Beranda blog Halaman 451

Toko Modern Waralaba Siap Ekspansi ke Bontang Barat, Dua Lokasi Mulai Urus Perizinan

0
Salah satu waralaba nasional yang ada di Kota Bontang. (Syakurah)

BONTANG – Rencana kehadiran toko modern waralaba nasional mulai merambah di semua kecamatan di Bontang. Sebaran toko modern yang selama ini hanya berada di Bontang Utara dan Bontang Selatan.

Kabar tersebut disampaikan Kepala Sub Bagian Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Idrus. Ia menyebut salah satu pemohon telah mengajukan proses perizinan awal.

Idrus menjelaskan, satu gerai direncanakan berdiri di kawasan Terminal Bontang, sementara satu lainnya menyasar ruas Jalan Soekarno–Hatta. Saat ini prosesnya masih sebatas pemenuhan persyaratan dasar seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta dokumen lingkungan.

Sebelum izin dapat diterbitkan, calon pemilik usaha juga harus melalui survei lapangan sebagai bagian dari proses rekomendasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP).

“Rekomendasi itu nanti menjadi dasar untuk penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW),” jelasnya.

Idrus menegaskan adanya pembatasan jumlah toko modern waralaba nasional di setiap kecamatan, yakni lima unit. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keseimbangan agar bisnis warung kecil tidak tergerus.

Ia menambahkan, pembatasan tersebut tidak berlaku bagi toko modern waralaba skala daerah seperti Era Mart

Sementara itu, regulasi mengenai batasan kuota toko modern sedang direvisi. Peraturan Daerah yang mengatur kuota waralaba kini memasuki tahap harmonisasi di Kemenkumham Kaltim.

Dalam aturan sebelumnya, kuota dibatasi tiga gerai di Bontang Selatan, tiga di Bontang Utara, dan dua di Bontang Barat sebagaimana tertuang dalam Perwali 34/2018.

Namun jumlah toko modern waralaba nasional yang ada sekarang telah melampaui aturan tersebut, seperti yang ada di wilayah Bontang Utara tercatat ada enam unit. Empat Indomaret (R Suprapto, Bhayangkara, Imam Bonjol, dan Slamet Riyadi) serta dua Alfamidi (Pattimura dan Awang Long).

Dalam usulan revisi regulasi, kuota disamaratakan menjadi lima gerai per kecamatan, jika permohonan lebih dari kuota, otomatis rekomendasi dari dinas terkait tidak dapat keluar.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pengedar Beraksi di Jalan NPK Pelangi, Bukti Sabu Seberat 50 Gram Diamankan Polisi

0
Barang bukti berhasil petugas amankan. (Ist).

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan pengedar sabu seberat 52,58 gram, di Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (15/11/2025), sekitar pukul 23.50 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui Kasat Resnarkoba Polres Bontang, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, dalam penangkapan itu, seorang pria berinisial Re (25) diamankan di Jalan NPK Pelangi, RT.48, Loktuan.

“Iya kami mendapatkan informasinya dari masyarakat, jika benar adanya peredaran sabu sering terjadi di jalan tersebut. Maka petugas langsung melakukan penyelidikan,” ucapnya, Minggu (16/11/2025).

Saat penyidikan dilakukan, petugas langsung mendapati seorang terduga menggunakan sepeda motor Honda Vario merah hitam dengan nomor polisi KT 6014 QD di lokasi tersebut, dengan gerak gerik yang mencurigakan.

“Kami lakukan penggeledahan, sehingga ditemukan dua bungkus plastik bening berisikan sabu dalam dompet yang berada di dalam celana terduga,” tambahnya.

Terlebih lagi, Re sempat menyimpan satu poket sabu lainnya menggunakan bungkus Pop Ice dan ditaruh di tempat lain, yang dimana masih di sekitaran bagian pinggir Jalan NPK Pelangi, untuk nantinya di jual ke seseorang.

“Setelah barang bukti kami temukan, kami langsung lakukan pengembangan di salah satu rumah di Jalan Slamet Riyadi, RT.50, Loktuan. Re mengakui seluruh barang tersebut adalah miliknya, dengan ada tambahan barang bukti satu poket sabu di rumah miliknya,” jelasnya.

Kini barang bukti yang berhasil diamankan meliputi empat poket sabu berat 52,58 gram, satu bungkus plastik, satu kemasan Pop Ice, satu tas, satu dompet, satu sedotan berujung runcing, satu timbangan digital, satu celana pendek, satu unit handphone merek Infinix, serta satu sepeda motor Honda Vario.

“Tersangka akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Longsor Telan Inova di Jalur Bengalon–Kaliorang

0
Inova korban longsor di Jalur Bengalon-Kaliorang akibat longsor. (Ist)

SANGATTA — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Poros Bengalon–Kaliorang, tepatnya di Sekurau Atas, Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, sekitar pukul 05.00 Wita. Sebuah mobil Toyota Inova Venturer bernopol F-1171-YG terperosok ke area longsor sedalam sekitar tiga meter setelah pengemudi hilang kendali.

Pengendara bernama Wahyudi, warga Bengalon, mengalami luka lecet pada bagian kaki dan langsung mendapatkan penanganan di lokasi. Mobil yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari kaca depan pecah, bagian atap depan penyok, kaca belakang rusak, hingga baret pada beberapa sisi kendaraan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, kecelakaan diduga terjadi akibat kombinasi beberapa faktor, antara lain kondisi jalan yang longsor, tikungan gelap, minim penerangan, serta cuaca gerimis di waktu dini hari. Selain itu, pengemudi diduga kurang fokus sehingga tidak melihat tanda-tanda longsor di jalur tersebut.

Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan pihaknya merespons cepat laporan dari warga sekitar.

“Begitu menerima informasi, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata korban, serta memastikan lokasi tidak menimbulkan kecelakaan lanjutan. Saat ini kendaraan masih dalam proses evakuasi,” jelasnya, Minggu (16/11/2025).

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas, khususnya di titik-titik rawan longsor.

“Kondisi jalan di beberapa titik masih rawan longsor. Pengguna jalan kami imbau menjaga kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan,” tambahnya.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, terutama di jalur yang memiliki riwayat longsor.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, apalagi di jalur yang memiliki riwayat longsor. Kecelakaan seperti ini bisa dicegah dengan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap rambu-rambu,” tegasnya.

Ia memastikan jajaran Polres Kutim akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi jalan dan memasang tanda peringatan tambahan bila diperlukan.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung. Polisi mengimbau warga untuk tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Lanjutkan Safari Subuh, Pj Sekda Tekankan Spiritualitas dan Penguatan Sosial di Masjid Al Falah

0
Safari subuh di Masjid Al Falah HOP 1. (ist)

BONTANG – Pj Sekda Kota Bontang, Akhmad Suharto, mengunjungi Masjid Alfalah HOP 1, Kompleks PT Badak, Bontang Selatan, Ahad (16/11/2025) subuh. Kunjungan ini melanjutkan agenda Safari Subuh sebagai bagian dari program prioritas gerakan sholat subuh berjamaah dan aksi bersih-bersih masjid.

“Safari Subuh ini memiliki dua dimensi yang sama-sama penting: dimensi spiritual dan dimensi sosial,” kata Suharto dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa melalui gerakan berjamaah dan aksi bersih-bersih masjid, masyarakat tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat silaturahim, ukhuwah, serta semangat gotong royong.

Di hadapan jamaah, Suharto turut menekankan pentingnya partisipasi semua pihak—terutama ASN, pemuda, dan remaja—untuk aktif memakmurkan masjid. Menurutnya, masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat penguatan karakter dan sosial kemasyarakatan.

Menutup sambutannya, Suharto mengajak seluruh jamaah untuk terus istiqomah dalam menjalankan kebaikan, termasuk menjaga gerakan sholat berjamaah dan aksi bersih-bersih masjid.

Ia berharap gerakan ini dapat menjadi budaya bersama untuk mempererat persatuan dan menghadirkan keberkahan di tengah masyarakat Kota Bontang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

TTG V Resmi Ditutup, Hasilkan 36 Inovasi, Lebihi Target Penyelenggara

0
Dasuki saat menyerahkan penghargaan kepada peserta TTG V. (Ist)

BONTANG — Gelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) V Kota Bontang resmi ditutup pada Sabtu (15/11) malam di Bontang Citi Mall.

Kepala DSPM dr. Toetoek Pribadi Ekowati dalam laporannya menyebut para peserta TTG sebagai “pejuang inovasi”. Dengan total 219 peserta, ajang ini menghasilkan 36 inovasi lintas sektor—melebihi target penyelenggara. Inovasi tersebut mencakup pertanian berkelanjutan, pengolahan limbah, teknologi informasi, dan sektor-sektor kreatif lain.

Penilaian kompetisi tahun ini menitikberatkan pada kebaruan, keberlanjutan, dampak sosial ekonomi, serta kemudahan inovasi untuk direplikasi oleh masyarakat. Selain kompetisi utama, diselenggarakan pula pameran inovasi dan gelar kuis Rangking 1 TTG.


Penutupan TTG V berlangsung meriah dan menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Bontang dalam menghadirkan solusi teknologi yang bermanfaat dan berkelanjutan. Pemerintah berharap gelaran serupa ke depan dapat semakin memperkuat budaya inovasi di kota ini.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Wawali Terjun Langsung Memungut Sampah di Tanjung Laut Indah

0

BONTANG —Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris turun langsung memungut sampah saat mengikuti gerakan pungut sampah,Sabtu (15/11) pagi. Aksi ini diinisiasi oleh World Clean Day Kota Bontang bersama Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tanjung Laut Indah Ardiansyah, serta para Putra-Putri Duta Anti Narkoba Kota Bontang yang ikut memperkuat gerakan peduli lingkungan ini.

Kegiatan dipusatkan di kawasan Pelabuhan Tanjung Laut Indah dan area sekitarnya, yang menjadi lokasi prioritas karena tingginya aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.

Di lapangan, Wawali Agus Haris terlihat jibaku memungut sampah, mulai dari plastik, kemasan sekali pakai, hingga sampah yang tersangkut di sela-sela dermaga. Setiap sampah yang terkumpul langsung dimasukkan ke kantong sampah besar yang telah disediakan.

“Kegiatan seperti ini harus menjadi budaya. Bukan hanya seremonial, tapi ajakan nyata agar masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungannya,” ujar Agus Haris dalam kesempatan itu.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah kelurahan, komunitas, para duta generasi muda, dan warga dapat memperkuat kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan pesisir yang merupakan wajah kota dan pusat aktivitas masyarakat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Dukung Keberhasilan Program Bangga Kencana, Wali Kota Dorong Penguatan Kapasitas Petugas Lapangan

0
Wali Kota Neni saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Lini Lapangan Program Bangga Kencana. (Ist)

BONTANG – Wali Kota Neni menekankan pentingnya penguatan kapasitas petugas lapangan dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana. red) di Kota Bontang.

Hal itu disampaikan Bunda Neni saat membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Kapasitas Lini Lapangan Program Bangga Kencana yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Bontang, di Ballroom Hotel Tiara Surya, Bontang Utara, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, para kader dan tenaga lapangan merupakan ujung tombak yang berperan langsung dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Petugas lini lapangan adalah garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas. Karena itu, peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting agar mereka dapat beradaptasi dengan dinamika sosial dan perkembangan zaman,” ujar Neni.

Melalui kegiatan ini, diharapkan program keluarga berencana dapat semakin efektif menekan angka stunting, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mewujudkan ketahanan keluarga di Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pameran Peradaban Islam Suguhkan Replika Fir’aun Berukuran Asli

0
Replika Mumi Fir’aun yang dipamerkan di Masjid Agung Al-Fatuq. (Ramlah)

SANGATTA – Warga Sangatta silih berganti datang ke Masjid Agung al-Faruq Sangatta sejak Minggu (16/11/2025) pagi untuk menyaksikan pameran bertajuk “Perjalanan Sejarah Nabi dan Rasul” yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim).

Pameran ini menjadi magnet baru masyarakat, bukan hanya karena menampilkan jejak peradaban Islam, tetapi juga menghadirkan replika mumi Fir’aun berukuran asli yang langsung mencuri perhatian pengunjung.

Dibalut kaca dan kain putih, replika mumi Fir’aun tersebut menjadi salah satu spot paling ramai. Meski hanya salah satu bagian dari ratusan miniatur di lokasi, kehadirannya berhasil memancing rasa penasaran warga, khususnya anak-anak dan pelajar yang melihatnya untuk pertama kali. Replika ini turut menguatkan pesan pameran: mengajak masyarakat memahami perjalanan panjang sejarah Islam secara visual dan mudah dipahami.

Pameran dibuka secara resmi oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda besar yang telah direncanakan sejak tahun lalu dan ditujukan untuk semua kalangan.

“Pameran ini sudah kami rencanakan dari setahun lalu. Pameran ini bukan hanya untuk anak-anak, tapi untuk yang dewasa juga,” tegas Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliansyah, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya membangun masyarakat yang lebih berpengetahuan tentang sejarah Islam. Ia berharap pameran ini menjadi pintu pembelajaran baru bagi umat Muslim di Kutai Timur.

“Melalui miniatur, replika, ilustrasi, sejarah Nabi dan Rasul, kami mengajak seluruh umat Muslim Kutai Timur untuk lebih memahami kebudayaan Islam,” ujar Padliansyah.

Selain replika mumi, pameran ini juga menampilkan miniatur peradaban Nabi Muhammad SAW, perjalanan dakwah para sahabat, hingga sejarah masuknya Islam di Kutai Timur. Pameran berlangsung selama sepekan, dari 16 hingga 22 November 2025, lengkap dengan seminar kebudayaan Islam dan berbagai perlombaan untuk jenjang TK, SD, dan SMP.

Selama tujuh hari ke depan, Masjid Agung al-Faruq resmi menjadi ruang pembelajaran sejarah Islam yang hidup, interaktif, dan menginspirasi bagi masyarakat Kutai Timur.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Muara Bengkal Ulu Dilalap Api, 12 KK Kehilangan Tempat Tinggal

0
Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman. (Ist)

SANGATTA – Kebakaran hebat menghanguskan permukiman warga di Desa Muara Bengkal Ulu, RT 07, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur, pada Sabtu malam (15/11/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.13 WITA itu membakar habis empat rumah dan merusak dua rumah lainnya. Total enam unit rumah terdampak, dengan 12 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Beruntung, tidak ada korban jiwa.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo membenarkan bahwa sumber api berasal dari sebuah rumah kosong yang dalam kondisi tidak berpenghuni. “Titik awal api berasal dari rumah yang tidak ditempati. Dari keterangan sementara di lapangan, diduga pemicunya korsleting listrik,” ujarnya kepada Media Kaltim, Minggu (16/11/2025).

Eko menjelaskan, material bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat api cepat menjalar ke bangunan sekitar. Warga yang pertama kali melihat api mencoba melakukan pemadaman seadanya sembari menunggu petugas tiba. “Kami langsung melakukan pengendalian begitu sampai. Kondisi angin sempat menyulitkan, tetapi api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.35 WITA,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa jarak bangunan yang berdekatan menjadi kendala terbesar dalam upaya pemadaman. “Rumah-rumah yang berdekatan membuat api cepat merembet. Namun berkat kerja sama warga dan petugas, kobaran tidak meluas lebih jauh,” kata Eko.

Saat ini pemerintah desa, kecamatan, dan tim kebencanaan tengah melakukan pendataan terhadap kerugian material serta kebutuhan darurat bagi warga terdampak. Sementara itu, korban yang kehilangan rumah mengungsi ke tempat keluarga terdekat.

Eko mengimbau warga untuk melakukan pengecekan rutin instalasi listrik, terutama pada rumah kosong atau jarang ditempati. “Rumah tidak berpenghuni sering kali luput dari perawatan dan pengecekan. Ini harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pendataan lanjutan masih dilakukan otoritas setempat. Pemerintah daerah memastikan penanganan darurat segera disiapkan untuk membantu warga terdampak kebakaran.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Cegah Banjir Sementara, Kelurahan Gunung Elai Tumpuk Karung di Sepanjang Turap RT 14

0
Kerja Bakti menutup celah di turap yang berada di RT 14 Kelurahan Gunung elai (ist)

BONTANG – Kelurahan Gunung elai melaksanakan kerja bakti untuk mencegah banjir sementara, mengatasi kerusakan turap di RT 14.

Kerja bakti ini dilakukan bersama dengan Forum RT, Dinas PUPRK, BPBD, Batalyon 007 ABC, Polres Bontang, SDN 010 BU, Ponpes Taman Firdaus, PKK, Karang Taruna, FKPM, LINMAS dan warga yang terdampak banjir.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas tinjuan lapangan pihak kelurahan beberapa waktu lalu, dimana pihaknya menelusuri penyebab banjir yang kerap terjadi di RT 14.

Terdapat pergeseran atau retakan di turap yang berada di sana, sehingga perlu dilakukan pencegahan sementara.

Lurah Gunung Elai, Sulistyo menyebutkan mereka bergotong royong melakukan penutupan turap menggunakan tumpukan karung yang diisi oleh pasir dan batu.

“Sekitar 100 meter sepanjang turap itu kita tutup, makanya wilayah situ banjir terus, padahal sudah ada turap, apalagi ada SDN 10 juga kena,” pungkasnya, Minggu (16/11/2025).

Kerja bakti ini dilaksanakan selama dua hari. Pada Sabtu (15/11/2025) kemarin mereka bersama-sama membuat karung yang diisi batu dan pasir tersebut. Keesokannya mereka meletakkan karung-karung tersebut.

Sebelumnya, pihak kelurahan telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pembenahan.

“Mereka bilang insyaallah di murni akan dianggarkan,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam