Beranda blog Halaman 501

BCC 2025 Digelar Malam Hari: Tetap Meriah, Masyarakat Padati Sepanjang Jalan A Yani

0
Kegiatan Bontang City Carnival (BCC) 2025 malam hari di Jalan A Yani. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Setelah beberapa tahun terakhir Bontang City Carnival (BCC) diselenggarakan pagi hari, kini BCC digelar pada malam hari, Sabtu (25/10/2025).

Jika biasanya dilaksanakan di Simpang Tiga Ramayana atau Jalan MH Thamrin, untuk pertama kalinya BCC mengambil lokasi di Jalan A. Yani.

Warga pun tetap memadati tiap sisi jalan untuk menyaksikan penampilan 32 peserta karnival dan 77 peserta pawai budaya, yang akan membawakan masing-masing penampilan hasil kreasi maupun kolaborasi seni dan organisasi.

Meskipun penyelenggaraan sempat molor, tapi tidak menyurutkan keinginan masyarakat Bontang untuk tetap menunggu penampilan dan keunikan dari para penampil.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengapresiasi tiap penampil yang lewat panggung kehormatan, yang menggunakan berbagai macam keberagaman kebudayaan, yang menggabungkan antara kebudayaan tradisional dan modern.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh penyelenggara atas berjalannya kegiatan BCC 2025 ini,” ujarnya dalam sambutannya.

Salah satu warga, Anggi mengungkapkan dengan berlangsung acara tersebut di malam hari, tentu penonton lebih bersemangat untuk menyaksikan acara ini. Namun ia mengungkapkan lokasi baru ini sedikit lebih terbatas untuk menonton lantaran posisi panggung utama yang ia rasa kurang strategis.

“Kayaknya lebih enak di Simpang Ramayana lagi, dan malam lagi,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Jalan Sehat HUT ke-26 Kutim: Diikuti Ribuan Warga, Wabup Bakal Evaluasi Panitia

0
Kupon Terbatas Tak Surutkan Antusias warga ikuti Jalan Sehat HUT Kutim ke-26. (Ramlah/Radarbontang)

SANGATTA – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kutai Timur (Kutim) diperingati dengan kegiatan jalan sehat. Kegiatan ini berlangsung Sabtu (25/10/2025) di Alun-Alun Kantor Bupati Bukit Pelangi, Sangatta dan diikuti ribuan warga.

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kutim ini berlangsung semarak. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan berdatangan untuk ikut serta dalam kegiatan olahraga bersama yang juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi peserta.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, hadir langsung melepas peserta jalan sehat. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

“Luar biasa semangat masyarakat Kutim. Mudah-mudahan kegiatan berjalan lancar, semua sehat walafiat, tidak ada yang cedera maupun kehilangan barang,” ujarnya.

Meski berlangsung meriah, kegiatan sempat diwarnai keluhan sejumlah peserta akibat keterbatasan kupon dan konsumsi yang dibagikan panitia. Menanggapi hal itu, Mahyunadi menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan melakukan evaluasi terhadap panitia agar pelaksanaan ke depan lebih baik.

“Saya mohon maaf atas kurangnya kupon dan konsumsi. Tahun depan akan kami perbaiki, supaya masyarakat bisa lebih puas dan tertib,” tegasnya.

Kendati sempat terjadi kekurangan, suasana acara tetap meriah. Warga menikmati hiburan, musik, serta pembagian doorprize yang menambah semangat peserta hingga akhir kegiatan.

Jalan sehat ini menjadi momentum kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kutai Timur dalam merayakan hari jadinya yang ke-26. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Pesan Wali Kota kepada ASN di Pelantikan Pejabat Fungsional

0
Pelantikan JaFung di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (24/10/2025). (ist)

BONTANG – Pelantikan Pejabat Fungsional (JaFung) di lingkungan Pemkot Bontang berlangsung, Jumat (24/10/2025) di Ruang Kerja Wali Kota. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan pesan kepada para ASN dan menyoroti beberapa hal di lingkungan Pemkot Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni memberikan penekanan khusus pada pentingnya integritas. Ia berpesan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga medis, menjunjung tinggi etika profesi dan tanggung jawab tinggi demi terhindar dari tuduhan malapraktik.

Wali Kota juga menyoroti isu kaderisasi ASN di lingkungan Pemkot Bontang, mengingat banyaknya ASN yang akan memasuki masa pensiun.

Untuk menjaga keberlanjutan dan kualitas pelayanan publik, ia mendorong agar jabatan fungsional dapat diperpanjang hingga usia 65 tahun.

Menutup amanahnya, Wali Kota Neni memberikan pesan moral yang mendalam, mengingatkan bahwa “Setiap kita adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban di sisi Allah SWT”.

Acara yang turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Agus Haris dan Asisten Administrasi Umum Akhmad Suharto ini ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas dan doa bersama, sebagai simbol harapan agar para pejabat dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kota Bontang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ajukan Kerjasama Program Pembinaan Narapidana, Jajaran Lapas Bontang Audiensi ke Wali Kota

0
Kunjungan jajaran Lapas Bontang ke Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang mengunjungi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didampingi Wakil Wali Kota, Agus Haris. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Wali Kota Bontang, Jumat (24/10/2025).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DitjenPAS Kalimantan Timur, Hernowo Sugiastanto.

Agenda utama pertemuan ini adalah untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan Lapas Bontang.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Lapas secara resmi mengajukan draf perjanjian kerja sama (MoU) kepada wali kota.

Fokus utama dari kerja sama yang diajukan adalah terkait penyelenggaraan program pemasyarakatan. Secara spesifik, kerja sama ini dirancang untuk mendukung program pembimbingan bagi narapidana dan anak binaan yang saat ini berada di bawah pengawasan Lapas Kelas IIA Bontang.

Wali Kota Neni menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan Pemkot Bontang untuk berkolaborasi.

Diharapkan, melalui sinergi ini, program pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan dapat berjalan lebih optimal, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

MTQ ke-18 Kota Bontang Resmi Dibuka

0
Wali Kota Neni menyerahkan piala bergilir kepada Sekda Aji Erlynawati. (ist)

BONTANG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-18 tingkat Kota Bontang resmi dibuka, Jumat (24/10/2025) malam, bertempat di Halaman Gedung MTQ Stadion Besai Berinta.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan piala bergilir MTQ dari Wali Kota Bontang kepada Sekda Aji Erlinawaty selaku Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-18, menandai dimulainya kompetisi antar-kafilah yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Rangkaian pembukaan semakin semarak dengan devile kafilah dari Kecamatan Bontang Selatan, Bontang Utara, dan Bontang Barat. Masing-masing tampil dengan kekompakan dan semangat tinggi, menampilkan identitas khas wilayahnya melalui pakaian adat, spanduk, dan yel-yel bernuansa religius.

Wali Kota Neni Moerniaeni dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Melalui MTQ ini, mari kita jadikan Bontang sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga unggul dalam keimanan dan akhlak Qur’ani,” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemprov Kaltim Susun Ulang APBD 2026, TKD Dipangkas Hingga 73 Persen

0
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Hanafi/MKN)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melakukan langkah besar dalam penyesuaian anggaran daerah setelah pemerintah pusat memangkas Transfer ke Daerah (TKD) hingga 73 persen. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyebut kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap ruang fiskal Pemprov dan memaksa penyusunan ulang terhadap struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

“Kita lihat nanti kemampuan APBD kita. Untuk APBD Murni 2026 sementara akan kita susun ulang kembali karena TKD kita dipotong 73 persen,” tegas Rudy di Samarinda.

Ia menjelaskan bahwa penyesuaian ini akan memprioritaskan sektor-sektor strategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, seperti layanan publik, infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah provinsi juga akan memperkuat pengawasan terhadap efisiensi belanja agar setiap rupiah yang dikeluarkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Rudy menyoroti pentingnya memperkuat pos Dana Bagi Hasil (DBH) bagi daerah penghasil sumber daya alam seperti Kalimantan Timur. Ia menilai, DBH perlu menjadi penyeimbang utama dalam kondisi fiskal saat ini, terutama karena Kaltim selama ini menjadi salah satu kontributor terbesar bagi pendapatan nasional melalui sektor batu bara, migas, dan kelapa sawit.

“Kalimantan Timur ini penghasil sumber daya alam besar untuk negara. Tentu kita ingin proporsi DBH yang diterima sejalan dengan kontribusi itu,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas fiskal, Pemprov Kaltim sejak awal tahun telah menerapkan kebijakan efisiensi ketat di seluruh perangkat daerah. “Kami hampir tidak pernah lagi melaksanakan kegiatan di luar kantor. Kalau dulu tiap bulan ada kegiatan di hotel, hari ini tiga bulan pun belum tentu,” ungkap Rudy.

Rapat pimpinan kini dilakukan secara bergilir di masing-masing OPD agar pimpinan daerah bisa memantau langsung kondisi pelayanan publik. “Saya sendiri sejak dilantik hampir tidak pernah melaksanakan kegiatan lokal di hotel, kecuali diundang,” tambahnya.

Sementara itu, Pemprov Kaltim masih menunggu finalisasi APBD Perubahan 2025 yang menjadi dasar penyesuaian kebijakan fiskal tahun berikutnya. “APBD perubahan pun lagi kita tunggu. Mudah-mudahan hari Senin sudah keluar, baru setelah itu kita susun ulang 2026,” jelasnya.

Rudy menegaskan bahwa seluruh langkah pengetatan yang dilakukan merupakan upaya realistis agar pembangunan daerah tetap berjalan di tengah pemangkasan TKD dari pusat. (MK)

Editor: Agus S

Lukman: Bantuan Pangan Wujud Kepedulian Pemkot pada Warga Kurang Mampu

0
Penyaluran CPPD untuk periode September dan Oktober 2025, di BPU Kelurahan Berbas Tengah. (ist)

Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman, mewakili Wali Kota Bontang menegaskan, bahwa bantuan pangan merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemkot Bontang terhadap masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu di wilayah rawan pangan.

Hal itu disampaikan saat Pemkot Bontang menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk periode September dan Oktober 2025, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Berbas Tengah, Jumat (24/10).

“Melalui bantuan pangan ini, diharapkan kita dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, serta mendukung upaya penurunan angka kemiskinan, stunting, dan gizi buruk di Kota Bontang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lukman menegaskan bahwa program CPPD menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada warga Bontang yang kekurangan pangan, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.

“Saya mengajak seluruh pihak — lurah, camat, perangkat daerah, dan masyarakat — untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Mari kita pastikan bantuan ini tersalurkan tepat sasaran dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” pesan Lukman.

Penyaluran bantuan pangan kali ini diperuntukkan bagi masyarakat pada kelompok desil 1, yaitu rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah. Total penerima sebanyak 518 kepala keluarga, masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras medium untuk periode September dan Oktober.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Total Cadangan Pangan Pemkot Bontang Capai 30,245 ton, Disimpan di Perum Bulog Samarinda

0
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bontang, Debora Kristiani saat sambutan di penyaluran CPPD. (ist)

BONTANG – Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bontang, Debora Kristiani mengungkapkan bahwa, Pemkot Bontang memiliki cadangan pangan yang disimpan di Perum Bulog Samarinda.

Hal itu disampaikan Deborah saat Pemerintah Kota Bontang menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk periode September dan Oktober 2025, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Berbas Tengah, Jumat (24/10).

Dikatakannya, total cadangan pangan pemerintah daerah Kota Bontang mencapai 30,245 ton. Dari jumlah tersebut, 10,360 ton telah disalurkan, dan masih tersisa 19,885 ton yang disimpan di Perum Bulog Samarinda.
“Kami berharap pembangunan gudang Bulog di Bontang dapat segera rampung agar proses penyaluran CPPD semakin mudah dan efisien. Dengan begitu, akses masyarakat terhadap pangan berkualitas untuk hidup sehat, aktif, dan produktif bisa lebih terjamin,” tambahnya.

Debora menjelaskan, program CPPD merupakan bentuk kesediaan pangan yang dikelola pemerintah untuk penanggulangan berbagai kondisi seperti gejolak harga dan pasokan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, serta situasi bencana alam maupun non-alam.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Penangkapan DPO di Sungai Siring: Chandro Nababan Ditangkap, Sisa Tiga Tahanan Masih Diburu

0
Chandro Nababan diamankan depan Mesjid Darul Muslimin. (Foto: Istimewa)

SAMARINDA – Upaya pengejaran terhadap para tahanan yang melarikan diri dari ruang tahanan Polsek Samarinda Kota kembali membuahkan hasil. Sabtu (25/10) sekitar pukul 07.41 Wita, salah satu buronan yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), Chandro Nababan, berhasil ditangkap di depan Masjid Darul Muslimin, Jalan Poros Samarinda–Bontang, Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara.

Informasi dari warga menyebutkan penangkapan berawal dari kecurigaan jamaah yang melihat seorang pria tak dikenal tertidur di area masjid. Kecurigaan itu segera dilaporkan ke Pos Polisi Lalu Lintas terdekat. Petugas Polantas yang merespons cepat mendatangi lokasi, mengamankan pria tersebut, dan mengonfirmasi identitasnya sebagai Chandro Nababan. Ia kemudian diserahkan ke Polresta Samarinda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan penangkapan ini, total tahanan yang sudah diringkus kembali menjadi 12 orang dari 15 tahanan yang kabur beberapa hari sebelumnya. Aparat memastikan proses pengejaran terus dilakukan secara intensif, termasuk penyisiran di titik-titik yang diduga menjadi tempat persembunyian para buronan.

Polresta Samarinda menyebut masih ada tiga orang yang masuk DPO dan belum tertangkap, adalah Suniansyah, Muhammad Yusril, dan Risankus Dominikus Werong Lubur.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika melihat atau mengetahui keberadaan para buronan tersebut. Laporan dapat disampaikan ke kantor polisi terdekat atau melalui kanal layanan kepolisian yang tersedia. Aparat juga meminta masyarakat tidak bertindak sendiri dan menyerahkan seluruh proses penanganan kepada petugas demi menjaga keamanan bersama. (MK)

Editor: Agus S

Korban Tenggelam di Sungai Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian

0
Korban Muhammad Fajar ditemukan dibawah kolong warga, lalu hendak di bungkus dengan kantung jenazah tim Sar. (Dimas/MKN)

SAMARINDA – Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam bernama Muhammad Fajar dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 09.50 Wita. Jasad korban ditemukan tersangkut di bawah kolong rumah warga di Jalan Pemuda 3, Gang Pandawa, tidak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa sejak pagi tim gabungan telah melakukan penyisiran ke arah hilir sungai dengan berbagai metode pencarian. “Kami tadi memulai pencarian sekitar pukul 07.00 Wita. Tim melakukan penyisiran dari titik terakhir korban terlihat ke arah hilir,” ujar Mardi.

Namun, sekitar dua jam kemudian, tim menerima laporan dari warga yang melihat sesuatu mencurigakan di bawah rumah panggung tak jauh dari lokasi kejadian. Setelah dicek, ternyata benar, jasad korban tersangkut di antara tumpukan kayu di bawah rumah warga. “Korban ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi awal tenggelam. Saat ditemukan, kondisinya sudah meninggal dunia dan masih mengenakan baju berwarna coklat,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit AWS Samarinda sesuai permintaan pihak keluarga sebelum disemayamkan di rumah duka. Proses evakuasi berlangsung lancar dengan bantuan tim Basarnas, BPBD, relawan, dan aparat kepolisian setempat.

Mardi Sianturi turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. “Kami dari tim SAR gabungan mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga diberi ketabahan,” tuturnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Mardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam upaya pencarian. “Kami mewakili Basarnas menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Semoga semua tenaga dan waktu yang dicurahkan menjadi amal ibadah,” pungkasnya. (MK)

Editor: Agus S