Beranda blog Halaman 592

Bontang Tuan Rumah PWD dan Hari Pramuka ke-63 se-Kaltim, BW: Bontang Harus Berikan yang Terbaik!

0
Bontang Tuan Rumah PWD dan Hari Pramuka ke-63 se-Kaltim, BW: Bontang Harus Berikan yang Terbaik!
Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang saat memberikan masukkan di rapat paripurna. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kota Bontang dipercaya menjadi tuan rumah untuk peringatan Hari Pramuka ke-63, dan Perkemahan Wirakarya Tingkat Daerah Kalimantan Timur Tahun 2024.

Wali Kota Bontang, Basri Rase menyatakan telah mendukung penuh kelancaran acara tersebut, dan turun langsung untuk memastikan bahwa Kota Bontang siap menjadi tuan rumah yang ramah dan bersahabat bagi seluruh peserta dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, Kota Bontang dipercaya sebagai tuan rumah, kami juga sudah mengecek langsung tempat yang akan digunakan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang atau akrab disapa BW meminta agar Pemkot dan Kwarcab Bontang bisa memberikan yang terbaik untuk kegiatan besar ini, karena akan ada tamu se-Kaltim yang datang.

“Kita sudah diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah di event ini. Apalagi se-Kaltim, harus berikan kesan yang luar biasa ke peserta,” terangnya.

Ia juga berharap agar kegiatan Hari Pramuka dan PWD ini harus dibuat sespektakuler mungkin. Karena ini adalah momentum untuk membangun gerakan pramuka di Kota Bontang agar menjadi lebih baik.

“Dengan memberikan yang terbaik kita bisa dipercayakan lagi untuk event-event besar berikutnya. Tak hanya daerah, nasional pun harus,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Tingkatkan Komitmen Atasi Stunting, Pupuk Kaltim Mulai Program PEDALGAS di Kelurahan Guntung

0

BONTANG – Tingkatkan kontribusi dalam penanggulangan stunting di Kota Bontang, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) perluas program Pencegahan dan Pengendalian Stunting (Pedalgas) melalui aksi konkret dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini ditandai Kick Off program Pedalgas di Kelurahan Guntung Bontang Utara, oleh Manajemen Perusahaan bersama Pemkot Bontang, Kamis (20/6/2024).

SVP SDM Pupuk Kaltim Eko Cahyo Dewi Oktori, mengungkapkan Pupuk Kaltim berkomitmen mendukung Pemerintah dalam penanggulangan stunting, dalam mendorong terwujudnya generasi penerus yang unggul dan berdaya saing. Terlebih penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas nasional, yang penanganannya butuh aksi multidimensi dan multisektor. Sehingga Pupuk Kaltim pun mengambil peran melalui kolaborasi multipihak, agar ke depan angka stunting di Kota Bontang bisa ditekan melalui serangkaian upaya.

Setelah berjalan mulai 2022 silam, program Pedalgas terus dikembangkan dengan berbagai tahap implementasi di lapangan. Mulai dari pembekalan kepada kader Posyandu, pelatihan serta pendampingan bagi ibu hamil dan menyusui, pemberian makanan tambahan bagi anak bawah dua tahun yang menyasar kawasan pesisir di sekitar Pupuk Kaltim. Program ini pun menggandeng Pemkot Bontang melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bontang Utara 2 sebagai pelaksana.

“Dan kali ini program Pedalgas menyasar Kelurahan Guntung sebagai kawasan terdekat perusahaan, sehingga perluasan upaya penanggulangan stunting bisa kita pacu secara optimal,” ucap Eko Cahyo.

Dijelaskannya, Pupuk Kaltim sebelumnya juga menyasar upaya serupa di Kelurahan Loktuan dengan mendorong keterlibatan dan peran lintas sektor, guna mendukung program pencegahan serta pengendalian stunting. Dimana kelurahan Loktuan sebagai salah satu lokus penanganan dari Pemkot Bontang, didorong dapat melakukan intervensi secara terintegrasi agar persoalan stunting yang masih terbilang tinggi di wilayah tersebut dapat dikendalikan secara optimal.

Rembug tingkat Kelurahan pun dilaksanakan untuk merumuskan sejumlah upaya intervensi gizi yang akan dilaksanakan, sekaligus membangun komitmen bersama seluruh elemen masyarakat agar program Pedalgas mampu berjalan lebih maksimal.`

“Langkah inilah yang dikembangkan Pupuk Kaltim di Kelurahan Guntung, sehingga bekal dan upaya penanggulangan turut berjalan sesuai sasaran program,” tandas Eko.

Dirinya menyebut, program Pedalgas merupakan bentuk kepedulian Pupuk Kaltim bagi pertumbuhan anak di Kota Bontang, sekaligus menekan risiko stunting sejak masa kehamilan. Program ini juga wujud dukungan Perusahaan terhadap pencapaian 17 indikator Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya menghilangkan kelaparan dan segala bentuk mal nutrisi di tahun 2030, serta mencapai kesehatan pangan melalui penurunan angka stunting hingga 40 persen di tahun 2025.

“Stunting adalah isu kompleks yang memerlukan penanganan lintas sektor. Oleh karena itu, Pupuk Kaltim berkomitmen mendukung pemerintah dalam menanggulangi persoalan ini melalui berbagai inisiatif seperti halnya Program Pedalgas,” tutur Eko.

Wakil Wali Kota Bontang Najirah, yang turut hadir pada kesempatan itu mengatakan, pengentasan stunting merupakan salah satu prioritas Pemkot Bontang dalam mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat, melalui inisiatif kolaboratif bersama berbagai pihak. Salah satunya Pupuk Kaltim yang sejauh ini telah menunjukkan komitmen nyata mendukung Pemerintah agar persoalan stunting bisa ditekan secara bertahap.

Menurut Najirah, sinergi antar seluruh pihak sangat diperlukan untuk mencapai target penurunan angka stunting sesuai ketetapan Pemerintah. Dimana tahun ini Kota Bontang menargetkan penurunan hingga 14 persen, dari saat ini berada di angka 19 persen. Oleh karena itu, peran bersama dalam pengentasan persoalan ini sangat dibutuhkan untuk mengejar realisasi target yang diharapkan.

“Pemkot Bontang sangat mengapresiasi Pupuk Kaltim yang terus menggencarkan upaya pengendalian dan penanggulangan stunting dengan program Pedalgas. Sinergi seperti ini yang kita butuhkan, sebagai bentuk kolaborasi aktif dalam mewujudkan Bontang sehat, cerdas dan berdaya saing,” ungkap Najirah.

Dirinya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut mendukung pelaksanaan program Pedalgas di Kelurahan Guntung. Apalagi intervensi yang lebih spesifik bagi anak bawah dua tahun dengan gizi buruk, menjadi target utama pengentasan yang disasar. Mulai dari skrining kesehatan, pemberian makanan tambahan, pemantauan gizi hingga kelas bagi balita dan ibu menyusui.

“Dari hal tersebut, penanganan yang lebih komprehensif bisa terus dilaksanakan pada setiap sasaran program, agar kualitas hidup anak maupun keluarga bisa ditingkatkan sesuai standar kesehatan,” tambah Najirah.

Sementara Kepala Puskesmas Bontang Utara 2 dr Dwiyanti, menyampaikan program Pedalgas yang sebelumnya telah dimulai di Kelurahan Loktuan menunjukkan adanya penurunan dalam dua tahun terakhir, dari sebelumnya berkisar 25,21 persen menjadi 19,78 persen. Hal itu pun dipengaruhi berbagai upaya yang dilaksanakan melalui Pedalgas, seperti peningkatan kapasitas kader posyandu dan intervensi lainnya, hingga pememenuhan sarana prasarana yang lebih memadai.

Selain juga pembuatan modul resep anak berbahan pangan lokal hingga intervensi langsung bagi balita yang berpotensi stunting. Berdasarkan itu, pelaksanaan Pedalgas pun diperluas di Kelurahan Guntung melalui intervensi bagi anak dengan mal nutrisi underweight (berat badan kurang), serta balita dengan gizi sangat kurang.

“Untuk Pedalgas Guntung, intervensi anak akan dilakukan selama 90 hari dengan pemberian makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal, serta pelaksanaan tata laksana gizi khusus pada balita gizi sangat kurang,” terang Dwiyanti. (adv)

Tiap Hari Jumlah Pelamar di Job Fair 2024 Terus Meningkat

0
Tiap Hari Jumlah Pelamar di Job Fair 2024 Terus Meningkat
Suasana Job Fair 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Job Fair garapan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang telah berjalan 3 hari sejak Senin (24/6/24) dan akan ditutup Kamis (27/6/24) besok.

Kabid Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja, Lukmanul Hakim mengatakan, bahwa seluruh kegiatan Disnaker berpindah ke Job Fair untuk sementara, dan pelayanannya hingga malam hari.

“Ramai sekali pembuatan kartu kuning, kita layani sampai malam,” ujarnya.

Pengantar Kerja Ahli Pratama, Tiadur menambahkan, bahwa pembuatan kartu kuning didominasi oleh pelajar SMA yang baru lulus kemudian lulusan S1 yang juga baru lulus.

“Walaupun mereka belum menerima ijazah, bisa menggunakan SKL saja,” jelasnya.

Nantinya berkas dari pelamar akan direkapitulasi oleh perusahaan, setelah itu total pelamar akan mereka setor ke Disnaker sehingga diketahui jumlah pelamar perharinya.

Hari pertama job fair sudah menerima 210 pelamar, kemudian di hari kedua mencapai 338. Ia mengungkapkan, jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu, apalagi terdapat dua perusahaan raksasa yakni PT Pupuk Kaltim dan LNG Badak.

“Memang kami harapkan tiap harinya selalu meningkat kunjungan dari para pelamar,” ujarnya.

Selain karena adanya perusahaan besar yang ikut membuka lowongan, hiburan-hiburan malam yang diadakan oleh job fair juga menjadi penarik perhatian bagi warga Bontang, yang sembari menyaksikan penampilan mereka juga bisa melamar pekerjaan.

Diketahui pada tahun 2023 lalu total pelamar sebanyak 2284, dan kemungkinan tahun 2024 ini akan berjumlah lebih.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

FIF Group Buka Lowongan bagi Penyandang Disabilitas, Ini Syaratnya!

0
FIF Group Buka Lowongan bagi Penyandang Disabilitas, Ini Syaratnya!
Stan FIF Group di Job fair 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – PT Federal International Finance (FIF) Group cabang Kota Bontang membuka lowongan kerja bagi disabilitas yang mandiri. Hal itu diungkapkan Novia, selaku HRD pada Rabu (26/6/24).

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya mencari satu orang disabilitas untuk ditempatkan sebagai pegawai administrasi dengan kriteria minimal lulusan SMA dengan jangkauan umur 18 hingga 35 tahun.

Novia menjelaskan, syarat disabilitas tersebut tetap bisa berjalan sendiri dan berkomunikasi dengan baik. Misalnya, seorang tuna rungu, ia dipersilahkan bekerja dengan menggunakan alat bantu dengar.

“Kalau misalnya ada yang kecelakaan kerja, tangannya rusak sebelah bisa kami terima,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelumnya sudah ada pelamar disabilitas, namun ia menggunakan kursi roda sehingga belum memenuhi syarat, karena struktur dari bangunan kantor yang tidak memadai, bakal kesulitan naik turun tangga.

Perekrutan ini merupakan salah satu program dari FIF Group pusat untuk tetap memberdayakan masyarakat disabilitas. Melibatkan karyawan disabilitas pada seluruh kegiatan yang ada di kantor pusat maupun cabang, tanpa adanya diskriminasi. Semua karyawan diperlakukan adil dan setara tanpa membuat prasangka negatif tentang kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki.

“Jadi setiap cabang FIF harus merekrut satu disabilitas, biar adil,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Sah! Gammi Bawis Paten Hak Kekayaan Intelektual Kota Bontang

0
Sah! Gammi Bawis Paten Hak Kekayaan Intelektual Kota Bontang
Gammi Bawis telah dipatenkan sebagai kekayaan intelektual Kota Bontang. (Syakurah /Radarbontang)

BONTANG – Gammi Bawis telah tercatat di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia pada tanggal 3 Juni 2024, sebagai kekayaan intelektual indikasi asal Kota Bontang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah.

“Saat ini Gammi Bawis telah secara resmi diakui milik Kota Bontang,” ujarnya.

Dispoparekraf berupaya bagaimana makanan tersebut tidak diklaim oleh pihak lain. Karena di daerah lain sudah mulai membuat menu yang sama sebagai wisata kuliner di daerahnya.

“Saya berterima kasih kepada Wali Kota Bontang dan seluruh pihak yang berkontribusi sehingga dapat tercapai keinginan ini,” ujarnya.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengingatkan, bahwa bawis sendiri hanya ada di Kota Bontang, dan jika ada yang sama itupun terdapat di daerah Lombok. Sehingga jika ada bawis-bawis di daerah lain, rasanya tidak akan sama persis seperti yang ada di laut Bontang.

“Olahan Gammi Bawis sudah tercatat sebagai Hak Kekayaan Intelektual Kota Bontang. Patut kita syukuri, jangan sampai rasanya berubah,” ujarnya.

Lebih lanjut Basri menilai, dengan keberadaan gammi bawis, Bontang dapat memiliki keuntungan dari segi sektor wisata Kota Bontang dan memang sudah menjadi keunggulan sejak dulu

“Kalau rasanya sudah mantap, kemasan sudah bagus, tinggal promosinya kita tingkatkan,” ucapnya.

Penulis: Syakura
Editor: Yusva Alam

Belajar Olah Gammi Bawis ala Chef Degan di Cooking Class Disporparekraf

0
Belajar Olah Gammi Bawis ala Chef Degan di Cooking Class Disporparekraf
Hari pertama cooking class, Dispoparekraf. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) melaksanakan Cooking Class yang berlangsung tanggal 26 hingga 27 Juni 2024 di Hotel Grand Mutiara.

Sebanyak 42 peserta yang berasal dari ibu-ibu PKK kelurahan, serta pelaku usaha kuliner di Kota Bontang hadir dalam kegiatan ini bertema Gammi Bawis khas Bontang ini.

Kepala Dispoparekraf Bontang, Rafidah mengatakan, kegiatan ini diinisiasi Pemerintah Kota Bontang dalam upaya pengembangan sumber daya pariwisata ekonomi kreatif, agar menciptakan produk kuliner yang higienis, menarik, dan tercapainya pelayanan yang baik.

“Ini bisa merangsang kewirausahaan dan kemandirian pengusaha,” jelasnya.

Kegiatan ini juga mengasah kepercayaan diri dan kemampuan, dengan keterampilan diri dengan memanfaatkan nilai-nilai budaya masyarakat Bontang dalam hal usaha.

Di hari pertama berlangsung untuk pembelajaran terlebih dahulu, dan di hari kedua para peserta akan dibagi menjadi 6 kelompok untuk melakukan praktek lomba memasaknya.

Tak tanggung-tanggung, workshop memasak tersebut menghadirkan chef terkenal Indonesia yakni Chef Degan Septoadji. Kehadiran Chef Degan dalam kelas memasak kali ini tidak hanya sekedar mendemokan kelas masak semata, namun akan berfokus pada pengembangan dan pengolahan Gammi Bawis khas Bontang dari kacamata wisata kuliner.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi kegiatan ini, karena kegiatan ini mengangkat tema Gammi Bawis, dimana Bontang dikenal dengan gammi bawisnya, kuliner ini adalah salah satu identitas budaya lokal Bontang yang perlu dipertahankan, lestarikan, dan kembangkan. Karena gammi bawis ini hanya ada di Kota Bontang.

“Daerah lain juga punya bawis, namun berbeda dengan bawis yang dimiliki oleh Kota Bontang. Jadi ini merupakan berkah bagi kita, karena Bontang memiliki suatu hal yang tidak dimiliki daerah lainnya,” jelasnya.

Penulis: Syakura
Editor: Yusva Alam

Golkar dan Gerinda Sepakati Koalisi di Pilkada 2024

0
Golkar dan Gerinda Sepakati Koalisi di Pilkada 2024
Partai Golkar dan Gerindra sepakat berkoalisi. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Golkar Bontang, Andi Faizal mengungkapkan, Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) bersepakat berkoalisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bontang.

Ia mengatakan, pihaknya telah melalukan komunikasi, dan surat SK pun telah diterbitkan dari masing-masing pihak.

“Kami telah memiliki kesepahaman untuk bersama di Pilkada, dan kami sudah memberitahukan kepada ketua masing-masing,” ujarnya saat ditemui, Senin (24/6/24).

Untuk calonnya ia menjelaskan, bahwa itu akan tergantung daripada pilihan DPD dan DPP masing-masing. Daftar nama-nama untuk posisi sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota belum keluar, karena masih menunggu Surat Keterangan (SK).

“Daftar nama nanti mereka yang menentukan,” jelasnya singkat.

la menyatakan tetap membuka ruang untuk berkoalisi dengan partai lain, yang terpenting dalam berkoalisi bisa membawa kemajuan untuk Kota Bontang ke depannya.

Total kursi dari bergabungnya dua Partai Indonesia Maju tersebut adalah 10 kursi. Golkar tujuh kursi dan Gerindra tiga kursi.

Sama halnya Ketua DPC Gerindra Bontang, Agus Haris mengatakan, pihaknya setuju untuk bergabung dengan Golkar. Baginya, ini merupakan langkah awal yang baik dalam mensinergikan komitmen menyambut pilkada.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Peringatan Hari Anti Narkoba, BNNP Kaltim Musnahkan Ratusan Ganja dan Sabu Hasil Penangkapan 3 Tahun Terakhir

0
Peringatan Hari Anti Narkoba, BNNP Kaltim Musnahkan Ratusan Ganja dan Sabu Hasil Penangkapan 3 Tahun Terakhir
Pemusnahan ratusan sabu dengan cara diblender. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim memusnahkan barang bukti berupa ratusan sabu dan ganja dari hasil penangkapan 3 tahun terakhir. Hal ini dilakukan sebagai Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional, Senin (24/6/2024).

Kegiatan pemusnahan narkoba meliputi 183 paket sabu seberat 401,87 gram, ganja 9 paket seberat 58,48 gram, dan inex 5 butir seberat 4,5 gram, yang berlangsung di Lapangan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan.

Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Rudi Hartono mengatakan, ada sekitar ratusan ganja dan sabu yang telah didapat dari penjaringan 3 tahun terakhir sejak 2019 hingga 2023. Barang bukti didapat dari relawan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Hasil penjaringan narkoba yang didapatkan semuanya pastinya tidak lepas dari peran masyarakat, yang telah membantu untuk menggagalkan adanya transaksi narkoba.

“Semua barang bukti yang ada bukan hanya dari para petugas saja, akan tetapi peran dari masyarakat juga ikut membantu,” ucapnya, Senin (24/6/2024).

Pemusnahan ratusan narkoba dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kaltim, yang didampingi Wali Kota Bontang, Basri Rase. Untuk pemusnahan barang bukti pun nantinya dengan cara yang berbeda-beda.

“Untuk sabu dan inex akan diblender, dan ganja akan dibakar,” jelasnya.

Diketahui kegiatan yang dilakukan oleh BNNP Kaltim tidak lepas dari adanya informasi masyarakat dan instansi kepolisian serta TNI, untuk mewujudkan Indonesia bersinar.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Akses Jalan Terputus

0
Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Akses Jalan Terputus
Pohon tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Sebuah pohon tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Minggu (23/6/2024) malam. Akibat kejadian itu akses Jalan Cipto Mangunkusumo terputus.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Briptu Ilham menjelaskan, adanya informasi dari warga sekitar yang sedang melintas, bahwa adanya pohon besar yang tumbang hingga menutupi akses jalan. Akibat pohon yang tumbang ini pun menutupi kedua jalur bagian kiri dan kanan, hingga akses jalan benar-benar terputus secara total.

“Infonya sekitar jam 23.30 Wita, akibatnya belum tahu pasti karena apa. Kemungkinan karena angin kencang, dan kondisi pohon sangat besar dan sudah rapuh,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (23/6/2024).

Saat ini untuk pengendara yang ingin melintas dialihkan, agar bisa melalui jalan di Perumahan PC PKT, mengingat petugas Damkartan Bontang sedang mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

“Kami sedang proses evakuasi, setidaknya satu jalur harus bisa dilewati. Mengingat besok adalah hari kerja, pastinya akan padat,” jelasnya.

Dalam proses evakuasi pohon yang menutupi akses jalan, pihak Damkartan Bontang dibantu oleh security PKT, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Belimbing, hingga pihak PLN.

Ilham juga menghimbau bagi masyarakat dimanapun berada, agar tetap berhati-hati dan tetap memperhatikan situasi di bagian kanan kirinya, karena faktor alam yang tidak menentu hingga cuaca yang kurang baik.

“Dengan cuaca yang kurang baik saat ini diharap yang membawa kendaraan agar bisa lebih berhati-hati, tidak laju-laju di jalan karena kondisi jalan yang licin,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Cuaca Panas Ekstrim Landa Arab Saudi, Alhamdulillah Jamaah Haji Bontang Sehat Semua

0
Cuaca Panas Ekstrim Landa Arab Saudi, Alhamdulillah Jamaah Haji Bontang Sehat Semua
Kondisi jamaah haji Bontang setelah selesai tawaf ifadah. (ist)

BONTANG – Di tengah cuaca panas ekstrim yang melanda Arab Saudi dan beredarnya kabar banyak jamaah haji meninggal dunia, dipastikan kondisi jamaah haji Bontang saat ini dalam kondisi baik, hanya mengalami batuk pilek.

Saat dikonfirmasi, Sri, Petugas Haji Daerah (PHD) Kota Bontang memastikan, tidak ada jamaah haji Bontang yang kelelahan hingga meninggal dunia, selama menjalani proses ibadah haji.

“Alhamdulillah jamaah Bontang sehat, hanya saja karena cuaca panas sehingga 95 persen jamah batuk pilek, tapi tidak mengganggu aktifitas beribadah ke Masjidil Haram,” terangnya saat dihubungi Sabtu (22/6/24).

Ia bercerita, selama di tanah suci dirinya beberapa kali mendengar jamaah dari kota tetangga harus dirawat hingga operasi, bahkan ada juga yang meninggal dunia. Namun ia bersyukur bahwa jamaah haji Bontang sudah melaksanakan semua rangkaian rukun haji dan wajib haji, dalam kondisi sehat wal afiat.

“Jasad-jasad jamaah haji yang meninggal nantinya dimakamkan di Pemakaman Baqii,” tuturnya singkat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam