Beranda blog Halaman 593

33 Perusahaan Berpartisipasi di Job Fair Disnaker Bontang

0
33 Perusahaan Berpartisipasi di Job Fair Disnaker Bontang
Kabid Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Kota Bontang, Lukmanul Hakim. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang bakal menggelar Job Fair mulai 24-27 Juni 2024 mendatang. Berlangsung di Gedung Koperasi Pupuk Kaltim, sebanyak 33 perusahaan ikut partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Kerja Disnaker Kota Bontang, Lukmanul Hakim menyatakan, selain 33 perusahaan yang ikut serta, Disnaker Bontang juga menggandeng lembaga pelatihan pekerjaan swasta untuk ikut dalam kegiatan Job Fair.

“Nantinya ada sebanyak 470 rekrutmen dan pemagangan di sana, bahkan PT Badak dan PKT juga ikut serta,” ucapnya saat diwawancarai, Sabtu (22/6/2024).

Mengingat akan menggelar kegiatan seperti ini, Lukman ingin perusahaan-perusahaan yang ada bisa lebih meningkatkan lowongan pekerjaan. Bahkan nantinya untuk merekrut karyawan magang, akan dilihat dari kompetensi yang dipunya untuk bisa direkrut di lingkungan perusahaan.

“Inti adanya Job Fair ini memberikan lowongan pekerjaan dan pemagangan, kombinasi yang kami berikan di kegiatan ini bukan hanya menyediakan rekrutmen karyawan saja akan tetapi untuk pemagangan juga ada,” jelasnya.

Karena diketahui, untuk perusahaan yang ada, tidak setiap saat menyediakan lowongan. Akan tetapi dengan kegiatan Job Fair Disnaker Bontang mendorong perusahaan untuk bisa berkontribusi terkait peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Bontang.

“Kota Bontang dibilang angka penganggurannya masih tinggi, maka kami akan tekankan bersama dengan membuka upaya seperti pemagangan, jika perusahaan memang masih belum ada rekrutmen karyawan,” tambahnya.

Nantinya di Job Fair ini Disnaker Bontang akan menyediakan sebanyak 33 stand di dalam, dan 10 stand di luar. Bahkan kegiatan Job Fair ini juga akan mengadakan berbagai macam perlombaan seperti cosplay anime, modern dance, dan stand terbaik.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Basri Lengser Dari PKB, 25 Pengurus Partai Undurkan Diri

0
Basri Lengser Dari PKB, 25 Pengurus Partai Undurkan Diri

BONTANG – Ramai-ramai pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyatakan mengundurkan diri, Sabtu (22/6/24) di Sekretariat Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Bontang Barat

Pengunduran diri itu disebabkan lengsernya dan keluarnya Basri Rase dari PKB, sehingga 25 pengurus PKB menyatakan tidak lagi berada di PKB. Hal itu diungkapkan Kasau, Ketua DPAC PKB Bontang Utara.

Mereka yang mengundurkan diri sudah bersama membangun PKB sejak masa kampanye Basri, dimana saat itu PKB belum mendapatkan kursi sama sekali di DPRD. Menurutnya, ia berada dan besar di PKB karena Basri, sehingga ia akan kembali berjuang bersama.

“Dari 0 kursi sampai pak Basri naik PKB dapat 3 kursi, dan sekarang beliau sudah tidak di PKB lagi,” jelas Kasau.

Ia juga menyatakan, bahwa kemanapun Basri mencalonkan diri, di sanalah mereka akan kembali ikut bertarung.

“Kalau misal naik melalui partai apa kita akan ke partai tersebut, kalaupun tidak berpartai, kami juga,” ujarnya.

Setelah menyatakan pengunduran dirinya bersama teman-teman yang lain, mereka melepaskan aribut partai bersama-sama.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ajak Masyarakat Cegah Stunting, Najirah Imbau Gizi dan Perkembangan Anak Jadi Prioritas

0
Ajak Masyarakat Cegah Stunting, Najirah Imbau Gizi dan Perkembangan Anak Jadi Prioritas
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat menghadiri kegiatan Pedalgas di Kelurahan Guntung. (Ist).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengajak seluruh masyarakat untuk bisa mengatasi permasalahan stunting. Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat menghadiri kegiatan Kick Off Program Pengendalian dan Pencegahan Stunting di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (20/6/2024) kemarin.

Saat sambutan Najirah menegaskan, bahwa stunting saat ini menjadi salah satu permasalahan yang ada, bahkan di Kota Bontang sekarang angkanya naik lebih dari 14 persen. Oleh karena itu, dirinya menegaskan kalau gizi dan perkembangan anak harus menjadi prioritas.

“Pencegahan stunting harus menjadi prioritas utama kita, karena nantinya akan berdampak pada tumbuh kembang anak di masa depan,” ucapnya.

Diketahui hasil laporan terkait permasalahan stunting di Kota Bontang telah mencapai 19 persen, yang dimana target skala stunting secara nasional harus di bawah dari 14 persen.

“Kita upayakan stunting di bawah 14 persen, untuk Kota Bontang mencapai angka nasional pengendalian stunting,” jelasnya.

Dalam hal ini PT Pupuk Kaltim membantu Pemkot Bontang dalam gerakan Pengendalian dan Pencegahan Stunting (Pedalgas), karena konsep ini merupakan pertama kalinya dilakukan di Kota Bontang, dan di Kelurahan Guntung menjadi satu-satunya yang melaksanakan program tersebut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Warga Jalan Pattimura Keluhkan Tumpukan Sampah, Lurah Sebut Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab

0
Warga Jalan Pattimura Keluhkan Tumpukan Sampah, Lurah Sebut Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab
Sampah yang menumpuk di jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Warga di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, mengeluhkan sampah-sampah yang menumpuk wilayah mereka, Jumat (21/6/2024).

Yanto, salah satu warga sekitar mengungkapkan, setiap harinya pasti selalu ada sampah yang telah menumpuk di lokasi tersebut, padahal di area tersebut jelas telah terpasang spanduk yang melarang membuang sampah.

“Sudah langganan tempat sampah di sana, kami juga heran kenapa orang-orang membuang sampah di situ. Padahal sudah jelas ada larangan membuang sampah,” ucapnya.

Menanggapi kondisi itu, Lurah Kelurahan Api-Api, Hadha Sulistiyono menjelaskan, kalau sampah tersebut bukanlah sampah dari warga sekitar, melainkan orang yang ketika lewat memampirkan sampahnya untuk dibuang kesana.

“Sebagian warga banyak yang bilang, kalau itu bukan sampah dari mereka. Tumpukan sampah terjadi ketika pengendara melintas sambil membawa sampahnya, lalu dibuang kesitu,” jelasnya.

Tidak hanya sampai disitu, pihak Kelurahan Api-Api akan tetap memantau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, karena telah membuang sampah sembarangan, tidak pada tempatnya.

“Kami akan tetap pantau dan mengawasi, terkait persoalan sampah di Kelurahan Api-Api,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

PPK dan PPS Dikukuhkan, Basri: Tidak Ada Provokasi Karena Beda Pilihan!

0
PPK dan PPS Dikukuhkan, Basri: Tidak Ada Provokasi Karena Beda Pilihan!
Pengukuhan PPK dan PPS. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pengukuhan dan Penandatanganan Fakta Integritas Sekretariat PPK dan PPS pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Tahun 2024 di BPU Kecamatan Bontang Barat, Jumat (21/6/24).

Ketua PPK di Kota Bontang berjumlah tiga orang, dengan sekretaris dan staf yang berjumlah sembilan orang. Kemudian Ketua PPS terdapat 15 orang, dengan jumlah sekretaris dan staf 45 orang.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, untuk jangan terlalu memberikan beban kepada anggota PPK dan PPS, “Misalkan mereka PPTK jangan diberi kerjaan dulu. Kasih dia konsentrasi,” ujarnya.

Hal Ini penting termasuk fasilitas lainnya misalkan kendaraan, laptop dan printer, agar pekerjaan tidak tercampur dengan pekerjaan di kelurahan dan kecamatan.

Dikatakannya, momen pilkada ini sebagai sesuatu yang penting dan wajib untuk dilaksanakan. Karena Demokrasi ini adalah keberhasilan terhadap kepemimpinan ke depan.

Ia juga mengimbau kepada para aparatur sipil negara, untuk menjadi contoh damai dalam pilkada, jangan sampai memprovokasi dan membuat pertengkaran diantara warga Bontang hanya karena berbeda pilihan.

Tidak lupa Komunikasi antara penyelenggaraan dengan kesbangpol harus terlaksana jelas, sehingga semuanya bisa aman dan damai hingga pilkada selesai.

“Tahapan pilkada harus dilalui bersama. Semoga sampai penetapan calon, pemilihan, dan penetapan hasil Pilkada nanti semua berjalan aman dan damai,” harapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kadir Tappa Berkunjung ke Rumah Jabatan Najirah, Sekedar Bertamu atau Lobi Politik?

0
Kadir Tappa Berkunjung ke Rumah Jabatan Najirah, Sekedar Bertamu atau Lobi Politik?
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat diwawancara awak media. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Abdul Kadir Tappa berkunjung ke rumah jabatan Najirah, Selasa (18/6/2024) lalu. Hal ini menimbulkan tanda tanya, apakah sekedar bertamu atau ada lobi-lobi politik?

Najirah mengungkapkan, ia dengan Kadir Tappa memang sudah mengenal cukup lama, sembari bertamu Kadir Tappa menginginkan adanya kesamaan antar mereka dengan berkoalisi dalam pilkada 2024.

“Tentu saya melakukan pertimbangan terlebih dahulu, karena harus berkoordinasi dengan beberapa pihak,” jelasnya saat ditemui.

Dikonfirmasi terpisah, Kadir Tappa menyatakan bahwa dirinya memang bertamu sebagai teman lama, sekaligus membahas kelanjutan politik untuk bertukar visi misi.

“Sebelumnya juga masih silaturahmi kok, cuma ini politik sedang berjalan, jadi kita ada bahas pilkada juga,” ujarnya.

Kadir Tappa juga menambahkan, bahwa jika survei pemilihannya tercukupi, dirinya tentu akan mulai mempersiapkan diri menuju pilkada.

“Kita menunggu survei dulu,” lanjut Kadir Tappa.

Diketahui, terdapat 9 kandidat yang sudah melakukan lobi untuk berpasangan dengan Najirah, di antaranya yakni Irfan, Agus Haris, Amir Tosina, Bakhtiar Wakkang, Sigit Alfian, Aswar, Andi Ade Lepu, Kadir Tappa dan juga Bajuri.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Terduga Pencuri di 3 Mini Market Diringkus, Ngekos di BTN Tak Punya Identitas

0
Terduga Pencuri di 3 Mini Market Diringkus, Ngekos di BTN Tak Punya Identitas
Pelaku pencurian (baju orange) berhasil diamankan. (Dok).

BONTANG – Terduga pelaku pencurian di beberapa minimarket berhasil diringkus Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Kamis (20/6/2024). Terduga pelaku berinisial Ru itu membobol 3 mini market di waktu yang berdekatan.

Diketahui Ru baru 2 minggu ngekost di wilayah Jalan Menjangan, Perumahan BTN PKT, Bontang.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Briptu Ilham menjelaskan, ada 3 mini market yang berhasil dibobol. Pertama Tania Mart yang berada di Jalan Manggis, dan kedua Menjangan Mart yang berada di Jalan Menjangan. Kedua minimarket tersebut berada di Perumahan BTN PKT. Ketiga di Efata Mart, di Jalan Cipto Mangunkusumo.

“Di Tania Mart dibobol sekitar jam 5 subuh, kalau di Efata Mart dan Menjangan Mart sekitar jam 3 subuh,” ucapnya saat diwawancarai.

Waktu melakukan aksi pencurian di Tania Mart, berlangsung 2 minggu yang lalu, berlanjut pelaku melancarkan aksinya di minimarket kedua yakni Menjangan Mart seminggu yang lalu, dan terakhir di Efata Mart sekitar pukul 03.00 Wita.

“Di tempat yang berbeda-beda, di Tania Mart pelaku mengambil uang tunai sebesar Rp 1 juta, di Menjangan Mart mengambil uang tunai Rp 800 ribu beserta rokok, dan di Efata mart mencuri uang tunai sebesar Rp 2 juta,” jelasnya.

Pelaku pencurian pun melakukan cara pembobolan yang berbeda-beda di setiap minimarket, bahkan pelaku juga merusak beberapa CCTV yang terpasang di minimarket tersebut agar aksinya tidak ketahuan.

“Kami masih mencari tahu, kalau di Efata Mart pelaku membobol dari tralis pagar, sedangkan di Menjangan Mart pelaku lewat dari atas dekat plafon,” paparnya.

Hingga saat ini pelaku pencurian telah diamankan dan diserahkan ke Kasat Reskrim Polres Bontang untuk ditindaklanjuti.

“Bahkan identitas pelaku pun tidak ada, maka dari itu penyelidikan masih berlangsung hingga saat ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Ibu-ibu Bersaing Bikin Empek-Empek, Pelajar Adu Inovasi di Lomba TTG Satimpo

0
Ibu-ibu Bersaing Bikin Empek-Empek, Pelajar Adu Inovasi di Lomba TTG Satimpo
Lomba TTG dan kreasi empek-empek di Kelurahan Satimpo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Lomba Memasak Empek-Empek dilaksanakan di Kantor Kelurahan Satimpo, Kamis (20/6/24).

Lurah Satimpo, Maryono mengatakan, sebanyak 12 grup mengikuti lomba kreasi empek-empek dengan peserta orang dewasa dan 4 grup mengikuti lomba TTG diikuti oleh pelajar.

Empat peserta TTG tersebut merupakan pelajar SMP dan SMA di kawasan Satimpo. Inovasi yang ditampilkan yakni Kompor Gas Alternatif, Sirup Sehat Rosellale, Pupuk Cair Organik (PCO) Air Beras, dan Alat Merubah Air Laut menjadi Tawar.

Lomba TTG ini menjadi langkah awal mempersiapkan lomba TTG tingkat kota. Menurutnya, lomba ini memerlukan penelitian, pengembangan, dan perekayasaan. Hal itu bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada, ke dalam produk atau proses produksi.

Sementara itu lomba empek-empek dipilih karena produk olahan empek-empek di Kota Bontang dinilai sangat enak, walaupun makanan tersebut berasal dari Palembang.

“Rantauan orang Palembang kan juga ada di sini, tapi empek-empek kita berbeda karena pakai ikan laut,” jelasnya

Adapun Satimpo melaksanakan kegiatan ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pembuatan empek-empek. Sudah banyak UMKM Bontang yang memproduksi sendiri.

Di akhir acara Kelompok Trifisi menjadi juara pertama dalam ajang kreasi empek-empek. Sedangkan untuk lomba TTG, Sulung Irsyadil Waduudin dan Alfrido Dewangga Alfatih keluar sebagai juara pertama dengan membuat kompor gas alternatif.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Renovasi Stadion Bessai Berinta Sudah Berjalan, Ditutup Total Hingga Desember 2024

0
Renovasi Stadion Bessai Berinta Sudah Berjalan, Ditutup Total Hingga Desember 2024
Spanduk himbauan telah terpasang di depan pagar stadion. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Proyek renovasi Stadion Bessai Berinta sudah mulai berjalan. Penutupan total pun dilakukan di kawasan tersebut sejak 15 Juni 2024 lalu.

Kepala Bidang (Kabid) Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Andi Parenrengi menyatakan, penutupan kawasan Lang-Lang sudah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu. Di kawasan Lang-Lang sudah tidak ada yang boleh memasuki selama berlangsungnya pekerjaan.

“Kenapa demikian, karena untuk keselamatan bersama. Biar pekerja cepat menyelesaikan semuanya dengan tepat waktu,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2024).

Sejumlah pedagang yang memiliki lapak di dalam kawasan Lang-Lang pun, telah memindahkan semua barangnya ke tempat sementara yang telah dibangun. Guna mempermudah pekerja saat melakukan renovasi.

“Semuanya yang memiliki lapak sudah pindah, tinggal sampahnya saja yang belum dibersihkan,” jelasnya.

Diketahui untuk renovasi Stadion Lang-Lang akan terselesaikan hingga 22 Desember 2024 mendatang. Kawasan tersebut akan ditutup total selama 7 bulan lamanya.

“Sekarang tidak ada pengecualian lagi untuk masuk di kawasan Lang-Lang, karena sebagian material sudah masuk, jangan sampai selain pekerja orang lain masuk juga, karena bisa mengganggu pekerja yang ada,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tahapan Kampanye Belum Dimulai, Baliho Calon Peserta Pilkada Sudah Menjamur, Begini Tanggapan Bawaslu!

0
Tahapan Kampanye Belum Dimulai, Baliho Calon Peserta Pilkada Sudah Menjamur, Begini Tanggapan Bawaslu!
Baliho calon peserta pilkada disalahsatu sudut jalan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan dilaksanakan November mendatang. Walaupun belum memasuki tahapan kampanye, namun baliho calon peserta pilkada sudah menjamur. Lantas bagaimana Bawaslu Bontang menanggapi hal ini?

Menanggapi fenomena itu, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Bontang, Aldy Artrian mengatakan, bahwa saat ini mereka belum memasuki masa kampanye. Sebenarnya mereka bisa disebut sebagai bakal calon saat mereka sudah memasuki mekanisme pendaftaran, kemudian dinyatakan menjadi calon ketika sudah ditetapkan oleh KPU.

Dalam hal ini, Bawaslu belum melihat pihak-pihak yang memasang spanduk tersebut adalah peserta pemilihan atau peserta pilkada, karena mereka sendiri yang menyebut diri mereka sebagai bakal calon.

“Ini bukan kekosongan hukum, tetap ada regulasi hukum lainnya,” jelasnya.

Yang penting pemasangan spanduk sudah sesuai dengan regulasi pemerintahan dengan melalui PTSP.

Ia berharap semua pihak, baik stakeholder maupun penyelenggaraan sama sama menghormati tahapan yang berjalan. Jika memang itu tidak ada dalam peraturan pemilu mungkin ada dalam peraturan yang lain.

“Kita bertindak sesuai dengan wewenang saja, fenomena spanduk yang mulai menjamur mungkin sudah ada peraturan yang mengatur itu,” katanya

Diketahui pendaftaran Pilkada melalui partai akan dibuka pada tanggal 27 sampai 29 Agustus 2024, kemudian akan ditetapkan pada 22 September 2024.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam