Beranda blog Halaman 691

Resmi Dilantik, Adrofdita Gantikan Mar’uf Effendi, Siap Berkontribusi di Komisi I DPRD Bontang 

0

BONTANG – Ir. H. Adrofdita resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang pada Selasa (5/9) di gedung DPRD Bontang.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, sebagai tindak lanjut atas Surat Keputusan Gubernur Kaltim, Isran Noor, mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Bontang sisa masa jabatan Periode 2019-2024.

Setelah resmi dilantik, Adrofdita, langsung ditempatkan di Komisi 1 dan Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bontang.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal, menyatakan, bawah selain menjadi anggota Komisi 1,  Adrodita juga ditempatkan sebagai anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bontang.” Perubahan ini berlaku efektif sejak  5 September 2023,” katanya.

Sehingga saat ini terjadi perubahan anggota Komisi 1 DPRD Bontang terdiri dari Ketua Muslimin, Wakil Ketua Raking, Sekretaris Irfan, Maming (anggota), Abdul Haris (anggota), Rusli (anggota) dan Adrofdita (anggota).

Sementara untuk Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kota Bontang terdiri dari Ketua Nursalam, Wakil Ketua Ridwan, Sekretaris Yessy Waspo Prasetyo, Bahtiar Wakang (anggota), Siti Yara (anggota), Raking (anggota), Irfan (anggota)
Maming (anggota), dan Adrofdita (anggota).

Sementara itu, Adrofdita mengucapkan terima kasih dan memohon dukungan agar bisa mengemban amanah dengan baik dan terhindar dari mudharat yang memberatkan. ”Saya siap untuk berkontribusi dan mohon masukan dari teman-teman media,” katanya.

Untuk diketahui, pelantikan Adrofdita ini menyusul adanya Surat Keputusan Gubernur Kaltim yang dikeluarkan pada tanggal 30 Agustus 2023 merespons usulan PAW Anggota DPRD dari PKS yang diajukan oleh Ketua DPRD Bontang dan juga surat serupa dari Walikota Bontang.

Maruf Effendi, yang sebelumnya menjabat Anggota DPRD Bontang dari Fraksi PKS, mendapat penghormatan atas kontribusinya sebelumnya.

Pengambilan sumpah jabatan l Adrodita sebagai anggota DPRD Bontang juga disertai dengan pemberian hak-hak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pelantikan ini dilakukan melalui Rapat Paripurna ketiga dalam Masa Sidang I DPRD Bontang dan merupakan upacara pengucapan sumpah pengganti antar waktu anggota DPRD Bontang untuk sisa masa jabatan tahun 2019-2024.

Hadir dalam acara Rapat Paripurna ini adalah Walikota Bontang, Basri Rase, Wakil DPRD Bontang, Junaidi, unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan undangan lainnya.

Penulis/Editor: Agus Susanto

PAMA Gelar Media Gathering Tahun 2023, Beber Program CSR 

0

BALIKPAPAN – PT PAMAPERSADA NUSANTARA (PAMA), perusahaan terkemuka dalam industri pertambangan di Indonesia, menggelar acara Media Gathering Tahun 2023 di Four Points Hotel, Balikpapan, Kaltim, pada Senin, 4 September 2023.

Acara ini merupakan bentuk apresiasi PAMA kepada media yang telah berperan penting dalam mempublikasikan kegiatan dan prestasinya serta mempererat hubungan dengan media.

PAMA menjalankan kegiatan ini bekerja sama dengan Kalimantan Prima Persada (KPP) sebagai salah satu mitra mereka.

Tema dari Media Gathering tahun ini, “Road to 30 Years PAMA – Sustainability Growth,” mencerminkan semangat perusahaan untuk terus tumbuh dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Acara dimulai dengan sambutan dari para pemimpin PAMA, antara lain Sulasman sebagai Project Manager PAMA Site BPOP, Gunawan Setiadi sebagai Kepala Departemen Keamanan & Hubungan Eksternal PAMA, dan Daniel sebagai Kepala Seksi CSR KPP.

Kegiatan selanjutnya melibatkan pemaparan materi dari dua narasumber utama, yaitu Bayu Handoko S. – Kepala Seksi CSR PAMA Site Kideco, dan Bangkit Pratama – Pejabat Pengelolaan Komunikasi KPP.

Mereka membahas tentang tanggung jawab sosial perusahaan atau yang lebih dikenal dengan program CSR di PAMA Site Kideco (KIDE), yang mencakup lima pilar utama: ekonomi, kesehatan, lingkungan, pendidikan, dan budaya sosial.

Dalam pilar ekonomi, PAMA Site KIDE telah berhasil membina 142 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitas pembiayaan seperti KUR dan LKM.

Di bidang kesehatan, PAMA aktif dalam program penanggulangan stunting di Kabupaten Paser, di mana tahun 2023 ini, PAMA Site KIDE menjadi ayah asuh untuk 10 balita stunting di Kecamatan Batu Sopang dan Muara Samu, serta melaksanakan program penyuluhan gizi melalui posyandu binaan, yang saat ini berjumlah enam.

Pilar pendidikan tidak ketinggalan, dengan program pelatihan guru sekolah adiwiyata, peningkatan kapasitas calon sekolah adiwiyata hingga tingkat nasional, dan seminar guru yang bertujuan mewujudkan pendidikan yang merdeka.

Di lingkungan, PAMA Site KIDE terlibat dalam Program Pranaraksa Center (Penanaman Buah Langka) dan pembangunan nurseri serta penanaman pohon yang bekerja sama dengan DLH Kabupaten Paser.

Di bidang budaya sosial, CSR PAMA Site KIDE memberikan bantuan dan santunan melalui bazaar Ramadhan, mendukung perkembangan sanggar tari, serta memberikan pelatihan kepada gugus tugas tanggap bencana, semua ini dilakukan demi kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional mereka.

Media Gathering ini dihadiri 28 media, baik tingkat nasional maupun lokal, menjadikannya sebagai acara terbesar di provinsi dengan wilayah operasional PAMA yang terbanyak.

Dengan suksesnya acara ini, PAMA berharap hubungan yang sudah terjalin dengan media selama ini akan semakin erat dan kuat, memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. (dar)

Bakal Calon Ketua Umum HIPMI, Adipt Maraja Mengundurkan Diri

0

BONTANG – Verifikasi telah dilakukan kepada para pendaftar calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bontang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum HIPMI, Syahril saat konferensi pers, Senin (4/9/23).

Setelah verifikasi tersebut didapatkan kabar bahwa salah satu calon ketua umum mengundurkan diri, artinya saat akan dilaksanakan musyawarah pemilihan ketua umum Selasa (5/9/23) besok hanya ada satu calon ketua umum.

Ia menjelaskan, bahwa calon yang mengundurkan diri tersebut sudah memiliki visi dan misi yang sama dengan yang satunya. Sekalipun hanya ada satu calon, tapi calon rapat pleno tetap harus dilaksanakan dalam musyawarah.

“Total yang daftar sebagai calon hanya ada dua, dan perhari ini salah satunya mengundurkan diri,” jelasnya.

Syahril berharap musyawarah yang dilakukan besok, akan berlangsung kondusif serta berjalan dengan lancar.  Karena selama HIPMI berdiri di Bontang tidak pernah menggunakan voting, selalu menggunakan musyawarah dan mufakat.

“Prinsip kami persaudaraan, persahabatan, bertanding untuk bersatu dan itu dipegang teguh oleh HIPMI,” bebernya

HIPMI memiliki batasan umur yakni 41 tahun, dan biasanya mereka sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). HIPMI juga Road Show ke kampus-kampus atau universitas untuk mengajak anak-anak yang baru lulus kuliah dapat membuka usaha sehingga menciptakan lowongan kerja.

“Kami harap anak-anak muda tidak hanya mencari kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja, karena dengan populasi yang sebanyak ini lapangan kerja masih terbatas,” ujarnya.

Bakal Calon Ketua Umum HIPMI, Adipt Maraja Mengundurkan Diri
Bakal calon Ketua Umum Hipmi, Adipt Maraja. (Syakurah/Radar Bontang)

Calon Ketua Umum yang menyatakan telah mengundurkan diri, Adipt Maraja menjelaskan, beberapa alasan ia mengundurkan diri, yakni yang pertama rundown acara yang singkat, karena dalam musyawarah tentu memakan waktu yang cukup lama.

“Musyawarah besok hanya dari jam 9 pagi hingga jam 1, sedangkan pengalaman saya dalam organisasi waktu tersebut dirasa terlalu mepet,” jelasnya.

Kemudian terkait lama kepengurusan dalam HIPMI, Adipt merasa satu periode kepengurusan dirasa tidak cukup untuk melanjutkan ke ketua umum, sementara itu calon ketua umum lainnya, Winardi sudah melakukan kepengurusan selama dua periode.

“Dia sudah dari anggota hingga menjadi sekretaris umum, pengalaman lebih banyak dan pasti lebih mengerti,” tambahnya.

Yang terakhir, tagline HIPMI yang terkait dengan sinergi. Setelah melakukan beberapa kali diskusi visi dan misi yang sinergi menjadi pertimbangan Adipt untuk mengundurkan diri. Dan sebelum harus ada minimal 20 orang yang mendukung.

“Sebelumnya ada 23 yang mendukung saya, tapi beberapa juga mengundurkan diri sehingga tidak bisa,” imbuhnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Meriahkan Hari Nelayan, DKP3 Bikin Talkshow dan Lomba untuk Nelayan Lokal

0
Meriahkan Hari Nelayan, DKP3 Bikin Talkshow dan Lomba untuk Nelayan Lokal
Suasana pembukaan Hari Nelayan di Halaman Parkir Masjid Terapung Darul Irsyad Al-Mujahirin. (ist)

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3)  Bontang merayakan Hari Nelayan yang diperingati pada 6 April lalu. Namun baru sempat dilaksakan Senin (4/9/23).

Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Parkir Masjid Terapung Darul Irsyad Al-Mujahirin, berlangsung hingga tanggal 6 September 2023 mendatang.

Kegiatan ini dihadiri Kepala DKP Provinsi Kaltim, Irhan Hukmaidy. Sekaligus dalam rangka mengapresiasi pemenuhan pangan kepada nelayan di Kota Bontang.

Adapun kegiatan di hari pertama ini, adalah talk show program dan kebijakan direktorat perikanan tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dirangkai dengan launching Forum Petani Kuat, diikuti oleh 150 nelayan.

Kemudian tanggal 4 sampai 5 September, akan dilaksanakan lomba karaoke yang diikuti oleh nelayan dan keluarga nelayan sebanyak 26 peserta. Di tanggal yang sama, yakni 5 September akan dilaksanakan pula lomba memancing di sekitar Dermaga Kampung Selambai yang diikuti oleh 50 pasang peserta.

Dilanjut pada tanggal 6 September 2023, akan dilaksanakan lomba ketinting yang berlangsung di Dermaga Kampung Selambai, diikuti 30 peserta. Pada hari yang sama sekaligus akan dilaksanakan penutupan dan pengumuman untuk para pemenang.

“Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan oleh DKP3. Tentu harapannya akan terus berlanjut. Peserta-peserta juga sudah dipastikan dari nelayan yang ada di Kota Bontang. Ke depannya diharapkan kegiatan ini dapat melibatkan nelayan dari tempat lain untuk ikut meramaikan,” jelas Kepala Dinas DKP3, Eddy Forestwanto.

Ditambahkan Kepala DKP Provinsi Kaltim, Irhan Hukmaidy, bahwa nelayan-nelayan di Kota Bontang harus tetap peduli kebersihan laut dengan juga membawa sampah saat pergi melaut. Karena tingginya isu mikro plastik yang terdapat dalam tubuh ikan.

“80 persen sampah plastik disumbangkan dari sampah rumah tangga, dimana Indonesia menyumbang 8 juta ton sampah plastik pertahunnya,” jelas Irhan.

Indonesia menjadi negara kedua terbesar penyumbang sampah sebesar 168 juta ton pertahunnya, dengan peringkat penyumbang sampah terbanyak pertama adalah China yakni sebesar 262 juta ton pertahun.

Gerakan zero waste telah dilakukan nelayan Balikpapan. Hal tersebut membuat nelayan Balikpapan berada di peringkat ketiga di Indonesia sebagai pengumpul sampah plastik terbanyak.

Irhan berharap, warga Bontang dapat menerapkan juga zero waste tersebut, sehingga sampah plastik di perairan Bontang dapat terkendali.

“Dari penelitian yang saya baca, di tahun 2050 jika sampah plastik tidak bisa dikendalikan, jumlah sampah di laut akan lebih banyak dari jumlah ikannya,” bebernya.

Ikan merupakan lauk yang sangat penting, terutama warga Indonesia yang angka stuntingnya cukup tinggi, sehingga ikan akan sangat penting di masa pertumbuhan. Oleh sebab itu peran nelayan untuk membersihkan laut juga sangat penting untuk berkehidupan ke depannya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Libatkan 52 Personil, Operasi Zebra Mahakam 2023 Kembali Digelar

0
Libatkan 52 Personil, Operasi Zebra Mahakam 2023 Kembali Digelar
Apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Mahakam 2023. (ist)

BONTANG – Polres Bontang menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Zebra Mahakam 2023. Operasi kepolisian kali ini bertema ‘Keamanan, Keselamatan dan Ketertiban dalam Kelancaran Berlalu Lintas (Kamseltibcarlantas) Menuju Pemilu 2024.’

Dipimpin Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya, apel gelar pasukan dilaksanakan di halaman Mako Polres Bontang, Senin (4/9/2023) pukul 07.30 Wita.

Dalam sambutannya Kapolres Bontang menyampaikan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi menjelang gelaran Operasi Mantap Brata 2023 – 2024, serta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya.

Lebih lanjut beliau menyebutkan, Operasi Zebra Mahakam tahun 2023 ini digelar selama 14 hari mulai tanggal 4 sampai dengan 17 September 2023. Kegiatan ini diharap berjalan dengan optimal, sesuai dengan tujuan amanat undang – undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan:

  1. Mewujudkan dan memelihara Kamseltibcarlantas.
  2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
  3. Membangun budaya tertib berlalu lintas.
  4. Meningkatkan Kualitas pelayanan publik.

 

“Keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting, kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah,” ungkapnya.

Dengan adanya operasi ini diharapkan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunnya angka fatalitas korban laka lantas dan pelanggaran lalu lintas.

“Mari sama-sama kita niatkan kegiatan operasi ini, sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kegiatan ini dapat kita lakukan dengan ikhlas dan maksimal. Dalam rangka memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam berlalu lintas di jalan,” harapnya.

Adapun jumlah personil Polres Bontang yang terlibat dalam Operasi Kepolisian Zebra Mahakam 2023 berjumlah 52 orang.

Editor: Yusva Alam

Optimalkan PAD, Bapenda Luncurkan Inovasi ‘Si Janda Manis’

0
Optimalkan PAD, Bapenda Luncurkan Inovasi ‘Si Janda Manis’
Soft Launching Connecting Strategy melalui Si JanDa MaNIS di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), menggelar Soft Launching Connecting Strategy melalui Sistem Pajak Daerah menggunakan GIS (Si JanDa MaNIS) Pada Senin (04/09/2023) pagi.

Kegiatan yang diselenggarakan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang ini, dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang Basri Rase. Selain itu, turut hadir pada kegiatan tersebut di antaranya Wakil Wali Kota Bontang Najirah, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, Kepala OPD, lurah dan camat, serta Ketua RT dan perwakilan karang taruna se-Kota Bontang.

Dalam sambutan yang disampaikan Kepala Bapenda, Rafidah, Si JanDa MaNIS (Sistem Jaringan Data Berbasis Geospasial) merupakan inovasi dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kami melakukan Kerjasama dengan instansi terkait di perangkat daerah maupun eksternal, dan melakukan beberapa perbaikan dalam pemutakhiran database yang ada di bapenda berbasis geospasial,” ungkapnya.

Senada dengan itu Wali Kota Bontang Basri Rase mengungkapkan, bahwa pendapatan daerah menjadi pendorong utama, untuk mewujudkan pembangunan yang mencerminkan prioritas dan kepentingan masyarakat lokal.

Ia juga menyinggung terkait fenomena ketergantungan kota bontang terhadap dana transfer. “Pertumbuhan penduduk maupun ekonomi sejatinya dibarengi dengan realisasi penerimaan pajak daerah yang juga meningkat, namun fakta justru sebaliknya,” ucap Basri.

Lebih lanjut ia menegaskan, semangat mendorong kemandirian fiskal harus menjadi political will seluruh pihak, pemerintah, DPRD bahkan masyarakat Kota Bontang. Bukan semata tanggungjawab Bapenda maupun perangkat daerah pemungut retribusi saja. Namun, harus menular ke seluruh perangkat daerah.

“Karena itu saya menginstruksikan kepada seluruh pihak perorangan, lembaga maupun badan, agar bekerjasama dengan petugas -petugas pajak dan retribusi daerah di lapangan sebagai komitmen bersama peningkatan PAD di Kota Bontang,” tukasnya.

Editor: Yusva Alam

Menakar Urgensi Vaksin HPV untuk Anak SD

0
Menakar Urgensi Vaksin HPV untuk Anak SD
Ninis. (ist)

Oleh:

Ninis

Aktivis Muslimah Balikpapan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang Kaltim baru-baru ini melaksanakan launching vaksinasi Human Papiloma Virus (HPV) dan imunisasi rotavirus bagi bayi di Aula Dispopar, Selasa (15/8/23). Penerima vaksinasi HPV ditargetkan untuk anak perempuan yang duduk di kelas 5 SD. Total penerima vaksin bagi pelajar perempuan kelas 5 SD sebanyak 1300 siswa. Namun ketersediaan tahap awal di Bontang masih berkisar 670 buah vaksin.

Selain itu, Pengendalian Penyakit Ahli Muda Epidemiologi Dinkes Bontang, Adi Permana menjelaskan bahwa vaksinasi HPV ini untuk mencegah perempuan terkena kanker serviks. Sementara imunisasi rotavirus untuk mencegah diare pada bayi. (radarbontang.com).

Patut diketahui, dilansir dari laman biofarma hampir semua kasus kanker serviks (lebih dari 95%) disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV) risiko tinggi. Human papillomavirus (HPV) adalah nama kelompok virus yang sangat umum, biasanya menginfeksi kulit atau mukosa. HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual; termasuk melalui kontak kulit genital.

Jika ditelisik lebih jauh, penularan virus itu lebih banyak melalui hubungan seksual. Apakah sudah tepat pemberian vaksin sejak dini? Apakah cukup dengan pemberian vaksin untuk mencegah peningkatan penyakit kanker serviks?

Tidak Tepat Sasaran

Dengan dalih pentingnya mencegah kanker serviks pemerintah memberikan vaksin HPV pada anak kelas 5 SD. Seolah pergaulan bebas kini sudah tidak bisa dicegah lagi, sehingga perlu sejak dini diberikan HPV. Mengapa bukan pergaulan anak-anak saja yang dicegah agar tidak kebablasan?

Aneh, anak SD yang masih usia dini divaksin tapi para penjaja seks di tempat-tempat prostitusi dibiarkan. Padahal potensi besar terkena kanker serviks adalah mereka. Inilah buktinya kita hidup di bawah aturan sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan, wajar akhirnya muncul berbagai masalah.

Terlebih, media kini lebih banyak berisi konten-konten yang berbau pornografi dan pornoaksi. Alhasil pergaulan bebas tak bisa lagi terbendung, karena makin masifnya stimulan yang membangkitkan syahwat. Inilah yang seharusnya dicegah bukan memberikan vaksin sejak dini.

Sejatinya, pemberian vaksin pada anak SD tidaklah tepat sasaran bahkan tidak penting. Justru terkesan membuang-buang anggaran untuk menyediakan vaksin HPV. Selain itu, kebijakan pemberian vaksin tidaklah menyentuh permasalahan yakni meningkatnya penderita kanker serviks dikarenakan arus liberalisme yang memuja kebebasan. Telebih untuk penyakit kanker tidak sepenuhnya ditanggung oleh BPJS dan berbiaya tinggi.  Tidak akan pernah tuntas jika hanya memberikan vaksin tanpa memutus mata rantai penyebab persoalan itu.

Butuh Support System

Munculnya penyakit kanker serviks dan penyakit kelamin lainnya merupakan problem sistemik. Sehingga untuk menuntaskannya dibutuhkan support system dari individu atau keluarga yang bertakwa, masyarakat yang peka dan negara yang menerapkan aturan. Selain itu, sistem pergaulan, sosial, pendidikan dan hukum wajib diatur dengan syari’at Islam secara totalitas.

Dalam sistem pergaulan dan sosial diatur larangan berduaan yang bukan mahrom, larangan bercampur baur antara laki-laki dan perempuan tanpa uzur syar’i. Pakaian yang dipakai ketika keluar rumah wajib menutup aurat secara syar’i. Media juga dilarang menayangkan hal-hal yang mengandung unsur sensualitas dan kepornoan. Sehingga tercipta kehidupan sosial yang aman dan nyaman jauh dari unsur pornoaksi dan pornografi.

Dalam sistem pendidikan, sejak dini ditanamkan pada anak didik agar menjadikan halal dan haram sebagai standar perbuatannya. Kurikulum pendidikan wajib berbasis akidah Islam. Sehingga lahirlah generasi yang bertakwa, faqqih fiddin (mumpuni dalam ilmu agama) dan tidak mudah terpengaruh pada hal-hal yang melanggar syari’at.

Dalam sistem hukum juga diterapkan sanksi yang tegas bagi pelaku yang melanggar aturan Islam. Bagi pezina dihukum cambuk atau dirajam, bagi yang membuka tempat maksiat yang menjual miras, prostitusi mendapatkan hukuman ta’zir dari Khalifah. Dengan hukuman tegas itu akan menjadi penebus dosa (jawabir) sekaligus pencegahan (zawajir).

Demikian upaya preventif negara dalam mencegah terjadinya marak penyakit kelamin. Selain itu, juga dibutuhkan upaya kuratif yakni memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk mengobati penyakit kanker. Negara akan menyediakan tenaga ahli, obat untuk menyembuhkannya secara optimal dengan gratis. Hanya dengan penerapan Islam secara totalitas akan mampu mencegah remaja melakukan gaul bebas dan terhindar penyakit kelamin termasuk kanker serviks.

Wallahu A’lam.

Ngopi Bareng Kopinicus di People & Coffee, Tak Sangka Biaya Renovasi Lebih Besar Daripada Mesin Kopi

0
Ngopi Bareng Kopinicus di People & Coffee, Tak Sangka Biaya Renovasi Lebih Besar Daripada Mesin Kopi
Suasana ngobar Kopinicus di People & Coffee. (Anjas Kopinicus)

BONTANG – Kopinicus, Komunitas pecinta kopi Bontang kembali menjalankan programnya, catatan kopinicus. Masuk edisi ke-5, Kopinicus berkunjung sekaligus Ngopi Bareng (Ngobar) ke People & Coffee di Jalan Awang Long (Depan Kodim), Minggu (27/8/2023).

Catatan Kopinicus merupakan kegiatan rutin dari Kopinicus, untuk mempererat silaturahmi sesama barista dan teman-teman penggiat di industri kopi, yang berada di Bontang.

Kedatangan anggota Kopinicus malam kemarin, disambut oleh  Syabu Afa’anh atau lebih dikenal Mas Aji selaku pemilik People & Coffee.

Dalam obrolan tersebut, Mas Aji menceritakan sedikit sejarah berdirinya usaha miliknya itu. Dimana People & Coffee buka pertama kali Desember tahun 2019. “Dulu pertama kali buka di Andika Plaza di Jalan Sultan Hasanuddin No.02 Kelurahan Berebas tengah,” ujarnya.

Dijelaskannya, awalnya sebelum berani membuka coffee shop merupakan home brewing. Dikarenakan semakin tertariknya dengan manual brewing dan alat sudah mulai lengkap, akhirnya membuka coffee shop. “Saat buka coffee shop sempat kaget, saya kira mesin kopi yang bakal keluar biaya besar, justru biaya renovasi yang cukup besar agar bisa mendapatkan konsep yang bisa menarik pelanggan,” bebernya.

Tahun 2020 ketika mulai ramainya covid-19, menjadi problem dalam menjalankan bisnis di industri kopi. Karena pandemi ini, pendapatan jadi turun, dan akhirnya diputuskan menutup usaha.

Setelah 2 bulan kembali buka lagi, tapi pandemi semakin tinggi membuat tiap bulan selalu nombok untuk biaya operasional. Namun dirinya tetap berusaha buka untuk menghidangkan kopi ke pelanggan. Sampai akhirnya people & coffee berumur 1 tahun, diputuskan untuk mencari tempat baru yang akhirnya buka di Jalan Awang Long pas di seberang Kodim 0908.

Ada kisah menarik diceritakannya. Di people & coffee ada satu pelanggan yang selalu datang duduk sendiri, cuma bawa laptop dan membawa teman-temanya untuk datang ke people & coffee. Karena pelanggan loyal ini lah yang bisa membuat people & coffee bisa bertahan selama masa pandemi.

Ngopi Bareng Kopinicus di People & Coffee, Tak Sangka Biaya Renovasi Lebih Besar Daripada Mesin Kopi

Dulu harapannya kenapa buka di depan Andika Plaza itu, jika ada pelanggan yang habis atau masih nunggu keluarga ato temanya belanja baju di Andika bisa mampir dulu buat ngopi. Tapi ternyata tidak sesuai harapan.

Akhirnya di April Tahun 2021 People & Coffee resmi pindah ke tempat baru yang di Jalan Awang long sampai sekarang.

Kenapa namanya People & Coffee, karena kesulitan mencari nama akhirnya dipilih aja People & Coffee. Karena ada orang ya ada kopi. Akhirnya dipilih nama people & coffee. Logo People & Coffee pun dibuat simple agar lebih enak dibaca. “Biar tau ini tempat kopi, akhirnya logo “&” dikasih cangkir kopi,” ungkapnya.

Disamping itu, People & Coffee dominan putih, agar terlihat netral dan lebih cerah suasananya buat nongkrong sambil ngopi. Di People & Coffee juga menjual merchandise, menurutnya agar menjadi media promosi berjalan.

Berjalannya waktu dan semakin berkembang usaha, Mas Aji belajar untuk meroasting biji kopi dengan tujuan untuk stock biji kopi café kopinya. September 2021 resmi membuka Intimates Roastery yang difokuskan untuk mengolah biji kopi untuk stok di People & Coffee dan dijual.

Di coffee shop ini memiliki menu andalan. Jika suka kopi ada clasic coffee dan caramel coffee. Untuk yang tidak suka kopi, ada cookies and cream dan honey lemon.

Menurut Mas Aji, kendala yang dihadapi selama menjalankan usahanya adalah susahnya mencari karyawan. Karena kebanyakan ketika mencari karyawan, rata-rata sudah memiliki kerjaan di tempat lain yang akhirnya mendaftar untuk part time.

“Ngobar kali ini seru dan bikin makin erat silaturahmi teman-teman di Kopinicus. Sarannya, ke depannya mungkin Kopinicus bisa lebih informatif terkait turnamen atau event lainnya, agar barista dan penggiat kopi di Bontang bisa membantu menginfokan apabila ada yang berminat mengikuti event di perkopian,” pungkasnya menyampaikan saran.

Penulis: Rian

Editor: Yusva Alam

Aksi Sehat Juara BSD 2023, Warga Lansia Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

0
Aksi Sehat Juara BSD 2023, Warga Lansia Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Kegiatan Aksi Sehat Juara BSD 2023. (ist)

BONTANG – Kegiatan Aksi Sehat Juara BSD 2023, diselenggarakan di Kelurahan Gunung Elai, khususnya warga di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD), pada Minggu (3/9/23) pagi.

Kegiatan ini dihadiri oleh warga BSD berusia lebih dari 50 tahun. Kegiatan ini diselenggarakan oleh RT 38, 39, 40 dan 41, untuk melakukan pemeriksaaan kesehatan seperti tensi, gula darah, dan kolestrol.

“Selain pemeriksaan, kita juga melaksanakan senam jantung sehat dan sekalian kita berikan edukasi juga terkait kesehatan,” jelas salah satu perwakilan RT, Wahyudi, selaku Ketua RT 41.

Sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan, para peserta diminta untuk berpuasa selama 8 jam, dimulai dari jam 10 malam, sehingga pagi harinya pemeriksaan kesehatan bisa dilaksanakan.

“Harapannya acara seperti ini bisa terlaksana di tempat lainnya dan berkesinambungan. Melibatkan beberapa pihak terkait, baik dari kelurahan, kecamatan, Dinas Kesehatan dan perusahaan yang ada di Bontang,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan rasa peduli seluruh lapisan masyarakat, tentang pentingnya pola hidup sehat dan pentingnya untuk memeriksakan diri dan keluarga ke fasilitas kesehatan yang ada di wilayahnya. Baik itu puskesmas maupun rumah sakit

Lurah Gunung Elai, Sulistyo juga mengapresiasi kegiatan tersebut, yang merupakan inisiasi dari warga setempat yang turut didukung oleh PT KMU.

“Tentu kami mengapresiasi kegiatan tersebut yang nantinya harus terus berlanjut,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lansia yang berada di sekitaran BSD. Tidak hanya itu, lansia di luar sana juga harus mendapatkan kesempatan yang sama.

“Dari kegiatan tersebut, rencananya kami akan membuat posyandu lansia di BSD juga dengan memanfaatkan posyandu yang sudah ada,” tambahnya.

Rencananya pada tahun 2024 mendatang, posyandu lansia akan dilaunching dan dilaksanakan setiap sebulan sekali. Sulistyo mengungkapkan, tidak hanya balita yang harus diperhatikan tapi lansia juga. Dalam kegiatan ini lansia yang hadir sangat antusias.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Raih Merdeka Award, Program Inovatif Pendampingan UMKM

0
Pemkot Bontang Raih Merdeka Award, Program Inovatif Pendampingan UMKM
Wali Kota Bontang saat menerima penghargaan Merdeka Award. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang berhasil meraih penghargaan Merdeka Award tahun 2023 pada Rabu (30/8). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase.

Diketahui, Pemkot Bontang telah melakukan terobosan dalam Program Inovatif Pendampingan UMKM. Berlokasi di SCTV Tower, hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, seluruh nominator dari berbagai kabupaten/kota serta tamu undangan lainnya.

Adapun Merdeka Awards merupakan Inspirasi Indonesia, dan sebuah ajang penghargaan dan apresiasi yang diberikan kepada mereka yang telah berhasil memberikan sumbangsih bagi kemajuan negeri dan kemanusiaan. Tahun 2023 ini merupakan ketiga kalinya merdeka.com menyelenggarakan acara penghargaan tersebut.

Mengutip dari situs ppid.bontangkota.go.id, dalam sambutannya, Wali Kota Basri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan bagi Kota Bontang.

“Tentunya penghargaan ini akan menjadi pemacu semangat kami, untuk terus meningkatkan dan mengembangkan sentra UMKM di Kota Bontang,” kata Basri.

“Sekali lagi terima kasih dan semoga Bontang dapat menjadi Kota Sentra UMKM,” pungkasnya.

Editor: Yusva Alam