Beranda blog Halaman 516

Kaltim Toreh Sejarah, Raih Juara Umum STQH Nasional 2025 di Kendari

0
Para Juara STQH di Kendari saat foto bersama Pengurus LPTQ Kaltim. (Istimewa)

KENDARI – Tangis haru mewarnai malam penutupan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 Tahun 2025 di Tugu Persatuan Kendari, Sulawesi Tenggara. Sorak sorai menggema ketika Kalimantan Timur (Kaltim) diumumkan sebagai Juara Umum, mempertahankan prestasi gemilang setelah sebelumnya juga meraih gelar tertinggi pada MTQ Nasional ke-30 di Samarinda tahun lalu.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim sekaligus Ketua Umum LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, tak kuasa menahan air mata bahagia. “Alhamdulillah, kafilah Kaltim berhasil meraih juara umum pada STQH Nasional ke-28. Ini adalah hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan semangat membumikan Al-Qur’an di Kaltim,” ucapnya dengan suara bergetar.

Ia menegaskan, keberhasilan ini bukan semata hasil latihan intensif, tetapi buah dari sinergi kuat antara peserta, pelatih, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Ini bukti bahwa dengan kebersamaan dan komitmen kuat, kita bisa menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” tambahnya.

Dari 22 peserta, sebanyak 15 kafilah Kaltim sukses menembus babak final di berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, hafalan juz, tafsir, karya tulis ilmiah hadis, hingga hafalan hadis bersanad. Ketekunan itu mengantarkan Kaltim meraih posisi pertama, disusul DKI Jakarta di posisi kedua, Sumatra Selatan di peringkat ketiga, dan Jawa Timur di posisi keempat. Sementara itu, posisi lima besar hingga sepuluh besar masing-masing ditempati oleh Riau, Jawa Barat, Sumatra Utara dan Kalimantan Selatan (bersama), Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, serta Nusa Tenggara Barat.

Piala bergilir Presiden Republik Indonesia diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, H. Abu Rokhmad, kepada Sri Wahyuni selaku perwakilan kafilah Kaltim. Dalam sambutannya, Gubernur Andi menyampaikan apresiasi atas semangat dan persaudaraan seluruh peserta.

“STQH bukan hanya lomba, tetapi syiar Islam yang menebar kedamaian dan kasih sayang,” ujarnya.

Kemenangan ini mempertegas posisi Kaltim sebagai salah satu provinsi dengan pembinaan keagamaan terbaik di Indonesia. Lebih dari sekadar trofi, prestasi ini menjadi simbol dedikasi dan semangat religius masyarakat Kaltim dalam menegakkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Bumi Etam kembali menyalakan cahaya dari timur Indonesia — bukan hanya berprestasi, tetapi juga bersyiar.

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S

Panggung Budaya Kutim, 48 Tim Unjuk Kreativitas di Kirab HUT ke-26

0
Peserta menampilkan identitas budaya masing-masing dengan kostum khas, tarian daerah, hingga pertunjukan teatrikal. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur berlangsung meriah. Sebanyak 48 tim dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, sekolah, hingga kelompok seni dan paguyuban, tampil dalam Kirab Budaya yang digelar di pusat Kota Sangatta, Minggu (19/10/2025).

Ribuan warga memadati sepanjang rute utama yang dilalui peserta kirab, mulai dari Kantor Camat Sangatta Utara, Jalan Karya Etam, Jalan Yos Sudarso II, Jalan APT Pranoto, hingga kembali ke titik awal. Mereka disuguhi beragam atraksi budaya, kostum tradisional, dan pertunjukan khas daerah yang menggambarkan kekayaan budaya Kutim.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman yang turut hadir memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan kirab tahun ini. Ia menilai, penyelenggaraan semakin matang dan terkonsep dengan baik dari tahun ke tahun.

“Perayaan kali ini sudah semakin terkonsep. Mungkin tahun depan bisa kita adakan selama dua hari, karena durasi tiga menit per penampilan terasa kurang. Tidak harus keliling, tapi bisa dibuat di satu titik agar penampilan peserta lebih maksimal,” ujar Ardiansyah.

Selain mengapresiasi semangat peserta, Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan kearifan lokal sebagai identitas masyarakat Kutim. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk terus berperan aktif dalam mengembangkan potensi budaya daerah di seluruh kecamatan.

“Budaya lokal harus terus hidup dan diwariskan. Pemerintah akan mendukung upaya pelestarian ini agar tidak hanya tampil di momen seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyebut pelaksanaan kirab tahun ini berjalan lancar dan penuh antusiasme. Meski begitu, ia mengakui masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan, terutama dalam pembagian waktu tampil setiap peserta.

“Ke depan akan kita evaluasi dan sempurnakan agar setiap peserta punya waktu lebih untuk menampilkan potensi budayanya secara maksimal,” ungkapnya.

Kirab Budaya menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan HUT ke-26 Kutai Timur, sekaligus wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kebanggaan terhadap kekayaan budaya yang dimiliki daerah. Semangat kebersamaan dan warna-warni tradisi yang ditampilkan menjadi bukti kuat bahwa Kutim terus tumbuh tanpa meninggalkan akar budayanya.

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Neni Moerniaeni Ajak Warga Jaga Masjid Lewat Safari Subuh dan Gerakan Bersih-Bersih

0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan sambutan dalam Safari Subuh Berjamaah di Masjid Al Fatah, Bontang. (Istimewa)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, kembali melaksanakan Safari Program Sholati Subuh Berjamaah yang dirangkai dengan aksi bersih-bersih masjid. Pada Minggu (19/10/2025) dini hari, kegiatan dipusatkan di Masjid Al Fatah, belakang Terminal Bus Km. 6, RT 29 Kelurahan Gunung Telihan.

Program yang bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat ini dihadiri sejumlah pejabat Pemkot Bontang. Turut mendampingi Wali Kota, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, para Kepala OPD, serta Ketua Umum BKPRMI Bontang, Atim Prasojo.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Subuh berjamaah yang berlangsung khusyuk. Jamaah yang hadir tidak hanya berasal dari ASN, tetapi juga masyarakat sekitar yang antusias menyambut kehadiran Wali Kota beserta rombongan.

Neni Moerniaeni menegaskan bahwa program Safari Subuh merupakan upaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memakmurkan masjid. Ia juga memaparkan sejumlah program strategis pembangunan yang telah berjalan di Kota Bontang.

“Safari Subuh adalah momentum kita bersama untuk meningkatkan iman dan takwa, sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah. Dengan bertemu langsung di rumah Allah, kita bisa saling mendengar dan menyerap aspirasi untuk membangun Bontang yang lebih baik,” ujarnya.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat tiba di Masjid Al Fatah untuk mengikuti kegiatan Safari Subuh Berjamaah dan aksi bersih masjid. (Istimewa)
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama jamaah usai melaksanakan Safari Subuh Berjamaah di Masjid Al Fatah, Kelurahan Gunung Telihan. (Istimewa)

Acara dilanjutkan dengan ceramah agama oleh H. Andi Sofyan Hasdam, mantan Wali Kota Bontang dua periode yang kini menjabat sebagai Ketua Komite I DPD RI. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat kegiatan umat dan benteng moral generasi muda.

Setelah rangkaian ibadah dan tausiyah, kegiatan diakhiri dengan aksi bersih-bersih di lingkungan Masjid Al Fatah. Dengan semangat kebersamaan, Wali Kota, ASN, BKPRMI, dan warga bergotong royong membersihkan area masjid dan halaman sekitar.

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S

73 Persen Jalan Tol IKN Rampung, Waskita Karya Kebut di Segmen KKT–Tempadung

0
Struktur jembatan satwa di kawasan Hutan Lindung Sungai Wein tampak mulai terbentuk kokoh. Foto: Riski

NUSANTARA — Pembangunan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan Oktober 2025, progres pekerjaan Seksi 3B-2 Segmen KKT–Simpang Tempadung telah mencapai 73,12 persen.

Segmen ini menjadi perhatian khusus karena terdapat dua jembatan satwa (wildlife bridge) yang dibangun di kawasan Hutan Lindung Sungai Wein. Fasilitas tersebut berfungsi sebagai jalur penyeberangan satwa liar agar keberlangsungan ekosistem tetap terjaga di tengah pembangunan infrastruktur berskala besar.

Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Dhetik Ariyanto, meninjau langsung lokasi proyek pada akhir pekan lalu. Dalam kunjungan itu, ia memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar kualitas.

“Kami berharap seluruh pekerjaan berjalan lancar, tepat mutu, dan tepat waktu,” ujarnya.

Progres pembangunan Jalan Tol IKN Segmen KKT–Simpang Tempadung yang kini mencapai 73 persen. Foto: Riski

Selain meninjau proyek tol, jajaran Waskita Karya juga memantau peningkatan Jalan Paket D di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B–1C, yang kini telah mencapai progres 58,94 persen. Proyek ini merupakan bagian dari jaringan utama akses menuju kawasan pemerintahan pusat IKN.

Dalam dokumentasi yang diunggah melalui akun resmi Instagram Waskita Karya, struktur jembatan satwa tampak semakin kokoh dan mulai memasuki tahap penataan tanah serta lansekap di sekitar area hutan. Sementara di proyek Paket D KIPP 1B–1C, badan jalan sudah terbentang dengan rigid beton di dua sisi, dan di beberapa titik telah dilakukan penanaman pohon sebagai bagian dari konsep hijau berkelanjutan.

Pembangunan Jalan Tol IKN menjadi salah satu proyek strategis nasional yang ditangani Waskita Karya, dengan fungsi utama menghubungkan Balikpapan, Kawasan KKT, hingga kawasan pemerintahan di IKN. Kehadiran jembatan satwa di segmen ini menjadi bukti bahwa proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada konektivitas, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem.

Pewarta: Riski
Editor: Agus S

Samarinda Rebut Emas di Cabor E-Sport Porwada Kaltim, Tumbangkan Tuan Rumah Lewat Duel Dramatis

0
Tim E-Sport MLBB Samarinda Powarda ke-3 Kaltim. Foto: istimewa

BONTANG — Tim wartawan Samarinda kembali menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) III Kalimantan Timur 2025. Bertanding di cabang E-Sport Mobile Legends, mereka sukses menaklukkan tuan rumah Bontang dengan skor dramatis 3–2 di partai final yang digelar di Pendopo Wali Kota Bontang, Sabtu (18/10/2025).

Porwada menjadi ajang adu keterampilan para jurnalis dari berbagai kabupaten dan kota se-Kaltim, berlangsung 17–19 Oktober 2025. Cabang E-Sport sendiri digelar di hari pertama usai pembukaan, dengan atmosfer kompetisi yang panas sejak babak penyisihan.

Tim Samarinda tampil solid dengan komposisi enam pemain terbaiknya:
Ade Saputra (garispea.co), Nuzul Saputra (Media Kaltim), Eko Pralistio (Kaltim Post), Budi Kurniawan (detikcom), Dimas Adi Saputra (Media Kaltim), dan Eko Setyo (Lini Kaltim).

Pada fase awal, Samarinda langsung berhadapan dengan sang juara bertahan, Berau. Meski sempat menjadi batu sandungan di Porwada sebelumnya, kali ini tim “Kota Tepian” berhasil membalas kekalahan itu dengan kemenangan telak 2–0.

Performa impresif berlanjut di babak semifinal. Menghadapi Kutai Kartanegara (Kukar) dengan format Best of 5 (Bo5), Samarinda tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan 3–0. Di sisi lain, tuan rumah Bontang juga melaju ke final setelah menumbangkan Kutai Timur (Kutim) 3–1.

Kutim akhirnya merebut posisi juara tiga setelah menundukkan Kukar, sementara sorotan publik tertuju penuh pada final epik antara Bontang dan Samarinda — dua tim yang sama-sama haus medali.

Laga final berlangsung menegangkan. Bontang membuka pertandingan dengan keunggulan 1–0 lewat strategi agresif. Samarinda membalas di game kedua, menyamakan kedudukan menjadi 1–1. Di game ketiga, tuan rumah kembali unggul dan berada di ambang emas dengan skor 2–1.

Namun Samarinda menolak menyerah. Pergantian pemain di game keempat — Budi Kurniawan masuk menggantikan Dimas Adi Saputra — terbukti menjadi kunci perubahan. Samarinda tampil lebih tenang dan berhasil memaksa laga berlanjut ke game penentuan 2–2.

Pada game kelima yang menentukan, Samarinda tampil penuh konsentrasi. Dengan disiplin strategi dan permainan rapi sejak menit awal, tim Kota Tepian menutup pertandingan dengan kemenangan 3–2, sekaligus merebut medali emas yang sempat lepas di edisi sebelumnya.

Kemenangan ini terasa spesial. Bukan hanya karena menumbangkan juara bertahan Berau dan tuan rumah Bontang, tetapi juga menjadi simbol kembalinya dominasi Samarinda di cabang olahraga E-Sport Porwada.

Pewarta: Syakurah
Editor: Agus S

Main Bola di Laut, Pelajar Balikpapan Diduga Hanyut Terseret Ombak

0
Petugas SAR saat melakukan proses pencarian korban di kawasan Pantai Banua Patra. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Suasana pantai Banua Patra mendadak berubah panik, Sabtu (18/10/2025) pagi. Seorang pelajar SMP Muhammadiyah 1 Balikpapan bernama Rasyid dilaporkan hilang terseret arus saat berenang bersama teman-temannya. Hingga malam hari, tim Basarnas Balikpapan masih melakukan pencarian tanpa hasil.

Menurut keterangan salah satu teman korban, Fadillah, rombongan mereka sudah merencanakan kegiatan berenang sejak pagi. “Kami semua sudah janjian dari sekolah. Beberapa teman datang lebih dulu sekitar jam tujuh pagi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Rasyid bersama dua rekannya disebut lebih awal tiba dan langsung berenang di pantai. “Kami datang sekitar jam delapan. Mereka bertiga sudah di air, main bola di laut,” tutur Fadillah.

Namun, kegembiraan pagi itu berubah menjadi kepanikan ketika Rasyid terlihat kesulitan menahan arus. “Dia sempat pegang bola buat berenang-berenang. Kami sudah bilang jangan terlalu jauh, tapi dia keburu hanyut,” tambahnya.

Beberapa teman yang melihat kejadian itu sempat berusaha menolong. “Saya dipanggil teman, katanya ada yang tenggelam. Kami coba bantu, tapi ombaknya kuat sekali,” kata Fadillah lirih.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, mengonfirmasi laporan tenggelamnya seorang pelajar di pantai tersebut. “Kami menerima laporan sekitar pukul 10.30 Wita dari rekan korban bernama Rizky. Informasinya ada tiga orang berenang, satu di antaranya tenggelam dan tidak sempat tertolong karena arus deras,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, tim Basarnas segera menurunkan satu unit perahu karet dan enam personel penyelamat untuk melakukan pencarian. “Kondisi di sekitar lokasi cukup menantang, banyak batu karang dan ombaknya tinggi. Itu membuat proses penyelamatan agak sulit,” ujar Endrow.

Pencarian hari pertama melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, BPBD Balikpapan, relawan, dan warga sekitar. Hingga Sabtu malam, hasilnya masih nihil. “Pencarian akan kami lanjutkan besok pagi, dengan memperluas area hingga radius 1 mil laut dari titik dugaan korban tenggelam,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Meriah! Pekan Raya Kutim Expo 2025 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Tumpah Ruah

0
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat memberikan sambutan di Pekan Raya Kutim Expo 2025. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA — Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti Alun-alun Bukit Pelangi, Sabtu (18/10/2025) saat Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman secara resmi membuka Pekan Raya Kutim Expo 2025 dalam rangka HUT ke-26 Kabupaten Kutai Timur. Momen pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, disambut tepuk tangan dan sorak meriah ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Kegiatan tahunan yang selalu dinantikan masyarakat ini menjadi wadah besar untuk menampilkan potret pembangunan daerah, kreativitas masyarakat, serta geliat ekonomi lokal. Tahun ini, expo semakin istimewa karena dimeriahkan oleh artis ibu kota Gilga Sahid dan Naldy DA 7, penyanyi jebolan ajang Dangdut Academy yang merupakan putra asli Kutai Timur. Penampilan keduanya membuat suasana pembukaan semakin heboh dan penuh kebanggaan bagi warga Kutim.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Pekan Raya Kutim Expo bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah informasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui expo ini, kita menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan Kutai Timur. Kedua, kita memberi kesempatan kepada pelaku ekonomi kreatif, dari informasi sekitar 100 UMKM yang hadir untuk bertransaksi langsung. Silakan menikmati kreativitas dan kuliner anak daerah, sekaligus melihat potensi yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.

Ardiansyah juga menyoroti hadirnya stand job fair yang resmi dibuka sejak pagi hari.

“Gunakan kesempatan ini untuk melihat peluang kerja yang dibuka. Silakan dinikmati bersama seluruh masyarakat Kutim,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kutim Darsafani menyampaikan bahwa expo tahun ini menjadi cermin kemajuan pembangunan di berbagai sektor.

“Kita dapat melihat potret perkembangan Kabupaten Kutim melalui display kegiatan instansi, OPD, dan perusahaan yang menampilkan berbagai inovasi dan kreativitas masyarakat,” ungkapnya.

Selain pameran pembangunan dan produk UMKM, Pekan Raya Kutim Expo 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan rakyat, seperti pertunjukan seni daerah, lomba budaya, bazar kuliner, serta panggung musik setiap malam.

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi sejak sore hari. Area expo dipadati pengunjung dari berbagai kecamatan yang datang untuk menikmati suasana meriah, kuliner khas, dan kesempatan melihat langsung kemajuan pembangunan Kutim.

Pekan Raya Kutim Expo 2025 bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat kemajuan daerah yang terus tumbuh dan berbenah menuju Kutim yang semakin maju dan berdaya saing.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Siapkan Rp7 Miliar Bangun Jembatan Permanen di Guntung 2026

0
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bersama Ketua TP PKK Nur Kalbi Agus Haris menghadiri acara Guntung Bersholawat di halaman Rumah Adat Guntung, Sabtu (18/10/2025) malam. (Istimewa)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang akan merealisasikan pembangunan jembatan permanen di Kelurahan Guntung dengan anggaran sekitar Rp7 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat menghadiri acara Guntung Bersholawat di halaman Rumah Adat Guntung, Sabtu (18/10/2025) malam. Acara itu menjadi malam puncak dari rangkaian Safari Maulid 40 Hari Tahun ke-4 yang dihadiri ratusan warga.

“Menanggapi aspirasi warga, kami sampaikan bahwa Pemkot Bontang akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar pada tahun 2026 untuk jembatan permanen di Guntung,” ujar Agus Haris.

Wawali Bontang Agus Haris bersama tokoh agama, masyarakat, dan panitia Safari Maulid 40 Hari dalam acara Guntung Bersholawat. (Istimewa)

Mewakili Wali Kota Bontang, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan syiar Islam tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyampaikan terima kasih. Malam ini adalah malam penuh berkah, puncak dari Safari Maulid 40 Hari yang menunjukkan semangat masyarakat Guntung,” tuturnya.

Agus Haris juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama tujuh bulan terakhir, di antaranya program seragam sekolah gratis, pemberian laptop untuk siswa, insentif bagi guru, RT, dan kader posyandu, serta bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa. Ia menegaskan, seluruh program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bontang Nur Kalbi Agus Haris, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah oleh Ketua Majelis Sholawat Bontang (MBS), KH Khoirul Amin.

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S

Bontang Sabet Medali Emas dan Perunggu di Cabor Atletik Porwada ke-3 Kaltim

0
Atlet atletik sebelum bertanding lari jarak 100 meter di Stadion Lang-Lang. (Ist).

BONTANG – PWI Bontang berhasil sabet medali emas dan perunggu di kategori cabang olahraga (Cabor) atletik 100 meter dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) ke-3, yang berlangsung di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Sabtu (18/10/2025) pagi.

Dalam kategori putri juara I diraih oleh Dwi Suliati dengan waktu 18.55 detik dari Bontang, disusul juara II Maya Sari dengan waktu 19.35 detik asal Balikpapan, serta di juara III Rita Lavenia dengan waktu 19.60 detik dari Samarinda.

Sementara di kategori putra, juara I Mardiono waktu 12.95 detik asal Samarinda, juara II ada Ipan dengan waktu 13.23 detik dari Penajam Paser Utara, serta juara III Reswan Ananda waktu 13.24 detik asal Bontang.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Abdurrahman mengatakan dalam ajang pertandingan Porwada ini, menjadi ajang tahunan bagi seluruh para wartawan se-Kaltim, yang dimana selain saling bertemu antar sesama wartawan satu dengan yang lainnya, pertandingan Porwada ini juga menjadi unjuk skill dalam berolahraga.

“Lewat pertandingan ini selain menunjukkan skill, kita juga sekalian saling mempererat tali silaturahmi. Jangan anggap pertandingan ini sebagai beban, tapi dibawa santai saja. Kalaupun juara, berarti sudah rejekinya,” tutupnya.

Tak sampai disitu, Abdurrahman turut menambahkan jika lewat Porwada ini termasuk dalam bagian komitmen PWI Kaltim agar wartawan bisa bersaing lewat olahraga di tingkat daerah maupun nasional.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polsek Muara Badak Tangkap Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti Seberat 25,34 Gram

0
Tersangka dan barang bukti berhasil diamakan. (Ist).

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Muara Badak berhasil tangkap pengedar sabu di Jalan Poros Muara Badak – Samarinda, RT.32, Dusun Palacari, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (18/10/2025), sekitar pukul 01.30 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Danang menjelaskan bahwa dalam pengungkapan ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat, mengenai aktivitas yang diduga sebagai transaksi narkoba di sekitar jalur poros Samarinda – Muara Badak.

Pelaku berinisial YI (23) yang merupakan salah satu warga Penajam Paser Utara (PPU). Diketahui, dari hasil penggeledahan tersebut, para petugas menyita dua bungkus plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat total 25,34 gram.

“Adapun barang bukti lainnya seperti satu timbangan digital, pipet kaca, sedotan, piring plastik, korek api, dan satu unit handphone merek Vivo Y02, dengan dugaan handphone tersebut digunakan sebagai alat transaksi narkoba,” ucapnya.

Mengenai hal tersebut, pihak kepolisian akan tetap terus berupaya melakukan penindakan tegas, demi menyelamatkan generasi muda dari bahayanya narkotika.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam