Beranda blog Halaman 499

Mitigasi Bencana, BPBD Bentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana

0
Focus Group Discussion (FGD) sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) 2025. (Ist)

BONTANG – Upaya meningkatkan ketangguhan daerah terhadap bencana kembali ditegaskan Pemerintah Kota Bontang melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) sekaligus Rapat Koordinasi (Rakor) Pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) 2025.

Kegiatan ini digelar BPBD Kota Bontang di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota pada Senin (8/12) pagi, dan resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dasuki.

Dalam sambutannya, Dasuki menegaskan bahwa pembentukan FPRB merupakan langkah strategis sekaligus indikator penting bagi daerah untuk meningkatkan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) yang berkualitas dan tangguh.

Ia menyebut forum ini menjadi pijakan awal dalam memperkuat kesiapsiagaan serta mitigasi bencana secara terpadu.
“Forum ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi bersama mengenai pentingnya kesiapsiagaan, sekaligus membangun kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemitraan, dan masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Dasuki menekankan bahwa FPRB harus menjadi wadah yang kuat, responsif, dan inklusif, mampu menghimpun berbagai pihak untuk berbagi informasi, mengoordinasikan upaya mitigasi, mengembangkan sistem peringatan dini, hingga menyusun rencana kontinjensi yang komprehensif.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta terus meningkatkan profesionalisme dan disiplin dalam penanggulangan bencana.
“Kota Bontang sebagai kota industri dan jasa harus menjadi kota yang tangguh, mampu melindungi masyarakat dari ancaman bencana,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman HM, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini diharapkan menjadi wadah strategis yang menghimpun seluruh pemangku kepentingan: mulai OPD terkait, TNI, Polri, dunia usaha, hingga relawan.

Melalui FPRB, berbagai upaya dapat dimaksimalkan, seperti penyusunan SOP, pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan, penguatan sistem peringatan dini terpadu, sinkronisasi bantuan korban bencana, hingga evaluasi pencapaian IKD.

Dengan dilaksanakannya FGD dan Rakor ini, Pemerintah Kota Bontang berharap pembentukan FPRB 2025 dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap penguatan ketahanan daerah serta perlindungan masyarakat dari berbagai ancaman bencana.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Siaga Banjir Rob! Diprediksi 17–20 Desember

0

BMKG memperingatkan potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 17–20 Desember. Sejumlah wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan karena risiko genangan dapat mengganggu aktivitas warga serta memicu kondisi darurat apabila curah hujan tinggi terjadi bersamaan. Tim penanggulangan bencana telah diminta bersiap untuk langkah cepat jika kondisi memburuk.

Pembaca Setia Radar Bontang!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
https://koran.radarbontang.com

👉 Versi Mobile
https://digital.radarbontang.com/rb9des2025/mobile/

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Sony: Pemanfaatan Jargas Berdampak Besar Bagi Efisiensi Keuangan Rumah Tangga

0
Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga Paket 4, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota. (Ist)

BONTANG — Pemanfaatan jargas memberikan dampak besar bagi efisiensi keuangan rumah tangga. Hal itu diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sony Suwito Adi Cahyono, saat menghadiri Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) Rumah Tangga Paket 4, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (9/12).

“Melalui jargas, masyarakat dapat merasakan penghematan signifikan dibandingkan penggunaan LPG tabung. Dana yang biasanya habis untuk energi dapat dialihkan untuk kebutuhan gizi maupun pendidikan anak,” tegasnya.

Selain itu, Sony menyebutkan bahwa gas bumi merupakan energi yang lebih bersih dan mendukung cita-cita Bontang sebagai Green City. Dari sisi kenyamanan, jargas juga memberi kemudahan lebih bagi warga.
“Masyarakat tidak perlu lagi khawatir kehabisan gas di tengah malam saat memasak. Aktivitas harian menjadi lebih lancar dan aman,” tambah Sony.

Dengan hadirnya program ini, Pemkot Bontang berharap manfaat energi bersih, murah, dan aman dapat semakin dirasakan masyarakat secara merata.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Tekankan Pentingnya Persiapan Dini, Bimbingan Pra Nikah Remaja Angkatan II Kembali Digelar

0
Bimbingan Pra Nikah Remaja Angkatan II yang diselenggarakan Gerakan Keluarga Sakinah (GKS) Kota Bontang. (Ist)

BONTANG — Puluhan pelajar SMA, SMK, dan MAN se-Kota Bontang antusias mengikuti Bimbingan Pra Nikah Remaja Angkatan II yang diselenggarakan Gerakan Keluarga Sakinah (GKS) Kota Bontang bekerja sama dengan DP3AKB, bertempat di Ruang Pertemuan Gedung MUI Bontang Selatan, Selasa (9/12) pagi.

Ketua GKS Kota Bontang, Ustadz HM. Amir, melaporkan bahwa angkatan kedua ini menjadi tindak lanjut dari tingginya antusiasme peserta pada program sebelumnya. Kolaborasi dengan DP3AKB memberikan penguatan materi, terutama terkait kesehatan reproduksi, ketahanan keluarga, dan pencegahan pernikahan usia dini.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi seputar kedewasaan psikologis, manajemen emosi, kesiapan spiritual, hingga pemahaman nilai-nilai dalam membangun keluarga yang harmonis.

Diskusi interaktif membuat suasana semakin hidup dan penuh semangat.
Melalui program ini, GKS dan DP3AKB berharap semakin banyak remaja Bontang yang memiliki bekal pemahaman matang untuk menata masa depan dan membangun keluarga yang berkualitas.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ledakan Baterai Diduga Picu Kebakaran Terra Drone, 22 Karyawan Tewas Terjebak Asap Pekat

0
Belasan pegawai Terra Drone terjebak di lantai enam saat asap pekat tiba-tiba memenuhi ruangan dan jalur evakuasi tak lagi bisa dilewati. (Tangkapan layar)

JAKARTA — Kebakaran melanda gedung kantor PT Terra Drone di Jaya 65, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Peristiwa ini menewaskan 22 orang. Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menyebut insiden tersebut sebagai salah satu kebakaran dengan korban terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.

“Sampai pukul 17.00 WIB, data terakhir korban meninggal dunia berjumlah 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di lokasi kejadian.

Susatyo menjelaskan bahwa seluruh proses evakuasi telah selesai dilakukan. Setelah itu, kepolisian bersama Laboratorium Forensik Polri akan melakukan pemeriksaan detail penyebab kebakaran. “Setelah peralatan damkar dirapikan, kepolisian akan melakukan olah TKP awal bersama Labfor untuk mengetahui pemicu utama kebakaran,” ujarnya.

SUMBER API DIDUGA DARI LANTAI 1

Informasi awal menyebutkan bahwa api diduga berasal dari baterai drone yang terbakar di lantai 1, tepatnya di area gudang penyimpanan peralatan teknis. Sejumlah karyawan sempat berusaha memadamkan api secara mandiri, namun api semakin membesar dan asap pekat cepat merambat ke lantai 2 hingga lantai 6. Kondisi ini membuat banyak pekerja tidak sempat menyelamatkan diri.

Dugaan awal mengenai sumber api ini juga muncul di beberapa laporan media nasional. Polisi masih menunggu hasil resmi pemeriksaan Labfor untuk memastikan penyebab kebakaran.

PROSES EVAKUASI

Kemacetan sekitar satu kilometer terjadi di ruas Jalan Letjen Suprapto saat kebakaran berlangsung. Sirine mobil pemadam kebakaran dan ambulans terdengar terus-menerus. Pengendara sempat diminta untuk tetap bergerak agar tidak menghambat akses petugas.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas pemadam kebakaran melakukan penyisiran ulang gedung untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Proses pendinginan berlangsung hingga menjelang malam.

Jenazah para korban dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lanjutan oleh tim DVI Polri.

DATA KORBAN

Bersamaan dengan rilis resmi kepolisian, nama-nama korban mulai beredar di publik melalui posko darurat dan komunikasi internal karyawan. Wartawan Media Kaltim yang meliput di lokasi memperoleh 21 nama korban yang sudah teridentifikasi oleh rekan kerja dan keluarga. Sementara satu korban lainnya masih menunggu sinkronisasi identitas di RS Polri.

Daftar korban laki-laki (6 orang):

  • Aril (L5)
  • Apri (L5)
  • Yoga (L5)
  • Cendy (L3)
  • Reyhan (L5)
  • Mirza (L6)

Daftar korban perempuan (15 orang):

  • Ninda (L5)
  • Pariyem (L5)
  • Novia (L5)
  • Nisa (L3)
  • Jazel (L3)
  • Risda (L3)
  • Asyifa (L3)
  • Della (L3)
  • Siti (L3)
  • Amelia (L2)
  • Vina (L3) – Finance
  • Candra (L3)
  • Tasya (L3)
  • Cynthia (L5)
  • Rosdiana (L3)

PENYELIDIKAN BERLANJUT

Hingga berita ini diturunkan, tim Labfor Polri masih memeriksa sisa material baterai di lantai 1, pola merambatnya api, kondisi sistem proteksi gedung, jalur evakuasi, ketersediaan APAR, serta kemungkinan kelalaian teknis atau prosedural.

Pihak PT Terra Drone Indonesia maupun induknya, Terra Drone Global, belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, perwakilan perusahaan dilaporkan mendampingi keluarga korban dalam proses identifikasi di RS Polri. (MK)

Editor: Agus S

Joni Alla Padang Terpilih Jadi Ketua DPC PDIP Bontang Masa Jabatan 2025-2030

0
Joni Alla Padang resmi dilantik sebagai ketua DPC PDIP Bontang. (Ist).

BONTANG – Joni Alla Padang resmi dilantik dan terpilih menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bontang dengan masa jabatan 2025-2030 mendatang. Pelantikan berlangsung dalam Konferda dan Konfercab PDIP Kaltim, Senin (8/12/2025) kemarin.

Bagi Joni, dirinya terpilih menjadi ketua DPC PDIP Bontang bukan hanya sekedar tanggung jawab dan jabatan saja, akan tetapi hal yang ditanggung cukup besar dengan tantangan yang dinamis untuk menghadapi 2029 mendatang, guna mempersiapkan secara menyeluruh internal partai.

“Dengan istilah kami di PDI adalah apapun yang menjadi arahan dari partai, dan kami sebagai pengurus partai harus menerimanya. Pemilihan ketua pun bukan hanya semata-mata, pastinya ada tahapan proses penjaringan yang dilakukan sebelumnya,” jelasnya saat dihubungi via telepon, Selasa (9/12/2025).

Sebelumnya diinfokan di wilayah Bontang, telah terdaftar 3 nama yang telah diajukan, seperti Winardi, Maming, serta dirinya sendiri yakni Joni Alla Padang.

Dari keputusan pusat telah menetapkan, Joni Alla Padang sebagai Ketua DPC PDIP Bontang, disusul dengan Winardi sebagai Sekretaris, dan Maming menempati posisi sebagai Bendahara PDIP Bontang.

“Pastinya kami banyak melewati tahapan-tahapan itu sebelum dilantik, dan tentunya ada kelebihan dan kekurangan. Seperti 3 wilayah di Bontang, ada 3 nama yang telah diusulkan dari utara, barat, dan selatan. Kemudian nantinya pusat yang menetapkan semuanya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Ratusan Pil Double L Diamankan dari 2 Pria di Jalan KS Tubun

0
Barang bukti berhasil diamankan pihak kepolisian. (Ist).

BONTANG – Berdasarkan dari informasi masyarakat, Anggota Res Narkoba Polres Bontang mendatangi lokasi transaksi barang yang diduga obat keras jenis pil double L, di Jalan KS Tubun, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (8/12/2025).

Dalam kejadian ini terdapat dua tersangka, yakni MS (22) salah satu warga Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, dan Ju (38) salah satu warga Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan. Penangkapan berlangsung tepat pukul 15.30 Wita.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan milik MS berupa 5 plastik bening yang berisikan 8 butir pil berlogo LL dengan jumlah 40 butir, satu bungkus plastik bening berisikan 4 butir pil LL, 22 bungkus yang berisikan 3 pil dengan jumlah sebanyak 66 butir, 3 bungkus berisikan 2 pil berjumlah 6 butir.

“Ada pula uang tunai sebesar Rp 32 ribu, satu bungkus plastik klip, 3 kotak rokok merek Sampoerna, satu tas kain, serta satu unit handphone merek Vivo,” ucap Kasat Resnarkoba Polres Bontang, Iptu Larto.

Sedangkan barang bukti milik Ju yang diamankan meliputi 5 bungkus plastik bening yang berisikan 240 butir pil LL, satu bungkus plastik bening yang berisi 7 pil, satu bungkus plastik berisi 2 pil, uang tunai sebesar Rp 80 ribu, satu tas, dan satu unit handphone merek Vivo.

Kini, kedua tersangka telah dikenakan Pasal 435 UURI Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.

“Keduanya telah kami amakan, begitu pun juga barang bukti yang kami dapat di lokasi penangkapan. Kini keduanya sedang menjalankan pemeriksaan lebih lanjut di Mako Polres Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jargas Bontang Mulai Masuk Tahap Sosialisasi, Penyaluran Gas Ditarget Juli 2026

0
Sosialisasi pemasangan jaringan gas Kota Bontang. (Syakurah)

BONTANG – Tahapan awal proyek pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang mulai berjalan. Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM menggelar sosialisasi di Pendopo Wali Kota, Selasa (09/12/2025).

Dirjen Migas, Yunando Antasari, menyampaikan bahwa pemasangan jargas di Bontang mencakup 10.553 sambungan rumah tangga. Proyek ini dipercayakan kepada PT Noorel Idea, perusahaan asal Jakarta Pusat yang menjadi pemenang lelang.

Pembangunan jargas dilakukan menggunakan skema multiyears. Tahap persiapan dimulai sejak November 2025, sementara proses konstruksi ditarget rampung Maret 2026. Jika tidak ada hambatan teknis, gas dapat mengalir ke rumah-rumah warga pada Juli 2026.

“Kalau sesuai rencana, penyaluran sudah bisa dimulai Juli 2026,” katanya.

Adapun 14 kelurahan dari 15 kelurahan masuk dalam daftar pemasangan jaringan. Hanya Kelurahan Bontang Lestari yang tidak masuk cakupan pembangunan jargas.

Penerima manfaat juga akan mendapatkan hibah kompor dua tungku, yang disalurkan bersamaan dengan pemasangan sambungan.

“Kami akan memberikan kompor untuk seluruh rumah yang terdaftar sebagai penerima sambungan,” jelasnya.

PT Noorel Idea dinyatakan sebagai penawar terendah dalam proses lelang melalui SPSE dengan nilai Rp196,7 miliar, di bawah pagu anggaran Kementerian ESDM senilai Rp215,4 miliar. Paket tersebut mencakup tiga daerah sekaligus: Bontang, Demak, dan Tana Tidung.

Saat ini proses lelang masih berada pada masa sanggah. Penandatanganan kontrak diperkirakan berlangsung 12–25 November 2025.

Perusahaan ini pernah mengerjakan proyek jargas sebelumnya. Sumber internal menyebutkan bahwa pada proyek terdahulu, sebagian pekerjaan disubkontrakkan kepada pihak lain.

“Mereka pernah mensubkan pekerjaan. Namun untuk proyek tahun ini, belum diketahui apakah mekanismenya akan sama,” jelasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pohon Rawan Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo Masuk Wilayah Perusahaan, Tak Bisa Asal Dipangkas, Begini Solusinya

0
Rakor forum pengurangan resiko bencana tahun 2025. (Syakurah)

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang menyoroti kondisi pohon rawan tumbang di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo, yang dinilai berpotensi membahayakan pengendara.

Hal ini menjadi salah satu fokus pemerintah untuk dimasukkan dalam kerja sama (MoU) dengan perusahaan, melalui forum mitigasi bencana lintas sektor dan dibahas dalam forum pengurangan resiko bencana, Senin (8/12/2025).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bontang, Eko Mashudi, mengatakan banyak pohon di ruas jalan tersebut masuk dalam wilayah perusahaan, sehingga pihaknya tidak bisa melakukan pemangkasan tanpa persetujuan.

Eko menambahkan, pihaknya tidak bisa serta-merta menebang tanpa izin, “Kalau pohon sudah tumbang, itu masuk kategori bencana. Tapi kalau hanya rawan tumbang, itu bagian dari mitigasi yang seharusnya dipangkas,” jelasnya.

Nantinya dalam forum kemitraan akan menyepakati standar jarak aman pohon dari badan jalan. Penetapan jarak kiri–kanan akan menjadi acuan bersama, agar kejadian pohon tumbang tidak sampai menghalangi akses jalan dan membahayakan pengguna jalan.

“Dengan ada kesepakatan itu, kita bisa menentukan mana saja pohon yang harus dipangkas sebelum menimbulkan risiko,” ujarnya.

Lebih lanjut, selama ini koordinasi antar instansi sering memakan waktu karena setiap penanganan harus meminta izin ke pemilik lahan. Forum mitigasi bencana akan menyatukan seluruh perusahaan dalam satu komunikasi, termasuk grup khusus.

“Kalau ada laporan pohon rawan tumbang, tinggal disampaikan di grup. Semua perusahaan bisa langsung merespons dan turun bersama. Tidak perlu satu-satu lagi,” katanya

Selain persoalan pohon tumbang, forum ini juga akan mengatur pembagian bantuan saat banjir, agar distribusinya lebih merata. Selama ini, bantuan perusahaan kadang terfokus pada satu RT sementara wilayah lain belum tersentuh.

“Segala bentuk koordinasi dan mekanisme kerja antar-perusahaan dan pemerintah akan dituangkan dalam MoU resmi. Secepatnya ditandatangani pemkot dan perusahaan,” tutupnya

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

MB PKT Ikuti Event Internasional TWMC 2025, Jadi Satu-satunya Perwakilan Indonesia

0
Penampilan MB Pupuk Kaltim sebelum berangkat ke Thailand. (Ist).

BONTANG – Marching Band (MB) Pupuk Kaltim mengikuti event Thailand World Music Championships (TWMC) 2025, di Sisaket, Thailand psrtengahan Desember mendatang. Keikutsertaan ini menjadikan MB PKT satu-satunya perwakilan dari Indonesia.

Ketua Umum MB PKT, Dwi Agung Wibowo menyampaikan pihaknya akan memberangkatkan sebanyak 135 personel secara keseluruhan, yang terdiri dari pemain, pelatih, serta official. Timnya mengikuti ajang internasional yang akan dihadiri 8 negara, dan lebih dari 40 tim ikut serta.

“Untuk persiapan kami sendiri hampir sekitar satu tahun, semenjak mulai latihannya di awal Februari kemarin,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (8/12/2025).

Nantinya, MB PKT akan tampil di dalam tiga kategori perlombaan, meliputi Drumline Battle (Professional), Indoor Marching Arts – Winds (Independent), serta Marching Field Show (World Class).

“Lewat event ini, saya berharap anak-anak yang mengikuti bisa mendapatkan nilai tambah bagi mereka. Pengalaman yang luar biasa, serta hasil yang membanggakan untuk Kota Bontang nantinya, karena telah mewakili indonesia,” tambahnya.

Terlebih lagi dengan harapan besar melalui event internasional ini, MB PKT mampu meraih juara I. Bisa membawa nama baik Bontang sampai ke luar negeri.

Dikatakannya, penampilan ini membuktikkan anak-anak Bontang tidak kalah berprestasi dibandingkan dengan anak-anak lain di skala nasional.

“Pastinya nanti akan kami beri apresiasi untuk anak-anak yang mengikuti MB PKT. Sebab kita perlu angkat dan ekspos anak-anak berprestasi seperti ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam