Beranda blog Halaman 695

HUT Arhanud ke-78, Dispoparekraf Bersama Forkopimda Ikut Bersihkan Mangrove Berbas Pantai

0
HUT Arhanud ke-78, Dispoparekraf Bersama Forkopimda Ikut Bersihkan Mangrove Berbas Pantai
Dispoparekraf berkolaborasi bersama Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi dan Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang turut mengikuti rangkaian ulang tahun Arhanud yang ke-78, dengan melakukan kerja bakti di Mangrove Berbas Pantai, Jumat (15/11/24).

Bersama pihak Kelurahan Berbas Pantai, Dinas Lingkungan Hidup, Ibu-ibu PKK maupun organisasi yang ada di kelurahan setempat, mereka turut membersihkan mangrove yang sampahnya terendap akibat pasang surut air yang terjadi di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pariwisata Dispoparekraf, Muhammad Ihsan mengatakan, bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan dan bersifat positif karena mangrove sendiri merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Bontang.

“Beberapa pegawai dari Dispopar ikut turun. Dengan kondisi pasang surut yang setiap saat membawa sampah dari laut, menjadi PR untuk kami ke depannya bagaimana mengatasi masalah sampah laut ini,” jelasnya.

Untuk itu, saat ini mereka menjadikan kegiatan kerja bakti menjadi kegiatan rutin yang dilakukan dengan menggandeng berbagai elemen pemerintahan, forkopimda, organisasi serta masyarakat untuk melaksanakan kerja bakti tersebut.

Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang, Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto menambahkan, bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat yang terlibat juga dapat menyadari pentingnya tidak membuang sampah sembarangan.

Dikarenakan sampah yang berasal dari laut merupakan sampah rumah tangga, yang sering kali dibuang begitu saja, apalagi untuk pemukiman yang berada di atas laut.

“Ini adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan salah satu destinasi wisata yang dimiliki Kota Bontang,” katanya.

Penulis: Syakura
Editor: Yusva Alam

KPU Bontang Bakal Gelar Debat Paslon Kedua di Samarinda

0
KPU Bontang Bakal Gelar Debat Paslon Kedua di Samarinda
Ketua KPU Kota Bontang, Muzzarobby Renfly. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, akan menggelar debat kedua menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), untuk pemilihan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, pada 20 November 2024 mendatang, di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda.

Ketua KPU Kota Bontang, Muzzarobby Renfly menyampaikan, untuk debat kedua Pasangan Calon (Paslon), nantinya dengan sistem yang tak jauh berbeda dari debat yang pertama. Akan tetapi untuk sesi debat yang kedua ini, durasinya sedikit lebih singkat.
“Untuk waktunya tetap sama pukul 14.00 Wita, dan penyiarannya rencana dari Kompas. Bahkan tim perumus juga tetap sama, akan tetapi panelis yang berbeda,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis (14/11/2024).

Diperkirakan, untuk debat kedua di Pilkada 2024, tema yang akan ditetapkan pada Paslon merupakan Sumber Daya Alam, diketahui dalam debat pertama mengusung tema Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kemungkinan untuk tema sumber daya alam, akan tetapi nantinya kami sampaikan lagi, terkait tema besarnya dan sub temanya. Karena kami akan mengadakan rapat lagi bersama tim perumus dan panelis,” paparnya.

Ketua KPU Bontang juga menyampaikan, untuk nantinya setiap Paslon yang akan membawa tim pendukung tidak ada larangan. Akan tetapi untuk jumlah tim yang bisa masuk ke ruangan debat, tetap sama seperti yang pertama, dengan berjumlah 30 orang.

“Kami tidak ada bahasa melarang, namun ada batasan. Nantinya juga kami akan mengundang tim, dari masing-masing LO setiap Paslon. Karena pastinya nanti akan berbeda untuk ruang gedung, ada penambahan atau tetap,” jelasnya.

Bahkan, nantinya Muzzarobby juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, untuk sistem pengamanan di debat Pilkada. Pihaknya masih mengkoordinasikan, akan melibatkan Polres Bontang atau dari Polresta Samarinda.

“Kami masih mengkoordinasi dari tim kepolisian, bagaimana nantinya dengan sistem pengamanan. Apakah dari Bontang, atau melibatkan kepolisian dari Polresta Samarinda, yang sebagai tuan rumah. Karena mereka punya kewenangan dalam pengamanan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Empat Pelajar Bontang Berhasil Ciptakan Biskuit untuk Ibu Hamil Penuhi Nutrisi Agar Terhindar Gejala Stunting

0
Empat Pelajar Bontang Berhasil Ciptakan Biskuit untuk Ibu Hamil Penuhi Nutrisi Agar Terhindar Gejala Stunting
Produk Cookies DH’s Mogy. (ist)

BONTANG – Empat pelajar SMA IT Daarul Hikmah Boarding School (DHBS) Kota Bontang berhasil menciptakan biskuit yang dapat digunakan sebagai nutrisi alternatif untuk ibu hamil dalam mencegah stunting.

Cemilan tersebut berbahan dasar tepung mangrove dan ekstrak daun kelor, yang diberi nama Cookies DH’s Mogy (DHBS’s Moringa Gymnorrhiza). Keempat pelajar yang berhasil membuat biskuit tersebut adalah Iffah Masyfu’ah sebagai Ketua Tim Penelitian Cookies DH’s, Muhammad Rasya Islami Pasha, Abi Sarwan, dan AQB Aritmatik.

Iffah menjelaskan, biskuit ini merupakan produk inovasi pangan olahan lokal pencegah stunting untuk ibu hamil. Selain itu, biskuit itu adalah produk teknologi olahan pangan lokal yang ramah lingkungan, karena berasal dari tanaman mangrove yang identik dengan Kota Bontang.

Adapun judul penelitiannya yakni ‘Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Tepung Mangrove Dalam Pembuatan Cookies’.

“Karena kasus stunting yang tinggi di Kota Bontang akhirnya penilitian ini dipilih atas latar belakang tersebut,” ujarnya, Rabu (13/11/24).

Karena di Kota Bontang identik dengan hutan manggrove, mereka pun memanfaatkan para petani lokal yang memproduksi tepung manggrove yang kandungan gizinya lebih baik dari tepung pada umumnya.

Untuk pemanfaatan daun kelor sendiri dikarenakan terdapat kandungan asam folat yang tinggi, diketahui sangat baik untuk ibu hamil.

“Dengan menggunakan petani mangrove lokal Bontang, kita juga melakukan perputaran ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal,” tambahnya.

Guru Pembina Tim Penelitian Cookies DH’s Mogy, Wawan Adi Saputra mengatakan, penelitian tersebut dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Laut dan sebagai langkah preventif, bersama dengan Puskesmas Bontang Selatan I melakukan pendistribusian kepada para ibu hamil.

Diketahui, tim penelitian SMA IT DHBS berhasil mendapatkan gold medal di International Science and Invention Fair (ISIF) 2024 di Bali. Dimana dalam ajang akademik sains internasional itu diikuti 24 negara turut berpartisipasi.

“SMA IT DHBS menjadi satu-satunya perwakilan Kota Bontang,” jelasnya.

Adapun hasil penelitian ini telah dianalisis oleh BPOM dan memiliki surat pencatatan ciptaan dari Kemenkumham. Pengujiannya diberikan ke 30 ibu hamil sebagai responden uji organoleptic dan masih dalam pemantauan puskesmas dengan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

“Hasil pengujiannya mendapat respon baik dan positif dari para ibu hamil, serta tidak ada ketidakcocokan yang berdampak pada indikasi sakit perut dan mual,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Raih “Anugerah Manajemen ASN” dari BKN, Jadi Terbaik di Kategori Kompetensi

0

SURAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menganugerahkan “Anugerah Manajemen ASN” kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Kali ini, Pemkot Bontang mendapat penghargaan pada kategori Pengelolaan Kompetensi dalam acara yang berlangsung di Grand Ballroom Alila Hotel, Surakarta, Rabu (13/11/2024).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Pemkot Bontang dalam mengembangkan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, dalam sambutannya mengapresiasi upaya kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang menunjukkan keunggulan dalam manajemen ASN.

“Kami berharap pencapaian ini dapat dipertahankan dan terus dikembangkan untuk mewujudkan kinerja birokrasi yang semakin andal, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Haryomo.

Anugerah Manajemen ASN tahun ini terdiri dari enam kategori, yaitu:

1. Indeks Implementasi Manajemen ASN
2. Pengelolaan Disiplin
3. Pengelolaan Kinerja
4. Pengelolaan Layanan Kepegawaian
5. Pengelolaan Sistem Informasi dan Data
6. Pengelolaan Kompetensi

Penghargaan ini diterima oleh Nurliah, Analis SDM Aparatur Ahli Madya dan Koordinator Penyelenggaraan SKD CPNS Kota Bontang, yang hadir mewakili Pemerintah Kota Bontang. Pemkot Bontang dinilai telah sukses menyelenggarakan SKD CPNS secara aman, tertib, dan lancar, serta mendapat apresiasi positif dari masyarakat.

Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini membuktikan bahwa Kota Bontang mampu menjadi lokomotif perubahan dalam layanan kepegawaian dan pengembangan SDM Aparatur,” ujarnya.

Sudi juga menekankan bahwa Pemkot Bontang akan terus berinovasi dalam mengelola layanan kepegawaian berbasis digital yang cepat, transparan, dan akurat, serta berupaya meningkatkan kompetensi ASN untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Bontang untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas manajemen ASN. Dengan komitmen yang kuat, Pemkot Bontang optimis dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang baik dan mendukung pelayanan publik yang prima. (adv)

Sita Sabu 12,37 Gram, Polisi Amankan Dua Pengedar di Loktuan

0
Sita Sabu 12,37 Gram, Polisi Amankan Dua Pengedar di Loktuan
Sejumlah barang bukti yang telah diamankan. (Ist).

BONTANG – Unit Intel Polsek Bontang Utara, berhasil mengamankan dua tersangka pengedar narkotika jenis sabu, Sabtu (9/11/2024) kemarin, sekitar pukul 18.30 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan, bahwa adanya informasi yang masuk dari masyarakat, jika di Jalan RE. Martadinata, RT.26, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, terdapat aktivitas yang mencurigakan.

Sehingga polisi langsung melakukan pengintaian, dan juga penangkapan kepada tersangka berinisial RDS (27), yang dimana saat dilakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis sabu, dan sejumlah barang bukti.

“Kami langsung geledah, dan ditemukan sebanyak 7 poket sabu,” ucapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi, sabu seberat 11,54 gram, satu timbangan, satu alat hisap sabu, satu tas berwarna hitam, satu unit handphone merek Infinix Hot 40 Pro, tiga pipet, satu korek gas, 23 plastik klip, serta uang tunai sejumlah Rp 9,533 juta.

Tidak hanya itu, polisi juga berhasil mengamankan tersangka kedua berinisial RS (25), yang telah kedapatan membawa plastik kecil berisikan sabu seberat 0,83 gram.

“Barang buktinya berupa handphone, dan jumlah total sabu secara keseluruhan 12,37 gram,” paparnya.

Kini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Bontang Utara, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

PHM Bontang Laporkan Andi Faiz Atas Dugaan Ijazah Palsu

0
PHM Bontang Laporkan Andi Faiz Atas Dugaan Ijazah Palsu
PHM Kota Bontang melakukan pelaporan atas ijazah palsu. (ist)

BONTANG – Ketua Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Kota Bontang, Udin Mulyono melaporkan Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam atas dugaan penggunaan ijazah palsu yang digunakan untuk melakukan pencalonan legislatif.

Udin menyebutkan, dalam waktu dekat beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Kaltim akan melakukan tindak lanjut atas laporan PHM Bontang. Ia meminta pihak kepolisian benar-benar mengusut tuntas sesuai dengan tupoksi penyidikan sesama masyarakat Kota Bontang.

“Kita akan tindak lanjuti terus sampai mendapatkan kepastian yang sebenarnya,” ujarnya, Rabu (13/11/24).

Ditambahkan, bahwa pihak provinsi telah menghubungi pihaknya untuk ikut melakukan penyelidikan, LSM yang tidak bisa ia sebutkan itu juga meminta agar segera ada tindak lanjut dari pihak kepolisian Kota Bontang.

“Ada 4 LSM yang ikut mengawasi kasus ini, mahasiswa juga ada yang mengawal kasus ini,” tambahnya.

Adapun bukti yang dilampirkan adalah bukti dari ijazah Strata 1 yang diduga palsu dengan bentuk ijazah fotocopy yang telah dilegalisir, namun mereka menemukan nomor ijazah tersebut tidak sesuai dengan nama Andi Faizal. Ijazah tersebut dikeluarkan dari salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Timur.

“Nomor ijazah tersebut terdaftar atas nama orang lain, dan itu digunakan dalam pencaleg-an 2014-2019 dan 2020-2025, kami melakukan pengecekan di PDDikti” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Andi Faizal Sofyan Hasdam menyebutkan, bahwa hal tersebut merupakan bentuk perhatian dari pihak lain menjelang Pilkada 2024 ini. Ia siap memenuhi panggilan jika nanti akan dilakukan pemeriksaan pada dirinya.

“Ada-ada saja, meskipun begitu saya berterima kasih pada pihak sebelah karena menurut saya itu merupakan bentuk perhatian,” jelasnya saat dihubungi.

Ia akan datang dengan senang hati dan mengklarifikasi gosip-gosip yang dilontarkan tersebut. Menurutnya pernyataan tersebut merupakan sesuatu yang menyesatkan, apalagi digunakan sebagai salah satu cara untuk menyerang mendekati Pilkada.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Aciz: Ada Fasilitas Khusus untuk Disabilitas

0
Gelar Simulasi Pemungutan Suara, Aziz: Ada Fasilitas Khusus untuk Disabilitas
Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bontang, Aziz Maidy Muspa. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara menjelang pemilihan serentak tahun 2024.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bontang, Acis Maidy Muspa mengatakan, bahwa untuk bilik suara saat ini telah berbeda dari bilik yang sebelum-sebelumnya, dimana saat ini telah ada bilik khusus untuk kawan-kawan disabilitas.

Posisi bilik untuk kawan disabilitas terbilang paling kanan, yang dimana jaraknya pun sudah disiapkan lebih besar, agar bisa dilewati dengan kursi roda maupun tongkat untuk menuju KPPS.

Bahkan, untuk di wilayah Kota Bontang pun sudah benar-benar menerima dan melibatkan kawan difabel, bukan hanya sebagai pemilih, akan tetapi juga melibatkan mereka sebagai penyelenggara.

“Nantinya ada area khusus untuk kawan disabilitas, semuanya sudah kami siapkan. Bahkan di beberapa kelurahan juga terdapat, meliputi Bontang Baru, Bontang Barat, serta Bontang Selatan,” ucapnya saat diwawancarai.

Acis juga menambahkan, di tahun ini berbeda dari yang sebelumnya, yang dimana area KPPS dengan saksi. Untuk area KPPS, saksi, maupun pengawas TPS telah menjadi satu dalam area.

“Dengan harapan kegiatan hari ini bisa diketahui oleh pemilih, dan diketahui juga kami sebagai penyelenggara untuk memastikan di 27 November mendatang, bisa berjalan dengan lancar sesuai peraturan yang berlaku,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

KPU Bontang Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara di Pemilihan Serentak 2024

0
KPU Bontang Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara di Pemilihan Serentak 2024
Simulasi pemungutan dan perhitungan suara di KPU Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara di pemilihan serentak tahun 2024, yang bertempat di Kantor KPU Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Rabu (13/11/2024).

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Bontang, Aziz Maidy Muspa menyampaikan, bahwa simulasi ini dilakukan agar masyarakat mengetahui, bagaimana cara dan sistemnya mencoblos saat berlangsung di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Nantinya petugas dari TPS akan mengarahkan ke petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), untuk dilakukan pemeriksaan identitas atau KTP-nya sesuai dengan data yang tercatat di Daftar Pemilihan Tetap (DPT) saat ingin melakukan pencoblosan.

“Nantinya pasti akan diarahkan oleh para petugas, dan pihak yang ingin mencoblos akan diberikan dua surat suara, yakni untuk pemilihan calon wali kota dan wakil wali mota, serta calon gubernur dan wakil gubernur,” ucapnya.

Selanjutnya, arahan akan berlanjut ke bilik lainnya, yang dimana harus sesuai dengan kotak suara. Aziz sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat saat melakukan pemungutan suara, tidak ada aktivitas lainnya seperti mengambil gambar atau dokumentasi saat di lokasi TPS.

“Khususnya di bilik suara, tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar, apalagi sampai dipublikasikan. Nantinya yang melakukan hal seperti itu, akan mendapatkan ancaman pidana,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

DKP3 Update FSVA, Ketahanan Pangan di Bontang Makin Meningkat

0
DKP3 Update FSVA, Ketahanan Pangan di Bontang Makin Meningkat
Kegiatan rakor dan updating peta ketahanan dan kerentanan pangan FSVA Kota Bontang 2024. (ist)

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang melaksanakan rapat koordinasi serta pembaruan data terkait ketahanan pangan dan kerentanan pangan Food Security and Vulberable Atlas (FSVA), bersama beberapa OPD dan perwakilan kelurahan di Kota Bontang.

Kegiatan ini dilakukan setahun sekali, pembaruan data ini dilakukan dengan kolaborasi bersama dengan kelurahan se-Kota Bontang, Baperida, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan yang terbentuk dalam satu tim.

“Data tersebut memiliki berbagai macam informasi seperti sarana pangan, sarana kesehatan, penduduk miskin dan masih banyak lagi. Kami kumpulkan dan memang updatenya tiap akhir tahun,” jelasnya di BPU Bontang Utara, Selasa (12/11/24).

Dari diskusi bersama dengan instansi terkait, terdapat beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi seperti pembangunan puskesmas pembantu di Kelurahan Bontang Kuala dan Guntung. Diharapkan nantinya di wilayah Bontang Lestari juga seperti itu.

“Bontang Lestari ini masih bertahan sebagai kelurahan terakhir yang ketahanan pangan dan sebagainya masih merah,” terangnya.

Rentannya ketahanan pangan yang dimaksud adalah jumlah sarana dan prasarana penyedia pangan yang masih kurang dibanding luas wilayah dan kepadatan penduduk, tingginya rasio KK dengan tingkat kesejahteraan terendah dibanding jumlah KK per wilayah dan sebaran tenaga kesehatan yang belum merata.

“Bukan hanya program ketahanan pangan, seperti air bersih, kesehatan juga harus,” ujarnya.

Adapaun hasil updating Peta FSVA 2024, tidak ada daerah rawan pangan secara komposit (gabungan ke 5 indikator). Namun jika dilihat dari indikator penyusunnya masih terdapat beberapa wilayah yang berada pada prioritas 1 sampai dengan 3 (rawan pangan rendah – tinggi). Namun jika dilihat dari peta FSVA 2023 terdapat beberapa wilayah yang mengalami perbaikan status dari rawan pangan menjadi tahan pangan yaitu Kelurahan Guntung, Loktuan dan Tanjung Laut

Dihadirkan juga narasumber dari Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Prof, Dr. Bernatal Saragih, Ketua Pokja Ahli Ketahanan Pangan Kaltim, yang menjelaskan bahwa terdapat tiga permasalahan di Kota Bontang, pertama terkait dengan fasilitas tenaga kesehatan, kedua yakni kemiskinan, ketiga yakni sarana-sarana pangan.

“Meskipun hal tersebut menjadi permasalahan, tapi setahun atau dua tahun ke depan hal itu dapat terselesaikan karena Gudang Bulog kan mau masuk ke Bontang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, yang menjadi masalah adalah output dari ketahanan pangan itu, yakni stunting. Ia bersama dengan para peserta berdiskusi terkait sebenarnya bagaimana penanganan stunting itu sendiri.

Kemudian, Kota Bontang sendiri masih bermasalah dalam hal inflasi, karena Kota Bontang ketergantungan kebutuhannya selalu diambil dari luar kota. Misalnya jika di Samarinda terjadi gejolak, maka Kota Bontang akan terkena dampaknya.

“Barang yang akan dikirim ke Bontang biasanya lewat Samarinda dulu, kalau disana harga naik, maka di Bontang akan naik juga,” terangnya.

Untuk itu ia berharap dengan masuknya gudang bulog akan mengurangi inflasi itu, kemudian rumah tangga juga diharapkan dapat melakukan urban farming agar tidak terkena inflasi tersebut.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Paslon Neni – Agus Haris Fokus Strategi Unggulan Ekonomi Biru

0
Paslon Neni - Agus Haris Fokus Strategi Unggulan Ekonomi Biru
Paslon nomor urut empat, Neni Moerniaeni - Agus Haris. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pasangan calon (Paslon) Neni Moerniaeni – Agus Haris ingin memfokuskan strategi unggulan melalui konsep ekonomi biru, untuk bisa memajukan Kota Bontang.

Neni menjelaskan, bahwa dalam konsep ini, bisa memanfaatkan sektor di wilayah kelautan tanpa adanya aktivitas yang merusak ekosistem laut. Karena menurut dirinya, perairan di Kota Bontang memiliki potensi yang besar, akan tetapi belum dilakukan secara maksimal.

“Kita perlu melestarikan terumbu karang, untuk masa depan. Bahkan dengan konsep ekonomi biru ini, bisa menjadi peluang bagi sebagian masyarakat untuk sisi ekonomi,” ucapnya, Minggu (10/11/2024) kemarin.

Di kesempatan yang sama, calon Wakil Wali Kota Bontang nomor urut dua, Agus Haris menuturkan bahwa Kota Bontang sangat memiliki peluang yang besar, untuk bisa dijadikan destinasi wisata. Mengingat Kalimantan Timur (Kaltim) akan menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN), harus bisa semaksimal mungkin menarik para wisatawan agar berkunjung ke Kota Bontang.

“Nantinya juga, kami akan memperbagus dan mempercantik wilayah Guntung, sebagai salah satu objek wisata, salah satunya seperti wisata adat. Sebenarnya masih banyak yang lain, salah satunya juga Masjid Terapung,” paparnya.

Paslon nomor urut dua ini menyatakan, akan lebih memfokuskan dengan konsep ekonomi biru. Agar nantinya bisa memberikan peluang, serta lapangan kerja di bagian sektor kelautan dan pariwisata.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam