Beranda blog Halaman 572

Wali Kota Neni Dorong Karakter & Inovasi Siswa!

0

Pembaca Setia Radar Bontang!
Dalam penutupan Latihan Dasar Disiplin Korps (LDDK) SMKN 2 Bontang, Wali Kota Neni menekankan pentingnya pembentukan karakter dan inovasi di kalangan siswa sebagai bekal menghadapi masa depan.

Baca selengkapnya di Koran Digital Radar Bontang edisi Sabtu, 6 September 2025.

👉 Baca E-Paper Lengkap
👉 Akses Versi Mobile

Radar Bontang – Aktual & Terpercaya!

11 Sekolah di Bontang Jadi Sasaran Awal Distribusi Makanan SPPG Bontang Utara 4

0
Kepala SPPG Bontang Utara 4, Ahmad Nur Faizi. (Syakurah)

BONTANG – Sebanyak 11 sekolah di Bontang menjadi sasaran awal distribusi makanan bergizi dari Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) Bontang Utara 4.

Kepala SPPG Bontang Utara 4, Ahmad Nur Faizi, menyebutkan sekolah tersebut meliputi TK Alhidayah, SLB Permata Bunda, SMP dan SMK Monamas, SMK Rigomasi, SMP dan SMK Hidayatullah, SDN 002 Bontang Selatan, SDN 008 Bontang Utara, serta PAUD SPS Anyelir.

“Untuk tahap awal memang difokuskan ke 11 sekolah tersebut, sebelum nantinya meluas ke sasaran lain,” jelas Ahmad, Jumat (5/9/2025).

Ia menambahkan, dapur SPPG Bontang Utara 4 sudah siap memproduksi hingga 4.000 porsi makanan setiap hari. Namun sesuai prosedur Badan Gizi Nasional (BGN), jumlah produksi dilakukan secara bertahap.

“Di hari pertama operasional 1.969 porsi dulu. Lalu setiap dua minggu kami tingkatkan 400 porsi hingga memasuki bulan kedua bisa mencapai 3.000 sampai 4.000 porsi per hari,” ungkapnya.

Selain untuk siswa sekolah, makanan juga akan diberikan kepada kelompok rentan atau B3, yakni ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu menyusui. “Kami koordinasi dengan kelurahan maupun posyandu untuk mendata jumlah ibu hamil dan menyusui, supaya distribusinya tepat sasaran,” lanjutnya.

Ia menyebut, jarak distribusi dibatasi maksimal 2 kilometer atau sekitar 15 menit dari dapur produksi agar kualitas makanan tetap terjaga. SPPG juga melibatkan masyarakat sekitar untuk membantu operasional.

“Ada yang sebelumnya ibu rumah tangga atau punya pengalaman di katering, kami pekerjakan. Jadi selain melayani gizi, kami juga memberdayakan warga,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Lima Program Unggulan Prioritas Sebagai Pondasi Pembangunan Bontang di Lima Tahun Mendatang

0
Kegiatan Kick Off Meeting, di Pendopo, Rujab Wali Kota. (Ist).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni memaparkan lima program unggulan prioritas, yang menjadi pondasi pembangunan Kota Bontang selama lima tahun mendatang. Penyampaian tersebut berlangsung di Pendopo, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Selasa (2/9/2025) saat kegiatan Kick Off Meeting.

Program-program tersebut telah disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan daerah, aspirasi masyarakat, serta sinergi dengan rencana pembangunan nasional dan provinsi.

Kelima program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang 2025–2029 tersebut meliputi:

1. Bontang Sehat dan Bontang Pintar.
Fokus pada peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang merata dan inklusif, termasuk penguatan SDM di sektor ini serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

2. Gerakan Ekonomi Bontang dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi.
Menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM, pembukaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta penguatan sektor unggulan seperti perikanan, pariwisata, dan industri kreatif.

3. Program Pembangunan Infrastruktur Maju dan Merata.
Melanjutkan pembangunan infrastruktur dasar dan strategis secara merata di seluruh wilayah, termasuk akses jalan, air bersih, sanitasi, dan infrastruktur digital.

4. Program Inovasi Bontang dan Pelayanan Prima.
Mendorong budaya inovasi dalam tata kelola pemerintahan, termasuk transformasi digital layanan publik yang mudah, cepat, dan transparan.

5. Program Komitmen Bontang dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.
Menekankan keberpihakan pada masyarakat rentan, peningkatan perlindungan sosial, serta penguatan program-program yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup warga.

“Sehingga dengan dimulainya implementasi RPJMD 2025–2029 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berharap seluruh jajaran perangkat daerah, dapat menjalankan peran strategisnya dalam mewujudkan Bontang yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan sejahtera, sesuai dengan visi besar pembangunan daerah,” ucapnya.

Selanjutnya, di kegiatan Kick Off Meeting ini diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama implementasi RPJMD, oleh seluruh jajaran perangkat daerah. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Pemkot Gelar Kick Off Meeting, Neni Sebut RPJMD bukan hanya dokumen administratif, tapi Kompas Pembangunan

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat penandatanganan komitmen bersama implementasi RPJMD. (Ist).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar kegiatan Kick Off Meeting dalam mengawali implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bontang Tahun 2025-2029, yang berlangsung di Pendopo, Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Bontang, sebagai bagian dari langkah strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan Kota Bontang di lima tahun ke depan.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa perencanaan pembangunan bukanlah sekadar rutinitas birokrasi saja, tetapi merupakan proses strategis dan sistematis dalam mengelola sumber daya yang dimiliki daerah untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan.

“RPJMD bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan kompas pembangunan yang akan menuntun seluruh kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan selama lima tahun ke depan. Dokumen ini juga menjadi dasar evaluasi kinerja pemerintahan secara menyeluruh,” tegasnya.

Terlebih lagi, RPJMD Kota Bontang 2025–2029 telah disahkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2025, dan menjadi landasan utama dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahunan.

Sehingga Neni mengingatkan kepada seluruh kepala perangkat daerah, untuk benar-benar memahami isi dokumen tersebut, dan dapat mengimplementasikannya secara konsisten di unit kerjanya masing-masing.

“Program-program tersebut disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan daerah, aspirasi masyarakat, serta sinergi dengan rencana pembangunan nasional dan provinsi,” ucapnya.

Dengan dimulainya implementasi RPJMD 2025–2029 ini, Pemerintah Kota Bontang berharap seluruh jajaran perangkat daerah dapat menjalankan peran strategisnya dalam mewujudkan Bontang yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan sejahtera, sesuai dengan visi besar pembangunan daerah. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Sambut Mahasiswa Baru STITEK, Wawali: Pendidikan Merupakan Bekal Utama

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris di kegiatan penyambutan mahasiswa baru STITEK. (Ist).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyambut hangat sekaligus memberikan motivasi secara langsung kepada mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang tahun akademik 2025/2026, dalam kegiatan Basic Study Skill (BSS), Kamis (4/9/2025).

Saat sambutannya, Agus Haris mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan berkuliah di STITEK Bontang dengan sebaik mungkin, yang dimana pendidikan merupakan bekal utama dalam membangun masa depan.

“Jangan sampai kalian mensia-siakan kesempatan yang ada, sebisa mungkin bangun lingkungan pertemanan yang positif, dan jadikanlah diri sendiri sebagai mahasiswa yang aktif, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Agus Haris juga menekankan bahwa pentingnya kedisiplinan dan ketekunan dalam proses belajar. Karena menurutnya, dua hal tersebut merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan di masa depan.

Terlebih lagi dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, sangat diharapkan adik-adik mahasiswa ini yang nantinya akan menjadi generasi penerus, ke depan bisa menjadi pemimpin.

“Jadi harus tekun dan disiplin merupakan hal yang tidak bisa terpisahkan, dimana akan menjadi bekal kalian untuk melangkah ke dunia kerja nantinya,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

150 Mahasiswa Baru STITEK Bontang Ikuti Kegiatan BSS

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris dalam kegiatan BSS, di Auditorium Tiga Dimensi. (Ist).

BONTANG – Sebanyak 150 mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 di Sekolah Tinggi Teknologi (STITEK) Bontang, mengikuti kegiatan Basic Study Skill (BSS), Kamis (4/9/2025) yang berlokasi di Auditorium Tiga Dimensi.

Saat kegiatan pembukaan BSS 2025 berlangsung, ditandai dengan simbolis pengalungan tanda pengenal mahasiswa oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, kepada perwakilan mahasiswa baru.

Momen ini menjadi simbolisasi dimulainya perjalanan akademik bagi para mahasiswa baru STITEK. Bahkan dengan digelarnya BSS 2025 ini, STITEK kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas, dan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa.

“Perlu diketahui bahwa pendidikan merupakan bekal utama dalam membangun masa depan. Jadi jangan sia-siakan kesempatan yang ada, Bangun lingkungan pertemanan yang positif, dan jadilah mahasiswa yang aktif baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ucap Agus Haris saat sambutan.

Dirinya juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan ketekunan dalam proses belajar, karena menurutnya, dua hal tersebut merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan di masa depan, terlebih dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Kesempatan yang sama, Ketua STITEK Bontang, Zaini menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya, atas kehadiran para mahasiswa baru yang telah memilih STITEK sebagai tempat menimba ilmu.

Zainal juga menegaskan, bahwa STITEK Bontang merupakan kampus terbaik di wilayah Kota Bontang, yang telah berdiri sejak 2005 lalu, atas inisiasi Wali Kota Bontang saat itu, Andi Sofyan Hasdam.

“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Kalian telah menjadi bagian dari keluarga besar STITEK Bontang, kampus yang telah berdiri selama dua dekade, dan senantiasa berkomitmen mencetak generasi unggul di bidang teknologi dan manajemen. Terima kasih kami ucapkan kepada orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan tinggi di kampus ini,” pungkasnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Wali Kota Beri Wejangan ke Duta Pariwisata, Tekankan Bukan Hanya Penampilan Tapi Harus Memiliki Pemahaman

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat memberi arahan ke Duta Pariwisata Bontang, di Ruang Rapat Kantor Wali Kota. (Ist).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni secara langsung memberikan wejangan ke para Duta Pariwisata, saat pihaknya melakukan audiensi di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota, Kamis (4/8/2025).

Saat memberi arahan, Neni menekankan bahwa menjadi duta pariwisata tidak hanya mengandalkan dari penampilan fisik semata, akan tetapi mereka juga harus menguasai sejarah, perekonomian, sosial budaya, dan segala aspek yang berkaitan dengan Kota Bontang.

“Perlu diketahui, menjadi duta pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan tampan dan cantik saja, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang Kota Bontang secara menyeluruh,” ucapnya.

Selanjutnya, Neni menambahkan bahwa sesuai dengan namanya, duta pariwisata harus mampu menyampaikan informasi tentang pariwisata Kota Bontang dengan segala kompleksitasnya secara jelas dan menarik.

Adapun sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wawasan dan juga kemampuan berbahasa para duta pariwisata, Neni telah berencana nantinya akan memberangkatkan para finalis duta pariwisata ke Kampung Inggris, di Bogor, Jawa Barat.

“Tujuannya adalah untuk memperkaya pengetahuan, dan juga meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris kalian. Sehingga nantinya dapat berkomunikasi dengan para wisatawan mancanegara dengan lebih baik dan lancar,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

20 Finalis Duta Pariwisata 2025 Lolos Seleksi, Neni Dorong Finalis Miliki Wawasan Hingga Tingkat Nasional

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat sesi foto bersama dengan para duta pariwisata Bontang. (Ist).

BONTANG – Sebanyak 20 finalis Duta Pariwisata Kota Bontang 2025, dinyatakan lolos dalam seleksi pemilihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, ada serangkaian seleksi ketat yang dimulai pada awal Agustus lalu dengan sebanyak 70 peserta atau 35 pasang. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, termasuk tes pengetahuan umum, talent show, hingga karantina, terpilihlah 10 pasang finalis.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni akan mendorong setiap finalis untuk bisa memiliki wawasan hingga tingkat nasional, dimana para finalis harus mengetahui seperti jumlah provinsi dan kota yang ada di Indonesia.

“Untuk para finalis yang telah lolos, harus bisa memiliki pengetahuan lebih. Pengetahuan tingkat nasional, maupun sebagainya. Terlebih lagi, dirinya harus mengetahui Bontang dan segala isinya,” jelasnya, Kamis (4/9/2025).

Neni juga menyatakan, menjadi duta pariwisata tidak hanya mengandalkan penampilan fisik semata, tetapi juga harus memiliki pemahaman yang mendalam terkait dengan Kota Bontang secara menyeluruh.

“Pastinya mereka harus menguasai sejarah, perekonomian, sosial budaya, dan segala aspek yang berkaitan dengan Bontang, itu harus,” tegasnya.

Adapun sesuai dengan namanya, sebagai duta pariwisata harus mampu menyampaikan informasi tentang pariwisata Kota Bontang, dengan segala kompleksitasnya secara jelas dan menarik. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Dapur MBG Bontang Utara 4 Diresmikan, Mulai Beroperasi Senin Besok

0
Pemkot Bontang meresmikan dapur MBG Bontang Utara 4. (Syakurah)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali meresmikan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (5/9/2025). Kali ini lokasinya berada di Perumahan Halal Square, yang menjadi lokasi keempat untuk dapur MBG di wilayah Bontang Utara.

Surya Dwi Saputra, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bontang mengatakan, program ini sebisa mungkin merangkul seluruh elemen masyarakat mulai dari bawah.

“Kita melibatkan sebisa mungkin tenaga kerja, yang kita gandeng dari masyarakat-masyarakat yang ada di sekitar dapur,” ujarnya.

Nantinya, selain berpengaruh kepada gizi dan juga kecerdasan anak-anak, harapannya juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru. Dimana satu dapur itu membutuhkan atau dapat buka sekitar 47 lapangan pekerjaan. Belum termasuk satu ahli gizi dan satu akuntan di masing-masing dapur.

“Selanjutnya dapur ini akan mulai beroperasi Senin (8/9/2025) nanti,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, makan gratis ini sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Tentu kami pemerintah daerah sangat berbahagia, dan turut juga berbahagia atas dibukanya lima tempat layanan gizi ini di Kota Bontang,” ujarnya.

Ia berharap dengan banyaknya dibutuhkan bahan baku di tiap dapur MBG, dapat menjaga bahkan menambahkan perputaran ekonomi masyarakat. Para pengelola juga diimbau agar dapat menjaga kualitas makanan, agar tidak ada makanan yang basi. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Berbas Tengah Juara Umum MTQ Tingkat Kecamatan Bontang Selatan

0
Lurah Berbas Tengah menerima piala juara umum. (Syakurah)

BONTANG – Kelurahan Berbas Tengah berhasil mendapatkan juara umum dalam lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Bontang Selatan.

Hal itu diumumkan dalam penutupan MTQ tingkat kecamatan, Kamis (3/8/2025) di BPU Kecamatan Bontang Selatan.

Lurah Berbah Tengah, Abdul Malik menyatakan pihaknya bangga dapat membawa piala tersebut, hal ini tidak lepas dari usaha para 41 kafilah dan pelatih yang terus berlatih.

“Alhamdulillah kita dapat mengambil juara di berbagai jenis lomba,” ujarnya.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan para kafilah untuk kembali berlomba dalam MTQ tingkat Kota Bontang. Ia menyatakan juara umum tingkat kelurahan menjadi motivasi mereka untuk terus meningkatkan skill diri.

“Tahun lalu memang bukan kita yang menang, tapi kita berusaha agar dapat mempertahankan piala itu di tahun berikutnya. Sekarang kita fokus untuk jenjang kota,” tambahnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam