Beranda blog Halaman 505

Persib Tekuk Borneo FC 3-1 di GBLA, Pesut Etam Gagal Pertahankan Keunggulan Awal

0
Borneo FC Samarinda mengalami kekalahan saat bertandang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. (Inst : Borneo FC)

BANDUNG – Persib Bandung meraih kemenangan dramatis 3-1 atas Borneo FC Samarinda pada lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (5/12/2025). Meski Pesut Etam sempat unggul lebih dulu, Maung Bandung bangkit di babak kedua dan mengamankan tiga poin penuh.

Borneo FC membuka skor lebih cepat di menit ke-18. Berawal dari serangan balik, umpan matang Peralta diselesaikan dengan tenang oleh Joel Vinicius, membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk tim tamu.

Persib merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Setelah beberapa peluang gagal, gol penyeimbang akhirnya hadir di menit ke-40. Beckham Putra mengirim umpan akurat yang disambut sundulan keras Ramon, mengubah kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persib tampil jauh lebih agresif. Hanya lima menit setelah jeda, Maung Bandung membalikkan keadaan lewat gol spektakuler Federico Barba. Bola liar hasil sepak pojok Thom Haye disambar tendangan voli keras, membawa Persib unggul 2-1.

Borneo FC mencoba bangkit melalui peluang Maicon di menit ke-78, namun tendangannya masih mampu diamankan kiper Persib. Upaya penyama kedudukan gagal, dan Persib justru memastikan kemenangan di menit ke-95. Saddil Ramdhani menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu ditepis kiper Pesut Etam.

Skor akhir 3-1 menutup laga. Persib Bandung sukses mengamankan kemenangan kandang penting, sementara Borneo FC harus pulang dengan kekalahan kedua mereka di musim ini.

Editor: Agus S

Satpol PP Kaltim Sita Ratusan Miras di Sepaku, PSK dan Pelanggan Terjaring Operasi di Dekat KIPP IKN

0
Ratusan miras di Sepaku disita. Satpol PP Kaltim masih temukan prostitusi daring di IKN. (Atmaja/MKN)

NUSANTARA – Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur menyita ratusan botol minuman keras (miras) ilegal dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Sepaku, delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (5/12/2025) hingga pukul 02.01 Wita. Miras ditemukan di kedai tuak, warung makan, hingga rumah pribadi yang diam-diam menjual minuman beralkohol tanpa izin.

Lokasi pertama yang disasar berada di Jalan Poros Desa Bumi Harapan. Suasana lapo yang ramai mendadak tegang saat petugas masuk dan menemukan puluhan kardus berisi miras botolan serta kaleng. Penjaganya tidak mampu menunjukkan izin usaha maupun izin edar.

Tidak jauh berbeda, di lokasi kedua yang berada di Jalan Bypass Desa Bukit Raya, petugas kembali mendapati ratusan botol dan kaleng miras tersimpan di berbagai sudut ruangan, termasuk lemari es. Penjaga lapo, Supriadi (18), mengaku hanya bekerja menjaga tempat tersebut sejak empat bulan lalu. “Aku cuma jaga aja. Yang punya bukan orang sini,” ujarnya.

Di tempat ketiga, sebuah rumah pribadi di Jalan Rezeki RT 12, petugas kembali dibuat terkejut setelah menemukan puluhan dus miras yang disimpan di ruangan kecil berukuran sekitar 2 x 2,5 meter. Pemilik rumah, Ermina, tidak mampu menunjukkan surat izin. “Ijin kan kayanya mahal Pak,” katanya sebelum rumahnya dipasangi stiker Usaha Dalam Pengawasan.

Semua barang bukti miras dari tiga lokasi diangkut menggunakan truk Satpol PP.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, yang memimpin operasi bersama 36 anggota, menegaskan seluruh miras tersebut ilegal. “Barang bukti ini semua kita amankan. Kita hitung semua, setelahnya akan dilakukan pres rilis besok,” ujarnya.

Edwin mengungkap bahwa dari tujuh titik operasi, beberapa lokasi bocor akibat informasi yang tersebar lebih dulu. Meski begitu, penggerebekan terakhir dianggap berjalan maksimal. Ia menegaskan, maraknya peredaran miras ilegal ini menjadi catatan penting mengingat Sepaku merupakan kawasan IKN yang harus dijaga stabilitas keamanannya.

Selain menyasar penjual miras, Satpol PP juga melakukan pemeriksaan ke sejumlah penginapan di sekitar jantung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Di salah satu penginapan Desa Bumi Harapan, petugas mendapati 4 wanita yang diduga PSK, 3 laki-laki hidung belang, serta seorang waria. Puluhan pelumas dan alat kontrasepsi juga disita sebagai barang bukti.

Operasi berlangsung humanis tanpa adanya kekerasan maupun paksaan selama penertiban. (rb)

Editor: Agus S

Hadapi Potensi Bencana, Polda Kaltim–TNI Kerahkan Ribuan Personel dalam Simulasi Besar di Balikpapan

0
Simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025).

BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur bersama Kodam VI/Mulawarman, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta sejumlah instansi terkait menggelar simulasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Kota Balikpapan, Sabtu (8/12/2025). Latihan besar ini menampilkan skenario penanganan berbagai jenis bencana, mulai dari kebakaran, banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Prihantoro, didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti konkret kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi meningkatnya potensi bencana di Kaltim.

“Bencana alam adalah ancaman multidimensi yang membutuhkan visi terpadu, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen kuat dalam perlindungan dan pemulihan masyarakat. Kita berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai bencana,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa sedikitnya 1.600 personel Polda Kaltim dikerahkan dalam kegiatan ini, didukung 2.000 personel TNI, Basarnas, BPBD, dan berbagai instansi terkait.

Kesiapsiagaan ini dinilai krusial mengingat proyeksi BMKG yang menunjukkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi pada Desember 2025–Januari 2026, terutama di wilayah Kutai Barat, Mahakam Ulu, Berau, Paser, dan sebagian Kukar. Sementara itu, gelombang laut diperkirakan mencapai 2 meter atau lebih, meningkatkan risiko banjir rob di Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, hingga pesisir Berau.

“Dengan proyeksi BMKG tersebut, bencana hidrometeorologi bisa saja melanda Kaltim. Karena itu, koordinasi lintas sektor serta pelatihan peningkatan kemampuan menjadi sangat penting. Ini bukti negara selalu hadir melindungi rakyatnya,” jelas Endar Prihantoro. (rb)

Editor: Agus S

98 Resolution Network dan Pegadaian Gelar Aksi Kemanusiaan di Bantar Gebang, Serukan Solidaritas untuk Korban Bencana

0
Juru Bicara 98 Resolution Network, Rahman Toha (Rompi Coklat). (Fajri/MKN)

BEKASI — 98 Resolution Network bersama PT Pegadaian, Serikat Pekerja Pegadaian, dan Ikatan Pemulung Indonesia kembali menggelar aksi sosial Warga Peduli Warga (WPW) di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Sabtu (6/12/2025). Ribuan paket sembako dibagikan kepada masyarakat sebagai wujud gotong royong di tengah meningkatnya frekuensi bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Juru Bicara 98 Resolution Network, Rahman Toha, menyampaikan duka mendalam atas bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan pentingnya solidaritas antarwarga dalam menghadapi situasi kemanusiaan seperti saat ini.

“Musibah ini adalah cobaan bagi kita semua, terutama bagi para korban. Kami dari 98 Resolution Network bersama seluruh peserta WPW menyampaikan duka mendalam. Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk menegakkan solidaritas dan gotong royong—baik melalui bantuan materiil, imateriil, maupun doa,” tegas Rahman.

Selain menyerukan solidaritas, Rahman juga memberikan dukungan kepada pemerintah dalam penanganan darurat hingga proses pemulihan pascabencana. Ia optimistis pemerintah bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menyelamatkan warga di daerah terdampak.

“Kami percaya pemerintah Prabowo bergerak cepat dalam tahap tanggap darurat hingga pemulihan dan rekonstruksi ke depan. Kami yakin upaya terbaik sedang dilakukan demi keselamatan warga,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada bantuan sosial, 98 Resolution Network juga menyinggung persoalan lingkungan sebagai salah satu akar penyebab kerentanan bencana. Rahman menilai evaluasi menyeluruh terhadap izin pengelolaan hutan, praktik deforestasi, serta kewajiban lingkungan yang belum ditegakkan merupakan langkah penting untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

“Evaluasi ini krusial. Dampak bencana yang luas dan banyaknya korban menunjukkan perlunya penataan ulang pengelolaan hutan. Pemerintah harus memastikan adanya langkah pencegahan dan revitalisasi agar kejadian serupa tidak terus berulang,” katanya.

Perwakilan PT Pegadaian yang turut hadir memberikan apresiasi atas kolaborasi ini. Menurutnya, program WPW sejalan dengan komitmen Pegadaian sebagai BUMN yang aktif menjalankan misi sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Pegadaian setiap hari hadir bersama masyarakat. Karena itu, bagi kami merupakan kehormatan untuk turut berbagi melalui WPW. Program ini memperkuat misi sosial kami sekaligus melengkapi berbagai program pemberdayaan yang sudah kami jalankan,” ungkapnya.

Rahman menegaskan bahwa seluruh upaya saat ini masih berada dalam fase tanggap darurat. Fokus utama adalah penyelamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan sosial-ekonomi.

98 Resolution Network memastikan aksi WPW selanjutnya akan difokuskan pada program solidaritas Natal di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, Jakarta, NTT, dan Sulawesi Utara.

“Semoga kolaborasi ini terus menjadi energi positif bagi seluruh anak bangsa,” tutup Rahman. (Fajri)

Editor: Agus S

Siraman Rohani Koh Dennis Lim di Kutim: Jangan Ambil Hak Rakyat Miskin!

0
Penceramah Nasional Ustadz Koh Dennis Lim saat membawakan ceramah di hadapan jamaah. (Ramlah)

SANGATTA — Ribuan jamaah memenuhi Gedung Serbaguna Guna (GSG) Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, saat Tabligh Akbar yang digelar pada Sabtu (6/12/2025). Acara keagamaan ini menghadirkan penceramah nasional Ustadz Koh Dennis Lim, yang tampil dengan pesan lugas mengenai kejujuran dan pentingnya menjaga hak-hak kaum dhuafa.

Selain rangkaian ceramah, Pemerintah Kutai Timur (Kutim) juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp550 juta, hasil pengumpulan dana melalui Baznas Kutim.

Dalam ceramahnya, Ustadz Koh Dennis Lim menyoroti perilaku sebagian masyarakat yang kerap mengambil hak warga miskin, salah satunya penyalahgunaan LPG 3 kg yang disubsidi pemerintah.

“Jangan mengambil hak-hak orang lain. Contohnya LPG 3 kg. Gas melon ini untuk masyarakat miskin karena disubsidi pemerintah,” tegasnya di hadapan ribuan jamaah.

Ia mengingatkan bahwa mengambil hak rakyat miskin bukan hanya persoalan hukum sosial, tetapi juga memiliki konsekuensi moral dan spiritual.

“Jika masyarakat miskin tidak mampu membeli karena diborong yang mampu, demi Allah ada tanggung jawab di hadapan Allah SWT. Jika bukan hak kita, jangan diambil,” lanjutnya dengan suara lantang.

Pesan tersebut mendapat respons kuat dari jamaah yang mengikuti ceramah dengan khidmat.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, menyerahkan bantuan kemanusiaan secara simbolis.

Adapun total donasi yang berhasil dihimpun: Rp500 juta untuk korban bencana di wilayah Sumatera, Rp50 juta untuk Palestina, disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Rp25 juta, dan melalui Masjid Koh Dennis Rp25 juta.

“Dalam kesempatan yang mulia ini, kami menyerahkan total bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Bupati Ardiansyah.

Bupati Ardiansyah juga menegaskan pentingnya pemahaman yang benar tentang tawakal. Menurutnya, tawakal tidak dapat dipisahkan dari ikhtiar yang sungguh-sungguh.

“Tawakal bukanlah pasrah, tapi penyerahan diri setelah usaha maksimal. Mari kita tunjukkan kesungguhan dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan,” katanya.

Tabligh Akbar ini tidak hanya menjadi wadah memperdalam spiritualitas, tetapi juga mempertegas kembali nilai integritas moral, kepedulian sosial, serta peran umat dalam menjaga hak-hak kaum lemah.

Acara berjalan lancar, tertib, dan diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat Kutai Timur untuk lebih jujur, adil, dan peka terhadap sesama.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Bangunan Kosong di Jalan Yos Sudarso Terbakar, Dua Motor Berhasil Diselamatkan

0
Petugas dengan cepat bergerak melakukan pemadaman di lokasi. (Ramlah)

SANGATTA – Kebakaran melibatkan sebuah bangunan kosong berukuran kecil
terjadi di wilayah Sangatta Utara, tepatnya di Jalan Yos Sudarso IV, Ringroad 9 Soekarno Hatta, pada Sabtu (6/12/2025) siang.

Meski terlihat kecil, insiden tersebut memicu perhatian petugas pemadam lantaran berada di kawasan yang cukup padat aktivitas.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur (Kuti) menerima laporan kejadian sekitar pukul 13.10 WITA. Informasi pertama datang dari anggota Tagana yang kebetulan melintas dan melihat kepulan asap dari bangunan tersebut. Meski identitas pelapor tidak diketahui, Disdamkartan Kutim langsung merespons cepat dengan menerjunkan beberapa unit pemadam dari pos berbeda.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menjelaskan bahwa unit pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 13.25 WITA. Jarak tempuh dari pos terdekat menuju titik kejadian mencapai kurang lebih 4 kilometer.

“Saat tiba, api sudah membakar bangunan kosong dengan ukuran sekitar 4 x 6 meter. Kondisi api cukup cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat material kering yang mudah terbakar. Petugas segera melakukan pemadaman, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah api muncul kembali,” jelas Eko kepada Media Kaltim.

Meskipun api menghanguskan sebagian besar bagian bangunan, petugas berhasil menyelamatkan dua unit sepeda motor yang berada di area terdampak. Kedua kendaraan itu sempat terancam karena jaraknya cukup dekat dengan sumber api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Bangunan yang terbakar juga tidak ditempati pemilik atau penghuni. “Untuk kerugian material masih kami data. Karena bangunannya kosong, tidak banyak barang yang terdampak. Namun tetap kami pastikan tidak ada risiko lanjutan di lokasi,” tambah Eko.

Ia juga membeberkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada arus pendek listrik. Indikasi tersebut menguat karena ditemukan kabel dan instalasi yang telah terbakar di titik awal api. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab utama.

Dalam penanganan kejadian ini, Disdamkartan Kutim mengerahkan Unit Fire 316 dan Unit Suplai 314 dari Pos Utara, ditambah Unit Fire 315 dari Pos Stadion. Kerja sama lintas instansi juga berjalan baik, ditandai dengan hadirnya personel Polres Kutim dan Koramil yang membantu pengamanan lokasi serta mengatur arus kendaraan agar tidak menghambat proses pemadaman.

Eko menegaskan bahwa seluruh proses berjalan tanpa kendala berarti. Debit air mencukupi, akses jalan lancar, dan area sekitar aman dari potensi perluasan api.

“Kami selalu mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, sekalipun bangunan tidak ditempati. Korsleting sering terjadi justru di bangunan kosong yang tidak dipantau,” pungkasnya.

Laporan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim cuaca panas dan instalasi listrik yang tidak terpantau.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

4 Resep Bangun Ketahanan Mental Ala Staf Ahli Lukman

0
Kegiatan Bontang Mental Health Program Batch 3. (Ist)

BONTANG — Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman, membuka Bontang Mental Health Program Batch 3 mewakili Wali Kota Bontang, Kamis (4/12), di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Untuk memperkuat ketahanan mental di tengah derasnya arus informasi dan tekanan zaman, Lukman menitipkan empat resep penting kepada peserta program.
Pertama, berani berbicara dan mencari bantuan profesional ketika merasa tertekan.

Kedua, membangun lingkungan pergaulan yang suportif dan bebas dari sikap saling menghakimi.

Ketiga, bijak berselancar di dunia maya agar tidak terjebak dalam ilusi perbandingan sosial yang merusak harga diri.

Keempat, menjadi agen perubahan yang membawa energi positif bagi lingkungan sekitar.

“Saya percaya bahwa kota yang kuat adalah kota yang warganya memiliki mental yang sehat dan masa depan yang cerah,” ucapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

188 Anak Disabilitas Adu Kebolehan di Ajang Olahraga dan Kreativitas NPCI Bontang

0
Salah satu kegiatan di NPCI Bontang. (Ist)

BONTANG — National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bontang menggelar Kejuaraan Paralimpik 2025 bagi anak-anak disabilitas se-Kota Bontang. Kegiatan berlangsung di Aula SLB Negeri Bontang Kuala, Kamis (4/12), dengan melibatkan 188 peserta dari berbagai jenjang pendidikan hingga kategori umum.

Para peserta unjuk kemampuan dalam sejumlah cabang olahraga (cabor), mulai dari atletik, tenis meja, bulu tangkis, hingga lomba mewarnai.

Tahun ini, kejuaraan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori pelajar (SD, SMP, SMA) dan kategori umum bagi para alumni.

Ketua Penyelenggara, Jamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI).

“Kejuaraan ini tidak hanya memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan menggali bakat mereka,” ujarnya.

Wali Kota Bontang turut hadir dan berbaur langsung dengan para peserta. Sosok yang akrab disapa Bunda Neni itu tampak menyapa satu per satu anak dan memberi semangat bagi mereka yang tengah bertanding. Kehadiran Wali Kota semakin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Pemerintah Kota Bontang menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan ruang inklusif bagi seluruh warga, khususnya penyandang disabilitas. “Komitmen ini harus terus diwujudkan melalui kegiatan nyata, salah satunya lewat pembinaan olahraga dan kreativitas seperti ini,” ujar bunda Neni.

Selain NPCI Bontang, kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Kota Bontang, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar), serta berbagai institusi terkait lainnya. Kejuaraan Paralimpik 2025 menjadi bagian dari rangkaian besar peringatan HDI di Bontang.

Sebelumnya, Kota Bontang juga telah melaksanakan Festival Olahraga Disabilitas pada Agustus 2025 dan Pekan Kreativitas Pemuda Disabilitas pada September 2025, sebelum memasuki acara puncak ini.

Ketua NPCI Kalimantan Timur, Suharyanto, turut hadir memberikan dukungan. Ia berharap ajang seperti ini mampu melahirkan atlet-atlet disabilitas potensial yang dapat berkiprah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Dengan tingginya antusiasme para peserta dan dukungan berbagai pihak, Kejuaraan Paralimpik 2025 diharapkan menjadi wadah berkembangnya potensi anak-anak disabilitas di Bontang serta memperkuat semangat inklusivitas di kota ini.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pembukaan Pesta Rakyat Diwarnai Launching Maskot GESIT

0
Launching maskot Gesit. (Yusva Alam)

BONTANG – Di pembukaan Event Pesta Rakyat garapan DKUMPP Bontang, Jumat (5/12/2025) malam tadi, pemkot sekaligus melaunching maskot gesit.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni memaparkan, bahwa Pemkot Bontang memiliki program gerakan sampahku tanggung jawabku (GESIT). Dimana setiap orang diminta untuk bertanggungjawab pada sampahnya masing-masing.

“Kita gak usah ngurusin sampah orang lain tapi urusi sampah sendiri. Sudah disediakan tempat sampah di beberapa sudut,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar dimanapun kapanpun bersih dari sampah. Harus menjaga lingkungan bebas dari sampah.

“Insyaallah jika kita bisa menjaga lingkungan kita bisa terhindar dari bencana yang datangnya bisa kapanpun. Kita harus jaga bumi. Kalau kita jaga bumi, bumi akan jaga kita,” tambahnya.

Dirinya kembali menegaskan, Bontang kota kecil harus bersih. Bontang jadi kota terbersih di Indonesia, merupakan cita-cita bersama bukan hanya cita-cita wali kota saja.

“Jaga sampah masing-masing, jangan meninggalkan pekerjaan untuk orang lain,” pungkasnya.

Launching dimulai dengan seremoni Wali Kota Neni membuka selembar kain yang menutupi maskot GESIT.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Neni Janji Tetap Gelar Event untuk UMKM Meski APBD Turun

0
Wali Kota Neni bersama tamu undangan membunyikan angklung sebagai tanda dibukanya Event Pesta Rakyat. (Yusva Alam)

BONTANG – Wali Kota Neni Moerniaeni siap mendukung para pengusaha UMKM Bontang untuk meningkatkan usahanya. Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan Event Pesta Rakyat, Jumat (5/12/2025) malam di Lapangan Rudal. Event ini terselenggara inisiasi DKUMPP Bontang.

Dikatakan Neni dalam sambutannya, walaupun APBD Kota Bontang turun dari Rp 3.1 Triliun jadi Rp 2,1 Triliun, namun tidak akan menyurutkan pemkot untuk membantu menyejahterakan masyarakatnya, termasuk para pengusaha UMKM.

Ia menegaskan, Insyaallah tahun depan meski APBD turun tapi pemkot akan tetap menggelar event-event UMKM.

“Ada beberapa masukan, katanya tenantnya sedikit sekali. Hal ini karena menyesuaikan dengan kondisi tempat acara. Nanti kita buat lebih besar di lapangan Lang Lang. Kita pake lapangan bolanya. Sekali kali bunda akan ijinkan,” ucapnya.

“Semoga UMKM Kota Bontang semakin berbenah dan semakin berjaya,” pungkasnya.

Penulis/Editor: Yusva Alam