Beranda blog Halaman 494

Pencuri Handphone di Warkop Naik Kelas Berhasil Ditangkap

0
Pencurian handphone di Warkop Naik Kelas, Bukit Indah. (Tangkapan Layar).

BONTANG – Tersangka pencurian handphone di parkiran Warkop Naik Kelas, di Jalan Ir. H. juanda, Bukit Indah, berhasil diamankan oleh Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang, Rabu (10/12/2025), sekitar pukul 20.00 Wita.

Diketahui tersangka mengambil handphone milik salah satu karyawan Warkop Naik Kelas tepat di Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 09.29 Wita, yang tertinggal di dasbor motornya. Tersangka melakukan aksinya menggunakan motor Honda Scoopy Hitam.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Rendy Anugrah menyampaikan bahwa penangkapan tersangka dilakukan setelah anggotanya mendapatkan informasi. Sehingga Tim Rajawali Polres Bontang bergerak cepat untuk menindaklanjuti.

“Iya setelah kami dapat informasi tersebut, anggota langsung menuju ke tempat tersangka berada,” ucapnya, Kamis (11/12/2025) saat dikonfirmasi.

Diketahui, tersangka pun sempat ingin menjual motor yang digunakannya saat mencuri. Sebab, aksinya mencuri handphone telah terekam oleh CCTV dan sudah beredar luas di sosial media (sosmed).

“Pelaku ingin menjual motornya untuk menghilangkan jejak, karena motor yang ia gunakan telah viral. Maka tim mencoba memancing pelaku, untuk ketemuan. Setelahnya, tim berhasil mengamankan yang bersangkutan,” jelasnya.

Hingga akhirnya, penangkapan tersangka berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Gunung Sari, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara. Pelaku pun saat ini berada di Mako Polres Bontang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Ombudsman Bongkar Kekurangan Bayar TPP Rp2 Miliar untuk Nakes CPNS Berau

0
Ombudsman Kaltim menyerahkan LAHP kepada Asisten III Setda Berau, Maulidiyah. (Ist)

SAMARINDA — Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Timur menemukan adanya kekurangan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ratusan tenaga kesehatan (nakes) berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Berau. Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) yang diserahkan pada Selasa, 9 Desember 2025.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltim, Mulyadin, menjelaskan pemeriksaan dilakukan menindaklanjuti 82 laporan masyarakat terkait dugaan maladministrasi dalam pemberian TPP bagi CPNS jabatan fungsional di Dinas Kesehatan Kabupaten Berau. Dalam proses verifikasi, Ombudsman menemukan total 126 CPNS terdampak dari tujuh jenis jabatan fungsional tenaga kesehatan.

“Dari hasil pemeriksaan, terdapat selisih kurang bayar sebesar Rp2,016 miliar yang seharusnya diterima para CPNS tenaga kesehatan sejak Juni hingga Desember 2025,” kata Mulyadin.

Ombudsman mengidentifikasi dua bentuk maladministrasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau. Pertama, pengabaian kewajiban hukum terkait pemberian 80 persen TPP bagi CPNS jabatan fungsional. Ketentuan tersebut tidak dicantumkan dalam Peraturan Bupati Berau Nomor 27 Tahun 2024, sehingga tidak sejalan dengan pedoman Kepmendagri Nomor 900-4700 Tahun 2020.

Kedua, adanya cacat substansi dan kesalahan konsideran dalam penerbitan Surat Keputusan Bupati Berau Nomor 242 Tahun 2024 yang mengubah SK Nomor 700 Tahun 2023. SK tersebut masih menggunakan dasar hukum Perbup 18 Tahun 2022, padahal regulasi itu telah dicabut dan digantikan oleh Perbup 27 Tahun 2024.

“Ini menunjukkan adanya kelalaian pemerintah daerah dalam menyusun regulasi TPP sesuai ketentuan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan,” tegas Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman Kaltim, Dwi Farisa Putra Wibowo.

Ombudsman Kaltim juga telah mengoordinasikan temuan ini dengan BPKP dan BPK Perwakilan Kalimantan Timur. Pemeriksaan lapangan dilakukan melalui tujuh kali pertemuan sejak 11 September hingga 2 Desember 2025, melibatkan Asisten III Setda Berau, Inspektorat, BKPSDM, Bappeda, Dinas Kesehatan, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau.

Ombudsman menegaskan Pemkab Berau wajib melakukan penatausahaan dan pengakuan utang daerah atas selisih TPP yang belum dibayarkan. Penganggaran dapat dilakukan sekaligus dalam satu tahun atau secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Berau Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelesaian Utang Daerah.

Sebelum penganggaran dilakukan, Inspektorat diwajibkan melakukan reviu terhadap seluruh dokumen terkait.

LAHP diserahkan langsung oleh Mulyadin kepada Asisten III Sekretariat Daerah Berau, Maulidiyah, yang hadir bersama perwakilan Inspektorat, Bagian Organisasi, Bagian Hukum, dan BPKAD.

“Kami menerima LAHP ini dan akan segera menyampaikannya kepada Bupati Berau,” ujar Maulidiyah.

Ia berharap temuan Ombudsman ini menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola kepegawaian dan keuangan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. (um)

Editor: Agus S

Burung Tiong Jadi Maskot Porprov Kaltim 2026 di Paser

0
Launching logo dan maskot Porprov Kaltim 2026.

PASER — Pemerintah Kabupaten Paser bersama Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 resmi meluncurkan logo dan maskot Porprov VIII Kaltim. Peluncuran digelar di Pendopo Bupati Paser, Kamis malam (11/12/2025).

Logo dan maskot Porprov Kaltim 2026 mengangkat burung tiong sebagai simbol utama. Fauna tersebut dipilih karena memiliki nilai historis dan budaya yang kuat bagi masyarakat adat Paser, sekaligus merepresentasikan karakter tangguh dan semangat juang atlet Kalimantan Timur.

Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari, mengatakan desain logo dan maskot merupakan karya anak bangsa yang disusun berdasarkan nilai sejarah serta kearifan lokal daerah.

“Si Taka (Si Tiong Atlet Kaltim, Kita Juara) dipilih sebagai simbol ketangguhan atlet Kalimantan Timur yang mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ikhwan.

Ia menjelaskan, logo dan maskot Porprov Kaltim 2026 juga mencerminkan semboyan Kabupaten Paser, Olo Manin Aso Buen Si Olo Ndo, yang bermakna hari esok harus lebih baik dari hari ini.

“Artinya, seluruh masyarakat Paser dan Kalimantan Timur diharapkan menjadi pribadi yang maju, berkarakter, dan berprestasi,” jelasnya.

Dengan diluncurkannya logo dan maskot tersebut, Ikhwan menegaskan seluruh kontingen kabupaten/kota peserta Porprov Kaltim 2026 diwajibkan menyertakan maskot Porprov pada atribut atau kostum atlet, sebagai identitas resmi ajang olahraga terbesar di Kaltim yang digelar di Paser.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Paser bersama KONI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan persiapan maksimal demi menyukseskan Porprov Kaltim 2026.

“Kami ingin Porprov Kaltim 2026 menjadi yang terbaik sepanjang sejarah penyelenggaraan di Kalimantan Timur. Sebagai tuan rumah, kami ingin sukses sebagai penyelenggara dan juga sukses prestasi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ikhwan turut mengajak seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, pelaku usaha, serta media massa untuk bersinergi dan berkolaborasi mendukung setiap tahapan Porprov Kaltim 2026.

“Manfaatkan momentum ini. Suksesnya Porprov adalah sukses kita bersama, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Paser,” pungkasnya. (Nash)

Editor: Agus S

BPBD Bontang Sosialisasi Penanggulangan Bencana ke Masyarakat

0
Sosialisasi penanggulangan bencana yang digelar BPBD Kota Bontang. (Ist)

BONTANG — Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang di Auditorium 3D, Kamis (11/12).

Agus Haris dalam kesempatan tersebut mengapresiasi upaya BPBD dalam memberikan edukasi kesiapsiagaan kepada masyarakat. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, relawan, dan warga agar risiko bencana bisa ditekan secara maksimal.
“Pemkot Bontang berkomitmen memperkuat upaya mitigasi dan penanganan bencana. Sosialisasi seperti ini sangat penting agar masyarakat memahami potensi bahaya di lingkungannya masing-masing dan dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini,” ujar Agus Haris.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, BPBD mendorong rehabilitasi lingkungan, termasuk penambahan area resapan air dan pengawasan ketat terhadap aktivitas yang merusak lingkungan. Edukasi kesiapsiagaan juga akan terus dilakukan untuk memastikan masyarakat di daerah rawan dapat merespons dengan cepat saat terjadi bencana.

Sementara Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Eko Mashudi dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak tujuh kelurahan di Kota Bontang masuk daftar wilayah dengan risiko rawan bencana tanah longsor. Ketujuh wilayah tersebut ditetapkan berdasarkan kajian manajemen risiko yang dilakukan BPBD.
“Kelurahan Belimbing, Gunung Telihan, dan Kanaan di Kecamatan Bontang Barat masuk dalam kategori rawan longsor. Untuk wilayah Bontang Utara ada Kelurahan Gunung Elai dan Loktuan. Sementara di Bontang Selatan, kawasan Tanjung Laut dan Berebas Tengah juga termasuk rawan,” jelasnya.

Eko menjelaskan, beberapa faktor memicu meningkatnya ancaman longsor, terutama di Kelurahan Gunung Telihan dan Kanaan. Minimnya ruang terbuka hijau membuat area resapan air kian berkurang. Kondisi ini diperparah oleh aktivitas tambang galian C ilegal yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan menghilangkan kemampuan tanah menyerap air.
“Ini menjadi prioritas karena kejadian longsor di Bontang cukup sering terjadi. Selain kurangnya ruang serapan air, kawasan pemukiman yang semakin padat di bantaran lereng menjadi faktor dominan percepatan pergeseran tanah. Sejumlah kasus longsor bahkan terjadi tepat di area pemukiman dan mengakibatkan kerugian material,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi keselamatan warga.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Damkar Tingkatkan Kompetensi Relawan

0
Peningkatan Kapasitas Relawan Pemadam Kebakaran 2025. (Ist)

BONTANG — Upaya memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan penanggulangan kebakaran di Kota Bontang kembali ditegaskan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Pemadam Kebakaran 2025 yang resmi dibuka Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, pada Kamis (11/12). Kegiatan tersebut digelar di Markas Komando Damkar Kota Bontang dan diikuti seluruh relawan Damkartan dari berbagai wilayah di kota ini.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan apresiasi serta rasa bangga kepada para relawan yang selama ini menjadi garda terdepan membantu masyarakat dalam situasi darurat.

Ia menekankan bahwa keberadaan relawan memiliki peran vital dalam mempercepat respons penanganan musibah kebakaran.
“Relawan pemadam kebakaran adalah mitra strategis pemerintah. Dengan kapasitas yang semakin terlatih, saya yakin pelayanan kedaruratan di Bontang akan semakin cepat, tepat, dan menyelamatkan lebih banyak jiwa serta aset,” ujarnya.

Wakil Wali Kota juga mendorong peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara serius demi meningkatkan kompetensi, termasuk pemahaman teori, keterampilan teknis, hingga simulasi lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Bontang, Amiluddin, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini bukan hanya agenda rutin, tetapi bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem penanggulangan kebakaran.
“Kami ingin seluruh relawan damkartan memiliki standar kemampuan yang sama, mulai dari teknik pemadaman, keselamatan diri, hingga koordinasi saat operasi. Semangat teman-teman relawan adalah kekuatan besar bagi kami,” kata Amiluddin.

Kegiatan pelatihan ini diikuti seluruh relawan pemadam kebakaran se-Kota Bontang, dengan agenda yang mencakup pembekalan materi keselamatan, pemadaman dasar, penggunaan alat, serta latihan respons darurat.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme relawan dan memperkokoh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tongkat Komando Dandim 0908/Bontang Berganti, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto ke Letkol Inf Ardiansyah.

0
Wali Kota dan wawali di acara sertijab Dandim 0908/Bontang. (Ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0908/Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Awang Long, Rabu (10/12/2025) malam. Dalam acara penuh keakraban tersebut, tongkat komando resmi beralih dari Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto kepada Letkol Inf Ardiansyah.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, hadir didampingi Wakil Wali Kota Agus Haris, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano, Pj. Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, serta jajaran Forkopimda. Kehadiran pimpinan OPD, perwakilan perusahaan, dan tokoh lintas paguyuban turut menambah hangat suasana malam itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menyampaikan apresiasi mendalam kepada Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto atas dedikasinya menjaga kondusivitas wilayah selama 25 bulan terakhir.

Ia menyoroti kesuksesan kolaborasi Pemkot dan TNI, khususnya dalam program fisik seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Kolaborasi yang sudah terbangun, seperti melalui program TMMD dan percepatan pembangunan infrastruktur, akan terus kita lanjutkan. Sinergi antara Pemkot dan TNI sangat krusial untuk kemajuan daerah,” ujar Neni.

Neni juga mengingatkan bahwa Bontang adalah kota yang majemuk. Ia berharap Dandim yang baru dapat segera beradaptasi untuk merawat harmoni tersebut. “Bontang adalah kota heterogen yang harus dijaga kerukunannya. Semoga kebersamaan Pemkot dan Kodim terus terjalin erat,” tambahnya.

Sementara itu, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto yang kini mengemban amanah baru sebagai Waasrendam VI/Mulawarman, mengungkapkan kesan mendalamnya. Ia memuji karakter masyarakat Bontang yang terbuka dan ramah.
“Bontang ini miniatur Indonesia. Masyarakatnya sangat heterogen namun mudah diajak berkolaborasi dan sangat ramah. Ini pengalaman berharga bagi saya,” ungkap Aryo saat berpamitan.

Di sisi lain, Dandim 0908/Bontang yang baru, Letkol Inf Ardiansyah, menyatakan kesiapannya untuk langsung “tancap gas”. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2005 ini menegaskan komitmen totalitasnya dalam mendukung program pemerintah daerah.
“Saya siap melanjutkan program pejabat sebelumnya. Kodim siap membantu, bahkan 25 jam sehari bagi masyarakat dan pemerintah Kota Bontang,” tegas Ardiansyah yang disambut tepuk tangan hadirin.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

KSP Tinjau Kesiapan Balikpapan Jelang Peresmian RDMP, Pemkot Fokus Perluasan Peluang Kerja Lokal

0
Kunjungan perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP) ke Pemkot Balikpapan dalam rangka pemantauan kesiapan Kota Balikpapan menjelang peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP).

BALIKPAPAN — Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menerima kunjungan perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP) yang diwakili Tenaga Ahli Utama Bidang Energi, Nur Wahidi, untuk meninjau kesiapan Balikpapan menjelang peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP). Pertemuan berlangsung dengan fokus pembahasan pada progres proyek dan isu strategis ketenagakerjaan.

Dalam paparannya, Bagus menjelaskan perkembangan RDMP serta menegaskan pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal saat proyek memasuki tahap operasional. Pemerintah daerah, katanya, berharap masyarakat Balikpapan dan Kalimantan Timur memperoleh peluang kerja yang lebih besar dari kehadiran proyek strategis nasional tersebut.

“Kami menyampaikan secara detail terkait RDMP, termasuk persoalan tenaga kerja. Harapannya, ketika RDMP beroperasi penuh, masyarakat Balikpapan dan Kaltim dapat mengambil bagian sebagai tenaga kerja,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Bagus menambahkan bahwa perhatian terhadap sektor ketenagakerjaan menjadi bagian dari komitmen Pemkot yang tercermin dalam tagline Balikpapan Kubangun, Kujaga, Kubela, yang menekankan pembangunan, perlindungan, dan keberpihakan kepada masyarakat.

VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, menyebut pihaknya bersama KSP telah melakukan diskusi produktif dengan Pemkot Balikpapan. Mereka menerima berbagai masukan terkait kesiapan daerah serta program yang tengah berjalan.

Menjelang peresmian RDMP oleh Presiden, Pertamina memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan sembari menunggu konfirmasi resmi rangkaian kegiatan.
“Proyek RDMP Balikpapan merupakan salah satu Program Strategis Nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas kilang serta memperkuat ketahanan energi nasional,” kata Asep.

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Pertamina disebut terus memperkuat koordinasi untuk memastikan peresmian berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal, terutama dalam membuka akses kerja bagi warga lokal.

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Budi Widihartanto, menilai bahwa penyesuaian struktur ketenagakerjaan pasca-RDMP adalah dinamika yang wajar.

“Meskipun proyek RDMP telah mencapai tahap penyelesaian, kami meyakini bahwa tenaga kerja yang terserap dapat dialihkan ke beberapa sektor strategis lainnya yang tengah berkembang pesat,” jelasnya.

Budi menegaskan bahwa berakhirnya satu megaproyek tidak berarti hilangnya kesempatan kerja. Deretan proyek strategis nasional dan regional, terutama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, akan menjadi motor baru penyerapan tenaga kerja Kalimantan Timur. (ap)

Editor: Agus S

Coding Mama dan Difabel Batch 5 Resmi Ditutup, 45 Peserta Dikukuhkan sebagai Alumni “Comdif Digital Nusantara”

0
Alumni Coding Mama dan Difabel Batch 5 dikukuhkan oleh Direktur Tonny melalui pemasangan seragam secara simbolik. (Atmaja/MKN)

NUSANTARA — Program Coding Mama dan Difabel Batch 5 resmi ditutup di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (11/12/2025). Momen penutupan ini sekaligus menjadi ajang pengukuhan alumni melalui kelompok Comdif Digital Nusantara. Batch 5 diikuti sedikitnya 45 peserta, mayoritas mengikuti pembelajaran secara offline.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital OIKN, Tonny Agus Setiono, menyampaikan harapan besarnya agar kompetensi yang diperoleh para peserta dapat memberi manfaat berkelanjutan.

“Semoga bermanfaat besar untuk kemajuan bersama. Khususnya Difabel. Semoga bisa membuat banyak jejaring agar semakin memudahkan informasi dan pengembangan usaha masing-masing,” ujarnya saat menutup kegiatan di Auditorium OIKN.

Pembentukan kelompok alumni bertujuan menjaga komunikasi setelah pelatihan selesai sekaligus merancang program kerja lanjutan di tiap angkatan.

Salah satu peserta, Khairunisa, mengaku tak menyangka terpilih sebagai salah satu peserta terbaik Batch 5.
“Pertama kaget ya. Punya teman-teman soalnya lebih baik. Tapi tadi disampaikan dinilai dari kalkulasi selama mengikuti pelatihan. Saya mengucapkan terima kasih,” ungkapnya.

Peserta lain, Khusnul, berharap program ini terus berlanjut dan membuka pelatihan baru.
“Saya pengen nanti ada pelatihan konten kreator. Di Sepaku banyak yang punya akun media sosial, mungkin bisa menjadi konten kreator,” ujarnya.

Sejak Batch 1, program Coding Mama telah melahirkan sekitar 165 alumni dari berbagai wilayah seperti Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, dan Samboja. Lebih dari sekadar pelatihan digital, program ini kini berkembang menjadi komunitas yang aktif berjejaring dan berkegiatan, terutama bagi perempuan dan kalangan difabel.

Ketua Umum Comdif Digital Nusantara terpilih, Aper Sujayana, menyebut pihaknya siap menjalankan sejumlah program kerja seperti literasi digital untuk masyarakat dan pelaku UMKM, baik di daerah masing-masing maupun di kawasan delineasi IKN.

“Harapannya kita semua tetap saling berkomunikasi untuk bersama-sama kita wujudkan digital nusantara,” ujarnya. (riz)

Editor: Agus S

Jelang Nataru 2025/2026, Pelni Balikpapan Prediksi Lonjakan Penumpang 12,3 Persen

0
Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, saat menyampaikan persiapan menghadapi Nataru 2025/2026.

BALIKPAPAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang hingga 12,3 persen pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dibandingkan periode Nataru sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh kebijakan pemerintah yang memberikan potongan tarif 20 persen bagi pengguna jasa Pelni di seluruh Indonesia.

Kepala Cabang Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, menyebut puncak arus mudik diperkirakan berlangsung pada 20 Desember 2025 (H-5) dengan potensi mencapai 26.855 penumpang, sementara arus balik diprediksi terjadi pada 5 Januari 2026 dengan estimasi 24.718 penumpang.

“Lonjakan ini jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Stimulus tarif 20 persen memberi dorongan signifikan terhadap minat masyarakat untuk menggunakan kapal laut,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Ridwan menjelaskan bahwa diskon tarif hanya berlaku pada tarif dasar, bukan pada total harga tiket. Biaya pelabuhan dan asuransi tetap dibebankan penuh kepada penumpang.

“Yang mendapatkan diskon itu tarif dasarnya, bukan keseluruhan harga tiket. Ini penting dipahami supaya tidak ada salah persepsi di masyarakat,” jelasnya.

Program potongan tarif berlangsung 17 Desember 2025–10 Januari 2026. Di Balikpapan, kebijakan tersebut sudah dimanfaatkan 3.641 penumpang, sementara secara nasional tersedia kuota hingga 405 ribu orang.

Untuk menghadapi gelombang perjalanan Nataru, Pelni Balikpapan menyiapkan tiga kapal utama: KM Lambelu, KM Bukit Siguntang, dan KM Labobar. Ketiganya melayani rute jarak jauh dengan jadwal keberangkatan tiga hingga empat hari sekali.

Dua kapal dengan okupansi tertinggi, KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang, mendapat penyesuaian rute. KM Lambelu yang biasanya hanya beroperasi sampai Maumere akan diteruskan hingga Kupang.

“Khusus musim Nataru kali ini, kami menambah layanan ke Kupang. Jadi tahun ini ada dua kapal yang melayani Kupang, yakni KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang,” ujar Ridwan.

Pelni juga menyiapkan jalur alternatif untuk penumpang dari Papua menuju Jawa atau Kalimantan melalui rute Papua–Manado–Pantoloan–Balikpapan–Surabaya–Jakarta.

Kapasitas Ditingkatkan, Keamanan Diperketat

Mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni memperoleh dispensasi penambahan kapasitas hingga 39–40 persen menggunakan matras tambahan sebagai extra bed di area tertentu. Petugas keamanan juga ditingkatkan untuk memastikan kelancaran arus penumpang sepanjang periode libur. (ap)

Editor: Agus S

KPK Tahan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan Empat Tersangka Kasus Suap Proyek dan Gratifikasi

0
KPK resmi menahan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (AW) dan empat tersangka lain terkait kasus suap dan gratifikasi. (Foto: Fajri/MKN)

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengadaan proyek serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2025. Empat orang lainnya turut ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka ialah Anggota DPRD Lampung Tengah Riki Hendra Saputra, saudara kandung bupati Ranu Hari Prasetyo, pejabat Bapenda Anton Wibowo, serta Direktur PT EM Mohamad Lukman Sjamsuri yang diduga berperan sebagai pemberi suap.

“KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama sejak tanggal 10 sd. 29 Desember 2025,” ujar Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, dalam konferensi pers, Kamis (11/12/2025).

Untuk masa penahanan awal, Ardito, Ranu, dan Anton ditempatkan di Rutan Cabang Gedung ACLC KPK. Sementara Riki Hendra Saputra dan Mohamad Lukman ditempatkan di Rutan Gedung Merah Putih.

KPK menjelaskan bahwa para penerima suap—Ardito, Riki, Ranu, dan Anton—dijerat dengan Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 11, atau Pasal 12 B Undang-Undang Tipikor.

Sedangkan Mohamad Lukman sebagai pemberi suap dikenakan Pasal 5 Ayat (1) huruf a, Pasal 5 Ayat (1) huruf b, atau Pasal 13 UU Tipikor jo Pasal 55 KUHP. (fj)

Editor: Agus S