang tampil dengan pesan lugas mengenai kejujuran dan pentingnya menjaga hak-hak kaum dhuafa.

Selain rangkaian ceramah, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp550 juta, hasil pengumpulan dana melalui Baznas Kutim.

Dalam ceramahnya, Ustadz Koh Dennis Lim menyoroti perilaku sebagian masyarakat yang kerap mengambil hak warga miskin, salah satunya penyalahgunaan LPG 3 kg yang disubsidi pemerintah.

“Jangan mengambil hak-hak orang lain. Contohnya LPG 3 kg. Gas melon ini untuk masyarakat miskin karena disubsidi pemerintah,” tegasnya di hadapan ribuan jamaah.

Ia mengingatkan bahwa mengambil hak rakyat miskin bukan hanya persoalan hukum sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi moral dan spiritual.

“Jika masyarakat miskin tidak mampu membeli karena diborong yang mampu, demi Allah ada tanggung jawab di hadapan Allah SWT. Jika bukan hak kita, jangan diambil,” lanjutnya dengan suara lantang.

Pesan tersebut mendapat respons kuat dari jamaah yang mengikuti ceramah dengan khidmat.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis.

Adapun total donasi yang berhasil dihimpun: Rp500 juta untuk korban bencana di wilayah Sumatera, Rp50 juta untuk Palestina, disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rp25 juta, dan melalui Masjid Koh Dennis Rp25 juta.

“Dalam kesempatan yang mulia ini, kami menyerahkan total bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Bupati Ardiansyah.

Bupati Ardiansyah juga menegaskan pentingnya pemahaman yang benar tentang tawakal. Menurutnya, tawakal tidak dapat dipisahkan dari ikhtiar yang sungguh-sungguh.

“Tawakal bukanlah pasrah, tapi penyerahan diri setelah usaha maksimal. Mari kita tunjukkan kesungguhan dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan,” katanya.

Tabligh Akbar ini tidak hanya menjadi wadah memperdalam spiritualitas, tetapi juga mempertegas kembali nilai integritas moral, kepedulian sosial, serta peran umat dalam menjaga hak-hak kaum lemah.

Acara berjalan lancar, tertib, dan diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat Kutai Timur untuk lebih jujur, adil, dan peka terhadap sesama.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Bangunan Kosong di Jalan Yos Sudarso Terbakar, Dua Motor Berhasil Diselamatkan

0
Petugas dengan cepat bergerak melakukan pemadaman di lokasi. (Ramlah)

SANGATTA – Kebakaran melibatkan sebuah bangunan kosong berukuran kecil
terjadi di wilayah Sangatta Utara, tepatnya di Jalan Yos Sudarso IV, Ringroad 9 Soekarno Hatta, pada Sabtu (6/12/2025) siang.

Meski terlihat kecil, insiden tersebut memicu perhatian petugas pemadam lantaran berada di kawasan yang cukup padat aktivitas.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur (Kuti) menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.10 WITA. Informasi pertama datang dari anggota Tagana yang kebetulan melintas dan melihat kepulan asap dari bangunan tersebut. Meski identitas pelapor tidak diketahui, Disdamkartan Kutim langsung merespons cepat dengan menerjunkan beberapa unit pemadam dari pos berbeda.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menjelaskan bahwa unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 WITA. Jarak tempuh dari pos terdekat menuju titik kejadian mencapai kurang lebih 4 kilometer.

“Saat tiba, api sudah membakar bangunan kosong dengan ukuran sekitar 4 x 6 meter. Kondisi api cukup cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat material kering yang mudah terbakar. Petugas segera melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah api muncul kembali,” jelas Eko kepada Media Kaltim.

Meskipun api menghanguskan sebagian besar bagian bangunan, petugas berhasil menyelamatkan dua unit sepeda motor yang berada di area terdampak. Kedua kendaraan itu sempat terancam karena jaraknya cukup dekat dengan sumber api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Bangunan yang terbakar juga tidak ditempati pemilik atau penghuni. “Untuk kerugian material masih kami data. Karena bangunannya kosong, tidak banyak barang yang terdampak. Namun tetap kami pastikan tidak ada risiko lanjutan di lokasi,” tambah Eko.

Ia juga membeberkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek listrik. Indikasi tersebut menguat karena ditemukan kabel dan instalasi yang telah terbakar di titik awal api. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab utama.

Dalam penanganan kejadian ini, Disdamkartan Kutim mengerahkan Unit Fire 316 dan Unit Suplai 314 dari Pos Utara, ditambah Unit Fire 315 dari Pos Stadion. Kerja sama lintas instansi juga berjalan baik, ditandai dengan hadirnya personel Polres Kutim dan Koramil yang membantu pengamanan lokasi serta mengatur arus kendaraan agar tidak menghambat proses pemadaman.

Eko menegaskan bahwa seluruh proses berjalan tanpa kendala berarti. Debit air mencukupi, akses jalan lancar, dan area sekitar aman dari potensi perluasan api.

“Kami selalu mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, sekalipun bangunan tidak ditempati. Korsleting sering terjadi justru di bangunan kosong yang tidak dipantau,” pungkasnya.

Laporan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim cuaca panas dan instalasi listrik yang tidak terpantau.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam