Beranda blog Halaman 629

Mahyunadi Bantah Isu Bantuan Beras Pemerintah Dicampur Pakan Ternak

0
Warga tetap antusias mengantre meski ada isu beredar terkait beras bantuan yang dikabarkan dicampur dengan pakan ternak. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, membantah dengan tegas adanya isu bantuan beras pemerintah yang dikabarkan dicampur dengan pakan ternak.

Mahyunadi menilai informasi yang beredar di masyarakat itu tidak masuk akal, dan hanya bertujuan menyesatkan. Ia menggunakan logika harga untuk mematahkan isu tersebut.

“Barusan saya dapat informasi, katanya beras yang dibagikan dicampur pakan ternak. Saya jawab, untuk apa? Logikanya saja, harga makanan ternak itu lebih mahal daripada beras,” tegas Mahyunadi, Minggu (28/9/2025).

Menurutnya, isu liar semacam ini sangat berbahaya karena berpotensi menciptakan keresahan dan bisa mengikis kepercayaan publik terhadap program pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi atau menyebarkan informasi yang tidak memiliki dasar faktual.

“Informasi menyesatkan seperti inilah yang bisa membuat kondisi ngeri-ngeri sedap. Mari kita redam bersama. Jangan sampai memicu keresahan apalagi meluas menjadi polemik,” tambahnya.

Mahyunadi kembali menegaskan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menjaga kualitas bantuan pangan. Ia memastikan kabar mengenai pencampuran beras dengan pakan ternak adalah murni hoaks dan meminta warga Kutim untuk tetap tenang.

“Sekali lagi, saya tegaskan, tidak ada beras bantuan yang dicampur pakan ternak. Itu hoaks. Masyarakat jangan sampai terprovokasi,” pungkasnya.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Kaltim Catat Sejarah, Tujuh Qari dan Hafiz Raih Juara Internasional 2025

0
Jumarlin juara 2 tilawah MTQ Internasional di Kroasia. Foto: Istimewa

SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mencatat sejarah gemilang di kancah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Setelah penantian 48 tahun, Bumi Etam akhirnya meraih juara nasional pada 2024. Momentum itu berlanjut lebih besar di 2025, ketika tujuh qari dan hafiz Kaltim sukses menyabet gelar prestisius di ajang internasional.

Ketua LPTQ II Kaltim, Dasmiah, tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Ia menegaskan pencapaian ini merupakan buah dari perjalanan panjang pembinaan generasi Qur’ani.
“Selama 48 tahun kita tidak pernah juara nasional, alhamdulillah tahun 2024 kita akhirnya meraihnya. Begitu juga di ajang internasional, 13 tahun menunggu, dan tahun 2025 langsung menghadirkan tujuh juara. Ini sejarah bagi Kaltim,” ungkapnya, Minggu (28/9/2025).

Deretan prestasi itu lahir dari berbagai ajang bergengsi dunia. Di antaranya, Imrannukarim meraih Juara 1 Tilawah Dewasa pada MTQ Internasional di Jakarta (Februari 2025), Yasin Albar dinobatkan sebagai Hafiz 30 Juz di ajang yang sama, dan Muhammad Haikal Algifari menyabet Juara 1 Hafiz serta Tafsir Qur’an 30 Juz. Sementara itu, Nurrahmiatin meraih Juara 2 di Malaysia (Agustus 2025), Ahmad Fadil membawa pulang Juara 2 Tilawah dan Hafiz 5 Juz dari Maroko (September 2025), Yadin Albar menjadi finalis Hafiz Qur’an 30 Juz di Arab Saudi, serta Jumarlin mempersembahkan Juara II Tilawah MTQ Internasional di Kroasia.

Menurut Dasmiah, capaian itu lahir dari pembinaan berjenjang yang dilakukan LPTQ Kaltim bersama para ulama, guru tahfiz, dan pelatih. Para qari dan hafiz ditempa dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional, bukan hanya menguasai tilawah dan hafalan, tetapi juga pemahaman tafsir serta mental bertanding.
“Anak-anak Kaltim terbukti mampu bersaing dengan qari dan hafiz dunia. Ini hasil kerja kolektif: perjuangan peserta, bimbingan pelatih, dukungan keluarga, dan fasilitasi penuh dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Keberhasilan ini menegaskan posisi Kaltim sebagai salah satu daerah penghasil qari dan hafiz terbaik di Indonesia. Dasmiah berharap prestasi tersebut menjadi motivasi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an, bukan hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai bekal moral dan spiritual menghadapi tantangan zaman.
“Kami berharap semakin banyak anak-anak muda Kaltim yang terinspirasi. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan daerah, tapi juga kontribusi nyata untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” tutupnya.

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S

Kasus Keracunan Massal, Pemerintah Tutup Sementara Dapur MBG Bermasalah

0
Menko Pangan Zulkifli Hasan memimpin konferensi pers terkait penanganan KLB Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta. Foto: Istimewa

JAKARTA — Lonjakan kasus keracunan massal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) memaksa pemerintah bertindak tegas. Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG bermasalah ditutup sementara untuk evaluasi dan investigasi menyeluruh.

“SPPG yang bermasalah ditutup untuk sementara, dilakukan evaluasi, dan investigasi,” tegas Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam jumpa pers di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Langkah cepat ini diputuskan setelah rapat koordinasi yang dipimpin Zulkifli Hasan bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, serta jajaran kementerian dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Zulkifli menekankan bahwa insiden keracunan tidak bisa dipandang sekadar angka. “Ini menyangkut keselamatan generasi penerus. Program MBG harus berjalan lebih aman, disiplin, serta sesuai standar kesehatan di semua dapur,” ujarnya.

Data BGN mencatat, periode 6 Januari hingga 31 Juli 2025 terbentuk 2.391 SPPG dengan 24 kasus keracunan. Namun, sejak 1 Agustus hingga 27 September jumlah SPPG melonjak menjadi 7.244, disertai 47 kasus. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut sebagian besar insiden terjadi di dapur yang baru beroperasi. “SDM masih membutuhkan jam terbang, sehingga perlu penguatan pembinaan,” jelasnya.

Sejumlah daerah mengalami kasus terbesar, antara lain Kota Bandar Lampung dengan 503 korban, Kabupaten Lebong Bengkulu 467 korban, Bandung Barat 411 korban, Banggai Kepulauan 339 korban, serta Kulon Progo 305 korban.

Dengan langkah penutupan sementara dan evaluasi ketat ini, pemerintah berharap program MBG tetap bisa berlanjut tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

IKA UNPAD Kaltim Kukuhkan Pengurus Baru di IKN, Tegaskan Dukungan untuk Pembangunan Nusantara

0
Ratusan peserta alumni UNPAD Kaltim memadati kawasan IKN saat kegiatan pengukuhan dan seminar. Foto: Humas OIKN for Radarbontang.com

NUSANTARA – Suasana hangat mewarnai Multifunction Hall Kantor Kemenko 3 Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Minggu (28/9/2025), ketika Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran Kalimantan Timur (IKA UNPAD Kaltim) menggelar pertemuan sekaligus pengukuhan pengurus daerah periode 2025–2029. Kehadiran alumni di pusat pemerintahan baru RI ini menjadi momentum penting untuk menegaskan dukungan terhadap pembangunan IKN.

Acara tersebut tidak hanya diisi prosesi pelantikan, tetapi juga seminar koperasi bertema “Peta Jalan Koperasi Merah Putih Kalimantan Timur di Bidang Kesehatan” yang menggandeng Dinas Kesehatan Kaltim. Tema ini dipilih sebagai upaya memperkuat peran koperasi dalam layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah penyangga IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyambut baik kehadiran para alumni. Ia menegaskan bahwa landasan hukum pembangunan Nusantara semakin kuat setelah terbitnya Perpres 79 Tahun 2025.

“Selamat datang di Ibu Kota Nusantara, terima kasih kepada IKA UNPAD sudah memilih IKN sebagai lokasi pertemuan. Dengan adanya undang-undang dan perpres, harapannya masyarakat tidak perlu ragu lagi terhadap kelanjutan pembangunan IKN. Saya titip kepada seluruh alumni untuk ikut menyebarkan berita benar tentang IKN,” kata Basuki.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Alumni Unpad, Prita Amalia, menegaskan komitmen civitas academica Unpad untuk berkontribusi dalam pembangunan. “Unpad hadir untuk terus mendukung IKN. Kami mengundang kontribusi antara almamater dan alumni untuk bersama-sama berperan dalam pembangunan Nusantara,” ujarnya.

Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kaltim serta ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Pengembangan, Pembinaan, dan Pengawasan Koperasi. Selain itu, dilakukan pula MoU pendampingan pendirian apotek desa yang melibatkan Puskesmas Samboja dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Melalui agenda ini, IKA UNPAD Kaltim menunjukkan peran aktif dalam menjembatani kolaborasi antara alumni dan pemerintah. Dukungan tersebut sekaligus menegaskan posisi strategis IKN sebagai simbol transformasi Indonesia menuju pusat peradaban baru. (rls/RB)

Editor: Agus S

Razia Dini Hari di Balikpapan, Polisi Amankan Pemuda Mabuk dan Anak di Bawah Umur

0
Polisi mengamankan sejumlah remaja yang terjaring razia di Balikpapan Selatan. Foto: Humas Polresta Balikpapan

BALIKPAPAN – Suasana dini hari di Jalan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, mendadak ricuh ketika Tim Patroli Samapta Presisi Polresta Balikpapan melakukan razia pada Minggu (28/9/2025) sekitar pukul 02.00 WITA. Dari operasi itu, polisi mengamankan tiga pemuda dalam kondisi mabuk serta empat anak di bawah umur yang ikut nongkrong di lokasi.

Kasat Samapta Polresta Balikpapan, AKP M. Chusen, menjelaskan razia tersebut digelar setelah pihaknya menerima laporan warga yang resah dengan aktivitas sekumpulan remaja yang kerap mengonsumsi minuman beralkohol di kawasan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, petugas Patmor dan Unit Beat Islamic segera menuju lokasi dan mendapati para remaja tengah berkumpul.

“Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah remaja. Tiga pemuda dalam kondisi mabuk langsung kami amankan, sedangkan empat anak di bawah umur yang berada di sekitar lokasi juga ikut diamankan untuk pembinaan,” ujarnya.

Ketiga pemuda tersebut kemudian digelandang ke Polsek Balikpapan Selatan untuk menjalani pembinaan lebih lanjut, sementara empat anak di bawah umur diberikan peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Chusen menegaskan, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya.

“Anak-anak adalah aset keluarga dan penentu masa depan bangsa. Kami mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan agar putra-putrinya tidak terjerumus dalam lingkungan yang salah,” tambahnya.

Usai penindakan, personel Unit Beat Islamic bersama Unit Patmor kembali melanjutkan patroli rutin guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Balikpapan tetap terjaga.

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Bontang Rawan Bencana Banjir, Longsor, Karhutla, dan Cuaca Ekstrim, Warga Diminta Waspada

0
Ilustrasi angin topan. (Meta AI)

BONTANG – BPBD Bontang mencatat, sejak awal September 2025 hingga 28 September 2025, telah terjadi dua kali banjir, tujuh kali karhutla, dan enam kali longsor di sejumlah titik, seperti Tanjung Laut, Gunung Elai, Belimbing, dan Telihan.

Hal ini membuktikkan Kota Bontang memiliki kerawanan tinggi terhadap empat jenis bencana utama, yaitu banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi.

Meski berskala kecil, kejadian tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat serta menimbulkan kerugian material.

Kondisi ini sesuai dengan prediksi BMKG yang memperkirakan adanya peningkatan intensitas hujan. Selain itu, Kota Bontang juga sempat mengalami suhu udara tinggi mencapai 34°C, yang memperbesar risiko karhutla karena semak belukar kering mudah terbakar.

Dengan fenomena perubahan cuaca ekstrem yang cepat, dari panas terik tiba-tiba turun hujan deras, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah antisipasi yang ditekankan, seperti menyimpan dokumen dan barang berharga di tas khusus agar mudah dibawa saat evakuasi, bergotong royong membersihkan saluran drainase untuk mencegah banjir, membantu pengawasan potensi karhutla di lingkungan sekitar, meningkatkan koordinasi antar-OPD dan relawan dalam persiapan kondisi darurat.

“Selain itu, ada pula potensi kegagalan teknologi mengingat keberadaan kawasan industri petrokimia, pertolium, gas, dan pengolahan minyak kelapa sawit,” ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan BPBD Bontang, Eko Mashudi, Sabtu (26/9/2025)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Permudah Warga Sangatta Urus Kebutuhan Administrasi, Layanan Publik Jemput Bola di CFD

0
Berbagai layanan publik hadir di CFD salah satunya pelayanan catatan sipil. (Ramlah/Radar Bontang)

SANGATTA – Event Car Free Day (CFD) di pusat Kota Sangatta kini tak hanya jadi ruang warga untuk berolahraga dan bersantai, tapi juga tempat mengurus berbagai kebutuhan administrasi.

Berbagai layanan publik hadir jemput bola di tengah masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan (Dukcapil), hingga pembayaran pajak kendaraan melalui Samsat Keliling.

Kehadiran layanan ini langsung disambut antusias oleh warga. Mereka menilai, kehadiran pos layanan di CFD membuat urusan administrasi lebih praktis, karena bisa diselesaikan sembari menikmati suasana Minggu pagi.

“Sekali jalan bisa olahraga, cek kesehatan, bahkan urus KTP. Sangat membantu,” ujar Rini, salah seorang pengunjung CFD, Minggu (28/9/2025).

Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Fauzan Arianto mengatakan, pihaknya mendukung penuh integrasi layanan publik di ruang terbuka. Menurutnya, langkah ini menjadi wujud nyata pemerintah dan Polri mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Layanan ini hadir agar masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan. Kami ingin masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Fauzan.

Pantauan di lapangan, stan layanan tampak ramai didatangi warga. Pos kesehatan menyediakan cek tensi dan konsultasi ringan, stan Dukcapil melayani pembuatan dan pembaruan dokumen kependudukan, sementara Samsat Keliling dipadati warga yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain mendukung layanan publik, Polres Kutim juga menggelar sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), keselamatan berlalu lintas, serta bahaya narkoba dan bullying. Petugas berinteraksi langsung dengan warga, menyampaikan edukasi dengan pendekatan humanis.

Kapolres juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak atas terselenggaranya CFD yang semakin bermanfaat. Ia berharap kegiatan serupa terus ditingkatkan, agar masyarakat dapat memperoleh banyak keuntungan dalam satu kesempatan.

Dengan konsep jemput bola ini, CFD Sangatta bukan hanya menjadi ruang rekreasi dan olahraga, tapi juga sarana mempercepat layanan publik agar semakin dekat dengan masyarakat.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

BPBD Bontang Imbau Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

0
Salah satu bencana yang terjadi di Kota Bontang. Angin kencang menghantam rumah warga di Bontang Kuala. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Sekretariat Daerah resmi menerbitkan surat edaran tentang himbauan kesiapsiagaan dini dalam memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Timur, tertanggal 16 September 2025.

Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, dan ditujukan kepada jajaran OPD, camat, lurah, serta relawan penanggulangan bencana.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan BPBD Bontang, Eko Mashudi, menjelaskan bahwa surat tersebut sebenarnya telah disusun sejak 9 September 2025. Namun, karena perlu adanya penandatanganan berjenjang, edaran baru resmi diterbitkan pada 16 September 2025, bertepatan dengan terjadinya banjir di Kota Bontang.

Bontang memiliki kerawanan tinggi terhadap empat jenis bencana utama, yaitu banjir, longsor, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang laut tinggi.

“Selain itu, ada pula potensi kegagalan teknologi mengingat keberadaan kawasan industri petrokimia, pertolium, gas, dan pengolahan minyak kelapa sawit,” ungkap Eko, Sabtu (26/9/2025)

BPBD telah mencatat, sepanjang September 2025 saja telah terjadi dua kali banjir, tujuh kali karhutla, dan enam kali longsor di sejumlah titik, seperti Tanjung Laut, Gunung Elai, Belimbing, dan Telihan. Meski berskala kecil, kejadian tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat serta menimbulkan kerugian material.

Kondisi ini sesuai dengan prediksi BMKG yang memperkirakan adanya peningkatan intensitas hujan. Selain itu, Kota Bontang juga sempat mengalami suhu udara tinggi mencapai 34°C, yang memperbesar risiko karhutla karena semak belukar kering mudah terbakar.

Dengan fenomena perubahan cuaca ekstrem yang cepat, dari panas terik tiba-tiba turun hujan deras, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Beberapa langkah antisipasi yang ditekankan, seperti menyimpan dokumen dan barang berharga di tas khusus agar mudah dibawa saat evakuasi, bergotong royong membersihkan saluran drainase untuk mencegah banjir, membantu pengawasan potensi karhutla di lingkungan sekitar, meningkatkan koordinasi antar-OPD dan relawan dalam persiapan kondisi darurat.

“Surat edaran ini adalah bagian dari upaya mitigasi dan early warning system, agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana,” tegasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Siapkan 9 Unit Armada Bus, Warga Bontang Bakal Nikmati Transportasi Gratis

0
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Transportasi umum gratis segera bisa dinikmati masyarakat Kota Bontang. Pemerintah kota menyiapkan sembilan unit bus di Anggaran Perubahan 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Bahauddin, menjelaskan program ini terbuka untuk seluruh kalangan. Baik pelajar, pekerja, maupun masyarakat umum dapat memanfaatkannya tanpa biaya. Dari sembilan bus yang disediakan, delapan unit akan melayani penumpang, sedangkan satu unit lainnya disiapkan sebagai cadangan.

“Peluncuran akan dilakukan segera, setelah proses negosiasi dengan pihak penyedia rampung dan DPA Perubahan ditetapkan,” ujarnya.

Layanan bus ini bakal melewati empat trayek utama yang membentang di tiga kecamatan. Jalur tersebut terkoneksi dengan halte yang sudah tersedia. Bus dijadwalkan beroperasi sejak pagi hingga malam, yakni pukul 06.00–22.00 Wita.

Menurut Bahauddin, transportasi gratis ini dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan menekan polusi udara. Dishub juga akan melakukan sosialisasi rute dan jadwal secara luas melalui media sosial, spanduk, hingga sekolah-sekolah.

“Tujuan utama kami memberikan kemudahan mobilitas bagi warga, khususnya pelajar, agar akses menuju sekolah maupun fasilitas umum lebih lancar,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Satimpo Terima Kunjungan Supervisi Kepala DPMPD Kaltim

0
Kunjungan supervisi Kepala DPMPD Kaltim di Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Kelurahan Satimpo mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Puguh Harjanto, Kamis (25/9).

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi, supervisi, sekaligus visitasi pembinaan terkait Lomba Desa dan Kelurahan (Lodeskel) tingkat regional.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Satimpo sebagai wakil Kalimantan Timur pada ajang Lodeskel tahun ini. Terpilihnya Satimpo tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

“Kami harap kinerja pelayanan publik semakin meningkat, partisipasi masyarakat terus diperkuat, dan semangat kebersamaan tetap dijaga. Semoga Satimpo bisa menembus lima besar terbaik. Pengumuman rencananya dilakukan Oktober mendatang,” ujar Puguh.

Sementara itu, Lurah Satimpo Maryono menyampaikan terima kasih atas perhatian serta pembinaan dari DPMPD Provinsi.

“Supervisi ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen memberi pelayanan terbaik bagi warga Satimpo, sekaligus membawa nama baik Kalimantan Timur di tingkat regional,” katanya.

Penulis : Syakurah
Editor: Yusva Alam