Beranda blog Halaman 494

UMKM Go To School, Inovasi DKUMPP Tingkatkan Minat Pelajar Berwirausaha Sejak Dini

0
Muh Takwin, Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro DKUMPP Bontang (tengah berkacamata) saat membuka UMKM go yo school di SMKN 2. (Yusva Alam)

BONTANG – UMKM goes to school menjadi salahsatu inovasi baru Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang, bagaimana mengenalkan UMKM ke usia dini atau usia sekolah.

Hal itu diungkapkan Muh Takwin, Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro DKUMPP Bontang saat membuka UMKM go to school di SMKN 2, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan diadakan untuk mengubah mindset pelajar. Agar yang tadinya selalu berpikir untuk mencari kerja setelah lulus, berubah menjadi berwirausaha.

“Harus dilakukan sejak dini. Jadi tidak lagi nunggu setelah lulus baru dibina. Sekarang sebelum lulus sudah harus dipahamkan pemikiran wirausaha,” beber Takwin.

Dijelaskannya, DKUMPP sementara ini hanya menyasar pada pelajar-pelajar SMA/SMK sederarajat. Namun tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pelajar SMP.

“Kami terus bergerak sosialisasi ke sekolah-sekolah. Jika masih ada waktu sampai akhir tahun kami juga akan masuk ke SMP,” ujarnya.

Untuk sementara ini, sekolah yang sudah dituju untuk diadakan UMKM go to school adalah SMAN 1, SMK Putra Bangsa, dan SMKN 2.

“Kami juga melihat kondisi sekolahnya. Sesuai dengan program kami atau tidak. Kalau sesuai kami masuk sosialisasi,” imbuhnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Permudah Akses Pelayanan di MPP, DPMPTSP Hadirkan Inovasi ‘Informasi Layanan Gerai MPP’

0
Penata Perizinan Ahli Pertama DPMPTSP Bontang, Mia Dwi Fitri. (Syakurah)

BONTANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus berinovasi dalam meningkatkan transparansi dan kemudahan akses informasi pelayanan publik.

Salahsatunya ialah menghadirkan “Informasi Layanan Gerai MPP Kota Bontang”, sebuah inovasi digital yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi tentang berbagai layanan yang tersedia di Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terletak di Lantai 4 Gedung Pasar Taman Rawa Indah.

Penata Perizinan Ahli Pertama DPMPTSP Bontang, Mia Dwi Fitri, menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk dukungan terhadap peran DPMPTSP sebagai koordinator MPP Kota Bontang, yang memiliki tugas menyusun dan mempublikasikan Standar Pelayanan (SP) dari setiap gerai yang ada di MPP.

“DPMPTSP sebagai koordinator MPP punya tugas dan kewajiban untuk menyusun serta mempublikasikan standar pelayanan. Semua gerai di MPP sudah memiliki SP-nya, dan saat ini dokumen tersebut sedang dalam proses pengesahan melalui Perwali,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa SP merupakan dokumen penting yang berisi berbagai informasi terkait layanan publik, mulai dari syarat dan alur pelayanan, dasar hukum, biaya, hingga waktu penyelesaian. Dokumen ini menjadi bentuk keterbukaan informasi publik yang wajib diketahui masyarakat.

Sembari menunggu pengesahan Perwali, terbitlah “Informasi Layanan Gerai MPP” sebagai bentuk publikasi awal kepada masyarakat. Informasi ini disarikan dari isi SP masing-masing gerai dan dikemas secara sederhana agar lebih mudah dipahami masyarakat.

“Jadi sementara saya buat publikasi ‘informasi layanan’ yang bersumber dari SP, tapi disederhanakan. Isinya seperti syarat, alur, dan biaya dari tiap layanan di MPP,” ujarnya.

Inovasi ini dikembangkan dalam bentuk microsite atau website mini yang memuat seluruh informasi layanan dari 12 gerai di MPP Kota Bontang. Melalui situs ini, masyarakat dapat mengetahui jenis layanan dari setiap instansi, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, BPJS, hingga DPMPTSP sendiri.

Microsite tersebut dapat diakses dengan mudah melalui barcode yang tersedia di area MPP maupun melalui tautan di akun Instagram MPP Kota Bontang.

“Semua informasi bisa diakses lewat HP masyarakat. Tinggal scan barcode atau klik tautan di Instagram MPP. Semua alur dan persyaratan layanan ada di situ,” tutupnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam

DKUMPP Gelar UMKM Go To School di SMKN 2

0
UMKM go to school diikuti seluruh siswa SMKN 2 di kelas 10 dan 11. (Yusva Alam)

BONTANG – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang menggelar kegiatan UMKM Go To School di SMKN 2, Selasa (28/10/2025) kemarin. Kegiatan ini bagian dari upaya DKUMPP untuk menumbuhkan jiwa wirausaha di masyarakat khususnya pada pelajar SMA/SMK sederajat.

Muh Takwin, Kepala Bidang Koperasi Usaha Mikro DKUMPP Bontang menjelaskan, UMKM Go To School adalah salahsatu inovasi baru DKUMPP bagaimana mengenalkan UMKM ke usia dini atau usia sekolah.

“Kami ingin mengubah mindset pelajar, yang tadinya berpikir setelah lulus cari kerja berubah keinginan untuk berwirausaha,” ujarnya.

Para pelajar ini juga dikenalkan cara memasarkan produk melalui platform digital. Seperti media sosial Facebook, Instagram, atau tiktok.

Disebutkan, para pelajar ini banyak yang sudah memiliki akun medsos, sayangnya hanya digunakan untuk keseharian. Karenanya DKUMPP ingin mengajak mereka menggunakan medsos itu untuk memasarkan usaha atau produk yang dimiliki.

“Di SMKN 2 ini ada beberapa pelajar tadi yang sudah mencoba jualan melalui live tiktok. Ada yang bantu pasarkan usaha orangtuanya,” ujar Takwin.

Sementara itu, Ritha Londong, Guru Project Kreatif dan Kewirausahaan SMKN 2 mengaku senang dengan kegiatan semacam ini. Lantaran dapat membantu meningkatkan pemahaman wirausaha pada murid-murid mereka.

“Kegiatan ini sejalan dengan pembelajaran kami di sekolah. Karena ada beberapa jurusan yang berhubungan dengan bisnis seperti jurusan agri bisnis,” ungkapnya.

Dijelaskan, kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 10 dan 11 dari semua jurusan yang ada.

“Anak-anak bersemangat sekali ikut acara ini. Karena kami juga punya mata pelajaran project creative dan kewirausahaan. Jadi mereka bisa menerapkan hasil ikut acara ini di mata pelajaran tersebut,” ungkapnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Rapikan Arsip dari Manual ke Digital, DPMPTSP Gunakan DIRGADA

0
Penata Pelaksana Barang Terampil DPMPTSP, Yolanda Pascalin. (Syakurah)

BONTANG – Upaya menuju tata kelola administrasi yang tertib dan efisien terus dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang. Melalui inovasi Digital Arsip Barang Daerah (DIRGADA), dinas ini kini beralih dari sistem penyimpanan berkas manual menuju pengarsipan berbasis digital.

Inovasi ini menjadi langkah konkret dalam memudahkan pencarian dan pendataan aset, yang selama ini dilakukan secara konvensional. Dengan DIRGADA, seluruh dokumen barang milik daerah kini tersimpan dalam sistem digital yang terintegrasi.

Penata Pelaksana Barang Terampil DPMPTSP, Yolanda Pascalin, menyebutkan bahwa sistem ini diciptakan untuk mempercepat proses pencarian dan pemeriksaan dokumen.

“Kalau dulu kami harus membuka berkas satu per satu, sekarang cukup mengetik nama dokumennya dan data langsung muncul. Jadi jauh lebih efisien,” jelasnya.

Selain untuk efisiensi, sistem ini juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendataan arsip internal. Setiap berkas akan dipindai dan dimasukkan ke dalam database secara bertahap oleh petugas operator.

“Seluruh data arsip yang kami miliki akan diinput satu per satu agar tersusun rapi dan mudah diakses. Ini penting untuk menjaga validitas data aset,” imbuhnya.

DIRGADA diproyeksikan menjadi fondasi pengelolaan arsip digital DPMPTSP dalam jangka panjang. Mengingat jumlah aset terus bertambah tiap tahun, pengembangan aplikasi akan terus dilakukan agar mampu menampung data yang lebih besar.

“Sistem ini juga sangat membantu ketika ada pemeriksaan, karena semua dokumen tersimpan lengkap dan terverifikasi,” tutup Yolanda.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kebakaran Landa Hotel Bumi Senyiur, Kamar Diselimuti Asap, Tamu Berhamburan

0
Petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi kamar tamu di lantai dua Hotel Bumi Senyiur pasca kebakaran. Foto: (Dimas/MKN)

SAMARINDA — Kebakaran melanda Hotel Bumi Senyiur, Jalan Diponegoro, Rabu (29/10) sekitar pukul 07.25 Wita. Api diduga bermula dari area lantai dua dan cepat memuntahkan asap tebal yang merambat ke koridor serta sejumlah kamar, memicu evakuasi darurat tamu dan karyawan.

Devi, tamu asal Kutai Timur yang menginap untuk mengikuti pelatihan, menceritakan detik mencekam ketika asap masuk ke kamarnya. “Saya di kamar 236. Anak saya melihat api dari lantai dua dan teriak, ‘Mama, ada kebakaran!’ Saat saya lihat ke jendela, asap sudah masuk,” tuturnya.

Petugas pemadam kebakaran memeriksa kondisi kamar tamu di lantai dua Hotel Bumi Senyiur pasca kebakaran. Foto: (Dimas/MKN)
Bagian luar lantai dua Hotel Bumi Senyiur tampak hangus dan menghitam setelah dilalap api. Foto: Dimas/MKN

Dalam kepanikan, Devi hanya sempat membawa mukena yang dipakai selepas salat Subuh. Ia mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum bergegas menuju tangga darurat. “Koridor gelap karena asap. Ada yang mengarahkan ke tangga darurat. Alhamdulillah selamat,” ujarnya.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran bersama relawan dikerahkan untuk pemadaman dan evakuasi. Armada dan peralatan tangga diturunkan, sementara akses di sekitar hotel ditutup guna mempercepat operasi dan pendinginan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait sumber api maupun jumlah korban. Kepolisian bersama tim Inafis dijadwalkan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah proses pendinginan tuntas. (MK)

Editor: Agus S

Api Berkobar di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Satu Tamu Diduga Terjebak

0
Kepulan asap tebal terlihat membubung dari lantai dua Hotel Bumi Senyiur saat api berkobar hebat, Rabu pagi (29/10/2025). Foto: Istimewa

SAMARINDA – Kobaran api melanda Hotel Bumi Senyiur di Jalan Diponegoro, Samarinda, Rabu pagi (29/10/2025) sekitar pukul 07.25 Wita. Api berkobar dari lantai dua bangunan dan menimbulkan asap tebal yang membumbung tinggi di kawasan pusat kota.

Menurut laporan sementara, seorang perempuan diduga masih terjebak di kamar 435 lantai dua. Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan relawan berupaya keras mengevakuasi korban menggunakan tangga dan selang air di tengah asap pekat.

“Tadi sempat ada laporan satu orang, ibu-ibu, masih di dalam kamar. Tim masih berusaha menyelamatkan,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Petugas pemadam berupaya mengevakuasi korban dari lantai dua Hotel Bumi Senyiur, Samarinda. Foto: Istimewa

Puluhan tamu dan karyawan hotel berhasil dievakuasi ke halaman depan. Beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos turut dikerahkan untuk menjinakkan api yang sempat merembet ke bagian dalam bangunan.

Pantauan di lapangan menunjukkan titik api berasal dari salah satu kamar tamu di lantai dua. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada korban lain di dalam gedung. (MK)

Editor: Agus S

Pemkot Siapkan Solusi Bantu Warga Kesulitan Bayar Iuran BPJS

0
Forum Konsultasi Publik yang digelar Dinas Kesehatan. (ist)

BONTANG – Dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar Dinas Kesehatan, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memaparkan langkah-langkah strategis untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan membayar iuran BPJS Kesehatan.

Forum yang menjadi wadah partisipatif antara pemerintah dan masyarakat ini, bertujuan untuk menyerap masukan dan harapan demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Taman.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah upaya mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100%. Wali Kota mengungkapkan, saat ini sekitar 94% warga Bontang telah menjadi peserta BPJS aktif.

Namun, masih ada 6% yang non-aktif, sebagian besar karena berhenti bekerja atau tidak mampu membayar iuran mandiri.

“Pemerintah menargetkan seluruh masyarakat Bontang dapat menjadi peserta aktif BPJS. Untuk itu, kami akan mengalokasikan dana dari APBD dan berkoordinasi dengan provinsi untuk meng-cover sekitar 11.000 warga yang belum terdaftar,” ujar Wali Kota Neni Moerniaeni.

Penulis: Dwi S
Editor” Yusva Alam

Cegah Cyberbullying Lewat Media Film

0
Sosialisasi yang unik, puluhan kepala sekolah dan tenaga pendidik diajak nonton bareng (nobar) di bioskop XXI Citimall Bontang. (ist)

BONTANG – Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pemkot menggandeng para pendidik untuk memanfaatkan media film sebagai sarana efektif Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Dalam acara sosialisasi yang unik, puluhan kepala sekolah dan tenaga pendidik diajak nonton bareng (nobar) di bioskop XXI Citimall Bontang, Selasa (28/10/2025).

Film berdurasi 1 jam 40 menit ini sengaja diputar sebagai media pembelajaran untuk membangun empati dan menanamkan nilai moral dengan cara yang relevan bagi generasi digital.

Wali Kota Bontang, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Rafidah, menekankan bahwa cyberbullying bukanlah masalah sepele. Dampaknya sangat berbahaya karena dapat menghancurkan rasa percaya diri anak dan mengancam masa depan mereka.

Oleh karena itu, Pemkot Bontang mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, orang tua, hingga masyarakat luas, untuk bahu-membahu mengawal dan mendampingi para pelajar.

Melalui sinergi ini, diharapkan lingkungan belajar yang aman dan berkarakter dapat terwujud, memastikan generasi muda Bontang tumbuh cerdas secara akademik, sosial, dan moral, sebagai persiapan menyongsong Indonesia Emas 2045.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pesan Menpora Erick Tohir di Upacara Sumpah Pemuda

0
Sekda Aji saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di Lapangan Makodim 0908/Bontang. (ist)

BONTANG – Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 0908/Bontang, Selasa (28/10) pagi. Mewakili Wali Kota Bontang, Sekretaris Daerah (Sekda) Aji Erlinawaty memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, yang berlangsung di Lapangan Makodim 0908/Bontang, Selasa (28/10) pagi. Sekaligus menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.

Dalam amanat yang dibacakan Sekda Aji, Erick Thohir menegaskan bahwa ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 bukan sekadar kata-kata, melainkan semangat yang mengikat seluruh anak bangsa dalam satu tekad.

“Semangat itu masih relevan hingga hari ini, ketika kita menghadapi berbagai tantangan baru di era globalisasi dan kemajuan teknologi,” ucapnya.

Tahun ini, peringatan Hari Sumpah Pemuda mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak akan terwujud tanpa partisipasi aktif generasi muda.

“Pemuda dan pemudi Indonesia harus terus bergerak, berkarya, serta berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju. Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas,” lanjutnya.

Erick Thohir juga berpesan agar generasi muda menggunakan kecanggihan teknologi untuk hal-hal positif. Media sosial diharapkan menjadi sarana menyebarkan inspirasi, bukan kebencian.

“Gunakan ilmu dan kreativitas untuk membangun, bukan meruntuhkan. Jadilah pemuda dan pemudi yang membawa semangat persatuan di mana pun berada,” demikian pesan Menpora dalam amanatnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada delapan pemuda kreatif dan inovatif Kota Bontang yang telah berprestasi di berbagai bidang. Mereka adalah:

• Indah Permatasari, Wirausaha muda Dapur Jamu Ibu
• Selvi Wulandari, Wirausaha muda Sayour
• M. Askar Wiryawan, Pramuka berprestasi
• Fatih Adhika Wahyudi, Juara 1 Film Pendek
• Prosineki, Juara 1 Kreativitas Kuliner
• M. Baidhlowi, Juara 2 Kreativitas Grafika
• Ali Darmawan, Juara 1 Kreativitas Grafika
• Fahmi, kategori Suara Musik

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota Bontang terhadap semangat dan karya generasi muda yang berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Resmikan 2 Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak

0
Penandatanganan komitmen bersama kelurahan ramah perempuan dan peduli anak. (ist)

BONTANG — Pemerintah Kota Bontang meresmikan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) untuk Kelurahan Bontang Baru dan Kelurahan Satimpo. Sekaligus dirangkai dengan Bimbingan Teknis Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), di Aula MUI Bontang, Selasa (28/10).

“Pemerintah Kota Bontang terus berkomitmen untuk mewujudkan kota yang inklusif, aman, dan nyaman bagi semua warganya — tanpa terkecuali perempuan dan anak-anak. Melalui program KRPPA, kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang rasa aman, partisipasi, dan keadilan sosial,” ungkap Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman.

Ia menambahkan, Pemkot Bontang juga menginisiasi Ruang Bersama Indonesia (RBI) — sebuah gerakan yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan lingkungan yang setara dan bebas kekerasan bagi perempuan dan anak.

“Kita ingin menjadikan Bontang sebagai kota pelopor dalam memastikan tidak ada satu pun warga, terutama perempuan dan anak, yang tertinggal dalam arus pembangunan. Semoga melalui peluncuran KRPPA ini, semakin banyak perempuan Bontang yang berani bersuara, berdaya, dan berperan aktif, serta semakin banyak anak-anak yang tersenyum karena merasa aman dan dihargai,” imbuhnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap gerakan ini, kegiatan launching KRPPA ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak, oleh Wali Kota Bontang, Ketua TP PKK, Kepala DP3AKB, serta para Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kota Bontang.

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat implementasi kebijakan ramah perempuan dan peduli anak di tingkat kelurahan. Melalui dua KRPPA yang telah diluncurkan, Pemkot Bontang berharap seluruh kelurahan ke depan dapat menerapkan prinsip-prinsip partisipatif, setara, dan aman bagi perempuan dan anak, sekaligus menjadikan Bontang sebagai kota percontohan di Kalimantan Timur.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam