Beranda blog Halaman 451

Serapan Anggaran di Atas 80 Persen, Pemkab Kutim Anggap Masih Level Aman

0
Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor (kiri). (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Pemerintah Kutai Timur (Kutim) kembali mengklaim capaian serapan anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun 2025 berada pada level aman. Secara fisik dan keuangan, realisasi disebut telah melampaui angka 80 persen. Namun, di balik capaian tersebut, persoalan klasik berupa lemahnya kesiapan administrasi kembali mencuat dan menjadi sorotan.

Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menyebut realisasi anggaran tahun 2025 patut diapresiasi. Menurutnya, capaian di atas 80 persen menunjukkan kinerja OPD secara umum berjalan cukup baik.

“Secara fisik dan keuangan, realisasi tahun 2025 sudah di atas 80 persen. Itu kita nilai sudah bagus,” ujar Noviari dalam agenda evaluasi pelaksanaan kegiatan yang digelar, Rabu (7/1/2026).

Meski demikian, Noviari tidak menampik bahwa persoalan administrasi masih menjadi hambatan utama yang berulang hampir setiap tahun. Keterlambatan dalam penyelesaian dokumen perencanaan, pengadaan, hingga administrasi teknis kerap berdampak pada molornya pelaksanaan proyek fisik di lapangan.

“Yang sering menjadi kendala itu administrasi. Karena itu kita minta Januari sudah clear semuanya,” tegasnya.

Kondisi ini dinilai menjadi ironi tersendiri. Anggaran tersedia dan realisasi tercatat tinggi, namun eksekusi kegiatan fisik kerap menumpuk di akhir tahun. Pola tersebut tidak hanya berisiko terhadap kualitas pekerjaan, tetapi juga mencerminkan lemahnya disiplin perencanaan dan manajemen waktu di sejumlah OPD.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemkab Kutim menargetkan perubahan pola kerja. Dengan kelengkapan administrasi yang diselesaikan sejak awal tahun, proyek fisik ditargetkan sudah dapat berjalan pada Februari 2026. Target ini disebut lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang sering kali baru bergerak di pertengahan tahun.

Pemerintah daerah juga menetapkan target realisasi anggaran secara bertahap per triwulan. Pada triwulan pertama 2026 ditargetkan realisasi mencapai 20 persen, meningkat menjadi 45 persen pada triwulan kedua, 75 persen pada triwulan ketiga, dan ditutup 100 persen pada akhir triwulan keempat.

Noviari menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar formalitas laporan keuangan. Kinerja OPD dalam mengelola anggaran menjadi indikator penting penilaian dari pemerintah pusat, terutama terkait efektivitas, ketepatan waktu, dan akuntabilitas belanja daerah.

“Kita harapkan semua OPD tertib dan berkomitmen melaksanakan kegiatan lebih awal, karena kinerja ini juga menjadi penilaian dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Namun demikian, publik menunggu lebih dari sekadar target dan pernyataan. Tanpa pembenahan serius pada aspek administrasi dan budaya kerja OPD, capaian serapan anggaran di atas 80 persen berpotensi kembali menjadi angka statistik semata. Tahun 2026 akan menjadi ujian, apakah Kutai Timur mampu keluar dari penyakit lama, atau kembali mengulang siklus keterlambatan yang sama.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Koperasi Merah Putih di Bontang Masih Gunakan Fasilitas Kelurahan, Dua Lokasi Masuk Tahap Pembangunan Gedung

0
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Koperasi Merah Putih di Kota Bontang yang telah diresmikan sejak 2025 lalu hingga kini masih menjalankan kegiatan operasional dengan memanfaatkan fasilitas kelurahan.

Dari 15 koperasi yang terbentuk, baru dua lokasi yang dipastikan akan memiliki gedung sendiri, yakni di Kelurahan Bontang Lestari dan Guntung.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro DKUMPP Bontang, Muhammad Takwin, mengatakan seluruh Koperasi Merah Putih sejatinya sudah berjalan secara kelembagaan. Namun, keterbatasan sarana membuat sebagian besar aktivitas masih dilakukan di kantor kelurahan.

“Semua koperasi sudah beroperasi, sudah ada perekrutan anggota dan kepengurusan. Hanya saja, untuk tempat usaha memang sebagian masih menumpang di kelurahan,” ujarnya, Rabu (7/12/2025).

Ia menjelaskan, dua kelurahan yang telah siap dibangun dipilih karena ketersediaan lahan milik pemerintah dengan luas ideal sekitar 1.000 meter persegi. Sementara koperasi di kelurahan lain masih menunggu kepastian lahan yang sesuai.

Ia menegaskan, pembangunan gedung koperasi tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh pembiayaan berasal dari pemerintah pusat, sedangkan pemerintah daerah berperan menyediakan lahan.

“Anggaran pembangunan dari pusat. Daerah hanya menyiapkan lahan, nanti bangunannya kita terima dalam kondisi siap pakai,” katanya.

Meski telah beroperasi, koperasi tersebut belum menjalankan usaha simpan pinjam. Menurut Takwin, pengelola masih diarahkan untuk memperkuat dasar usaha terlebih dahulu sebelum masuk ke sektor pembiayaan.

“Untuk simpan pinjam belum kami sarankan. Kita ingin koperasi ini kuat dulu secara bisnis,” jelasnya.

Rencana usaha awal koperasi difokuskan pada pengelolaan minimarket yang akan bekerja sama dengan BUMN untuk penyediaan kebutuhan pokok. Sejumlah koperasi bahkan telah memiliki ratusan anggota meski belum didukung fasilitas permanen.

Takwin menyebut, pembangunan gedung di Kelurahan Bontang Lestari telah mulai berjalan, “Kalau sudah kita akan diserah terimakan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Truk Pengangkut Tiang Beton di KM 60 Poros Samarinda–Bontang Berhasil Dievakuasi, Lalu Lintas Kembali Normal

0
Evakuasi truk pengangkut material beton. (ist)

BONTANG – Arus lalu lintas di Jalan Poros Samarinda–Bontang KM 59, Desa Perangat, Kecamatan Marangkayu, yang sempat lumpuh total pada Selasa (7/1/2026), kini mulai kembali normal setelah truk pengangkut tiang beton berhasil dievakuasi.

Truk tersebut sebelumnya melintang di badan jalan sejak sekitar pukul 13.05 Wita, tepat di depan area pemakaman Muslim. Posisi kendaraan yang menutup seluruh badan jalan menyebabkan antrean panjang kendaraan dari dua arah, baik menuju Bontang maupun Samarinda.

Salah satu petugas Polres Bontang, Hanip, mengatakan proses evakuasi selesai pada sore hari dengan bantuan alat berat berupa crane.

“Evakuasi truk rampung sekitar pukul 15.00 Wita. Kendaraan sudah tidak lagi melintang di badan jalan,” ujarnya.

Katanya, proses penanganan memakan waktu sekitar tiga jam lantaran posisi truk cukup menyulitkan. Setelah evakuasi selesai, petugas kepolisian langsung melakukan pengaturan lalu lintas dengan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan.

“Sekarang arus lalu lintas sudah mulai berangsur lancar, meski masih dilakukan pengaturan secara bertahap,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, truk pengangkut tiang beton tersebut diduga mengalami gagal menanjak di ruas jalan KM 60, sehingga akhirnya berhenti dalam posisi melintang. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Siapkan Titik Singgah Ojol di Tiga Lokasi Strategis

0

Pemkot Bontang menyiapkan fasilitas titik singgah bagi pengemudi ojek online di sejumlah lokasi strategis. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, serta mendukung aktivitas transportasi berbasis layanan daring di wilayah kota.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini dari Koran Digital Radar Bontang?
Yuk, baca e-paper lengkapnya melalui tautan berikut:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb7jan2026/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Ban Kempes, Sebuah Truk Terbalik di Kilo 6

0
Truk terbalik di kilometer 6. (Syakurah)

BONTANG – Sebuah truk box terbalik setelah bannya secara tiba-tiba kehabisan angin di depan sebuah toko alumunium di kawasan kilometer 6, Rabu (7/12/2025).

Diduga truk berjalan dari arah simpang tiga lampu merah yabis menuju kilometer 6. Awalnya truk dirasa oleng oleh supir, saat mengurangi kecepatan kendaraan dengan mengerem, truk tersebut justru slip sehingga langsung terbalik

“Ini depan Bontang Plaza dia coba ngerem, malah slip karena kehabisan angin, trus juga tidak laju,” ucap salah satu petugas lapangan Polres Bontang, Hanip.

Diketahui, truk akan berangkat ke Samarinda, namun karena kejadian tersebut supir dan kernetnya kini dilarikan ke RSUD Taman Husada Bontang untuk diperiksa lantaran ia mengeluh bagian bahunya terasa sakit.

“Lagi dicek di RSUD, sakit bahunya. Ini laka tunggal,” tambahnya.

Saat ini kepolisian sedang menunggu mobil derek untuk mengevakuasi mobil tersebut, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.24 Wita, “Paling dibawa ke bengkel, tapi nanti kami periksa juga surat-suratnya apakah lengkap, karena kan tidak ada korban jiwa juga,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kemacetan Parah di KM.60, Truk Muatan Tiang Melintang di Jalan Poros Bontang – Samarinda

0
Truk bermuatan tiang melintang di jalan yang membuat kemacetan parah, tepatnya di KM.60. (Tangkapan Layar).

BONTANG – Sebuah truk trailer bermuatan tiang pancang terlentang di badan jalan, tepatnya di KM.60, Jalan Poros Bontang – Samarinda, Desa Perangat, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) depan Kuburan Perangat, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 13.05 Wita.

Dari video yang beredar, terlihat truk tersebut melintang menutupi keseluruhan badan jalan, sehingga membuat arus lalu lintas menjadi macet parah. Kendaraan yang ingin melintas pun harus berputar arah dan melewati jalan alternatif di Sekambing, Muara Badak.

Salah satu pengendara mengatakan, kemacetan sudah berlangsung kurang lebih satu jam. Truk akan dievakuasi menunggu dari pihak kepolisian datang ke lokasi.

“Macetnya pas di jalan turunan, truknya terperosok dan melintang saat sedang mau tanjakan,” ucapnya.

Kesempatan yang sama, Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui KBO Sat Lantas Polres Bontang, Iptu Supriyadi turut mengkonfirmasi, bahwa saat ini anggota dari Sat Lantas Polres Bontang tengah dalam perjalanan menuju ke lokasi, dimana truk muatan tiang melintang.

“Anggota masih dalam perjalanan ke TKP ya mbak,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Nekat Curi ATM Majikan, ART di Kelurahan Gunung Elai Diamankan Polisi

0
Tersangka Nu (48) berhasil diamankan pihak kepolisian. (Ist).

BONTANG – Seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berinisial Nu (48) nekat mencuri ATM milik majikannya. Ia diringkus pihak kepolisian, Senin (5/1/2026), sekitar pukul 21.00 Wita.

Sebelumnya, Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang menerima laporan adanya tindak pidana pencurian di Jalan Gunung Anjasmoro, RT.40, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Selanjutnya tepat di pukul 14.00 Wita, tim langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi tersebut, yang dimana pelaku adalah pembantu rumah tangga dari sang pelapor.

“Sempat tim datang ke rumah pelapor tetapi pelaku tidak ada di tempat, dan tak berselang lama kemudian pelapor memberikan informasi lanjutan jika pelaku sedang dalam perjalanan menuju rumahnya untuk bertemu sang majikan,” ucap Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Randy Anugrah.

Bertepatan dengan datangnya pelaku ke rumah majikannya, Nu langsung diamankan pihak kepolisian, dan dibawa ke Mako Polres Bontang untuk penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Desakan ekonomi yang membuat pelaku melakukan pencurian terhadap majikannya. Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan,” tambahnya.

Kini, pelaku akan dikenakan Pasal 447 KUHP UU No. 1 Tahun 2023 terkait Tindak Pidana Pencurian, dengan penjara maksimal 7 tahun.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Motor Curian Ditawarkan di Facebook, Pelaku Ditangkap di KM 24

0
Barang bukti telah berhasil diamankan. (Ist).

BONTANG – Terjadi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Loktuan, Jalan Slamet Riyadi, RT.45, Selasa (30/12/2025) lalu sekitar pukul 04.00 Wita.

Diketahui, pelaku sempat menawarkan motor tersebut di sosial media (sosmed) facebook, dan membawanya kabur hingga Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Sebelumnya pihak kepolisian telah menerima laporan terkait sepeda motor yang hilang, tepat di Senin (5/1/2026) sekitar pukul 18.20 Wita, Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang mendapatkan informasi adanya penjualan sepeda motor di halaman penjualan facebook.

Adanya informasi itu, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan terhadap akun yang telah mempostingnya, bahkan tim juga mendatangi pemilik akun di Jalan Poros Bontang – Sangatta, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

“Pemilik akun ini ternyata hanya meneruskan pesannya untuk bantu menjualkan motor tersebut. Sudah dua orang yang kami datangi, ternyata mereka hanya bantu memposting di media sosial,” ucap Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Randy Anugrah.

Tak berselang lama kemudian, tim langsung berlanjut melakukan penyelidikan dimana tersangka berada, tersangka langsung diamankan di Mess PT. CGS, di Jalan Poros Bontang – Samarinda, KM.24, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kukar.

“Barang bukti dan tersangka sudah kami amankan, dan kami langsung bawa ke Mako Polres Bontang,” tambahnya.

Kini, FMS akan dijerat Pasal 477 KUHP UU No. 1 Tahun 2023 Tindak Pidana Pencurian dengan sanksi kurungan penjara maksimal 7 tahun.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Diduga Mabuk, Truk Hantam Antrean Lampu Merah di Kenyamukan, Enam Kendaraan Rusak

0
Kondisi kendaraan usai tabrakan beruntun di simpang lampu merah Kenyamukan.

SANGATTA — Kecelakaan lalu lintas beruntun kembali terjadi di wilayah perkotaan Sangatta. Sebuah dump truck diduga dikemudikan di bawah pengaruh alkohol menghantam antrean kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah simpang empat Kenyamukan, Jalan Ring Road, Kecamatan Sangatta Utara, Senin (5/1/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.50 WITA itu melibatkan enam kendaraan, terdiri atas empat mobil pribadi dan dua kendaraan roda enam. Beruntung, insiden tersebut tidak menelan korban jiwa, meski kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kasat Lantas Polres Kutai Timur, Reski Nur, mengungkapkan kecelakaan bermula saat dump truck Hino hijau bernomor polisi KT-8041-RL yang dikemudikan H melaju dari arah Jalan Pendidikan menuju Jalan Kenyamukan. Setibanya di simpang Kenyamukan, truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan gagal mengendalikan laju kendaraan.

“Dump truck menabrak kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu merah. Dugaan awal, kecelakaan ini disebabkan faktor manusia. Pengemudi kurang berhati-hati dan diduga berada di bawah pengaruh alkohol,” ujar AKP Reski Nur saat dikonfirmasi.

Benturan keras menyebabkan truk menghantam beruntun sejumlah kendaraan di depannya, yakni Toyota Rush hitam (KT-1914-RM), Toyota Agya kuning (KT-1332-RV), Toyota Agya putih (KT-1751-RF), Toyota Kijang Innova hitam (KT-1268-RF), serta Mitsubishi dump truck kuning (DD-8632-HZ). Dua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan lurus, namun licin akibat hujan yang mengguyur kawasan tersebut sebelumnya. Arus lalu lintas terpantau sedang, sehingga dampak kecelakaan sempat menimbulkan kepadatan di sekitar lokasi.

Meski tidak ada korban meninggal dunia, satu orang pengendara atas nama Laila mengalami luka ringan berupa cedera pada gusi dan memar di tangan. Korban sempat mendapatkan perawatan medis dan telah diperbolehkan pulang.

Petugas Satlantas Polres Kutai Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan terhadap pengemudi dump truck di rumah sakit.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan alkohol dalam tubuh pengemudi,” tegas AKP Reski Nur.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius akan bahaya mengemudi dalam kondisi tidak layak, terutama di kawasan lalu lintas padat. Aparat kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih disiplin dan bertanggung jawab demi keselamatan bersama.

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Apel Perdana 2026, Basuki Tegaskan 1.100 Pegawai OIKN Harus Satu Barisan Kawal IKN

0
Pegawai OIKN mengikuti apel perdana awal tahun 2026 di KIPP IKN. (Dok. OIKN)

NUSANTARA — Mengawali tahun kerja 2026, lebih dari 1.100 pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara mengikuti apel perdana yang digelar di Multifunction Hall Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (5/1/2026). Apel ini menjadi penanda konsolidasi internal sekaligus penguatan komitmen aparatur OIKN dalam mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara menuju target operasional 2028.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menegaskan pentingnya kesamaan visi dan soliditas seluruh pegawai dalam menjalankan mandat pembangunan ibu kota negara baru. Menurutnya, keberhasilan IKN tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Arah besar kita menuju 2028. IKN bukan sekadar ibu kota baru, tetapi transformasi ASN dan kota masa depan. Karena itu, seluruh pegawai Otorita IKN harus satu visi dan satu barisan,” ujar Basuki dalam arahannya.

Ia menekankan bahwa solidaritas dan sinergi antarpersonel menjadi kunci dalam menghadapi kompleksitas pembangunan IKN yang melibatkan banyak sektor dan kepentingan. Basuki juga mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki peran strategis dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat luas.

Dalam kesempatan itu, Basuki turut menyoroti peran generasi muda ASN sebagai motor perubahan. Ia menilai, ASN muda harus menjadi tulang punggung pemindahan pusat pemerintahan ke IKN sekaligus penggerak ekosistem pemerintahan modern dan inklusif.

“ASN muda harus menjadi fokus pemindahan ke IKN. Mereka harus jadi motor perubahan. Pembangunan IKN bukan hanya soal gedung dan infrastruktur, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di sekitarnya,” tegasnya.

Menurut Basuki, IKN dirancang sebagai ekosistem baru yang mengintegrasikan fungsi pemerintahan, ekonomi, dan kehidupan sosial secara berkelanjutan. Karena itu, seluruh pegawai OIKN dituntut adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang modern.

Apel perdana ini sekaligus menjadi momentum penyatuan langkah aparatur sipil negara Otorita IKN dalam mengawal transformasi kelembagaan, memastikan kesiapan organisasi, serta meneguhkan komitmen bersama menjadikan Nusantara sebagai pusat pemerintahan Indonesia pada 2028.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S