Beranda blog Halaman 579

Wawali Hargai Keputusan Aparat Kepolisian Terkait Usulan Pemindahan CFN di Jalan Awang Long

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat ditemui. (Dwi).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyebutkan bahwa dirinya menghargai keputusan dari aparat kepolisian, yang mengusulkan kegiatan Car Free Night (CFN) akan dipindahkan ke Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

Tak hanya itu, keputusan pemindahan CFN ke Jalan Awang Long pun mendapatkan dukungan yang baik dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

“Ini terkait aspek kenyamanan, seperti izin dari aparat kepolisian yang tidak menginginkan, itu berarti ada kajian yang mendalam bagi para pengendara. Mengingat Jalan Ahmad Yani adalah jalur utama, takutnya jika digunakan akan mengganggu jalur lalu lintas,” jelasnya saat ditemui.

Terlebih lagi Agus Haris menyatakan bahwa dalam penundaan CFN yang rencananya akan digelar di Jalan Ahmad Yani merupakan kepentingan masyarakat bersama, bukan hanya dari aspek tak dapatnya rekayasa lalu lintas saja.

Bahkan, sebelumnya dirinya sempat mengajukan lokasi untuk berlangsungnya CFN, untuk bisa diselenggarakan di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang) dengan kondisi lokasi yang sangat praktis.

“Di perencanaan awal bahkan saya meminta di Lang-Lang, saya sempat bilang ke dinas terkait. Tetapi ada juga usulan untuk diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani. Jadi saya sampaikan ke dinas terkait, untuk bisa semuanya dilakukan jangan terburu-buru, semuanya harus dikaji dan aspeknya harus didalami,” ungkapnya.

Sehingga, Agus Haris lebih merasa senang jika CFN nantinya benar terselenggara di Jalan Awang Long, mengingat lokasi jalan yang terbilang cukup luas. Bahkan untuk tempat parkir pun bisa menggunakan halaman kantor DPMPTSP.

“Sangat mendukung kalau CFN bakal pindah di Jalan Awang Long, saya juga belanjanya jadi enak sebab dekat dengan rumah,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Gabungan 4 RT di Loktuan Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80, Gelar Jalan Sehat Dihadiri Wawali

0
Kemeriahan jalan sehat di Kelurahan Loktuan Minggu kemarin. (Ist)

BONTANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, warga Kelurahan Loktuan menggelar acara jalan santai kemerdekaan, Minggu (24/8/2025), sejak pukul 07.00 WITA dengan titik start dan finish di halaman Kelurahan Loktuan.

Kegiatan ini melibatkan gabungan empat RT, yakni RT 14, RT 15, RT 17, dan RT 18. Dihadiri pula oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bontang, anggota DPRD Kota Bontang H. Ubaya, Lurah Loktuan Supriadi, serta unsur keamanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Forum RT Tidak ketinggalan, tokoh masyarakat dan tokoh agama dari keempat RT juga turut hadir untuk mendukung jalannya acara.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengapresiasi kegiatan ini karena selain mempererat silaturrahmi dan kerukunan antar warga, juga menjadi awal yg baik untuk membangun kerja sama di bidang lingkungan, seperti rencana membentuk bank sampah bersama

Sebanyak 216 kepala keluarga atau sekitar 675 orang mengikuti jalan santai yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar warga di wilayah tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, Widya, menyampaikan bahwa selain jalan santai, panitia juga mengadakan berbagai kegiatan pendukung seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan perlombaan antar RT.

“Kegiatan ini bertujuan memupuk rasa kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antar warga di RT 14, 15, 17, dan 18,” ujar Widya.

Ia juga berharap agar pada tahun berikutnya acara serupa dapat diselenggarakan dengan lebih meriah dan diikuti lebih banyak warga.

Acara jalan santai kemerdekaan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan serta persatuan di tengah masyarakat Kelurahan Loktuan.

Penulis: Kontributor
Editor: Yusva Alam

Eks Pasar Loktuan Disulap Jadi Kuliner Malam, Diawali dengan Rangkaian HUT RI

0
Lokasi eks pasar yang berada di depan Kantor Kelurahan Loktuan. (Syakurah)

BONTANG – Lahan eks Pasar Loktuan bakal disulap menjadi pusat kuliner malam dalam waktu dekat. Program ini digagas oleh Kelurahan Loktuan dengan menggandeng para pelaku UMKM setempat.

Lurah Loktuan, Supriadi, mengatakan pemanfaatan lahan eks pasar ini dimulai pada momentum perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Loktuan, yang mulai dilaksanakan di tanggal 26 hingga 31 Agustus.

“Kita awali pada rangkaian HUT RI di tanggal 26 itu, sambil ada lomba karaoke dan jajanan,” jelasnya, Minggu (24/8/2025).

Menurutnya, setelah rangkaian perayaan HUT RI berakhir, kegiatan kuliner malam ini direncanakan berlangsung secara rutin setiap akhir pekan.

“Kemungkinan akan berlanjut tiap Sabtu-Minggu, mulai sore sampai malam. Jadi semacam wisata malam kuliner,” tambahnya.

Ia menegaskan, kegiatan ini sekaligus menjadi solusi penataan pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan. “Pedagang Loktuan kita fasilitasi semua untuk bergabung di kegiatan itu, supaya lebih tertib dan teratur,” ujar Supriadi.

Dengan adanya kuliner malam ini, pemerintah kelurahan berharap dapat menumbuhkan perekonomian UMKM, sekaligus menghadirkan ruang hiburan baru bagi masyarakat Loktuan. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Kelurahan Loktuan dan Warga Usulkan Lahan Eks Pasar Jadi Ruang Terbuka

0
Lurah Loktuan, Supriadi. (Syakurah)

BONTANG – Kelurahan Loktuan bersama warganya menginginkan agar lahan bekas pasar dapat dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat..

Lurah Loktuan, Supriadi mengungkapkan, lahan tersebut sudah dikelola pemerintah sekitar 20 tahun. Bahkan pada 2021 lalu, pihaknya sudah membuat surat pengurusan fisik yang ditandatangani Sekretaris Daerah.

“Artinya lahan itu sudah masuk ke dalam aset pemerintah. Cuma secara detail masuk aset kecamatan atau apa, saya tidak cek lagi. Yang jelas, surat fisiknya sudah ada,” terangnya, Minggu (24/8/2025).

Menurutnya, harapan warga Loktuan agar lahan tersebut difungsikan sebagai ruang terbuka yang dapat menampung berbagai kegiatan masyarakat, lantaran Kelurahan Loktuan sendiri sudah cukup padat.

“Sempat ada wacana mini soccer, tapi penataannya harus diatur supaya masih ada area lain bisa digunakan. Loktuan sudah padat, butuh ruang terbuka,” ujarnya.

Ia menambahkan, lokasi itu sangat strategis untuk beragam kegiatan warga seperti resepsi pernikahan, hiburan, hingga acara besar yang melibatkan banyak orang. Bahkan ke depan, jika difungsikan lebih maksimal, lahan tersebut juga bisa menjadi sumber retribusi daerah.

Saat ini, kelurahan sudah melakukan pembersihan area dari sisa-sisa bangunan pasar. Meski kondisi lantai masih belum rata, area itu mulai dimanfaatkan warga untuk aktivitas sederhana.

“Alhamdulillah sekarang sudah terbuka. Anak-anak juga sering main layangan di situ,” tutupnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Loktuan Terbanyak! 213 Balita Masuk di Kategori Prevalensi Stunting

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni di kegiatan launching program PMT. (Ist)

BONTANG – Berdasarkan dari jumlah rincian balita stunting per wilayah di Kota Bontang, Kelurahan Loktuan mendominasi untuk angka stunting, dimana tercatat sebanyak 213 balita yang masuk dalam kategori prevalensi stunting.

Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) secara resmi, meluncurkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil dengan masalah gizi.

“Ini menjadi langkah konkret kami dalam mengupayakan penanggulangan stunting, yang masih menjadi permasalahan serius di Kota Bontang,” ucap Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni beberapa waktu lalu.

Adapun untuk jumlah balita stunting di tiap kelurahan wilayah Kota Bontang, meliputi Kelurahan Tanjung Laut Indah 124 balita, Kelurahan Tanjung Laut 113 balita, Kelurahan Berbas Tengah 92 balita, Kelurahan Bontang Lestari 86 balita, Kelurahan Berbas Pantai 82 balita, Kelurahan Guntung 65 balita, serta Kelurahan Bontang Kuala 45 balita.

Selanjutnya di Kelurahan Gunung Telihan terdapat sebanyak 99 balita, Kelurahan Api-Api 77 balita, Kelurahan Bontang Baru 71 balita, Kelurahan Gunung Elai 51 balita, Kelurahan Belimbing 50 balita, Kelurahan Satimpo 33 balita, dan di Kelurahan Kanaan sebanyak 18 balita.

Kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Bontang, Bahtiar Mabe menyampaikan bahwa data ini telah diperoleh dari hasil pemantauan lapangan secara langsung, dan kegiatan timbang balita yang telah dilakukan tim dalam beberapa waktu lalu.

”Sehingga data ini penting sebagai dasar pengambilan keputusan, untuk intervensi program gizi, termasuk PMT,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Berbeda dengan Daerah Lain, Bontang Justru Bebaskan Denda Administrasi PBB

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat ditemui awak media. (Dwi).

BONTANG – Berbeda dengan wilayah di daerah lainnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang membebaskan pembayaran denda administrasi untuk Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa untuk warga Bontang yang telah menunggak PBB-P2-nya dari 2018 lalu, hingga di 2024, bisa mendapatkan penghapusan denda administrasi. Terlebih lagi, masa ini akan berlaku hingga di Desember 2025.

“Untuk di wilayah Bontang, alhamdulillah menggratiskan tunggakan PBB. Di daerah lain malah naik, kita malah sebaliknya, gratis lagi,” ucapnya Kamis (21/8/2025).

Sehingga untuk warga Bontang hanya membayarkan pokok pajaknya saja. Hal itu dilakukan bertujuan agar dapat meringankan beban warga Bontang, dan lebih patuh lagi terhadap kewajiban pajak.

Maka dari itu, Neni berpesan ke masyarakat Bontang untuk bisa lebih memanfaatkan waktu dan seperti ini, dengan segera melunasi kewajiban-kewajibannya terkait pajak. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Wali Kota Pastikan Gaji Kader Puskesmas Naik, Dari Rp 300 Ribu Jadi Rp 1 Juta

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Dwi).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menegaskan bahwa untuk gaji kader puskesmas, akan dipastikan naik di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.

Neni menyebutkan jika kader-kader tersebut telah berperan penting, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat di tiap kelurahan. Maka dari itu, untuk kenaikan gaji sebagai bentuk apresiasi pemerintah ke para kader.

”Kita akan upayakan untuk merealisasikan kenaikan gaji kader di Puskesmas, mulai dari yang awalnya hanya Rp 300 ribu naik menjadi Rp 1 juta,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (23/8/2025).

Diketahui, telah tercatat ada sebanyak 800 orang kader puskesmas yang berada di Kota Bontang. Mengenai kenaikan gaji tersebut pun, masih dalam tahapan pembahasan di lintas instansi.

“Dengan adanya kenaikan gaji seperti ini saya berharap, dapat meningkatkan kesejahteraan kader puskesmas. Adapun memotivasi mereka, untuk terus aktif mendukung program-program kesehatan di pemerintahan,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Wawali Lepas Jalan Sehat Kelurahan Guntung di Semarak HUT RI ke-80

0
Wawali Lepas Jalan Sehat Kelurahan Guntung di Semarak HUT RI ke-80
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris dalam kegiatan jalan sehat di Rumah Adat Guntung. (Ist).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris secara resmi melepas kegiatan jalan sehat bersama warga Kelurahan Guntung, dalam rangka semarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-80, yang berlokasi di Rumah Adat Kutai Guntung, Minggu (24/8/2025).

Saat sambutan dirinya mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya, dimana sebagian warga Bontang menyempatkan diri berkumpul kembali untuk berolahraga bersama-sama.

“Marilah mengisi hari kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif, seperti olahraga bersama-sama demi membangunnya tali silaturahmi,” ucapnya.

Wawali turut menyampaikan, bahwa kegiatan jalan sehat bukan hanya sekedar olahraga saja, melainkan simbol dari persatuan yang sejalan dengan tema besar HUT RI ke-80 ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’.

“Kita juga harus tetap menjaga kebersamaan, yang dimana harus selaras dengan visi misi Pemkot Bontang. Khususnya dalam mewujudkan transformasi sosial menuju sumber daya manusia, yang unggul dan mampu berdaya saing,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Wawali Agus Haris Apresiasi Karnaval Budaya Nusantara di Gunung Elai

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris beserta jajaran dalan Karnaval Budaya Nusantara Gunung Elai. (Syakurah)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menghadiri Karnaval Budaya Nusantara (KNB) yang diselenggarakan oleh Kelurahan Gunung Elai, Minggu (24/8/2025) di Kawasan Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD).

Acara ini diikuti seluruh kalangan, hingga ribuan peserta yang menampilkan keberagaman adat dan budaya Nusantara.

Agus Haris menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan masyarakat, dalam mengisi kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

“Tampilan adat, tarian, hingga pakaian tradisional yang disuguhkan hari ini menggambarkan betapa kayanya budaya bangsa kita,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Lurah Gunung Elai bersama jajaran serta dukungan penuh camat, dalam menggelar karnaval tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti sinergi masyarakat, pemerintah, hingga pihak swasta dalam membangun Bontang.

“Perusahaan, perbankan, DPRD, hingga seluruh RT adalah bagian penting dalam pembangunan kota. Dengan kolaborasi, insyaallah Bontang akan maju menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Agus Haris menambahkan, pemerintah berkomitmen menyiapkan generasi muda Bontang sejak usia PAUD hingga perguruan tinggi, agar siap menjadi pemimpin di masa depan.

“Tugas kita sekarang adalah membangun infrastruktur pendidikan dan menyiapkan anak-anak kita untuk menghadapi masa keemasan Indonesia,” ucapnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Camat Bontang Utara Dorong Tiap Kelurahan Laksanakan Karnaval Budaya Rayakan 17 Agustus

0
Camat Bontang Utara, Muhammad Nur. (Syakurah)

BONTANG – Kecamatan Bontang Utara mendukung tiap kelurahan yang berada di wilayahnya, untuk turut merayakan HUT RI dengan menyelenggarakan kegiatan seperti Karnival Budaya Nusantara (KBN).

Seperti yang Minggu (25/8/2025) ini dilakukan Kelurahan Gunung Elai. Camat Bontang Utara, Muhammad Nur mengapresiasi keberhasilan kegiatan ini.

“Kami menyampaikan keseluruhan kelurahan, agar dapat melaksanakan kegiatan yang mengajak RT-RT di lingkup mereka,” ujarnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh masing-masing kelurahan, dapat menjadi ajang silaturahmi bagi warga-warganya sehingga terjalin komunikasi antar RT.

Selain itu kegiatan seperti ini dilaksanakan tidak hanya merayakan momen HUT RI saja. Ia meyakini dimana ada keramaian maka proses jual beli antar UMKM akan berputar, sehingga terjadi roda ekonomi bagi masyarakat Bontang

“Kalau kegiatan seperti ini kan jadinya pergerakan ekonomi di masing-masing wilayah dapat terjadi, jadi saya dukung adanya kegiatan seperti ini,” ujarnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam