Beranda blog Halaman 445

Perbankan dan Ritel Masuk IKN, Artha Graha Group Perkuat Ekosistem Kota Baru

0
Peresmian Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City di IKN sebagai penguat ekosistem layanan perbankan dan ritel. Foto: Istimewa

NUSANTARA – Ekosistem layanan di Ibu Kota Nusantara kian lengkap. Bank Artha Graha Internasional bersama Electronic City dan Grooceries City resmi beroperasi di kawasan IKN, menandai masuknya sektor perbankan dan ritel modern untuk mendukung percepatan pembangunan serta aktivitas ekonomi di ibu kota baru.

Kehadiran tiga unit bisnis di bawah Artha Graha Group ini diproyeksikan menjadi penopang awal kebutuhan finansial, gaya hidup digital, dan konsumsi harian bagi masyarakat, pelaku usaha, serta pegawai yang mulai beraktivitas dan menetap di Nusantara.

Melalui kehadirannya di IKN, Bank Artha Graha Internasional menyediakan layanan perbankan utama, mulai dari pembukaan rekening, transaksi keuangan, hingga solusi digital banking. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bank tersebut dalam mendorong inklusi keuangan nasional dan memperluas akses layanan perbankan di wilayah pengembangan baru.

Pengunjung memilih produk elektronik di gerai Electronic City yang kini beroperasi di kawasan IKN. Foto: Istimewa

Bank Artha Graha Internasional juga menegaskan perannya sebagai mitra strategis pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan membuka akses layanan finansial sejak tahap awal pembangunan, bank ini berupaya memastikan masyarakat dan pelaku usaha di IKN mendapatkan layanan keuangan yang setara, aman, dan berkualitas.

Di sektor ritel, Electronic City hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk elektronik rumah tangga dan gawai terkini. Kehadiran ritel elektronik ini diharapkan mendukung gaya hidup digital dan kebutuhan teknologi bagi pekerja serta penghuni IKN dengan standar pelayanan modern.

Sementara itu, Grooceries City melengkapi ekosistem dengan menyediakan produk kebutuhan sehari-hari. Mengusung konsep belanja hemat dan nyaman, Grooceries City ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat dan pekerja di kawasan IKN yang aktivitasnya terus meningkat.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara, Sudiro Roi Santoso, menyampaikan apresiasi atas realisasi investasi Artha Graha Group tersebut. Menurutnya, kehadiran sektor perbankan dan ritel merupakan elemen penting dalam membangun kota yang hidup dan berfungsi secara utuh.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City yang telah merealisasikan investasinya di IKN. Kehadiran sektor perbankan dan ritel ini sangat krusial dalam membangun ekosistem kota yang hidup. Ini adalah bukti kepercayaan investor terhadap prospek IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia,” ujar Sudiro Roi, Sabtu (10/1/2026).

Dengan mulai beroperasinya ketiga layanan tersebut, aktivitas ekonomi di IKN diharapkan semakin dinamis. Kehadiran perbankan, ritel elektronik, dan pusat belanja kebutuhan harian menjadi sinyal bahwa IKN tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kota modern dengan ekosistem ekonomi yang siap melayani kebutuhan warganya sejak fase awal pembangunan. (MK)

Editor: Agus S

Negara Turun Tangan, Aplikasi Grok Diblokir Sementara Demi Cegah Deepfake Seksual

0
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. (Dok. Kemkomdigi)

JAKARTA — Pemerintah mengambil langkah tegas dengan memblokir sementara aplikasi Grok, menyusul temuan potensi penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan untuk memproduksi konten pornografi palsu atau deepfake seksual nonkonsensual. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya melindungi warga negara dari ancaman kejahatan digital yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Kementerian Komunikasi dan Digital menilai, teknologi yang dikembangkan Grok berpotensi disalahgunakan untuk memanipulasi wajah dan tubuh seseorang tanpa persetujuan, lalu disebarluaskan dalam bentuk konten seksual. Praktik semacam ini dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak martabat dan rasa aman masyarakat di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemutusan akses dilakukan sebagai langkah perlindungan, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak.

“Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, pemerintah melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok,” kata Meutya Hafid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Meutya, praktik deepfake seksual tanpa persetujuan merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Selain merusak martabat individu, konten manipulatif semacam ini juga menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di ruang digital nasional.

Seiring dengan pemblokiran tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital juga memanggil platform X selaku pengelola Grok untuk memberikan klarifikasi resmi. Pemerintah meminta penjelasan terkait dampak negatif aplikasi tersebut sekaligus komitmen perbaikan agar teknologi serupa tidak kembali disalahgunakan.

“Kementerian Komunikasi dan Digital telah meminta Platform X untuk segera hadir guna memberikan klarifikasi terkait dampak negatif penggunaan Grok,” ujar Meutya.

Ia menekankan, pemutusan akses ini bersifat sementara dan preventif. Pemerintah masih menunggu penjelasan menyeluruh serta langkah konkret dari pengelola platform sebelum menentukan kebijakan lanjutan.

“Kami memandang praktik deepfake seksual nonkonsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital,” tegasnya.

Langkah tegas pemerintah ini memiliki dasar hukum yang kuat. Kementerian Komunikasi dan Digital berwenang mengawasi Penyelenggara Sistem Elektronik lingkup privat, termasuk memastikan platform digital tidak memuat atau menyebarkan konten terlarang.

Pemutusan akses Grok dilakukan mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020, yang mewajibkan setiap platform digital menjamin sistemnya aman dan bebas dari konten yang melanggar hukum.

Dengan kebijakan ini, pemerintah mengirimkan pesan jelas bahwa inovasi teknologi tidak boleh berjalan tanpa tanggung jawab, terlebih jika mengancam keselamatan dan martabat warga negara di ruang digital. (MK)

Editor: Agus S

Misi Narkoba Berbalik Senpi, Jatanras Ringkus Pria Bersenjata di Terminal Lempake

0
Ilustrasi penemuan senjata api rakitan di kawasan Terminal Lempake, Samarinda. (Ai)

SAMARINDA – Operasi yang semula membidik dugaan peredaran narkotika justru membuka ancaman lain yang tak kalah serius. Tim Jatanras Polresta Samarinda mengamankan seorang pria berinisial K setelah menemukan satu pucuk senjata api (senpi) rakitan lengkap dengan amunisi aktif di dalam mobil yang ditumpanginya, Kamis (8/1/2026).

Penangkapan berlangsung di Jalan Kebon Agung, tepat di depan Terminal Lempake, Kecamatan Sungai Pinang. Dari tangan K, polisi menyita senjata api rakitan jenis pistol genggam beserta enam butir amunisi tajam kaliber .38.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait sebuah mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi KU 1684 DT yang dicurigai membawa narkotika dari arah Kalimantan Utara menuju Samarinda. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Jatanras melakukan pengintaian intensif terhadap kendaraan yang dimaksud.

Sekitar pukul 14.45 WITA, petugas menghentikan mobil target dan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Dugaan awal soal narkotika tidak terbukti. Namun, hasil penggeledahan justru mengarah pada temuan yang lebih berbahaya.

“Awalnya penyelidikan kami mengarah pada dugaan peredaran narkotika. Namun, saat dilakukan penggeledahan menyeluruh di dalam kabin mobil, kami justru menemukan hal lain yang tak kalah berbahaya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan, saat dikonfirmasi Sabtu (10/1/2026).

Di belakang kursi penumpang, petugas menemukan sebuah tas selempang hitam yang mencurigakan. Di dalamnya terdapat satu pucuk senjata api rakitan, enam butir amunisi tajam kaliber .38, serta satu unit telepon genggam milik pelaku.

Dalam pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, K mengakui bahwa senjata api tersebut adalah miliknya. Polisi kemudian mengamankan K bersama empat orang lain yang berada di dalam kendaraan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Markas Polresta Samarinda.

AKP Agus Setyawan menegaskan bahwa kepemilikan senjata api ilegal merupakan ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban masyarakat. Aparat kini masih mendalami asal-usul senjata rakitan tersebut, termasuk tujuan dan motif kepemilikannya.

“Ini merupakan potensi ancaman yang sangat berbahaya. Kami segera mengamankan pelaku dan barang bukti untuk mencegah terjadinya tindak pidana lain yang menggunakan kekerasan senjata api,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka K kini ditahan dan dijerat Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api ilegal. Ia terancam hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara maksimal 20 tahun. (MK)

Editor: Agus S

Jelang Operasional Pasar Sepaku, Pemuda Peringatkan Risiko Pungli dan Titip Kios

0
Umar Rizcy Maico (baju merah) bersama Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara, Alimuddin. (Istimewa)

PENAJAM PASER UTARA – Menjelang rampungnya pembangunan Pasar Sepaku, suara peringatan mulai mengemuka. Pasar yang digadang-gadang sebagai pusat ekonomi baru penyangga Ibu Kota Nusantara itu dinilai berisiko bermasalah jika tata kelola dan pengawasannya tidak disiapkan sejak awal.

Koordinator Aliansi Pemuda Nusantara, Umar Rizcy Maico, menegaskan pasar ini dibangun dengan tujuan mengubah wajah ekonomi masyarakat Sepaku, terutama bagi pedagang lokal yang selama ini menggantungkan hidup di kawasan tersebut. Karena itu, ia mengingatkan agar proyek strategis ini tidak berakhir dengan kegagalan pengelolaan.

“Tidak boleh diakhiri dengan kegagalan pengelolaan. Jangan ada praktik penyimpangan di manajemen dan pengawasannya,” tegas Umar.

Ia menilai, animo terhadap Pasar Sepaku akan sangat besar, terutama terkait sewa kios. Dalam kondisi seperti ini, menurutnya, pemerintah harus berpihak jelas kepada pedagang lama yang sejak awal beraktivitas di Sepaku, bukan justru memberi ruang bagi pedagang luar yang masuk lewat jalur lobi.

“Prioritas harus pedagang yang sejak awal berdagang di area pasar. Jangan sampai justru diserbu pedagang luar,” ujarnya.

Umar juga menyinggung adanya kasak-kusuk terkait dugaan lobi-lobi penyewaan kios yang melibatkan pihak-pihak tertentu. Praktik semacam ini, kata dia, kerap berakar dari oknum yang memiliki kewenangan, termasuk unsur pemerintahan.

“Sering kali, praktik tersebut berasal dari oknum yang memiliki kewenangan, termasuk dari unsur pemerintahan itu sendiri,” katanya.

Menurut Umar, potensi penyimpangan itu harus diantisipasi sejak dini agar pasar tidak berubah menjadi ladang kepentingan pribadi.

“Pasar ini berisiko menjadi ladang kepentingan pribadi, bukan sarana peningkatan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.

Ia menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap pungutan liar, gratifikasi terselubung, maupun penyalahgunaan jabatan dalam pengelolaan pasar.

“Tidak boleh ada toleransi terhadap pungli dalam bentuk apa pun. Gratifikasi terselubung maupun penyalahgunaan kewenangan harus ditindak,” tegas Umar.

Sebagai langkah konkret, Aliansi Pemuda Nusantara mendorong Otorita Ibu Kota Nusantara segera membentuk Asosiasi Pedagang Pasar Nusantara. Asosiasi ini diusulkan berada dalam koordinasi langsung Kedeputian Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Asosiasi ini wajib menjadi saluran resmi pedagang untuk pengawasan, penyampaian aspirasi, serta pelaporan praktik pungli, gratifikasi, dan penyalahgunaan kewenangan secara aman dan terlindungi,” jelasnya.

Umar menekankan, setiap oknum tanpa kecuali yang terbukti menyalahgunakan kewenangan harus ditindak tegas melalui proses hukum.

“Pasar Segar Nusantara harus menjadi simbol keberpihakan negara kepada rakyat, bukan bukti kegagalan integritas aparatur. Bangunan megah tidak berarti apa-apa jika di dalamnya tumbuh praktik korupsi sejak hari pertama operasional,” tandasnya.

Tanpa wadah pengawasan yang jelas, ia khawatir pasar akan dikuasai segelintir kepentingan.

“Pembentukan asosiasi ini adalah keharusan, bukan opsi, agar Pasar Segar Nusantara benar-benar dikelola secara bersih, adil, dan berpihak pada rakyat,” pungkas Umar.

Sebagai informasi, pembangunan Pasar Sepaku saat ini memasuki tahap finishing dan dikerjakan oleh PT PP Urban dengan nilai kontrak keseluruhan proyek mencapai Rp124,3 miliar. (MK)

Editor: Agus S

Neni: Peran RT Strategis, Sebagai Ujung Tombak Pelayanan Pemerintah

0
Kegiatan silaturahmi bersama seluruh ketua dan pengurus RT se-Kelurahan Berbas Tengah. (Ist)

BONTANG — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menggelar silaturahmi bersama seluruh ketua dan pengurus RT se-Kelurahan Berbas Tengah di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (3/1/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat komunikasi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di tingkat paling bawah.

Wali Kota Neni menyampaikan bahwa peran RT sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan pemerintah dan jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan dalam menyampaikan persoalan yang dihadapi warga, agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, tetapi ruang dialog agar pemerintah benar-benar hadir dan mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Hantam Median Jalan

0
Kecelakaan tunggal di Jalan Flores, Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Terjadi Kecelakaan tunggal di Jalan Flores, Sabtu (10/1/2026) sore. Kecelakaan terjadi diduga sopir mengantuk hingga mengakibatkan mobil menghantam median jalan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional Disdamkartan, Sarkani menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi masuk, apabila adanya kecelakaan tunggal.

Maka petugas langsung bergerak cepat untuk turun ke lokasi, dan membantu korban beserta dengan kendaraannya untuk dievakuasi.

“Sopirnya mengantuk, jadinya tabrak median jalan. Tapi kita langsung evakuasi, korban pun baik-baik saja. Mobilnya juga langsung kita bantu, antarkan ke bengkel terdekat,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Saat tiba di lokasi, petugas melakukan evakuasi menggunakan armada fire yang terdiri dari tim regu 3 dari Pos Bontang Lestari (Bonles).

“Untuk seluruh masyarakat, agar bisa lebih berhati-hati lagi saat sedang berkendara,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Meski Dapat Tekanan Fiskal, Neni Tetap Maksimalkan 17 Program Prioritas

0
Wali Kota Neni berfoto bersama peserta silaturahmi. (Ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menjelaskan sejumlah program pemerintah yang telah berjalan. Hal itu disampaikan saat pemkot menggelar kegiatan Silaturahmi bersama RT Kelurahan Guntung dan RT Kelurahan Loktuan beberapa waktu lalu di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

“Dalam 100 (seratus) hari masa kerja, 17 program (kegiatan) prioritas sudah berjalan,” jelasnya.

17 kegiatan ini mengacu pada 7 program unggulan yag memuat 121 kegiatan unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang Tahun 2025-2029.

Wali Kota Bontang yang resmi dilantik pada 20 Februari 2025 ini menekankan, di tengah tekanan fiskal yang terjadi, pihaknya akan memastikan seluruh program berjalan maksimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Usman selaku Kepala Dinas Perkimtan mengungkapkan, salah satu program Perkimtan yakni Bedah Rumah sudah berjalan dengan baik di Kota Bontang.

“Anggaran bedah rumah di Kota Bontang menjadi salah satu yang besar, yaitu 50 (lima puluh) juta per satu rumah. Kalau kita mengikuti pusat, itu hanya 20 (dia puluh) juta.” Sontak pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari para undangan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Persita Jinakkan Pesut Etam

0

Persita Tangerang sukses menaklukkan Borneo FC Samarinda dalam laga sengit yang menjadi sorotan pekan ini. Pesut Etam harus mengakui keunggulan Pendekar Cisadane setelah gagal membendung tekanan sepanjang pertandingan.

GOLXSPORT EDISI TERBARU!
Pembaca Setia Olahraga!

Ingin tahu kabar olahraga terkini dari Koran Digital GolXsport?
Langsung baca e-paper lengkapnya di link berikut:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.mediakaltim.com

📱 Versi Mobile
https://digital.mediakaltim.com/gs10jan2026/mobile/

Update eksklusif seputar sepak bola, MotoGP, dan olahraga dunia hanya di GolXsport Media Kaltim!

Kecelakaan Maut di Jalan Poros Sangatta–Bengalon Makan Satu Korban Jiwa

0
Korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. (Istimewa)

SANGATTA – Jalan Poros Sangatta–Bengalon, Kutai Timur (Kutim) kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan maut yang terjadi pada Sabtu (10/1/2025) merenggut nyawa Muhammad Desta Saputra (20), warga Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon. Insiden ini menambah deretan panjang peristiwa fatal di jalur yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.

Korban ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pihak kepolisian memastikan peristiwa tersebut telah ditangani. Ps Kasubsi Penmas Si Humas Polres Kutai Timur, Aiptu Wahyu Winarko, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

“Benar, kejadian kecelakaan di Jalan Poros Sangatta–Bengalon sudah ditangani,” ujar Aiptu Wahyu Winarko singkat.

Ia menjelaskan, kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor dan sebuah mobil. Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka fatal hingga nyawanya tidak tertolong di tempat kejadian perkara.

Saat ini, Satlantas Polres Kutim masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Polisi mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan barang bukti di lokasi kejadian. Kronologis lengkap peristiwa masih dalam proses penyelidikan.

Berulangnya kecelakaan fatal di ruas jalan ini kembali menyoroti lemahnya aspek keselamatan di Jalan Poros Sangatta–Bengalon, yang dikenal sebagai jalur vital dengan tingkat mobilitas tinggi.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Fokus Pemerataan Ekonomi di Tengah Tekanan Fiskal

0

Pemerintah daerah menegaskan komitmen menjaga pemerataan ekonomi meski menghadapi tekanan fiskal. Langkah strategis terus disiapkan agar pertumbuhan tetap berjalan dan dampaknya dirasakan merata oleh masyarakat.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

📱 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb10jan2026/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!