Beranda blog Halaman 568

Halte Tak Terpakai di Depan BSD Akhirnya Dibongkar

0
Halte Tak Terpakai di Depan BSD Akhirnya Dibongkar
Pembongkaran halte tak terpakai di Jalan Cipto Mangunkusumo. (Syakurah)

BONTANG – Ketertiban wilayah kembali dilaksanakan, kali ini Kelurahan Gunung Elai melakukan pembongkaran terhadap halte yang sudah lama tak terpakai di Jalan Cipto Mangunkusumo atau tepatnya depan gerbang masuk Perumahan BSD, Senin (15/9/2025).

Lurah Gunung Elai, Sulistyo mengatakan halte tersebut sudah tidak digunakan puluhan tahun, dan menutup bagian trotoar jalan yang mengurangi fungsi dari trotoar tersebut.

Pihaknya juga telah memberikan surat sebanyak tiga kali kepada perusahaan PT KIE yang merupakan pemilik lahan, jika memang bangunan tersebut tidak memiliki nilai aset maka akan dilakukan pembongkaran.

“Surat 1 sampai 3 tidak ada respon, terakhir kita berikan surat kalau kita akan melakukan pembongkaran pada hari ini,” pungkasnya.

Pembongkaran ini dilaksanakan sesuai dengan Perda Kota Bontang nomor 3 tahun 2020 tentang Penyelenggaraaan Ketertiban Umum & Ketentraman Masyarakat serta perlindungan Masyarakat. Untuk itu pihak kelurahan berkoordinasi dengan Satpol PP.

Adapun di halte tersebut terdapat salah satu kotak kecil milik pedagang sol sepatu, yang akhirnya harus diamankan di pos BSD yang berada di samping halte tersebut.

Ia berharap dengan adanya pembongkaran ini, trotoar tersebut dapat dipakai sesuai dengan fungsi untuk pejalan kaki. Selanjutnya pihak kelurahan akan melihat dan melakukan penyisiran, sekiranya mendapatkan bangunan yang tidak terpakai agar dapat melakukan peringatan sebelum akhirnya kembali membongkar.

“Kita tentu tertibkan bangunan liar yang tidak sesuai dengan Perda,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Besok GPM akan Dilaksanakan di Dua Kelurahan

0
GPM beberapa waktu lalu oleh DKUMPP. (Syakurah)

BONTANG – Dinas  Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang bekerjasama dengan Kecamatan Bontang Selatan, Kelurahan Bontang Lestari, dan Kelurahan Tanjung Laut Indah kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Selasa (16/9/2025) besok.

Kali ini GPM akan dilaksanakan di dua tempat yakni di Kelurahan Tanjung Laut Indah dan Bontang Lestari, mulai pukul 8.00 Wita hingga selesai.

Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Bontang, Debora Kristiani menjelaskan, bahwa harga beras di Kota Bontang tidak kunjung turun, sehingga Kemendagri meminta beberapa wilayah termasuk Bontang untuk melakukan GPM.

“Harga beras kita konsisten di Rp 17 ribu terus, nggak turun-turun, makanya ini kita adakan GPM lagi,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Pihaknya kali ini hanya menjual beras serta minyak, ada juga paketan sembako dengan isi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, sarden 1 kaleng, susu 1 kaleng, teh celup 2 kotak, mi instan 5 bungkus, garam 1 bungkus, serta tepung 1 bungkus.

Paketan tersebut bisa ditebus dengan harga Rp 150 ribu. Sementara jika ada yang hanya ingin membeli beras ataupun minyak juga bisa.

“Harga total harusnya 220, tapi mereka bisa tebus 150,” tambahnya.

Tidak hanya sembako, mereka juga menggandeng pihak Indofood untuk menjual barang-barang mereka seperti kecap dan sebagainya.

Penulisan: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Satpol PP Bersama Tim Gabungan Lakukan Penertiban Humanis di Trotoar Ahmad Yani

0
Tim gabungan melakukan penertiban di sepanjang Jalan A. Yani. (ist)

BONTANG – Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang melaksanakan penertiban di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-Api.

Kepala Satpol PP Bontang, Ahmad Yani mengatakan penertiban ini dilakukan dengan pendekatan humanis, yakni memberikan imbauan langsung kepada masyarakat dan pedagang, agar tidak menggunakan trotoar sebagai lokasi berjualan maupun beraktivitas lain yang mengganggu fungsi utama trotoar.

“Kami sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, setelah adanya keluhan kita lakukan sosialisasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama, sekaligus memastikan trotoar tetap digunakan sesuai peruntukannya bagi para pejalan kaki.

“Kami meminta agar mereka tidak memakan badan jalan, jualannya di mundurin. Terus kalau ada pelanggan kami minta mereka untuk kasih tahu, agar tidak duduk di trotoar sampai menuhin badan jalan,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Sembari Tunggu Pembangunan Polder Pemkot Lebarkan Sungai

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat diwawancarai. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Banjir di wilayah Kota Bontang, masih saja menjadi permasalahan hingga sampai saat ini.

Hal itu lantaran ketika hujan turun deras, masih ada sejumlah titik wilayah yang terendam banjir, seperti halnya di Kelurahan Guntung, maupun Kelurahan Satimpo yang sudah biasa menjadi langganan.

Mengenai hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pelebaran di bagian pinggir-pinggir sungai, untuk bisa menerima dan menampung air lebih besar, sembari menunggu proses pembuatan polder.

“Jalan alternatif untuk saat ini, kami dari pemerintah akan melakukan pelebaran di setiap sungai yang ada. Agar sungai bisa lebih banyak menampung debit air,” ucapnya ketika dihubungi beberapa waktu lalu.

Dirinya mengklaim bahwa, untuk perbaikan dan penyempurnaan pada drainase yang ada di wilayah Bontang, kini sudah mencapai hingga di 70-80 persen.

Mengingat untuk pembangunan proyek polder pun tidak bisa dilakukan secara cepat dan instan, maka pemerintah harus bisa mencari jalan alternatif untuk mengatasi banjir yang masih saja terjadi di Bontang.

“Progres pembangunan polder itu bertahap, tidak bisa cepat. Pastinya harus dipikirkan, dan juga melakukan secara matang. Maka kita upayakan untuk mengatasi banjir saat ini, kita lakukan pelebaran dulu pada sungai,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

DBH Bontang Terancam Turun Drastis, Wali Kota Tolak Adanya Pemangkasan

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan dengan tegas akan menolak terkait rencana pemerintah pusat untuk pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH).

Dikatakan Neni dengan rinci dan jelas, jika DBH sudah tertera di dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

“Itu jelas rumusnya sudah diatur dalam Undang-Undang, jadi tidak boleh dikurangi secara sepihak,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (13/9/2025).

Adapun untuk DBH yang akan diterima di 2026 mendatang, penurunan sekitar 80 persen, yang dimana Bontang akan menerima DBH sekitar Rp 290 miliar. Sedangkan di tahun ini, untuk DBH mencapai hingga Rp 1,2 triliun.

“Pastinya pemerintah akan tetap berupaya untuk bisa menyuarakan terkait hal ini, kasian masyarakat kalau ada pemangkasan terus-terusan,” tambahnya.

Mengenai hal tersebut, Neni akan tetap terus berupaya untuk bisa menyuarakan penolakannya hingga sampai ke pusat, dimana pihaknya telah menolak adanya pemangkasan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Buka 1.433 PPPK Paruh Waktu 2025, Ini Syarat dan Ketentuannya!

0
Ilustrasi. (Ist).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah membuka sebanyak 1.433 Tenaga Kontrak Daerah (TKD) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Paruh Waktu di 2025.

Hal ini disampaikan secara langsung melalui Surat Edaran Wali Kota Bontang, untuk menindaklanjuti Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Nomor: B/3832/M.SM.01.00/2025 tanggal 08 Agustus 2025 perihal Pengusulan PPPK Paruh Waktu.

Dari total 1.433 formasi ada sebanyak 1.078 orang untuk pegawai non- Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah terdaftar di data Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedangkan untuk 355 orang lainnya, belum terdaftar di pangkalan data BKN.

Adapun sebagai kelengkapan dokumen yang diunggah oleh peserta sebagai berikut:

1. File Scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
2. File Scan Surat keterangan sehat jasmani dari dokter yang bekerja pada unit pelayanan Kesehatan Pemerintah.
3. File Scan Ijazah Pendidikan Asli.
4. File Scan Surat Pernyataan 5 Poin sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2019 untuk PPPK yang sudah dibubuhi materai serta ditandatangani oleh Calon ASN.
5. File Scan Transkrip Nilai Asli.
6. File Pas Foto formal terbaru dengan latar belakang merah

Proses pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dapat dilakukan peserta melalui situs resmi https://sscasn.bkn.go.id mulai 10–15 September 2025.

Selanjutnya di dalam Surat Edaran pun turut menyatakan dengan jelas, jika di dalam proses seleksi ini tidak dipungut biaya. Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman menjadi tanggung jawab peserta.

Terlebih lagi keputusan panitia seleksi pengadaan di lingkungan Pemkot bersifat Mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Ketua Terpilih KKSS Tancap Gas, Gelar Turnamen Sepakbola U-40 Bertajuk ‘MASSIARA PA’GGOLO’

0
Ketua Terpilih KKSS Tancap Gas, Gelar Turnamen Sepakbola U-40 Bertajuk 'MASSIARA PA’GGOLO'
Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua KKSS Periode 2025 - 2030. (Ist)

BONTANG – Pasca musyawarah daerah (Musda) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bontang, ketua terpilih KKSS periode 2025-2030, Andi Faizal Sofyan Hasdam langsung tancap gas menjalankan programnya.

Sembari menunggu proses pelantikan, Andi Faiz sapaan akrabnya melaksanakan silaturahmi dengan warga Sulawesi Selatan dan suku-suku lainnya di Kota Bontang.

Silaturahmi itu digelar dalam bentuk Grafeo Bertajuk “ MASSIARA PA’GGOLO “ U-40 (SILATURAHMI SEPAKBOLA) pada tanggal 27-28 September 2025 di Stadion Bessai Berinta, Lang-Lang.

Dijelaskan Ketua Panitia, Andi Amri bahwa saat ini jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 17 tim. Lantaran terkait waktu dan teknis pelaksanaan, dibatasi 10 tim saja.

Adapun tim yang telah terdaftar di antaranya adalah Sragen FC, Asli Bone (Asbon) FC, Barru FC, Mules FC (Sangata), Santan FC (Kuker), SULBAR, REMTAL, Badak Old Star, ASN PEMKOT, dan lain-lain.

“Kami berharap, ajang ini semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara suku di Bontang, sehingga Kota Bontang semakin kondusif, tertib, aman, dan nyaman dalam hidup berdampingan antara suku di Kota Bontang,” bebernya.

Penulis: Darman
Editor: Yusva Alam

Hetifah Fasilitasi UMKM Bontang Naik Kelas Lewat Workshop Digital Marketing!

0

Pembaca Setia Radar Bontang!
Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian memfasilitasi workshop digital marketing untuk UMKM di Kota Bontang. Kegiatan ini diharapkan mendorong pelaku usaha lokal naik kelas dan mampu bersaing di pasar digital.
Baca selengkapnya di Koran Digital Radar Bontang edisi Sabtu, 13 September 2025.

👉 Baca E-Paper Lengkap
👉 Akses Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

PS PSSB VS Gabungan 3 OPD, Ajang Silaturahmi dan Persiapan Turnamen

0
Foto bersama kedua Tim Sepak Bola Mini Soccer PS PSSB dan gabungan 3 OPD. (Darman)

BONTANG – Persatuan Sepakbola Perkumpulan Sukowati Sragen Bontang (PS PSSB) menjalin pertandingan persahabatan melawan Persatuan Sepakbola Gabungan 3 OPD, yaitu BPKAD, BAPENDA dan Satpol PP.

Pertandingan berlangsung Sabtu (13/9/2025) di lapangan Sepak bola Mini Soccer HMT 1, Jalan Jendral Sudirman, Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Skor akhir 9-7 untuk kemenangan PS PSSB.

Kordinator Team PS PSSB, Setyabudi menjelaskan, bahwa pertandingan ini diadakan dalam rangka persiapan liga kompetisi KKSS di tanggal 27 dan 28 September mendatang.

“Main bola persahabatan ini dalam rangka silahturahmi antara PS PSSB dan gabungan 3 OPD. Saling perkenalan permainan di lapangan yang harmonis sesama penghobi olahraga. Selain itu saling bertatap wajah karena dalam satu pekerjaan satu sama lain belum tahu kalau hobinya sama,” bebernya.

Sementara itu, Tim Medis, Agus Tompel berharap silaturahmi dalam berolahraga ini sangat banyak manfaatnya, agar tubuh kita tidak mudah kena penyakit.

Kapten PS PSSB, Sulistyo menjelaskan bahwa permainan PS PSSB masih belum maksimal karena jarang latihan bersama.

“Mudahan latihan yang akan datang, agar lebih semangat lagi dalam menghadapi lawan main berikutnya,” jelasnya.

Penulis: Darman
Editor: Yusva Alam

Hetifah Fasilitasi UMKM Bontang Naik Kelas Lewat Workshop Digital Marketing

0
Workshop Digital Marketing pelatihan penguatan kapasitas UMKM di Bontang. (Syakurah)

BONTANG — Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan penguatan kapasitas UMKM yang berlangsung di Hotel Equator Bontang, Jumat (12/9/2025). Acara ini dihadiri tidak kurang dari 100 peserta yang merupakan pelaku UMKM dari berbagai sektor di Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Hetifah menegaskan bahwa UMKM adalah tulang punggung perekonomian lokal yang memiliki peran vital dalam menciptakan lapangan kerja, menumbuhkan kreativitas, sekaligus menjaga kearifan lokal.

“Bontang bukan hanya dikenal sebagai kota industri, tetapi juga memiliki potensi besar melalui kuliner, produk kreatif, dan kerajinan tangan. Dengan strategi digital marketing yang tepat, UMKM Bontang tidak hanya bisa berkembang di pasar lokal, tetapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional,” ujar Hetifah.

Hetifah juga memberikan apresiasi atas kehadiran narasumber dari BRIN dan praktisi digital marketing, yang berbagi ilmu langsung dengan para peserta. Ia mendorong agar pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Ilmu yang didapat hari ini jangan hanya dicatat, tapi segera dipraktikkan. Saya yakin UMKM Bontang mampu naik kelas dan menjadi kebanggaan Kalimantan Timur,” tambahnya.

Sebagai Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, dan literasi digital. “Komisi X tidak hanya fokus pada isu pendidikan dan kebudayaan, tetapi juga pada bagaimana masyarakat bisa lebih sejahtera lewat penguatan UMKM dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi UMKM Bontang, untuk memperkuat strategi pemasaran dan daya saing, serta membuka peluang lebih luas di era digital.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam