Beranda blog Halaman 662

Pohon Besar Tumbang di Dekat Bundaran Sintuk, Memakan Dua Korban

0
Pohon Besar Tumbang di Bundaran Sintuk, Memakan Dua Korban
Situasi pembersihan pohon tumbang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sebatang pohon besar di jalan Cipto Mangunkusumo, atau tepatnya dekat Bundaran Sintuk, Selasa (25/2/2025) siang ini.

Pohon tumbang tersebut memakan dua korban. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kondisi keduanya luka sedang, “Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, lukanya lumayan,” ujar Kepala Disdamkartan, Amiluddin.

Ia menjelaskan, mendapatkan laporan pada pukul 14.38 wita. Pohon ini berjarak 10 meter jauhnya dari jalanan, namun karena ukurannya yang besar dan umur pohon yang terbilang sudah tua, maka pohon tersebut akhirnya tumbang.

“Pohonnya cukup besar dan sudah tua, mungkin saat pemangkasan dulu terlewat karena posisinya tidak dipinggir jalan,” terangnya.

Saat ini pihak Disdamkartan melakukan pemotongan pohon tersebut, karena sebelumya pohon tersebut benar-benar melintang di jalan dan menutup akses utama, sehingga membuat kemacetan yang cukup panjang.

Langkah selanjutnya pihak Disdamkartan akan kembali melakukan penyisiran, untuk memastikan tidak ada lagi pohon yang dapat membahayakan pengguna jalan tersebut.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gerakan Pangan Murah Ditunda, Awal Maret Kembali Terlaksana

0
Gerakan Pangan Murah Ditunda, Awal Maret Kembali Terlaksana
Gerakan Pangan Murah di tahun 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gerakan Pangan Murah (GPM) salah satu program Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DPK3) Kota Bontang yang harusnya dilaksanakan, Rabu (26/2/2026) besok harus diundur.

Kepala Bidang ketahanan pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani mengatakan, terdapat kendala teknis yang jadi penyebab diundur. Namun akan segera dilaksanakan pada awal Bulan Maret.

Pemberitahuan tersebut juga diumumkan di beberapa akun sosial media milik DKP3. Kegiatan tersebut akan tetap dilaksanakan di Kelurahan Loktuan.

“Kemungkinan akan dilaksanakan tanggal 3 Maret, ditunggu saja mohon maaf atas penundaan tersebut,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (25/2/2025).

GPM merupakan salah satu program pemkot yang digunakan sebagai upaya pemerintah, untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama untuk menyambut Ramadan.

Sebelumnya diberitakan, komoditas yang disediakan berupa beras, gula, tepung, minyak, telur, bawang merah dan bawang putih, serta beberapa produk hasil pertanian lokal Bontang.

Selain itu beberapa UMKM binaan DKP3 juga akan menjual produk mereka di sana, bersama dengan beberapa produsen makanan lainnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Malam Puncak HUT Damkar Digelar 1 Maret 2025, Presiden Batal Datang ke Bontang

0
Malam Puncak HUT Damkar Digelar 1 Maret 2025, Presiden Batal Datang ke Bontang
Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Tahun ini, Kota Bontang menjadi tuan rumah dalam Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-106 skala nasional. Malam puncak kegiatan akan berlangsung 1 Maret 2025, yang nantinya akan berlangsung di Hotel Grand Mutiara.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, berencana akan mendatangkan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto.

Akan tetapi jadwal kedatangan Prabowo Subianto ke Kota Bontang dibatalkan, akibat adanya kesibukan dan padatnya jadwal yang ada, sehingga nantinya akan diwakilkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.

”Karena pak presiden jadwalnya sangat sibuk, akhirnya nanti akan diwakilkan oleh pak menteri, Tito Karnavian,” ucap Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin saat diwawancarai, Selasa (25/2/2025).

Untuk kedatangan Mendagri, Tito Karnavian akan bersamaan dengan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, dan juga Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Rudi Mas’ud.

“Jadi untuk closing nantinya, pak menteri akan datang bersamaan dengan bu wali kota dan pak gubernur, mereka akan berada di satu pesawat dari Jakarta,” ungkapnya.

HUT Damkar ke-106 kali ini diikuti sebanyak 480 peserta se-Indonesia, dengan 48 kabupaten/kota dari 50 yang mendaftar.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

480 Peserta Siap Beradu Skill di Lomba NFSC HUT Damkar ke-106

0
480 Peserta Siap Beradu Skill di Lomba NFSC HUT Damkar ke-106
Opening Ceremony Lomba National Firefighter Skill Competition (NFSC) Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-106. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Opening Ceremony Lomba National Firefighter Skill Competition (NFSC) Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar ke-106 resmi digelar. Kegiatan berlangsung di Stadion Bessai Berinta, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Selasa (25/2/2025).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 48 kabupaten/kota se-Indonesia, yang terdiri dari 480 peserta siap bersaing. Tak lupa turut dihadiri oleh Kepala Sub Direktorat Standardisasi Tata Operasional Dan Sumber Daya Manajemen Penanggulangan Kebakaran Kemendagri, Danang Insita Putra.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyampaikan, bahwa NFSC adalah sebuah ajang bergengsi yang menjadi wadah bagi para aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan, untuk bisa mengasah keterampilan, meningkatkan daya saing, serta memperkuat semangat pengabdian.

NFSC kembali digelar dengan tujuan yang lebih besar, agar dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas, serta memastikan layanan terbaik bagi masyarakat, agar terlindungi dari ancaman kebakaran dan berbagai situasi darurat lainnya.

“Semangat ini selaras dengan tema peringatan HUT Damkar ke-106, ‘Mencegah Kebakaran, Menjaga Pembangunan’,’ ucapnya saat sambutan.

Terlebih lagi dalam kompetensi tahun ini, ada 3 pertandingan dengan kategori utama yang menantang, meliputi Hose Laying bertujuan mengasah keterampilan, kecepatan, ketangkasan, dan ketepatan dalam operasi pemadam.

Survival yang dirancang untuk menguji kecepatan dan efektivitas petugas dalam operasi penyelamatan di bangunan tinggi, serta Ladder Pitching untuk mengukur keterampilan, koordinasi, serta kerjasama tim dalam mengevakuasi korban dengan cepat dan aman.

“Untuk semua peserta, selamat bertanding. Apapun yang telah kalian lakukan dan kalian kerjakan, semoga mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Bontang Bakal Kumpulkan Seluruh OPD Terkait Efisiensi Anggaran

0
Wali Kota Bontang Bakal Kumpulkan Seluruh OPD Terkait Efisiensi Anggaran
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah melangsungkan kebijakan yang dilakukan dengan mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1/ 2025 terkait efisiensi anggaran.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyampaikan, bahwa nantinya Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni akan mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot, untuk membahas adanya kebijakan dengan memangkas anggaran hingga 50 persen.

“Nanti setelah Wali Kota Bontang datang, pastinya kami akan memanggil seluruh kepala dinas untuk berinteraksi dan berdiskusi secara langsung,” ucapnya, Senin (24/2/2025).

Hal ini dilakukan untuk mempertanyakan, bagaimana kondisi di masing-masing OPD dengan adanya pemangkasan anggaran. Setiap kepala dinas akan diminta menyampaikan seluruh pendapatnya.

“Dengan adanya pertemuan seluruh OPD, nantinya akan kami dengarkan dan akan kami lihat mana saja yang akan menjadi skala prioritas di masing-masing OPD,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Evaluasi Perencanaan Anggaran 2025, Agus Haris Tekankan 5 Poin Penting

0
Evaluasi Perencanaan Anggaran 2025, Agus Haris Tekankan 5 Poin Penting
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat memimpin rapat di Disporparekraf, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris memimpin rapat terkait evaluasi perencanaan dan penganggaran sektoral 2025, dalam rapat tersebut turut dihadiri langsung Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Felix Joni Darjoko beserta jajaran.

Selain itu, turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Inspektorat Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga camat. Rapat pun berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Kota Bontang.

Agus Haris menyebutkan, ini pertama kalinya pihak dari BPKP Provinsi Kaltim datang, untuk bisa secara langsung memberikan arahan terkait proses perencanaan penyusunan anggaran.

Di rapat kali ini bertujuan untuk memastikan bahwa, proses perencanaan dan penganggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah telah berjalan secara efektif dan efisien.

Tak hanya itu, dalam rapat pun menyebutkan, terdapat 5 poin penting di antaranya kesehatan, kemiskinan, ketahanan pangan atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pendidikan, serta stunting.

“Tentunya ini akan menjadi hal yang sangat penting bagi kami, karena proses perencanaan dan penyelenggaraan ini nantinya bisa lebih tepat sasaran,” ucapnya saat diwawancara, Senin (24/2/2025).

Bahkan untuk poin yang telah disampaikan pun harus benar-benar ditangkap sesuai dengan instruksi Presiden, sebagaimana melakukan penganggaran itu harus benar dan bermanfaat.

“Dengan kelima sasaran itu yang nantinya akan kami lanjutkan, dan dianggap BPKP provinsi bisa langsung menyentuh masyarakat. Sesuai dan senapas dengan visi misi kami, dalam program dan sub program kami, yakni berbenah,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Operasi Mahakam 2025 Selesai, 919 Pelanggaran Ditindak Selama 2 Minggu

0
Operasi Mahakam 2025 Selesai, 919 Pelanggaran Ditindak Selama 2 Minggu
Operasi Keselamatan Mahakam 2025. (ist)

BONTANG – Operasi Keselamatan Mahakam Kota Bontang 2025 yang diselenggarakan Polres Bontang telah selesai. Kegiatan ini terlaksana 14 hari, dimulai sejak 10 Februari 2025 lalu.

Kasatlantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi mengatakan, total penindakan pelanggaran kendaraan selama operasi berlangsung sebanyak 919 tindakan.

Rinciannya, terdapat 422 tindakan kasus penilangan, kemudian sebanyak 467 tindakan pemberian teguran kepada pengendara.

Jumlah ini mengalami kenaikan dua kali lipat dari operasi minggu pertama, sebanyak 497 penindakan pelanggaran dilakukan, terdiri dari 202 tilang dan 295 teguran.

“Total kendaraan yang terjaring sekitar 10 ribu lebih,” ujarnya, Senin (24/2/2025).

Jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara didominasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sudah mati dan tidak diperpajakan, kemudian SIM yang juga sudah mati.

“Meskipun operasi ini sudah selesai, kami imbau masyarakat untuk tetap berkendara dengan aman dan tertib,” imbaunya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Evolution Pupuk Kaltim di Malahing, Sasar Keberlanjutan Lingkungan dan Pendidikan Masyarakat

0

BONTANG – Tingkatkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui harmonisasi dengan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Employee Volunteering Initiation (Evolution) bertajuk “Pelestarian Mangrove, Malahing Tertata, Bangun Harapan Negeri (PERMATA BAHARI) di Kawasan Pesisir Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

Evolution kali ini melibatkan puluhan karyawan Pupuk Kaltim lintas unit kerja, dengan dua giat utama. Yakni giat lingkungan berupa penanaman 300 bibit hortikultura dan tanaman buah dalam pot (tabulampot), serta penanaman 1.000 bibit mangrove di Lepas Tenggara Kampung Malahing. Langkah ini sebagai upaya mitigasi perubahan iklim, mengurangi abrasi pantai, serta menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi kehidupan pesisir.

Selanjutnya giat pendidikan, berupa aktivitas belajar mengajar bagi peserta didik di pemukiman atas air tersebut, dengan materi pelestarian mangrove sebagai bentuk edukasi lingkungan sejak usia dini. Tak ketinggalan, Pupuk Kaltim juga menyalurkan bantuan paket bantuan sekolah dan alat tulis bagi seluruh siswa dalam mendukung pendidikan yang berkualitas di Kota Bontang.

“Program ini bagian dari inisiatif strategis Pupuk Kaltim terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus implementasi prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dengan mengajak keterlibatan karyawan untuk turun langsung berkontribusi di lapangan,” ujar SVP Operasi 1 Pupuk Kaltim Sujak, saat mengawali kegiatan, Kamis (20/2/2025).

Dijelaskan Sujak, tema PERMATA BAHARI pada Evolution kali ini sengaja diangkat, sebagai wujud representasi insan Pupuk Kaltim dalam mempererat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan sosial sesuai budaya perusahaan. Dimana Pupuk Kaltim sebagai bagian dari ekosistem industri dan sosial, tidak hanya sekadar menjalankan bisnis secara bertanggungjawab, tapi juga berperan menjadi agen perubahan dalam mendorong keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Sejak awal digagas, program Evolution telah menjadi wadah bagi karyawan untuk mengaktualisasikan diri, dengan berperan langsung untuk mendorong perubahan di masyarakat maupun lingkungan sekitar. Terlebih Pupuk Kaltim sebagai perusahaan yang senantiasa mengedepankan keberlanjutan, memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dengan kelestarian alam serta pemberdayaan masyarakat.

“Pupuk Kaltim menyadari, keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Makanya kami mengajak seluruh karyawan untuk turut serta dalam aksi nyata menjaga kelestarian alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” tambah Sujak.

Ketua RT 30 Malahing Nasir Lakada, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Pupuk Kaltim. Menurutnya, kehadiran perusahaan dalam kegiatan sosial seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, karena tidak hanya membantu penghijauan kawasan pesisir, tetapi juga memberikan wawasan bagi anak akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kami menilai kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi kampung Malahing. Terlebih dengan kedekatan yang selama ini terjalin, Pupuk Kaltim menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan di Malahing,” ungkapnya.

Kabid Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan DLH Bontang Muhajir Noor, yang turut hadir pada kesempatan itu, menyambut positif Evolution Permata Bahari yang digelar Pupuk Kaltim di Kampung Malahing. Kata dia, kegiatan ini menunjukkan komitmen Perusahaan untuk senantiasa dekat dengan masyarakat, sekaligus mendorong perubahan di berbagai bidang.

Selain itu, kegiatan ini pun dapat menjadi contoh nyata sinergi antara dunia industri dan masyarakat, dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di Kota Bontang. Hal ini pun selaras dengan visi pembangunan daerah, terutama dalam aspek lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Program ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan sosial dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan industri. Kami berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan, dalam mendorong pembangunan masyarakat dan daerah,” kata Muhajir. (*)

Sambut Ramadan, Gerakan Pangan Murah Akan Digelar Rabu Depan

0
Sambut Ramadan, Gerakan Pangan Murah Akan Digelar Rabu Depan
GPM yang dilaksanakan oleh DKP3 beberapa bulan lalu. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gerakan Pangan Murah (GPM) akan kembali digelar, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan 1446 Hijriah pada Rabu (26/2/2025) mendatang.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang, Debora Kristiani mengatakan, kegiatan rutin itu akan dilaksanakan di Depan Kantor Kelurahan Loktuan.

Seperti biasanya, komoditas yang akan disediakan adalah beras, gula, tepung, minyak, telur, bawang merah dan bawang putih, serta beberapa produk hasil pertanian lokal Bontang.

“Sayur-mayur hasil tani masyarakat kita akan ada di sana, UMKM pangan lokal binaan DKP3 juga turut hadir,” terangnya. Minggu (23/2/2025).

Pihaknya menyediakan kurang lebih 1500 hingga 2000 sak beras berukuran 5 kilogram. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 Wita hingga komoditas yang tersedia habis terjual.

Harga yang ditawarkan tentu di bawah harga pasar, karena kegiatan ini berkolaborasi langsung dengan mitra yang menjadi sponsor mereka seperti Bulog. Beberapa produsen seperti Indofood juga berpeluang untuk ikut berjualan di sana, untuk menjual produk miliknya dengan harga yang lebih murah.

“Biasanya mereka akan ikut berjualan di GPM, harganya makin miring, mereka senang berkolaborasi dengan kami karena cepat habis juga,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

FLP Bontang Luncurkan 7 Buku, 4 di Antaranya Penulis Lokal Bontang

0
FLP Bontang Luncurkan 7 Buku, 4 di Antaranya Penulis Lokal Bontang
Penerbitan tujuh buku dan bedah buku oleh FLP Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Peluncuran tujuh buku serta bedah karya dilaksanakan Forum Lingkar Pena (FLP) di Aula Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Minggu (23/2/2025).

FLP bekerjasama dengan PT Indomico Mandiri (IMM) dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Sastra Memperhalus Budi Mari Menoreh Peradaban Melalui Tulisan”.

Kepala DPK Bontang, Retno Febriarianti mengungkapkan, di Kota Bontang sendiri sudah banyak bibit penulis, sehingga ia bersama forum penulis Bontang ingin memfasilitasi mereka jadi penulis yang handal.

Adapun di tahun 2024, Kota Bontang memiliki tingkat gemar membaca 71,4 persen dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) mencapai 82,05 persen yang merupakan tertinggi se-Kalimantan Timur.

“Semoga tiap tahun akan terus meningkat,” ujarnya.

Perwakilan PT IMM, HSEC Head, Muhammad Ngirim Hudi, mengatakan bahwa pihaknya melakukan dukungan kepada mahasiswa yang diberi beasiswa untuk menuangkan tulisan. Pihaknya melakukan kelas menulis, membimbing, hingga peluncuran buku dengan kearifan lokal.

“Semoga sebagian kecil karya-karya ini dapat turut berkontribusi dalam literasi di Indonesia,” katanya.

Ditambahkan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan pentingnya bimbingan penulisan untuk tiap-tiap generasi, “Banyak orang yang pintar tapi tidak pandai menulis, itu kalau diajari dan dibimbing pasti bisa menciptakan sebuah tulisan yang baik,” terangnya.

Untuk itu, peran pemerintah dan perusahaan untuk mendukung generasi muda dalam menjaga literasi harus gencar, karena literasi merupakan jendela untuk melihat bahkan merubah dunia.

Tujuh buku yang diterbitkan yakni, Tanah Borneo yang berisi kumpulan cerpen. Oleh Zulvina, Asrah Arsyad, Endang Slina, Dkk; Daun Usia berisi kumpulan puisi oleh Sappeami yang terbit dalam dua versi; Aku Bukan Anak Nakal, kumpulan cerpen oleh Sitti Nur Hidayah; Novel Melambung Jauh, oleh Fajar Jafri; Lembaran Usang, kumpulan cerpen oleh Yeni Indrawati dan Menjadi Matahari, novel oleh Andi Aisyah Nur Rahmi Yusuf.

Para penulis dari FLP se-Kalimantan Timur, 4 buku di antaranya merupakan tulisan dari kelas menulis FLP Bontang yang berhasil menerbitkan buku.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam