Beranda blog Halaman 580

2.150 Peserta Ramaikan Karnival Budaya Nusantara Gelaran Kelurahan Gunung Elai

0
Kegiatan Karnival Budaya Nusantara Kelurahan Gunung Elai. (Syakurah)

BONTANG – Kelurahan Gunung Elai sukses menyelenggarakan Karnaval Budaya Nusantara (KBN) dengan jumlah peserta 2150 orang.

KBN yang terlaksana untuk memperingati HUT RI ke 80 berhasil dilaksanakan di wilayah Perumahan Bukit Sekatup Damai, Minggu (24/8/2025).

Lurah Gunung Elai, Sulistyo mengungkapkan kegiatan ini berlangsung meriah, para peserta yang ikut menampilkan serta memamerkan seluruh kekayaan Indonesia juga menunjukkan yel-yel hingga tarian di depan dewan juri.

“Semua turut terselenggara atas kerjasama bapak ibu RT, karena mereka harus menggerakkan warganya,” ujarnya.

Terdapat 45 RT yang berada di wilayah Gunung Elai, dan sudah 95 persen warga berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sulis mengungkapkan sebanyak 6 RT tidak dapat mengikuti, lantaran kondisi warganya seperti banyak yang masih harus bekerja di akhir pekan maupun banyak mereka yang sudah lansia.

“Akan jadi kegiatan tahunan, nanti lokasinya akan berpindah-pindah,” tambahnya.

Adapun perwakilan FKPM Gunung Elai, Anas mengungkapkan bahwa KBN yang pertama kali dilaksanakan oleh kelurahan telah berlangsung sukses.

Tidak hanya kemeriahan acara, kegiatan ini juga menjadi dukungan bagi UMKM yang ada di wilayah tersebut, menurutnya ini menjadi salah satu ajang untuk menggalakkan ekonomi Kota Bontang

“Selain memeriahkan 17 Agustus, UMKM yang berperan juga dapat tersejahterakan,” pungkasnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Alasan Pemkot Tertibkan Lapak Pedagang di Sekitar Pasar Rawa Indah

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat ditemui. (Dwi).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris membeberkan alasan kegiatan penertiban lapak pedagang di sepanjang Jalan KS. Tubun, tepatnya di pinggir Pasar Rawa Indah, Kamis (21/8/2025) kemarin dilakukan oleh Pemkot Bontang.

Dirinya mengatakan, salah satu alasan penertiban dilakukan agar tidak ada lagi pedagang yang berjualan di sembarang tempat. Lantaran, awalnya bukan tempat untuk berdagang, tetapi malah dijadikan untuk usaha.

“Seperti berjualan di bukan tempatnya, ini sudah melanggar aturan. Makanya harus ditertibkan,” ucapnya, Jumat (23/8/2025).

Maka dilakukan penertiban tersebut, untuk mendorong penjual yang berjualan di pinggir jalan, agar bisa mengisi dan memenuhi gedung pasar. Sehingga, jika nantinya para penjual berada semua di dalam pasar, maka pembeli sudah dipastikan akan datang naik untuk berbelanja.

“Kalau penjual naik ke atas, pastinya pembeli juga begitu untuk berbelanja. Kenapa pasar dibangun, iya untuk ditempati oleh penjual. Jadi pahami, dan kita sama-sama saling mengerti,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Agus Haris menyatakan bahwa masih perlunya tahapan pendekatan antar pemerintah dengan masyarakat, terlebih lagi pihak pemerintah melakukan penertiban tidak untuk membuat sebagian masyarakat menjadi rugi. Hanya saja menjalankan perintah, sesuai dengan kebijakan dan aturan yang berlaku.

“Masyarakat berhak koreksi kami, begitu pun juga dengan pemerintah yang berhak memberikan arahan kebijakan dan aturannya seperti apa. Kami hanya menyampaikan, sangat disayangkan jika gedung ada tetapi tidak ditempati. Semoga masyarakat mengerti itu,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Neni Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 14 Persen di 2027 Mendatang

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Ist).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni telah menargetkan angka stunting akan turun menjadi 14 persen tepat di 2027 mendatang, dimana lebih cepat tiga tahun dari target nasional yang seharusnya di 2030.

Sebelumnya di 2023 lalu, angka stunting Bontang mencapai hingga 27 persen, yang tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim). Akan tetapi berkait berbagai intervensi berupa edukasi, literasi, hingga Pemberian Makanan Tambahan (PMT), angka tersebut kini turun menjadi sekitar 20-21 persen.

“Untuk penurunan di 7 persen ini, merupakan pencapaian tertinggi di Kaltim. Jadi Bontang harus berbangga,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Adapun pentingnya langkah promotif dan preventif, seperti kewajiban ibu hamil mengkonsumsi 90 tablet zat besi selama kehamilan, serta remaja putri mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) seminggu sekali untuk mencegah anemia.

“Maka dari itu, saya mengingatkan ke masyarakat semua, untuk bisa menghindari junk food dan lebih memilih pola makan bergizi berbasis real food,” tegasnya.

Terkait program PMT pun, Neni mengungkapkan bahwa pemberian makanan tambahan kepada 65 ibu hamil bermasalah gizi, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Di satu bulan, telah tercatat penurunan 30 persen kasus gizi bermasalah. Semoga dengan terus kita berupaya, angka stunting, maupun permasalahan gizi bisa segera menurun,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Penurunan Angka Stunting Prioritas Utama di Masa Kepemimpinan Neni

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni di kegiatan peluncuran program PMT bagi balita dan ibu hamil. (Ist).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan dengan tegas, jika program penurunan angka stunting menjadi prioritas utama di masa kepemimpinannya. Berbagai upaya pun telah dilakukan, dan akan terus digencarkan secara terintegrasi lintas sektor.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah pengumpulan dan verifikasi data yang akurat. Setelah itu, dilakukan operasi timbang angka, pemberian makanan tambahan, dan tentunya pemantauan yang ketat di lapangan,” ucapnya, Kamis (21/8/2024).

Terlebih lagi, dirinya menyebutkan bahwa dari hasil evaluasi awal telah menunjukkan adanya tren perbaikan, dimana setelah satu bulan berjalan, hasil laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, menunjukkan di angka 30 persen.

“Maka dari data hasil laporan Dinkes, dari anak-anak yang sebelumnya masuk di kategori stunting, sekarang telah menunjukkan perkembangan yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya,” tambahnya.

Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang juga melakukan (MoU) dengan Fakultas Kedokteran dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Untuk bekerjasama dengan tujuan, menghadirkan tenaga ahli yang akan membantu proses pendampingan dan penanganan kasus stunting di wilayah Kota Bontang.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini karena kehadiran tenaga ahli dari UMKT, dimana nantinya akan memperkuat intervensi berbasis medis dan akademik, terutama dalam edukasi gizi dan pemantauan kesehatan ibu hamil serta balita,” ungkapnya.

Maka dengan diluncurkannya Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT), nantinya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan, Pemkot Bontang berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan dalam waktu yang lebih cepat.

“Ini bukan hanya tugas Dinkes saja, tapi tugas kita semua. Kami berharap partisipasi aktif masyarakat dalam menyukseskan program ini. Anak-anak adalah masa depan kita, dan mereka berhak mendapatkan tumbuh kembang yang optimal,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Futsal Antar Kelurahan Resmi Dibuka, Wawali Tekankan Pentingnya Semangat Berolahraga

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat membuka turnamen futsal antar kelurahan. (Ist).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris secara resmi membuka Futsal Competition antar kelurahan se-Kota Bontang, yang berlokasi di Lapangan Etam Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Saat sambutan, Agus Haris menyampaikan dengan rasa bangga sekaligus bahagianya, melihat antusiasme tinggi dari para peserta maupun masyarakat sekitar yang berada di lokasi.

Agus Haris juga menekankan pentingnya semangat untuk berolahraga khususnya futsal. Sehingga melalui event seperti ini, dirinya menaruh harapan besar, akan munculnya bakat-bakat baru dan bibit unggul atlet futsal muda di Kota Bontang.

Bahkan tidak hanya itu, Wawali menegaskan pula bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan terus mendukung pengembangan olahraga, sekaligus membuka peluang agar atlet-atlet lokal dapat berkiprah di level yang lebih tinggi.

“Tidak hanya itu saja, saya pun berharap di turnamen ini, mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Diketahui, turnamen tahun ini diikuti ada sebanyak 16 tim, terdiri atas 15 tim perwakilan kelurahan dan satu tim tambahan dari tuan rumah. Bahkan, untuk Kelurahan Guntung selaku tuan rumah, mengirimkan empat tim sekaligus.

Turnamen Futsal antar kelurahan se-Kota Bontang, akan berlangsung hingga 30 Agustus 2025 mendatang, dengan tingginya minat masyarakat terhadap mini soccer di wilayah Guntung, juga mendorong panitia agar bisa mengusulkan pembangunan lapangan permanen kepada Pemerintah Kota Bontang. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Mau Nyebrang Malah Ditabrak, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

0
Kecelakaan yang terjadi di depan PHM Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Terjadi tabrakan sepeda motor di Simpang Empat Jalan Jenderal DI Panjaitan, tepatnya depan Sekretariat Pusat Hubungan Masyarakat (PHM), Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (23/8/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

Salah satu korban menceritakan bahwa, awalnya dirinya ingin menyebrang dengan motor yang dikendarainya, akan tetapi ada seorang anak perempuan mengendarai motor Honda Vario melaju kencang dari arah Lampu Merah Rumah Sakit (RS) Amalia, menuju ke Bontang Kuala (BK).

“Iya dia laju dari arah sana, lampu merah. Pas saya mau menyeberang, jadinya ketabrak,” ucap korban yang tak ingin disebut namanya.

Dari pantauan tim yang berada di lokasi kejadian, korban yang ditabrak mengalami luka ringan di daerah sekitar kaki kanannya, dengan kondisi motor yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Motor saya hancur mbak di bagian depannya,” tambahnya.

Sedangkan untuk pengendara yang menabrak, diduga mengalami luka lecet, ditambah dengan dugaan kepalanya yang mengalami bocor di bagian belakang.

“Iya ini mau dibawa ke RS terdekat, soalnya bagian kepalanya keluar darah terus, sepertinya kepalanya bocor,” pungkas salah satu saksi.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tamu Hotel Bintang Sintuk Nekat Ceburkan Diri ke Laut

0
Tamu Hotel Bintang Sintuk Nekat Ceburkan Diri ke Laut
Petugas saat melakukan evakuasi. (ist)

BONTANG – Seorang laki-laki berinisial BS (29), pengunjung Hotel Bintang Sintuk terjun ke perairan Selambai yang berada di area belakang hotel, Jumat (22/8/2025).

Salah satu petugas hotel, Firman menyebut, korban merupakan tamu hotel yang sedang mengikuti kegiatan di hotel tersebut, namun pada pukul 14.00 Wita pria tersebut tiba-tiba berlari dari belakang hotel menuju lapangan golf hingga ke perairan yang berada di ujung area golf yang merupakan perairan laut selambai.

“Banyak petugas satpam tadi yang peringati tapi nggak digubris. Dia tetap lari dan menceburkan diri,” ungkapnya.

Petugas lapangan langsung menghubungi Damkar dan pihak berwajib lainnya, lantaran perairan tersebut terindikasi banyak buaya.

Bhabinkamtibmas Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri mengatakan, pihaknya sudah mengevakuasi korban tepat pukul 16.30. Pria ini merupakan warga asal Teluk Pandan.

“Ini sudah dibawa ke Kamtib PKT untuk diperiksa,” Katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Rotasi Jabatan di Polres Bontang, AKP Randy Anugrah Resmi Jabat Kasat Reskrim

0
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano (kanan) bersama Kasat Reskrim lama AKP Hari Supranoto (tengah) dan penggantinya AKP Randy Anugrah Putranto (kiri). (Syakurah)

BONTANG – Polres Bontang kembali menggelar rotasi jabatan. Jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) kini diemban AKP Randy Anugrah Putranto menggantikan AKP Hari Supranoto. Serah terima jabatan berlangsung pada Jumat (22/8/2025).

AKP Randy sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Sebulu, Kutai Kartanegara. Sementara itu, AKP Hari dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Loa Kulu.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menegaskan, mutasi jabatan ini merupakan hal yang wajar dalam tubuh kepolisian guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.

“Dengan adanya pejabat baru, tentu kami berharap kinerja semakin ditingkatkan dan pelayanan kepada masyarakat lebih maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, AKP Hari memastikan seluruh penanganan kasus yang belum rampung akan diserahkan agar tetap berjalan. “Semua pekerjaan akan saya turunkan agar bisa diteruskan secara sinkron oleh pejabat baru,” jelasnya.

Di sisi lain, AKP Randy menegaskan siap melanjutkan program serta berkomitmen menjaga penegakan hukum di Bontang. “Saya siap bekerja secara profesional dan melanjutkan apa yang telah berjalan,” tegasnya.

Selain rotasi di Reskrim, jabatan Kasat Samapta Polres Bontang juga berganti. AKP Widodo digantikan oleh Mohamad Yazid yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bengalon.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Bea Cukai Bontang Gandeng BNN dan Polres Awasi Peredaran Liquid Vape

0
Sosialisasi yang dilakukan Bea Cukai dengan menggandeng BNN. (ist)

BONTANG – Kantor Bea Cukai Bontang melakukan langkah proaktif dalam mengantisipasi potensi penyalahgunaan Rokok Elektrik (REL) dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), khususnya liquid vape yang belakangan ini menjadi perhatian secara nasional.

Kepala Bea Cukai Bontang, Tri Haryono Suhud, mengatakan pihaknya menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Bontang untuk melakukan operasi sekaligus patroli pengawasan terhadap sejumlah toko vape di wilayah Kota Bontang.

“Belakangan isu nasional terkait narkoba cukup masif, salah satunya dugaan pencampuran narkotika ke dalam liquid. Ternyata hal itu pernah ditemukan di beberapa daerah. Kami tidak ingin hal tersebut terjadi di Bontang,” ujarnya, Kamis (21/8/2025).

Pengawasan dilakukan sejak 19 Agustus hingga Sabtu (23/8/2025) mendatang dengan menyasar sejumlah tempat penjualan eceran REL dan HPTL, seperti Home Vapor dan Monster Vapor.

“Ini langkah pencegahan, sekaligus sosialisasi agar pemilik usaha memahami aturan di bidang cukai. Kami ingin memastikan liquid yang beredar di Bontang aman dan tidak mengandung bahan berbahaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, peredaran barang Kena Cukai (BKC) ilegal, khususnya terkait liquid vape, cukup rawan dimanfaatkan. Apalagi prekursor atau bahan campuran yang berpotensi disalahgunakan juga cukup beragam.

“Karena ada concern terkait isian liquid, maka kami bersinergi dengan BNN untuk pengawasan lebih lanjut. Jika ada indikasi tindak pidana, akan langsung ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kecamatan Bontang Selatan Mulai Rekam KTP El bagi Pelajar Usia 16 Tahun

0
Camat Bontang Selatan, Kamsal. (Syakurah)

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan melakukan perekaman keliling terkait database kependudukan (KTP El) di Kecamatan Bontang Selatan.

Camat Bontang Selatan, Kamsal menjelaskan kegiatan ini difokuskan untuk merekam data pelajar yang berusia 16 tahun atau mereka yang segera menginjak usia 17 tahun di 2026.

“Kami diberikan data dari Disdukcapil, dan sudah diberitahukan kepada sekolah-sekolah, agar memberitahukan jadwal perekaman yang harus mereka lakukan,” katanya, Rabu (20/8/2025).

Berikut jadwal perekaman KTP El di Kecamatan Bontang Selatan

1. Selasa, 19 Agustus 2025
Waktu: Pukul 18.30 s/d 21.00
Kelurahan: Bontang Lestari
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 197
Lokasi: Kelurahan Bontang Lestari

2. Rabu, 20 Agustus 2025
Waktu: Pukul 19.30 s/d 21.00
Kelurahan: Satimpo
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 164
Lokasi: Kelurahan Satimpo

3. Kamis, 21 Agustus 2025
Waktu: Pukul 19.30 s/d 21.00
Kelurahan: Berbas Pantai
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 248
Lokasi: Kelurahan Berbas Pantai

4. Selasa, 26 Agustus 2025
Waktu: Pukul 19.30 s/d 21.00
Kelurahan: Berebas Tengah
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 321
Lokasi: Kelurahan Berbas Tengah

5. Rabu, 27 Agustus 2025
Waktu: Pukul 19.30 s/d 21.00
Kelurahan: Tanjung Laut Indah
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 396
Lokasi: Kelurahan Tanjung Laut Indah

6. Kamis, 28 Agustus 2025
Waktu: Pukul 19.30 s/d 21.00
Kelurahan: Tanjung Laut
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 359
Lokasi: Kelurahan Tanjung Laut
JUMLAH TOTAL
Jumlah Warga Belum Rekam KTP-el: 1.685

Jika terdapat pelajar yang belum sempat melakukan KTP El pihak kecamatan akan kembali berkeliling setelah jadwal di atastelah selesai. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam