Beranda blog Halaman 591

Car Free Night Akan Dilaksanakan 9 Agustus Mendatang

0
Car Free Night Akan Dilaksanakan 9 Agustus Mendatang
Rapat pembahasan CFN di Bontang. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang akan menggelar Car Free Night, yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus mendatang.

Program ini merupakan salah satu rencana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, yang akan digelar tiap minggunya.

Kegiatan ini mulai dirapatkan oleh beberapa OPD terkait seperti DKUMPP, Dinas Perhubungan, BPBD, Kelurahan Api-api, Damkar dan perwakilan masyarakat.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Lukman memimpin rapat tersebut. Nantinya sembari pelaksanaan CFN digelar pada 9 Agustus, evaluasi bertahap akan dilaksanakan.

“Nanti lokasi di Jalan Ahmad Yani, mulai dari simpang Kaltim Pos sampai dealer Honda,” katanya, Minggu (3/8/2025).

Plt Kepala DKUMPP Bontang, Asdar Ibrahim mengatakan, dalam kegiatan tersebut akan dilibatkan ratusan pedagang yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). List pendaftarannya akan melibatkan Koperasi Merah Putih Api-Api dengan bantuan DKUMPP Bontang.

UMKM yang terlibat juga akan diseleksi terlebih dahulu, UMKM tersebut bisa berasal dari tiga kecamatan, namun akan dipilah sesuai kriteria.

“Sekitar 246 slot lapak disediakan, mereka juga perlu membayar Rp 80 hingga Rp 100 ribu untuk biaya listrik dan kebersihan,” pungkasnya

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Diancam Sajam, Warga Kampung Baru Laporkan Dua Pria Diduga Mabuk

0
Polres Bontang berhasil mengamankan terduga pelaku yang membawa sajam, di Kampung Baru. (Dwi/RadarBontang)

BONTANG – Polres Bontang berhasil mengamankan dua orang di wilayah Kampung Baru, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (3/8/2025) sekitar pukul 22.00 Wita.

Warga sekitar melaporkan ke pihak kepolisian, adanya dua orang yang diduga dalam keadaan mabuk, sambil mengancam salah satu warga sekitar menggunakan senjata tajam (sajam) yang dibawanya.

Diketahui, pria yang mengancam menggunakan sajam merasa tersinggung, lantaran adanya teguran dari orang tua siswa yang sedang berlatih voli.

“Iya, tadi kami yang melaporkan ke polisi kalau ada orang yang mabuk, soalnya dia sambil menodongkan sajam ke salah satu warga sekitar sini. Kami hanya antisipasi, takut ada kejadian yang tak diinginkan,” ucap salah satu warga sekitar.

Saat polisi tiba di lokasi, pihaknya berhasil mengamankan dua orang pria terduga pelaku mabuk-mabukan, dengan kondisi yang masih setengah sadar.

“Yang mengancam pakai sajam satu orang, tapi yang mabuk ada dua orang. Sajamnya pun ada dua, parang dan badik,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dihadiri Ketua DPRD Bontang, Pekik Pancasila Semarakkan HUT ke-8 PSSB

0
Perayaan HUT ke-8 PSSB yang dihadiri Ketua DPRD Bontang. (Ist)

BONTANG – Paguyuban Sukowati Sragen Bontang (PSSB) merayakan hari jadinya ke-8 di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Barat, Minggu (3/8/2025). Kegiatan ini dihadiri seluruh anggota PSSB serta tamu undangan, salahsatunya Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Selain itu hadir pula Kepala Batalion Rudal 7/abc, Mayor Arh Bayu Adiwisuda beserta Istri, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, H Sutrisno yang mewakili Ketua DPD Ikapakarti, H Harsono yang tidak bisa hadir, lalu ada perwakilan dari Kecamatan Bontang Barat, Ketua PSSB Suparno dan Perwakilan dari beberapa paguyuban yang bernaung di bawah Ika Pakarti serta komunitas-komunitas di Kota Bontang.

Dihadiri Ketua DPRD Bontang, Pekik Pancasila Semarakkan HUT ke-8 PSSB

Hadir pula tamu dari luar kota seperti Perwakilan Paguyuban Sukowati Sragen Samarinda (PSSS), KWS Samarinda, serta Perwakilan Sragen dari Balikpapan.

Ketua Panitia, Setiyabudi dalam sambutannya mengatakan, sangat terharu melihat semangat warga PSSB dan tamu yang diundang sebagian besar bisa hadir dalam acara perayaan sewindu PSSB.

“Acara ini digagas hanya beberapa hari saja, tapi warga PSSB sangat antusias hadir. Saya hanya bisa mendoakan semoga sehat selalu dan sejahtera warga PSSB,” ujarnya.

Ketua PSSB, Suparno mengatakan, selama 8 tahun menjadi nahkoda paguyuban sangat berterima kasih kepercayaan yang selama ini dipundaknya. Mengingat persatuan warga perantau yang berdomisili di Bontang sangat memerlukan komunikasi yang aktif dalam segala keperluan.

“Pertama harus sinergi dengan Pemerintah dalam menjaga kondusifnya perekonomian, ketentraman, dan kenyamanan, seperti tema perayaan kali ini ‘Guyub Rukun Migunani'” ungkap Suparno.

Pekik Pancasila yang disampaikan Kepala Badan Kesatuan dan Politik Bontang, Dedy Haryanto menambah hidupnya suasana perayaan hari jadi PSSB. Antusias warga PSSB dan tamu undangan sekitar 600 orang mengikuti pembacaan Teks Pancasila dengan Khidmat.

Dedy menambahkan, bahwa PSSB menjadi salah satu paguyuban yang sudah terdaftar di Pemerintahan Kota Bontang.

Penulis: Darman
Editor: Yusva Alam

Kapal Milik Warga Loktuan Terbakar Usai Berlibur Dari Beras Basah

0
Proses evakuasi warga Loktuan dan diberikan pertolongan pertama. (Ist)

BONTANG – Sebuah kapal milik warga Loktuan terbakar di tengah perairan Beras Basah, Minggu (03/08/2025).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan, Eko Mashudi mengatakan kejadian terjadi pukul 11.20 Wita.

Kapal tersebut milik Nur Arif. Ia bersama 6 anggota keluarganya usai berlibur dari pulau beras basah. Di tengah perjalanan pulang menuju Pelabuhan Loktuan kapal tersebut kehabisan bensin.

Saat hendak mengisi bensin, ombak besar membuat bahan bakar tumpah sedikit ke bagian mesin yang masih panas dan menyebabkan percikan api, hingga membakar mesin motor kapal tersebut.

“Pemilik kapal mengalami luka ringan pada di bagian paha, betis, lengan dan telapak tangan saat coba memadamkan api,” ucapnya.

Kejadian ini dilihat oleh salah satu kapal nelayan yang melintas, dan ia pun berusaha membantu. Setelahnya, petugas BPBD datang lantaran melihat kepulan asap saat melakukan patroli rutin di sekitaran perairan tersebut.

“Korban dibawa ke Pelabuhan Tanjung Laut untuk mendapatkan pertolongan pertama dari tim medis,” jelasnya.

Dalam kejadian ini hanya satu korban. 6 anggota keluarga lainnya berhasil diselamatkan dan hanya mengalami trauma pasca kejadian ini.

Ia mengimbau untuk masyarakat yang memiliki kapal, ketika mau beraktivitas di tengah laut cek bahan bakar pada mesin, apakah sudah terisi penuh atau tidak.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Porseni ke-8 HMB Cabang Samarinda Berakhir, SMA YPK Raih Juara I Basket

0
Juara basket dari SMA YPK Bontang dan para pemenang kategori fotografi di Porseni ke-8 HMB Cabang Samarinda. (Ist).

BONTANG – Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Samarinda sukses menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) ke-8 di tahun ini.

Porseni ke-8 kali ini mengadakan perlombaan basket dan fotografi. Sekolah yang berhasil mendapatkan juara di kategori basket di antaranya, juara I SMA YPK A, juara II dari SMA Negeri I, serta di juara III dari SMA Vidatra.

Selanjutnya dalam kategori lomba fotografi, juara I dari SMK Negeri 2, Andi Alfiansyah C.F. Juara II dari SMA YPK, Fahmi Fawwas, dan Juara III dari SMK Negeri I, Muhammad Mahardika Ubaid Firdaus.

Adapun pemenang dari kategori Best supporter, di juarai oleh SMA YPK, kategori Best player siswa dari SMA YPK, yakni Gibriel. Serta untuk foto terfavorit Adyatama Ramadhany dari SMK Negeri 2 Bontang.

Ketua HMB Cabang Samarinda, Alfiani Hanifah Salsabila mengatakan, sangat berkesan dan bersyukur atas kelancaran dan suksesnya kegiatan tersebut.

Juara basket dari SMA YPK Bontang dan para pemenang kategori fotografi di Porseni ke-8 HMB Cabang Samarinda. (Ist).

Terlebih lagi, dirinya berterima kasih kepada para peserta yang turut berpartisipasi, dalam mengikuti perlombaan basket dan fotografi.

“Tak lupa juga untuk seluruh sponsor beserta media partner yang telah mendukung, saya mengucapkan terima kasih banyak. Harapan ke depan, di Porseni mendatang bisa lebih besar lagi dari yang sebelumnya,” ucapnya, Sabtu (2/8/2025).

Kesempatan yang sama, Ketua Panitia Rizky Ramadan turut menyampaikan, semoga kegiatan Porseni ini tidak hanya ada di tahun ini saja, tapi bisa tetap berjalan hingga ke depan dan menjadi event tahunan tetap dari HMB Cabang Samarinda.

”Terlebih lagi, di porseni ke depannya tidak hanya menggelar lomba basket dan fotografi saja, tapi bisa menggelar berbagai macam perlombaan lain, yang mana Porseni ini bisa menjadi event yang lebih besar dari sekarang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dua Pencuri di Toko Mebel Ditangkap, Pelakunya Mantan Pekerja Lepas

0
Ilustrasi pencurian. (AI).

BONTANG – Tim Rajawali Satreskrim Polres Bontang berhasil mengamankan dua terduga pelaku aksi pencurian di toko mebel Jalan Bhayangkara, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara beberapa waktu lalu.

Kedua pelaku berinisial ZHA (28) dan IR (21), dimana keduanya merupakan karyawan yang bekerja lepas di toko mebel tersebut.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto mengatakan, penangkapan berlangsung Jumat (1/8/2025) kemarin, sekitar pukul 13.30 Wita. Penangkapan kedua pelaku terjadi di Pos 7, Jalan Kapal Pinisi, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara.

“Setelah kami amankan dan diperoleh keterangan dari korban, kedua terduga pelaku adalah karyawan yang bekerja lepas di toko mebel itu,” ucapnya.

Sebelumnya, aksi pencurian tersebut terjadi pada Selasa (8/4/2025) lalu, sekitar pukul 10.00 Wita, dimana saat itu saksi AG yang sedang membuka toko mebel, lalu mengecek stok mendapati beberapa barang mebel yang hilang.

“Mebel yang dicuri berupa satu lemari jati, satu set meja makan jati, satu set kursi ruang tamu, serta empat kursi makan,” tambahnya.

Sehingga dalam kasus pencurian tersebut, korban telah mengalami kerugian materiil sebesar Rp29,5 juta.

“Perbuatan para terduga dilakukan dalam beberapa kali aksi, saat pengelola lengah dalam kontrol stockist mebeler,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tindaklanjuti Hasil Mediasi Tapal Batas, Gubernur Bakal Survei ke Sidrap

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat ditemui. (Dwi/MediaKaltim).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) akan melakukan survei secara langsung ke Sidrap, guna menindaklanjuti hasil mediasi Tapal Batas Kampung Sidrap yang belum kunjung menemukan titik temu.

“Gubernur nanti akan survei ke lapangan, habis itu kita serahkan ke MK,” ucapnya saat ditemui, Sabtu (2/8/2025).

Neni pun menambahkan, jika dirinya belum mengetahui dengan pasti, kapan jadwal gubernur akan datang untuk bisa melakukan survei tersebut.

“Untuk surveinya tergantung dari gubernur,” paparnya.

Diketahui, batas waktu yang diberi oleh MK untuk melakukan mediasi persoalan Kampung Sidrap terhitung 3 bulan 2 minggu, dari keputusan di 25 Mei 2025 lalu.

“Pastinya kita berharap Kampung Sidrap bisa masuk ke wilayah Bontang,” tegasnya.

Sebelumnya, mediasi telah dilakukan tepat Kamis (31/7/2025) kemarin, yang berlangsung di di Ruang Jempang Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltim di Jakarta.

Kegiatan mediasi dihadiri kedua daerah, meliputi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim).

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Kutim masih enggan melepas wilayah Sidrap begitu saja. Sehingga dari hasil mediasi kemarin, belum ada tanda-tanda kepastian.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Bontang Raih Indeks Inovasi Tertinggi se-Kaltim 2024

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat menghadiri kegiatan Workshop di Auditorium Tiga Dimensi. (Ist).

BONTANG – Kota Bontang berhasil meraih skor indeks inovasi tertinggi se-Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2024. Skor indeks inovasi sebesar 63,91 yang diraih mengungguli seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

Adapun kabupaten/kota yang menjadi urutan posisi setelah Bontang, meliputi Kutai Kartanegara (Kukar) berada di posisi kedua dengan skor 58,59, serta diikuti oleh Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), di peringkat ketiga dengan nilai 37,61.

Hasil tersebut berdasarkan dari klasifikasi indeks inovasi nasional, nilai 60,01 hingga 100,00 tergolong “Sangat Inovatif”, sementara rentang 35,00 hingga 60,00 berada dalam kategori “Inovatif”.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat sambutan menyampaikan apresiasi terhadap seluruh perangkat daerah, yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Ia menekankan bahwa prestasi ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk tantangan baru ke depan.

“Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak. Tapi saya ingin tegaskan bahwa, capaian ini jangan sampai membuat kita berpuas diri. Jadikan ini sebagai pemicu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tantangan ke depan akan semakin kompleks dan membutuhkan respons yang adaptif, serta kreatif dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sehingga pemerintah akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor, dan memfasilitasi pelatihan maupun forum diskusi untuk meningkatkan kapasitas inovasi daerah.

Kesempatan yang sama turut disampaikan secara daring melalui Zoom Meeting, Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Yusharto Huntoyungo, mengumumkan bahwa Kota Bontang berhasil meraih skor indeks inovasi sebesar 63,91, yang sudah mengungguli seluruh kabupaten/kota lain di Kaltim.

“Bontang menjadi daerah dengan capaian indeks inovasi tertinggi di Kaltim pada 2024, dan masuk dalam kategori ‘Sangat Inovatif’,” jelasnya.

Capaian tersebut menempatkan Bontang sebagai satu-satunya daerah di Kaltim yang masuk kategori tertinggi.

Hal ini mencerminkan konsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, dalam mengembangkan berbagai program dan kebijakan berbasis inovasi demi peningkatan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kecamatan Bontang Selatan Gelar Lomba Sambut HUT RI ke-80

0
Kecamatan Bontang Selatan mengajak tiap kelurahannya menyambut 17 Agustusan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan bersama dengan tiap kelurahannya, melaksanakan kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun RI ke-80 pada 17 Agustus mendatang.

Camat Bontang Selatan, Kamsal menjelaskan, kegiatan ini sekaligus ajang silaturrahmi antar kelurahan yang berada di wilayahnya, seperti Kelurahan Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Satimpo, Berbas, Berbas Tengah serta Bontang Lestari.

Kegiatan ini diawali dengan senam bersama, dilanjutkan dengan jalan sehat, kemudian berbagai macam jenis lomba dilakukan.

“Tidak hanya lomba yang dapat hadiah, kita ada doorprize juga kita bagikan,” pungkasnya, Jumat (1/8/2025).

Ratusan pegawai dari wilayah ini hadir memeriahkan kegiatan, mereka juga melibatkan anak-anak perkuliahan yang sedang menjalani KKN.

“Ada 200 orang lebih mungkin, kegiatan tahunan seperti ini memang perlu dilakukan, selain menumbuhkan nasionalisme, biar makin akrab satu sama lain,” katanya. (adv/sya)

Editor: Yusva Alam

Kabel Listrik di Pisangan Terbakar, Duduga Akibat Tertimpa Pohon

0
Terjadi kebakaran kabel listrik di atas rumah warga di Pisangan. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Sebuah kabel listrik yang melintang di atas rumah warga di Jalan HM. Ardans, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (1/8/2025) alami putus dan terbakar, sekitar pukul 23.40 Wita.

Akibat insiden tersebut, listrik di wilayah Pisangan seketika menjadi padam. Sebab, ada beberapa kabel listrik yang terputus, akibat terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, melalui Komandan Kompi, Muhammad Ramli mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya kabel listrik yang terbakar di atas rumah warga di wilayah Pisangan.

Hal tersebut diduga, lantaran adanya pohon yang roboh, sehingga menimpa kabel listrik. Alhasil, akibat tertimpa pohon kabel listrik yang putus, sehingga terjadi kebakaran pada kabel aliran listrik.

“Kami datang apinya sudah mulai padam sendiri, kami pun belum sempat menangani. Sebab bahaya kalau di padamkan langsung dengan air, jadi biarkan dulu PLN yang menanganinya,” ucapnya saat ditemui.

Kondisi api yang membakar kabel pun tidak membesar, sehingga api yang muncul dan membakar kabel tersebut tidak sampai merembet hingga ke rumah warga.

“Kami pun sudah antisipasi menurunkan 3 armada, melihat kondisinya yang seperti ini resiko juga jika langsung menyemprotkan air ke listrik yang terbakar, sebab sangat bahaya. Jadi pihak PLN dulu yang menyelesaikan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam