Beranda blog Halaman 563

Pengrajin Kota Taman, Yuk Ikuti Dekranasda Bontang Award 2025!

0
Info Dekranasda Bontang Award 2025. (ist)

BONTANG – Dalam rangka memajukan industri kerajinan di Kota Bontang, Dinas Koperasi Usah Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bontang kembali menyelenggarakan Dekranasda Bontang Award 2025 pada Bulan November ini.

Diketahui, Dekranasda Bontang Award 2025 merupakan ajang penghargaan dari Dekranasda Kota Bontang, bagi pengrajin di Kota Bontang yang senantiasa berkarya dan berinovasi menghasilkan karya terbaik bagi Kota Bontang.
Di Dekranasda Bontang Award 2025 kali ini, memanggil seluruh masyarakat Kota Bontang untuk mengirimkan karya terbaik untuk meraih penghargaan tertinggi yang menginspirasi Nusantara.

Mengutip dari laman facebook DKUMPP Bontang, pendaftaran dan pengiriman produk sejak tanggal 3-18 November 2025. Bagi yang berminat bisa mendaftar di link pendaftaran bit.ly/DekranasdaBontangAward25. Untuk Informasi dan pengiriman produk dapat menghubungi Fitria 082250459160 / Satri 085386445604.

Nur Kalbi, Ketua Dekranasda Kota Bontang menyampaikan pentingnya penghargaan bagi pengrajin di Kota Bontang ini, agar dapat memajukan industri kerajinan. Diharapkan seluruh pengrajin dapat berpartisipasi dalam penghargaan tersebut.

Penulis/Editor: Yusva Alam

DKUMPP Gelar Pelatihan Olahan Hasil Laut, Begini Cara Daftarnya!

0
DKUMPP Gelar Pelatihan Olahan Hasil Laut, Begini Cara Daftarnya!

BONTANG – Selain pelatihan pembuatan empek-empek, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang juga akan mengadakan pelatihan kewirausahaan.

DKUMPP akan mengadakan pelatihan olahan hasil Laut, yang akan dilaksanakan selama 2 hari, pada tanggal 6-7 November 2025 di Kota Bontang.

Bagi warga Bontang yang berminat ikut, diharap segera mendaftar. Karena pelatihan akan diadakan 2 hari lagi.

Pendaftaran bisa dilakukan melalui link bit.ly/PelatihanOlahanLaut.
Atau bisa juga langsung menghubungi kontak person Haryati di nomor 0812-5387-4735.

Mengutip dari laman facebook DKUMPP Bontang, syarat untuk bisa mengikuti pelatihan ini cukup mudah. Di antaranya, Warga Kota Bontang (dibuktikkan dengan KTP), diutamakan memiliki NIB di bidang pengolahan makanan, dan memiliki minat di bidang makanan olahan hasil laut.

Penulis/Editor: Yusva Alam

DKUMPP Bikin Pelatihan Pembuatan Empek-Empek, Buruan Daftar!

0
Ilustrasi empek-empek. (ist)

BONTANG – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Bontang terus berupaya meningkatkan skill wirausaha bagi warga Bontang. Salahsatunya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan yang berguna untuk membuka usaha mandiri.

Kali ini DKUMPP Bontang membuka pendaftaran pelatihan pembuatan empek-empek. Dimana pelatihan ini akan diadakan selama 2 hari, yaitu di tanggal 6 dan 7 November 2025 mendatang.

Syarat untuk bisa mengikuti pelatihan ini cukup mudah. Di antaranya, Warga Kota Bontang, diutamakan memiliki NIB, dan bersedia mendaftarkan akun SIINas (jika belum).
Mengutip dari Facebook DKUMPP Bontang, bagi warga Kota Bontang yang ingin mengikuti dapat mendaftar melalui link berikut bit.ly/PelatihanPembuatanEmpekEmpek. Atau bisa juga menghubungi kontak person Eka Yuliana 082334457784.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Basuki: Sky Taxi di IKN Belum Urgen, Mungkin Baru 2045

0
Sky taxi yang sempat diujicoba terbang di Samarinda, 2024 lalu. (Dok. OIKN)

NUSANTARA – Rencana penerapan transportasi cerdas berupa sky taxi atau taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menilai teknologi tersebut masih belum menjadi prioritas saat ini dan kemungkinan baru bisa diterapkan sekitar tahun 2045.

“Menurut saya yang terpenting ultimate goal-nya. Jadi kita harus membedakan antara yang penting dan yang urgen. Itu penting, tapi belum urgen sekarang, menurut saya. Jadi yang penting sekarang dan urgen adalah transportation dari office dan hunian, serta smart city-nya,” ujar Basuki saat ditemui di kantornya.

Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah membangun sistem transportasi darat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang menghubungkan area perkantoran, hunian aparatur sipil negara (ASN), dan fasilitas smart city.

Soal rencana sky taxi, Basuki menyebutnya masih dalam tahap wacana jangka panjang. “Mobil aja belum ada, mau naik taksi terbang. Jadi belum urgen sekarang, menurut saya. Dan itu teknologinya pasti nanti masih berkembang terus. Nanti teknologinya pasti lebih baik daripada temuan teknologi yang sekarang,” jelasnya.

Meski begitu, Basuki tidak menutup kemungkinan adanya uji coba di masa depan. “Kalau mau dimulai untuk percobaan, saya pikir tidak masalah. Tapi jangan di sini dulu (IKN). Nanti dulu, yang urgen dulu. Itu mungkin tahun 2040 atau 2045 baru boleh,” tegasnya.

Basuki juga memberi sinyal bahwa pada 2026 seluruh kendaraan operasional Otorita IKN akan mulai beralih ke kendaraan listrik (electric vehicle). “Kami mulai dari OIKN. Tahun depan, kami di IKN sudah harus pakai EV, kecuali untuk kendaraan jasa konstruksi. Kalau untuk pembangunan belum bisa,” katanya.

Sebagai informasi, ide pengembangan sky taxi di IKN pertama kali muncul di era Kepala OIKN Bambang Susantono. Taksi terbang yang disebut Optionally Piloted Personal/Passenger Air Vehicle (OPPAV) merupakan hasil pengembangan Korea Aerospace Research Institute (KARI) dan Hyundai Motors Company (HMC).

Uji terbangnya telah dilakukan di Bandara APT Pranoto Samarinda pada 29 Juli 2023. Dalam uji coba tersebut, taksi terbang berkapasitas lima orang itu berhasil mengudara hingga ketinggian 50 meter selama sekitar 10 menit. Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN saat itu, Mohammed Ali Berawi, turut menyaksikan langsung keberhasilan tersebut. (MK)

Editor: Agus S

Percasi Kaltim Matangkan Persiapan ke Kejurnas, Target Tembus Tiga Besar

0
Photo bersama Reza Fachlevi dan atlet-atlet Percasi di DPD Gerindra Kaltim. (Dimas/MKN)

SAMARINDA – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mematangkan persiapan atlet-atlet terbaiknya dalam Training Center (TC) menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Mamuju. Kegiatan persiapan ini berlangsung di DPD Gerindra Kaltim pada Senin (3/11/2025) pukul 11.30 Wita.

Ketua Pengprov Percasi Kaltim yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, mengungkapkan bahwa Kaltim akan mengirimkan 36 atlet—terdiri dari putra dan putri—untuk berlaga di kategori catur klasik.

“Kami berharap atlet Kalimantan Timur bisa memberikan warna di Kejurnas nanti dan mengharumkan nama Percasi Kalimantan Timur. Target utama kami adalah tiga besar,” ujar Reza Fachlevi.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Percasi Kaltim menurunkan sejumlah atlet berpengalaman. Di sektor putra, di antaranya Sultan dan Aswin, sementara di sektor putri terdapat Epi dan Cerisa. Program pembinaan yang dilakukan secara komprehensif sejak awal juga menjadi modal penting dalam menghadapi Kejurnas kali ini.

“Kami sangat optimis sekali karena melihat kinerja kita dari awal, mulai dari pembinaan bibit-bibit muda Percasi, kemudian juga bagaimana meng-upgrading dari skill daripada atlet, pelatih, dan juga wasit kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan harapan agar Percasi Kaltim dapat menjadi pilot project atau kiblat catur nasional di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Percasi Kaltim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya Dispora dan KONI Kaltim, atas dukungan penuh terhadap pembinaan atlet dan pengembangan olahraga catur di daerah.

“Kami juga membuka pintu selebar-lebarnya kepada para perusahaan maupun bapak angkat yang ingin bergabung ke dalam Percasi Kalimantan Timur untuk pembinaan maupun pengembangan catur di Kalimantan Timur,” pungkas Reza, sembari mengajak sektor swasta turut serta memajukan olahraga catur di Benua Etam.

Selain mengirimkan atlet, Kaltim juga akan menurunkan dua wasit nasional yang bertugas sebagai juri dalam Kejurnas tersebut, menambah kebanggaan tersendiri bagi Percasi Kaltim. (MK)

Editor: Agus S

Rencana BUMN Tower di IKN Masih Tanpa Kepastian, Basuki: Belum Ada Kabar Hingga Akhir 2025

0
Seperti ini desain BUMN Tower di IKN. Sayang, tak jelas apakah bakal terbangun. (Istimewa)

NUSANTARA – Rencana pembangunan mega proyek BUMN Tower di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sempat mencuri perhatian publik pada medio 2022–2024 kini belum menunjukkan perkembangan berarti. Menara supertinggi setinggi 700–778 meter dengan total 138 lantai itu digadang-gadang bakal menjadi ikon kemegahan IKN sekaligus gedung tertinggi di Asia Tenggara. Namun hingga kini, proyek tersebut belum memiliki kejelasan.

Seorang influencer lokal, William Denis, sempat menanyakan langsung kepada Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengenai kelanjutan rencana pembangunan menara tersebut.

“Dulu kan pernah ada wacana BUMN Tower dengan tinggi 778 meter, dan diklaim oleh Alien Design Consultant bahwa desainnya sudah di-approve. Nah, apakah jadi dibangun, atau sekadar wacana, Pak?” tanya William.

Menanggapi hal itu, Basuki menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi lanjutan terkait proyek tersebut. “Sampai akhir tahun 2025, tak ada kabar terbaru terkait BUMN Tower itu,” ujarnya.

Basuki mengungkapkan, ide pembangunan BUMN Tower pertama kali muncul saat dirinya masih menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Gagasan tersebut lahir dari diskusi antara Presiden Joko Widodo dan Ridwan Kamil — yang saat itu menjabat sebagai kurator desain IKN — saat kegiatan glamping di kawasan IKN.

Meski sempat dibahas bersama Menteri BUMN Erick Thohir, hingga kini belum ada penetapan lokasi pembangunan maupun tindak lanjut konkret dari proyek tersebut.

BUMN Tower sendiri dirancang oleh Alien Design Consultant bekerja sama dengan Atkins. Menara ini dikonsep sebagai kompleks multifungsi yang menggabungkan aspek bisnis, teknologi, dan keberlanjutan. Desain awalnya mencakup berbagai fasilitas ikonik seperti:

* Hotel mewah di puncak menara
* Ruang kantor fleksibel dan digital hub
* Pemanfaatan energi terbarukan melalui solar farm dan turbin angin untuk memenuhi hingga 75 persen kebutuhan energi gedung
* Konsep Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan moda transportasi publik
* Collaboration Space Bridge, jembatan penghubung dua menara
* Waterfront F&B, Retail High Street, dan underground plaza
* Fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition), museum kelas dunia, pusat budaya, hiburan, dan pertunjukan

Apabila terealisasi, BUMN Tower akan menjadi simbol inovasi, keberlanjutan, serta kemakmuran Nusantara. Namun, hingga kini proyek tersebut masih berstatus wacana tanpa kepastian kapan akan dimulai. (MK)

Editor: Agus S

Tol IKN Bakal Dikelola Badan Usaha Jalan Tol, Ruas 6B-2 Dilelang Ulang November Ini

0
Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek. Foto diambil Agustus lalu. (Atmaja/MKN)

NUSANTARA – Jalan Tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) kemungkinan besar akan dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), sebagaimana pengelolaan jalan tol lain di Indonesia. BUJT akan bertanggung jawab penuh terhadap pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan infrastruktur tol di kawasan ibu kota negara baru tersebut.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan hal itu saat ditemui di kantornya baru-baru ini. “Mungkin kalau untuk beroperasi ya, pengelolaannya sama seperti tol lainnya, oleh BUJT,” ujarnya.

Basuki menjelaskan bahwa progres pembangunan jalan tol ke arah IKN masih menghadapi kendala di ruas 6B-2 sepanjang 2,84 kilometer. “Dilelang ulang November ini,” tambahnya.

Sementara itu, Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek diperkirakan tuntas pembangunannya pada tahun ini. Duplikasi jembatan dengan tiga bentangan baru tersebut menjadi infrastruktur strategis yang menghubungkan beberapa ruas penting menuju kawasan inti pemerintahan.

Plt. Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menjelaskan bahwa jembatan ini berperan penting dalam konektivitas antar ruas jalan utama. “Satu ruas menghubungkan ke jalan nasional, sementara dua ruas lainnya terhubung langsung dengan jalan tol arah IKN,” terangnya.

Sebagai informasi, Tol IKN Seksi 6B-2 merupakan bagian dari proyek besar infrastruktur jalan menuju IKN yang saat ini masih dalam proses tender. Pembangunan ini termasuk tahap kedua dari Seksi 6B, yang secara keseluruhan akan menghubungkan Outer Ring Road IKN dengan Simpang Tiga ITCI.

Anggaran yang dibutuhkan untuk proyek Seksi 6B-2 ini mencapai Rp839,61 miliar. Sementara tahap pertama, yaitu Tol IKN Seksi 6B (Outer Ring Road–Simpang ITCI), ditargetkan selesai pada tahun 2025.

Pembangunan jalan tol dan jembatan Pulau Balang menjadi elemen penting dalam mendukung mobilitas logistik dan transportasi menuju IKN, sekaligus memperkuat konektivitas antara Balikpapan, Sepaku, dan kawasan pemerintahan Nusantara. (MK)

Editor: Agus S

Sehat Bersama SSC Berseri di Lang-Lang Fun Day Garapan DKUMPP

0

BONTANG – Semangat hidup sehat menggema di Lapangan Lang-Lang, Minggu (2/11/2025), lewat kegiatan Fun Day yang digelar Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang. Ratusan warga antusias mengikuti senam bersama komunitas SSC (Sehat Semangat Ceria).

Acara ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus promosi gaya hidup aktif di tengah masyarakat. Selain senam, peserta juga menikmati bazar UMKM dan beragam doorprize menarik yang menambah semarak suasana akhir pekan.

Pembaca Setia Radar Bontang!
Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Bontang?
Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

👉 E-Paper Lengkap
📱 Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

Rumah Sakit Daerah se-Indonesia Serentak Gelar Donor Darah, Termasuk RSUD Taman Husada Bontang

0
Kegiatan donor darah di RSUD Taman Husada Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Memperingati Hari Ulang Tahun Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada) ke-25, RSUD Taman Husada Bontang ikut partisipasi dalam menggelar kegiatan donor darah serentak.

Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD Taman Husada, dr Niken Titisurianggi mengatakan bahwa kegiatan donor darah tersebut dilakukan serentak di seluruh rumah sakit daerah di Indonesia. Ada sekitar kurang lebih 350 RSUD.

Pihaknya melangsungkan kegiatan donor darah yang melibatkan serta bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bontang. Adapun untuk kegiatan tersebut dibuka secara umum.

“Kegiatan donor darah ini dilakukan serentak se-Indonesia. Siapapun yang mau ikut mendonorkan darahnya boleh untuk bergabung,” ucapnya saat ditemui, Senin (3/11/2025).

Dalam aktivitas donor darah, bagi seluruh para pengunjung ataupun pegawai RSUD Taman Husada Bontang boleh ikutan untuk berpartisipasi, akan tetapi harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Untuk yang mau mendonorkan darahnya, siapa saja boleh. Tetapi ada syarat dan ketentuannya ya, seperti batasan umur, atau berat badan dan sebagainya,” tambahnya.

dr Niken Titisurianggi ingin kegiatan tersebut bisa dilakukan rutin, mengingat sering kali untuk stok darah yang ada di rumah sakit sangat terbatas. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

26 Peserta Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Barbershop Bersertifikat BNSP

0
Pelatihan dan Sertifikasi Barbershop Bersertifikat BNSP Tahun 2025 di Ballroom Hotel Raodah 1. (Ist)

BONTANG — Sebanyak 26 pelaku usaha barbershop dan masyarakat umum, mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Barbershop Bersertifikat BNSP Tahun 2025, yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang bekerja sama dengan LPK Kohesa. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Raodah 1, Bontang Utara, mulai Senin (3/11/2025) hingga Rabu (5/11/2025).

Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia (PKSDM), Lukman, mewakili Wali Kota Bontang menyampaikan, pelatihan ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi kreativitas dan potensi generasi muda.

“Pemerintah Kota Bontang memandang ini sebagai peluang emas. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kail, bukan hanya ikan. Kami ingin membekali para pelaku usaha dan calon wirausahawan muda dengan kompetensi yang diakui secara nasional melalui sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” ujar Lukman.

Ia menegaskan bahwa sertifikat kompetensi BNSP menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing dan nilai tawar tenaga kerja di dunia industri jasa dan pariwisata.

“Dengan sertifikat di tangan, daya saing dan nilai tawar kalian di dunia kerja akan meningkat secara signifikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Lukman menyebut bahwa kegiatan ini mendukung dua misi utama Pemerintah Kota Bontang, yakni ‘mewujudkan transformasi sosial menuju sumber daya manusia yang berdaya saing dan penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai upaya diversifikasi ekonomi daerah.’

“Dengan keterampilan yang terstandarisasi, para peserta akan menjadi tenaga kerja profesional yang siap mengisi peluang di industri jasa dan pariwisata, bahkan menjadi pencipta lapangan kerja baru. Ini bagian dari gerakan ekonomi Bontang yang lebih luas, mendorong tumbuhnya berbagai sektor potensial, mulai dari kemaritiman hingga jasa kreatif seperti ini,” jelasnya.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan agenda teori, praktik teknis, hingga uji kompetensi di hari terakhir. Menariknya, peserta juga memperoleh bantuan satu set peralatan barbershop sebagai aset tetap untuk mendukung pengembangan keterampilan dan usaha mereka ke depan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam