Beranda blog Halaman 503

Dua Dokter RSUD Taman Husada Resmi Dilantik

0
Dua dokter RSUD Taman Husada Bontang yang resmi dilantik. (Ist).

BONTANG – Dua dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang secara resmi dilantik dan pengambilan sumpah atau janji jabatan fungsional utama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), Jumat (24/10/2025) di Ruang Kerja Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari.

Keputusan ini didasarkan oleh keputusan resmi, Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/M Tahun 2025 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian dari Jabatan Fungsional Ahli Utama.

Berdasarkan keputusan tersebut, dua dokter yang resmi dilantik merupakan Dr. Dian Ariyani Tarigan, Sp.P yang diangkat sebagai Dokter Ahli Utama RSUD Taman Husada, dan Drg. Hena Ratnasari, Sp.KGA sebagai Dokter Gigi Ahli Ahli Utama RSUD Taman Husada.

“Saya sampaikan apresiasi kepada dua dokter spesialis yang baru saja dilantik, berharap agar pelayanan kesehatan di Bontang semakin baik, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ucap Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Neni juga menekankan akan pentingnya kaderisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkot, mengingat banyak ASN yang akan memasuki masa pensiun. Sehingga mendorong agar jabatan fungsional dapat diperpanjang hingga usia 65 tahun, demi menjaga keberlanjutan pelayanan publik. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

AI Didorong Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia, Bukan Ancaman Pekerjaan

0
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam acara “AI for Indonesia 2025 by Kumparan” di Djakarta Theater, Kamis (23/10/2025). (Dok. Kemkomdigi)

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa kecerdasan artifisial (AI) harus dipandang sebagai peluang besar bagi perekonomian nasional, bukan sebagai ancaman bagi tenaga kerja manusia.

“Dikabarkan kecerdasan artifisial akan menggantikan sekitar 85 juta pekerjaan pada tahun 2025. Namun pada saat yang sama, AI juga berpotensi menciptakan 90 juta pekerjaan baru di berbagai bidang. Karena itu, AI perlu diwaspadai, tetapi tidak perlu ditakuti,” ujar Meutya dalam acara AI for Indonesia 2025 by Kumparan di Ballroom Djakarta Theater, Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, Indonesia termasuk salah satu negara paling optimistis dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Ia menyebut masyarakat Tanah Air memiliki kesiapan tinggi untuk menerima inovasi digital tanpa rasa takut berlebihan. “Berdasarkan berbagai survei, Indonesia dinilai sebagai negara yang mampu menerima AI dengan baik. Itu pertanda positif,” ucapnya.

Meutya menekankan pentingnya menempatkan AI sebagai alat bantu yang memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikannya. “Kita coba melihat dan membicarakan AI dari perspektif yang berbeda. Bukan sekadar data dan angka, melainkan bagaimana AI bisa dimaknai sebagai alat bantu yang memperkuat manusia,” ujarnya.

Pemerintah, kata Meutya, kini tengah menyusun Peta Jalan Nasional AI yang akan menjadi panduan strategis lintas sektor serta dasar kebijakan pengembangan kecerdasan buatan di Indonesia. “Insyaallah pada awal tahun 2026, Peraturan Presiden tentang peta jalan ini sudah dapat diterbitkan dan menjadi pedoman bagi kita semua,” jelasnya.

Selain kebijakan, pemerataan akses digital juga menjadi prioritas agar manfaat AI dapat dirasakan secara luas. Pemerintah telah melelang frekuensi 1,4 GHz untuk memperluas jaringan internet nasional dan menghadirkan layanan yang lebih terjangkau.

“Yang juga penting adalah bagaimana membuat AI berikutnya menjadi inklusif. Demokrasi teknologi menuntut tanggung jawab bersama. Ketika pemanfaatannya dilakukan dengan baik, AI akan membawa kebaikan bagi semua,” tutupnya. (MK)

Editor: Agus S

Pencarian Remaja Terseret Arus di Sungai Karang Mumus Diperluas Hingga 5 Kilometer

0
Tim SAR melakukan pencarian menggunakan Speed boat di perairan Sungai Karang Mumus. (Dimas/MKN)

SAMARINDA – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap Muhammad Pajar, remaja yang dilaporkan terseret arus Sungai Karang Mumus di kawasan Jalan Kesehatan Dalam, Samarinda. Memasuki hari kedua, Sabtu (25/10/2025), operasi pencarian diperluas hingga 5 kilometer ke arah hilir sungai, setelah sebelumnya hanya direncanakan sejauh 2 kilometer.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa pencarian dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Perpanjangan area penyisiran menjadi 5 kilometer diambil sebagai langkah antisipasi terhadap derasnya arus sungai yang berpotensi membawa korban lebih jauh dari lokasi awal.

“Dapat kami informasikan, telah dilakukan pencarian mulai dari jam 7 pagi tadi, dilakukan penyisiran sejauh rencana awal 2 km, tapi berhubung kita pertimbangkan derasnya arus, kita perpanjang menjadi 5 km ke arah hilir,” ujar Mardi di lokasi kejadian.

Ia mengungkapkan, tantangan terbesar yang dihadapi tim di lapangan adalah arus sungai yang kuat serta kondisi cuaca yang sempat berawan dan diguyur hujan sejak pagi. “Arus yang cukup kuat dari hulu ke hilir membuat tim harus lebih waspada,” tambahnya.

Dalam operasi hari kedua ini, pihak keluarga korban turut diikutsertakan dalam perahu penolong untuk menyaksikan langsung upaya pencarian. Hal ini dimaksudkan agar keluarga mengetahui bahwa seluruh proses dilakukan secara maksimal.

Tim SAR gabungan yang terlibat terdiri dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD Samarinda, relawan, dan masyarakat setempat. Sebanyak tiga unit perahu karet (rubber boat) dikerahkan, dengan personel yang bergantian sif selama proses pencarian berlangsung.

Terkait metode pencarian, Mardi menjelaskan bahwa tim fokus pada penyisiran tepi sungai dan jalur air menggunakan perahu karet. “Untuk penyelaman kita pertimbangkan tidak efektif karena kondisi arus yang deras. Kalaupun dipaksakan akan membahayakan keselamatan penolong,” tegasnya.

Operasi pencarian dijadwalkan berlangsung hingga pukul 17.30 Wita dan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya apabila korban belum ditemukan. (MK)

Editor: Agus S

Tips Penyembuhan Penyakit TBC dari Dokter RSUD Bontang

0
Kepala Unit PKRS RSUD Taman Husada, Sunarti, A.Md.Keb., SKM. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Penyakit Tuberkulosis (TBC) menjadi salahsatu penyakit yang dapat menular dengan cepat melalui udara. Namun begitu, terdapar beberapa langkah dalam penyembuhannya.

Kepala Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Taman Husada, Sunarti, A.Md.Keb., SKM, menjelaskan, bahwa penderita TBC harus mendapatkan dukungan penuh atau pendampingan dari pihak keluarga, dalam mengingatkan jadwal meminum obat.

Minum obat secara rutin dalam artian, yang mengalami TBC harus meminum obat setiap harinya di jam yang sama, semisalkan meminum obat di pukul 07.00 Wita, harus berlanjut setiap harinya dalam waktu 6 bulan.

“Mereka yang terpapar TBC pun harus meminum obat dengan rutin, dengan jangka waktu paling sebentar sekitar 6 bulan, tanpa berhenti. Jika terputus sekali saja, harus mulai dari awal lagi, pengobatannya,” jelasnya saat di konfirmasi.

Bagi penderita TBC, untuk melakukan pengobatan dan mendapatkan obat tersebut bisa didapatkan secara gratis, tanpa adanya biaya. Bahkan bagi masyarakat yang mengalami TBC tak perlu khawatir, sebab TBC ini bukan penyakit keturunan dan bisa disembuhkan.

“Jadi kami himbau untuk masyarakat yang terkena TBC, agar bisa segera berobat. Semuanya gratis dari obat sampai pengobatannya, sayang jika tidak dimanfaatkan,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Dikira Jatuh ke Parit, Warga Gang Arwana Digigit Buaya

0

BONTANG – Warga Gang Arwana dikejutkan oleh insiden tak biasa pada Jumat (24/10/2025) pagi. Seorang pria yang semula dikira terpeleset ke parit ternyata menjadi korban gigitan buaya.
Korban yang diketahui bernama Budi mengalami luka di bagian kaki akibat serangan reptil tersebut. Warga sekitar segera menolong dan mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Petugas dari BPBD dan BKSDA Kaltim turun ke lokasi untuk melakukan pencarian buaya yang diduga berasal dari sungai belakang permukiman warga.

Pembaca Setia Radar Bontang!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
📱 Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Kenali Gejala TBC, Bila Mengalami Segera Periksa!

0
Ilustrasi. (Ist)

BONTANG – Bagi masyarakat yang mengalami tanda-tanda atau gejala Tuberkulosis (TBC), bisa segera melakukan pengobatan dengan segera dan memeriksakan diri di Fasilitas Kesehatan (Faskes) terdekat.

Gejala bagi penderita TBC biasanya mengalami seperti nafsu makan yang menurun, berkeringat dingin di malam hari, batuk yang berkepanjangan, demam atau meriang, sesak napas, berat badan mulai menurun, bahkan jika sudah parah batuknya bercampur dengan darah.

“Maka bagi masyarakat yang mengalaminya, sangat dianjurkan untuk segera periksa ke faskes terdekat. Karena untuk pengobatannya pun gratis, dan obatnya juga gratis,” ucap Kepala Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Taman Husada, Sunarti, A.Md.Keb., SKM, Jumat (24/10/2025).

Terlebih lagi, untuk penyakit TBC ini tak memandang usia. Mulai dari bayi maupun lanjut usia, semuanya rentan untuk terkena penyakit TBC bila kondisi fisiknya lagi tidak fit.

“Ini penyakit menular yang disebarkan melalui udara, maka sangat dianjurkan untuk penderita TBC untuk bisa selalu memakai masker,” tambahnya.

Penyakit TBC biasanya menyerang bagian paru-paru, akan tetapi TBC juga bisa menyerang bagian lainnya di sekitaran tubuh, seperti tulang, kelenjar getah bening, maupun usus. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Pembangunan Lapangan Mini Soccer HOP 1 Capai 65,63 Persen, Lebih Cepat dari Target

0
Proyek pembangunan Lapangan Mini Soccer HOP 1. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Progres pembangunan sarana olahraga Lapangan HOP 1 yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang menunjukkan capaian positif.

Hingga minggu lalu, realisasi fisik proyek tersebut telah mencapai 65,63 persen, melampaui target rencana sebesar 63,47 persen.

Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Prabowo, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan adanya deviasi positif sebesar 2,16 persen.

“Realisasi fisik sampai minggu lalu sudah mencapai 65,63 persen dari rencana 63,47 persen. Artinya, ada deviasi positif 2,16 persen,” ujar Edy, Jumat (24/10/2025).

Proyek pembangunan lapangan mini soccer HOP 1 ini bersumber dari APBD Kota Bontang tahun anggaran 2025, dengan nilai kontrak sebesar Rp10,93 miliar. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Samudra Prima Mandiri sebagai kontraktor, dan CV Karya Pratama Consultant bertindak sebagai konsultan pengawas.

Pekerjaan ini memiliki masa pelaksanaan 170 hari kalender sejak kontrak ditandatangani pada 7 Juli 2025.

Edy menambahkan, hingga saat ini pelaksanaan proyek berjalan lancar dan sesuai jadwal. Ia optimistis pembangunan lapangan tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai sarana olahraga yang representatif.

“Kami berharap proyek ini bisa rampung sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh warga Bontang,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gelar Kegiatan Donor Darah di Peringatan HUT Arsada dan RSUD Taman Husada

0
Ilustrasi. (Ist).

BONTANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) ke-25 dan HUT Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang ke-23, digelar kegiatan donor darah, Senin (3/11/2025) mendatang, sekitar pukul 08.00-13.00 Wita.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum, Humas, dan Kerjasama RSUD Taman Husada Bontang, Syariful Rahman menyampaikan bahwa, kegiatan akan berlangsung di Ruang Nusa Indah, tepatnya di Lantai 5 Gedung Angsana RSUD Taman Husada.

“Iya kegiatan ini untuk umum, dan bagi 100 orang pendonor pertama serta berhasil mendonorkan darahnya, nantinya akan mendapatkan souvenir menarik,” ucapnya, Jumat (24/10/2025).

Adapun bagi para pendonor darah, harus mengikuti persyaratan sebagai berikut, seperti usia minimal 17 tahun, berat badan proporsional, serta dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.

“Mari masyarakat ikut serta dalam mendonorkan darahnya, karena setetes darah yang anda berikan sangat berarti bagi yang membutuhkan,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

8 Tim Voli dan 12 Tim Futsal Adu Skill di Kejuaraan Antar Pelajar IGORNAS

0
Ilustrasi. (meta AI)

BONTANG — Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kota Bontang menggelar Kejuaraan Bola Voli dan Futsal Antar Pelajar se-Kota Bontang Tahun 2025. Pembukaan acara dilaksanakan, Jumat (24/10/2025) di Lapangan Voli Polres Bontang.

Ketua Panitia Supariyoko, yang juga Ketua IGORNAS Kota Bontang, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan agenda rutin tahunan. Tahun ini diikuti oleh 8 tim bola voli dan 12 tim futsal dari berbagai sekolah di Bontang.
“Turnamen ini murni inisiatif IGORNAS sebagai bentuk komitmen guru olahraga dalam membina dan menyalurkan bakat pelajar. Kami berharap dari sini akan lahir tim voli dan futsal unggul yang bisa bersaing di tingkat provinsi,” ujarnya.

Yoko juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang hingga akhir pertandingan.

Turnamen yang dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (25/10) ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antar pelajar serta menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan generasi muda Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polresta Samarinda dan Satgas Pangan Gelar Sidak Beras, Pastikan Harga Stabil dan Stok Aman

0
Polresta Samarinda bersama tim gabungan melakukan sidak menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. (Humas Polresta Samarinda)

SAMARINDA – Unit Ekonomi Khusus (Eksus) Sat Reskrim Polresta Samarinda bersama tim gabungan dari pusat hingga daerah menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi di Kota Samarinda, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan beras di pasaran agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

Sidak dilakukan bersama Satgas Pangan Mabes Polri, Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim, Badan Pangan Nasional, Bulog, serta Dinas Pertanian, Perdagangan, Perizinan, dan Pangan Kota Samarinda. Tim gabungan meninjau langsung beberapa titik strategis, di antaranya Pasar Segiri, Distributor Beras CV Mahakam Lestari, dan pusat perbelanjaan Indo Grosir Samarinda.

Kepala Sat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Agus Setyawan, yang mewakili Kapolresta Samarinda, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga stabilitas pangan daerah. “Kami bersama seluruh instansi terkait terus berkomitmen memantau dan menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan di Kota Samarinda demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan tidak hanya melakukan pendataan pelaku usaha dan pengecekan harga, tetapi juga memberikan teguran langsung kepada pedagang, distributor, dan ritel yang kedapatan menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain itu, tim juga membagikan pamflet berisi aturan resmi tentang tata cara penjualan beras sesuai ketentuan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pelaku usaha.

Sidak dipimpin oleh Katim Satgas Pangan Mabes Polri, Kombes Pol Yolanda Evalyn Sebayang, bersama Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga berakhir sekitar pukul 17.40 Wita.

Upaya pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah terjadinya praktik penimbunan atau permainan harga oleh pihak tertentu yang dapat merugikan konsumen. (MK)

Editor: Agus S