Beranda blog Halaman 442

Jembatan Seniur 2 Tersendat Klaim Warga, DPRD Paser Tegaskan Bantaran Sungai Milik Negara

0
RDP gabungan komisi membahas terhentinya pembangunan Jembatan Seniur 2 di Desa Lolo. (Nash)

PASER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi untuk membahas terhentinya pembangunan Jembatan Seniur 2 di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro. Pembangunan jembatan tersebut terhambat akibat sengketa lahan yang diklaim oleh seorang warga.

Ketua DPRD Paser, Hendra Wahyudi, menjelaskan bahwa penghentian sementara pembangunan Jembatan Seniur 2 disebabkan adanya klaim kepemilikan lahan oleh warga yang menyatakan lokasi pembangunan jembatan berada di atas tanah miliknya.

“Pembangunan ini terhenti karena ada klaim dari warga yang menyebutkan bahwa jembatan tersebut berdiri di atas lahannya,” ujar Hendra Wahyudi, Senin (12/1/2026).

Untuk mencari solusi, DPRD Paser menggelar RDP dengan menghadirkan seluruh unsur terkait, termasuk perwakilan warga yang mengklaim kepemilikan lahan, dengan harapan dapat dicapai kesepakatan bersama agar pembangunan tidak terus tertunda.

Namun, karena pertemuan tersebut belum menghasilkan mufakat, DPRD Paser meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk meninjau dan membatalkan sertifikat lahan yang diklaim warga tersebut. Pasalnya, lahan yang disengketakan berada di kawasan bantaran sungai.

“Jika memang sertifikat itu terbit di kawasan bantaran sungai, kami minta ATR/BPN untuk membatalkannya. Karena ini jelas menghambat pembangunan jembatan,” tegas Hendra.

Ia menegaskan bahwa bantaran sungai atau sempadan sungai merupakan tanah negara yang tidak dapat dimiliki oleh perorangan maupun badan usaha. Hal tersebut, kata dia, telah diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 7 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, serta Pasal 1 angka 8 dan Pasal 17 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011.

“Bagaimanapun juga, bantaran sungai ini adalah tanah negara. Pemerintah daerah tidak mungkin melakukan ganti rugi atas tanah tersebut,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Kuaro, Finandar Astaman, mengatakan bahwa secara aturan pemerintah memang tidak dapat melakukan ganti rugi lahan di kawasan bantaran sungai. Namun demikian, pihak kecamatan telah berupaya mencari solusi alternatif untuk mengakomodasi hak warga.

“Kami mencoba mencari solusi pembiayaan ganti rugi dari pihak ketiga yang berkepentingan dengan akses jembatan tersebut,” jelas Finandar.

Menurutnya, nilai ganti rugi yang rasional berada di kisaran Rp25 juta hingga Rp30 juta. Hal itu didasarkan pada informasi bahwa lahan tersebut sebelumnya dibeli dengan nilai Rp10 juta pada tahun 2023.

“Kalau diganti Rp25 juta atau Rp30 juta pada 2025, itu sudah sangat signifikan. Kalau dilakukan appraisal pun, nilainya tidak mungkin sampai Rp700 juta seperti yang diminta pemilik lahan,” katanya.

Sementara itu, pemilik lahan, Arif Mubarak, menyatakan tidak keberatan dengan pembangunan Jembatan Seniur 2. Namun ia meminta agar haknya sebagai pemilik lahan tetap dipenuhi.

Arif menyebutkan bahwa pondasi jembatan berada di tengah lahan miliknya, sehingga ia meminta pembebasan seluruh lahan sesuai luas yang tertera dalam sertifikat, yakni 735 meter persegi.

“Saya sudah sampaikan kepada Pak Camat dan Kepala DPUTR, saya minta ganti rugi per meter Rp1 juta,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo Tegaskan Bersih-bersih Praktik Tidak Sehat Sektor Energi

0
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menyampaikan sambutan dalam peresmian RDMP Balikpapan. (MKN)

BALIKPAPAN – Upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional mengemuka dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya untuk membersihkan praktik-praktik tidak sehat yang dinilai menghambat terwujudnya swasembada energi nasional. Menurut Presiden, selama ini terdapat pihak-pihak yang memanfaatkan celah regulasi dan kebijakan impor demi keuntungan pribadi.

Prabowo menilai praktik tersebut justru memperpanjang ketergantungan Indonesia terhadap impor energi dan berdampak langsung pada penderitaan rakyat.

“Beberapa tahun belakangan ini terjadi manajemen permainan-permainan tidak sehat di Pertamina dan di peraturan ESDM kita. Ada orang-orang pintar, tapi serakah, yang memanipulasi harga impor demi keuntungan segelintir pihak, sementara rakyat menderita,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Ia menegaskan tekad untuk membenahi tata kelola Pertamina selama masa kepemimpinannya. Prabowo menyebut telah menempatkan figur-figur baru di jajaran direksi sebagai bagian dari upaya perbaikan menyeluruh, salah satunya menunjuk Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

“Saya beri tugas, jangan korupsi. Jangan mencari kekayaan di atas kepercayaan negara. Jabatan Direktur Utama Pertamina sangat strategis, godaannya besar. Kalau ada yang tidak bagus, pecat. Jangan ragu. Demi bangsa dan negara, kita harus tegas,” tegas Prabowo.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa proyek RDMP Balikpapan sempat menghadapi berbagai hambatan yang menyebabkan penyelesaiannya melampaui target awal Mei 2024. Salah satu kendala utama adalah insiden kebakaran di area proyek.

“Proyek RDMP ini banyak dramanya. Seharusnya bisa direalisasikan awal Mei 2024, tapi terjadi kebakaran. Ada bagian yang terbakar dan ini perlu ditelusuri lebih lanjut,” ujar Bahlil.

Bahlil menambahkan, hasil investigasi awal mengindikasikan adanya pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia memiliki cadangan energi yang kuat dan mencapai swasembada energi.

“Ternyata ada udang di balik batu. Masih ada yang tidak rela kalau kita swasembada energi. Maunya impor terus. Ini harus kita hadapi dan selesaikan,” jelasnya.

Presiden Prabowo secara resmi meresmikan beroperasinya RDMP Balikpapan sebagai salah satu proyek strategis nasional yang memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia. Keberadaan proyek ini sekaligus menegaskan posisi Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan, sebagai pusat industri energi strategis nasional.

Acara peresmian tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, jajaran pimpinan PT Pertamina (Persero), serta para pemangku kepentingan sektor energi nasional. Turut hadir Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman. (MK)

Sempat Mangkrak, RTH Depan Stadion Panglima Sentik Kembali Digarap

0
Lokasi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan Stadion Panglima Sentik, Penajam Paser Utara. (Deddy/MKNN)

PPU – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi di depan Stadion Panglima Sentik, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali dilanjutkan setelah sempat mangkrak selama bertahun-tahun.

Proyek RTH ini merupakan bagian dari master plan yang telah dicanangkan sejak masa pemerintahan Bupati Yusran dan Wakil Bupati Mustaqim. Pembangunannya sempat berjalan, namun terhenti pada periode pemerintahan AGM–Hamdam.

Di bawah kepemimpinan Bupati PPU Mudyat Noor dan Wakil Bupati Abdul Waris Muin, pembangunan RTH tersebut kini kembali dilanjutkan dengan konsep yang lebih terintegrasi. RTH ini direncanakan menjadi pusat hiburan masyarakat, pusat kuliner, sarana olahraga, serta ruang berkumpul warga PPU.

Dengan lokasi yang berada di kawasan strategis dan mudah diakses, RTH di depan Stadion Panglima Sentik diproyeksikan menjadi salah satu ruang publik representatif di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, Khairil Achmad, menyampaikan bahwa pihaknya telah melanjutkan pembangunan dengan menambahkan berbagai sarana dan prasarana pendukung.

“Beberapa fasilitas yang saat ini dibangun di antaranya gedung UMKM sebanyak 15 pintu, gedung ekonomi kreatif, gedung pengelola, bangunan toilet umum, venue kegiatan, serta jogging track,” jelas Khairil, Senin (12/1/2026).

Dengan dilanjutkannya pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten PPU berharap RTH tersebut dapat menjadi ruang publik yang dimanfaatkan oleh masyarakat PPU maupun masyarakat dari luar daerah yang melintas di jalur Trans Kalimantan Timur–Kalimantan Selatan.

Selain itu, keberadaan RTH ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan kesehatan bagi masyarakat, sekaligus mendorong pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif daerah.

“RTH ini akan menjadi ruang publik dari segi pemanfaatannya, sekaligus merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (MK)

Enam Perusahaan Bandel Bayar PKB, Samsat Siapkan Pelimpahan ke Kejaksaan

0

Samsat Kota Bontang mengambil langkah tegas terhadap enam perusahaan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Setelah tahapan penagihan administratif, kasus-kasus tersebut disiapkan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan sebagai bentuk penegakan kepatuhan pajak.

Pembaca Setia Radar Bontang!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

📱 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb12jan2026/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Mendarat di Istana Negara, Prabowo Bermalam di Swissotel Nusantara

0
Presiden Prabowo tiba di IKN dan mendarat di lapangan depan Istana Negara menggunakan helikopter. (Atmaja/Media Kaltim/Sekretariat Presiden)

NUSANTARA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya menginjakkan kaki di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya sejak resmi menjabat sebagai kepala negara. Prabowo tiba di kawasan inti IKN pada Senin petang (12/1/2026), setelah menyelesaikan rangkaian lawatan kerja di Kalimantan Selatan dan Balikpapan.

Presiden mendarat sekitar pukul 18.47 Wita menggunakan helikopter berwarna putih yang langsung turun di lapangan depan Istana Negara IKN. Helikopter yang ditumpangi Prabowo menjadi unit ketiga yang mendarat, setelah dua helikopter TNI pengawal lebih dulu tiba untuk memastikan pengamanan lokasi.

Kedatangan Presiden berlangsung usai agenda peresmian Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina di Balikpapan yang digelar sejak siang hingga sore hari. Setibanya di IKN, Prabowo disambut langsung oleh jajaran Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), di antaranya Kepala OIKN Basuki Hadimuljono dan Sekretaris OIKN Bimo Adi Nursanthyasto.

Pertemuan singkat terlihat berlangsung di area Istana Negara sebelum Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Swissotel Nusantara untuk bermalam.

Hingga Senin malam, belum ada keterangan resmi terkait agenda detail Presiden selama berada di IKN, baik pada malam hari maupun keesokan paginya. Namun, sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah memberi sinyal bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan ibu kota baru.

“Mohon doa restu, selanjutnya dari Balikpapan akan nengok ke IKN,” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media saat rombongan masih berada di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebelum bertolak ke Balikpapan.

Malam ini, Presiden Prabowo dijadwalkan menengok langsung perkembangan terkini pembangunan IKN.

Kunjungan ini menjadi momen kembalinya Prabowo ke IKN setelah terakhir kali menyambangi kawasan tersebut saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, IKN diproyeksikan mulai berfungsi sebagai ibu kota politik Indonesia pada 2028. Dengan target tersebut, seluruh infrastruktur pemerintahan, mulai dari cabang eksekutif, legislatif, hingga yudikatif, dituntut sudah terbangun dan siap digunakan.

Sebelum kedatangan Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah lebih dahulu mengunjungi IKN sebanyak dua kali. Kunjungan terakhir dilakukan pada 30–31 Desember 2025. (MK)

Editor: Agus S

Pasar Murah MT Muslimah Masjid Fathul Khoir BSD: Bantu Ringankan Warga Bontang dan Palestina Jelang Ramadan

0
Majelis Taklim Muslimah Masjid Fathul Khoir BSD menggelar pasar murah di Mangrove Berbas Pantai (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Majelis Taklim (MT) Muslimah Masjid Fathul Khoir menggelar Pasar Murah, Minggu (11/1) sore di Mangrove Berbas Pantai. Kegiatan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat Bontang, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pakaian serta barang rumah tangga dengan harga yang terjangkau.

Ketua MT Muslimah Masjid Fathul Khoir BSD, Eva mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan untuk menyambut bulan suci ramadan. Barang-barang yang nantinya akan dijual di pasar murah merupakan barang milik warga Bukit Sekatup Damai (BSD) sebanyak 15 RT yang sudah tak terpakai, akan tetapi masih layak digunakan.

Terlebih lagi, sebelum melangsungkan kegiatan pasar murah, tim kepengurusan dari MT mengumpulkan barang-barangnya secara berkala selama dua bulan lamanya. Mulai dari pakaian, peralatan dapur, barang elektronik, sandal, sepatu, baju anak, hingga mukenah.

“Sebelum pasar murah dilakukan, pastinya kami menyortir barang-barangnya terlebih dahulu. Barangnya masih layak dan pantas tidak untuk dijual. Kalaupun semisal ada barang yang rusak atau pun tak layak pastinya tidak akan kami jual,” ucapnya, Minggu (11/1/2026).

Diketahui, kepengurusan MT Muslimah Masjid Fathul Khoir BSD melaksanakan kegiatan pasar murah untuk pertama kalinya di 2019 sebelum masa covid, dan pasar murah kembali terselenggara di 2023 lalu hingga sampai saat ini.

Adapun dari hasil penjualan barang-barang tersebut di 2023 lalu telah disumbangkan ke beberapa tempat, seperti Yayasan Roudhotul Ulum Kandolo, di Jalan Poros Bontang – Sangatta. Panti Jompo Al Maghfiroh di Simpang Empat Teluk Pandan. Pondok Pesantren Ma’rifat di Kelurahan Gunung Elai. Serta Pondok Pesantren Syaichona Cholil di KM 5 Simpang Sangatta Teluk Pandan.

“Di kegiatan sebelumnya ada beberapa tempat yang kami sumbangkan dari hasil penjualan, akan tetapi untuk hasil penjualan tahun ini kami belum tahu persis nantinya akan kami salurkan kemana, soalnya kami belum melakukan survei lebih lanjut,” tambahnya.

Sedangkan untuk barang jualan yang masih tersisa seperti pakaian, biasanya akan diberikan ke masyarakat yang tinggal di kilo untuk kebutuhan sehari-hari. Tentunya dengan kondisi baju yang masih layak pakai.

Perlu diketahui, untuk kegiatan pasar murah saat ini berbeda dengan pasar murah di tahun sebelumnya. Karena ada dari salah satu warga BSD yang berdonasi untuk Palestina, yang dimana barang yang dijual telah dibuatkan stand khusus.

“Kalau untuk stand yang hasilnya buat Palestina berbeda, itu murni hasilnya nanti akan kami kirimkan kesana, sebagai bentuk kepedulian,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kecelakaan Tambang Renggut 1 Korban Meninggal, Mobil Refueling Masuk Kolam di IGS Pond

0
Ilustrasi kecelakaan kerja. (Ist)

SANGATTA – Satu karyawan tambang dilaporkan meninggal dunia setelah kendaraan refueling yang ditumpanginya terseret arus air dan masuk ke kolam di area IGS Pond, Minggu (11/1/2026) malam.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit kendaraan ringan (LV) bernomor LR2154 milik tim Refueling & Lube Management. Kendaraan dikemudikan Eko Hadi, driver LS PT KBE, dengan Abdullah, Lead Hand Refueling & Lube Management, sebagai penumpang.

Insiden terjadi sekitar pukul 23.00 WITA saat kendaraan melintas di jalur tembus dari Inul Middle menuju IGS. Saat itu, hujan mengguyur kawasan tambang sehingga jalan tergenang air dengan arus cukup deras. Kendaraan diduga kehilangan kendali sebelum akhirnya terseret arus dan masuk ke kolam IGS Pond.

Kedua karyawan sempat berupaya menyelamatkan diri dengan keluar melalui jendela sebelah kiri kendaraan. Abdullah berhasil berenang dan mencapai tepi kolam. Sementara Eko Hadi terseret arus dan sempat dinyatakan hilang.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) PT Kaltim Prima Coal (KPC), Wawan Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan Eko Hadi sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan beberapa jam kemudian.

“Di dalam mobil ada dua orang. Saat melintas, kendaraan terbawa arus. Satu orang bisa menyelamatkan diri, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia,” ujar Wawan saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).

Menurut Wawan, korban ditemukan pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 07.30 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Dengan kejadian ini, insiden tersebut dikategorikan sebagai fatality tambang.

Akibat peristiwa tersebut, satu unit LV LR2154 dilaporkan tenggelam. Tidak ada laporan dampak terhadap lingkungan sekitar lokasi kejadian.

Fakta lapangan menunjukkan kondisi cuaca hujan, jalan operasional tergenang air, serta adanya arus di jalur yang dilalui kendaraan. Di lokasi tersebut juga terdapat rambu batas kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.

Terkait penanganan pascakejadian, Wawan memastikan perusahaan akan menjalankan seluruh kewajiban sesuai prosedur yang berlaku, termasuk pemenuhan hak-hak korban sebagai karyawan dalam konteks hubungan industrial.

“Hak-hak sebagai karyawan dalam konteks industrial akan dipenuhi. Proses teknis dan pendampingan kemanusiaan tetap kami lakukan sebagai kewajiban perusahaan,” tegasnya.

Namun demikian, pihak perusahaan menyatakan belum dapat memastikan apakah insiden tersebut terjadi akibat unsur kelalaian atau merupakan murni kecelakaan kerja. Saat ini, proses evaluasi dan pendalaman masih berlangsung.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan jalur operasional serta penerapan standar keselamatan kerja di area tambang, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Lowongan Kerja Capai 5.363, Disnaker Jelaskan Penyebab Penempatan Tak Maksimal

0
Kantor Disnaker Bontang. (Syakurah)

BONTANG – Jumlah lowongan kerja di Kota Bontang sepanjang 2025 tercatat mencapai 5.363 lowongan, namun angka tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan jumlah tenaga kerja yang berhasil ditempatkan, yakni 4.107 orang.

Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, menjelaskan ketidaksinkronan tersebut bukan tanpa sebab. Menurutnya, tidak semua lowongan yang dibuka perusahaan dapat diisi oleh tenaga kerja lokal.

“Ketika perusahaan melakukan rekrutmen terbuka, ada beberapa jabatan yang ternyata tidak tersedia tenaga kerjanya di Kota Bontang, terutama dari sisi kualifikasi,” jelasnya, Senin (12/1/2026).

Ia menyebutkan, apabila tidak ditemukan pencaker yang memenuhi persyaratan, maka proses rekrutmen akan diperluas ke tingkat provinsi hingga antar daerah.

“Kalau di Bontang tidak ada yang sesuai, mau tidak mau kita carikan di luar daerah. Itu sebabnya jumlah lowongan tidak selalu sama dengan penempatan,” katanya.

Kondisi ini, kerap terjadi pada jabatan-jabatan tertentu yang membutuhkan keahlian khusus dan pengalaman spesifik, sehingga tidak bisa diisi secara instan oleh pencaker lokal.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pencari Kerja di Bontang Naik Tajam, Penempatan Tembus 4.107 Orang di 2025

0
Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim. (Syakurah)

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang mencatat kenaikan signifikan jumlah pencari kerja (pencaker) sepanjang 2025.

Berdasarkan data resmi hingga Desember 2025 kemarin, total pencaker mencapai 10.708 orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 8.497 orang.

Seiring meningkatnya jumlah pencaker, penempatan tenaga kerja juga mengalami kenaikan. Pada 2025, Disnaker berhasil menempatkan 4.107 orang ke berbagai sektor pekerjaan. Angka ini naik dibandingkan capaian penempatan tahun 2024 yang berada di angka 3.072 orang.

Kepala Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Bontang, Lukmanul Hakim, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan aktivitas pasar kerja di Bontang semakin dinamis.

“Jumlah pencaker baru terus bertambah sepanjang 2025. Alhamdulillah, penempatan juga ikut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selain penempatan, jumlah lowongan kerja yang tersedia di 2025 juga mengalami kenaikan signifikan. Sepanjang tahun, tercatat 5.363 lowongan kerja, naik dari tahun 2024 yang berjumlah 4.358 lowongan.

Meski demikian, Lukmanul mengakui masih terdapat selisih antara jumlah pencaker, lowongan, dan penempatan tenaga kerja yang terjadi setiap tahunnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Antusias Tinggi, Warga Berbondong-bondong Datangi Pasar Murah MT Masjid Fathul Khoir BSD di Mangrove Berbas Pantai

0
Kegiatan pasar murah di Mangrove Berbas Pantai. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Warga tampak antusias mendatangi pasar murah yang digelar di Mangrove Berbas Pantai sejak pagi, yang dimana masyarakat berbondong-bondong datang untuk mendapatkan barang-barang dengan harga terjangkau.

Kegiatan pasar murah ini digelar oleh Majelis Taklim (MT) Muslimah Masjid Fathul Khoir BSD, Minggu (11/1/2026) mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita. Dari pengamatan di lapangan, masyarakat langsung menyerbu barang-barang yang dijual di lapak tersebut.

Bahkan saat stand belum dibuka pun, masyarakat sudah memilah-milah barang yang diinginkan dan sudah disisihkan, kemudian nantinya mereka tinggal membayar.

Ketua Panitia Pasar Murah MT Masjid Fathul Khoir BSD, Erna menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah termasuk salah satu kegiatan bakti sosial yang dilakukan setiap tahunnya. Kegiatan pasar murah ini sudah berlangsung sebanyak 4 kali, dimana untuk pertama kalinya diadakan di Guntung, dan ketiga berikutnya berlangsung di Mangrove Berbas Pantai.

“Untuk hasil jualannya nanti akan kami berikan ke masyarakat yang membutuhkan, kalau untuk di bagian stand Palestina, hasilnya nanti akan kami kirim langsung ke Palestina,” jelasnya.

Untuk barang-barang yang dijual di pasar murah tersebut meliputi baju anak, gamis, celana, barang elektronik, peralatan dapur, sepatu, sandal, stroller, hingga barang-barang lainnya.

Adapun untuk barang di stand Palestina berasal dari salah satu warga BSD yang sudah berdonasi, dan barang tersebut barang baru akan tetapi dijual dengan harga murah.

“Kebanyakan yang diserbu mukenah, itu yang paling laris. Kita juga menjual dan mengobral barang-barang mulai harga Rp 5 ribu, sampai Rp 10 ribu dapat 3. Barang-barang tersebut yang dijual adalah milik warga BSD, yang tentunya masih bagus dan layak pakai,” tambahnya.

Dengan adanya kegiatan sosial ini, Erna menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu program prioritas kerja dalam kepengurusan di MT Masjid Fathul Khoir BSD.

“Semoga menjadi manfaat bagi yang membutuhkan, sebab kami pun mendonasikan dana atau barang tersebut ke yang membutuhkan, seperti panti, yayasan, atau masjid,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam