Beranda blog Halaman 562

Warga Selangkau Geger Penemuan Kerangka Manusia

0
Polisi menunjukkan tengkorak kepala manusia yang ditemukan warga Selangkau.(Ist)

SANGATTA – Warga Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim) menemukan kerangka manusia di area semak-semak dekat kawasan Pabrik Semen Kobexindo Cement dan destinasi wisata Pantai Jepu-Jepu. Sontak penemuan itu membuat geger warga sekitar.

Penemuan bermula ketika seorang warga mencari kelomang sebagai umpan pancing. Saat menyusuri semak, warga tersebut justru menemukan kerangka manusia dan segera melapor kepada Bhabinsa. Laporan tersebut ditindaklanjuti aparat Polsek Kaliorang bersama Pemerintah Desa Kaliorang dan tim medis Puskesmas Kaliorang dengan mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Kaliorang, AKP Damianus Jelatu, membenarkan adanya penemuan temuan tersebut.

AKP Jelatu menyebutkan, dari identitas dan keterangan yang ada, kerangka itu diduga kuat milik Marhat (51), warga asal Kalimantan Selatan yang pernah bekerja di Pabrik Kobexindo. Pasalnya, selain kerangka ada ditemukan sejumlah barang pribadi yang diduga milik korban.

“Barangnya ada kartu identitas, cincin, gelang, kalung serta dua unit telepon genggam,” papar AKP Jelatu saat dihubungi, Selasa (23/9/2025).

AKP Jelatu menambahkan, dari keterangan warga membenarkan jika korban itu berinisial Marhat (51) yang dulunya seorang karyawan pabrik Kobexindo.

AKP Jelatu menyebutkan pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kerangka manusia ini sudah kami evakuasi untuk proses identifikasi. Hingga kini kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban,” ungkapnya.

Penemuan kerangka ini sontak menjadi perbincangan hangat warga Selangkau dan sekitarnya. Aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kepastian identitas serta penyebab kematian korban. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Luncurkan Tema & Logo HUT ke-26 dengan Makna Persatuan

0

Pembaca Setia Radar Bontang!
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kota Bontang, pemerintah kota resmi meluncurkan tema dan logo baru yang sarat makna persatuan. Dengan mengusung semangat Bersatu, Berbenah, Bontang Berjaya, Masyarakat Sejahtera, logo ini menjadi simbol optimisme menuju masa depan yang lebih baik.

Baca liputan lengkapnya di Koran Digital Radar Bontang edisi Selasa, 23 September 2025.

👉 Baca E-Paper Lengkap
👉 Akses Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Dilantik Gubernur Kaltim, Angela Idang Belawan dan Suhuk Resmi Jabat Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu 2025–2030

0
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan dan Suhuk. (MKN)

SAMARINDA – Angela Idang Belawan dan Suhuk dilantik Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Selasa (23/9/2025). Dengan demikian keduanya resmi menjabat Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu periode 2025–2030.

Kepastian kepemimpinan Angela–Suhuk hadir setelah Mahkamah Konstitusi (MK) pada 8 Juli 2025 menolak permohonan sengketa hasil Pilkada yang diajukan pasangan Novita Bulan–Artya Fathra Marthin.

MK menilai permohonan tersebut tidak memenuhi ambang batas selisih suara. Tudingan politik uang pun terbantahkan. Dengan selisih 2.302 suara, Angela–Suhuk dinyatakan sah sebagai pemenang. Putusan MK ini bersifat final dan mengikat, sekaligus menutup ruang gugat.

Dalam pernyataannya usai pelantikan, Angela menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi fokus utama pemerintahannya selama lima tahun ke depan.

Ia menyebut, pembangunan jalan penghubung antar kecamatan hingga akses menuju kabupaten menjadi prioritas agar masyarakat tidak hanya bergantung pada jalur air.

“Seperti yang disampaikan Pak Gubernur, infrastruktur harus sampai ke kampung-kampung terpencil, tidak hanya di wilayah tertentu. Pembangunan jalan berkualitas akan kita utamakan agar antar kecamatan bisa terhubung dengan baik,” ujar Angela.

Meski begitu, Angela menekankan bahwa target pembangunan infrastruktur harus realistis. Dirinya tidak menampik terdapat keterbatasan anggaran, namun ia kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses jalan dan infrastruktur di seluruh kecamatanm

“Kita ingin semua kecamatan terhubung dalam lima tahun ke depan. Namun, tentu kita tidak bisa menjanjikan hal yang mustahil. Yang pasti, kami akan berupaya maksimal agar pekerjaan ini bisa tercapai,” tambahnya.

Angela juga menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya setelah resmi dilantik. Ia berjanji untuk memegang teguh amanah sebagai kepala daerah yang merupakan pelayan rakyat Mahakam Ulu.

“Puji Tuhan, kita bangga bisa sampai di sini. Kami bersuka cita, tetapi suka cita ini jangan sampai melupakan tugas dan tanggung jawab besar yang menanti di depan,” tuturnya.

Dengan kepastian hukum dan mandat yang telah diterima, pasangan Angela–Suhuk kini dihadapkan pada tantangan besar untuk mewujudkan janji pembangunan yang merata, terutama di wilayah pedalaman Mahakam Ulu.

Selain infrastruktur, pemerintahan Angela–Suhuk juga diharapkan mampu mendorong sektor lain seperti pendidikan, kesehatan, dan pengembangan potensi lokal, sehingga kemajuan Mahakam Ulu tidak hanya dirasakan di pusat kabupaten, tetapi benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Truk Trailer Terguling di Jalur Poros Bontang–Samarinda, Jalanan Lumpuh Total

0
Truk bermuatan alat berat melintang di Km 27 Poros Bontang–Samarinda, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total, Selasa (23/9/2025). (Ist)

BONTANG – Jalan Poros Bontang–Samarinda kembali makan korban.
Tepatnya di Km 27 kawasan Gunung Hantu, Selasa (23/9/2025) dini hari. Truk trailer bermuatan mesin berat terguling dan melintang di badan jalan. Lalu lintas pun lumpuh total.

Insiden diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Awalnya, kendaraan pribadi masih bisa melintas perlahan di sisi jalan.

Anggota DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, yang melintas pagi ini, membenarkan bahwa mobil kecil sempat bisa lewat meski harus sangat berhati-hati.

Namun, kondisi berubah ketika sebuah truk besar mencoba memaksakan diri melewati jalur sempit yang masih terbuka. Truk tersebut ikut terjebak dan menutup jalur sepenuhnya. Akibatnya, kendaraan dari dua arah tak lagi bisa bergerak.

Seorang sopir melalui siaran langsung di akun TikTok Nagi Sayang menuturkan, truk yang datang dari arah Bontang menuju Samarinda diduga tergelincir jalan licin akibat tumpahan oli.

Upaya sopir menghindar justru membuat badan kendaraan melintang dan menghalangi jalan. Hingga pukul 09.50 Wita, dari tayangan live tersebut, belum tampak adanya upaya evakuasi.

Kemacetan pun makin panjang, mengular hingga beberapa kilometer. Warga dan pengguna jalan yang hendak melintas di jalur poros diminta mencari alternatif melalui jalur pantai agar terhindar dari kepadatan.

Kawasan Gunung Hantu memang dikenal rawan bagi kendaraan besar, terutama saat jalan licin dan padat muatan. Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan tunggal yang terjadi di jalur vital penghubung Bontang–Samarinda. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Truk Trailer Terguling di Jalur Poros Bontang–Samarinda, Jalanan Lumpuh Total

0
Truk bermuatan alat berat melintang di Km 27 Poros Bontang–Samarinda, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total, Selasa (23/9/2025). (Ist)

BONTANG – Jalan Poros Bontang–Samarinda kembali makan korban.
Tepatnya di Km 27 kawasan Gunung Hantu, Selasa (23/9/2025) dini hari. Truk trailer bermuatan mesin berat terguling dan melintang di badan jalan. Lalu lintas pun lumpuh total.

Insiden diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Awalnya, kendaraan pribadi masih bisa melintas perlahan di sisi jalan.

Anggota DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, yang melintas pagi ini, membenarkan bahwa mobil kecil sempat bisa lewat meski harus sangat berhati-hati.

Namun, kondisi berubah ketika sebuah truk besar mencoba memaksakan diri melewati jalur sempit yang masih terbuka. Truk tersebut ikut terjebak dan menutup jalur sepenuhnya. Akibatnya, kendaraan dari dua arah tak lagi bisa bergerak.

Seorang sopir melalui siaran langsung di akun TikTok Nagi Sayang menuturkan, truk yang datang dari arah Bontang menuju Samarinda diduga tergelincir jalan licin akibat tumpahan oli.

Upaya sopir menghindar justru membuat badan kendaraan melintang dan menghalangi jalan. Hingga pukul 09.50 Wita, dari tayangan live tersebut, belum tampak adanya upaya evakuasi.

Kemacetan pun makin panjang, mengular hingga beberapa kilometer. Warga dan pengguna jalan yang hendak melintas di jalur poros diminta mencari alternatif melalui jalur pantai agar terhindar dari kepadatan.

Kawasan Gunung Hantu memang dikenal rawan bagi kendaraan besar, terutama saat jalan licin dan padat muatan. Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan tunggal yang terjadi di jalur vital penghubung Bontang–Samarinda. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Jadi Saksi Dugaan Korupsi DBON Kaltim, Isran Noor Diperiksa Intensif Kejati Kaltim — judul

0
Isran Noor, mantan Gubernur Kaltim, saat berkampanye di Pilkada lalu. (ist).

SAMARINDA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim melakukan pemeriksaan intensif kepada Mantan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2018–2023, Isran Noor, Senin (22/9/2025).

Diketahui, Isran diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kaltim tahun anggaran 2023 yang merugikan negara miliaran rupiah.

Isran Noor terpantau tiba di gedung Kejati Kaltim sekitar pukul 10.00 Wita. Hingga pukul 17.00 Wita, proses pemeriksaan masih berlangsung secara tertutup di ruang penyidik. Kepala Seksi Penyidikan Kejati Kaltim, Indra Rivani, membenarkan bahwa pemeriksaan masih berjalan saat dikonfirmasi oleh awak media.

Pemanggilan Isran Noor oleh Kejati Kaltim ini adalah bagian dari pengembangan penyidikan kasus korupsi yang sebelumnya telah menjerat dua pejabat sebagai tersangka:

Agus Hari Kesuma (AHK): Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.

Zairin Zain (ZZ): Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan sejak 18 September 2025. Kasus ini bermula dari alokasi dana hibah sebesar Rp100 miliar dari APBD Kaltim 2023 untuk program DBON.

Namun, dalam pelaksanaannya, diduga terjadi penyimpangan di mana dana disalurkan ke pihak lain di luar DBON tanpa dasar hukum, pencairan dilakukan tanpa dokumen sah, dan tidak ada laporan pertanggungjawaban yang sesuai.

Sebagai gubernur yang menjabat pada saat program DBON Kaltim dibentuk dan dana hibah dikucurkan, keterangan Isran Noor dianggap krusial untuk mendalami peran dan kewenangannya dalam kasus ini. Kejati Kaltim masih terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Gol Tunggal di Menit Akhir Menangkan Borneo FC Atas Persis Solo

0
Suasana usai Laga Borneo FC Samarinda melawan Persis Solo. (MKN)

SAMARINDA – Borneo FC berhasil menang tipis atas lawannya Persis Solo di Stadion Segiri Samarinda. Skor akhir 1-0 untuk kemenangan tim kebanggaan warga Samarinda.

Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil jauh lebih agresif dibandingkan babak pertama. Dengan skema serangan cepat, mereka langsung mendominasi permainan. Berkali-kali, tim berjuluk Pesut Etam ini mengancam gawang Persis Solo.

Sejumlah peluang tercipta, mulai dari tendangan melambung, tendangan salto yang nyaris menjadi gol, hingga skema tiki-taka yang memukau. Namun, solidnya pertahanan Persis Solo dan penampilan gemilang kiper mereka membuat upaya serangan Borneo FC selalu mentah.

Pada menit ke-70, Borneo FC melakukan pergantian pemain dengan memasukkan pemain bernomor punggung 7 dan 9, M. Sihran dan Joel Vinicius. Perubahan ini tampaknya menambah daya gedor.

Sebaliknya, Persis Solo yang sempat tertekan mulai berani melancarkan serangan balasan. Beberapa kali, mereka mencoba membangun serangan balik, namun pertahanan Borneo FC juga sigap mengantisipasi, bahkan berhasil menjebak lawan dengan offside.

Ketegangan mencapai puncaknya di masa tambahan waktu enam menit. Di saat penonton mulai pasrah dengan hasil imbang tanpa gol, sebuah momen magis terjadi. Di detik-detik akhir pertandingan, pemain Borneo FC, Mariano Peralta, melepaskan tendangan dari sisi kanan. Bola yang awalnya tampak seperti umpan silang justru melaju lurus ke gawang dan mengecoh kiper Persis Solo. Bola bersarang di jala gawang, membuat kiper mati langkah. Gol dramatis ini mengubah skor menjadi 1-0 untuk kemenangan Borneo FC.

Tak lama setelah gol, wasit meniup peluit panjang, menandai berakhirnya pertandingan. Kemenangan ini menjadi hadiah yang luar biasa bagi suporter yang setia mendukung timnya sepanjang laga yang intens dan mendebarkan. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Disporapar Target Trek Sirkuit Tana Paser Selesai Akhir Bulan Ini

0
Kondisi pembanguna. Trek sirkuit Tana Paser. (Ist)

PASER – Pembangunan lintasan atau trek sirkuit Tana Paser ditargetkan rampung pada akhir bulan ini. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser.

Kepala Disporapar Paser, Kuniawan, mengatakan pembangunan sirkuit saat ini tengah berproses, dimana untuk lintasannya sendiri progresnya sudah mendekati 65 persen dan ditargetkan rampung akhir bulan ini. Siap digunakan untuk Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan putaran final Kejurnas Motoprix 2025 Region C.

“Kalau pengaspalan selesai, untuk persiapan Kejurnas region C di Bulan Oktober nanti, insyaallah sudah siap,” kata Kurniawan, Senin (22/9/2025).

Tidak hanya fokus pada pekerjaan lintasan, pada Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten Paser (P-APBD) tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Paser telah menganggarkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti Paddock.

Tidak sampai di situ, Kurniawan memastikan setelah pembangunan lintasan sirkuit ini selesai pihaknya akan lanjut melakukan pembangunan sejumlah fasilitas lainnya dan mempercantik kawasan sirkuit yang akan menjadi andalan Kabupaten Paser ini.

“Kita tetap akan menyelesaikan lendscapenya, tampilannya kita perbagus. Kita akan bangun tribun penonton, kemudian siring, jalan masuk juga kita akan bikin,” ujarnya.

Diketahui, untuk membangun full design sirkuit road race Tana Paser, yang berada di kawasan Stadion Sadurengas ini, membutuhkan anggaran total 12,9 miliar. Yang mencakup seluruh komponen pembangunan mulai dari lintasan hingga fasilitas seperti tribun penonton.

“Untuk tribun penonton dan pagar pembatas lintasan akan dianggarkan tahun depan,” tutupnya. (MKN)

Editor: Yusva Alam

SMPN 1 Jaga Kualitas Makanan MBG dan Siapkan Sistem Khusus untuk Alergi

0
Siswa-siswi SMP Negeri 1 Sangatta Utara saat menikmati program MBG. (MKN)

SANGATTA – Tak hanya menikmati manfaat program makan bergizi dari Satuan Pendidikan Penyedia Gizi (SPPG) yang dapurnya dikelola SPPG Dayung, SMPN 1 juga berupaya menjaga kualitas makanan dan menyiapkan langkah antisipasi bagi siswa yang memiliki alergi.

Kepala SMPN 1, Yeti Arika Desifiana, mengaku bersyukur sekolahnya menjadi bagian dari program nasional tersebut yang diluncurkan langsung di Kutai Timur (Kutim).

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas program dari Bapak Presiden yang hari ini sudah sampai di Kutai Timur dan launching di SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Alhamdulillah, saya juga melihat langsung dapurnya di SPPG Dayung. Bersih dan higienis sekali,” ujar Yeti, Senin (22/9/2025).

Yeti menjelaskan, distribusi makanan dilakukan secara teratur dengan melibatkan lima siswa per kelas sebagai pengambil makanan. Mobil pengantar tiba sekitar pukul 10.00 WITA, sehingga makanan sudah bisa tersalurkan pada jam istirahat pertama pukul 10.40 WITA. Jika ada siswa yang izin atau sakit, porsi berlebih tetap bisa dimanfaatkan oleh siswa lain.

Untuk menjaga kualitas, sekolah menunjuk person in charge (PIC) yang bertugas mengawasi distribusi sekaligus mendokumentasikan proses. Lebih dari itu, sekolah juga menyiapkan sistem khusus untuk mengantisipasi siswa dengan alergi atau pantangan makanan tertentu.

“Kami sudah menyiapkan Google Form untuk mendata siswa yang memiliki alergi maupun pantangan. Data ini akan disesuaikan dengan pihak SPPG agar menu yang diberikan tetap aman dikonsumsi,” jelasnya.

Yeti menambahkan, jika di kemudian hari muncul persoalan terkait makanan, pihak sekolah akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan sebelum mengambil keputusan bersama SPPG. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap langkah yang diambil tetap terarah dan tidak merugikan siswa.

Ia juga berharap kejadian yang sempat muncul di beberapa daerah terkait program makan bergizi tidak terjadi di Sangatta, Kutai Timur. (MKN)

Editor: Yusva Alam

Terduga Penipuan Berkedok Arisan dan Investasi Bakal Lapor Balik Atas Pencemaran Nama Baik

0
Ilustrasi. (Ist)

PASER – Syarifah Nita Fatimah A (33) alias Nita sebagai penyelenggara, yang diduga melakukan penipuan berkedok arisan di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser mengaku mulai resah. Lantaran dugaan pencemaran nama baik atas dirinya.

Selain pencemaran nama baik, data pribadi Nita turut tersebar. Tidak lain akibat ulah para anggota arisan dan investasi yang mengaku merasa dirugikan akibat keterlambatan bayar dan menyebarkan informasi tidak benar melalui berbagai platform media sosial. Sehingga, Nita berencana untuk melapor balik ke Satreskrim Polres Paser.

“Kami sudah menyiapkan data-data sebagai bukti atas tuduhan palsu yang beredar di media sosial. Klien kami dipermalukan atas informasi yang tidak sesuai di media sosial,” kata Pendamping Hukum Nita, Hernanda, Senin (22/9/2025).

Salah satu data yang dijadikan bukti, yakni unggahan yang tersebar di Instagram dan Facebook terhadap Nita. Pihaknya meyakini, kepolisian pasti profesional dalam menangani persoalan arisan dan investasi ini sebagai ranah perdata.

Dengan menggaet Kantor Hukum Hernanda & Rekan, Nita menyatakan, sudah membuktikan kesesuaian transaksi dihadapan penyidik melalui lampiran rekening koran sejak 2013 hingga Agustus 2025 tanpa adanya penipuan.

Sementara, keterlambatan giliran penerimaan dana terjadi, akibat adanya isu terkait penipuan yang beredar. Hal ini dilakukan guna menjaga kondusifitas anggota arisan. Sayangnya, para anggota dinilai tergesa-gesa untuk menyebarkan isu tersebut melalui media sosial.

“Arisan ini sudah bertahun-tahun berjalan lancar-lancar saja tidak ada hambatan. Yang belum dapat arisan padahal sudah waktunya terhambat juga akibat laporan ke Polres dan untuk yang macet akibat provokasi dari pelapor awal di media sosial,” ujarnya.

Indikasi pencemaran nama baik ini baru dilaporkan pihaknya secara terpaksa, karena selama ini memilih diam sebagai bentuk itikat baik. Pihaknya berharap agar laporan yang nantinya dilayangkan mendapat keadilan hukum terhadap kliennya.

“Kami terpaksa lapor balik juga untuk beberapa orang yang sudah kami dapatkan postingannya yang mengarah pada pencemaran nama baik,” katanya.

Untuk diketahui, Nita melaporkan para anggota arisan yang sudah mencemarkan nama baiknya dengan pasal 310 KUHP, pasal 27 ayat (3) Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-Undang tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Ancaman pidana penjara terhadap para pelaku maksimal 4 tahun dan atau pidana denda maksimal Rp 4 miliar,” pungkasnya. (MKN)

Editor: Yusva Alam