Beranda blog Halaman 691

Tiga Kandidat Wali Kota Bontang Nyoblos di Tempat yang Sama

0
Tiga Kandidat Wali Kota Bontang Nyoblos di Tempat yang Sama
GOR SMAN 1 yang digunakan sebagai TPS 05 Bontang Baru. (Ist)

BONTANG – Momen pilkada di TPS 05 GOR SMAN 1 Bontang, Rabu (27/11/24). Tiga pasangan calon Wali Kota Bontang secara bergantian memberikan hak pilih mereka di tempat yang sama.

Calon pertama yang datang adalah Basri Rase bersama istrinya, Hafidah, tepat pukul 08.23. Basri mengaku santai dan tanpa persiapan khusus menghadapi proses pemungutan suara. Ia memperkirakan bisa memperoleh dukungan sebesar 40 persen.

“Kami sudah berusaha maksimal. Doa dan kerja keras akan membawa hasil terbaik. Saya yakin bisa mendapat 40 persen suara,” katanya.

Selanjutnya, pukul 09.16, Najirah hadir bersama putranya, Ferza Agustia Darma. Najirah mengatakan doa dan persiapan mental untuk menghadapi hari penting ini. Meskipun enggan menyebutkan target angka tertentu, ia yakin warga Bontang akan memilihnya.

“Saya percaya masyarakat sudah melihat apa yang saya tawarkan. Insyaallah, saya optimistis bisa menang,” ujar Najira.

Kandidat terakhir, Neni Moerniaeni, tiba pukul 09.47 bersama suaminya, Sofyan Hasdam, dan keluarganya. Ia mengungkapkan bahwa dukungan keluarga menjadi energi penting baginya dalam menghadapi pemilihan. Neni optimis bisa mengamankan 47 persen suara.

“Dengan doa dan dukungan keluarga, saya yakin bisa meraih kemenangan hingga 47 persen,” ungkapnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Nyoblos di TPS O5 Bontang Baru, Sehari Sebelum Najirah Gelar Doa Bersama

0
Nyoblos di TPS O5 Bontang Baru, Sehari Sebelum Najirah Gelar Doa Bersama
Calon Wali Kota Bontang Najirah mencoblos di TPS 05 Bontang Baru. (Ist)

BONTANG– Calon Wali Kota Bontang, Najirah melaksanakan pencoblosan di TPS 05 Bontang Baru. Dalam kesempatan tersebut, Najirah menyampaikan rasa optimisnya terhadap proses pemilihan, meskipun ia mengaku bahwa persentase kemenangan baru akan terlihat setelah perhitungan suara nanti.

“Saya cukup optimis, tapi persentase pemenangan akan kita lihat nanti,” ujar Najirah, Rabu (27/11/24).

Tidak ada persiapan khusus, pihaknya hanya melakukan doa bersama sehari sebelum pelaksanaan Pilkada 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Najirah juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, dan semua pihak penyelenggara yang telah bekerja keras untuk menyukseskan jalannya Pilkada.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, dan semua penyelenggara. Semoga Pilkada ini berjalan aman dan lancar hingga perhitungan suara nanti,” katanya

Najirah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh partai pendukung, relawan, serta tim yang selama ini mendampinginya dalam sosialisasi dan kampanye menuju kemenangan. Ia berharap masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan mendukung terciptanya situasi yang aman dan damai.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tetap kondusif. Pemerintah saat ini juga harus menjaga stabilitas kota agar tetap aman dan nyaman,” tambah Najirah.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Optimis Raih Suara 47 Persen, Neni Bersama Keluarga Nyoblos di TPS 05 Bontang Baru

0
Optimis Raih Suara 47 Persen, Neni Bersama Keluarga Nyoblos di TPS 05 Bontang Baru
Calon Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni melakukan pencoblosan bersama keluarganya di TPS 05 Bontang Baru. (Syakurah/RadarBontang).

BONTANG – Calon Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 05 Kelurahan Bontang Baru, Rabu (27/11/2024).

Neni mencoblos didampingi langsung oleh anaknya, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menantunya Shemmy Permata Sari, dan juga keluarga lainnya.

Saat diwawancarai, Neni menyatakan dengan tegas bahwa dirinya optimis bisa memperoleh suara sebanyak 47 persen, dirinya juga telah berdoa memohon ridho Allah, untuk diberikan yang terbaik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini.

“Berdoa kepada Allah, semoga semuanya diberikan yang terbaik,” ucapnya saat diwawancarai awak media.

Menurut pantauan di lapangan, para pemilih terlihat antusias dan penuh harapan agar hasil Pilkada 2024 nantinya, dapat menciptakan perubahan yang lebih baik. Proses pencoblosan sendiri dijaga ketat oleh petugas keamanan untuk memastikan semuanya berjalan dengan tertib serta aman.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Basri Coblos di TPS 05 Bontang Baru Ditemani Istri, Teman Lama Datang Beri Dukungan

0
Basri Coblos di TPS 05 Bontang Baru Ditemani Istri, Teman Lama Datang Beri Dukungan
Basri didampingi Hapidah mencoblos di TPS 05 Bontang Baru. (ist)

BONTANG – Calon Wali Kota Bontang, Basri Rase datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 05, Kelurahan Bontang Baru yang berlokasi di GOR SMA Negeri 1 Bontang, pada pukul 08.23 pagi, Senin (27/11/24). Ia didampingi oleh sang istri dalam proses pencoblosan tersebut.

Basri mengungkapkan optimisme tinggi terhadap hasil pemilu kali ini. “Saya optimis dapat meraih 40% perolehan suara,” ujar Basri setelah selesai melakukan pencoblosan.

Meskipun tidak ada persiapan khusus, Basri menyatakan bahwa ia sudah melakukan segala usaha dengan maksimal, dan kini menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.

“Ini sesuatu yang wajib kita ikuti. Semuanya bisa berencana dan berdoa. Kalau sudah semuanya kita lakukan, usaha sudah kita lakukan, Insya Allah, Allah memberikan orang yang terbaik sesuai dengan kehendaknya. Kita enjoy aja,” tuturnya.

Basri mengungkapkan, bahwa ia kedatangan seorang sahabat lama bernama Yuen Tsang dari Hongkong, yang datang jauh-jauh untuk memberikan dukungan.

“Pagi-pagi dia datang, saya kaget juga. Dia sempat nyari saya ke KPU dan rumah jabatan, tapi saya sudah tidak di sana,” tambah Basri.

Kehadiran sahabatnya dari luar negeri ini menjadi kejutan manis bagi Basri, dan semakin memotivasi dirinya dalam menghadapi proses pemilu yang sedang berlangsung.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Bontang Sidak di Beberapa Proyek Konstruksi, Minta Kontraktor Bekerja Lebih Cepat

0
Wali Kota Bontang Sidak di Beberapa Proyek Konstruksi, Minta Kontraktor Bekerja Lebih Cepat
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat memantau progres di beberapa proyek. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah proyek konstruksi, seperti pembangunan Rumah Kreasi Milenial (RKM), bangunan gedung perkantoran, perbaikan jalan, hingga turap bantaran sungai, Senin (25/11/2024) kemarin.

Basri menyatakan, bahwa progres pengerjaan tersebut terbilang cukup lambat. Dirinya meminta kepada pihak terkait, untuk memastikan pengerjaan proyek tersebut dapat berjalan dan terselesaikan dengan tepat waktu. Bahkan dirinya juga menegaskan, tidak hanya ingin mendengarkan laporannya saja di atas kertas.

“Dengan turun langsung ke lokasi, saya bisa melihat kendala apa saja yang dihadapi. Baik dari sisi pengawas, maupun kontraktor. Hal ini penting untuk memastikan semua berjalan sesuai target,” ucapnya saat diwawancarai.

 

Saat sidak dilakukan, Basri langsung menemukan pengawasan dan efisiensi jam kerja, yang dimana masih menjadi persoalan di beberapa titik proyek yang dikunjunginya. Diketahui, jam kerja kontraktor yang berlangsung hanya sampai sore hari, menjadi salah satu penyebab lambatnya dalam progres proyek.

“Saya meminta kepada mereka, agar bisa menambah jam kerja hingga sampai malam hari, dan juga memperbanyak tenaga kerja agar cepat terselesaikan. Ini untuk mengejar deviasi progres, yang hanya tinggal 10 persen,” paparnya.

Basri juga menambahkan, dengan cuaca yang terbilang baik selama tidak ada hujan, bisa digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendukung percepatan pekerjaan.

Tak hanya itu, Basri mengingatkan agar pengawas proyek lebih tegas dalam memberikan teguran kepada kontraktor, yang tidak bekerja sesuai kesepakatan yang ada. Teguran tertulis dinilai penting, untuk menjadi dokumen resmi jika terjadi persoalan di kemudian hari.

“Laporan ini harus disampaikan paling lambat dua hari ke depan, sehingga dapat dievaluasi secara menyeluruh pada rapat akhir pekan,” tambahnya.

Selanjutnya, saat sidak berlangsung, Basri juga menginstruksikan kepada Kepala Dinas (Kadis) terkait, untuk menyusun laporan tertulis mengenai kendala yang dihadapi di lapangan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Besok, Sutomo dan Nasrullah Akan Mencoblos di Dua Lokasi Berbeda

0
Besok, Sutomo dan Nasrullah Akan Mencoblos di Dua Lokasi Berbeda
Pasangan Sutomo Jabir-Nasrullah. (Ist)

BONTANG – Besok, Rabu (27/11/2024), pasangan calon (Paslon) nomor urut dua, Sutomo Jabir – Nasrullah, akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2024 di dua lokasi berbeda.

Sutomo Jabir dijadwalkan mencoblos di TPS 10, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, sedangkan Nasrullah akan mencoblos di RT 38 BSD, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Menjelang pencoblosan, Nasrullah menyatakan bahwa tahapan ini merupakan bagian penting dari proses demokrasi yang dijalankan sesuai aturan perundang-undangan. Ia menegaskan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan.

“Harapan kami, masyarakat Kota Bontang dapat memilih sesuai dengan hati nurani tanpa harus terpengaruh oleh hal-hal yang menghalalkan segala cara,” ujar Nasrullah.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Bontang sudah cukup bijak dan cerdas untuk menentukan pilihan, sehingga pemimpin yang terpilih nantinya benar-benar mampu membawa perubahan positif dan menjalankan amanah rakyat dengan baik.

Paslon Sutomo Jabir – Nasrullah telah melalui seluruh tahapan Pilkada dengan baik, mulai dari masa pendaftaran, kampanye, hingga masa tenang. Kini, mereka memasuki tahapan penentuan, yaitu pencoblosan, pemungutan suara, dan perhitungan hasil.

Tahapan pencoblosan ini diharapkan berjalan dengan aman, damai, dan lancar, sejalan dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Selain itu, Nasrullah mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan meskipun berbeda pilihan.

“Demokrasi adalah tentang perbedaan pendapat, tetapi kita tetap satu sebagai bangsa. Jangan sampai perbedaan pilihan menjadi pemicu permusuhan,” imbuhnya.

Pilkada Serentak 2024 akan menentukan masa depan kepemimpinan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Bontang. Semua pihak diharapkan menjaga ketertiban dan keamanan selama proses berlangsung.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pupuk Kaltim Kembali Pertahankan Predikat Platinum di Penghargaan SNI Award 2024

0
Pupuk Kaltim Kembali Pertahankan Predikat Platinum di Penghargaan SNI Award 2024
Pupuk Kaltim mendapatkan predikat Platinum di malam penghargaan bertema “Standardisasi untuk Transformasi Ekonomi yang Berkelanjutan”. (ist)

JAKARTA – Sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing produk dalam negeri di tengah tantangan global, Pemerintah Indonesia memfokuskan pada Standar Nasional Indonesia (SNI). PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT), sebagai pemain utama di industri pupuk, kembali memperlihatkan dedikasinya dalam mencapai keunggulan standar dengan meraih SNI Award 2024, sebuah penghargaan bergengsi yang menegaskan komitmen mereka terhadap inovasi dan keberlanjutan.

Dalam malam penghargaan bertema “Standardisasi untuk Transformasi Ekonomi yang Berkelanjutan” (21/11/2024), Pupuk Kaltim mendapatkan predikat Platinum. Ajang ini diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dalam rangkaian Bulan Mutu Nasional (BMN).

Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, menyampaikan, “Terima kasih atas seluruh dedikasi insan Pupuk Kaltim sehingga berhasil mempertahankan predikat Platinum. Ini adalah hasil kerja keras kita semua, dan sudah sepatutnya kita bangga atas pencapaian ini. Implementasi SNI bukan hanya menjadi standar dalam operasional, tetapi telah menjadi budaya yang mendorong kami untuk terus unggul. Hal ini sejalan dengan misi kami memberikan kontribusi terbaik bagi sektor pertanian dan petrokimia, sekaligus mendukung transformasi ekonomi Indonesia yang keberlanjutan,” ujarnya.

Sebagai pemain utama dalam industri pupuk, Pupuk Kaltim terus memperkuat komitmen pada keberlanjutan melalui berbagai inisiatif Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan ini aktif melakukan konservasi lingkungan, seperti rehabilitasi hutan mangrove dan konservasi terumbu karang, serta bertransisi menggunakan sumber energi terbarukan untuk aktivitas operasional kantor. Revamping pabrik juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi jejak karbon.

Dengan memanfaatkan teknologi Smart Production berbasis big data dan menerapkan sertifikasi ISO 9001:2015, Pupuk Kaltim tidak hanya menjaga kualitas produk seperti urea, NPK, dan amonia, tetapi juga menetapkan standar baru dalam efisiensi dan inovasi. Langkah-langkah ini semakin memperkokoh posisi perusahaan dalam mendukung transformasi ekonomi nasional yang lebih hijau.

SNI Award merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah Indonesia kepada organisasi yang konsisten menerapkan SNI dengan kinerja unggul dan berkelanjutan. Sebelumnya pada 2023, Pupuk Kaltim juga menerima penghargaan SNI Award predikat Platinum dalam kategori Organisasi Besar Produk Sektor Kimia, Farmasi, Kesehatan, Tekstil, Energi, dan Sumber Daya Mineral. Penghargaan yang diterima tahun ini semakin mempertegas konsistensi Pupuk Kaltim dalam penerapan SNI di seluruh aspek operasional perusahaan.

“Pupuk Kaltim akan terus berinovasi guna memajukan industri pupuk dan petrokimia nasional, mendukung pertanian, membangun ekonomi nasional, dan menciptakan dampak positif bagi masa depan yang berkelanjutan,” ujar Budi. Implementasi SNI di Pupuk Kaltim yang tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi juga membawa industri pupuk dan petrokimia Indonesia ke panggung global. (adv)

Seminar Alumni BLKI Bontang: Ingatkan Soft Skilll Penting Dalam Mencari Pekerjaan

0
Seminar Alumni BLKI Bontang: Ingatkan Soft Skilll Penting Dalam Mencari Pekerjaan
Seminar bagi alumni pelatihan BLKI. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Bontang menggelar seminar dengan tema “Peningkatan Soft Skill Untuk Menghadapi Tantangan Dunia Kerja bagi Lulusan UPTD BLKI,” di Aula BLKI Bontang, Bontang Lestari, Senin (25/11/24).

Kepala BLKI Bontang, Ismid Rizal menjelaskan, seminar ini diperuntukkan untuk alumni peserta pelatihan, yang belum mendapatkan pekerjaan. Ia menegaskan, selain keterampilan pihaknya ingin meningkatkan attitude para pencari kerja, karena hal tersebut juga disorot oleh perusahaan.

“Pertama perusahaan melihat attitude, baru keterampilan, karena kalau sikap tidak baik perusahaan bisa pikir-pikir lagi,” katanya.

Para peserta yang hadir dalam kegiatan ini merupakan alumni yang belum mendapatkan pekerjaan, sehingga mereka dipanggil kembali untuk mengikuti seminar tersebut. Adapun peserta yang hadir adalah alumni sejak tahun lalu sehingga dapat menambah ilmu soft skill.

BLKI sendiri memantau para alumninya yang belum mendapatkan pekerjaan, mereka selalu memperbarui data tersebut sehingga dapat diketahui mana yang sudah mendapat pekerjaan dan mana yang belum.

“Para alumni kita awasi apakah mereka sudah dapatkan pekerjaan,” katanya.

Selanjutnya peserta yang mengikuti seminar kali ini akan diajukan ke perusahaan untuk magang, karena sudah mendapatkan bekal ilmu soft skill. Ia mengatakan, pihaknya menginginkan agar seluruh peserta pelatihan mendapatkan penempatan dengan targetnya minimal setengah dari peserta.

Tiga pemateri yang menjadi narasumber adalah Eko Satrya, Arief Wahyudi, dan Tina Martiawati. Salah satu narasumber, Tina Martiawati mengungkapkan bahwa soft skill adalah kunci sukses hadapi tantangan dunia kerja.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pelatihan Kompetensi BLKI Bontang, Keterampilan dan Soft Skill Harus Imbang

0
Pelatihan Kompetensi BLKI Bontang, Keterampilan dan Soft Skill Harus Imbang
Pelatihan kompetemsi oleh Disnakertras melalui UPTD BLKI. (Syakurah/radarbontang)

BONTANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur melalui UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang menggelar Penutupan dan Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi, di Aula UPTD BLKI Bontang, Bontang Lestari, Senin (25/11/24).

Untuk kegiatan Penutupan Program Pelatihan Pembuatan Operator Excavator diikuti 16 peserta, lalu Program Pelatihan Mekanik Hidrolik Alat Berat Yunior diikuti 16 orang dan belum lulus tiga orang. Sedangkan kegiatan pembukaan terdapat empat program pelatihan, yakni Hidroponik, Housekeeping, Sosial Media Officer, dan Teknisi AC Residental.

Wali Kota Bontang Basri Rase, melalui Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Asdar Ibrahim mengatakan, bahwa ilmu yang sudah didapatkan harus diaplikasikan di dunia kerja. Pelatihan ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah agar seluruh masyarakat bisa bekerja dan menekan angka pengangguran.

“Setelah mendapatkan pelatihan ini, maka harus diwujudkan sumber daya manusia yang mampu bersaing, dan tak lupa untuk berbagi ilmu kepada orang lain,” katanya

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur, Muhammad Abduh menyebutkan, perlu dua hal penting dalam dunia kerja, yakni keterampilan dan soft skill.

Menurutnya, keduanya saling berkaitan satu sama lain, agar seseorang bisa menerima peluang yang lebih besar untuk bekerja. Meskipun memiliki skill yang sangat baik, namun jika tidak didampingi dengan attitude yang baik maka perusahaan akan sulit untuk melakukan pertimbangan.

“Keterampilan memang penting untuk bisa mendapatkan peluang kerja, namun soft skill tak kalah penting, karena berkaitan dengan bagaimana attitude kita dalam bekerja,” jelasnya.

Di akhir, disampaikan Kepala UPTD BLKI Kota Bontang, Ismid Rizal bahwa pihaknya telah melahirkan 37 angkatan pelatihan berbasis kompetensi tersebut. Bagi mereka yang lulus akan mendapatkan sertifikat Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK). Sementara itu, bagi yang belum lulus, peserta akan mendapatkan surat keterangan pernah mengikuti pelatihan di UPTD BLKI Bontang.

“Kami memang tugasnya mencetak SDM yang unggul, terampil yang sesuai dengan kebutuhan industri, dan berdaya saing
tinggi,” jelasnya.

Dengan begitu, seluruh peserta bisa diterima oleh pasar kerja ataupun mampu berwirausaha secara mandiri.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Etha Rimba Resmi Jabat Komisaris Independen PT Pupuk Kalimantan Timur

0
Etha Rimba Paembonan resmi jabat komisaris independen PT Pupuk Kaltim. (ist)

BONTANG – Etha Rimba Paembonan resmi menjabat sebagai Komisaris Independen PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT).

Etha Rimba mengungkapkan, dirinya dipilih langsung oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dengan agenda perubahan susunan dewan komisaris PKT, di Jakarta, Senin (25/11/24).

Ia mengungkapkan harapan kedepannya, terutama kepada Pupuk Kaltim agar dapat berperan dalam kemajuan dan ketahanan pangan di Indonesia yang digaungkan oleh presiden Republik Indonesia.

“Pupuk kan sangat berhubungan langsung dengan tamanan, dengan produsen yang paling besar. Mudahan dapat kita jadikan perusahaan ini lebih besar dan berkelanjutan,” ujarnya saaat dihubungi, Selasa (26/11/24).

Kemudian kedepannya diharapkan dapat bermanfaat kepada kesejahteraan masyarakat. Perusahaan juga dapat memberikan lebih banyak bantuan yang bermanfaat kepada masyarakat.

Etha Rimba bukan lagi sosok baru bagi warga Bontang, sebelumnya ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bontang periode 2014-2019.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam