Beranda blog Halaman 682

Pembangunan Fisik Rumah Kreasi Milenial Selesai, Pembangunan Jalan dan Drainase Dilanjutkan Tahun 2025

0
Pembangunan Fisik Rumah Kreasi Milenial Selesai, Pembangunan Jalan dan Drainase Dilanjutkan Tahun 2025
Rumah Kreasi Milenial yang berada di Hop 1. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pembangunan fisik Rumah Kreasi Milenial (RKM) telah rampung beberapa waktu lalu. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang mengatakan, bahwa pembangunannya telah memasuki tahap finishing.

Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Edy Prabowo menjelaskan, untuk pembangunan fisik telah rampung dan sesuai dengan target pembangunan saat ini sedang di tahap pembersihan lokasi saja.

“Jadi target telah sesuai dengan kontrak,” terangnya, Kamis (19/12/2024).

Untuk tahun 2025 mendatang akan dilanjutkan dengan pembangunan jalan penghubung dan drainase, yang sekaligus untuk empat bangunan yang terdapat di lahan tersebut yaitu, Baznas, Bawaslu dan Gedung PKK.

Adapun pengolahannya akan dilanjutkan oleh OPD yang membidangi yaitu Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif (Dispoparekraf) Bontang, “Sebelum kami serahkan akan ada pemeriksaan lebih lanjut terkait bangunan tersebut, dan segera dilakukan serah terima, kami sedang koordinasi dengan bidang aset,” jelasnya,

Anggaran yang akan digelontorkan dengan menggunakan APBD Murni ini diperkirakan berkisar Rp 6 miliar.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif (Dispoparekfraf) Kota Bontang, Rafidah mengungkapkan, pihaknya telah siap mengelola RKM dan mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Bontang. RKM ini dapat dilakukan meliputi berbagai kegiatan seperti seni yang meliputi musik, fotografi, perfilman, bahkan kuliner juga akan ada di sana.

“Akan kami lanjutkan pengelolaannya, ke depannya juga akan kita rencanakan kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan disana,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Terminal Tipe B Akan Tambah Armada di Hari H Nataru

0
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Terminal Tipe B Akan Tambah Armada di Hari H Nataru
Terminal Tipe B Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Mengantisipasi lonjakan penumpang pada hari libur natal dan tahun baru (Nataru), Operator lapangan Dinas Perhubungan Provinsi, Agus Subagio mengatakan, pihaknya akan menambah satu armada lagi di puncak hari libur.

Ia menjelaskan, lonjakan penumpang pada Terminal Tipe B Kota Bontang biasanya terjadi mulai tanggal 25 Desember 2024 hinggal awal Januari 2025 mendatang. Karena pada awal Januari para pekerja maupun mahasiswa harus kembali beraktivitas.

“Kadang H-1 itu ramai tapi tidak terlalu, hari H baru ramai pengunjung,” jelasnya saat ditemui, Jumat (20/12/24).

Penambahan bis biasanya langsung dari Samarinda, penambahannya hanya satu bis besar dengan harga tiket yang masih sama yakni berkisar Rp 40 ribu untuk yang tidak menggunakan AC dan Rp 50 ribu untuk bis yang menggunakan AC. Sampai saat ini juga jumlah penumpang masih normal tidak ada lonjakan yang signifikan.

Dengan adanya penambahan armada, ia berharap pelayanan Dinas Perhubungan Provinsi bersama Pemerintah Kota Bontang dapat lebih maksimal. Karena tentu kepadatan pengunjung tidak hanya terjadi d Kota Bontang, tapi di Samarinda pun begitu.

“Bis yang bolak balik Samarinda-Bontang itu yang akan bertambah,” katanya.

Selain penambahan armada, dalam waktu dekat, posko di terminal tersebut juga akan diisi oleh pihak kepolisian untuk menyambut nataru, sehingga dapat memastikan keamanan selama terminal ramai beroperasi.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Polres Bontang Siap Amankan Nataru, Kerahkan 452 Personel di Operasi Lilin Mahakam

0
Polres Bontang Siap Amankan Nataru, Kerahkan 452 Personel di Operasi Lilin Mahakam
Polres Bontang menggelar apel kesiapan pasukan operasi ‘Lilin Mahakam’, di Mako Polres Bontang. (Ist).

BONTANG – Polres Bontang telah bersiap mengamankan Natal dan Tahun Baru di wilayah Kota Bontang. Sebanyak 452 personel dikerahkan dalam operasi ‘Lilin Mahakam,’ Jumat (20/12/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan, dalam Operasi Lilin Mahakam, ada sebanyak 5 posko yang telah didirikan di lokasi berbeda, di antaranya meliputi posko induk di Simpang Tiga Ramayana, pos pelayanan di Pelabuhan Loktuan, Kecamatan Marangkayu, dan Muara Badak, serta di dekat Bontang Citimall.

Adapun petugas tambahan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), petugas gabungan TNI, Dishub, PMI, Senkom, Orari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Pramuka dengan total personel sebanyak 221, bahkan dari Polres Bontang sendiri, terdiri dari 231 personel.

“Untuk persiapan pengamanan Nataru, secara keseluruhan ada sebanyak 452 personel,” ucapnya.

Sehingga Kapolres Bontang menghimbau, untuk seluruh personel dapat meningkatkan kewaspadaan dan bekerjasama dengan seluruh pihak terkait, guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Terutama di tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan jalur transportasi.

“Kami harap dengan penjagaan ini, dapat memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Terkendala Akses Jalan, Petugas Manfaatkan Air Laut Padamkan Api

0
Terkendala Akses Jalan, Petugas Manfaatkan Air Laut Padamkan Api
Petugas Disdamkartan Bontang menggunakan pompa apung untuk memadamkan api. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, terkendala akses jalan saat memadamkan kebakaran di Jalan Parangtritis, RT.11, Berbas pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (21/12/2024) pagi.

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin, melalui Staf Pengendalian Operasional Disdamkartan Kota Bontang, Syarif mengatakan, bahwa saat tiba di lokasi kebakaran, petugas sudah mengalami kendala yakni akses jalan yang kecil dan sempit.

Karena terkendala akses jalan, armada Disdamkartan harus berada di ujung gang, dan petugas menggunakan selang panjang untuk menyalurkan air ke lokasi kebakaran.

“Sempat tadi satu armada dengan selang panjang, terus dilanjutkan menggunakan floating pump (pompa apung). Memang unit kami sudah tersedia di mobil, jadi misalkan dibutuhkan seperti sekarang, kami langsung menggotong,” ucapnya.

Beruntung, selain terkendala akses jalan yang kecil dan sempit, petugas Disdamkartan tak mengalami kendala lainnya saat menggunakan floating pump, dimana pemadaman dilanjutkan menggunakan air laut untuk memadamkan api.

“Intinya petugas berusaha semaksimal mungkin untuk pemadaman api, jika armada terkendala tidak bisa masuk,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Rumah Petakan di Berbas Pantai Habis Terbakar

0
Rumah Petakan di Berbas Pantai Habis Terbakar
Kebakaran di Berbas Pantai, Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Terjadi kebakaran besar di Jalan Parangtritis, RT.11, Berbas Pantai, Bontang Selatan, Sabtu (21/12/2024), sekitar pukul 09.30 Wita.

Diketahui, kebakaran berasal dari belakang rumah petakan. Warga belum mengetahui pasti penyebabnya, namun warga langsung melihat munculnya api besar beserta kepulan asap.

“Belum tau juga karena apa, katanya ada anak yang main api, tapi ini belum tahu jelas. Masalahnya warga tahu-tahu langsung muncul api besar,” ucap salah satu warga.

Dalam kebakaran ini, ada beberapa bangunan yang ikut terdampak akibat si jago merah, meliputi 2 rumah pribadi, dan 7 petakan.

Kini tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, tengah berusaha untuk memadamkan api, menggunakan bantuan air laut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

BKPSDM Bontang Raih Predikat Informatif dengan Nilai Tertinggi di Ajang Keterbukaan Informasi Publik

0
BKPSDM Bontang Raih Predikat Informatif dengan Nilai Tertinggi di Ajang Keterbukaan Informasi Publik
Penyerahan penghargaan di ajang Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). (Ist)

BONTANG – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang kembali mencatatkan prestasi membanggakan.

Dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), BKPSDM Kota Bontang berhasil meraih predikat informatif dengan nilai sempurna 100.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh perwakilan Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Syawaluddin, kepada Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto di Grand Ballroom Hotel Aston Samarinda, Rabu (18/12/2024) malam.

“Capaian ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik,” ujar Sudi Priyanto saat menerima penghargaan.

Tak hanya BKPSDM, Pemerintah Kota Bontang turut mengukir prestasi melalui instansi lainnya. PPID Utama Dinas Kominfo Kota Bontang meraih peringkat pertama dalam kategori Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang juga berhasil masuk lima besar.

Prestasi lainnya diraih oleh Pengadilan Agama Kota Bontang yang menduduki posisi kedua, serta Bawaslu Kota Bontang di peringkat ketiga. “Kami sangat bangga melihat upaya seluruh instansi dalam menjaga keterbukaan informasi publik ini membuahkan hasil,” tambah Sudi.

Wali Kota Bontang, Basri Rase, menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian ini. “Ini adalah hasil kerja keras dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Ke depan, kita akan terus berbenah agar pelayanan informasi kepada masyarakat semakin baik,” katanya. (RB)

Editor: Yusva Alam

Kenaikan Tarif Taman Mangrove Saleba Direspons Kritis, DPRD Minta Evaluasi Kebijakan

0
Kenaikan Tarif Taman Mangrove Saleba Direspons Kritis, DPRD Minta Evaluasi Kebijakan
Peringatan kenaikan harga di Manggrove Salebba Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Naiknya tarif masuk Taman Mangrove Saleba dari Rp7.500 menjadi Rp30.000 menuai kritik tajam dari masyarakat. Keputusan yang diberlakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2024 ini dinilai memberatkan pengunjung, terutama karena tidak diiringi dengan peningkatan fasilitas.

Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menyatakan kekhawatirannya terhadap dampak kebijakan ini terhadap sektor pariwisata. Menurutnya, Taman Mangrove Saleba merupakan salah satu destinasi utama yang menarik wisatawan ke Bontang. Kenaikan tarif yang signifikan berpotensi mengurangi minat kunjungan, terlebih jika fasilitas di lokasi wisata tersebut tidak menunjukkan peningkatan yang sepadan.

“Pengunjung wajar mengeluh karena mereka adalah konsumen yang berhak mendapatkan pelayanan sesuai dengan tarif yang dibayarkan. Jika fasilitas tidak diperbaiki, ini bisa memengaruhi kepuasan mereka,” jelasnya.

Ia menegaskan retribusi dan pelayanan harus berbanding lurus. Menurutnya, masyarakat akan lebih menerima kenaikan jika fasilitas, keamanan, dan pengelolaan taman ditingkatkan. Ia juga mengingatkan bahwa daya beli masyarakat Bontang sedang menurun akibat kondisi ekonomi lokal yang kurang stabil.

“Kenaikan tarif harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan dan fasilitas. Jika tidak, kebijakan ini bisa mencoreng citra pariwisata Bontang,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengevaluasi kebijakan tersebut dan meningkatkan fasilitas di Taman Mangrove Saleba agar sebanding dengan tarif baru. Selain itu, Andi Faizal meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dalam membuat keputusan semacam ini.

“Evaluasi mendalam sangat diperlukan agar kebijakan ini tidak menambah beban masyarakat, tetapi tetap mendukung sektor pariwisata secara berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Perlahan Beras Basah Mulai Ditata, Sediakan Sertifikasi Pemilik Kapal hingga Paket Wisata

0
Perlahan Beras Basah Mulai Ditata, Sediakan Sertifikasi Pemilik Kapal hingga Paket Wisata
Rafidah, Kepala Dispoparekraf Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang lebih serius dalam perkembangan wisata di Kota Bontang, salah satunya dengan memberikan sertifikasi khusus yang diberikan kepada pemilik kapal, sehingga ke depannya pemilik kapal akan memiliki sertifikasi khusus.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang, Rafidah menjelaskan, bahwa pihaknya bekerjasama dengan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Bontang agar mereka bisa mendapatkan sertifikasi pengemudi kapal wisata.

“Kapal wisatanya juga harus sesuai dengan standar untuk kapal wisata, bukan kapal nelayan, nanti akan ada syarat khusus juga, itu yang akan kami buatkan untuk teman-teman driver,” terangnya.

Dari banyak kejadian yang terjadi belakangan seperti anak yang jatuh dari kapal dan sebagainya, menjadi contoh bahwa pentingnya ada pengemudi dan kapal khusus yang tersertifikasi dengan memenuhi standar yang digunakan untuk memberikan tumpangan kepada para wisatawan.

“Walaupun ia sudah mahir dalam mengendarai kapal, namun kalau ia tidak memiliki sertifikasi ia tidak diperkenankan mengangkut wisatawan misal ke Beras Basah,” tambahnya.

Adapun, pelan-pelan mereka akan mempersiapkan hal tersebut. Pihaknya juga akan membentuk tim terpadu untuk memastikan Pulan Beras Basah akan dikosongkan sementara selama masa perbaikan.

“Kami sudah buatkan Ripow (Rencana Induk Pengembangan Obyek Wisata) akan ada guest house dan gazebo-gazebo,” tambahnya.

Nantinya seluruh fasilitas yang telah dibangun oleh Pemkot Bontang tersebut akan gratis untuk dinikmati oleh para pengunjung. Jadi pihaknya hanya akan memberlakukan retribusi masuk ke Beras Basah.

Pembentukan paket wisata untuk Kota Bontang juga mulai dilaksanakan bekerjasama dengan Asosiasi Travel Bontang dan Asosiasi Kapal Wisata. Sehingga nantinya jika ada pengunjung dari luar Bontang tidak perlu lagi memesan satu per satu.

Penulis: syakurah
Editor: Yusva alam

Kisruh Pemilihan Ketua RT, Warga RT 07 Tanjung Laut Indah Geruduk Kantor Kelurahan

0
Kisruh Pemilihan Ketua RT, Warga RT 07 Tanjung Laut Indah Geruduk Kantor Kelurahan
Warga RT.07 Tanjung Laut Indah saat mendatangi kantor kelurahan. (Ist).

BONTANG – Warga di RT.07 Kelurahan Tanjung Laut Indah, beramai-ramai mendatangi kantor Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (19/12/2024) pagi. Kedatangan rombongan warga itu untuk menyelesaikan masalah pemilihan ketua RT.

Salah satu perwakilan warga, Yuliana Yusuf menyampaikan, bahwa ada salah satu oknum yang tidak terima dan merasa sangat keberatan, jika ketua RT yang sebelumnya ikut maju kembali di pemilihan ketua RT kali ini, khususnya di wilayah RT.07 Tanjung Laut Indah. Sehingga warga beranggapan, dengan adanya permasalahan tersebut, dapat menghambat prosesnya pemilihan ketua RT setempat.

Menurut oknum yang merasa keberatan, ketua RT sebelumnya telah melanggar perwali yang ada. Sedangkan secara fakta di lapangan, dan dilakukan survei secara langsung tidak ada yang melanggar perwali, semuanya berjalan dengan baik dan sesuai dalam memenuhi persyaratan.

“Jadi banyak provokator dan oknum dari pihak lain, mengeblok adanya pemilihan di RT.07. Mereka tidak terima jika ketua RT sebelumnya mencalonkan kembali, dengan alasan melanggar perwali,” ucapnya saat diwawancarai.

Sehingga, sebanyak 30 warga di RT.07 berbondong-bondong mendatangi Kantor Kelurahan Tanjung Laut Indah, untuk meminta keadilan. Bahkan, warga meminta kepada pihak kelurahan, untuk dilakukan mediasi terhadap dua belah pihak.

“Intinya permasalahan ini kami akan kawal sampai tuntas, karena ketua RT sebelumnya tidak ada melanggar perwali. Bahkan yang bersangkutan memiliki rumah sendiri di wilayah tersebut,” paparnya.

Sebelumnya, warga di wilayah RT.07 merasa sangat kecewa dan sangat mempertanyakan permasalahan ini, mengapa yang maju untuk menjadi ketua RT yang belum memiliki rumah sendiri, pihaknya tidak dipersulit, malah di permudah. Sedangkan yang dicekal, sudah nyata memiliki rumah sendiri di wilayah tersebut dan paling mengetahui lingkungan di RT 07 Tanjung Laut Indah.

Hingga saat ini pihak dari kelurahan Tanjung Laut Indah, masih akan menjadwalkan kembali rapat secara internal, terkait pencalonan di wilayah RT.07. Mengingat lurah Tanjung Laut Indah sedang dinas keluar kota.

“Saat ini kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak kelurahan, karena lurahnya masih dinas keluar kota dan besok baru pulang. Rencananya akan ada rapat terbuka dari pihak warga juga, untuk mencari solusi,” paparnya.

Maka Yuliana ingin permasalahan ini diselesaikan sebelum tanggal 21 Desember 2024, dimana hari pemilihan untuk ketua RT. Yuliana juga menuturkan adanya kegiatan pemilihan ketua RT ini, tidak disangkut pautkan dengan kepentingan pribadi.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tiang Listrik Roboh Timpa Mobil dan Garasi, Diduga Dampak Angin Kencang

0
Tiang Listrik Roboh Timpa Mobil dan Garasi, Diduga Dampak Angin Kencang
Disdamkartan Kota Bontang mengevakuasi tiang listrik yang roboh, diduga angin kencang. (Ist).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang berhasil mengevakuasi tiang listrik yang roboh menimpa mobil dan garasi di Jalan Catur, Perumahan Bontang Permai, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (19/12/2024) pagi.

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Operasional Disdamkartan Kota Bontang, Sarkani menduga, tiang listrik yang roboh diakibatkan angin kencang, lalu menimpa mobil dan garasi warga di sekitar. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Laporan diterima pukul 07.00 Wita, dan kami dalam tahapan proses mengevakuasi selesai di pukul 09.15 Wita. Untuk perjalanan menuju ke lokasi kurang lebih ada sekitar 10 menit,” ucapnya.

Sarkani menjelaskan, saat evakuasi tiang listrik berlangsung, semua berjalan dengan lancar, tiang listrik yang roboh pun tidak menambah kerusakan di sekitar. Bahkan, mobil dan garassi warga yang tertimpa pun telah diselesaikan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam