Beranda blog Halaman 555

Permudah Warga Sangatta Urus Kebutuhan Administrasi, Layanan Publik Jemput Bola di CFD

0
Berbagai layanan publik hadir di CFD salah satunya pelayanan catatan sipil. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Event Car Free Day (CFD) di pusat Kota Sangatta kini tak hanya jadi ruang warga untuk berolahraga dan bersantai, tapi juga tempat mengurus berbagai kebutuhan administrasi.

Berbagai layanan publik hadir jemput bola di tengah masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan (Dukcapil), hingga pembayaran pajak kendaraan melalui Samsat Keliling.

Kehadiran layanan ini langsung disambut antusias oleh warga. Mereka menilai, kehadiran pos layanan di CFD membuat urusan administrasi lebih praktis, karena bisa diselesaikan sembari menikmati suasana Minggu pagi.

“Sekali jalan bisa olahraga, cek kesehatan, bahkan urus KTP. Sangat membantu,” ujar Rini, salah seorang pengunjung CFD, Minggu (28/9/2025).

Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto mengatakan, pihaknya mendukung penuh integrasi layanan publik di ruang terbuka. Menurutnya, langkah ini menjadi wujud nyata pemerintah dan Polri mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Layanan ini hadir agar masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan. Kami ingin masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Fauzan.

Pantauan di lapangan, stan layanan tampak ramai didatangi warga. Pos kesehatan menyediakan cek tensi dan konsultasi ringan, stan Dukcapil melayani pembuatan dan pembaruan dokumen kependudukan, sementara Samsat Keliling dipadati warga yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain mendukung layanan publik, Polres Kutim juga menggelar sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), keselamatan berlalu lintas, serta bahaya narkoba dan bullying. Petugas berinteraksi langsung dengan warga, menyampaikan edukasi dengan pendekatan humanis.

Kapolres juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak atas terselenggaranya CFD yang semakin bermanfaat. Ia berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat memperoleh banyak keuntungan dalam satu kesempatan.

Dengan konsep jemput bola ini, CFD Sangatta bukan hanya menjadi ruang rekreasi dan olahraga, tapi juga sarana mempercepat layanan publik agar semakin dekat dengan masyarakat.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

BPBD Bontang Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

0
Salah satu bencana yang terjadi di Kota Bontang. Angin kencang menghantam rumah warga di Bontang Kuala. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Sekretariat Daerah resmi menerbitkan surat edaran tentang himbauan kesiapsiagaan dini dalam memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Timur, tertanggal 16 September 2025.

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, dan ditujukan kepada jajaran OPD, camat, lurah, serta relawan penanggulangan bencana.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan BPBD Bontang, Eko Mashudi, menjelaskan bahwa surat tersebut sebenarnya telah disusun sejak 9 September 2025. Namun, karena perlu adanya penandatanganan berjenjang, edaran baru resmi diterbitkan pada 16 September 2025, bertepatan dengan terjadinya banjir di Kota Bontang.

Bontang memiliki kerawanan tinggi terhadap empat jenis bencana utama, yaitu banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi.

“Selain itu, ada pula potensi kegagalan teknologi mengingat keberadaan kawasan industri petrokimia, pertolium, gas, dan pengolahan minyak kelapa sawit,” ungkap Eko, Sabtu (26/9/2025)

BPBD telah mencatat, sepanjang September 2025 saja telah terjadi dua kali banjir, tujuh kali karhutla, dan enam kali longsor di sejumlah titik, seperti Tanjung Laut, Gunung Elai, Belimbing, dan Telihan. Meski berskala kecil, kejadian tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat serta menimbulkan kerugian material.

Kondisi ini sesuai dengan prediksi BMKG yang memperkirakan adanya peningkatan intensitas hujan. Selain itu, Kota Bontang juga sempat mengalami suhu udara tinggi mencapai 34°C, yang memperbesar risiko karhutla karena semak belukar kering mudah terbakar.

Dengan fenomena perubahan cuaca ekstrem yang cepat, dari panas terik tiba-tiba turun hujan deras, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah antisipasi yang ditekankan, seperti menyimpan dokumen dan barang berharga di tas khusus agar mudah dibawa saat evakuasi, bergotong royong membersihkan saluran drainase untuk mencegah banjir, membantu pengawasan potensi karhutla di lingkungan sekitar, meningkatkan koordinasi antar-OPD dan relawan dalam persiapan kondisi darurat.

“Surat edaran ini adalah bagian dari upaya mitigasi dan early warning system, agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana,” tegasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Siapkan 9 Unit Armada Bus, Warga Bontang Bakal Nikmati Transportasi Gratis

0
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Transportasi umum gratis segera bisa dinikmati masyarakat Kota Bontang. Pemerintah kota menyiapkan sembilan unit bus di Anggaran Perubahan 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Bahauddin, menjelaskan program ini terbuka untuk seluruh kalangan. Baik pelajar, pekerja, maupun masyarakat umum dapat memanfaatkannya tanpa biaya. Dari sembilan bus yang disediakan, delapan unit akan melayani penumpang, sedangkan satu unit lainnya disiapkan sebagai cadangan.

“Peluncuran akan dilakukan segera, setelah proses negosiasi dengan pihak penyedia rampung dan DPA Perubahan ditetapkan,” ujarnya.

Layanan bus ini bakal melewati empat trayek utama yang membentang di tiga kecamatan. Jalur tersebut terkoneksi dengan halte yang sudah tersedia. Bus dijadwalkan beroperasi sejak pagi hingga malam, yakni pukul 06.00–22.00 Wita.

Menurut Bahauddin, transportasi gratis ini dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan menekan polusi udara. Dishub juga akan melakukan sosialisasi rute dan jadwal secara luas melalui media sosial, spanduk, hingga sekolah-sekolah.

“Tujuan utama kami memberikan kemudahan mobilitas bagi warga, khususnya pelajar, agar akses menuju sekolah maupun fasilitas umum lebih lancar,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Satimpo Terima Kunjungan Supervisi Kepala DPMPD Kaltim

0
Kunjungan supervisi Kepala DPMPD Kaltim di Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Kelurahan Satimpo mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Puguh Harjanto, Kamis (25/9).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi, supervisi, sekaligus visitasi pembinaan terkait Lomba Desa dan Kelurahan (Lodeskel) tingkat regional.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Satimpo sebagai wakil Kalimantan Timur pada ajang Lodeskel tahun ini. Terpilihnya Satimpo tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

“Kami harap kinerja pelayanan publik semakin meningkat, partisipasi masyarakat terus diperkuat, dan semangat kebersamaan tetap dijaga. Semoga Satimpo bisa menembus lima besar terbaik. Pengumuman rencananya dilakukan Oktober mendatang,” ujar Puguh.

Sementara itu, Lurah Satimpo Maryono menyampaikan terima kasih atas perhatian serta pembinaan dari DPMPD Provinsi.

“Supervisi ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen memberi pelayanan terbaik bagi warga Satimpo, sekaligus membawa nama baik Kalimantan Timur di tingkat regional,” katanya.

Penulis : Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemilik Rumah Mencak-mencak Dapati Penyewa Ketahuan Timbun Sampah di Kontrakan

0
Kondisi dalam kontrakan Nurfa yang dipenuhi dengan tumpukan sampah. (Screenshot IG Bontangterkini).

BONTANG – Salah satu pemilik kontrakan di daerah Bukit Indah mengeluhkan kontrakan miliknya yang dibuat kotor oleh sang penyewa. Pemilik kontrakan tersebut mendapati kontrakannya dalam kondisi menumpuk dan berserakan sampah. Hal ini disampaikan langsung oleh Nurfa, pemilik kontrakan.

Nurfa menceritakan, sang penyewa mengontrak di tempatnya dengan keadaan lingkungan yang sangat kotor dan jorok.

“Penyewa kontrakan ini seperti hidup dengan sampah di dalam, intinya tidak mau bersih-bersih. Bahkan sampah dan barang-barang penyewa ini bercampur menjadi satu,” ucapnya saat dihubungi, Minggu (28/9/2025).

Diketahui, penyewa ini telah mengontrak di tempat tersebut kurang lebih sekitar dua tahun lamanya. Mempunyai dua anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Karena kontrakan saya jadi penuh sampah, saya suruh penyewa ini untuk pindah. Dia pun pergi tanpa membawa barangnya, dan tak juga membereskan sampah-sampahnya yang ada,” tambahnya.

Mendapati perlakuan seperti itu, Nurfa sangat merasa kesal. Sebab dari penyewa tersebut tak ada sama sekali rasa tanggung jawabnya terhadap sampah-sampahnya yang ada di kontrakan. Terlebih lagi, sang penyewa pun juga sempat menunggak untuk pembayaran kontrakan.

“Kalau dihubungi selalu ada saja alasannya, padahal barang-barangnya masih ada semuanya dalam kontrakan. Bilang mau datang buat bereskan semua, sampai sekarang pun tidak ada muncul sama sekali,” jelasnya.

Tak hanya itu saja yang membuat Nurfa menjadi geram, ternyata penyewa ini juga sempat berhutang di warung mertuanya dengan totalan sekitar Rp 6,5 juta, tanpa sepengetahuan sang pemilik kontrakan.

“Utangnya itu untuk rokok dan segala macam, dan dia memintanya kalau tidak sama anakku ya sama suami ku. Setiap ditagih juga selalu janji terus, sampai sekarang tidak ada kabar,” ungkapnya.

Adanya kejadian seperti ini, Nurfa berharap nantinya tidak akan terjadi di tempat dan pemilik kontrakan lainnya di wilayah Bontang, sebagai antisipasi untuk menerima penyewa yang benar-benar bisa menjaga lingkungan serta membayar dengan tepat waktu.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Fraksi Rakyat Dorong Reformasi Politik, Yudi Syamhudi Tegaskan Perlu Saluran Langsung di Parlemen

0
Ketua Fraksi Rakyat, Yudi Syamhudi Suyuti (tengah), memberikan keterangan kepada wartawan usai Kongres Nasional Fraksi Rakyat di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta. (Foto: Fajri/MKN)

JAKARTA – Ketua Fraksi Rakyat, Yudi Syamhudi Suyuti, menegaskan Kongres Nasional Fraksi Rakyat yang digelar di Gedung Serbaguna Senayan, Sabtu (27/9/2025), bertujuan membuka ruang partisipasi politik langsung bagi rakyat di parlemen.

Menurutnya, gagasan Fraksi Rakyat lahir dari meningkatnya ketidakpercayaan publik terhadap partai politik dan DPR, terutama pasca-kerusuhan 25–31 Agustus 2025. “Kongres Fraksi Rakyat ini adalah menegaskan sikap kita peduli kepada negara, bahwa diperlukan saluran rakyat langsung di parlemen selain dari fraksi partai politik,” ujarnya.

Yudi menjelaskan, ide ini sebenarnya sudah dirintis sejak 2020, namun baru menemukan momentum sekarang. Ia menolak wacana pembubaran DPR, tetapi mendorong pemulihan lembaga tersebut agar kembali dipercaya rakyat. “Kami tidak setuju DPR dibubarkan, tapi bagaimana caranya DPR dipulihkan kembali oleh rakyat, agar rakyat merasa memiliki lagi negaranya, yaitu dengan adanya Fraksi Rakyat,” tegasnya.

Fraksi Rakyat, lanjut Yudi, diharapkan menjadi wadah partisipasi politik yang seimbang dengan fraksi partai politik dan diakui secara resmi di DPR maupun MPR. “Fraksi Rakyat bisa menjadi alat partisipasi langsung dan kekuatan rakyat,” tambahnya.

Terkait mekanisme, Yudi menyebut ada dua jalur yang tengah didorong. Pertama, melalui perubahan konstitusi di MPR. Kedua, lewat revisi undang-undang politik, termasuk UU Pemilu dan UU Partai Politik. “Dengan peristiwa kemarin, Presiden Prabowo mendorong terjadinya reformasi politik yang juga disambut pimpinan DPR. Reformasi politik ini akan dilakukan dalam waktu dekat,” jelasnya.

Ia menegaskan, reformasi politik yang dimaksud adalah perubahan struktural dalam fungsi legislatif, sehingga memungkinkan hadirnya Fraksi Rakyat sebagai saluran resmi politik rakyat di parlemen.

Reporter: Fajri/MKN
Editor: Agus S

Mega Proyek IKN: Gedung MPR Senilai Triliunan Siap Berdiri, Target Selesai 2027

0
Berdiri berdampingan dengan Istana Negara, Gedung MPR di KIPP IKN dikerjakan dalam waktu 750 hari. (Foto: Atmaja Riski/MKN)

NUSANTARA – Pembangunan Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di kawasan inti Ibu Kota Nusantara (IKN) segera dimulai. Proyek besar ini akan menghadirkan tiga bangunan utama, yakni MPR A, MPR B, dan MPR C, yang mencakup ruang utama dan fasilitas pendukung.

Menurut dokumen resmi pengadaan, pekerjaan konstruksi ditargetkan berlangsung selama 750 hari kalender. Masa pengerjaan dihitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) hingga serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO). Skema yang digunakan adalah Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang Bangun.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Otorita IKN, Almi Mardhani, menyebut proses tender diharapkan berjalan lancar sehingga kontrak bisa ditandatangani pada akhir Oktober 2025. “Harapan kami, pekerjaan bisa berjalan sekitar 27 sampai 28 bulan, sehingga dapat selesai pada Desember 2027,” ujarnya.

Dengan berdirinya gedung legislatif dan yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, maka kelengkapan trias politica di ibu kota baru akan terwujud. Sebelumnya, kawasan eksekutif sudah lebih dulu dikerjakan sejak 2022.

Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif ini direncanakan dimulai pada akhir 2025 atau awal 2026. Kehadiran kompleks baru tersebut menjadi syarat penting sebelum pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke IKN benar-benar dilakukan.

Penulis: Rizki/MKN
Editor: Agus S

Turnamen HMB Cup Badminton 2 Resmi Bergulir, Agus Haris Lakukan Servis Perdana

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, melakukan servis perdana sebagai tanda dimulainya Turnamen HMB Cup Badminton 2. (Foto: prokopimbontang)

BONTANG – Turnamen HMB Cup Badminton 2 resmi dibuka Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mewakili Wali Kota Bontang pada Sabtu pagi (27/9/2025) di Gedung Karya Putra Badminton Sport Center, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Agenda yang digelar Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Bontang ini diikuti ratusan peserta, pengurus, hingga alumni dari berbagai angkatan.

Acara pembukaan turut dihadiri Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang Heri Keswanto, Ketua Umum Pengurus Pusat HMB Supiansyah, Ketua HMB Cabang Bontang Riska Djikiro, serta jajaran pengurus dan tamu undangan.

Agus Haris bersama jajaran undangan memberikan arahan dan semangat kepada para peserta turnamen. (Foto: prokopimbontang)

Agus Haris menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini sebagai wadah membangun semangat sportivitas dan kebersamaan di kalangan pemuda. Ia juga menekankan nilai-nilai disiplin, pendidikan, dan budaya sebagai fondasi membentuk generasi Bontang yang unggul.

“Disiplin adalah kunci kesuksesan, baik di lapangan olahraga maupun dalam kehidupan. HMB adalah wadah yang tepat bagi anak muda untuk berkembang dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot Bontang berkomitmen mendukung pengembangan generasi muda lewat berbagai program, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat dan beasiswa mahasiswa. Di hadapan para pelajar, Agus Haris juga berpesan agar berani bermimpi besar. “Tempatkan cita-cita setinggi langit agar semangat mencapainya terus tumbuh,” tambahnya sambil menyampaikan salam dari Wali Kota Bontang yang sedang menghadiri pertemuan APEKSI di Palangkaraya.

Sekretaris Panitia, Annida, dalam laporannya menyebutkan turnamen ini diikuti 32 peserta atau 16 tim, berlangsung selama dua hari hingga Minggu (28/9/2025) hari ini. Ketua HMB Cabang Bontang, Riska Djikiro, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga penjaringan bibit atlet muda sekaligus mempererat silaturahmi. Sementara Ketua Umum PP HMB, Supiansyah, menegaskan turnamen ini diharapkan berlanjut tiap tahun sebagai ajang pembinaan dan sportivitas.

Pembukaan ditandai dengan servis perdana oleh Wakil Wali Kota Agus Haris yang dilanjutkan pertandingan eksibisi antara pasangan Wakil Wali Kota dan Ketua Komisi A DPRD melawan pasangan Ketua Umum PP HMB dan Pengurus HMB Cabang Bontang. Pertandingan berlangsung seru dan menjadi hiburan bagi peserta maupun penonton.

Penulis: Syahura
Editor: Agus S

Tantangan Fiskal dan Dukung IKN, Wali Kota Neni Dorong Kota se-Kalimantan Bersatu

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan sambutan pada Muskomwil V APEKSI Regional Kalimantan di Palangkaraya. (Foto: prokopimbontang)

PALANGKARAYA – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang juga menjabat Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), menekankan pentingnya sinergi antar kota di Kalimantan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri Musyawarah Komwil V APEKSI Regional Kalimantan di Hotel SwissBell Palangkaraya, Sabtu (27/9/2025).

Para wali kota se-Kalimantan bersama perwakilan APEKSI Pusat saat pembukaan Muskomwil V di Palangkaraya. (Foto: prokopimbontang)

Mengusung tema “Kota Kalimantan, Kota Masa Depan untuk Indonesia Emas”, forum tersebut menyoroti peran strategis kota-kota di Kalimantan dalam menyokong pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara sekaligus mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Neni menyebut APEKSI menjadi wadah untuk menyatukan gagasan antar pemerintah kota. Ia menegaskan pentingnya memperkuat konektivitas antarwilayah, terlebih dengan adanya pembangunan IKN yang diharapkan menjadi pusat peradaban baru.

Ia juga menyinggung tantangan fiskal yang kini dihadapi banyak daerah, termasuk Bontang yang mengalami penurunan dana transfer pusat. Neni berharap pemerintah pusat dapat memberikan dana bagi hasil (DBH) yang lebih adil bagi kota-kota penghasil sumber daya alam.

“Kota seperti Bontang harus berjuang untuk mendapatkan haknya. Melalui kolaborasi di APEKSI, kita bisa mencari solusi bersama,” tegasnya.

Muskomwil kali ini juga menetapkan kepengurusan baru APEKSI Komwil V periode 2025–2028. Wali Kota Pontianak dipercaya menjadi Ketua, didampingi Wali Kota Banjarbaru sebagai Wakil Ketua I dan Wali Kota Palangkaraya sebagai Wakil Ketua II.

Sebagai Ketua Komwil V sebelumnya, Neni mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota APEKSI atas kerja sama yang terjalin, serta apresiasi khusus kepada tuan rumah Wali Kota Palangkaraya. Ia juga menyampaikan salam untuk penerusnya. “APEKSI adalah rumah kita, harapan kita bersama. Mari kita bangun kota-kota Kalimantan agar berdaya saing, berkelanjutan, dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Musyawarah ini dihadiri Dewan Pengurus APEKSI Pusat, para wali kota se-Kalimantan, termasuk Wali Kota Tarakan dan Wali Kota Palangkaraya Farid Nafarin. Selain sidang pleno, kegiatan juga diisi dengan Ladies Program bagi para istri wali kota. Acara ditutup dengan semangat bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas kota demi masa depan Kalimantan yang lebih baik.

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Persiba Balikpapan Tundukkan Tuan Rumah PSIS Semarang 2-1

0
Salah satu pemain Persiba Balikpapan saat dijaga ketat oleh pemain PSIS Semarang. (Persiba Balikpapan)

BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan berhasil menundukkan tuan rumah PSIS Semarang dengan skor 2-1 di Stadion Jatidiri, Sabtu (27/9/2025).

Duel pekan ketiga Liga 2 Championship 2025/2026 ini berlangsung menegangkan hingga menit terakhir, dengan drama gol telat dan penalti yang gagal dimanfaatkan tuan rumah.

PSIS Semarang lebih dulu unggul di menit ke-24 melalui gol Dani. Namun, pergantian pemain yang dilakukan pelatih Persiba, M Nasuha, di babak kedua mengubah jalannya pertandingan.

Gol penyeimbang tercipta pada menit ke-84 lewat sundulan Takumu Nishihara, memanfaatkan umpan lambung dari Kodai yang sempat dibelokkan Bintang.

Hanya empat menit berselang, Takumu kembali jadi penentu setelah tendangannya dari titik putih membawa Persiba berbalik unggul 2-1.

Drama kian memanas ketika PSIS Semarang mendapat penalti pada menit ke-91. Namun, eksekusi sang kapten, Ahmad, melambung di atas mistar.

Peluang terakhir tuan rumah juga gagal setelah tendangan bebas membentur pagar betis Persiba.

Wasit akhirnya meniup peluit panjang, memastikan kemenangan dramatis tim tamu. Dengan hasil ini, Persiba Balikpapan naik ke posisi ketiga klasemen sementara Liga 2.

Pewarta: Aprianto
Editor: Yusva Alam