Beranda blog Halaman 503

Rakerda PD Salimah Bontang 2025 Tekankan Konsolidasi dan Akselerasi Program untuk Dampak yang Lebih Nyata

0

BONTANG – PD Salimah Kota Bontang mengawali tahun kerja 2025 dengan langkah strategis melalui penyelenggaraan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 7 Desember 2025 di Rumah Quran. Forum ini menjadi ruang konsolidasi penting untuk mematangkan arah program, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan organisasi semakin adaptif, responsif, dan berdampak bagi perempuan dan keluarga di Kota Taman.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Salimah. Suasana khidmat tersebut kemudian berubah lebih bersemangat saat peserta memasuki rangkaian agenda inti yang telah disiapkan panitia.

Ketua PD Salimah Kota Bontang, Nur Rohmawati, dalam arahannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak sebagai kunci keberhasilan organisasi. “PD Salimah Kota Bontang akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga setiap program dapat memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Rakerda kemudian berlanjut pada sesi koordinasi masing-masing departemen. Lima departemen strategis menyampaikan rancangan program kerja beserta strategi pelaksanaannya.
Departemen Ekonomi memaparkan program peningkatan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Departemen Diklat menekankan penguatan kapasitas kader melalui berbagai pelatihan kompetensi. Departemen Humas memastikan strategi komunikasi publik berjalan efektif untuk menjaga citra organisasi dan menyebarluaskan informasi kegiatan.

Sementara itu, Departemen Bangwil menyampaikan rencana pengembangan wilayah serta pembinaan cabang dan ranting. Adapun Departemen Dakwah merancang program pembinaan keislaman yang menyasar perempuan dan keluarga sebagai inti misi organisasi.

Presentasi tiap departemen diikuti diskusi yang berlangsung dinamis. Peserta memberikan berbagai tanggapan dan masukan konstruktif guna menyempurnakan program dan meningkatkan relevansi kegiatan dengan kebutuhan masyarakat.

Selain penyampaian program kerja, Rakerda juga membahas penyusunan rencana kerja anggaran mengacu pada SOP Salimah. Evaluasi dan penghitungan anggaran dilakukan secara cermat agar setiap program dapat berjalan efektif, akuntabel, dan berkelanjutan di tingkat departemen maupun organisasi secara keseluruhan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai penanda komitmen seluruh jajaran PD Salimah Kota Bontang untuk menjalankan program secara optimal. Rakerda 2025 diharapkan menjadi titik penguatan konsolidasi dan akselerasi program, sekaligus memastikan Salimah semakin memberikan dampak nyata bagi perempuan, keluarga, dan masyarakat. (rls/MK)

Editor: Agus S

Lagu ‘Alamak’ Rizky Febian Menutup Event Pesta Rakyat

0
Penampilan Rizky Febian di penutupan Event Pesta Rakyat. (Yusva Alam)

BONTANG – Denganmu, ku mengerti arti cinta
Arti cinta sesungguhnya
Tumbuh di setiap saat
Dan mengerti makna cinta
Makna cinta yang abadi
‘Kan kujaga cinta ini

Lirik lagu berjudul makna cinta melantun merdu di Lapangan Arhanud Rudal Bontang, Minggu (7/12/2024) malam. Membuka penampilan Rizky Febian yang tampil menjadi pemuncak di Event Pesta Rakyat gelaran Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang.

Muda mudi Bontang yang rela menunggu berjam-jam sekedar ingin menyaksikan penampilan suami Mahalini ini pun, spontan berteriak histeris mendengar tembang ini dilantunkan langsung oleh penyanyi aslinya tepat di pukul 22.30 wita.

Penampilan perdana Rizky Febian di Kota Taman mampu memukau penonton yang hadir. Bahkan, meski hujan turun sejak sore tak menyurutkan antusias mereka datang ke tempat acara.

“Ini pertama kalinya saya datang ke Bontang. Wow perjalanannya lumayan,” seru Iky panggilan akrabnya saat menyapa penonton yang hadir.

Lagu-lagu terbaiknya dari album pertama hingga terbaru pun melantun satu demi satu. Diawali dengan lagu makna cinta, lalu ada lagu kesempurnaan cinta, yang diceritakannya bahwa lagu ini lah yang melambungkan namanya di jagad musik Indonesia.

“Lagu kesempurnaan cinta ini adalah lagu yang mengubah takdirku hingga jadi seperti sekarang ini,” ungkapnya menceritakan sedikit kisahnya sebelum menyenandungkan lagu tersebut.

Mengenakan kemeja warna coklat dengan kancing terbuka, dipadu padankan celana coklat dan dikombinasikan kaos putih, Iky bernyanyi sembari sesekali mengajak penonton mendendangkan bait-bait lagu.

Terkadang berjalan ke kanan kadang ke kiri panggung menyapa penonton. Sesekali melakukan gimmick mengajak pemain terompet dan saxophone maju ke depan menampilkan kebolehan mereka memainkan melodi dari alat musik tiup itu. Terkadang pula berjoged bersama para pengiring musiknya.

Iky menutup penampilannya dengan menyanyikan lagu terbarunya yang sedang hits saat ini ‘alamak’ feat Adrian Khalif. Namun kali ini tidak bersama Adrian.

Kalau ada sembilan nyawa
Mau samamu saja semuanya
Ini dada isinya kamu semua
Alamak ini kah jatuh cinta

“Terima kasih semuanya sudah hadir di sini. Mau menyaksikan karya-karyaku,” pungkasnya menutup penampilannya di ajang Pesta Rakyat.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Pengendara Motor Hantam Truk Mendadak Putar Balik

0
\Kecelakaan antara truk dan motor yang terjadi di Jalan AW. Syahranie akibatkan pengendara luka-luka. (Ist)

SANGATTA – Satu pengendara motor mengalami luka-luka setelah menabrak truk yang tiba-tiba melintang di badan Jalan A.W Syahranie, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Minggu (7/12/2025). Diketahui truk tersebut melakukan manuver putar balil secara mendadak, sehingga pengendara sepeda motor di belakangnya menabrak truk itu.

Kasat Lantas Polres Kutai Timur, AKP Reski Nur, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan truk Toyota Dyna 130 HT bernomor polisi BD 8128 YU, dikemudikan oleh Teguh Haryanto (19), serta sepeda motor Honda Vario KT 2433 RFI yang dikendarai Agung Maulana (22).

“Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat. Namun pengendara motor mengalami luka robek di dahi serta lecet pada kaki dan tangan bagian kiri yang langsung dilarikan ke RS PKT,” ujar AKP Reski Nur saat dikonfirmasi.

Olah TKP menunjukkan bahwa truk tersebut melaju dari arah Kanal 2 menuju Bukit Pelangi. Saat mendekati lokasi, pengemudi hendak memutar balik ke arah Ringroad dan mengambil jalur kiri untuk ancang-ancang manuver. Namun, tindakan tersebut membuat truk melintang dan menutup sebagian badan jalan.

Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario datang dari arah belakang truk melalui lajur kanan. Pengendara motor tidak mampu menghindari truk yang sudah melintang, sehingga terjadi benturan keras. Motor mengalami rusak parah pada bagian depan, sementara bagian kanan bak truk juga turut mengalami kerusakan.

AKP Reski Nur menegaskan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk yang tidak memastikan kondisi aman sebelum memutar balik. “Pengemudi tidak memperhatikan kendaraan di belakangnya. Ini yang menjadi penyebab utama kecelakaan,” jelasnya.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, mendata identitas kedua pihak, dan mengamankan barang bukti ke Kantor Sat Lantas Polres Kutim. “Proses penyelidikan lebih lanjut masih berjalan,” pungkasnya.

Penulis : Ramlah
Editor: Yusva Alam

Dua Lokasi Diusulkan untuk Pembangunan SPBU Baru, Satu Sudah Miliki Investor

0
Salah satu SPBU di Bontang. (Syakurah)

BONTANG – Dua titik dinilai ideal untuk penambahan jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yakni di Bontang Lestari dan Bontang Kuala. Hal ini disampaikan Rahman, Checker Pertamina untuk wilayah Bontang.

Rahman menyebut, kebutuhan pembangunan SPBU baru sangat mendesak melihat kondisi antrean kendaraan yang kerap membludak di sejumlah SPBU, terutama pada jam-jam tertentu.

“Penambahan SPBU ini penting untuk mengurai antrean yang sering panjang. Bontang memang membutuhkan tambahan fasilitas distribusi BBM,” jelasnya.

Dari dua wilayah yang dipetakan, Bontang Lestari menjadi lokasi yang sudah memiliki investor. Proses pengurusan perizinan juga telah berjalan sejak awal 2025. Rencananya, pembangunan SPBU di kawasan tersebut akan memanfaatkan lokasi PertaShop yang telah ada dan nantinya dikembangkan menjadi SPBU berkapasitas lebih besar.

“Saat ini tindak lanjutnya masih pada proses koordinasi dengan mitra di Bontang Lestari, apakah akan langsung dibangun atau menunggu tahapan tertentu,” ungkapnya.

Sementara itu, wilayah Bontang Kuala masih belum memiliki investor yang berminat membangun SPBU. Menurutnya, peluang tetap terbuka bagi pihak swasta yang ingin berinvestasi.

“Kalau ada investor yang berminat bisa langsung menghubungi saya atau mendaftar melalui website untuk mengajukan lokasi pembangunan SPBU,” jelasnya.

Ia menyebutkan, pemetaan dua lokasi tersebut sebelumnya telah dilakukan berdasarkan kajian kebutuhan distribusi BBM dan pertimbangan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Butuh Penanganan Cepat! Jalan ITCI Km 8 Ambrol Separuh Badan, Akses Warga Binuang–Telemow–Maridan Terancam Putus

0
Kondisi jalan ITCI Km 8 yang ambrol dan membahayakan pengguna jalan. (Ist)

PPU – Akses utama masyarakat Desa Binuang menuju Telemow dan Kelurahan Maridan kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Jalan poros ITCI di Kilometer 8 ambrol hingga separuh badan jalan, menyisakan lubang cukup dalam yang rawan menimbulkan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berbobot besar maupun berukuran lebar.

Kerusakan ini bukan kali pertama terjadi. Upaya darurat sebenarnya telah dilakukan dengan menimbun area yang longsor menggunakan tanah urug dari dump truck. Namun curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir, ditambah derasnya limpasan air dari tanjakan, membuat timbunan tersebut kembali tergerus dan perlahan hanyut.

Kondisi jalan yang kian parah itu kemudian diunggah ke media sosial oleh Pachrian Ian, salah satu perangkat Desa Binuang. Unggahannya sontak menarik perhatian warganet dan memunculkan kekhawatiran banyak pihak.

“Mohon disampaikan kepada kendaraan berat untuk berhati-hati karena pasca hujan,” tulisnya pada Minggu (7/12/2025).

Unggahan itu dipenuhi komentar warga yang turut resah dengan situasi tersebut. “Izin share Minnn,” komentar Erni Susan, warga Binuang, menandakan perlunya penyebaran informasi agar pengguna jalan lebih waspada.

Sebagai informasi, jalan ITCI bukanlah jalan milik desa, melainkan akses perusahaan PT ITCI Kartika Utama. Infrastruktur tersebut telah lama menjadi jalur vital warga, baik ketika perusahaan masih beroperasi besar maupun saat aktivitasnya menurun seperti sekarang. Jalan ini menjadi rute utama masyarakat Binuang, Telemow, dan Kelurahan Maridan untuk keluar-masuk kampung. Bila jalan benar-benar putus, warga terpaksa harus memutar jauh melalui jalur Maridan–Riko (Mariko).

Melihat kondisi lapangan yang semakin memburuk, penanganan sementara tidak lagi cukup. Diperlukan tindakan lebih serius dari pihak terkait, terutama PT ITCI Kartika Utama, dengan material yang lebih solid serta dukungan alat berat agar jalan ini tidak benar-benar terputus dan membahayakan pengguna.(rz)

Editor: Agus S

Kerusakan Hutan Kaltim Meningkat, Wagub Seno Aji Desak Pemerintah Pusat Bertindak

0
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.

BALIKPAPAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali mengingatkan pemerintah pusat mengenai urgensi penanganan deforestasi yang terus meningkat di wilayah Kaltim. Kerusakan hutan yang semakin meluas disebut sudah membawa konsekuensi langsung berupa naiknya risiko bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor yang beberapa tahun terakhir meningkat drastis.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan bahwa tekanan terhadap kawasan hutan kini berada pada level mengkhawatirkan akibat pembalakan dan alih fungsi lahan yang berlangsung tanpa henti. Padahal, hutan Kaltim selama ini dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia yang berperan menjaga stabilitas iklim.

“Kerusakan hutan yang terus terjadi sudah memberikan dampak nyata kepada masyarakat, terutama melalui bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi,” ujar Seno Aji usai memantau simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa Pemprov Kaltim intens berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memperketat pengawasan di kawasan hutan. Berbagai langkah mitigasi terus disiapkan untuk menekan kerusakan lebih lanjut.

“Langkah tersebut sekaligus dibarengi dengan upaya menghilangkan praktik pembalakan kayu ilegal yang disebut masih marak terjadi di sejumlah wilayah,” jelasnya.

Menurut Wagub, permasalahan deforestasi tidak lagi bisa dipandang sebagai persoalan lingkungan semata. Kerusakan hutan telah berdampak langsung pada keselamatan masyarakat, terutama karena meningkatnya intensitas banjir dan longsor setiap tahun. Untuk itu, ia menilai diperlukan langkah yang lebih konkret, cepat, dan terukur dari pemerintah pusat.

“Pemerintah Provinsi Kaltim meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk menjaga kelestarian hutan dan memastikan daya dukung lingkungan tetap terjaga demi keberlangsungan hidup masyarakat,” tegasnya.

Pemprov berharap kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pusat mampu meredam laju kerusakan hutan sekaligus meminimalkan ancaman bencana di masa mendatang. (ap)

Editor: Agus S

Vibrasik Guncang FISIP Unmul, Ratusan Mahasiswa Padati Panggung Band Lokal

0
Suasana Vibrasik di lingkungan FISIP

SAMARINDA – Suasana malam di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Mulawarman berubah riuh saat gelaran acara musik Vibrasik digelar oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 Kelas B. Acara yang dimulai pukul 20.00 WITA, Sabtu (6/12/2025), sukses menarik ratusan penonton yang memadati halaman fakultas.

Vibrasik hadir sebagai proyek gelaran musik kampus dengan konsep gigs yang diadaptasi agar sesuai dengan lingkungan akademik. Sejumlah pejabat kampus turut hadir memberikan dukungan, membuat suasana acara semakin meriah dan terasa resmi meski dibalut atmosfer santai ala pertunjukan musik independen.

Ketua panitia, Muhammad Zul Haidir Daffari, menyebutkan bahwa Vibrasik merupakan bagian dari penugasan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mata kuliah Pengorganisasian dan Perencanaan Event. Seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan dilakukan satu kelas dengan standar kerja yang dibuat sedekat mungkin dengan penyelenggaraan event profesional.

“Ini merupakan tujuan dari tugas UAS semester 5 mata kuliah Pengorganisasian dan Perencanaan Event. Seluruh prosesnya dikerjakan oleh satu kelas dengan standar yang profesional,” ungkap Dafa.

Tidak hanya fokus pada produksi acara, panitia juga ingin memberikan dampak sosial. Karena itu, Vibrasik menghadirkan sejumlah band lokal seperti Velvet Soul, Worn Polaroid, See Star Somedays, Nang Chewday, hingga Davy Jones. Dafa menyebut pilihan itu selaras dengan pesan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam penguatan ekonomi lokal dan pemberdayaan seniman daerah.

“Kami berpatok pada SDGs, terutama dalam meningkatkan ekonomi lokal serta memberi ruang bagi seniman-seniman lokal,” jelasnya.

Bagi para penonton, Vibrasik menjadi ruang jeda dari rutinitas kuliah yang padat. Salah satu pengunjung, Bintang, mengaku sempat ragu datang, namun akhirnya justru terpukau dengan suasana acara yang hangat dan energik.

“Awalnya saya ragu datang. Tapi setelah menyempatkan waktu ke Vibrasik, ternyata banyak penampilan band lokal dan guest star yang membuat saya benar-benar menikmati acara dan bisa merefresh diri,” tutup Bintang. (abk)

Editor: Agus S

Culinary Playland Samarinda 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan Big Bounce Terbesar Pertama di Kaltim

0
Suasana CPS 2024 (Ist)

SAMARINDA — Festival kuliner terbesar di Kota Tepian kembali mengguncang warga Samarinda. Culinary Playland Samarinda (CPS) resmi dibuka pada 8 Desember 2025 dan memasuki tahun ke-4 penyelenggaraan, menghadirkan skala acara yang semakin matang dan inovatif. Gelaran tahunan yang diprakarsai Seven Promosindo bersama Project Main ini mengusung tema “Hajatannya Warga Samarinda” dan berlangsung hingga 14 Desember.

Tahun ini, CPS langsung menarik perhatian publik lewat peluncuran Big Bounce raksasa—wahana trampolin kolosal pertama dan terbesar di Kalimantan Timur. Kehadiran wahana tersebut tidak hanya menjadi ikon baru festival, tetapi juga dirancang untuk menjangkau seluruh kalangan, terutama keluarga dan anak muda yang mencari aktivitas berbeda menjelang akhir tahun.

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap CPS tidak lepas dari kesuksesan penyelenggaraan tahun 2024. Dalam delapan hari gelaran tahun lalu, festival ini mencatat lebih dari 100.000 pengunjung. Rata-rata pengeluaran pengunjung menyentuh Rp200.000, sedangkan transaksi QRIS mencapai 65.501 kali dengan total nilai Rp2,8 miliar.

Melanjutkan capaian tersebut, CPS 2025 menghadirkan 67 tenant yang dipilih melalui proses kurasi ketat dari Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, dan Bontang. Pemangkasan jumlah tenant dilakukan untuk menonjolkan kualitas rasa, kekuatan brand, serta pengalaman kuliner yang lebih beragam namun terkurasi.

Pengunjung dapat menikmati ragam sajian tradisional, kuliner kekinian, brand populer, hingga produk UMKM kreatif. Seluruh transaksi menggunakan sistem QRIS Tap, hasil kerja sama dengan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, sehingga pembayaran berlangsung lebih cepat dan aman.

Tak hanya soal makanan, CPS tahun ini juga menyiapkan hiburan besar bertajuk Hajatan Warga Patah Hati bersama band For Revenge, yang dijadwalkan tampil pada 13 Desember 2025. Tiket dijual mulai Rp59.000, sedangkan paket Hajatan Warga Patah Hati seharga Rp149.000 menawarkan total benefit senilai Rp264.000, termasuk tiket konser, enam tiket area Hajatan Warga Samarinda, berbagai voucher, serta produk pendukung. Paket ini menjadi opsi bagi pengunjung yang ingin menikmati festival secara lebih lengkap.

Nay, Project Manager CPS 2025, mengatakan bahwa empat tahun perjalanan CPS telah membuat festival ini berkembang menjadi ruang kreatif yang semakin inklusif dan inovatif.

“Culinary Playland Samarinda berkembang setiap tahun untuk memberikan pengalaman yang lebih kreatif, inovatif, dan benar-benar menjadi hajatan warga Samarinda,” ujarnya.

Ia berharap penyelenggaraan tahun ini mampu memberi dorongan positif bagi UMKM kuliner dan industri kreatif Samarinda, sekaligus mempertahankan CPS sebagai agenda akhir tahun yang ditunggu ribuan warga. (nz)

Editor: Agus S

Paser Jadikan Paser Cup 2025 Ajang Uji Coba Menuju Tuan Rumah Porprov 2026

0
Laga final Turnamen Bola Basket Paser Cup 2025. (Nash)

PASER – Turnamen Basket Paser Cup 2025 yang digelar di GOR Sadurengas selama 5–6 Desember 2025 menjadi lebih dari sekadar kompetisi antarklub lokal. Bagi Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Paser, event ini adalah tolok ukur awal untuk menilai kesiapan daerah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.

Ketua Perbasi Paser, Faisal, menyampaikan bahwa pihaknya sengaja mengemas turnamen ini sebagai wadah pembelajaran sekaligus simulasi penyelenggaraan Porprov tahun depan. Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya peserta dari luar daerah, termasuk Bali dan beberapa kabupaten di Kalimantan, sempat dipertimbangkan untuk diundang.

“Karena kita sebagai tuan rumah, jadi kita mengemas kegiatan turnamen agar bisa menjadi ajang pembelajaran pada tahun depan. Bahkan tadinya peserta kita undang dari pulau Bali dan Kalimantan,” katanya, Minggu (7/12/2025).

Sebagai bagian dari simulasi kesiapan, Perbasi Paser tidak hanya melibatkan wasit lokal, tetapi juga mendatangkan wasit dari Kaltim untuk memastikan standardisasi penilaian—terutama untuk Cabang Olahraga (Cabor) basket yang dituntut tampil maksimal pada Porprov mendatang.

Faisal menjelaskan bahwa Perbasi Paser telah menyiapkan rangkaian agenda kompetisi sepanjang tahun 2026, seluruhnya dirancang sebagai pemanasan bagi para atlet sebelum turun di Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Event akan disebar setiap triwulan, dengan pola kompetisi berjenjang agar ritme latihan dan pertandingan atlet tetap terjaga.

“Kita sebagai tuan rumah juga mau sukses prestasi. Untuk itu kita sudah membagi beberapa event, yang dipecah per triwulan,” ujarnya.

Karena Porprov menggunakan format kelompok umur maksimal 20 tahun, seluruh agenda basket tahun depan akan disesuaikan dengan kategori tersebut. Perbasi ingin memastikan bibit atlet lokal yang lahir tahun 2006 atau lebih muda mendapatkan ruang tanding yang cukup sebelum turun di pertandingan resmi.

“Jadi di tahun depan kita akan memaksimalkan event untuk kelompok umur kelahiran 2006, yang setiap triwulannya akan kita adakan event baik 3×3 ataupun 5×5,” pungkasnya. (nsh)

Editor: Agus S

Anggaran Teras Samarinda Tahap II Membengkak Rp11 Miliar, PPK: Ada Kendala Saat Pancang di Area Jembatan

0
Teras Samarinda Tahap II. (Dimas/MKN)

SAMARINDA – Proyek Teras Samarinda Tahap II kembali menjadi sorotan setelah anggarannya mengalami penambahan sekitar Rp11 miliar dari pagu awal Rp94,34 miliar. Kenaikan ini terjadi akibat perubahan metode kerja yang dinilai tidak dapat dihindari, terutama pada pengerjaan infrastruktur di area jembatan Mahakam.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Teras Samarinda, M. Ilhamsyah, menjelaskan bahwa tim pelaksana harus mengganti metode pemancangan setelah menemui hambatan di lapangan. Pekerjaan yang semula dirancang menggunakan metode biasa, akhirnya harus dilakukan dengan teknik preboring.

“Karena kemarin mancang di area jembatan ada kendala jadi pakai metode preboring,” jelas Ilhamsyah, Jumat (5/12/2025). Ia menyebutkan bahwa pada tahun depan masih diperlukan penyempurnaan, khususnya pada sektor pencahayaan yang belum sepenuhnya rampung.

Pekerjaan fisik di lapangan sendiri terus dikebut. Ilhamsyah memerinci capaian progres di setiap segmen, di mana segmen 1 sudah melampaui 90 persen, sementara segmen 2 dan 3 berada di sekitar 87 persen. Segmen 4 masih tertinggal di angka 61 persen karena tahap penyelesaiannya membutuhkan perhatian lebih.

“Sisa pekerjaan tinggal finishing. U-Ditch dan fasilitas pedestrian sedang disempurnakan. Jalurnya juga sudah tersambung sampai segmen 1,” ujarnya.

Namun, situasi teknis di lapangan tidak selalu berjalan mulus. Pekerjaan yang berada di bibir Sungai Mahakam sangat dipengaruhi kondisi pasang-surut air. Saat air naik, proses pengecoran harus dihentikan dan menunggu permukaan kembali surut. Ritme alami sungai ini membuat pekerjaan pengecoran kerap tertunda.

“Kalau pasang, air naik, tidak bisa dicor. Harus tunggu kering dulu. Itu yang bikin lambat secara teknis,” ungkapnya.

Untuk memastikan jalur pedestrian aman dan nyaman bagi publik, desain Teras Samarinda dibuat dengan dua jalur pejalan kaki—satu mengikuti kondisi eksisting dan satu lagi berada di sisi dekat sungai. Ilhamsyah mengatakan desain tersebut untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung sekaligus menyesuaikan karakter kawasan.

“Jadi ada dua sisi untuk pejalan kaki,” tambahnya.

Meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan teknis, pihak PPK optimistis proyek dapat dituntaskan sesuai jadwal. “Insyaallah selesai. Kita tetap berharap bisa tercapai,” pungkas Ilhamsyah. (dm)

Editor: Agus S