Beranda blog Halaman 475

Walet Kutim Terbangkan PAD, Bupati Ardiansyah Dorong Inovasi Pajak Daerah

0
Bupati Kutim Apresiasi para wajib pajak yang telah menunjukkan kepatuhan dengan ikut mengundi hadiah. (Ist)

SANGATTA – Pemerintah Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui kegiatan Gebyar dan Reward Pajak Kutim 2025, yang digelar sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para wajib pajak daerah.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam sambutannya menegaskan bahwa optimalisasi PAD tidak hanya bertumpu pada sektor-sektor konvensional, melainkan juga perlu menyentuh potensi baru yang tersebar di seluruh wilayah, termasuk pelosok daerah.

“Bapenda harus terus berinovasi dalam menggali potensi pajak di seluruh wilayah, termasuk di daerah pelosok,” ujar Ardiansyah.

Menurut Bupati, salah satu komoditas yang kini menjadi sorotan adalah sarang burung walet. Kutai Timur dinilai memiliki banyak sentra produksi walet yang berpotensi besar menjadi sumber PAD baru jika dikelola secara profesional dan didukung kesadaran wajib pajak yang tinggi.

“Kita punya potensi besar dari sarang burung walet yang banyak terdapat di Kutim. Jika dikelola dengan baik serta didukung kesadaran wajib pajak yang tinggi, ini bisa menjadi salah satu sumber PAD yang sangat menjanjikan,” tegasnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim, Syafur, melaporkan bahwa kegiatan Gebyar dan Reward Pajak Kutim 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya taat pajak di masyarakat.

“Tahun ini kami memberikan penghargaan khusus kepada 100 wajib pajak terpilih yang dinilai paling patuh dalam pelaporan dan pembayaran pajak secara daring,” jelas Syafur.

Selain penghargaan utama, Bapenda juga menyiapkan 75 hadiah yang diundi secara digital bagi masyarakat yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memacu antusiasme masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menjalankan kewajiban pajak daerah.

Ardiansyah menambahkan, keberhasilan dalam meningkatkan PAD bukan hanya bergantung pada kerja keras pemerintah daerah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Dengan tata kelola pajak yang transparan, akuntabel, dan sistematis, Kutai Timur diyakini mampu memperkuat pondasi ekonomi daerah menuju kemandirian fiskal yang berkelanjutan.

“Kita ingin masyarakat sadar bahwa pajak bukan beban, melainkan kontribusi nyata untuk pembangunan daerah,” tutup Bupati.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Kerahkan 280 Personil Bongkar Bangunan Liar di Loktuan

0

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menurunkan 280 personel gabungan untuk menertibkan bangunan liar di akses menuju Pelabuhan Loktuan. Penertiban ini dilakukan demi memperlancar arus lalu lintas dan menata kawasan pelabuhan agar lebih tertib dan bersih.

📖 Baca E-Paper Lengkap
📱 Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Polri Ungkap 87 Kontainer Pelanggaran Ekspor CPO di Tanjung Priok

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan konferensi pers pengungkapan 87 kontainer pelanggaran ekspor turunan CPO di Pelabuhan Tanjung Priok. (Dok. Polri)

JAKARTA — Pengungkapan pelanggaran ekspor minyak sawit kembali mencuat setelah Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara bersama Polri dan Bea Cukai berhasil mengamankan 87 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kasus ini berawal dari temuan lonjakan ekspor fatty meter yang meningkat hampir tiga kali lipat, memicu analisis mendalam terhadap aktivitas ekspor sejumlah perusahaan terkait.

Setelah dilakukan pemeriksaan berlapis terhadap dokumen dan fisik barang, sampel komoditas dibawa ke tiga laboratorium berbeda untuk memastikan karakteristik sebenarnya. Dalam konferensi pers, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa hasil identifikasi awal menunjukkan adanya penyimpangan signifikan dalam kualitas dan komposisi barang ekspor.

“Dilakukan kegiatan pendalaman dengan sistem mirroring analysing Satgasus terhadap PT MSS terkait adanya lonjakan yang luar biasa dari ekspor komoditas fatty meter dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, naik hampir 278 persen,” ujar Jenderal Sigit di Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (6/11/2025).

Analisis laboratorium kemudian memperkuat dugaan bahwa sebagian besar kontainer berisi campuran produk turunan sawit yang seharusnya tidak termasuk komoditas bebas pungutan sebagaimana tercantum dalam dokumen perusahaan. “Dari hasil pemeriksaan tersebut didapati bahwa ternyata kandungan yang ada di dalamnya tak sesuai dengan komoditas yang seharusnya mendapatkan kompensasi bebas pajak,” jelas Kapolri.

Barang dalam kontainer diketahui mengandung campuran turunan CPO yang wajib dikenakan bea keluar. Hal ini menjadi dasar bagi aparat untuk menindaklanjuti temuan bersama Bea Cukai. Jenderal Sigit menambahkan bahwa penyidik masih mendalami kemungkinan adanya upaya sistematis untuk menghindari pungutan ekspor dengan memanfaatkan celah klasifikasi barang yang bebas bea.

“Kita ingin mendalami lebih lanjut dari modus yang terjadi, ada upaya-upaya untuk menyiasati penghindaran terhadap pajak yang tentunya ini sering kali terjadi,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan klasifikasi barang seperti ini dapat menimbulkan kerugian besar bagi negara.

“Dan ternyata celah ini yang kemudian digunakan untuk menyelundupkan untuk menghindari pajak yang tentunya ini mengakibatkan kerugian negara,” tutup Jenderal Sigit. (MK).

Editor: Agus S

Personel Samapta Polresta Samarinda Tangani Cepat Laka Lantas di Jalan Sultan Sulaiman

0
Personel Samapta Polresta Samarinda menangani kecelakaan lalu lintas di Jalan Sultan Sulaiman. (Humas Polresta Samarinda)

SAMARINDA – Personel Patroli Quick Response 110 Satuan Samapta Polresta Samarinda bertindak sigap menanggapi laporan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, pada Kamis (6/11/2025) pagi. Respons cepat tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Setelah menerima laporan dari Command Center 110, personel Patroli 110 Beat 2 Regu 1 Satuan Samapta segera meluncur ke lokasi kejadian. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati dua korban, pasangan suami istri, tergeletak usai mengalami kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Satria F dan sebuah mobil pickup.

Petugas segera melakukan olah TKP, mengamankan area kejadian, dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan. Selain itu, mereka juga memastikan kedua korban mendapat pertolongan medis dengan cepat sebelum akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Makroman untuk perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula saat pengendara sepeda motor mencoba menyalip kendaraan di depannya. Namun, kendaraan yang disalip justru melaju sehingga menyebabkan motor tersenggol dan terjatuh. Pada saat bersamaan, mobil pickup yang berada di belakang tidak sempat menghindar dan ikut menyenggol korban yang sudah terjatuh.

Kasat Samapta Polresta Samarinda, AKP Baharuddin, memberikan apresiasi kepada anggotanya atas kecepatan dan ketepatan respons di lapangan. “Setiap laporan masyarakat yang masuk melalui layanan 110 akan kami tindak lanjuti dengan cepat. Respons cepat ini merupakan wujud hadirnya Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas AKP Baharuddin.

Selama proses penanganan, situasi di lokasi kejadian berjalan aman dan terkendali. Pengemudi mobil pickup juga telah dimintai keterangan awal. Kecepatan dan profesionalitas personel Samapta dalam menangani peristiwa ini menjadi bukti nyata kesiapan Polresta Samarinda dalam merespons situasi darurat di jalan raya. (MK).

Editor: Agus S

Polresta Samarinda Perketat Pengamanan Laga Borneo FC vs Dewa United

0
Wakapolresta Samarinda AKBP Heri Rusyaman memimpin apel sebelum berlangsung laga Borneo FC melawan Dewa United. (Humas Polresta Samarinda)

SAMARINDA – Polresta Samarinda memperketat pengamanan menjelang pertandingan Liga 1 antara Borneo FC melawan Dewa United. Untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Polresta Samarinda melaksanakan Apel Pengamanan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu (5/11/2025) sore di Stadion Segiri.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolresta Samarinda, AKBP Heri Rusyaman, dan menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga situasi aman selama pertandingan berlangsung. Ratusan personel gabungan diterjunkan, melibatkan satu pleton Yon B Pelopor Polda Kaltim, satu regu Polwan Polresta Samarinda, satu kompi jajaran Polsek se-Polresta Samarinda, satu pleton Sat Samapta, satu pleton gabungan Sat Fungsi, serta satu pleton staf Polresta Samarinda.

Apel juga dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polresta Samarinda, termasuk Kabag Ops KOMPOL Zarma Putra, Kasi Propam AKP Sujatmiko Amron, serta jajaran Kapolsek dan perwira pengawas. Dalam arahannya, AKBP Heri Rusyaman menekankan pentingnya profesionalisme dan tanggung jawab penuh dari setiap personel. Ia meminta seluruh anggota untuk memastikan posisi pengamanan sesuai dengan plothing dan melaksanakan tugas dengan ikhlas serta profesional agar kegiatan berjalan aman dan terkendali.

Apel pengamanan berlangsung tertib dan lancar hingga pukul 16.47 Wita, menandakan kesiapan penuh Polresta Samarinda dalam menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman bagi seluruh penonton serta tim yang berlaga. (MK).

Editor: Agus S

Borneo FC Gilas Dewa United 4-0, Catat Rekor Sembilan Kemenangan Beruntun

0
Selebrasi pemain Borneo FC Mariano Peralta saat mencetak gol ke gawang Dewa United. (Instagram: Borneo)

SAMARINDA – Dominasi yang menghancurkan! Stadion Segiri menjadi saksi bisu keperkasaan absolut Borneo FC yang malam tadi, Rabu (5/11/2025), menggilas Dewa United dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini bukan sekadar mengamankan tiga poin, tetapi juga mengukir sejarah baru: sembilan kemenangan beruntun sejak kick-off musim ini, mengukuhkan mereka di puncak klasemen dengan 27 poin sempurna.

Borneo FC, yang dijuluki Pesut Etam, tampil tanpa kompromi dan membuktikan diri sebagai tim terkuat di BRI Super League saat ini.

Laga berjalan sesuai skenario tuan rumah. Bek jangkung asal Burundi, Christophe Nduwarugira, membuka keran gol pada menit ke-16 lewat sundulan keras hasil eksekusi tendangan sudut yang matang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Borneo FC berubah menjadi badai yang tak terhentikan. Bomber andalan mereka, Mariano Peralta, memulai pesta gol babak kedua lewat eksekusi penalti di menit ke-70. Tak lama berselang, Joel Vinicius turut mencatatkan nama di papan skor (79′). Puncaknya, Mariano Peralta menutup kemenangan telak ini dengan brace-nya di masa injury time (90+5′), mengirim Dewa United pulang dengan kekalahan memalukan.

Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, terlihat puas namun tetap membumi. Ia menegaskan performa luar biasa timnya adalah hasil dari perencanaan matang dan kerja keras, bukan faktor keberuntungan.

“Pertandingan ini sangat kami pelajari dengan baik. Kami mengidentifikasi apa yang bisa mereka bawa dan kami menyusun tim untuk bermain dengan cara yang akan membuat mereka lebih rentan,” jelas Lefundes pasca-laga.

Menurut pelatih asal Brasil ini, kunci kemenangan Borneo FC adalah kepercayaan diri pemain yang sepenuhnya memahami dan menjalankan ide permainan yang ia tanamkan. “Ketika mereka sudah percaya diri dan membeli ide kami, maka kecenderungannya adalah kami bisa memainkan pertandingan yang hebat. Hari ini, tim kami sangat sulit ditaklukkan,” tambahnya.

Lefundes memberikan apresiasi besar kepada staf pelatihnya, yang disebutnya berperan 90% dalam keberhasilan tim. Analisis mendalam dan adaptasi strategi cepat menjadi kunci sukses Pesut Etam di lapangan.

Lebih dari sekadar tim, Borneo FC juga dikenal karena rasa kekeluargaan yang kuat. Pencetak gol pembuka, Nduwarugira, menegaskan bahwa ikatan di luar lapangan menjadi fondasi utama performa mereka.

“Kami sangat kuat di lapangan, karena semua dimulai dari luar lapangan. Di luar lapangan, kami sudah seperti keluarga. Kami semua sangat percaya pada ide yang disampaikan oleh pelatih,” kata Nduwarugira, sambil mendedikasikan golnya untuk sang istri.

Meski berada di puncak performa, Borneo FC tak ingin terlena. Fokus kini beralih ke laga tandang melawan Semen Padang. Lefundes menegaskan bahwa pemulihan fisik pemain menjadi prioritas utama.

“Pertandingan melawan Padang akan berbeda. Kami tidak ingin terlalu banyak menguras tenaga mereka karena yang lebih penting adalah pemulihan fisik,” tutup Lefundes, memastikan mesin kemenangan Borneo FC tetap terawat prima. (MK).

Editor: Agus S

Dirut PT WKS Enam Kali Mangkir, OC Kaligis Desak Hakim Bertindak Tegas

0
Kuasa hukum PT WKM, OC. Kaligis memberikan keterangan usai persidangan. (Foto: Fajri/MKN)

JAKARTA — Persidangan sengketa patok lahan antara PT Wana Kencana Mineral (WKM) dan PT Position kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (5/11/2025), dengan agenda mendengarkan keterangan dari saksi ahli.

Dalam kesempatan tersebut, kuasa hukum PT WKM mempersoalkan ketidakhadiran Direktur Utama PT Wana Kencana Sejati (WKS) yang untuk keenam kalinya absen dengan alasan sakit, situasi yang dianggap menghambat jalannya pemeriksaan.

Ketegangan sempat meningkat ketika tim hukum OC Kaligis menyampaikan keberatan bahwa alasan kesehatan yang berulang kali disampaikan tidak meyakinkan dan diduga menjadi upaya untuk menghindari kewajiban hadir di persidangan.

Majelis hakim kemudian mengambil langkah moderat dengan menjadwalkan ulang pemanggilan saksi pada 12 November, sembari memberikan sinyal akan mempertimbangkan tindakan tegas apabila ketidakhadiran kembali terjadi.

OC Kaligis, selaku kuasa hukum PT WKM, menegaskan bahwa PT WKS adalah pihak kunci yang harus memberikan klarifikasi terkait perjanjian dengan PT Position, karena dokumen tersebut berkaitan langsung dengan dugaan aktivitas pertambangan di Halmahera Timur.

“Jadi yang dilaporkan adalah illegal mining, yang diperiksa adalah perjanjian antara WKS dan Position. Makanya kita mau WKS datang memperlihatkan foto kondisi lapangan,” ujarnya usai persidangan.

Kaligis juga menyoroti potensi pelanggaran hukum acara akibat absensi berulang tersebut. “Sebenarnya kalau nggak mengikuti hukum acara itu kejahatan jabatan. Setiap orang wajib mentaati hukum. Hukum acara dibuat bukan untuk dilanggar,” tegasnya.

Ia menambahkan, timnya membawa sejumlah foto dan dokumen lapangan yang harus dikonfirmasi langsung kepada Dirut PT WKS untuk memastikan apakah kegiatan di lokasi tersebut berupa pembuatan jalan atau aktivitas tambang ilegal.

“Dia saksi utama. Apa gunanya berita acara kalau tidak ditaati? Ini bisa melanggar hukum acara dan termasuk kejahatan jabatan,” ujarnya.

Kuasa hukum PT WKM lainnya, Rolas Sitinjak, turut mengkritik alasan ketidakhadiran saksi yang terus berubah—mulai dari sakit, rawat inap, hingga opname—tanpa penjelasan medis yang jelas.

“Sudah lima kali bos, enam kali ini. Kemarin sakit, habis itu rawat, opname, macam-macam. Kita berdoa beliau sembuh,” ujar Rolas dengan nada satir.

Ia menambahkan, “Untuk masuk rumah sakit sekarang cukup ada duit. Saya juga pernah istirahat tiga hari, nggak mau diganggu, masuk rumah sakit juga bisa,” katanya.

Rolas menegaskan pentingnya kehadiran saksi utama agar pemeriksaan berjalan jujur dan transparan. Ia juga mengapresiasi langkah majelis hakim yang membuka opsi pemeriksaan daring.

“Tadi Yang Mulia mengatakan kalau tidak bisa datang, sidang lewat Zoom juga boleh. Itu kita apresiasi,” ujar Rolas.

Menurutnya, kehadiran Dirut PT WKS baik secara langsung maupun virtual menjadi faktor penting untuk mengungkap inti perkara sengketa lahan yang kini menjadi fokus utama persidangan. (MK).

Editor: Agus S

Tagihan Vendor di Proyek Bendungan Sepaku Semoi Akhirnya Lunas

0
Sejumlah vendor melakukan aksi tuntutan pembayaran tagihan di Bendungan Sepaku Semoi waktu lalu. Kini, tagihan sudah diselesaikan. (Dok. MKN)

PPU – Tagihan CV Green Palm Garden, yakni vendor yang mengerjakan softscape dan hardscape di bendungan tahun 2024 lalu, akhirnya terselesaikan. Pun demikian dengan dua vendor lainnya. PT Brantas Abipraya (Persero) telah menyelesaikan pembayaran melalui transfer kepada para vendor tersebut pada Rabu (5/11/2025).

Informasi ini disampaikan oleh salah satu perwakilan CV Green Palm Garden, Andre, pada Kamis (6/11/2025) pagi. “Dari pihak Brantas sudah melakukan pembayaran kepada vendor-vendor yang demo sebelumnya,” terang Andre melalui pesan WhatsApp.

Ia menambahkan, pembayaran dilakukan oleh bagian keuangan persero, Muhammad Reza, dan telah dikonfirmasi oleh Project Manager perusahaan, Gerson Simbolon. “Dan sudah dikonfirmasi juga oleh Project Manager perusahaan, Gerson Simbolon,” ujarnya.

Dengan demikian, persoalan tagihan yang sempat “menggantung” kini telah dinyatakan clear and clean alias lunas. Jika keseluruhan ditotal, nilai tagihan ketiga vendor tersebut mencapai Rp1,58 miliar.

Pihak vendor pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berupaya membantu penyelesaian persoalan ini, termasuk media yang turut mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Sebelumnya, sejumlah vendor lokal sempat melakukan aksi protes terhadap PT Brantas Abipraya, kontraktor pelaksana proyek Penyempurnaan dan Penataan Kawasan Bendungan Sepaku Semoi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Senin (20/10/2025) dan kembali pada Kamis (30/10/2025).

Dalam aksi tersebut, para vendor menuntut pembayaran tagihan yang belum diselesaikan. Mereka menyebut aksi itu sebagai bentuk “aksi untuk reaksi”, agar ada kepastian pelunasan. Selain CV Green Palm Garden, dua vendor lokal lainnya yang juga menagih pembayaran adalah Jufriansyah dan Tobir. (MK).

Editor: Agus S

Dapur MBG Samarinda Jadi Percontohan Nasional Program Makanan Bergizi Gratis

0
Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Nyoto Suwignyo melihat dapur Sppg yang diresmikan. (Dimas/MKN)

SAMARINDA – Deputi Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Nyoto Suwignyo, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap Pemerintah Kota Samarinda atas progres pesat dalam pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Apresiasi ini disampaikan setelah peresmian Dapur Sppg dan peninjauan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Samarinda pada Kamis (6/11), pukul 10.00 WITA.

Nyoto Suwignyo mengungkapkan kebahagiaannya atas percepatan program di Kota Tepian.

“Saya sangat berterima kasih karena pada bulan April yang lalu saya ke sini masih sepi-sepi saja, sekarang Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober sudah siap 20 dapur, sudah jalan semua,” kata Nyoto Suwignyo.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian penting dalam menjalankan program Presiden Republik Indonesia. Beliau juga memegang janji Wali Kota Samarinda yang menargetkan total 74 dapur MBG dapat dibangun dan beroperasi di Samarinda pada tahun 2025.

Menanggapi tantangan rantai pasok bahan makanan pokok dan penting (bapokting) yang sempat disinggung oleh Wali Kota, BGN menyarankan agar semua pihak harus berkolaborasi secara intensif.

“Kami sudah menyarankan memang semuanya harus berkolaborasi. Baik pemerintah kabupaten, kota, kecamatan, desa, dan provinsi. Dan pusat, bahkan lintas provinsi,” jelasnya.

Untuk mengatasi isu ketersediaan stok, BGN berencana menyiapkan sistem aplikasi yang cermat. Aplikasi ini memungkinkan semua daerah untuk mengetahui di mana saja stok pasar tersedia, mempermudah percepatan pemenuhan kebutuhan bahan baku.

“Yang paling ideal adalah setiap daerah menyiapkan bahan bakunya sendiri,” saran Nyoto Suwignyo.

Nyoto Suwignyo menilai Dapur Sppg yang baru diresmikan di samping Go Mall Samarinda memiliki potensi besar untuk menjadi contoh percontohan (ekstremik) bagi daerah lain di Kalimantan Timur.

Ada tiga aspek utama yang membuat Dapur Sppg menjadi model yang ideal:

Pemanfaatan Aset Daerah: Pemerintah daerah Samarinda memanfaatkan aset BUMD yang sebelumnya kurang terpakai, sehingga aset tersebut kini dapat termanfaatkan untuk program sosial yang lebih baik.

Jaminan Mutu dan Higienis: Dapur Sppg dikelola oleh pihak yang berpengalaman dalam catering, sehingga aspek kesehatan, higienis, dan sanitasi makanan dapat terjamin.

Pengembangan SDM dan Sertifikasi: Dapur ini tidak hanya beroperasi, tetapi juga bergerak secara sosial dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi chef kepada pengelola catering lain.

Aspek sertifikasi menjadi sangat krusial karena semua Sppg harus memiliki Sertifikasi Higienis dan Sanitasi (SHS) untuk penyiapan makanan. “Ini sudah dijalankan dan membantu Pak Bupati untuk menyiapkan rekomendasi karena salter ini digunakan untuk mengurus SHS,” pungkas Nyoto Suwignyo. (MK)

Editor: Agus S

DPMPTSP Bontang Permudah Warga dalam Pengurusan Nomor Induk Berusaha

0
Ilustrasi. (istimewa)

BONTANG – Pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), merupakan salah satu syarat yang wajib dimiliki oleh warga yang ingin membuka usaha atau bahkan telah memiliki usaha.

Pengurusan NIB cukup mudah. Bisa langsung datang ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), atau bisa mendaftar dengan cara online.

NIB dibagi menjadi dua yakni NIB perorangan dan NIB badan usaha. NIB perorangan cukup membutuhkan KTP orang tersebut serta email atau nomor Whatsapp yang aktif.

“Pembuatannya tidak lama, sekitar 15 sampai 20 menit sudah bisa terbit asal berkas lengkap,” jelas Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur, Senin (3/11/2025).

Sementara itu, untuk NIB badan usaha bisa menyiapkan KTP, NPWP direktur, dan perusahaan, e-mail, SK Kementerian dan akta dari notaris.

“Badan usaha itu seperti CV, PT, yang seperti itu, pengurusan di kami bisa langsung jadi juga asal berkas lengkap pasti hari itu juga langsung jadi,” ujarnya.

Untuk pengurusan bisa langsung dilakukan mandiri secara online, atau ke pelayanan DPMPTSP jika ada hal yang kurang dimengerti. Untuk online tentu menggunakan sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA) yang dapat diakses oleh masyarakat umum.

“Tanpa ke PTSP juga sudah bisa terbit, karena rata-rata yang datang langsung ke sini biasanya dia belum menguasai OSS-RBA itu, nanti kami akan arahkan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam