Beranda blog Halaman 694

Ditinggal Keluar, Rumah Lantai Tiga di Jalan Parikesit Terbakar

0
Ditinggal Keluar, Rumah Lantai Tiga di Jalan Parikesit Terbakar
Kondisi rumah pasca kebakaran. (ist)

BONTANG – Sebuah rumah berlantai tiga di Jalan Parikesit menjadi korban si jago merah, Senin, 28/8/2023 sekira pukul 19.50 wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.

Menurut keterangan salahsatu warga yang menjadi saksi musibah tersebut, ia melihat adanya percikan api yang berasal dari ruang tamu rumah tersebut. Selanjutnya bersama warga lainnya, berusaha memadamkan api serta menghubungi pemilik rumah dan pemadam kebakaran.

“Beruntung pemadam kebakaran cepat datang dan mematikan api yang membakar kursi tamu di lantai dasar,” ungkapnya mengutip dari situs Polresbontang.com.

Saat kejadian, Ghalib, sang pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Ia mengatakan, sekira 40 menit meninggalkan rumah, sebelum ia mendapat informasi rumahnya diamuk si jago merah tersebut.

“Untuk kerugian materiil diperkirakan sekira Rp 200 juta,” beber Ghalib.

Untuk penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut masih menunggu hasil olah TKP dari Polres Bontang.

Editor: Yusva Alam

Malam Ini 127 Mahasiswa Unijaya Ikuti Yudisium

0
Malam Ini 127 Mahasiswa Unijaya Ikuti Yudisium
Rektor Unijaya Bontang Dr. Yantje Yophie Turang, S.H.,M.Si. (ist)

BONTANG – Sebanyak 127 mahasiswa dari Universitas Trunajaya Bontang (Unijaya) akan melaksanakan yudisium, Selasa (29/8/2023) malam ini.

Acara ini menjadi momen penting bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dalam ujian akhir dan menunggu wisuda.

Dari total 127 mahasiswa yang akan mengikuti yudisium, 75 di antaranya berasal dari Fakultas Ekonomi, 17 dari Fakultas Teknik, dan 35 dari Fakultas Hukum.

Rektor Unijaya Bontang, Dr. Yantje Yophie Turang, S.H.,M.Si., mengatakan, bahwa yudisium tahun ini memiliki makna yang sedikit berbeda.

“Pelaksanaan yudisium kali ini di tengah badai dan gelombang. Kami bertekad untuk 4 visi Unijaya, yakni terpercaya, maju, mandiri, dan future oriented,” beber Yophie yang beberapa hari ini menjabat rektor.

Diakuinya, dalam beberapa tahun terakhir ini para alumni Unijaya belum difasilitasi dengan memadai. Oleh karena itu, dekanat dengan pengurus baru berencana untuk memediasi dan memfasilitasi mahasiswa pasca-yudisium.

“Dalam waktu dekat akan ada beberapa pelatihan. Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti KPU, Bawaslu, Polres, Kejaksaan, dan instansi pelatihan lainnya, termasuk lembaga advokat,” tambah Yophie.

Pelatihan yang akan diselenggarakan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar siap memasuki dunia kerja. “Ini adalah upaya kami untuk memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya lulus, tetapi juga siap untuk dipraktekkan di lapangan,” pungkas Rektor.

Pada 28 Agustus 2023 lalu, Unijaya Bontang telah menggelar pelantikan unsur pimpinan untuk masa bhakti 2023-2027. Terpilih sebagai Rektor adalah Dr. Yantje Yophie Turang, S.H., M.Si. Wakil Rektor I adalah H. Alimuddin, S.H., M.Si, Wakil Rektor II adalah Drs. H. Gustam, M.Si, dan Wakil Rektor III adalah Bahrodin, S.H., M.Hum. Selain itu, Dekan Fakultas Ekonomi adalah Mustari, S.E., M.Ak, Dekan Fakultas Hukum adalah Arief Widagdo Soetarno, S.H., M.Si, dan PJS Dekan Fakultas Teknik adalah Aswan Sarief, S.T., S.H.-M.Pd. (RB)

Editor: Yusva Alam

Pembangunan Waralaba Di Tanjung Laut Tuai Sorotan Ketua DPRD Bontang

0
Pembangunan Waralaba Di Tanjung Laut Tuai Sorotan Ketua DPRD Bontang
Ketua DPRD Bontang, Andi Sofyan Hasdam menyoroti pembangunan waralaba di Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Pembangunan waralaba di wilayah Kelurahan Tanjung Laut menuai sorotan dari Ketua DPRD Bontang, Andi Sofyan Hasdam. Menurutnya, pembangunan waralaba tersebut seharusnya tidak diperbolehkan berdasarkan aturan yang ada.

Legislator dari Partai Golkar itu menyebut, berdasarkan Perwali Kota Bontang nomor 34 tahun 2018 tentang penataan dan penyelenggaraan izin usaha toko modern, seharusnya pemkot melarang masuknya waralaba yang dianggap dapat mematikan usaha UMKM lokal.

“Perwali itu dulunya disusun untuk melindungi serta memberdayakan UMKM lokal Bontang,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.

“Kami sangat menyayangkan tidak konsistennya pemkot. Kalau Pak Wali (Basri Rase. Red) mengatakan boleh, maka harus diubah dulu perwali itu,” terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Basri Rase menjelaskan, pemberian izin pembangunan waralaba modern oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) sebenarnya tidaklah menjadi masalah.

Kata dia, waralaba yang dimaksud adalah Eramart masuk dalam kategori waralaba lokal di lingkup Kalimantan Timur (Kaltim), yang juga mendukung produk UMKM lokal.

“Pemikiran ini sejalan dengan program Pemkot Bontang dalam meningkatkan pemasaran produk UMKM lokal, dan dipandang berbeda dari jaringan besar seperti Indomart, Alfamart, dan Alfamidi,” ujarnya. (adv/al)

Partai Berkarya Tak Lolos Pemilu 2024, Raking Berlabuh ke Gerindra

0
Partai Berkarya Tak Lolos Pemilu 2024, Raking Berlabuh ke Gerindra
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking memastikan diri pindah partai. (ist)

BONTANG – Di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang, Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking memastikan diri pindah partai. Raking memilih Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sebagai kendaraan politik untuk bertarung dalam kontestasi Pileg 2024 mendatang di Kota Taman.

Diketahui alasan Raking pindah partai lantaran Partai Berkarya yang merupakan perahu politiknya sebelum ini, tak lolos peserta Pemilihan Umum (Pemilu) di 2024.

Lalu apa alasan dirinya memilih berlabuh ke Partai Gerindra? Dijelaskannya, pasca tak lolos, Partai Berkarya mengarahkan para kadernya untuk bergabung dengan partai lain, yaitu partai besutan Prabowo Subianto.

“Saya sebagai kader taat terhadap arahan dari DPP,” ucapnya saat dikonfirmasi belum lama ini.

Berdasarkan pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS) yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang Sabtu 19 Agustus 2023 kemarin, Raking bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) 1, yakni Kecamatan Bontang Selatan. Nama Raking berada di posisi 6 dari 9 nama Bakal calon legislatif (Bacaleg).

“Ya, mohon doa restunya,” ujarnya, singkat.

Lebih lanjut, Raking memastikan, posisinya sebagai anggota DPRD Bontang tidak akan berganti hingga masa jabatan berakhir. Sebab berdasarkan aturan terbaru dan arahan dari DPP Pusat, tidak akan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi anggota DPRD dari Partai Berkarya. (adv/al)

Sudah Pindah Partai, Ma’ruf Effendy Masih Tercatat Anggota DPRD Bontang, Ini Sebabnya!

0
Sudah Pindah Partai, Ma’ruf Effendy Masih Tercatat Anggota DPRD Bontang, Ini Sebabnya!
Ma’ruf Effendy masih tercatat Anggota DPRD Bontang meski pindah partai. (ist)

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Ma’ruf Effendy sudah mengumumkan dirinya pindah ke Partai Gelora. Saat ini sudah tidak lagi menjadi anggota atau kader PKS.

Tapi secara administratif, dirinya masih tercatat sebagai anggota DPRD Bontang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim. Namanya belum dicoret dari Anggota Legislatif Bontang, lantaran belum ada surat pemberhentian yang dikeluarkan gubernur.

Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menyebutkan jika pihaknya masih menunggu surat pemberhentian dan PAW (Pemberhentian Antar Waktu) secara resmi.

“Kalau kami (DPRD Bontang) hanya menunggu saja Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim. Kalau sudah ada suratnya dan diterima oleh wali kota maka PAW bisa dilakukan,” ungkapnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, pasca proses di gubernur selesai akan keluar SK baru yang mencabut status Ma’aruf dari DPRD Kota Bontang.

”Nanti itu SK Gubernur yang akan menjadi acuan kami untuk melakukan pelantikan,” imbuhnya.

Dijelaskan Ical sapaan akrabnya, telah meneruskan surat dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim terkait PAW Ma’ruf Effendy ke KPU, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik, dan UU Nomor 17 tahun 2017 Tentang MPR, DPR DPD, dan DPRD.

“Kalau surat ke KPU itu sudah kami kirim. Nanti yang menggantikan itu nama yang memperoleh suara terbanyak kedua dari Pileg 2019 lalu,” tukasnya. (adv/al)

Anggota FSP KEP Belajar Kelola Organisasi dan Sengketa Hubungan Kerja

0
Anggota FSP KEP Belajar Kelola Organisasi dan Sengketa Hubungan Kerja
Kegiatan Training Organizing FSP KEP di Graha Pemuda. (ist)

BONTANG – Dewan Pimpinan Pusat Forum Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (DPP FSPKEP) menggelar training organizing di Bontang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Pimpinan Unit Kerja (PUK) DPC FSPKEP Bontang sebanyak 30 orang, dan 4 orang dari DPC FSPKEP Kutai Timur.

Wakil Ketua DPP FSPKEP, Sahat Butar Butar mengatakan, tujuan training organizing tersebut guna memberikan ilmu dasar bagi para anggota dalam mengelola organisasi yang berlebel pekerja atau buruh.

“Ini pelatihan dasar tentang bagaimana mengelola organisasi,” ujar Sahat, saat ditemui di lokasi pelatihan yang digelar di Graha Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Bontang Selatan, Sabtu (26/08/2023) pagi.

Dikatakan Sahat, pelatihan tersebut juga memberi materi tentang menyelesaikan sengketa hubungan kerja dengan baik dan benar.

Dia mengatakan, penyelesaian masalah sengketa hubungan kerja tidak melulu hanya dengan cara demonstrasi. Tapi bisa dimulai dengan negosiasi atau perundingan.

“Demontrasi itu dilakukan jika memang tidak ada hasil dari musyawarah,” ujarnya

Lebih lanjut dia mengatakan, dipilihnya Bontang sebagai tuan rumah lantaran melihat Bontang yang menyandang gelar kota industri dan rawan akan sengketa hubungan kerja.

Selain itu, Pengurus DPC FSPKEP Bontang juga cukup aktif dalam mengawal sengketa hubungan kerja yang dianggap perlu dibekali ilmu yang lebih baik.

“Pengurus DPC Maupun PUK harus paham bagaimana alur penyelesaian yang benar, jangan sampai salah jalan yang justru merugikan para pekerja itu sendiri,” pungkasnya

Sementara itu, Ketua DPC FSP KEP Bontang Supriyadi mengucapkan terima kasih atas dilaksanakannya pelatihan tersebut.

Dia mengatakan, training organizing sangat berguna bagi para pengurus PUK yang hadir sebagai peserta di kegiatan tersebut.

Utamanya  pengetahuan mengenai penyelesaian sengketa hubungan kerja yang sesuai dengan UU yang berlaku.

“Selama ini kan kebanyakan teman-teman punya keberanian untuk menyelesaikan masalah, namun masih minim ilmunya. Makanya dengan adanya pelatihan ini kami merasa bersyukur, bisa dapat kesempatan untuk membekali diri dengan lebib baik lagi,” ujarnya.

Pewarta: Yusva Alam

Editor: Yusva Alam

Hebat! Malahing Sabet Juara 3 Kampung Wisata Maju ADWI 2023

0
Hebat! Malahing Sabet Juara 3 Kampung Wisata Maju ADWI 2023
Kadispar Provinsi Kaltim, Ahmad Herwansyah (paling kiri), Ketua Pokdarwis Malahing, Mexi (2 dari kiri) Lurah Tanjung Laut Indah, Ruri Widyastiwi (2 dari kanan), dan Kadispopar Bontang, Ahmad Aznem (paling kanan) berfoto bersama usai menerima penghargaan. (ist)

BONTANG – Kampung Malahing sukses mengukir prestasi di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2023. Kampung di atas laut ini berhasil menyabet juara 3 di kategori Kampung Wisata Maju.

Para pemenang desa wisata tersebut, diumumkan dalam acara Malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023 yang ditayangkan dalam laman youtube Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Minggu (27/8/2023) malam.

Nama Malahing masuk bersama 8 nominasi yang dibacakan. Lima di antaranya juara harapan, sementara Malahing mendapatkan juara 3.

Dengan hasil itu, Malahing diganjar hadiah uang tunai Rp 30 juta.

Dalam rangkaian penyerahan penghargaan yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta itu, Kampung Wisata Malahing diwakili oleh Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Malahing, Mexi saat menerima piala.

Tak hanya itu, dukungan atas raihan prestasi tersebut juga datang dari Pemkot Bontang dan Pemrov Kaltim dengan hadirnya Lurah Tanjung Laut Indah, Ruri Widyastiwi, Kadispopar Bontang, Ahmad Aznem, dan Kadispar Provinsi Kaltim, Ahmad Herwansyah.

Hebat! Malahing Sabet Juara 3 Kampung Wisata Maju ADWI 2023
Ketua Pokdarwis Malahing, Mexi (kiri) dan Kadispopar Bontang, Ahmad Aznem berfoto bersama piala. (ist)

Dengan hasil ini, Kadispopar Bontang, Ahmad Aznem menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas segala arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk senantiasa berkolaborasi semua OPD dan stakeholder, terutama support yang luar biasa dari PT Pupuk Kaltim (PKT).

“Terima kasih atas semua kerjasamanya. Pak wali, OPD-OPD, dan dukungan perusahaan terutama PKT yang sudah luar biasa membantu,” ujarnya.

Ke depan dikatakan Aznem, pihaknya akan membenahi terus infrastrukturnya yang dirasa masih kurang, selain itu juga pembenahan kelembagaan, dan spot-spot foto. Dan yang utama adalah pembinaan SDM nya dalam rangka menghadapi berbagai macam tamu yang akan berkunjung, karena Malahing sudah menjadi milik nasional.

“Setelah hasil ini, Malahing akan lebih dikenal masyarakat luar. Tentunya SDM nya akan kami siapkan dengan baik untuk menyambut para tamu yang datang,” pungkasnya. (adv/al)

Legislatif Dukung Inovasi Drumpicon untuk Turunkan Angka BABS

0
Legislatif Dukung Inovasi Drumpicon untuk Turunkan Angka BABS
Ilustrasi jamban cemplung di kampung pesisir. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang terus berupaya menurunkan angka warga Bontang yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Melalui Puskesmas Bontang Utara I, menelurkan inovasi berupa Drumpicon (Drum Ipal Consentrat) alias septic tank yang menggunakan drum.

Inovasi ini bagian dari Program Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam rangka Open Defecation Free (ODF) atau Stop BAB Sembarangan (SBS).

Kepala Puskesmas Bontang Utara I, dr I Wayan Santika mengatakan, inovasi ini diusung lantaran masih tingginya angka warga Bontang yang BABS langsung ke laut. Padahal jenis jamban cemplung seperti itu terkategori tidak sehat dan dapat mencemari lingkungan sekitar.

Program ini juga mendukung PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat), mendukung terwujudnya kota yang sehat, serta bisa menekan kasus stunting.

Dalam waktu dekat ini akan dipasang 21 unit drumpicon bantuan dari dua perusahaan. Ke-21 unit drumpicon itu bakal disebar ke beberapa kelurahan yakni 1 unit di Berbas Pantai , 18 unit di Gunung Elai, dan 2 unit di Bontang Kuala.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bontang, Raking pun mendukung penuh program tersebut. Menurutnya, adanya program tersebut bisa mendorong percepatan penuntasan BABS dan dapat meningkatkan pola hidup sehat di masyarakat pesisir.

“Harusnya kalau bisa diawali di anggaran perubahan. Mudahan pemerintah bisa wujudkan, kalau tidak di tahun 2024,” ujarnya.

Sebagai informasi, sebanyak 2.123 rumah atau 2.345 KK masih BABS dan mayoritas dari permukiman pesisir. (adv/al)

Tingkatkan PAD, Wali Kota Diminta Kasih OPD Target

0
Tingkatkan PAD, Wali Kota Diminta Kasih OPD Target
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam. (ist)

BONTANG – Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam meminta Wali Kota Bontang memberikan target kepada seluruh OPD dalam mencari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu guna meningkatkan PAD.

Saran itu disampaikan Nursalam saat Pengesahan Perubahan-APBD Bontang Tahun 2023 melalui rapat paripurna ke 16 masa sidang 3, Jumat (18/8/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dijelaskan Politisi Partai Golkar tersebut, salahsatu tujuan daerah itu agar mampu mandiri secara fiskal. Berbicara mandiri secara fiskal tidak bisa lepas dari PAD.

“Ukuran kita bisa mandiri kalau pendapatan PAD kita 20 persen dari APBD. Namun sampai saat ini kita masih di kisaran 12-13 persen, masih jauh dari harapan. Sejumlah potensi PAD kita lewat begitu saja tanpa bisa dipergunakan dengan baik,” bebernya.

Menurut Salam, salahsatu permasalahan tidak adanya peningkatan PAD adalah tidak adanya perjanjian kinerja antara wali kota dengan 13 OPD. Selama ini OPD hanya diberikan tugas mencari PAD tetapi tidak memiliki semacam target yang ditetapkan bersama.

“Penting bagi wali kota ke depan membuat komitmen kinerja pada 13 OPD kita untuk cari PAD. Target harus dipenuhi,” tegasnya.

Menanggapi saran tersebut, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengakui beratnya mencapai kemandirian fiskal. Hal ini lantaran karakteristik masyarakat Bontang yang masih mencari kerja bukan menyediakan kerja.

“Insyaallah tahun depan saya kasih target khususnya OPD-OPD yang punya kontribusi PAD, misal Disperindagkop, Dishub, yang berpotensi bantu pemerintah terkait PAD,” pungkasnya. (adv/al)

PAD Belum Maksimal, Saran Kas Daerah Didepositokan Mencuat Lagi

0
PAD Belum Maksimal, Saran Kas Daerah Didepositokan Mencuat Lagi
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam saat menyampaikan saran di rapat paripurna ke-16 masa sidang 3. (ist)

BONTANG – Pemerintah diminta mendepositokan anggaran daerah yang menganggur. Hal itu sebagai solusi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Solusi itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam saat Pengesahan Perubahan-APBD Bontang Tahun 2023 melalui rapat paripurna ke 16 masa sidang 3, Jumat (18/8/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

“Semestinya kalau pemerintah jeli harusnya kita bisa memperoleh Rp 7 miliar, jika anggaran tersebut didepositokan sejak awal tahun kemarin, daripada dibiarkan mengendap. Padahal aturan pun memperbolehkan,” ungkapnya.

Alasan pihaknya kembali menggaungkan persoalan deposit ini, lantaran potensi PAD Bontang masih belum maksimal, dan masih sulit menghasilkan PAD melalui pajak dan retribusi.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase menilai masih harus menimbang rencana tersebut.

“Kalau soal deposito ini mohon maaf karena memang masih harus dilakukan pembahasan, karena semua daerah di Kaltim masih wacana saja,” ucap Basri. (adv/al)