Beranda blog Halaman 582

Car Free Night Ditunda Lagi, Ini Alasannya

0
Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Bontang, Asdar Ibrahim saat konferensi pers. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) Bontang menggelar konferensi pers terkait pembatalan event Car Free Night (CFN), yang rencananya berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Gunung Sari, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Pihaknya menyampaikan bahwa, pembatalan CFN tersebut karena belum mendapatkan rekomendasi rekayasa lalu lintas dari Polres Bontang, yang dimana sebenarnya kegiatan CFN akan berlangsung pada Sabtu (23/8/2025) mendatang.

“Kami belum menerima rekomendasi rekayasa lalu lintasnya dari pihak Polres Bontang, maka untuk CFN yang berada di Ahmad Yani kami tidak bisa melaksanakannya,” ucap Plt Kepala (DKUMPP) Bontang, Asdar Ibrahim.

DKUMPP menyampaikan, untuk perencanaan selanjutnya, pihaknya akan menginformasikan kembali terkait lokasi dan waktu pasti pelaksanaan CFN. Sebab semuanya masih dalam tahapan pertimbangan dan kajian supaya lebih matang.

“Kami masih menerima masukan atau sarannya untuk lokasi CFN yang baru nanti, dan pastinya akan kami kaji kembali dengan persiapan yang lebih matang, untuk perencanaan sebulan ke depan,” tambahnya.

Sebelumnya, di CFN ini untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang telah mendaftarkan diri, ada sebanyak 462 pendaftar. Akan tetapi stand yang disiapkan oleh pemerintah, hanya terdiri dari 246 stand saja.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jelang Peningkatan Fasilitas, Pedagang di Pelabuhan Loktuan Akan Ditata Ulang

0
Lurah Loktuan, Supriadi. (Syakurah)

BONTANG – Menyusul sidak Wali Kota Bontang di Pelabuhan Loktuan beberapa waktu lalu terkait penertiban pedagang, Kelurahan Loktuan pun mulai menindaklanjuti penertiban pedagang yang masih menempati lahan yang sudah dibebaskan.

Lurah Loktuan, Supriadi, mengatakan pihaknya telah meminta warga yang berjualan di area tersebut untuk membongkar sendiri bangunan yang berdiri.

“Bulan kemarin kami sudah kumpulkan warga yang menempati lahan itu. Kami sampaikan agar mereka secara mandiri membongkar bangunan, karena ada rencana peningkatan fasilitas pelabuhan,” ujar Supriadi, Selasa (19/8/2025).

Menurutnya, warga tidak menolak pembongkaran tersebut. Namun, mereka menyampaikan sejumlah permintaan, salah satunya difasilitasi lebih dulu tempat untuk berjualan sebelum pindah.

“Pedagang menyampaikan kalau usaha mereka bisa terputus, ketika diminta segera bongkar tanpa ada lokasi baru. Mereka khawatir kehilangan mata pencaharian. Makanya mereka minta ada lapak pengganti lebih dulu,” jelasnya.

Lokasi yang dimaksud, lanjut Supriadi, berada di depan pintu masuk pelabuhan sisi kiri. Nantinya, pemerintah bersama KSOP Bontang serta konsultan perencana akan membahas penempatan lapak baru, agar tidak mengganggu estetika pelabuhan.

“Sudah kami sampaikan juga ke Ibu Wali Kota saat kunjungan lapangan kemarin. Nantinya konsultan yang merancang titik-titik penempatan pedagang, agar tetap tertata rapi dan tidak mengurangi fungsi utama pelabuhan,” tegasnya.

Supriadi menambahkan, pihaknya berharap pedagang bisa bersabar menunggu hasil pembahasan bersama. “Intinya, pemerintah tidak ingin memutus mata pencaharian masyarakat, tapi juga harus menjaga kenyamanan dan keindahan kawasan pelabuhan,” pungkasnya.(Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Mobil Brio Terguling di Perumahan BSD, Beruntung Pengemudi Berhasil Diselamatkan

0
Mobil korban saat ditolong oleh para pengendara yang melintas. (Yusva Alam)

BONTANG – Seorang pengendara wanita mengalami nasib naas, lantaran mobil yang dikendarainya terguling di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD), Selasa (19/8/2025) sore sekitar pukul 15.30 wita. Tepatnya di jalan keluar perumahan setelah bundaran.

Berdasarkan pengamatan redaksi Radarbontang.com di lapangan, mobil bertipe Honda Brio itu terguling di sisi trotoar kiri jalan. Para pengendara yang melintas pun berupaya membantu pengendara wanita yang tidak diketahui namanya tersebut.

Saat berusaha ditolong, posisi mobil miring ke sisi kanan. Si pengendara wanita masih berada di dalam mobil tepatnya di belakang kemudi. Beruntung pintu belakang mobil masih bisa terbuka, dan wanita itu keluar lewat pintu belakang. Lalu beramai-ramai mobil berwarna putih keabuan itu didorong kembali ke posisinya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Wanita itu sendiri mengendarai mobilnya. Kedua ban depan pecah, kaca sisi kanan hancur, dan peredam di sisi kemudi tampak keluar dari stir.

Saat ditanya bagaimana kejadiannya, si pengendara mengaku tidak ingat. Hanya dia merasa pusing pada saat itu.

“Saya nyetir dan merasa pusing. Tiba-tiba mobil sudah terbalik,” ujarnya di pinggir jalan.

Seorang saksi mata mengungkapkan, mobil brio ini tiba-tiba menabrak trotoar dan langsung terguling.

“Saya lihat mobil ini nabrak trotoar dan langsung terguling,” ungkap saksi mata itu.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Semarak Merah Putih Satimpo Meriahkan HUT ke-80 RI

0
Kegiatan rangkaian Ulang Tahun RI ke-80 yang digelar Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Kelurahan Satimpo menggelar kegiatan Semarak Merah Putih dengan mengusung jargon “Satimpo Menyala, Merdeka Selamanya”.

Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Kelurahan Satimpo pada Senin (18/8/2025) berlangsung meriah dan diikuti sekitar 700 warga.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan senam bersama, dilanjutkan jalan sehat sejauh 1,5 kilometer. Adapun rute jalan sehat meliputi Kantor Kelurahan Satimpo – Perum HOP I – Perpustakaan Karyawiyata – Masjid Al-Falah – Perum HOP II – dan kembali ke halaman kantor kelurahan sebagai titik finis.

Lurah Satimpo, Maryono, secara resmi membuka acara. Ia menyampaikan kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di momen kemerdekaan.

“Kegiatan ini kami selenggarakan agar warga Satimpo semakin solid dan semangat kebersamaan tetap tumbuh, terutama dalam momentum perayaan kemerdekaan,” ungkapnya.

Selain olahraga, acara juga diramaikan hiburan serta pembagian doorprize menarik. Lebih dari 100 doorprize disiapkan panitia, termasuk hadiah utama satu unit sepeda.

Tak hanya hiburan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Survei Penilaian Integritas dan Pengendalian Gratifikasi oleh Inspektorat Kota Bontang. Hal ini sebagai bentuk edukasi masyarakat terkait pentingnya integritas serta pencegahan gratifikasi di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Lurah Bontang Baru Apresiasi Warga RT 01 Antusias Meriahkan HUT RI ke-80

0
Lurah Bontang Baru Apresiasi Warga RT 01 Antusias Meriahkan HUT RI ke-80
Acara penutupan kemeriahan 17 Agustus di RT 1 Bontang Baru. (ist)

BONTANG – Semarak kemerdekaan terasa di RT 01 Kelurahan Bontang Baru. Berbagai perlombaan digelar sejak 9 hingga 10 Agustus 2025, dengan acara puncak dilaksanakan pada 16 Agustus 2025.

Lurah Bontang Baru, Bagus, menyampaikan apresiasinya kepada warga yang terlibat aktif, khususnya para orang tua yang telah mengenalkan nilai perjuangan dan semangat kemerdekaan kepada anak-anak mereka.

“Saya berterima kasih kepada seluruh warga RT 01, khususnya para orang tua yang mau mengenalkan hari kemerdekaan Indonesia kepada para anak-anaknya. Saya berharap kemeriahan ini bisa bertahan setiap tahun dan antusias warga tidak berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RT 01 Sri Hamidah juga memberikan penghargaan kepada seluruh warga atas dukungan dan kekompakan yang ditunjukkan, baik berupa tenaga, materi, maupun partisipasi langsung dalam pelaksanaan lomba.

“Kegiatan ini bisa sukses karena bantuan dari seluruh warga RT 01, mulai dari bahu-membahu membantu dana hingga mengatur dan melaksanakan lomba sampai penutupan,” tambahnya.

Perlombaan yang digelar melibatkan seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua, dengan berbagai kategori lomba

Untuk anak-anak ada lomba kupas telur (usia 2–4 tahun), makan biskuit (usia 2–4 tahun), makan kerupuk (usia 5–6 tahun), memindahkan bendera (usia 5–6 tahun), memindahkan kerupuk (kelas 1–3 SD), sendok kelereng (kelas 1–3 SD), meniup gelas (kelas 4–6 SD) dan memasukkan sedotan ke botol (kelas 4–6 SD)

Untuk remaja yakni meniup gelas, dan memindahkan gelas dengan balon. Sementara itu untuk ibu-ibu memakai daster sambil memukul balon, serta jalan pakai balon dan tampah. Terakhir untuk kategori bapak-bapak lomba memakai jilbab

Kemeriahan perlombaan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga RT 01 dalam memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Lima Sekolah Ini Jadi Sasaran Awal Layanan Dapur MBG Bontang Utara 2

0
Dapur MBG ketiga di Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara. (Syakurah)

BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang kembali berlanjut dengan rampungnya pembangunan dapur MBG Bontang Utara 2, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Kepala Regional Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bontang, Surya Dewi, mengatakan dapur ini berlokasi di Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Adapun pengoperasian dapur ini ditargetkan mampu melayani hingga 4000 porsi setiap hari. Namun untuk tahap awal, jumlah distribusi masih dibatasi sekitar 2000 porsi.

“Berbeda dari dua dapur sebelumnya yang tahap awalnya 1500, tahap awal dapur ketiga ini hingga 2000 dan bertahap hingga 4000,”

Sementara itu, Kepala Dapur Bontang Utara 2, Rezky Pratama, menyampaikan layanan sarapan gratis ini akan difokuskan bagi siswa di lima sekolah terdekat, yaitu SMPN 1 Bontang, SD dan SMP Bintang di Jalan Pattimura, SMPN 7 Bontang, serta SDN 12 Bontang Selatan.

Program ini difokuskan untuk sarapan pagi, agar murid dapat lebih fokus di pagi hari. Namun untuk sekolah yang masuk siang, seperti kelas VII SMPN 1 pihaknya akan koordinasikan dengan pihak sekolah

“Kami akan mulai produksi di Jumat depan,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Bhabinkamtibmas Bersama Warga Gerebek Dua Remaja di Loktuan Sedang Asyik Ngelem

0
Bhabinkamtibmas Loktuan berhasil mengamankan anak-anak ngelem. (Ist).

BONTANG – Dua Anak di Kelurahan Loktuan kedapatan menghirup lem jenis fox di Jalan RE Martadinata, Gang. Senggol, Kecamatan Bontang Utara, Minggu (17/8/2025) malam.

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri mengatakan, bahwa penemuan anak remaja ngelem, bermula dari adanya laporan masyarakat sekitar.

Masyarakat merasa curiga, adanya sekelompok anak remaja yang sedang berkumpul hingga larut malam dengan gerak gerik yang mencurigakan. Sehingga petugas dari pihak kepolisian bersama Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Loktuan, bergerak cepat untuk menuju lokasi yang dimaksud warga.

“Ketika kami sampai di lokasi, terdapat dua anak remaja yang sedang menghirup lem. Keduanya pun masih berusia 15 tahun,” ucapnya.

Mendapati hal itu, Aiptu Bambang langsung bergerak cepat mengambil tindakan, untuk memberikan pembinaan pada kedua anak tersebut. Pembinaan diberikan untuk memberikan efek jera, agar keduanya tidak mengulanginya lagi.

“Untuk masyarakat, jika ada hal-hal yang mencurigakan seperti ini bisa segera melaporkannya ke kami. Hal seperti ini sangat tidak dibenarkan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dua Dapur Sudah Didirikan, Bontang Targetkan 16 Dapur di Program MBG

0
Dua Dapur Sudah Didirikan, Bontang Targetkan 16 Dapur di Program MBG
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris di peresmian SPPG Bontang Utara 2, di Dapur MBG Melar Guntung. (Ist).

BONTANG – Di Bontang menargetkan 16 dapur di program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan dua dapur di antaranya telah berjalan, yang berlokasi di Kecamatan Bontang Utara, dan Kecamatan Bontang Barat.

Dapur pertama di Kecamatan Bontang Barat, terletak di Jalan Soekarno-Hatta, sedangkan untuk dapur yang berada di Kecamatan Bontang Utara, berada di Jalan KS Tubun, yang secara resmi dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

“Maka sangat diharapkan dengan adanya dapur MBG ini, menjadi pusat pelayanan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas,” ucapnya, Sabtu (16/8/2025).

Keberadaan dapur gizi ini merupakan bentuk nyata semangat gotong royong, dan kolaborasi untuk mendukung program MBG sebagai salah satu program prioritas.

Kesempatan yang sama, pimpinan Regional Badan Gizi Nasional (BGN), Kota Bontang, Surya Dwi Saputra menyampaikan bahwa di program MBG Bontang sendiri menargetkan 16 dapur, dengan dua dapur yang telah berjalan.

Terlebih lagi, di Agustus ini nantinya akan bertambah dan beroperasi lagi dua dapur, seperti di Halal Square, dan juga di HOP 6 Komplek PT Badak, dengan perporsinya yang telah ditetapkan sebesar Rp 15 ribu.

“Jadi dalam program ini, kami turut melibatkan masyarakat melalui skema padat karya, dengan merekrut warga sekitar sebagai relawan dapur dengan upah harian sekitar Rp 120 ribu,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Pencuri di Klinik Satelit 1 dan 6 Sekolah Berhasil Dibekuk

0
Ilustrasi. (Ist)

BONTANG – Polres Bontang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar Klinik Satelit 1, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Muhammad Faruq alias MF (31) ditangkap di rumahnya pada Minggu (17/8/2025) dini hari. Polisi memastikan, MF adalah pelaku yang sama dalam enam kasus pencurian beruntun di sekolah dan yayasan di Bontang serta Marangkayu.

Kasus ini bermula pada Jumat, 1 Agustus 2025, ketika pihak klinik mendapati pintu laboratorium dalam keadaan rusak. Setelah diperiksa, sejumlah barang berharga diketahui hilang, di antaranya uang tunai Rp10 juta, tablet Xiaomi Redmi Pad Pro, handphone Xiaomi Redmi Note 10, serta jam tangan Samsung Galaxy Watch.

Dari rekaman CCTV, polisi mendapatkan petunjuk penting berupa ciri kendaraan dan helm yang digunakan pelaku. Petunjuk inilah yang kemudian dikembangkan hingga akhirnya tim berhasil melacak keberadaan MF dan menangkapnya di rumahnya.

Dari tangan MF, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu unit HP Xiaomi Redmi Note 10 5G, sebuah helm, serta kunci cadangan brankas.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aksi kriminal yang meresahkan warga. “Penangkapan ini bukti komitmen Polri menjaga keamanan. Setiap tindak pidana akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Selain kasus di Klinik Satelit 1, MF juga diketahui sebagai dalang pencurian beruntun yang sebelumnya terjadi di enam lokasi berbeda sejak Februari hingga Agustus 2025.

Aksinya menyasar Yayasan Baitul Quran Satimpo, Sekolah Bethlehem Gunung Elai, SD YPVDP Satimpo, SDN 011 Makarti Marangkayu, SMP YPK Belimbing, hingga TK Yayasan PKT Belimbing. Dari enam lokasi itu, pelaku menggasak uang tunai, laptop, kamera, proyektor, emas, hingga perangkat CCTV dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Editor: Agus S

Dukung Program MBG, Wawali Resmikan SPPG Bontang Utara 2

0
Dukung Program MBG, Wawali Resmikan SPPG Bontang Utara 2
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris resmikan SPPG Bontang Utara 2, Dapur MBG Mekar Guntung. (Ist).

BONTANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto terus dimatangkan. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris pun meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Utara 2, Dapur MBG Melar Guntung, yang berlokasi di Jalan KS. Tubun, Sabtu (16/8/2025).

“Keberadaan dapur gizi ini merupakan bentuk nyata semangat bergotong royong, dan kolaborasi untuk mendukung program MBG. Untuk memastikan anak-anak terbebas dari stunting, meningkatkan status gizi masyarakat, dan memastikan ibu hamil memperoleh asupan gizi yang cukup,” jelas Agus Haris.

Adapun dengan adanya kehadiran dapur MBG ini, Agus Haris sangat diharapkan menjadi pusat pelayanan gizi yang aman, sehat, dan berkualitas. Sekaligus wadah kebersamaan pemerintah, masyarakat, serta pihak swasta.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan juga pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur. Saat kegiatan berlangsung, kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Bontang, Nur Kalbi Agus Haris.

Selanjutnya ada pula dari Perwakilan Badan Gizi Nasional, para jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), tokoh masyarakat beserta dengan pengurus Yayasan Al Hikmah Guntung, selaku sebagai pengelola dapur. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam