Beranda blog Halaman 628

Cegah Petasan Dinyalakan Saat Tarawih, Bhabinkamtibmas Loktuan Patroli Rutin

0
Cegah Petasan Dinyalakan Saat Tarawih, Bhabinkamtibmas Loktuan Patroli Rutin
Bhabinkamtibmas dan FKPM patroli di sejumlah pedagang petasan Loktuan, Bontang. (Dok. Bhabinkamtibmas).

BONTANG – Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Loktuan, melakukan patroli rutin ke sejumlah pedagang petasan selama bulan ramadan.

Bhabinkamtibmas Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri mengatakan, tujuan diadakan patroli rutin untuk tetap menjaga keamanan serta kekhusyukan masyarakat yang sedang menjalankan salat tarawih. Agar tidak adanya aktivitas masyarakat yang menyalakan petasan, selama berjalannya tarawih.

“Kami mengimbau kepada para pedagang petasan, agar tetap bisa menjaga situasi di bulan puasa. Bisa lebih selektif dalam menjual petasan, tidak menjual petasan kepada anak-anak yang mempunyai daya ledak besar,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (13/3/2024).

Bambang menambahkan, selama dilakukannya patroli rutin wilayah Loktuan dan sekitarnya masih terbilang aman. Dirinya ingin, masyarakat agar tetap bisa menghargai satu sama lain, demi ketentraman bersama.

“Alhamdulillah, semenjak saya adakan patroli, belum ada warga yang menyalakan petasan, terlebih lagi saat tarawih. Akan tetapi tetap berjaga-jaga untuk keamanan sekitar,” tambahnya.

Jika pun ada yang melakukan tindakan lebih, maka tidak segan-segan akan diberi pembinaan bagi masyarakat yang melanggar.

“Kami akan tetap memberi binaan dan sosialisasi langsung, kepada masyarakat yang membuat tindakan lebih, apalagi yang dapat meresahkan masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Stadion Bessai Berinta Bakal Direnovasi, Tutup hingga November 2024

0
Stadion Bessai Berinta Bakal Direnovasi, Tutup hingga November 2024
Stadion Lang-Lang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Stadion Bessai Berinta akan ditutup total sementara waktu, hingga November 2024. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar), Andi Parenrengi.

Penutupan total rencananya akan dilaksanakan pada Bulan Mei, lantaran sedang pengerjaan renovasi stadion.

“Nanti tutup totalnya saat Mei, total kira-kira 7 bulan pengerjaan,” ungkapnya saat ditemui redaksi, Rabu (13/3/24).

Namun, untuk sementara warga masih bisa melakukan aktivitas di Lang-Lang. Hanya saja pujasera sementara sudah ditutup sejak awal Ramadan. Pihaknya sedang melakukan pengawasan terlebih dahulu.

Adapun pujasera yang telah 100 persen rampung dikerjakan tersebut, akan diresmikan dan dibuka sekaligus selesainya pengerjaan renovasi Lang-Lang.

Sebelumnya diberitakan, bahwa pintu masuk Lang-Lang akan dibangun menjadi 3, kemudian ada icon monument berbentuk bola di bagian depan pintu utama, dengan anggaran sebesar Rp 10,5 miliar.

“Tahun ini rencananya pembangunan pagar, pintu masuk, drainase, dan jalannya, tahun depan rencananya lapangan dan tribun,” ungkapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Hari Pertama Puasa, Pasar Ramadan di Kampung Jawa Masih Sepi Pembeli

0
Hari Pertama Puasa, Pasar Ramadan di Kampung Jawa Masih Sepi Pembeli
Suasana pasar ramadan di Kampung Jawa, masih terpantau sepi pembeli. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Hari pertama puasa, pasar ramadan yang berada di daerah Kampung Jawa, Jalan MH. Thamrin, Bontang Baru, saat ini masih terpantau sepi pengunjung, Selasa (12/3/2024).

Pasar ramadan ini buka mulai pukul 15.00 Wita, hingga menjelang magrib, atau setelah berbuka puasa.

Ani, salah satu pedagang mengatakan, memang di awal puasa masih sepi pembeli, pasar ramadan akan ramai berjalan seminggu puasa atau pertengahan puasa.

“Kalau masih awal memang masih sepi, kemungkinan karena masih awal puasa, mereka masih rajin buat bukaan puasa. Biasanya ramai pas pertengahan puasa hingga mau lebaran, karena mulai pada malas memasak,” ucapnya.

Pasar ramadan yang berada di Kampung Jawa, terdiri dari kurang lebih 30 pedagang. Di sini juga tersedia berbagai macam jenis makanan, mulai dari makan berat, cemilan, hingga juga berbagai macam minuman.

“Saya jualan mulai dari harga Rp 10 ribu per mika, dan kemungkinan ada 15 macam makanan yang saya dagangkan,” paparnya.

Ani mengaku, dirinya enggan untuk menjual dengan harga yang mahal, lantaran bulan puasa, pastinya banyak sekali para pedagang yang menjamur untuk berjualan.

“Lebih baik murah dan dagangan laku terjual, dari pada tidak sama sekali. Apalagi seperti saya ini penjual musiman, jualan pas waktu bulan puasa saja, jadi tidak terlalu mahal mematok harga,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Seminggu Razia, Polres Bontang Tahan 51 Sepeda Motor

0
Seminggu Gelar Razia, Polres Bontang Tahan 51 Sepeda Motor
Razia berlangsung di depan SD YPK, Jalan Cipto Mangunkusumo, Bontang. (Dok Polres Bontang).

BONTANG – Selama semingguan Operasi Keselamatan Mahakam 2024 berjalan, Polres Bontang telah mengamankan 51 kendaraan roda dua yang telah melanggar peraturan. Razia ini rencananya berakhir Minggu (17/3/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP Md Djauhari mengatakan, dari banyaknya kendaraan yang telah terjaring, ada sebanyak 106 surat tilang yang telah keluar. Sebanyak 41 pelanggar tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), juga 42 pengendara tidak bisa menunjukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Selain SIM dan juga STNK, ada yang melanggar karena tidak menggunakan helm, knalpot brong, dan truk yang overload,” ucapnya, Selasa (12/3/2024).

Hingga saat ini, Polisi Lalu Lintas (Polantas) Bontang akan lebih meningkatkan pengawasan bagi siapa saja yang masih melanggar. Ini akan tetap berlangsung hingga operasi selesai.

“Sejauh ini, masih banyak sekali yang melanggar. Tidak lengkap dengan surat-surat kendaraannya,” tambahnya.

Djauhari menyampaikan, adanya razia ini guna memberi efek jera bagi para pengendara yang masih menyepelekan pentingnya surat-surat dalam berkendara.

“Biar jera, kami memberikan surat tilang. Dengan begitu pengendara yang masih tidak menggunakan helm, membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi, dan sebagainya bisa lebih disiplin, hingga menyelamatkan anda juga dari rawannya kecelakaan,” tutunya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Pedagang di Pinggir Jalan Pasar Tamrin Dipindah ke Belakang Gedung

0
Pedagang di Pinggir Jalan Pasar Tamrin Dipindah ke Belakang Gedung
Lapak pedagang di belakang Pasar Tamrin. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) melalui UPT Pasar menertiban pedagang di pinggir jalan, tepatnya di depan Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin).

Para pedagang ini dipindahkan ke bagian belakang bangunan pasar, sejak kedatangan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Hal itu diungkapkan Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Kota Bontang, Nurfaidah.

“Seterusnya mereka akan di sana, karena sebagian mereka punya lapak di pasar,” jelasnya saat dihubungi, Senin (11/3/24).

Pihaknya mengatakan, telah memberikan teguran kepada pedagang yang memiliki lapak untuk mengisi lapak yang sudah disediakan, dan memberikan pilihan untuk mereka melanjutkan atau meninggalkan lapak tersebut.

Ia juga menambahkan tidak bisa melarang mereka dan memberhentikan pedagang untuk berjualan, karena tidak mau memutus penghasilan mereka.

Adapun tanggapan Mini, salah satu pedagang yang tidak menempati lapaknya mengeluhkan pendapatan yang sepi, karena lapaknya berada di lantai tiga.

“Kalau jualan di pinggir jalan lebih untung karena orang langsung berhenti, tapi karena pindah ke belakang, ya gak terlalu rame lagi,” keluhnya.

Walaupun sudah terdapat lift, namun masyarakat sudah terlanjur malas untuk naik ke lantai atas. Oleh sebab itu banyak pedagang lebih memilih berjualan di pinggir jalan ketimbang di lapak.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Jadwal Pengangkutan Sampah Berubah Selama Ramadan

0
Jadwal Pengangkutan Sampah Berubah Selama Ramadan
Tempat Pembuangan Sampah Terpadu. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama dengan petugas pengangkut sampah, berkoordinasi terkait adanya perubahan jadwal selama Bulan Ramadan.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH, Syakhruddin menjelaskan, bahwa pengangkutan sampah normalnya dilaksakan pukul 05.30 wita dan 20.00 wita.

Selama Ramadan, pengangkutan malam akan dilaksanakan pukul 22.00 wita. Hal itu dikarenakan para petugas ingin melaksanakan Salat Tarawih terlebih dahulu.

Ia berharap masyarakat dapat membuang sampah sebelum jadwal pengangkutan tersebut, sehingga tidak terjadi penumpukan sampah dalam waktu yang lama.

Adapun peningkatan volume sampah sering terjadi selama bulan puasa, ia menjelaskan terdapat sekitar tambahan 2 ton sampah perhari dibandingkan dengan hari biasa.

Hal tersebut tentu disebabkan bertambahnya aktivitas jual beli pedagang, yang berjualan saat sahur maupun buka puasa. Selain itu, aktivitas memasak pun juga meningkat baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk berjualan.

“Apalagi Ramadan, produksi sampah bisa makin banyak. Kadang ibu rumah tangga jadi lebih rajin bikin takjil juga buat keluarga, belum lagi kue-kue lebaran,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva alam

Usai Beras Giliran Harga Minyak Ikut Merangkak Naik

0
Usai Beras Giliran Harga Minyak Ikut Merangkak Naik
Minyak goreng kemasan dan curah. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pasca naiknya harga beras, saat ini menyusul kenaikan harga minyak goreng di pasaran. Meskipun belum signifikan, tapi jelang lebaran harga tersebut terus merangkak naik.

Irfan salah satu pemilik agen minyak goreng curah di Tanjung Limau mengatakan, harga minyak goreng mulai naik, tidak hanya minyak goreng curah namun minyak goreng kemasan pun demikian.

“Minyak curah yang dari Bontang Lestari pas Januari naik seribu, Februari naik seribu, kabarnya Maret ini mau naik lagi, belum pasti kapan,” jelasnya.

Harga per liter sebelumnya Rp 14 ribu, kini sudah Rp 16 ribu. Untuk kemasan ia menambahkan, tidak semua merk minyak goreng harganya meningkat.

Adapun penjelasan Ifah, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Rawa Indah mengungkapkan, untuk minyak kemasan kenaikannya ada yang sampai Rp 4 ribu.

“Beda merk beda-beda naiknya. 2 liter sudah Rp. 34 ribu dari Rp 30 ribu,” tambahnya.

Meskipun mengalami kenaikan, penjualan minyak tidak menurun. Menurut para pedagang, masyarakat mau tak mau tetap membeli karena hal tersebut merupakan kebutuhan pokok dari masyarakat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Mendominasi hingga Final, Pupuk Kaltim Pertahankan Gelar Juara Pupuk Indonesia Basketball Cup 2024

0

JAKARTA – Bangun kekompakan melalui jalinan silaturahmi dan keakraban antar sesama insan Pupuk Indonesia Grup, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) turunkan tim andalan dalam turnamen persahabatan Pupuk Indonesia Basketball Cup 2024, yang digelar di GOR Sumantri Kuningan Jakarta Selatan selama lima hari, pada 3-7 Maret 2024.

Turnamen dalam rangka HUT Pupuk Indonesia Ke-12 tahun ini pun diikuti antusias seluruh tim perwakilan anak perusahaan untuk merebut posisi pertama dan terbaik. Hingga pada laga final, akhirnya mempertemukan tim Pupuk Kaltim dengan PI A yang saling berebut angka untuk meneguhkan posisi sebagai jawara.

Dari laga persahabatan yang berlangsung sengit dan meriah tersebut, akhirnya tim Pupuk Kaltim berhasil mendominasi dan keluar sebagai juara pertama dengan skor akhir 42-24. Keberhasilan ini sekaligus mengantarkan Pupuk Kaltim sebagai champion Pupuk Indonesia Basketball Cup selama dua tahun berturut.

Manager Tim Pupuk Kaltim Basketball Wirza Eka Putra mengatakan, kemenangan ini tidak terlepas dari strategi yang diterapkan oleh Tim. Kekompakan dan solidaritas tim terjaga dengan baik sehingga Pupuk Kaltim dapat meraih kemenangan mulai dari babak penyisihan hingga final.

“Kami selalu mengevaluasi setiap jalannya pertandingan dan selalu mengingatkan agar tetap disiplin dalam pertandingan, dengan menerapkan strategi-strategi khusus seperti pergantian pemain yang pas serta saling menyemangati antar pemain, motivasi dan kebugaran pemain tetap terjaga dengan baik hingga akhir babak final,” pungkas Wirza.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, menilai turnamen ini merupakan salah satu sarana efektif dalam meningkatkan keakraban dan semangat korsa antar insan Pupuk Indonesia Grup, sekaligus sebagai ajang saling mengenal satu sama lain. Dari hal ini diharap kinerja perusahaan makin optimal, seiring makin kuatnya sinergi dan kolaborasi yang selama ini terjalin.

Apalagi basket merupakan salah satu cabang olahraga populer yang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Termasuk di lingkup perusahaan, dengan menjadikan turnamen ini sebagai wadah bagi karyawan Pupuk Indonesia Grup meningkatkan pola hidup sehat, melalui pertandingan penuh keakraban antar klub perwakilan anak perusahaan.

“Kami sangat menyambut positif kegiatan ini, apalagi tahun lalu Pupuk Kaltim menjadi tuan rumah turnamen serupa yang sengaja diinisiasi untuk mendukung managed care Pupuk Indonesia. Dan kini turnamen semakin berkembang dengan peserta yang juga makin antusias,” tutur Qomar, saat malam final Pupuk Indonesia Basketball Cup, Kamis (7/3/2024).

Qomaruzzaman pun mendorong turnamen ini semakin menumbuhkan semangat para karyawan untuk senantiasa giat berolahraga, sehingga kedepan makin berdampak terhadap peningkatan derajat kesehatan. Hal ini merupakan salah satu poin perhatian Pupuk Kaltim bagi karyawan, dimana kesehatan merupakan aset berharga yang harus senantiasa terjaga agar produktivitas kinerja pun turut optimal.

“Kami juga mengucapkan selamat bagi tim Pupuk Kaltim yang berhasil menjadi champion dua tahun berturut, semoga dapat terus meningkatkan prestasi sekaligus kebersamaan dengan seluruh insan di Pupuk Indonesia Grup. Tetap budayakan olahraga guna menjaga tubuh senantiasa sehat dan produktif,” tutur Qomaruzzaman.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, mengungkapkan turnamen basket ini sengaja digagas sebagai wadah bagi seluruh insan Pupuk Indonesia Grup untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, dengan saling bersilaturahmi serta disatukan melalui semangat olahraga.

Kata Rahmad, tidak ada satupun kemajuan yang bisa diraih tanpa adanya kekompakan dan nilai kekeluargaan didalamnya. Oleh karena itu, ajang seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kedekatan antar insan perusahaan, guna menghilangkan sekat dan berbaur menjadi satu kesatuan utuh Pupuk Indonesia Grup.

“Salah satu bukti nyata, pada 2023 lalu ranking Pupuk Indonesia Grup yang sebelumnya berada di posisi sembilan naik menjadi enam terbesar dari seluruh perusahaan pupuk di dunia. Ini prestasi membanggakan, dan hanya bisa diraih melalui kekompakan yang telah kita bangun dengan baik,” ujar Rahmad.

Dirinya pun memastikan Pupuk Indonesia Basketball Cup akan digelar kontinyu setiap tahun, termasuk cabang lain dalam menggiatkan semangat olahraga sekaligus kekompakan antar insan perusahaan. Selain itu, Rahmad juga mendorong setiap anak perusahaan dapat menggelar turnamen olahraga yang melibatkan partisipasi insan Pupuk Indonesia Grup, salah satunya saat momen Hari Ulang Tahun perusahaan agar rasa kebersamaan dan kekeluargaan semakin terbina di lingkungan Pupuk Indonesia Grup.

“Semuanya bukan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, tapi nilai dari kegiatan guna membangun kekeluargaan serta kekompakan antar insan perusahaan. Sebab itu adalah modal utama bagi Pupuk Indonesia Grup untuk terus maju dan berkembang,” pungkas Rahmad Pribadi. (adv)

Diduga Terpeleset Saat Bermain, Balita Ditemukan Tenggelam di Sungai Guntung

0
Diduga Terpeleset Saat Bermain, Balita Ditemukan Tenggelam di Sungai Guntung
Lokasi tenggelamnya ER (4) saat ditemukan di Sungai Guntung, Bontang (Dok).

BONTANG – Seorang balita laki-laki berinisial ER (4) ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Guntung, pada Senin (11/3/2024) sekitar pukul 09.30 Wita.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Guntung, Briptu Hardiansyah mengatakan, diduga balita tersebut terpeleset saat bermain bersama teman-temannya. Bahkan saksi mata mengira awalnya adalah sebuah boneka yang tengah mengambang.

“Awalnya mengira yang dilihat bukan orang, melainkan boneka. Pas kami lakukan penyelamatan, ternyata anak tersebut sudah tidak bernyawa,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Mengetahui hal tersebut, kemudian para saksi langsung melarikan balita ke rumah sakit terdekat, dan juga langsung menghubungi orang tua korban.

Untuk saat ini, jenazah sudah berada di rumah duka, rencananya pukul 16.00 Wita nanti akan dimakamkan, hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga.

Hardiansyah menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama orang tua yang memiliki anak kecil, agar bisa lebih waspada dan menjaga anak-anaknya. Apalagi jika anak tersebut main keluar rumah.

“Sangat disarankan kepada para orang tua, agar lebih bisa menjaga anaknya, tidak membiarkan mereka bermain lepas dari pantauan orang tua,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polres Bontang Targetkan Aksi Balap Liar Selama Ramadan

0
Polres Bontang Targetkan Aksi Balap Liar Selama Ramadan
Kasat lantas, AKP MD Djauhari. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Jelang datangnya Bulan Ramadan, Polres Bontang akan meningkatkan perhatian khususnya terhadap maraknya balap liar di Bontang.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari mengatakan, akan melakukan patroli keliling guna memantau setiap sudut kota, yang biasanya dijadikan area balap liar oleh sejumlah kelompok remaja.

“Kami tidak bisa memastikan dimana saja tempatnya, karena lokasi yang dijadikan balap liar pun berpindah-pindah setelah kami membubarkan mereka,” ucapnya saat diwawancarai, Minggu (10/3/2024).

Perlu diketahui, aksi balap liar tersebut dilakukan oleh sejumlah anak yang masih di bawah umur, bahkan kebanyakan dari mereka belum memiliki SIM.

“Biasanya saat bulan puasa marak sekali akan balap liar. Pastinya kami selalu siaga di segala tempat. Selain akan menimbulkan kecelakaan dan mengganggu pengguna jalan, pastinya balap liar ini juga menimbulkan keresahan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Djauhari berpesan kepada seluruh masyarakat, agar berperan aktif untuk melaporkan jika adanya aksi balap liar, untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian.

“Terkhusus untuk para orang tua, agar tidak membiarkan anaknya yang masih di bawah umur membawa kendaraan pergi keluar jalan raya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam