Beranda blog Halaman 706

Gelar Operasi Zebra Mahakam, Kasat Lantas: Berkendara Sembari Main Handphone Denda Rp 750 Ribu!

0
Gelar Operasi Zebra Mahakam, Kasat Lantas: Berkendara Sembari Main Handphone Denda Rp 750 Ribu!
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Polres Bontang mulai menggelar Operasi Zebra Mahakam, dimana operasi tersebut akan berlangsung selama dua pekan. Mulai Senin 14 Oktober kemarin, hingga 27 Oktober 2024 mendatang.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari menyampaikan, dalam operasi ini akan memberikan sanksi tegas bagi pengendara yang menggunakan handphone saat sedang berkendara di jalan.

Hal ini telah ditetapkan dalam, Pasal 283 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Bagi pengendara yang melanggar, dapat pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda sebanyak Rp 750 ribu,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (14/10/2024) kemarin.

Djauhari menjelaskan, bagi pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara di jalan nantinya bisa saja menimbulkan kecelakaan, bahkan terbilang dengan konsentrasinya yang terbagi, antara mengendara kendaraan dengan ke layar handphone.

“Pastinya saat berkendara dan bermain handphone tidak fokus mengendarai kendaraan, nantinya bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” paparnya.

Maka dari itu, Djauhari berpesan pada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa menghindari bermain handphone saat berkendara. Hal itu dilakukan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Selain bermain handphone saat berkendara, ada pula sasaran utama Operasi Zebra Mahakam, meliputi pengendara di bawah umur, pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, pengendara dalam keadaan pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus.

Selanjutnya, pengendara dengan melebihi batas kecepatan, dan juga kendaraan yang menggunakan knalpot brong tidak sesuai dengan spektek pabrik.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tilang ETLE Mulai Diberlakukan, Sumardi: Agar Masyarakat Lebih Patuh Berlalu Lintas!

0
Tilang ETLE Mulai Diberlakukan, Sumardi: Agar Masyarakat Lebih Patuh Berlalu Lintas!
Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) telah diberlakukan di Kota Bontang secara resmi mulai Oktober 2024.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi menyampaikan bahwa, dirinya sangat menyetujui dengan adanya aktivitas penilangan secara elektronik, yang dimana dengan adanya penerapan ETLE masyarakat bisa lebih patuh dan taat saat berlalu lintas.
“Kalau saya pasti setuju mengenai ETLE ini, karena tata tertib lalu lintas di jalan harus dipatuhi,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (12/10/2024) lalu.

Mendukung dengan adanya penerapan ETLE merupakan peraturan lalu lintas yang harus ditaati, demi menjaga keamanan bersama bagi masyarakat. Maka dari itu, Sumardi mengharapkan seluruh masyarakat di Kota Bontang, agar bisa mendukung penuh untuk tilang elektronik ini.

“Untuk masyarakat di Kota Bontang, ayo bersama-sama mematuhi aturan berlalu lintas, karena dengan mematuhi peraturan tersebut pastinya akan mengurangi juga angka kecelakaan,” jelasnya.

Sedikit informasi, untuk lokasi yang telah terpasang kamera ETLE meliputi Jalan S Suprapto (dekat RS Amalia), Simpang Tiga traffic light di Jalan Jendral Sudirman, hingga Simpang traffic light Bhayangkara, yang menuju ke Jalan Cipto Mangunkusumo. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Peringati HUT ke-25, Ketua DPRD Berharap Pembangunan di Bontang Lebih Baik

0
Peringati HUT ke-25, Ketua DPRD Berharap Pembangunan di Bontang Lebih Baik
Ketua Sementara DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Bontang, Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam berharap, untuk pembangunan di wilayah Kota Bontang, bisa jauh lebih baik. Hal ini disampaikan usai upacara bendera, Sabtu (12/10/2024) lalu.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot), DPRD, serta seluruh lapisan masyarakat harus tetap menjaga persatuan, kebersamaan, serta semangat dalam gotong royong dalam pembangunan Kota Bontang untuk tantangan ke depan.

Sehingga pihaknya optimis, untuk Kota Bontang nantinya bisa menjadikan kota yang lebih maju, bahkan sejahtera di masa yang akan datang.

“Saya berharapnya, pembangunan di Bontang setiap tahunnya semakin baik,” ucapnya saat diwawancarai.

Selanjutnya, Andi Faiz juga menyampaikan rasa apresiasinya terhadap penghargaan beserta hadiah dari Pemkot Bontang pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, hingga kelompok masyarakat.

Semoga pihak yang telah mendapatkan penghargaan ini dapat memacu pelayanan yang lebih baik, dan juga dapat memberikan pelayanan yang semakin meningkat.

“Dirgahayu Kota Bontang, mari kita sama-sama mendayung bersama untuk Kota Bontang yang lebih hebat dan beradab. Jangan hanya kata-kata, akan tetapi kita buktikan dengan aksi nyata,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Sisihkan Sebagian Profit Penjualan, Anggota Asmami Bakal Laksanakan Umroh Bareng

0
Sisihkan Sebagian Profit Penjualan, Anggota Asmami Bakal Laksanakan Umroh Bareng
Syukuran Asmami Bontang. (Syakurah)

BONTANG – Para pelaku UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami) Kota Bontang, dalam waktu dekat akan melaksanakan ibadah umroh bersama. Hal tersebut diungkapkan Astuti, pemilik Fara Snack.

Ia menceritakan, awal mula rencana ini hanya dilakukan kepada kelompok perikanan yang bekerjasama dengan dirinya, dengan cara menabung sebagian keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan.

“Awalnya hanya dari kelompok perikanan itu, tapi akhirnya kita ajak semua UMKM yang menaruh produknya di Fara Snack ini untuk menabung,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (13/10/24).

Perjalanan umroh ini merupakan perjalanan kedua mereka. Perjalanan pertama dilakukan pada tahun 2023 lalu, mereka melangsungkan perjalanan ke Jawa-Bali.

“24 Oktober ini kita akan berangkat bersama 20 pelaku UMKM yang tabungannya sudah cukup, teman-teman yang tabungannya belum cukup mungkin bisa ikut tour selanjutnya,” jelasnya.

Ia menyebutkan total terdapat sekitar 75 pelaku UMKM yang meletakkan produk olahan mereka di Fara Snack, adapun nantinya kegiatan ini akan berlangsung rutin tiap tahun.

Sebelumnya mereka telah melakukan manasik haji pada Oktober lalu.

Mereka akan berangkat tanggal 24 Oktober malam dan melaksanakan ibadah selama 13 hari.

“Kami juga bekerjasama dengan travel di Kota Bontang, mereka akan diantar dan dijemput dari dan ke Balikpapan,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Sebagian Perlengkapan Pilkada 2024 Telah Tiba di KPU Bontang

0
Sebagian Perlengkapan Pilkada 2024 Telah Tiba di KPU Bontang
Beberapa Logistik yang Telah Sampai di KPU Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Mendekati Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah menerima beberapa logistik di antaranya tinta, kabel ties, segel stiker, bilik suara, kotak suara dan sampul.

Ketua KPU Kota Bontang, Muzaroby Renfly menjelaskan, bahwa logistik akan datang secara berkala. Pada tanggal 25 September 2024 lalu tiba 13.341 keping segel stiker, kemudian 26 September 2024 tiba 554 botol tinta, dan 3.324 kabel ties tiba.
Kemudian, 30 September tiba bilik suara sebanyak 1.108 buah dan tanggal 12 Oktober kemarin tiba 560 kotak suara, namun terdapat 5 kotak suara yang rusak. Untuk yang rusak nantinya akan disampaikan jumlahnya sesuai hasil sortiran KPU, dan ada penggantian dari pihak penyedia.

“Sampul juga sudah kami terima, masih proses hitung,” terangnya saat ditemui, Senin (14/10/24).

Selanjutnya Kotak suara baru akan diproduksi ada tanggal 16 Oktober mendatang, untuk produksinya bisa memakan waktu kurang lebih tiga hari, Setelah itu barulah dikemas dan dikirim.

“Estimasi bisa jadi akhir Oktober sudah dikirim, nanti saya akan kesana untuk memastikan waktu cetak, kemas dan kirim,” katanya.

Adapun kebutuhan surat suara pemilihan wali kota dan wakil wali kota sebanyak 134.567 buah dengan surat suara cadangan sebanyak 3.507 atau 2,5 persen dari jumlah keseluruhan, total terdapat 138.074 surat suara.

Sementara itu kebutuhan surat suara Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan wali kota dan wakil wali kota sebanyak 2000 buah. Sehingga total kebutuhan 140.074 surat suara.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Tekan Inflasi dan Stunting, DKP3 Luncurkan Program Bessai Berinta

0
Tekan Inflasi dan Stunting, DKP3 Luncurkan Program Bessai Berinta
Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar, saat launching program Bessai Berinta. (Ist).

BONTANG – Bertepatan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Bontang, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Bontang telah melaunching program inovatif ‘Bessai Berinta’, Sabtu (12/10/2024) kemarin.

Bessai Berinta merupakan program bertani terintegrasi, yang bertujuan untuk membangun ketahanan pangan kota. Bahkan program Bessai Berinta diakronimkan bersama atasi stunting dan inflasi.

Kepala Bidang (Kabid) DKP3 Kota Bontang, Debora Kristiani menyampaikan, bahwa langkah pertama yang diambil adalah menjadikan Posyandu sebagai target intervensi dengan mengintegrasikan kegiatan pertanian terpadu.

“Kami berperan sebagai orang tua asuh, di satu posyandu di Bontang Lestari. Intervensi yang dilakukan berupa kegiatan pertanian terpadu, guna menekan angka stunting, yang akan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2024).

Program tersebut juga menyasar melalui pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan budidaya tanaman pangan, dengan mengintegrasikan 11 program, meliputi tanaman sayur, tanaman buah, tanaman obat keluarga, berternak ikan dalam ember, serta pembibitan.

Selanjutnya, budidaya ternak, pengelolaan sampah organik, pengelolahan hasil panen, pencanangan cegah stunting dan gizi buruk, penganekaragaman pangan hayati, dan juga mitigasi pangan daerah.

“Pastinya program ini akan terus kami kembangkan, jadi dimohon untuk dukungan semua pihak, agar ke depannya program Bessai Berinta dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

PUPR Optimistis Perbaikan Tiga Drainase Rampung Akhir Tahun

0
PUPR Optimistis Perbaikan Tiga Drainase Rampung Akhir Tahun
Edy Prabowo, Kepala DPUPR Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Perbaikan drainase di beberapa titik di Kota Bontang masih dalam proses dan dilakukan secara bersamaan. Kepala Dinas Pekerja Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Edy Prabowo mengatakan, pihaknya mengupayakan percepatan penyelesaian proyek tersebut.

“Desember mendatang saya yakin semua proyek telah rampung,” jelasnya saat diwawancarai, Sabtu (12/10/24).

Pihaknya telah menambahkan main power, untuk mempercepat penyelesaian proyek drainase. Ia menyatakan bahwa dalam pengerjaannya memang harus lebih berhati-hati, karena di dalam tanah terdapat jargas maupun pipa yang dihindari agar tidak terjasi kebocoran.

“Tergenangnya air karena hujan juga menjadi salah satu kendala kita,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, salah satu lokasi yang mereka panggil kontraktornya adalah perbaikan drainase yang berada di Jalan Suryanata, pihaknya telah memberikan peringatan yang kedua kalinya.

Hal pasti yang harus dilakukan adalah dengan menambah main power, agar dapat mengejar Bulan Desember seluruh proyek bisa rampung. Termasuk untuk proyek yang ada di Jalan Ahmad Yani.

“Saat ini belum ditambah, tapi kami sudah tekankan bahwa mereka harus menambah main power,” katanya.

Untuk yang berada di Jalan Cipto Mangunkusumo, proyek tersebut akan segera memasuki semenisasi jalan tersebut. Karena menurut pantauan redaksi, jalan tersebut sudah dilakukan penimbunan dan sudah dilewati untuk sementara.

“November tanggal 20 mereka harus selesai, dan mereka tinggal melakukan semenisasi saja, nanti sebelah kiri dulu baru kanannya,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Legislator Ini Usulkan 5 Nama Tokoh Dijadikan Nama Jalan

0
Legislator Ini Usulkan 5 Nama Tokoh Dijadikan Nama Jalan
Anggota DPRD Kota Bontang, Winardi. (Syakurah)

BONTANG – Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Kota Bontang yang ke-25 tahun, Anggota DPRD Kota Bontang, Winardi menyarankan ada lima nama yang harus dikenang dengan cara menjadikannya nama jalan di Kota Bontang.

“Ada lima tokoh yang harus diabadikan namanya, karena mereka berjasa di Kota Bontang ini,” terangnya dalam Rapat Paripurna HUT Kota Bontang, Sabtu (12/10/24).

Nama pertama yang ia sebutkan adalah Muhammad Nasir yang merupakan pendiri YKP Monamas, ia mendirikan sekolah menengah pertama itu pada tahun 1977.

Kedua, nama pencipta lagu mars Kota Bontang yakni Wahdiat Al Gazali, “Lagunya selalu kita gaungkan dalam berbagai kegiatan, tentu harus menjadi salah satu nama yang patut diapresiasi,” jelasnya.

Ketiga, Adi Darma yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bontang periode 2011-2016. Keempat, Ishak Karim, Wali Kota pertama saat Bontang masih berstatus kota administrasi, dan yang terakhir ialah Fahmurnidin yang merupakan penerus kepemimpinan Ishak.

“Nama-nama di atas telah berpulang dan sebagai penghargaan ada baiknya nama mereka dapat diabadikan,” jelasnya (adv/sya)

Editor: Yusva Alam

Bontang Ikut Lomba FASI XII Tingkat Nasional, Heri: Semoga Juara untuk Kado HUT ke-25

0
Bontang Ikut Lomba FASI XII Tingkat Nasional, Heri: Semoga Juara untuk Kado HUT ke-25
Anggota DPRD Kota Bontang, Heri Kiswanto. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kota Bontang kembali mengikuti lomba Festival Anak Salih Indonesia (FASI) ke XII tingkat nasional, mewakili Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Perlombaan akan berlangsung di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/10/2024) mendatang.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Heri Kiswanto mengatakan, untuk Kota Bontang, dirinya yakin nantinya para peserta bisa mendapatkan juara di lomba FASI tingkat nasional.

“Saya yakin semoga para peserta yang berangkat lomba bisa juara, sebagai hadiah HUT ke-25 Kota Bontang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (14/10/2024).

Bahkan, terkait bonus untuk peserta yang nantinya mendapatkan juara di tingkat nasional pada lomba FASI, Heri akan berkomunikasi langsung dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, agar bisa diberikan langsung kepada peserta yang sudah mengharumkan Kota Bontang.

“Untuk bonus, saya akan usahakan meminta ke pemkot, untuk adik-adik yang sudah berprestasi,” paparnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Kota Bontang kembali mendapatkan juara umum FASI tingkat Provinsi Kaltim, yang diselenggarakan di Berau 2023 lalu. Kota Bontang meraih total nilai 120 yang terdiri dari juara I sebanyak 18 peserta, juara II sebanyak 9 peserta, dan juara III ada 3 peserta.

Prestasi yang telah diraih adalah hasil kolaborasi antara kafilah, orang tua, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bontang, dan juga pemerintah mendukung perkembangan Qori dan Qoriah Kota Bontang. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Miliki Sabu Seberat 4,52 Gram, Dua Pria Ini Diamankan Polisi

0
Miliki Sabu Seberat 4,52 Gram, Dua Pria Ini Diamankan Polisi
Barang bukti diamankan polisi. (Ist).

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Bontang Utara bersama Sat Resnarkoba Polres Bontang, telah berhasil mengamankan dua tersangka berinisial Ju (28) dan Zu (33), lantaran memiliki sabu seberat 4,52 gram.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito menyatakan, lokasi penangkapan kedua tersangka beralamat di Jalan Awang Long, RT.09, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, Kamis (10/10/2024) lalu, sekitar pukul 20.00 Wita.
Saat berhasil mengamankan kedua tersangka, polisi langsung melakukan penggeledahan dan telah ditemukan satu bungkus plastik bening yang berisikan sabu.

“Kami langsung amankan kedua tersangka dan sabu tersebut,” ucapnya.

Tidak hanya sabu, barang bukti lainnya yang berhasil diamankan petugas meliputi satu plastik klip, satu wadah plastik, satu kertas rokok merek King Garet, satu potongan kemasan KrisBee, satu korek gas, satu unit sepeda motor Honda Scoopy plat KT 2982 RAS, satu handphone Vivo, dan satu handphone Realme.

“Mereka berdua mengaku, barang tersebut adalah miliknya,” paparnya.

Sehingga kedua tersangka beserta barang bukti lainnya, langsung dibawa ke Mapolsek Bontang Utara untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, hingga saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut dari mana sabu berasal.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam