Beranda blog Halaman 498

Dorong Kemandirian Ekonomi Kreatif, Emak-Emak Dilatih Bikin Tas Rajutan

0
Pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Pembuatan Tas Rajutan, di Café Halal Square. (ist)

BONTANG – Sektor ekonomi kreatif terus dikembangkan oleh Pemkot Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang. Salahsatunya dengan menggelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Pembuatan Tas Rajutan, di Café Halal Square, Bontang Utara, Senin (27/10/2025).

Pelatihan ini diikuti oleh 26 peserta, terdiri dari anggota TP PKK dan pelaku usaha lokal. Mereka akan mendapatkan pembelajaran langsung dari dua instruktur berpengalaman, Munawar Siama Bandaro dan Ismi Nasriati.

M. Deddy Arianto, Staf Jabatan Fungsional Adiyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah memberikan kesempatan bagi pemula untuk menguasai keterampilan teknis pembuatan tas rajutan, serta memperoleh kualifikasi kompetensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga membuka peluang usaha ekonomi kreatif berbasis keterampilan tangan dan memperluas daya saing produk lokal Bontang di pasar nasional,” ujar Deddy.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dewan Tekankan Kualitas Pembangunan Lapangan HOP 1

0
Komisi C DPRD Bontang lakukan sidak lapangan HOP 1. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Komisi C DPRD Kota Bontang melakukan sidak terhadap progres pengerjaan lapangan HOP 1, mulai dari pengerjaan lapangan mini soccer, basket, voli serta jogging track.

Dari sidak tersebut Kepala Dinas PUPRK Bontang, Edy Prabowo menjelaskan progres untuk lapangan mini soccer telah mencapai 66 persen dengan deviasi 3 persen.

“Kontrak berakhir sampai tanggal 24 Desember,” terangnya, Senin (27/10/2025).

Kemudian untuk rumput akan dikirim dari Surabaya, pada Selasa (28/10/2025). Progres pemasangan rumput akan dilakukan tanggal 4 sampai tanggal 16 November. Persentase pengerjaan rumput yang digunakan 16 persen.

“Artinya itu kan akan sangat mengangkat bola ya. Rumputnya ini kita kualitasnya yang bagus, kualitas FIFA,” tambahnya.

Untuk pengerjaan Jogging Track saat ini akan dibangun sebagian terlebih dahulu, karena anggaran yang belum menutup keseluruhan, “Jogging Track ini kita akan bangun bertahap, tahun depan kita lanjutkan, pengecoran dulu baru nanti di atasnya akan dilapis,” tambahnya.

Adapun dalam sidak ini Anggota Komisi C, Sahib mengingatkan untuk menjaga kualitas pembangunan, terutama tiang yang digunakan untuk lapangan tersebut.

“Itu tiang-tiang di lapangan dijaga bagaimana supaya tidak cepat korosi. Kita sidak ini mau memastikan pembangunan sudah sesuai dengan standar,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kondisi Rumah Kreasi Milenial: Belum Difungsikan Pasca Diresmikan, Sudah Ada yang Rusak

0
Kondisi Rumah Kreasi Milenial: Belum Difungsikan Pasca Diresmikan, Sudah Ada yang Rusak
Saat Komisi C melakukan sidak di Lapangan HOP 1. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang melakukan sidak terhadap proyek pembangunan di lapangan HOP 1, Senin (27/10/2025).

Pertama, mereka menyoroti terkait Rumah Kreasi Milenial (RKM) yang di beberapa titik sudah terdapat kerusakan, seperti plafon yang bolong dan cat yang sudah luntur, padahal tempat tersebut sama sekali belum digunakan.

Anggota Komisi C, Sahib juga menyoroti masih banyaknya alat pertukangan yang disimpan RKM tersebut. Bangunan ini dijadikan ‘gudang’ penyimpangan alat-alat pertukangan proyek mini soccer.

“Katanya siap pakai tapi masih banyak alat pembangunan yang ditaruh disini dan masih kotor,” terangnya.

Kondisi Rumah Kreasi Milenial: Belum Difungsikan Pasca Diresmikan, Sudah Ada yang Rusak

Ia menyesalkan RKM yang sudah di diresmikan sejak lama tidak langsung digunakan, sehingga fasilitas tersebut menjadi rusak.

Diketahui, bangunan ini selesai dibangun pada Desember 2024 lalu dan diresmikan dengan anggaran Rp 5 miliar .

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pengemudi Xpander Kelelahan, Tabrak Toyota Rush di Jalur Sebelah

0
Proses pengevakuasian mobil yang mengalami kecelakaan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Telah terjadi kecelakaan di Perumahan BTN PKT tepatnya di dekat bundaran BTN PKT Kelurahan Belimbing, Senin (27/10/2025).

Kecelakaan ini melibatkan mobil Toyota Rush putih dan Mitsubishi Xpander. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengendara mobil Xpander yang menuju arah BTN PKT secara tiba-tiba mengambil jalur sebelahnya sehingga menabrak mobil Rush tersebut.

“Pengendara Xpander kelelahan, micro sleep gitu,” ujarnya.

Adapun para pengendara tidak mengalami luka yang parah, hanya saja mereka dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan penangan lantaran adanya benturan.

“Yang mobil Rush ada kena benturan di kepala, dibawa ke rumah sakit Islam,” tambahnya.

Adapun kondisi kedua mobil rusak di bagian depan dan sedang dalam tahap evakuasi oleh Dinas Perhubungan, lantaran salah satu mobil membentang di jalan dan salah satunya masuk ke dalam parit.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

BKPSDM Gelar Pemusnahan Arsip Tahap II 2025

0
Kegiatan pemusnahan arsip BKPSDM Bontang. (ist)

BONTANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang kembali melakukan kegiatan bersih-bersih arsip, yang bertajuk pemusnahan arsip tahap II tahun 2025 beberapa waktu lalu.

Kepala BKPSDM Bontang, Sudi Priyanto menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai langkah cerdas menjaga administrasi dan efisiensi kerja.
“Setiap lembar arsip yang dimusnahkan punya cerita, dan kini saatnya memberi ruang bagi babak baru yang lebih tertata, ringan, dan efektif,” ujarnya.

Kegiatan pemusnahan arsip ini tidak dapat dilakukan sembarangan. Lantaran itu, kegiatan ini dikawal langsung oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Bontang selaku Lembaga kearsipan daerah.

Ditambahkannya, kegiatan ini menjadi bagian dan efisiensi pengelolaan dokumen, sekaligus memastikan arsip yang tidak bernilai guna dimusnahkan sesuai ketentuan kearsipan yang berlaku.

“Yang lama kita arsipkan, dan yang tak lagi bernilai kita musnahkan,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jelajahi Dunia Literasi, Pelajar Pesisir Kunjungi Perpustakaan Daerah

0
Siswa siswi pesisir saat mengunjungi perpustakaan daerah. (ist)

BONTANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang memiliki program Layanan Perpustakaan Pesisir Kita (Layar Puspita). Dimana dalam program ini, DPK Bontang membawa buku ke wilayah pesisir, agar warga Bontang yang berada di pesisir juga dapat meningkatkan minat literasinya.

Namun ada yang berbeda kali ini. Bukan pegawai DPK yang bertolak ke pesisir, namun para pelajar SD di pesisir yang datang langsung ke perpustakaan daerah.

Para pelajar yang datang itu adalah siswa siswi SD YPPI Malahing dan SDN 015 Selangan. Mereka datang untuk menjelajahi dunia literasi lebih dekat. Mulai dari bermain sambil belajar, menonton video edukatif, hingga mengenal berbagai layanan menarik yang ada di perpustakaan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Kunjungi Perpusnas RI, Bawa Oleh-oleh Layanan dan Inovasi Literasi Nasional

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni Bersama Kadis DPK Bontang, Retno Febriaryanti saat mengunjungi Perpusnas RI. (tangkapan layer)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni Bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang, Retno Febriaryanti mengunjungi perpustakaan nasional RI beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut guna menelusuri layanan dan inovasi literasi nasional, yang dapat ditiru di Perpustakaan Daerah Bontang.

Di gedung megah 24 lantai itu, kunjungan diterima oleh Suharyanto, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, serta dipandu Yeri Nurita dan Salamun Ababil yang memaparkan berbagai inovasi layanan Perpusnas. Dari ruang anak dan disabilitas, koleksi naskah nusantara, hingga layanan digital seperti iPusnas, e-Resources, Khastara, dan OneSearch.id.

Tak heran bila Perpusnas RI dinobatkan oleh UNESCO melalui penghargaan Jikji Memory of the World Prize 2024, atas kiprahnya melestarikan naskah-naskah bersejarah nusantara. Sebuah bukti nyata bahwa perpustakaan adalah penjaga peradaban bangsa.

Dai kunjungan itu, Neni ingin semangat literasi itu kini dibawa pulang ke Bontang. Agar Kota Taman menjadi kota cerdas, berbudaya, dan berdaya saing global.

“Semoga inovasi dan literasi nasional yang kita bawa ini semakin tumbuhkan minat baca, dan jadikan literasi sebagai gaya hidup masyarakat kita,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Tingkatkan Upaya Penyelamatan Arsip Daerah, DPK Bontang Ikuti Forum Diskusi se-Kaltim

0
Kegiatan forum diskusi terpumpun yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur. (tangkapan layer)

BONTANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang mengikuti forum diskusi terpumpun yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur beberapa waktu lalu. Diskusi yang bertema “Teknis Penyelamatan Arsip Pemekaran Wilayah Kabupaten/Kota dalam Rangka Menjaga Sejarah Administrasi Daerah,” itu diselenggarakan di Hotel Fugo, Samarinda.

Di kegiatan itu, dihadiri DPK se-Kalimantan Timur. Sementara itu, DPK Bontang mengirimkan Eviyanti, Kepala Bidang Pengelolaan dan Penyelamatan Arsip, bersama Arsiparis LKD Kota Bontang.

Dijelaskan, bahwa forum ini membahas pentingnya peran Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) dalam menjamin keberlanjutan informasi, keaslian, dan keutuhan arsip hasil pemekaran wilayah.

LKD juga diharapkan mampu menjaga sejarah administrasi daerah, agar tidak terjadi kehilangan data, meminimalkan potensi sengketa di masa depan, serta menjadi rujukan utama dalam perencanaan pembangunan wilayah baru.

“Langkah bersama ini menjadi wujud komitmen DPK Bontang untuk terus berkontribusi dalam upaya penyelamatan arsip daerah yang bernilai sejarah dan administrasi,” ujar Eviyanti.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sidak di Hari Libur, Neni Dapati Pelabuhan Loktuan dan Halaman Masjid Terapung Kotor dan Berantakan

0
Wali Kota Neni saat sidak di Halaman Masjid Terapung. (Tangkapan layar)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, melakukan sidak di kawasan Pelabuhan Loktuan dan Halaman Masjid Terapung, Sabtu (25/10/2025) kemarin. Hal itu diketahui dari beragam unggahan di media sosial, yang sedang ramai membahas aksi Neni ini.

Sidak dilakukan di hari libur kerja. Ia datang tanpa seremoni, didampingi Sekda, Asisten Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, Dishub, anggota DPRD, hingga Camat dan Lurah Loktuan.

Dalam sidak itu, Neni berfokus pada menata ulang kawasan pelabuhan dan halaman masjid, agar kembali bersih dan tertib. Karena dari hasil pengamatannya saat sidak, dua lokasi tersebut tampak kotor dan berantakan.

“Ini pintu gerbang ekonomi kota. Kalau dibiarkan kotor dan berantakan, orang tidak akan datang lagi ke sini. Visi tanpa aksi hanya halusinasi,” tegasnya.

Ia memberi instruksi agar pembongkaran bangunan liar, relokasi toilet, dan pembersihan sisa material diselesaikan dalam waktu satu minggu. (*)

Penulis/Editor: Agus Susanto

Satu Buronan Tahanan Polsek Samarinda Kota Ditangkap di Palangkaraya, Dua Masih Diburu

0
Tersangka Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos saat diamankan tim gabungan kepolisian usai ditangkap di Palangkaraya. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Upaya pengejaran terhadap 15 tahanan yang kabur dari sel Polsekta Samarinda Kota mulai menunjukkan hasil nyata. Tim gabungan kepolisian berhasil menangkap Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos, salah satu tahanan yang melarikan diri, di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pada Minggu (26/10/2025) dini hari sekitar pukul 00.10 Wita.

Penangkapan tersebut menjadi bukti keseriusan aparat dalam memburu para tahanan yang sempat membuat heboh publik Samarinda pekan lalu. Dengan tertangkapnya Santos, jumlah tahanan yang berhasil diamankan meningkat menjadi 13 orang dari total 15 yang kabur.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama tim Jatanras Polresta Samarinda, Unit Reskrim Polsekta Samarinda Kota, dan Jatanras Polresta Palangkaraya. Aparat di Samarinda sebelumnya mendapatkan petunjuk dari jejak digital dan laporan warga yang melihat pergerakan Santos menuju Kalimantan Tengah melalui jalur darat.

“Benar, satu tahanan atas nama Krisantus Dominikus Werong Lubur alias Santos sudah kami amankan di Palangkaraya. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan pada tengah malam,” jelas Kapolsekta Samarinda Kota AKP Kadiyo, mewakili Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar.

Sebelum tertangkap, wajah Santos sempat terekam kamera CCTV milik warga di Jalan Soekarno-Hatta KM 6, Desa Batuah, Kutai Kartanegara, dua hari sebelumnya. Dalam rekaman itu, ia terlihat berjalan santai bersama satu tahanan lain yang masih buron, Muhammad Yusril alias Unyil, menuju arah Balikpapan. Keduanya tampak membawa tas kecil dan berpakaian biasa untuk mengelabui warga.

“Dari hasil pantauan tersebut, kami langsung melakukan pengejaran ke sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian mereka. Ternyata Santos bergerak keluar daerah dan akhirnya berhasil diamankan di Palangkaraya,” tambah AKP Kadiyo.

Santos ditangkap di sebuah rumah indekos di kawasan permukiman padat di Palangkaraya. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan, dan pelaku segera dibawa ke kantor kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut sebelum dipulangkan ke Samarinda.

Meski demikian, dua tahanan lainnya — Muhammad Yusril alias Unyil dan Suniansyah alias Suni — hingga kini masih buron. Polisi terus melakukan pengejaran intensif di berbagai wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya.

“Kami mohon bantuan masyarakat agar segera melapor jika mengetahui keberadaan dua tahanan tersebut. Upaya kami tidak akan berhenti sampai semuanya tertangkap,” tegas AKP Kadiyo.

Penangkapan Santos menjadi sinyal kuat bahwa polisi terus mempersempit ruang gerak para pelarian. Dua tahanan terakhir kini menjadi fokus utama dalam operasi pencarian lintas wilayah yang masih berlangsung.