Beranda blog Halaman 693

Jelang Debat Kedua, Aswar Sebut Dirinya Lebih Siap

0
Jelang Debat Kedua, Aswar Sebut Dirinya Lebih Siap
Paslon 02 saat debat pertama. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dalam debat kedua Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rabu (20/11/24) di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda. Calon Wakil Wali Kota Bontang, Muhammad Aswar mengatakan telah mempersiapkan diri lebih matang.

Dengan tema ‘Pembangunan Menuju Kawasan Industri Ideal, dalam Mewujudkan Bontang Sentosa’ dan bekal yang ia miliki sebagai seorang pengusaha, ia dapat lebih maksimal.

Setelah melihat situasi pada debat perdana Minggu (10/11/2024) lalu, ia lebih memahami ritme dalam debat tersebut sehingga ia merasa lebih siap.

“Tema diusung oleh KPU sudah dipelajari dengan baik, insyallah akan kebih siap” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (19/11/24).

Ia kembali mengungkapkan, bahwa tidak ada strategi khusus, hanya saja Ia dan pasangannya, akan mengedepankan kerja sama dalam menyampaikan paparan atau menjawab pertanyaan yang diajukan.

Aswar berharap semoga dalam debat kedua ini dapat berjalan lancar, karena dalam debat pertama, Najirah sedang tidak enak badan, sehingga beberapa kali terlihat tidak fokus.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Chusnul Dhihin Pastikan Dirinya Lebih Aktif Dalam Debat Paslon Kedua

0
Chusnul Dhihin Pastikan Dirinya Lebih Aktif Dalam Debat Paslon Kedua
Paslon 01 saat debat pertama. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Debat Kedua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang akan digelar Rabu (20/11/24) besok, di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda.

Debat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan tema yang akan diusung adalah ‘Pembangunan Menuju Kawasan Industri Ideal, dalam Mewujudkan Bontang Sentosa’.

Wakil Wali Kota Nomor Urut 01, Chusnul Dhihin mengatakan, tidak ada strategi khusus dalam perdebatan kedua ini. Ia mempersiapkan diri dengan mempelajari tema tersebut. Selain itu ia juga mendalami 10 program yang mereka miliki.

Dalam debat pertama yang dilaksanakan Minggu (10/11/24) lalu, Chusnul terkesan pasif dalam berbagai segmen debat dan tanya jawab. Hal itu menjadi sorotan dan chusnul mengakui hal tersebut. Namun ia menjelaskan bahwa dalam debat kedua ini ia akan lebih proaktif.

“Dengan tema ekonomi dan industri ideal, Insyallah saya kuasai dengan pengalaman saya sebagai pengusaha,” katanya saat dihubungi, Selasa (19/11/24).

Debat pertama yang berkaitan dengan pemerintahan dirasa lebih dikuasai oleh pasangan wali kotanya, Basri Rase untuk itu ia sepenuhnya menyerahkan debat pertama kepada pasangannya tersebut.

Ia memastikan dalam debat kedua, dirinya akan lebih banyak memberikan pendapat terkait tema dalam ruang lingkup yang lebih umum.

Adapun subtema dari tema utama yakni pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis ekonomi hijau dan investasi, pembangunan kawasan ramah disabilitas dan perlindungan anak, daya dukung lingkungan serta sanitasi kesehatan lingkungan, dan kawasan industri hijau berbasis kelautan, pariwisata, serta ekonomi kreatif yang inklusif dan berkeadilan.

Diketahui rincian program dari Pasangan Basri Rase dan Chusnul Dhihin, yaitu kesehatan ramah, pendidikan hebat, pendidikan dan olahraga hebat, tenaga kerja berdaya saing, perempuan hebat ramah dan mandiri, sosial ramah, ekonomi berdaya saing, smart ASN, infrastuktur publik hebat, serta internet cerdas.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wartek In On The Spot, Program Tekan Inflasi yang Bantu Subsidi Bahan Pokok di Bontang

0
Wartek In On The Spot, Program Tekan Inflasi yang Bantu Subsidi Bahan Pokok di Bontang
Kepala Plt. DKUMPP Kota Bontang, Lukman. (Syakura)

BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang melakukan upaya pencegahan dalam menghadapi kelangkaan bahan pokok yang kerap terjadi mendekati hari besar Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Plt. DKUMPP Bontang, Lukman menjelaskan, bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan salah satu program yang baru saja mereka rilis pada Agustus 2024 lalu yakni Warung Tekan Inflasi (Wartek In) On the Spot.

Ia menyatakan, bahwa pelaksanaan program ini direncanakan akan dilakukan tiap bulannya, namun sebelum itu pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu ke seluruh kelurahan yang ada di Kota Bontang.

“Kami akan melihat wilayah mana yang paling membutuhkan penyelenggaraan Wartek In On The Spot ini,” jelasnya, Senin (18/11/24).

Penyelenggaraannya nantinya akan melibatkan beberapa Instansi seperti Perum Bulog Samarinda, untuk komoditi seperti tepung, telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, garam, santan dan beberapa kebutuhan lainnya, disupport langsung oleh distributor Mama Anjas yang berada di Rawa Indah.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa dinas lain juga akan melakukan hal yang sama. Akan ada penyelenggaraan pasar murah yang biasanya dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) sebagai bentuk kolaborasi antar instansi.

“Saya rasa hal ini akan sangat membentu masyarakat Bontang dalam menghadapi Nataru,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

DKUMPP Bontang Kembali ingatkan Gas Melon Diperuntukkan Masyarakat Miskin

0
DKUMPP Bontang Kembali ingatkan Gas Melon Diperuntukkan Masyarakat Miskin
DKUMPP Bontang saat mengunjungi salah satu agen elpiji di Jalan Pattimura. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kelangkaan LPG 3 kilogram sempat menjadi isu di beberapa wilayah termasuk Kota Bontang. Untuk itu Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang menyatakan adanya batasan total pembelian elpiji 3 kilogram.

DKUMPP Kota Bontang bersama dengan tiga provinsi di Kalimantan sempat melakukan pertemuan dengan kementrian perdagangan berupa rapat koordinasi dengan provinsi, kementrian sumber daya mineral dan pertamina.
“Dari mereka berharap agar penjualan gas ini dapat dijual tepat sasaran,” terang Kepala Bidang Perdagangan DKUMPP Kota Bontang, Sunita Sinaga.

Kementrian menetapkan, bahwa untuk rumah tangga dibatasi hanya 4 tabung dalam sebulan, untuk usaha mikro 15 tabung sebulannya, nelayan 28 tabung sebulan, dan petani 19 tabung dalam sebulan. Masing-masing agen dan pangkalan wajib mencatat dengan aplikasi Merchant Apps MyPertamina (MAP) Lite.

Dihimbau kembali kepada masyarakat bahwa gas LPG 3 kilogram hanya untuk kategori masyarakat miskin atau tidak mampu. Tahun depan pihaknya berencana akan gencar melakukan sosialisasi dimana alokasi gas LPG 3 kilogram tidak diperuntukkan kepada yang bukan masyarakat miskin.

“Untuk yang tidak masuk dalam kategori masyarakat tidak mampu dimohon untuk segera berganti, kan ada tabung gas yang lima kilo itu,” terangnya.

Selama ini pangkalan hanya menerima fotocopy KTP saat melakukan penjualan, padahal hal tersebut tidak diperlukan, yang diperlukan adalah daftar rumah tangga miskin yang ada di Kota Bontang.

“Dalam aplikasi MAP itu nanti akan ada keterangan bahwa dia tercatat rumah tangga miskin apa tidak. Masukkan NIK nya dan akan muncul datanya, tandai kalau sudah diambil,” tambahnya.

Ke depannya agen dan pangkalan elpiji dapat cermat dalam melakukan penjualan kepada masyarakat dengan adanya aplikasi MAP tersebut. Kalau memang calon pembeli tidak terdaftar sebagai masyarakat miskin maka tidak bisa ia membeli.

“Kalau kami dari pemerintah cuma bisa pantau sampai pangkalan, kalau ada yang jual lagi di bawah itu tidak bisa kita pantau,” terangnya.

Aplikasi MAP ini terhubung satu dengan yang lainnya, sehingga saat seorang pembeli telah melakukan pembelian di salah satu tempat dan sudah dicatat di MAP, keterangan pembelian akan tercatat. Jika sudah sampai 4 kali dalam sebulan, pembeli dengan NIK yang sama sudah tidak dapat membeli lagi elpiji tersebut.

“Ketentuan ini sudah berdasarkan dari kementrian provinsi sehingga diharapkan masyarakat dapat mengikuti aturan tersebut,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Bawaslu Bontang Sampaikan Kesiapan Pengawasan di Pemilihan Serentak Dihadapan Pj Gubernur Kaltim

0
Bawaslu Bontang Sampaikan Kesiapan Pengawasan di Pemilihan Serentak Dihadapan Pj Gubernur Kaltim
Kunjungan Pj Gubernur Kaltim, ke Kantor Bawaslu Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang memastikan telah siap melakukukan pengawasan jelang pemilihan serentak. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian.

Dikatakan Aldy, bahwa Bawaslu Bontang telah melakukan berbagai langkah strategis, untuk memastikan pengawasan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, yang nantinya dapat berjalan dengan lancar. Bahkan, untuk kesiapan tidak hanya dilakukan di tingkat kota saja, akan tetapi nantinya juga akan menjangkau ke kecamatan, hingga kelurahan.

“Untuk jajaran di pengawas kami, mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan, sudah siap kami jalankan tugas. Seperti pelatihan serta bimbingan teknis, terus kami lakukan untuk memastikan, bahwa pengawas memahami peran mereka secara detail,” ucapnya, Selasa (19/11/2024).

Tidak hanya itu, Aldy juga menambahkan, pengawasan akan difokuskan pada beberapa aspek krusial, seperti potensi pelanggaran dalam kampanye, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pelaksanaan tahapan pemilu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Dengan begitu, Bawaslu Kota Bontang telah memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah, untuk mengantisipasi potensi konflik selama proses berlangsungnya Pilkada 2024.

“Sinergi dengan semua pihak sangat penting, untuk menciptakan Pilkada yang damai dan demokratis,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan, persiapan pengawasan di pemilihan serentak, penyampaian ini dilakukan dihadapan Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik. Saat melakukan kunjungan langsung ke Kantor Bawaslu Bontang, yang dimana kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian monitoring persiapan Pilkada di Kaltim.

Akmal mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Bawaslu Bontang, dan menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan pengawasan.

“Pilkada adalah agenda besar demokrasi, dan kita harus memastikan setiap pemilih mendapatkan haknya. Karena peran Bawaslu sangat vital untuk mewujudkan dan melancarkan kegiatan ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tinjau Kesiapan Pilkada 2024, Kapolda dan Pj Gubernur Kaltim Kunjungi Bontang

0
Tinjau Kesiapan Pilkada 2024, Kapolda dan Pj Gubernur Kaltim Kunjungi Bontang
Kedatangan Kapolda dan Pj Gubernur Kaltim ke Kota Bontang untuk kesiapan Pilkada 2024. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Meninjau kesiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim, Irjen Pol Nanang Avianto bersama dengan Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik bergerak mengunjungi Kota Bontang, Selasa (19/11/2024).

Kunjungan tersebut dilakukan, untuk dapat memastikan kesiapan personel Polres Bontang dalam menjaga dan menertibkan selama berlangsungnya pemilihan serentak, di Pilkada 2024.

Irjen Pol Nanang menyampaikan, bahwa Polda Kaltim telah menyiapkan strategi pengamanan yang mandiri dan terukur, khususnya pada masa kampanye yang kerap menjadi tahapan krusial.

Bahkan, Polda Kaltim juga telah menyiapkan strategi khusus untuk pengamanan selama masa kampanye. Fokus utamanya adalah mencegah potensi gangguan keamanan, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik.

“Ini salah satu cara agar masyarakat dapat menjalani tahapan ini dengan aman dan nyaman,” ucapnya.

Tak hanya itu, Irjen Pol Nanang turut menekankan akan pentingnya kesiapan seluruh jajaran kepolisian, dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan, termasuk isu hoaks, konflik sosial, dan pelanggaran lainnya.

“Kami ingin memastikan semua tahapan Pilkada ini bisa dilewati dengan baik, tanpa adanya gangguan,” paparnya.

Sehingga, mode yang digunakan dalam Pilkada 2024 ini merupakan hal yang baru diterapkan, yakni dengan pengamanan mandiri, yang dimaksud untuk bisa menambahkan personel dari petugas non militer.

“Semua penanganan harus disiapkan, harus dirangkul semua pengamanan yang ada. Agar nantinya saat Pilkada berlangsung, bisa berjalan dengan maksimal,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Asik Bungkus Sabu di Kamar Hotel Digerebek Polisi

0
Asik Bungkus Sabu di Kamar Hotel Digerebek Polisi
Kedua tersangka telah diamankan Polres Bontang. (Ist).

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang, berhasil mengamankan dua orang pria berinisial AI (25) dan JH (39), warga Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, telah kedapatan melakukan aktivitas membungkus sabu di salah satu kamar hotel, Selasa (19/11/2024), sekitar pukul 01.20 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba Polres Bontang, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, bahwa anggota Sat Resnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat yang dipercayai, jika di Jalan MT. Haryono, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Sehingga anggota Sat Resnarkoba langsung menindaklanjuti adanya laporan tersebut, dan dilakukan penyelidikan. Setelah mengamati lokasi, terdapat dua pria yang mencurigakan memasuki hotel di wilayah tersebut.

“Kami tanyakan ke resepsionis, ternyata kedua pria tadi yang mencurigakan menginap di salah satu kamar di hotel tersebut,” ucapnya.

Setelah diberitahu oleh petugas, tim Sat Resnarkoba langsung mengamankan kedua pelaku yang sedang asik membungkus sabu, yakni Al dan JH.

“Kami temukan tiga poket sabu, dengan berat 2,89 gram di dalam botol permen,” ungkapnya.

Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan yakni satu pipet kaca, satu sedotan ujung runcing, satu botol permen merek XYLITOL, satu unit handphone merek Redmi berwarna putih, dan satu unit handphone merek Oppo berwarna silver.

“Kedua pelaku ini mengakui barang tersebut milik mereka,” paparnya.

Sehingga kedua tersangka dan beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Bontang, untuk dilakukan pengembangan.

Kini, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UURI No. 35 Th. 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sudah Parkir, Truk Muatan Beras Tetap Meluncur Tabrak Rombong dan Pohon di Loktuan, Begini Kronologinya

0
Sudah Parkir, Truk Muatan Beras Tetap Meluncur Tabrak Rombong dan Pohon di Loktuan, Begini Kronologinya
Kondisi truk usai kecelakaan terjadi. (Yusva Alam)

BONTANG – Sebuah truk fuso mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan. Musibah yang sudah viral di media sosial ini terjadi sekitar pukul 09.00 wita.

Dijelaskan Bayuri, salahsatu pegawai toko beras Aqilah, saat itu truk berwarna pink tersebut posisi baru saja parkir untuk menurunkan muatan beras ke Toko Aqilah tempatnya bekerja tersebut.

Kondisi saat itu truk sudah parkir di depan toko. Dimana kondisi jalan tempat truk parkir menurun. Supir dan kernet juga sudah turun dari truk. Pengganjal ban truk pun sudah dipasang. Namun saat ingin membuka terpal bak truk, truk tiba-tiba meluncur deras ke arah bawah. Kemudian menabrak apa saja yang ada di depannya.

Dari pengamatan redaksi di lapangan, sebuah rombong jualan warna kuning tertabrak. Lalu sebagian pohon-pohon di trotoar juga tertabrak bahkan ada yang sampai terseret sejauh kurang lebih 100 meter. Kondisi bagian depan truk pun rusak parah.

“Kemungkinan karena pengganjalnya kurang kuat. Sudah diganjal bannya tapi dari bahan plastik. Mungkin karena licin jadi tak kuat menahan beban,” ujar.

Syukurnya dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Supirnya sudah dibawa pihak yang berwenang, dan muatan berasnya diturunkan oleh pihak toko menggunakan pick up.

Penulis/Editor: Yusva Alam

Warga Keluhkan HET LPG 3 Kg Harga Rp 21 Ribu Dijual Rp 35 Ribu, DKUMPP Cek Agen dan Pangkalan

0
Warga Keluhkan HET LPG 3 Kg Harga Rp 21 Ribu Dijual Rp 35 Ribu, DKUMPP Cek Agen dan Pangkalan
DKUMPP Bontang melakukan pengecekan ke agen dan pangkalan LPG 3 kilogram. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang meninfaklanjuti atas laporan yang mereka dapat terkait gas LPG 3 kilogram.

Salah satu kelurahan di wilayah Bontang Selatan menjual gas LPG 3 kilogram hingga Rp 35 ribu dan jumlahnya juga terbilang langka. Untuk itu, Kepala Plt DKUMPP Bontang, Lukman melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan, Senin (18/11/24).
Ia didampingi Kabid Perdagangan DKUMPP Bontang, Sunita Sinaga, serta Checker gas 3 kilogram pertamina, Fatur mendatangi agen LPG yang berada di Jalan Pattimura.

“Mendengar kabar harga LPG yang seharusnya hanya Rp 21 ribu dijual menjadi Rp 35 ribu kita langsung turun dan melakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Kota Bontang sendiri memiliki 3 agen gas LPG 3 kilogram, yakni Akawy, Pantai Subur dan Gemilang Karya Energi. Dari tiga ini terdapat pangkalan-pangkalan yang berada di bawah mereka.

Agen menjual ke pangkalan dengan harga Rp 18 ribu, dan agen menjual kepada masyarakat dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp 21 ribu. Namun yang terjadi adalah saat toko-toko yang mengambil dari pangkalan harga akan melonjak tinggi.

Setelah berkeliling ke agen dan pangkalan, pengiriman masih sesuai dengan jadwal pengiriman sesuai dengan agen masing-masing. Pembelian tiap-tiap KTP juga masih tercatat sesuai dengan aplikasi yang digunakan tiap pangkalan.

Salah satu pangkalan yang berada di Jalan KS. Tubun, LPG Ahmad Rifai mengatakan, bahwa pihaknya selalu menyetok LPG tiga kali dalam seminggu sebanyak 50 tabung. Ia menyatakan, bahwa memang dalam beberapa jam saja langsung ludes terjual.

Hal ini juga terjadi oleh salah satu pangkalan milik Boharima yang juga menerima dari agen Akawy.
Sementara itu, LPG Kiki yang mendapatkan pasokan dari agen Pantai Subur sebanyak 80 gas tiap harinya. Sehingga Lukman menyimpulkan bahwa kelangkaan bisa terjadi karena ketidaktepatan waktu saat membeli.

“Terkait LPG yang sampe Rp 35 ribu, mungkin ada toko yang ambil di pangkalan sehingga ia harus menaikkan lagi harga jualnya, tapi jangan sampai segitulah,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wujudkan Implementasi ILP, Gunung Elai Berikan Bimtek untuk Kader Posyandu di Wilayahnya

0
Wujudkan Implementasi ILP, Gunung Elai Berikan Bimtek untuk Kader Posyandu di Wilayahnya
Kegiatan Bimtek Implementasi Integrasi Premier untuk kader posyandu Kelurahan Gunung Elai. (ist)

BONTANG – Kelurahan Gunung Elai menggelar Bimbingan Teknis Implementasi Integrasi Premier (ILP) Bagi Kader Posyandu Kelurahan Gunung Elai.

Bimtek ini digelar selama 3 hari dari tanggal 18 sampai dengan 20 November 2024 di Hotel Bintang Sintuk dengan jumlah 57 peserta dari 11 posyandu yang ada di Kelurahan Gunung Elai.

Kegiatan ini untuk memberikan pembekalan dan wawasan bagi para kader, untuk meningkatkan pelayanan di posyandu yang terintegrasi ke depannya. Seluruh posyandu ke depannya akan memberikan pelayanan maksimal kepada ibu hamil, balita, remaj, dan para lansia semua harus terlayani dengan baik.

“Semoga dengan diberikan bimtek ILP ini para kader sudah siap untuk mewujudkan Posyandu Terintegrasi,” ujar Lurah Gunung Elai, Sulistyo.

Bimtek ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan Dasuki dan dihadiri oleh Dinas kesehatan dan Puskesmas Bontang Utara 1.

Dijelaskan bahwa selama ini di posyandu yang dilakukan pelayanan hanyalah balita, ibu hamil, dan lansia. Untuk itu kini remaja bisa turut hadir ke posyandu untuk melakukan berbagai pemeriksaan.

Adapun jadwal pemeriksaan nantinya akan disatukan dalam satu jadwal. Para kader posyandu dan tenaga kesehatan nantinya akan berdampingan, sehingga yang datang ke posyandu dapat melakukan macam-macam konsultasi.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam