Beranda blog Halaman 493

Rudy Mas’ud Gaspol! Tol Balikpapan–Samarinda Siap Tembus Bontang

0

BALIKPAPAN – Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud memastikan proyek Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) akan segera tersambung hingga Bontang. Akselerasi pembangunan terus digenjot sebagai bagian dari konektivitas strategis wilayah pesisir Kaltim menuju kawasan industri dan penopang IKN.

Rudy menegaskan bahwa jalur ini akan menjadi urat nadi baru perekonomian Kaltim, mempermudah distribusi logistik sekaligus memangkas waktu tempuh antarwilayah secara signifikan.

Pembaca Setia Radar Bontang!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
📱 Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Ketua Majelis Hakim Nonaktif Tipikor Dituntut 12 Tahun Penjara, Terima Suap Rp9,5 Miliar

0
Ketua Majelis Hakim nonaktif Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Djuyamto. (Foto: Fajri/MKN)

JAKARTA — Ketua Majelis Hakim nonaktif Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Djuyamto, dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung menyatakan, Djuyamto menerima suap sebesar Rp9,5 miliar untuk mengatur putusan lepas perkara korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Djuyamto dengan pidana penjara selama 12 tahun dikurangi masa tahanan, dan tetap dilakukan penahanan di rutan,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor, Rabu (29/10/2025).

Jaksa juga menuntut pidana tambahan berupa uang pengganti Rp9,5 miliar subsider lima tahun penjara. Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan inkrah, harta milik terdakwa akan disita dan dilelang.

Jaksa menilai perbuatan Djuyamto mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan serta tidak mendukung komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi. “Perbuatan terdakwa telah menciderai kepercayaan masyarakat, khususnya terhadap institusi lembaga peradilan,” tegas jaksa.

Dalam pertimbangan yang meringankan, jaksa menyebut Djuyamto bersikap kooperatif selama persidangan, mengakui perbuatannya, dan belum pernah dihukum sebelumnya.

Dalam uraian perkara, terungkap bahwa suap disalurkan melalui perantara Wahyu Gunawan kepada majelis hakim Tipikor yang terdiri dari Djuyamto, Agam Syarief, dan Ali Muhtarom. Dana berasal dari pengacara perusahaan sawit Wilmar Group — antara lain Ariyanto, Marcella Santoso, Junaedi Saibih, dan M. Syafei.

Suap dilakukan dua tahap. Pada tahap pertama senilai USD 500 ribu (sekitar Rp8 miliar), Djuyamto menerima Rp1,7 miliar. Pada tahap kedua senilai USD 2 juta (sekitar Rp32 miliar), ia mendapat Rp7,8 miliar. Total uang yang diterima mencapai Rp9,5 miliar.

Uang suap tersebut diberikan agar majelis hakim memutus perkara korupsi ekspor CPO dengan putusan onslag atau lepas dari tuntutan hukum bagi korporasi yang terlibat.

Djuyamto dijerat dengan Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan Pasal 56 KUHP. (MK)

Editor: Agus S

Polisi Tangkap 15 Tahanan Kabur, Ada yang Nyolong Lagi Saat Lari

0
15 Tahanan di giring menuju ke tempat Press Conference Polresta Samarinda. (Dimas/MK)

SAMARINDA – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda berhasil menangkap kembali seluruh 15 tahanan yang kabur dari sel Polsek Samarinda Kota sembilan hari lalu. Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memastikan semua tahanan telah diamankan, sebagian bahkan tertangkap di luar provinsi.

“Seluruh tahanan sudah diamankan. Ada yang menyerahkan diri, ada yang ditangkap hingga ke Palangkaraya, bahkan ada yang menambah kasus baru saat pelarian,” ungkap Hendri Umar dalam rilis pers, Rabu (29/10/2025).

Penangkapan berlangsung intensif sejak hari kejadian. Tiga tahanan pertama, yakni Elzent Ahmad, Asri, dan Irfan bin Ilyas, berhasil ditangkap di hari yang sama. Disusul Ihwan Noor dan Gilang Ramadhan—yang terakhir menyerahkan diri ke penyidik.

Petugas kemudian meringkus enam tahanan lain di berbagai titik di Samarinda, termasuk hotel, rumah pribadi, hingga kawasan hutan di Jalan Perjuangan. Dua tahanan lainnya—Kristianus Dominikus Werong Lubur dan Muhammad Yusriel—ditangkap di Palangkaraya melalui kerja sama lintas Polres.

Sementara tahanan terakhir, Suniansyah alias Suni, diamankan Selasa malam (28/10) di Jalan Poros Samarinda–Tenggarong saat berusaha menemui pacarnya.

Kombes Hendri juga menyoroti dua tahanan yang menambah perkara baru saat pelarian.
“Candro Nababan melakukan pencurian sepeda motor di Jalan Wahid Hasyim, dan Yusriel juga mencuri motor di Palangkaraya. Keduanya kini menghadapi proses hukum tambahan,” tegasnya.

Dari 15 tahanan yang diamankan, enam di antaranya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Samarinda karena berkasnya dinyatakan lengkap (P21), sementara sembilan lainnya masih menunggu proses lanjutan.

“Kami pastikan semua akan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kapolresta. (MK)

Editor: Agus S

42 Putra-Putri Sepaku Ikuti Pelatihan Gada Pratama di Balikpapan

0
Peserta pelatihan security dilepas oleh Deputi Alimuddin di balai kota IKN. (FKMS for MKN).

NUSANTARA – Sebanyak 42 putra-putri asal Kecamatan Sepaku resmi dilepas Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk mengikuti pelatihan security Gada Pratama di Balikpapan.

Pelatihan yang berlangsung selama tujuh hari di Asrama Batakan ini diharapkan dapat melahirkan tenaga keamanan profesional yang siap bertugas menjaga kawasan IKN. Dari 42 peserta, dua di antaranya merupakan perempuan.

Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat (DSBPM) OIKN, Alimuddin, di Kantor Otorita IKN, Rabu (29/10/2025).
“Kami lepas secara resmi. Selamat mengikuti pelatihan dengan disiplin. Sukses, dan kembali ke IKN untuk mengemban tugas menjaga keamanan di kawasan ini,” pesan Alimuddin.

Acara pelepasan juga dihadiri Ketua Forum Kesepakatan Masyarakat Sepaku (FKMS), Supian Nur, bersama jajaran PT Amanah Nusa Garda Perkasa sebagai mitra pelaksana pelatihan.

Supian Nur berpesan agar seluruh peserta menjadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara.
“Selamat menjalani hari-hari pelatihan dengan dedikasi terbaik. Buktikan, Sepaku bersiap, Nusantara dijaga putra-putri daerahnya sendiri,” tegasnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya OIKN dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar kawasan IKN. (MK)

Editor: Agus S

Pengedar Sabu di Kuaro Ditangkap, Polisi Sita 4,44 Gram Barang Bukti

0
Tersangka SA (36) bersama barang bukti. (Humas Polres Paser)

PASER – Tim Elang Satresnarkoba Polres Paser kembali menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.
Seorang pria berinisial SA (36), warga Desa Lolo, ditangkap bersama barang bukti sabu seberat bruto 4,44 gram.

Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, melalui Kasat Resnarkoba AKP Suradi, mengatakan penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya.
“Penangkapan SA ini merupakan tindak lanjut dari pengakuan tersangka lain, MFR (23), yang mengaku memperoleh sabu dari SA,” ungkap Suradi, Rabu (29/10/2025).

Dalam penggeledahan yang disaksikan Ketua RT setempat, petugas menemukan tiga paket sabu, timbangan digital, sendok takar, handphone, uang tunai Rp800 ribu, serta satu unit sepeda motor trail warna hitam biru yang diduga digunakan untuk transaksi narkoba.

Tersangka SA dan seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Paser untuk penyidikan lebih lanjut.
“Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegas Suradi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkotika.
“Kami harap masyarakat ikut berperan memerangi narkoba. Laporkan bila ada indikasi penyalahgunaan, demi mewujudkan Paser Bersih dari Narkoba,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S

Tak Hanya Unggul dalam Penanganan Medis, RSUD Taman Husada Berupaya Terbuka di Penilaian Publik

0
RSUD Taman Husada Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada menegaskan, akan terus berupaya tak hanya unggul di dalam pelayanan medis saja, tetapi juga tetap terus berupaya terhadap adanya kritik, saran, maupun penilaian publik.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Kehumasan, dan Kerjasama RSUD Taman Husada, Syariful Rahman menyampaikan bahwa RSUD Bontang telah mengajak masyarakat agar bisa memberikan penilaian layanan lewat Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).

“SKM tidak hanya memenuhi indikator reformasi birokrasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen kami terhadap keterbukaan informasi dan akuntabilitas publik,” ucapnya saat ditemui, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, masyarakat dapat memberikan penilaian secara jujur dan saling terbuka tanpa perlu khawatir terhadap kerahasiaan identitas. Semua tanggapan akan diolah sebagai bahan evaluasi secara internal.

“Jadi masyarakat hanya memberikan kritik dan saran saja, dan hasilnya nanti akan menjadi acuan kami meningkatkan layanan publik,” tambahnya.

Upaya ini dilakukan untuk menjadi langkah nyata jika Rumah Sakit (RS) terus berperan dalam meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat transparansi publik.

“Kami ingin masyarakat menilai langsung. Lewat hasil survei ini, jadi dasar kami untuk memperbaiki kualitas pelayanan,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Masyarakat Bisa Beri Nilai Pelayanan RSUD Lewat SKM

0
Ilustrasi. (Ist).

BONTANG – Kini, masyarakat Bontang bisa memberi penilaian pada pelayanan di RSUD Taman Husada melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) 2025.

Hal ini dilakukan, agar masyarakat bisa berperan aktif dalam memberikan penilaiannya terhadap mutu pelayanan yang ada di RSUD Taman Husada Bontang.

Terlebih lagi ini menjadi langkah nyata bagi Rumah Sakit (RS), untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar maksimal, dan sekaligus memperkuat transparansi publik.

“Lewat survei ini kami ingin masyarakat memberikan penilaiannya secara langsung, bagaimana pelayanan kami selama ini ke pasien maupun pengunjung,” ucap Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Kehumasan, dan Kerjasama RSUD Taman Husada, Syariful Rahman.

Pengisian SKM dilakukan agar pihak RSUD Taman Husada mengetahui, sudah sejauh mana pelayanan di RS ini dalam memenuhi harapan dan keinginan masyarakat, yang dimana SKM menjadi instrumen penting.

“Masyarakat hanya memberi kritikan dan saran di SKM tersebut, hasilnya pun nantinya akan menjadi acuan kami dalam meningkatkan pelayanan publik,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Genset Kiriman dari Samarinda Terbakar Saat Melintas di Jalan Arif Rahman Hakim

0
Genset yang terbakar. (Syakurah)

BONTANG – Sebuah genset berkapasitas 10.000 watt terbakar saat hendak diantar ke sang penyewa. Genset tersebut dibawa oleh Gunawan dari Samarinda.

Ia menjelaskan, genset hendak ia antar ke salah satu perusahaan untuk digunakan dalam sebuah acara. Saat ia melewati Jalan Arif Rahman Hakim tepat di depan SMA Negeri 3, ia diteriaki oleh siswa yang sedang menunggu jemputan.

“Anak-anak sekolah teriak ada asap gitu, jadi saya menepi, waktu saya lihat sudah berasap tebal,” pungkasnya Rabu (29/10/2025).

Tak lama setelah ia menepi, api mulai naik. Para supir yang sedang mengantre solar di SPBU di jalan tersebut bergotong royong menarik genset itu turun dari pick up yang membawanya.

“Sempat coba padamkan pakai APAR dari SPBU, tapi karena api sudah besar jadi tidak cukup,” tambahnya

Tak lama, mobil pemadam kebakaran datang membantu menghentikan api semakin besar. Gunawan juga telah berkoordinasi dengan pemilik genset yang berada di Samarinda terkait musibah tersebut.

“Ini mobil saya dipakai ambil jerigen, mau nguras solar yang ada di dalam genset,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pengusaha UMKM Lokal Berpeluang Pasarkan Produk di Indomaret

0
Salahsatu pengusaha UMKM yang hadir berdialog dengan Wawali Agus Haris. (Yusva Alam)

BONTANG – Sebanyak 75 pengusaha UMKM di bawah binaan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang mengikuti pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM yang digelar Indomaret, Rabu (29/10/2025) kemarin di Hotel Tiara Surya.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris dan Muh Takwin, Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro DKUMPP Bontang yang mewakili DKUMPP.

Dalam sambutannya, Gilig Lilosamatyo, Branch Manager Indomaret Cabang Samarinda mengatakan, kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kontribusi Indomaret ke masyarakat khususnya pengusaha UMKM.

“Pelatihan semacam ini sudah kami adakan selama 12 tahun di seluruh Indonesia. Sekarang giliran di Bontang,” ujarnya.

Kegiatan ini memang sesuai program dengan program Indomaret. Salahsatunya adalah Mitra UMKM produk. Dimana produk-produk UMKM bisa dipajang di gerai-gerai Indomaret.

“Kami beri pelatihan misal belum punya label halal atau belum ada PIRT. Akan kami ajarkan,” ucapnya.

Selain itu adapula UMKM teras. Dimana Indomaret mempersilahkan bagi yang ingin membuka usaha gerobakan di teras atau halaman Indomaret.

“Bisa jajanan nusantara, komoditas pertanian ato perkebunan, dan lain sebagainya,” beber Gilig.

“Semoga langkah kami ini bisa membantu meningkatkan kualitas UMKM di Bontang,” imbuhnya.

Sementara itu Wawali Agus Haris mengungkapkan bahwa kegiatan semacam ini selaras dengan program yang dicanangkan wali kota. Dimana industri besar harus mampu mengangkat industri kecil untuk bisa bertumbuh.

“Peluang sudah dibuka, sekarang tinggal bagaimana kita bisa memanfaatkannya semaksimal mungkin. Kemasannya, isinya, harus ditingkatkan kualitasnya agar bisa lolos masuk Indomaret, ungkap Agus Haris.

Muh Takwin yang mewakili DKUMPP juga mengaku bersyukur, para pengusaha UMKM binaannya mendapat peluang untuk bisa memperluas pemasaran produk-produk mereka.

“Selain menambah luas pemasaran, juga diharap dapat meningkatkan penjualan produk UMKM di Bontang,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam

DKUMPP Bontang Kembali Gelar Warung Tekan Inflasi di Kelurahan Kanaan

0
Banner Warung Tekan Inflasi oleh DKUMPP. (Istimewa)

BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang kembali menggelar kegiatan Warung Tekan Inflasi (Wartek In) sebagai langkah konkret menekan harga kebutuhan pokok, dan membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok.

Kepala Bidang Perdagangan DKUMPP, Sunita Sinaga mengetakan, kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis, 30 Oktober 2025, mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai, bertempat di Halaman Rumah Adat Tongkonan, Kelurahan Kanaan.

“Ini kegiatan minimal dilaksanakan sebulan sekali. Kegiatan selanjutnya di Berbas Pantai, waktunya nanti menyusul,” terangnya.

Wartek In merupakan bagian dari program Operasi Pasar, yang menjual berbagai bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Dalam kegiatan kali ini, sejumlah kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau, di antaranya:

Beras SPHP Rp 60.000 per 5 kg
Telur Rp 55.000 per rak
Minyak Kita 2 liter Rp 35.000
Minyak Goreng Tawon 2 liter Rp 38.000
Tepung Kompas Rp 11.000
Tepung Kanji Rp 5.000
Tepung Ketan Rp 11.000
Tepung Beras Rp 8.000
Gula 1 kg Rp 17.000
Gas LPG 3 kg Rp 21.000 (dengan syarat membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga)
Minyak Goreng Filma 2 liter Rp 39.000
Minyak Goreng Saro (Produk Bontang) Rp 37.000 per 2 liter dan Rp 219.000 per dus.

Melalui Wartek In, DKUMPP berharap dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran serta membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam