Beranda blog Halaman 593

Samarinda Rebut Emas di Cabor E-Sport Porwada Kaltim, Tumbangkan Tuan Rumah Lewat Duel Dramatis

0
Tim E-Sport MLBB Samarinda Powarda ke-3 Kaltim. Foto: istimewa

BONTANG — Tim wartawan Samarinda kembali menorehkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) III Kalimantan Timur 2025. Bertanding di cabang E-Sport Mobile Legends, mereka sukses menaklukkan tuan rumah Bontang dengan skor dramatis 3–2 di partai final yang digelar di Pendopo Wali Kota Bontang, Sabtu (18/10/2025).

Porwada menjadi ajang adu keterampilan para jurnalis dari berbagai kabupaten dan kota se-Kaltim, berlangsung 17–19 Oktober 2025. Cabang E-Sport sendiri digelar di hari pertama usai pembukaan, dengan atmosfer kompetisi yang panas sejak babak penyisihan.

Tim Samarinda tampil solid dengan komposisi enam pemain terbaiknya:
Ade Saputra (garispea.co), Nuzul Saputra (Media Kaltim), Eko Pralistio (Kaltim Post), Budi Kurniawan (detikcom), Dimas Adi Saputra (Media Kaltim), dan Eko Setyo (Lini Kaltim).

Pada fase awal, Samarinda langsung berhadapan dengan sang juara bertahan, Berau. Meski sempat menjadi batu sandungan di Porwada sebelumnya, kali ini tim “Kota Tepian” berhasil membalas kekalahan itu dengan kemenangan telak 2–0.

Performa impresif berlanjut di babak semifinal. Menghadapi Kutai Kartanegara (Kukar) dengan format Best of 5 (Bo5), Samarinda tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan 3–0. Di sisi lain, tuan rumah Bontang juga melaju ke final setelah menumbangkan Kutai Timur (Kutim) 3–1.

Kutim akhirnya merebut posisi juara tiga setelah menundukkan Kukar, sementara sorotan publik tertuju penuh pada final epik antara Bontang dan Samarinda — dua tim yang sama-sama haus medali.

Laga final berlangsung menegangkan. Bontang membuka pertandingan dengan keunggulan 1–0 lewat strategi agresif. Samarinda membalas di game kedua, menyamakan kedudukan menjadi 1–1. Di game ketiga, tuan rumah kembali unggul dan berada di ambang emas dengan skor 2–1.

Namun Samarinda menolak menyerah. Pergantian pemain di game keempat — Budi Kurniawan masuk menggantikan Dimas Adi Saputra — terbukti menjadi kunci perubahan. Samarinda tampil lebih tenang dan berhasil memaksa laga berlanjut ke game penentuan 2–2.

Pada game kelima yang menentukan, Samarinda tampil penuh konsentrasi. Dengan disiplin strategi dan permainan rapi sejak menit awal, tim Kota Tepian menutup pertandingan dengan kemenangan 3–2, sekaligus merebut medali emas yang sempat lepas di edisi sebelumnya.

Kemenangan ini terasa spesial. Bukan hanya karena menumbangkan juara bertahan Berau dan tuan rumah Bontang, tetapi juga menjadi simbol kembalinya dominasi Samarinda di cabang olahraga E-Sport Porwada.

Pewarta: Syakurah
Editor: Agus S

Main Bola di Laut, Pelajar Balikpapan Diduga Hanyut Terseret Ombak

0
Petugas SAR saat melakukan proses pencarian korban di kawasan Pantai Banua Patra. Foto: Istimewa

BALIKPAPAN – Suasana pantai Banua Patra mendadak berubah panik, Sabtu (18/10/2025) pagi. Seorang pelajar SMP Muhammadiyah 1 Balikpapan bernama Rasyid dilaporkan hilang terseret arus saat berenang bersama teman-temannya. Hingga malam hari, tim Basarnas Balikpapan masih melakukan pencarian tanpa hasil.

Menurut keterangan salah satu teman korban, Fadillah, rombongan mereka sudah merencanakan kegiatan berenang sejak pagi. “Kami semua sudah janjian dari sekolah. Beberapa teman datang lebih dulu sekitar jam tujuh pagi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Rasyid bersama dua rekannya disebut lebih awal tiba dan langsung berenang di pantai. “Kami datang sekitar jam delapan. Mereka bertiga sudah di air, main bola di laut,” tutur Fadillah.

Namun, kegembiraan pagi itu berubah menjadi kepanikan ketika Rasyid terlihat kesulitan menahan arus. “Dia sempat pegang bola buat berenang-berenang. Kami sudah bilang jangan terlalu jauh, tapi dia keburu hanyut,” tambahnya.

Beberapa teman yang melihat kejadian itu sempat berusaha menolong. “Saya dipanggil teman, katanya ada yang tenggelam. Kami coba bantu, tapi ombaknya kuat sekali,” kata Fadillah lirih.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan, Endrow Sasmita, mengonfirmasi laporan tenggelamnya seorang pelajar di pantai tersebut. “Kami menerima laporan sekitar pukul 10.30 Wita dari rekan korban bernama Rizky. Informasinya ada tiga orang berenang, satu di antaranya tenggelam dan tidak sempat tertolong karena arus deras,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, tim Basarnas segera menurunkan satu unit perahu karet dan enam personel penyelamat untuk melakukan pencarian. “Kondisi di sekitar lokasi cukup menantang, banyak batu karang dan ombaknya tinggi. Itu membuat proses penyelamatan agak sulit,” ujar Endrow.

Pencarian hari pertama melibatkan unsur gabungan dari TNI, Polri, BPBD Balikpapan, relawan, dan warga sekitar. Hingga Sabtu malam, hasilnya masih nihil. “Pencarian akan kami lanjutkan besok pagi, dengan memperluas area hingga radius 1 mil laut dari titik dugaan korban tenggelam,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Meriah! Pekan Raya Kutim Expo 2025 Resmi Dibuka, Ribuan Warga Tumpah Ruah

0
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat memberikan sambutan di Pekan Raya Kutim Expo 2025. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA — Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti Alun-alun Bukit Pelangi, Sabtu (18/10/2025) saat Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman secara resmi membuka Pekan Raya Kutim Expo 2025 dalam rangka HUT ke-26 Kabupaten Kutai Timur. Momen pembukaan ditandai dengan pemukulan gong, disambut tepuk tangan dan sorak meriah ribuan warga yang memadati lokasi acara.

Kegiatan tahunan yang selalu dinantikan masyarakat ini menjadi wadah besar untuk menampilkan potret pembangunan daerah, kreativitas masyarakat, serta geliat ekonomi lokal. Tahun ini, expo semakin istimewa karena dimeriahkan oleh artis ibu kota Gilga Sahid dan Naldy DA 7, penyanyi jebolan ajang Dangdut Academy yang merupakan putra asli Kutai Timur. Penampilan keduanya membuat suasana pembukaan semakin heboh dan penuh kebanggaan bagi warga Kutim.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa Pekan Raya Kutim Expo bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah informasi dan peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Melalui expo ini, kita menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan Kutai Timur. Kedua, kita memberi kesempatan kepada pelaku ekonomi kreatif, dari informasi sekitar 100 UMKM yang hadir untuk bertransaksi langsung. Silakan menikmati kreativitas dan kuliner anak daerah, sekaligus melihat potensi yang bisa kita kembangkan,” ujarnya.

Ardiansyah juga menyoroti hadirnya stand job fair yang resmi dibuka sejak pagi hari.

“Gunakan kesempatan ini untuk melihat peluang kerja yang dibuka. Silakan dinikmati bersama seluruh masyarakat Kutim,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kutim Darsafani menyampaikan bahwa expo tahun ini menjadi cermin kemajuan pembangunan di berbagai sektor.

“Kita dapat melihat potret perkembangan Kabupaten Kutim melalui display kegiatan instansi, OPD, dan perusahaan yang menampilkan berbagai inovasi dan kreativitas masyarakat,” ungkapnya.

Selain pameran pembangunan dan produk UMKM, Pekan Raya Kutim Expo 2025 juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan rakyat, seperti pertunjukan seni daerah, lomba budaya, bazar kuliner, serta panggung musik setiap malam.

Antusiasme warga terlihat begitu tinggi sejak sore hari. Area expo dipadati pengunjung dari berbagai kecamatan yang datang untuk menikmati suasana meriah, kuliner khas, dan kesempatan melihat langsung kemajuan pembangunan Kutim.

Pekan Raya Kutim Expo 2025 bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat kemajuan daerah yang terus tumbuh dan berbenah menuju Kutim yang semakin maju dan berdaya saing.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Siapkan Rp7 Miliar Bangun Jembatan Permanen di Guntung 2026

0
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris bersama Ketua TP PKK Nur Kalbi Agus Haris menghadiri acara Guntung Bersholawat di halaman Rumah Adat Guntung, Sabtu (18/10/2025) malam. (Istimewa)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang akan merealisasikan pembangunan jembatan permanen di Kelurahan Guntung dengan anggaran sekitar Rp7 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat menghadiri acara Guntung Bersholawat di halaman Rumah Adat Guntung, Sabtu (18/10/2025) malam. Acara itu menjadi malam puncak dari rangkaian Safari Maulid 40 Hari Tahun ke-4 yang dihadiri ratusan warga.

“Menanggapi aspirasi warga, kami sampaikan bahwa Pemkot Bontang akan mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar pada tahun 2026 untuk jembatan permanen di Guntung,” ujar Agus Haris.

Wawali Bontang Agus Haris bersama tokoh agama, masyarakat, dan panitia Safari Maulid 40 Hari dalam acara Guntung Bersholawat. (Istimewa)

Mewakili Wali Kota Bontang, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan masyarakat atas terselenggaranya kegiatan syiar Islam tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti nyata kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya menyampaikan terima kasih. Malam ini adalah malam penuh berkah, puncak dari Safari Maulid 40 Hari yang menunjukkan semangat masyarakat Guntung,” tuturnya.

Agus Haris juga memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama tujuh bulan terakhir, di antaranya program seragam sekolah gratis, pemberian laptop untuk siswa, insentif bagi guru, RT, dan kader posyandu, serta bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa. Ia menegaskan, seluruh program tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bontang Nur Kalbi Agus Haris, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah oleh Ketua Majelis Sholawat Bontang (MBS), KH Khoirul Amin.

Pewarta: Dwi S
Editor: Agus S

Bontang Sabet Medali Emas dan Perunggu di Cabor Atletik Porwada ke-3 Kaltim

0
Atlet atletik sebelum bertanding lari jarak 100 meter di Stadion Lang-Lang. (Ist).

BONTANG – PWI Bontang berhasil sabet medali emas dan perunggu di kategori cabang olahraga (Cabor) atletik 100 meter dalam Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) ke-3, yang berlangsung di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Sabtu (18/10/2025) pagi.

Dalam kategori putri juara I diraih oleh Dwi Suliati dengan waktu 18.55 detik dari Bontang, disusul juara II Maya Sari dengan waktu 19.35 detik asal Balikpapan, serta di juara III Rita Lavenia dengan waktu 19.60 detik dari Samarinda.

Sementara di kategori putra, juara I Mardiono waktu 12.95 detik asal Samarinda, juara II ada Ipan dengan waktu 13.23 detik dari Penajam Paser Utara, serta juara III Reswan Ananda waktu 13.24 detik asal Bontang.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Abdurrahman mengatakan dalam ajang pertandingan Porwada ini, menjadi ajang tahunan bagi seluruh para wartawan se-Kaltim, yang dimana selain saling bertemu antar sesama wartawan satu dengan yang lainnya, pertandingan Porwada ini juga menjadi unjuk skill dalam berolahraga.

“Lewat pertandingan ini selain menunjukkan skill, kita juga sekalian saling mempererat tali silaturahmi. Jangan anggap pertandingan ini sebagai beban, tapi dibawa santai saja. Kalaupun juara, berarti sudah rejekinya,” tutupnya.

Tak sampai disitu, Abdurrahman turut menambahkan jika lewat Porwada ini termasuk dalam bagian komitmen PWI Kaltim agar wartawan bisa bersaing lewat olahraga di tingkat daerah maupun nasional.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polsek Muara Badak Tangkap Pengedar Sabu, Amankan Barang Bukti Seberat 25,34 Gram

0
Tersangka dan barang bukti berhasil diamakan. (Ist).

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Muara Badak berhasil tangkap pengedar sabu di Jalan Poros Muara Badak – Samarinda, RT.32, Dusun Palacari, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (18/10/2025), sekitar pukul 01.30 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriano, melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Danang menjelaskan bahwa dalam pengungkapan ini berawal dari adanya informasi dari masyarakat, mengenai aktivitas yang diduga sebagai transaksi narkoba di sekitar jalur poros Samarinda – Muara Badak.

Pelaku berinisial YI (23) yang merupakan salah satu warga Penajam Paser Utara (PPU). Diketahui, dari hasil penggeledahan tersebut, para petugas menyita dua bungkus plastik klip berisi kristal bening diduga sabu dengan berat total 25,34 gram.

“Adapun barang bukti lainnya seperti satu timbangan digital, pipet kaca, sedotan, piring plastik, korek api, dan satu unit handphone merek Vivo Y02, dengan dugaan handphone tersebut digunakan sebagai alat transaksi narkoba,” ucapnya.

Mengenai hal tersebut, pihak kepolisian akan tetap terus berupaya melakukan penindakan tegas, demi menyelamatkan generasi muda dari bahayanya narkotika.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kutim Gelar Job Fair Raksasa, Target Serap 20.000 Pekerja

0
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meninjau langsung stand Job Fair di Alun-Alun Bukit Pelangi. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA—Pemerintah Kutai Timur (Kutim) menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi masalah pengangguran dengan menggelar Job fair Expo Kutim 2025. Acara raksasa yang merupakan bagian dari rangkaian Pekan Raya Kutim Expo 2025 ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, di Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi, Sabtu (18/10/2025).

Job fair ini diikuti oleh 15 perusahaan yang telah berkomitmen tinggi untuk merekrut dan menyerap tenaga kerja lokal. Bupati Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh masyarakat Kutim untuk memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin.

Dalam sambutannya, Ardiansyah juga menyampaikan jaminan penting bagi calon pekerja. “Seluruh tenaga kerja yang terserap dipastikan akan terlindungi oleh BPJS. Kami bekerja sama dengan Perangkat Daerah (PD) terkait untuk memastikan hal ini,” ujarnya.

Pemerintah daerah pun tidak main-main dalam memastikan perusahaan memprioritaskan warga lokal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distransnaker) Kutim, Roma Malau, secara tegas mengingatkan bahwa rekrutmen wajib tunduk pada regulasi daerah.

“Kami sampaikan kepada perusahaan, bahwa dalam rekrutmen tenaga kerja harus mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan,” tegas Roma.

Regulasi tersebut, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 14 Tahun 2023, secara eksplisit mewajibkan penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 80 persen di Kutim.

Job fair ini disebut Roma sebagai langkah nyata pemerintah untuk memfasilitasi penyerapan tersebut.

Data yang diungkapkan oleh Roma Malau menunjukkan tren positif. Tercatat, sebanyak 18.118 orang telah berhasil diserap oleh berbagai sektor (total 11 sektor) dalam periode Agustus 2024 hingga September 2025.

Penyelenggaraan job fair ini diharapkan dapat mendongkrak angka tersebut. “Kami menargetkan pada bulan Januari 2026 nanti, total 20.000 tenaga kerja akan terserap oleh berbagai perusahaan,” jelas Roma.

Ia menambahkan, perusahaan besar seperti PT Itacha Resources diprediksi akan menjadi penyumbang serapan tenaga kerja yang signifikan.

Meskipun demikian, Bupati Ardiansyah mengingatkan bahwa proses penerimaan tetap berada di tangan perusahaan berdasarkan kualifikasi pendaftar.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Mahfud MD Desak KPK Selidiki Dugaan Markup Proyek Kereta Cepat Whoosh

0
Mahfud MD saat mengikuti acara peluncuran buku "Mengenang Rizal Ramli, Catatan Para Sahabat", di Paramadina Graduate Studies School of Islamic Studies. (Istimewa)

JAKARTA – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menyelidiki dugaan markup proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) tanpa harus menunggu laporan resmi. Menurutnya, lembaga antirasuah memiliki kewenangan penuh untuk bertindak proaktif jika menemukan indikasi penyimpangan.

“Kalau ada hal seperti itu tidak perlu laporan. Langsung diselidiki. Nggak perlu laporan-laporan. Tidak masuk akal,” tegas Mahfud kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/10/2025).

Ia menjelaskan, isu markup itu pertama kali diketahui dari perbincangan publik antara analis kebijakan Agus Pambagio dan Managing Director PEPS, Anthony Budiawan. Mahfud menyarankan agar KPK segera memanggil Anthony untuk mengonfirmasi selisih biaya antara versi Indonesia dan China, yang disebut mencapai tiga kali lipat.

“Kalau mau menyelidiki betul, panggil Anthony Budiawan karena dia yang bilang di situ sebelum saya. Saya hanya mengutip pernyataannya,” jelas Mahfud.

Sebelumnya, KPK menanggapi pernyataan Mahfud dengan meminta agar masyarakat yang memiliki bukti atau data awal melapor melalui saluran resmi pengaduan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan setiap dugaan korupsi perlu dilengkapi data pendukung agar dapat diverifikasi.

“KPK mengimbau masyarakat yang memiliki informasi awal terkait dugaan tindak pidana korupsi agar menyampaikan aduan dengan data yang lengkap,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025).

Mahfud sebelumnya mengungkapkan melalui kanal YouTube pribadinya bahwa terdapat selisih besar dalam biaya pembangunan proyek tersebut. “Menurut perhitungan pihak Indonesia, biaya per kilometer mencapai 52 juta dolar AS, sementara di China hanya 17–18 juta dolar AS. Naik tiga kali lipat,” ungkapnya.

Ia menegaskan perbedaan biaya yang signifikan itu harus ditelusuri secara transparan agar publik mengetahui aliran dana yang sebenarnya. “Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana? Naik tiga kali lipat. Itu harus diteliti siapa yang dulu melakukan ini,” tegas Mahfud.

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Cabor Jurnalistik Pupuk Kaltim Porwada 2025 Rampung, Kontingen Menanti Putusan Juri

0
Para peserta cabor jurnalistik berfoto bersama usai lomba. (Ist)

BONTANG – Pelaksanaan cabang olahraga (cabor) Jurnalistik dalam ajang Pupuk Kaltim Porwada 2025 telah usai, Sabtu 18 Oktober 2025. Sebanyak tiga nomor dipertandingkan dalam cabor ini, yaitu karya tulis, fotografi, dan videografi.

Sebanyak 38 peserta dari 9 kontingen kabupaten/kota se-Kaltim turut berpartisipasi. Mereka akan memperebutkan total 11 medali dari cabor ini.

Koordinator Cabor Jurnalistik, Yusva Alam menyebut, perlombaan diawali dengan pengarahan lokasi liputan yang sebelumnya dirahasiakan Pupuk Kaltim sebagai sponsor utama. Dalam pengarahan ini, terungkap lokasi liputan terletak di konservasi mangrove Telok Bangko.

Peserta kemudian diberi waktu sejak pukul 08.30 Wita hingga 12.00 Wita untuk melakukan liputan dan penggalian data di lokasi tersebut. Setelah ishoma, pukul 13.00 Wita peserta mulai mengerjakan hasil liputan.

“Deadlinenya bervariasi, untuk karya tulis dan fotografi maksimal hingga pukul 17.00 Wita, sementara videografi sampai pukul 20.00 Wita,” ujarnya.

Setelah seluruh karya peserta terkumpul, para juri yang sudah ditunjuk mulai melakukan proses penjurian. Direncanakan, pengumuman hasil cabor Jurnalistik dilakukan saat penutupan Pupuk Kaltim Porwada 2025, Minggu sore, 19 Oktober 2025.

Penulis/editor: Yusva Alam

PLN Nyalakan Harapan di Ujung Kutai Timur, 481 Warga Manubar Kini Nikmati Listrik 24 Jam

0
UP3 Bontang berhasil hadirkan layanan listrik 24 jam penuh bagi 481 pelanggan di Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur. (Istimewa)

SANGATTA – Terang kini benar-benar hadir di ujung timur Kalimantan. PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dan UP3 Bontang resmi menghadirkan layanan listrik 24 jam penuh bagi 481 pelanggan di Kecamatan Sandaran, Kabupaten Kutai Timur. Program ini menjangkau dua desa pesisir, Manubar dan Manubar Dalam, yang sebelumnya hanya menikmati listrik di malam hari.

Langkah ini diwujudkan melalui optimalisasi pembangkit isolated di Manubar Dalam sehingga mampu beroperasi sepanjang hari. Perubahan tersebut membawa dampak besar bagi warga pesisir yang kini bisa beraktivitas lebih produktif di sektor ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya nyata menghadirkan listrik hingga ke wilayah terpencil.

“Warga Manubar dan Manubar Dalam sudah lama menantikan listrik menyala penuh waktu. Terima kasih kepada PLN yang telah bekerja keras mewujudkan harapan ini. Semoga desa-desa lain di Kutai Timur segera menyusul,” ujar Ardiansyah.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa upaya ini merupakan bentuk komitmen PLN untuk mewujudkan pemerataan energi di seluruh pelosok Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

“Hadirnya listrik 24 jam di Sandaran menunjukkan komitmen PLN memberikan layanan yang andal dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Kami ingin setiap warga, dari kota hingga pesisir, merasakan manfaat pembangunan kelistrikan,” ujarnya.

Chaliq menambahkan, PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur kelistrikan, terutama di wilayah pesisir dan terpencil, guna mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

“Listrik yang andal bukan hanya soal menyalakan lampu, tapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan kegiatan belajar, dan memperluas akses pelayanan publik,” tambahnya.

Dengan beroperasinya listrik 24 jam di dua desa tersebut, PLN UID Kaltimra menegaskan perannya sebagai penggerak pemerataan energi dan pembangunan inklusif di Kalimantan Timur. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar PLN dalam mewujudkan “Terang yang Menyatukan Negeri”, dari perkotaan hingga ke pesisir terjauh. (MK)

Editor: Agus S