Beranda blog Halaman 628

Perampok di Hotel CB Juga Beraksi di 3 Tempat Lainnya, Hasilnya Dipakai Beli Narkoba dan Main Judol

0
Perampok di Hotel CB Juga Beraksi di 3 Tempat Lainnya, Hasilnya Dipakai Beli Narkoba dan Main Judol
Kapolres Bontang, AKBP Alex saat menunjukkan sejumlah barang bukti. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Polres Bontang telah mengamankan pelaku pencurian berinisial FZ (24), salah satu warga Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang.

Motif pelaku melakukan aksi pencurian tersebut, uang hasil pencurian akan dipergunakan untuk membayar hutang. Pelaku juga menggunakan uangnya untuk membeli narkoba, dan main judi online (judol).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan bahwa, ada beberapa lokasi yang menjadi tempat sasaran pencurian pelaku. Tepat di Selasa (22/4/2025) lalu, sekitar pukul 08.00 Wita, pelaku mencoba menjalankan aksinya di Hotel Cahaya Bone, namun gagal.

Lanjut di Rabu (16/4/2025), sekitar pukul 01.00 Wita, pelaku beraksi di kios Susu Setia, di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

“Di sini pelaku merusaknya dengan cara mencongkel pintu kios, dan mengambil satu unit mesin kasir merek CD-330, yang berisikan uang sekitar Rp 300 ribu. Serta satu unit handphone merek Xiaomi Redmi,” ucapnya saat konferensi pers, Rabu (7/5/2025).

Selanjutnya, pelaku juga sempat mencuri di outlet chicken, yang dimana sempat mengambil satu unit tab merek Advan. Adapun, pelaku sempat mencuri dua tabung gas elpiji di pasar malam, Berbas.

“Bahkan pelaku pun sempat mencuri uang tunai di toko emas Berbas, sekitar Rp 500 ribu. Jadi, secara keseluruhan pelaku ini setelah kami introgasi sudah melakukan pencurian di berbagai tempat,” jelasnya.

Iptu Hari menyatakan, walaupun nilai kerugian yang ditafsirkan tidak terlalu besar, tetapi pelaku sempat membuat masyarakat menjadi resah dengan aksinya.

“Jadi untuk masyarakat yang sempat merasa resah, pelaku sudah kami amankan. Selanjutnya, akan kami kembangkan lagi lebih dalam, dengan proses pengakuan yang lain,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Perampok di Hotel CB Kemarin Rupanya Mantan Karyawan

0
Perampok di Hotel CB Kemarin Rupanya Mantan Karyawan

BONTANG – Polres Bontang merilis kasus percobaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Hotel Cahaya Bone, KM 6, di Jalan S Parman, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, Selasa (22/4/2025) lalu, sekitar pukul 08.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, Iptu Hari Supranoto menyampaikan bahwa, pelaku yang mencoba melakukan pencurian dengan menggunakan kekerasan tidak hanya beraksi di satu tempat saja, akan tetapi sudah melakukan aksinya di berbagai lokasi.

Terlebih lagi pelaku berinisial FZ (24), sebelumnya juga pernah mencoba melakukan perampokan di Hotel Grand Raodah I, di Jalan R Suprapto, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, di Maret lalu.

“Ternyata pelaku adalah mantan karyawan di hotel tersebut, dan si pengusaha pemilik tempat kerja pelaku saat ini mengklaim, jika hotelnya sudah merasa aman. Ternyata pelaku yang mencoba merampok dengan kekerasan selama ini adalah FZ,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, pelaku pun menjalankan aksinya di hotel tersebut karena telah mengetahui situasi atau suasana di jam kosong penjagaan.

“Untuk di Hotel CB, pelaku gagal melakukan perampokan. Tetapi sewaktu di Hotel Raodah I, pelaku mendapatkan satu handphone merek Oppo,” paparnya.

Kronologi sebelumnya, FZ sempat mendatangi Hotel CB dengan modus memesan kamar, akan tetapi beberapa saat kemudian pelaku langsung menyodorkan pisau yang dibawanya ke salah satu karyawan yang sedang berjaga.

Karyawan pun sempat melakukan perlawanan, sampai membuat pelaku terpental. Karyawan tersebut pun berteriak untuk meminta pertolongan, dan pelaku langsung bergerak cepat untuk melarikan diri.

Barang bukti yang telah diamankan berupa satu unit sepeda motor jenis Honda Scoopy, dengan nomor polisi KT 5486 QI, satu senjata tajam (Sajam) jenis pisau, serta satu jaket berwarna hitam.

Kini pelaku akan dikenakan Pasal 365 JO 53 KUHP pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.

“Dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Adapun Pasal 363 KUHP ayat (1) ke 5, dengan pemberatan ancaman hukuman paling lama dengan 7 tahun penjara.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Semangat Tak Berhenti di Garis Finis: Jejak 5 Tahun Media Kaltim di Jantung Ibu Kota Nusantara

0

KETIKA kami pertama kali menggagas Media Kaltim Nusantara Fun Run 2025, tujuannya sederhana: menciptakan ruang bersama untuk merayakan ulang tahun ke-5 Media Kaltim—dengan cara yang sehat, seru, dan bermakna.

Namun, apa yang terjadi di lapangan sungguh melampaui ekspektasi. Lebih dari 2.000 pelari dari 31 daerah di Indonesia datang dengan semangat luar biasa. Mereka membawa serta harapan, kebersamaan, dan energi positif yang menggetarkan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).

Acara ini bukan sekadar soal siapa yang tercepat sampai garis finis. Justru yang paling berkesan adalah kisah-kisah kecil yang menyentuh:
Seorang ibu yang berlari santai sambil menggandeng tangan anaknya; peserta disabilitas yang tetap semangat menuntaskan rute; dan ribuan peserta lainnya yang menjadikan pagi itu sebagai panggung kebersamaan yang penuh tawa, peluh, dan semangat yang menyatu di jantung Nusantara.

Tak kalah mencuri perhatian, hadir pula pacer-pacer cantik dari komunitas lari RIOT Balikpapan yang bukan hanya menjaga ritme, tetapi juga menyebarkan semangat sepanjang rute. Dengan senyum ramah, mereka berlari sambil merekam momen, menyapa peserta, dan meneriakkan motivasi di titik-titik kritis menjelang finis.

Suasana semakin semarak dengan hadirnya tim budaya yang diturunkan langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Dengan mengenakan beragam kostum adat dari berbagai daerah, tim ini memberikan sambutan hangat saat peserta memulai lomba di garis start, serta tepuk tangan dan tarian penuh semangat saat mereka tiba di garis finis.
Kehadiran mereka bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga pengingat bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa—dan bahwa semangat budaya harus selalu berjalan beriringan dengan pembangunan dan sportivitas.

Kami juga terharu membaca berbagai komentar dari peserta di media sosial. Misalnya dari @aldikurniawan_run: “Luar biasa! Lari di IKN tuh rasanya beda. Serasa jadi bagian dari sejarah baru Indonesia.”

Lalu dari @fitrimayasari.official: “Ini bukan cuma soal lari. Tapi soal makna. Makasih Media Kaltim sudah bikin kami merasa jadi bagian dari momen besar.”

@rinaharahap_ yang menempuh perjalanan dari Balikpapan menulis: “Worth it banget! Capek lari terbayar sama suasana IKN yang adem, rapi, dan rame! UMKM-nya juga rameee!”

Akun @zakyfauzan juga menambahkan: “Panggungnya keren, water station-nya penuh semangat, dan saya bisa kenalan sama pelari dari luar Kaltim. Tahun depan ikut lagi!”

Yang paling menyentuh, kami mendengar langsung dari salah satu peserta asal Bandung dalam kanal YouTube Dianrana, yang dengan wajah berseri mengatakan:

“Saya jauh-jauh dari Bandung ke IKN, dan semua capek terbayar. Luar biasa, acaranya keren, rapi, dan saya bangga bisa ikut berlari di kota masa depan Indonesia.”

Respons ini memperkuat bahwa Nusantara Fun Run bukan sekadar ajang olahraga, melainkan telah menjadi platform sosial dan kultural. Tempat warga dari berbagai daerah bisa saling terhubung, saling menginspirasi, dan saling mendukung.

Kami menyaksikan sendiri bagaimana UMKM lokal tumbuh, bagaimana panggung utama menjadi ruang ekspresi kolektif, dan bagaimana kolaborasi antara media, pemerintah, swasta, dan komunitas benar-benar terasa hidup.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Otorita IKN. Dalam sambutannya, Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, menyatakan:

“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga edukasi dan partisipasi publik dalam pembangunan IKN. Media Kaltim telah menunjukkan bagaimana media bisa menjadi penggerak komunitas dan ekonomi lokal.”

Ucapan tersebut menguatkan kami bahwa langkah kecil ini telah memberi arti besar.

Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini:
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim, Ibu Hetifah Sjaifudian, Swissôtel Nusantara, PT Kideco Jaya Agung, Badan Bank Tanah, PT Berau Coal, PT Pertamina (Persero) beserta unit-unit operasionalnya: Kilang Balikpapan, Patra Niaga, Hulu Mahakam, dan Hulu Sanga Sanga.

Dan tentu saja, kepada seluruh sponsor serta mitra pendukung lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih kami yang setulus-tulusnya.

Kami juga memberikan penghargaan khusus kepada Polda Kaltim dan Kodam VI/Mulawarman yang telah membantu pengamanan dan kelancaran acara ini. Kehadiran dan dukungan TNI/Polri menjadi elemen penting dari kesuksesan kegiatan ini.

Tak lupa pula kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas kebersihan, relawan, serta seluruh peserta dari berbagai penjuru tanah air yang turut menyukseskan acara ini dengan semangat yang luar biasa.

Sebagai bentuk dokumentasi sekaligus sarana informasi publik, kami menghadirkan edisi khusus e-paper berjudul “Jejak 5 Tahun Media Kaltim di IKN”. E-paper ini memuat momen-momen terbaik, sepanjang persiapan hingga pelaksanaan Media Kaltim Nusantara Fun Run 2025 di Ibu Kota Nusantara.

Kami berharap semangat kolaborasi, inklusi, dan energi positif yang tercipta dalam Fun Run ini tidak berhenti di garis finis, melainkan terus mengalir dalam langkah-langkah kita berikutnya.

Sampai jumpa di momen luar biasa selanjutnya. (**)

Oleh: Agus Susanto, S.Hut., S.H., M.H.
Pemimpin Redaksi Radarbontang.com

Setujui Hibah Lahan Pembangunan Gudang Bulog, Ketua DPRD: Tak Hanya Beras, Semua Bahan Pokok Siap Ditampung

0
Setujui Hibah Lahan Pembangunan Gudang Bulog, Ketua DPRD: Tak Hanya Beras, Semua Bahan Pokok Siap Ditampung
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam saat ditemui. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, telah menyetujui untuk menghibahkan lahan pembangunan gudang bulog di wilayah Bontang Lestari.

Pembangunan gudang bulog direncakan untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Bontang, dimana rencana pembangunannya akan dimulai Februari 2026 mendatang.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan bahwa, dalam proses perencanaan dan tender akan berlangsung hingga di Desember 2025.

Nilai investasi yang dikucurkan nantinya oleh Perum Bulog, untuk pembangunan gudang tersebut mencapai hingga Rp 23,4 miliar, di luar biaya perencanaan.

“Jadi nantinya di gudang ini tidak hanya beras, akan tetapi semua bahan pokok dari seluruh daerah di Kalimantan Timur siap ditampung, untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok penting,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (5/5/2025).

Terlebih lagi, dengan nantinya ada gudang Bulog ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan pangan di Bontang, dan dapat menekan biaya distribusi, terutama pada saat kondisi darurat.

Adapun untuk lahan yang telah disediakan, terbilang cukup jauh dari laut. Sehingga ada kekhawatiran yang terjadi antara jarak lokasi gudang dengan pelabuhan.

“Setelah kita rapatkan, pihak Bulog menyatakan tidak masalah dengan lokasinya,” ungkapnya.

Sehingga, Andi Faiz sangat berharap, dengan adanya pembangunan gudang Bulog ini, nantinya akan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam penguatan sistem pangan daerah, terkhususnya di wilayah Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tindaklanjuti Revisi RTRW Terkait Galian C, Pemkot Akan Kunjungi ESDM Kaltim

0
Tindaklanjuti Revisi RTRW Terkait Galian C, Pemkot Akan Kunjungi ESDM Kaltim
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat diwawancarai awak media. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, akan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Kalimantan Timur (Kaltim), untuk menindaklanjuti revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terkait adanya aktivitas galian C.

Kunjungan ke ESDM Kaltim akan dilakukan, Rabu (7/5/2025) besok, sekitar pukul 13.00 Wita. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris akan mengajak Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam untuk ikut serta.

“Kami akan coba datang berkunjung ke sana, sekaligus mengajak ketua DPRD untuk spesifik membahas galian C,” ucapnya saat dikonfirmasi,” Senin (5/5/2025) malam.

Selain itu, nantinya juga Wawali akan membahas bagaimana nasib para sopir truk yang telah menggantungkan nasibnya jika mereka kehilangan pekerjaan, akibat dampak aktivitas galian C yang dinyatakan ilegal.

“Nantinya juga kita akan mengusulkan perubahan RTRW, bagaimana nasib ratusan sopir dan keluarganya yang menggantungkan ekonominya di mobil truknya. Bisa tidak nantinya mereka tetap beroperasi, dengan pemantauan yang serius,” jelasnya.

Adapun selain faktor ekonomi para sopir truk, Pemkot Bontang juga pastinya telah memberikan perhatian serius untuk kerusakan lingkungan yang terjadi akibat adanya aktivitas galian C, apalagi adanya warga yang terdampak dari galian tersebut.

“Saat ini lagi perampungan tim tata ruang kita, dan strategi apa nantinya yang akan dimasukan. Kebetulan ada peluang ini, kita akan sampaikan semuanya ke provinsi,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kloter terakhir, Jamaah Haji Bontang Berangkat Akhir Mei

0
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Jemaah haji Bontang mendapatkan jadwal keberangkatan kloter terakhir, dari total 16 kloter di Kaltim.

Najmuddin Tamini, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama, Kota Bontang menyatakqn, keberangkatan jemaah haji gelombang 1 sudah dimulai sejak 2 Mei 2025 kemarin.

Kota Bontang sendiri mendapatkan giliran terakhir, yakni kloter 16 untuk berangkat ke Tanah Suci. Keberangkatan akan dilaksanakab pada akhir Mei ini.

“Kita kloter terakhir, karena tanggal 30 seluruh embarkasi sudah tutup,” katanya saat ditemui, Selasa (6/5/2025).

Untuk kuota terbaru yang keluar dari daftar tunggu terdapat 151 jemaah. Adapun sebanyak 15 orang di antaranya telah berdomisili di luar Bontang, sehingga mereka akan berangkat dari tempat mereka tinggal sekarang, dan terdapat 6 orang yang masuk berpindah domisili ke Bontang.

“Baru ada tambahan 1 di hari ini, untuk yang pindah daerah diisi oleh waiting list yang di bawahnya,” tambahnya.

Jemaah prioritas atau lansia pada tahun 2025 ini tidak ada yang berangkat, dengan keterangan ada yang sakit dan ada juga yang telah meninggal dunia.

Adapun kuota untuk jamaah haji se- Kalimantan Timur sebanyak 2586 orang, dan mereka akan melaksanakan ibadah haji sekitar 42 hari, “42 hari itu sudah sama pulang perginya,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Akibat Gorong-Gorong Tersumbat Sisa Cor, Akses Masuk SDN 007 Bontang Selatan Sering Tergenang

0
Akibat Gorong-Gorong Tersumbat Sisa Cor, Akses Masuk SDN 007 Bontang Selatan Sering Tergenang
Komisi C DPRD Kota Bontang saat mengunjungi SDN 007 Bontang Selatan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Akses masuk ke SDN 007 Bontang Selatan sering tergenang air, karena saluran gorong-gorong tersumbat. Kepala Sekolah Muhammad Rasani mengatakan, masalah ini muncul sejak proyek pengecoran jalan selesai pada tahun 2024 lalu.

Selama proyek berlangsung, para pekerja sering mencuci alat cor di dekat saluran air. Sisa material cor mengeras dan menyumbat gorong-gorong, sehingga air tidak bisa mengalir dengan baik.

“Setiap hujan turun, air menggenang karena saluran mampet. Lumpur juga menumpuk,” ujar Rasani saat menerima kunjungan Komisi C DPRD Bontang, Senin (5/5/2025).

Sekolah dan warga sekitar sudah berusaha membersihkan sisa cor dan lumpur, tapi genangan tetap terjadi. Bahkan mobil Damkar sudah membantu menyedot lumpur, tapi masalah belum tuntas karena drainase memang tidak lancar.

Rasani khawatir genangan ini bisa membahayakan siswa, “Kalau hujan deras, takut ada anak jatuh ke parit,” katanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mengatakan Dinas PUPRK harus bertanggung jawab. “Besok kami akan rapat dan meminta agar masalah ini segera diperbaiki,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Beroperasi 3 Hari, Dua Remaja Curi Bawang Merah Senilai Rp 7,5 juta

0
Ilustrasi. (Ist)

BONTANG – Tim Gabungan Polres Bontang berhasil mengamankan terduga pencurian bawang merah, yakni dua remaja berinisial AS (17) dan MI (15).

Diketahui, kedua terduga melakukan aksinya di sebuah penginapan sederhana di Jalan Mulawarman, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara. Terlebih lagi, bawang merah tersebut adalah milik seorang pedagang

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Iptu Lukito mengatakan, informasi yang didapat berasal dari adanya laporan yang masuk, dimana pengaduan masyarakat melalui hotline Kapolres, terkait adanya dua remaja yang meresahkan warga.

Penangkapan dilakukan, Senin (5/5/2025), sekitar pukul 15.30 Wita. Tim melakukan penangkapan, setelah kedua terduga terekam CCTV sedang mencuri karung berisikan bawang merah.

“Ternyata kedua terduga ini sudah melakukan pencurian berulang kali, selama tiga hari. Terlebih lagi, kerugian yang korban alami, mencapai Rp 7,5 juta,” ucapnya, Selasa (6/5/2025).

Kini kedua remaja berhasil diamankan beserta dengan lima karung berisi bawang merah, yang merupakan hasil curian. Keduanya kini telah diamankan di Mako Polsek Bontang Utara, untuk proses hukum lebih lanjut.

Pengungkapan kasus ini menjadi bukti nyata efektivitas hotline pengaduan Kapolres Bontang, sebagai jalur cepat merespons keluhan masyarakat.

“Maka dari itu, polisi turut mengimbau warga, untuk tidak ragu melaporkan tindakan mencurigakan di lingkungan sekitar melalui layanan Hotline Kapolres Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

DPRD Setujui Pemindahtanganan Lahan untuk Gudang Bulog

0
Persetujuan DPRD Bontang terhadap pemindahtanganan barang milik daerah, berupa hibah lahan kepada Kantor Wilayah Perusahaan Umum Bulog. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang melaksanakan Paripurna kedua masa sidang III tahun 2025, Senin (5/5/2025) malam.

Pertemuan ini membahas persetujuan DPRD Kota Bontang terhadap pemindahtanganan barang milik daerah, berupa hibah lahan kepada Kantor Wilayah perusahaan umum Bulog Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Dalam rapat tersebut, dilakukan persetujuan atas hibah lahan seluas 3 hektare milik Pemkot Bontang di wilayah Bontang Lestari. Adapun pendirian 2 Gudang Bulog dengan kapasitas 1000 ton.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan hal ini penting sebagai bentuk stabilitas ketahanan pangan Kota Bontang, “Pendanaannya akan menggunakan APBD Bontang dengan anggaran sebesar Rp 20 miliar,” terangnya.

Dijelaskan bahwa realisasi pangan yang diterima Kota Bontang pada tahun 2024 sebanyak 457,74 ton, dan untuk Kutim menerima sebanyak 1.291,50 ton.

Selain itu, pada tahun 2025 ini Perum Bulog telah melakukan penyerapan kepada beras lokal sebanyak 69 ton dari wilayah Bontang, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

Pembangunan ini diharapkan dapat menyuplai kebutuhan pangan di wilayah Bontang dan sekitarnya, sehingga harga bahan pangan tidak menjadi langka dan harga tidak melonjak tinggi.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Bontang Pindah di Gedung B

0
Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Bontang Pindah di Gedung B
Ruangan Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Bontang. (syakurah)

BONTANG – Kabid Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu RSUD Taman Husada Bontang, dr Tri Ratna Paramita mengungkapkan, saat ini ruangan Instalasi Rehabilitasi Medik di RSUD Bontang tidak lagi berada di Gedung A namun telah pindah ke Gedung B.

Dengan informasi ini ia berharap pasien yang ingin menuju ruangan Instalasi Rehabilitasi Medik bisa langsung menuju Gedung B. Tidak perlu lagi mencari-cari di Gedung A.

Dijelaskannya, Instalasi Rehabilitasi Medik Bontang melayani pasien yang mengalami gangguan gerakan motorik atau sensorik pasca perawatan.

Ruangan ini berfungsi untuk memaksimalkan kembali fungsi tubuh yang mengalami kecacatan setelah perawatan, “Bisa jadi habis kecelakaan, perlu mengembalikan fungsi jalan, bergerak, bicara, dan sebagainya,” jelasnya belum lama ini.

Pihaknya memaksimalkan ADL (Activities of Daily Living) dalam rehabilitasi medik, atau pelatihan yang difokuskan pada kemampuan individu untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. (adv)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam