Beranda blog Halaman 687

Jalani Proses Pembelajaran 6 Bulan, 25 Lansia di Bontang Diwisuda

0
Jalani Proses Pembelajaran 6 Bulan, 25 Lansia di Bontang Diwisuda
Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati menghadiri acara wisuda lansia. (Ist).

BONTANG – Sebanyak 25 lansia di Kota Bontang, telah mengikuti Wisuda Sekolah Lansia Werda Lestari Standar I, di Auditorium Taman Tiga Dimensi, Kota Bontang, Senin (9/11/2024). Ke-25 lansia ini telah menjalani proses pembelajaran selama 6 bulan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati menyampaikan, adanya program pendidikan non formal telah dirancang khusus untuk para lanjut usia, guna meningkatkan kualitas hidup mereka dalam pembelajaran keterampilan dan juga nilai kehidupan.

Mengingat bahwa semangat belajar itu tidak mengenal usia. Melalui Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Lansia, dikembangkan di sekolah lansia yang bertujuan untuk menjadikan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, serta bermartabat.

“Dari semangat inilah kita patut apresiasi, dari para siswa sekolah lansia. Mereka telah menjalani proses pembelajaran selama 6 bulan,” ucapnya.

Tak lupa, Aji mengucapkan selamat dan sukses kepada 25 wisudawan yang telah berhasil menempuh proses pembelajaran dengan baik. Sehingga dengan adanya sekolah lansia, pertumbuhan lansia di Indonesia akan terus meningkat, dan tantangan paling utama yakni menghadapi aspek finansial dan kesehatan.

Semoga dengan bergelarnya wisuda ini, dapat menjadikan semangat baru bagi bapak ibu untuk mengaplikasikan ilmu, dan mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Raih Empat Emas, Bontang Tuan Rumah Porwada Tahun Depan

0
Raih Empat Emas, Bontang Tuan Rumah Porwada Tahun Depan
Ketua Siwo Bontang Adiel Kundhara menerima mandat untuk penunjukkan Kota Taman sebagai tuan rumah Porwada tahun depan dari PWI Kaltim. (Adiel Kundhara)

SAMARINDA – Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang berhasil menyabet empat medali emas, tiga perak, dan empat perunggu di ajang pekan olahraga wartawan daerah (Porwada) II Samarinda. Raihan ini meningkat dibandingkan perolehan tahun lalu yakni satu emas, empat perak, dan la perunggu.

Kali ini, medali emas disumbangkan dari empat cabor yang berbeda. Meliputi catur, bulutangkis putri, atletik putra, dan jurnalistik karya tulis. Cabor bulutangkis putri melalui pasangan ganda putri Maemunah Afiah-Dahlia. Mereka mengalahkan pasangan Kota Taman lainnya di partai pamungkas yakni Rusdiana-Dwi Suliati.

Sementara cabor catur berhasil dimenangkan Herdi Jafar. Atletik 100 meter putra menjadi milik rezwan ketika berlaga di Stadion Gelora Kadrie Uning, Samarinda. Jurnalistik karya tulis dipersembahkan Muhammad Zulfikar Akbar melalui tulisan berjudul Ketika Pena Beralih Menjadi Raket.

Selain itu, Bontang juga dinobatkan menjadi tuan rumah untuk porwada 2025. Ketua PWI Bontang Suriadi Said mengungkapkan, bahwa dalam Powarda di Kota Bontang mendatang selain ajang silaturahmi Bontang akan jadi role model untuk bagi daerah lain. Khususnya yang ingin jadi tuan rumah.

“Kami akan menjadi tuan rumah yang baik dan menyenangkan. Beban kami tentu akan menjadi role model daerah lain,” ungkapnya.

Menurutnya persiapan Powarda Bontang, progresnya sudah mencapai 75 persen. Ketua SIWO Bontang, Adiel Kundhara mengatakan saat ini koordinasi terus dilakukan dengan KONI Bontang. Termasuk dengan kesiapan anggaran sebagai tuan rumah.

“Momentum ini perlu disambut. Karena efeknya akan menguntungkan bagi pelaku UMKM, penginapan, hingga jasa transportasi,” sebutnya.

Ketua PWI Kaltim, Abdul Rahman Amin mengatakan, bahwa keputusan untuk menggelar Porwada berikutnya di Bontang muncul. Karena diantara daerah lain, Bontang yang paling siap.

“Dari semua daerah. Potensi Kota Bontang paling siap untuk menjadi tuan rumah,” katanya.

Sebagai informasi, Porwada bukan sekadar kompetisi olahraga biasa. Dengan 10 cabang olahraga yang dipertandingkan mulai dari futsal, bulu tangkis, hingga cabang unik seperti e-sport dan jurnalistik, acara ini dirancang untuk mencerminkan keberagaman bakat dan potensi wartawan di Kalimantan Timur.

Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi panggung untuk mempersiapkan delegasi Kalimantan Timur menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) mendatang. (rls)

Editor: Yusva Alam

Pedagang di Pasar Rawa Indah Cekcok Akibat Masalah Sepele, Satu Orang Kena Tikam

0
Pedagang di Pasar Rawa Indah Cekcok Akibat Masalah Sepele, Satu Orang Kena Tikam
Polsek Bontang Selatan mendatangi lokasi penikaman di Pasar Rawa Indah. (Ist)

BONTANG – Terjadi keributan antar dua pedagang di Pasar Rawa Indah, Senin (9/12/2024). Imbasnya, salahsatunya terkena tikam teman dagangnya sendiri diakibatkan hanya masalah sepele.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Selatan, AKP Rakib Rais menjelaskan, awal mulai terjadinya cekcok sesama pedagang karena masalah lapak, lantaran salahsatunya meminta teman dagangnya untuk menggeser lapaknya sedikit, akan tetapi teman dagangnya tidak mau menggeser lapak tersebut.

Dipicu hal itu, terjadilah perkelahian. Akibat perbuatan pelaku yang mengibaskan pisau ke teman dagangnya, sehingga korban mengalami luka serius di bagian leher.

“Karena emosi, pedagang satunya yang lagi pegang pisau untuk potong sayur langsung dikibaskan ke sesama teman jualannya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (9/11/2024).

Saat ini pihak Polsek Bontang Selatan sedang mencari pelaku, karena pelaku langsung kabur melarikan diri usai melakukan perbuatannya.

“Untuk sekarang pelaku masih kita cari, dan korban sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan insentif,” paparnya.

Kapolsek Bontang Selatan menghimbau ke masyarakat yang beraktivitas sebagai pedagang di pasar, untuk bisa tertib dan mentaati peraturan pasar yang sudah ada. Akibat tidak tertib, terjadilah pertengkaran antar sesama pedagang.

“Untuk para pedagang, kalau bisa kita hindari pertengkaran, apalagi kalau sudah adu fisik seperti ini. Seharusnya kita bisa lebih menjaga dan mawas diri dengan baik,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

KPU Bontang Bacakan Hasil Rekapitulasi, Rudy – Seno Unggul di Pilkada 2024

0
KPU Bontang Bacakan Hasil Rekapitulasi, Rudy - Seno Unggul di Pilkada 2024
KPU Bontang sampaikan hasil rekapitulasi Pilkada 2024, di Hotel Harris, Samarinda. (Ist).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang mendapatkan urutan keenam untuk membacakan D hasil rekapitulasi suara untuk calon gubernur dan wakil gubernur tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Dimana Pasangan Calon (Paslon) nomor urut dua yakni Rudy – Seno unggul di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pembacaan hasil rekapitulasi tingkat provinsi berlangsung di Hotel Harris, Samarinda, Minggu (8/11/2024) kemarin. Rapat pleno terbuka disiarkan secara langsung melalui channel YouTube KPU Kaltim.

Ketua KPU Kota Bontang, Muzzarroby Renfly mengatakan, untuk Paslon Rudy – Seno unggul dengan mendapatkan 60.795 suara, dari 94.496 suara sah. Sementara Paslon Isran – Hadi hanya memperoleh sebanyak 33.701 suara.

Adapun jumlah suara yang tidak sah mencapai hingga 3.917 suara, sehingga total suara dalam Pilkada 2024 mencapai 98.413 suara.

“Jadi untuk Paslon Rudy – Seno unggul di Pilkada ini,” ucapnya.

Tak hanya itu, Ketua KPU Bontang juga menyampaikan hasil rincian data pemilih dan penggunaan hak pilih, yang dimana peningkatan partisipasi pemilih di Kota Bontang, dari 134.567 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 96.885 orang menggunakan hak pilihnya.

Adapun partisipasi tercatat dari pemilih tambahan dan pindahan sebanyak 1.302 pemilih tambahan, dan 226 pemilih pindahan turut menggunakan hak pilih mereka.

“Pemilih disabilitas juga menunjukkan partisipasi aktif, dengan 376 orang menggunakan hak pilih mereka,” paparnya.

Saat penyampaiannya, KPU Kota Bontang turut menjelaskan rincian penggunaan surat suara. Total surat suara yang diterima sebanyak 138.078 lembar, termasuk cadangan sebesar 2,5% dari jumlah DPT. Dari jumlah tersebut, 98.413 surat suara digunakan, sementara 39.594 surat suara tidak terpakai. Selain itu, 71 surat suara dikembalikan karena rusak atau terjadi kesalahan saat mencoblos. (adv)

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Segera Berlakukan ETLE, Diskominfo Gelar Sosialisasi ke Masyarakat

0
Segera Berlakukan ETLE, Diskominfo Gelar Sosialisasi ke Masyarakat
Sosialisasi ETLE di BPU Kecamatan Bontang Barat. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melakukan sosialisasi terkait Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang akan segera diberlakukan, Jumat (6/12/24) di Kecamatan BPU Bontang Barat.

Sebelumnya sosialisasi terkait ETLE telah dilakukan oleh pihak kepolisian beberapa kali. Kali ini Pemkot Bontang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang bersama dengan Polres Bontang.

Kepala Diskominfo Kota Bontang, Anwar Sadat mengatakan, bahwa kamera ETLE masih dalam tahap pemasangan, dan selanjutnya akan kembali diserahkan ke Polres Bontang.

“Sebelum diterapkan, kami akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu,” jelasnya.

Kasatlantas, AKP MD Djauhari menjelaskan kegunaan dari kehadiran ETLE di Kota Bontang, yaitu untuk mengubah budaya warga Bontang yang tidak baik dalam berlalu lintas.

Para pengendara di Kota Bontang masih banyak yang hanya mematuhi aturan ketika ada petugas yang sedang melaksanakan patroli di jalan, dan akan kembali melanggar saat tidak ada polisi.

“Ini yang ini kita ubah, tanpa ada polisi, mereka harus tetap taat,” ujarnya.

Beberapa pelanggaran dapat dikenakan denda, yakni tidak memakai helm, tidak mengenakan sabuk pengaman, melawan arus, melanggar rambu lalu lintas, menggunakan handphone saat berkendara, merokok sambil berkendara, dan melebihi batas kecepatan maksimum.

“ETLE segera dilaksanakan setelah semua perangkat lunak dan perangkat kerasnya terpasang dan terintegrasi,” katanya.

Adapun mekanisme penilangan, jika pengendara tertangkap kamera melakukan pelanggaran, maka petugas akan memverifikasi, dan mengirimkan surat konfirmasi melalui Pos Indonesia ke rumah pemilik kendaraan sesuai dengan alamat yang tercantum pada STNK.

Lalu, pengendara akan melakukan pembayaran melalui Bank BRI atau metode BRIVA (BRI Virtual Account). Jika tidak melakukan pembayaran, maka Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) akan diblokir.

Adapun lokasi pemasangan kamera, yakni di Simpang Jalan R Suprapto dekat RS Amalia, di Simpang 3 traffic light Jalan Jendral Soedirman (Simpang Lengkol), dan Simpang traffic light Bhayangkara menuju Cipto Mangunkusumo.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

350 Wartawan Siap Bertanding pada Porwada Kaltim 2024

0
350 Wartawan Siap Bertanding pada Porwada Kaltim 2024
Para pengurus PWI Kaltim bersiap mengadakan Porwada Kaltim 2024. (ist)

SAMARINDA – Samarinda kembali menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim 2024 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim pada 7-8 Desember 2024. Acara tahunan yang diikuti ratusan jurnalis ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antarwartawan dan mempersiapkan atlet jurnalistik menuju ajang nasional.

Sekretaris PWI Kaltim, Achmad Shahab, mengungkapkan bahwa Porwada awalnya direncanakan berlangsung di Paser, namun kendala teknis membuat Samarinda terpilih sebagai lokasi pengganti. “Kami berkomitmen akan terus menggilir lokasi Porwada di kabupaten atau kota lain di Kaltim pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya, Kamis (5/12/2024).

Bendahara PWI Kaltim, M. Heldiyanur, menambahkan antusiasme terhadap Porwada tahun ini meningkat signifikan. “Sebanyak 350 wartawan telah mendaftar, naik drastis dibanding tahun lalu yang hanya diikuti 199 peserta,” katanya.

Ia juga menyoroti cabang olahraga (cabor) unggulan yang menjadi ciri khas Porwada, yakni lomba jurnalistik, meliputi karya tulis, videografi, dan fotografi. “Ini kebanggaan kami, karena dari sini akan terlihat kualitas dan kreativitas para jurnalis,” tambahnya.

Berbagai cabang olahraga lain seperti futsal, bulu tangkis, biliar, tenis meja, domino, bridge, catur, dan e-sport juga akan memeriahkan acara. Futsal dan atletik dijadwalkan di GOR Kadrie Oening, sementara e-sport akan digelar di Kafe Busam. “Kami sudah siapkan venue-venue terbaik untuk kenyamanan para peserta,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menegaskan bahwa Porwada bukan hanya untuk anggota PWI. Wartawan dari berbagai organisasi profesi lain dipersilakan berpartisipasi. “Kami ingin acara ini menjadi ajang inklusif yang mempererat silaturahmi lintas organisasi,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Porwada juga berfungsi sebagai seleksi menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang akan diadakan di Banjarmasin pada Agustus 2024. “Prestasi di Porwanas sebelumnya cukup membanggakan. Kami membawa pulang dua emas, enam perak, dan sebelas perunggu, berkat persiapan yang matang dari Porwada sebelumnya,” ungkap Rahman.”

Editor: Yusva Alam

Perkuat Kapasitas Kelompok Binaan, Pupuk Kaltim Dorong Optimalisasi Ekowisata Mangrove Telok Bangko

0

BONTANG – Dukung optimalisasi sektor pariwisata berbasis lingkungan di Kota Bontang, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) perkuat kapasitas pengelola wisata dari Kelompok Binaan Telok Bangko dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Loktuan, Bontang Utara.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, dengan pembekalan materi oleh Agus Bei dari Mangrove Center Balikpapan, serta Dosen Pariwisata Politeknik Negeri Samarinda Muhammad Fauzan Noor.

Staf Departemen TJSL Pupuk Kaltim Revin Setiawan, mengatakan pelatihan ini bagian dari kesinambungan program Gerakan Lindungi Mangrove Sebagai Budaya Jaga Alam dan Dunia (Gelimang Buana), dengan fokus pemberdayaan masyarakat berbasis konservasi mangrove. Program ini tidak hanya dimaksimalkan dari sisi ekologis, tetapi juga aspek ekonomi dan pariwisata.

Sejak akhir 2023, Mangrove Telok Bangko telah dibuka untuk umum sebagai salah satu kawasan ekowisata di Kota Bontang, dengan berbagai fasilitas yang disiapkan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok binaan agar makin memperkuat tata kelola kawasan tersebut.

“Begitu pula keterlibatan Pokdarwis, sebagai bentuk nilai tambah program bagi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pariwisata di Kelurahan Loktuan, sehingga seluruhnya bisa berjalan lebih maksimal,” terang Revin, saat membuka kegiatan, Senin (2/12/2024) pagi.

Dijelaskannya, pelatihan ini memberikan wawasan praktis dalam hal pelayanan maupun pengelolaan kawasan wisata, untuk memunculkan inovasi baru dan meningkatkan daya saing ekowisata mangrove dalam menarik minat wisatawan.

Maka dari itu, narasumber pun diselaraskan dengan sasaran pelatihan, mengingat keberhasilan pengelolaan kawasan wisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan yang ditawarkan, tapi juga sumberdaya pengelola secara profesional.

“Dengan menghadirkan pemateri yang ahli di bidangnya, kawasan wisata Telok Bangko didorong mampu menjadi salah satu ekowisata unggulan di Bontang dan Kalimantan Timur,” tandas Revin.

Ketua Kelompok Telok Bangko Hadi Wiyoto, menyebut pelatihan ini sangat dibutuhkan karena pengetahuan terkait pengelolaan wisata yang masih awam bagi anggota kelompoknya. Hal ini melihat makin meningkatnya kunjungan ke mangrove Telok Bangko, sehingga kapasitas pengelola perlu untuk dikembangkan agar mampu menawarkan pelayanan yang lebih baik bagi pengunjung.

Saat ini ekowisata mangrove telah memiliki berbagai fasilitas seperti pujasera, arena permainan anak, hingga beragam spot foto untuk menunjang pesona kawasan lebih menarik. Begitu juga usaha turunan kelompok melalui produksi makanan dan minuman berbahan dasar mangrove, menjadi salah satu daya tarik yang bisa dinikmati pengunjung. Maka segala potensi yang bisa dikembangkan, menjadi sasaran kelompok Telok Bangko untuk mendorong pemberdayaan dan kesejahteraan anggota.

“Terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang telah menggelar kegiatan ini, karena memang sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi kawasan ekowisata Telok Bangko,” ucap Hadi.

Kepala Seksi PMKS Kelurahan Loktuan Widyarsih, mengapresiasi kesinambungan peran Pupuk Kaltim dalam mendorong pemberdayaan dan pembinaan sumberdaya manusia yang lebih berdaya saing di Kelurahan Loktuan. Pelatihan ini kata dia, bagian dari upaya bersama meningkatkan peluang pariwisata daerah, dengan memaksimalkan pengelolaan yang lebih profesional dan terarah.

“Saat ini Loktuan berhasil menjadi juara dalam ajang Kelurahan Wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur, dan mangrove Telok Bangko salah satu destinasi unggulan yang kita usung,” terang Widyarsih.

Melalui peran pembinaan Pupuk Kaltim, potensi ekowisata Telok Bangko diharap terus berkembang dengan baik, serta mampu memberikan nilai tambah lebih luas di masyarakat. Pemkot Bontang melalui Kelurahan Loktuan pun berkomitmen senantiasa bersinergi dengan Perusahaan, guna menciptakan berbagai peluang yang bisa dikembangkan sebagai keunggulan daerah.

“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pupuk Kaltim, yang terus bersinergi bersama Pemerintah dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat di Kelurahan Loktuan,” pungkas Widyarsih. (adv)

Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024 Meningkat

0
Partisipasi Masyarakat di Pilkada 2024 Meningkat
KPU Bontang dalam konferensi pers setelah rapat pleno. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Angka partisipasi masyarakat (parmas) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kali ini dinilai lebih baik dari tahun 2020.

Tingkat partisipasi masyarakat untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota berada di angka 72 persen, sementara itu untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur berada di angka 73 persen. Pada 2020 dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota hanya 70 persen.

Untuk golput pemilihan wali kota dan wakil wali kota 27,51 persen dan golput di pemilihan gubernur dan wakil gubernur 26,87 persen.

Ketua KPU Bontang, Muzzarobby mengatakan, bahwa masalah golput kembali lagi kepada pemilih, “Kita sebagai penyelenggara tidak bisa menyimpulkan apa alasan mereka golput,” terangnya, Kamis (5/12/24).

Beberapa faktor disebut, bisa jadi karena ada dalam pelaksanaan kegiatan, atau terdapat pekerjaan yang tidak dapat mereka tinggalkan. Sementara itu terdapat target nasional yakni 77 persen yang hingga kini belum dapat dicapai.

“Untuk Kota Bontang ini sudah bagus, dan lebih baik dari Pilkada 2020, itupun hanya wali kota,” tambahnya.

Diketahui jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 134.567, dan sebanyak 96.128 yang menggunakan hak suaranya. (adv)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Rapat Pleno KPU Tingkat Kota, Paslon 04 Raih Suara Terbanyak

0
Rapat Pleno KPU Tingkat Kota, Paslon 04 Raih Suara Terbanyak
Rapat Pleno tingkat Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang melaksanakan rapat pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan tingkat kota dari Pilkada 2024, Kamis (5/12/24), di Hotel Bintang Sintuk.

Adapun hasil perhitungan data perolehan suara pasangan calon (paslon) nomor urut 01 pasangan Basri-Chusnul sebanyak 25.393 suara, paslon nomor 02 Sutomo Jabir-Nasrulloh sebanyak 7.455, pasangan calon nomor 03 Najirah-Muhammad Aswar sebanyak 21.493 dan yang terakhir paslon 04 Neni Moerniaeni-Agus Haris sebanyak 41.081.

Dapat disimpulkan perolehan suara terbanyak dimiliki paslon 04 Neni Moerniaeni-Agus Haris sebanyak 41.081. Ketua KPU Bontang, Muzarroby Renfly mengatakan, bahwa pleno kota belum menetapkan pemenangnya.

“Baru ditetapkan, kita belum bisa sebut sebagai pemenang karena masih akan pleno kembali di provinsi” terangnya.

Ditambahkan, setelah penetapan suara terbanyak ini, nantinya diberikan waktu selama tiga hari bagi paslon untuk mengajukan gugatan untuk hasil dari pleno tersebut. Gugatan bisa dimulai dari hari Kamis ini, kemudian Jumat dan Senin.

“Sabtu, minggu kan libur jadi tidak termasuk. Nah disilahkan jika ada yang tidak terima mengajukan gugatan di MK,” tambahnya.

Jika di Kota Bontang tidak ada yang mengajukan gugatan, kemudian akan dikeluarkan SK terkait penetapan calon pemenang paling lama diumumkan 5 hari setelah surat dari MK telah terbit.

“Setelah itu akan ditetapkan jadwal penetapan yang rencananya akan dilaksanakan pada Februari,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Baku Pukul Dua Remaja di Selambai Viral di Sosmed, Kasat Reskrim: Mereka Sudah Berdamai

0
Baku Pukul Dua Remaja di Selambai Viral di Sosmed, Kasat Reskrim: Mereka Sudah Berdamai
Kedua remaja yang berkelahi di Selambai, Loktuan, Kota Bontang, berujung damai. (Ist).

BONTANG – Kasus perkelahian antar dua remaja di wilayah Selambai, Kelurahan Loktuan, mendadak viral di Sosial Media (Sosmed), Rabu (4/11/2024) kemarin.

Dalam video tersebut, kedua remaja ini sedang berkelahi adu jotos. Tampak teman-temannya yang berada di lokasi tersebut meneriaki sambil merekamnya.

Mengenai hal tersebut, Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, Iptu Hari Supranoto menyampaikan, bahwa Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang melakukan mediasi kepada kedua pelaku perkelahian.

Sehingga kedua remaja tersebut bersepakat untuk damai, agar menghindari kasus tersebut dari ranah hukum. Mediasi berlangsung, Kamis (5/11/2024), pukul 13.00 Wita, yang dihadiri oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Loktuan, kedua orang tua pelaku, perwakilan dari sekolah, serta kedua remaja yang bersangkutan.

“Hasil mediasi tersebut, mereka telah bersepakat untuk saling memaafkan dan tidak mengulangi perbuatannya lagi. Jadi keduanya sudah berdamai, dan diselesaikan secara kekeluargaan,” ucapnya saat dikonfirmasi.

 

Iptu Hari berpesan kepada orang tua, agar bisa lebih mengawasi dan mengingatkan kepada anak-anak, agar terhindar dari permasalahan seperti ini. Apalagi jika anak-anak nantinya sampai melakukan perkelahian, yang berujung kekerasan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam