Beranda blog Halaman 712

Dewan Sayangkan Pembagian Seragam Sekolah yang Terlambat

0
Dewan Sayangkan Pembagian Seragam Sekolah yang Terlambat
Anggota DPRD Kota Bontang, Aloysuis Roni. (ist)

BONTANG – Pembuatan seragam sekolah untuk anak yang memasuki masa transisi ke Sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertama dibagikan terlambat oleh Pemerintah Kota Bontang.

Mereka yang sudah terlanjur memasuki tahun ajaran baru terpaksa harus membeli seragam sendiri. Sehingga penyalurannya dirasa tidak maksimal, mengingat tahun ajaran baru sudah berjalan kurang lebih dua bulan.

“Seharusnya sebelum mereka mulai bersekolah seragam itu sudah dibagikan, kalau mereka sudah sekolah, sama saja ujung-ujungnya beli sendiri,” ujar Anggota DPRD Kota Bontang, Aloysius Roni saat ditemui, Minggu (22/9/24).

Pemerintah Kota Bontang diminta untuk serius dalam melaksanakan program tersebut. Seharusnya sejak awal tahun mereka sudah melakukan pengukuran pakaian, sehingga produksi seragam dapat dilakukan lebih cepat.

Program ini tentu diharapkan bisa membantu para orang tua dalam meminimalisir pengeluaran mulai dari segaram, atributnya, tas serta sepatu, “Mereka sudah keburu beli sendiri, jadi seragam yang pemkot kasihkan nanti bisa disimpan saja, jangan sampai mereka sudah berharap malah tidak ada,” tambahnya.

Roni menjelaskan, bahwa timeline harus diperbaiki. Padahal program retribusi seragam sudah merupakan niat baik pemerintah, namun masih harus dibenahi. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

125.220 Batang Rokok dan 287,52 Liter Minuman Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai

0
125.220 Batang Rokok dan 287,52 Liter Minuman Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai
Kegiatan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Kota Bontang melangsungkan Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN). Barang-barang tersebut merupakan hasil dari penindakan KPPBC TMP C Bontang. Pemusnahan ini dilaksanakan, Kamis (26/9/24).

Kepala KPPBC TMP C Bontang, Tri Haryono Suhud mengatakan, pengumpulan BMN ini dapat tercapai berkat kolaborasi bersama antar kantor bea dan cukai dengan seluruh stakeholder dan jajaran forkopimda. Peran aktif masyarakat juga sangatlah membantu.

“Peran aktif masyarakat yang memberikan informasi juga sangat kami apresiasi,” katanya.

Pemusnahan ini merupakan tanggung jawab sebagai wujud transparasi dari bukti yang didapatkan, yakni berupa barang-barang ilegal yang masuk ke wilayah Bontang. Barang yang akan ditetapkan ini sudah mendapatkan ketetapan dari menteri keuangan dalam hal ini Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bontang.

Capaian dan kinerja pengawasan Bea Cukai Bontang selama satu tahun, mulai dari Agustus 2023 sampai dengan Agustus 2024 dalam penegakan hukum atas Barang Kena Cukai (BKC) illegal dan juga untuk Bea Cukai Bontang dalam proses meraih predikat WBBM 2024.

Adapun rincian barang-barang yang dimusnahkan pada kegiatan pemusnahan kali ini adalah 125.220 batang rokok ilegal dan 287,52 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).

Barang yang dimusnahkan total nilai perkiraan barang sejumlah Rp 201.541.568,00 dan potensi kerugian negara sejumlah Rp 151.304.985,00 serta telah berkontribusi untuk penerimaan ke kas negara melalui sanksi administrasi yang terdiri atas Ultimum Remedium dan STCK (NPPBKC) sejumlah Rp 88.575.000,00.

“Pemusnahan ini bertujuan menghilangkan fungsi utama barang, agar tidak bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Barang yang menjadi milik negara dapat dimusnahkan apabila tidak dapat digunakan, dimanfaatkan, dan dihibahkan, serta tidak mempunyai nilai ekonomis,” terang Tri.

Kepala KPKNL Bontang, Harist Syafiuddin mengucapkan apresiasi kepada Bea Cukai bersama degan aparat penegak hukum di Kota Bontang, atas dedikasi dan penindakan barang-barang yang ilegal sehingga dapat menjaga kestabilan perekonomian masyarakat.

“Saya yakin mengumpulkan ini tidak hanya sehari dua hari, pasti bekerja siang dan malam, terima kasih atas apresiasi,” katanya.

Pjs Wali Kota Bontang, melalui Asisten II Lukman, menyampaikan bahwa barang-barang tersebut sudah selayaknya dihancurkan agar tidak dimanfaatkan maupun diedarkan.

“Semoga sinergitas ini dapat terjalin dengan baik, agar kita dapat melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal yang beredar,” terangnya.

penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Oktober 2024, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Bontang

0
Oktober 2024, Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Bontang
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP MD Djauhari. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan diberlakukan di Kota Bontang, resmi mulai Oktober 2024 mendatang.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari menyampaikan, ada beberapa lokasi yang telah dipasang menggunakan kamera pengawas, sehingga nantinya semua yang melanggar akan tertangkap kamera dan dikenakan sanksi.

“Contohnya seperti tidak menggunakan helm saat berkendara, pengendara yang melawan arus, tidak mengenakan sabuk pengaman, serta kendaraan yang melebihi muatan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/9/2024).

Diketahui, untuk lokasi yang telah terpasang kamera ETLE meliputi Jalan S Suprapto (dekat RS Amalia), Simpang Tiga traffic light di Jalan Jendral Sudirman, hingga Simpang traffic light Bhayangkara, yang menuju ke Jalan Cipto Mangunkusumo.

“Jadi intinya tidak ada pemberitahuan lewat Whatsapp, jika nantinya ada yang mengaku mengirim surat tilang melalui Whatsapp, itu adalah penipuan,” jelasnya.

Adanya tilang elektronik ini, AKP MD Djauhari berharap agar masyarakat di wilayah Kota Bontang bisa lebih tertib dan patuh saat berlalu lintas, demi memenuhi peraturan dalam berkendara.

“Untuk penegakan hukum dalam berlalu lintas, tidak lagi menggunakan cara konvensional. Jadi meskipun tidak ada petugas saat di lapangan, masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Rumah Adat Kutai di Guntung Diharap Tarik Wisatawan dan Tingkatkan PAD

0
Rumah Adat Kutai di Guntung Diharap Tarik Wisatawan dan Tingkatkan PAD
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat melakukan peninjauan di Rumah Adat Guntung. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase melakukan kunjungan langsung ke proyek pembangunan Rumah Adat Kutai yang berada di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Senin (23/9/2024) kemarin.

Saat peninjauan berlangsung, Basri Rase menyampaikan bahwa tujuan utama pembangunan rumah adat ialah untuk melestarikan adanya adat dan budaya, dimana setiap tahunnya Kota Bontang pastinya selalu menggelar kegiatan erau.

“Saya ingin saat erau berlangsung setiap tahunnya, tidak seperti itu-itu saja, yang selalu monoton. Saya ingin tampil beda, untuk bisa menarik wisatawan luar agar datang ke Bontang,” ucapnya.

Perlu diketahui, untuk pembangunan rumah adat tersebut murni menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang, dengan anggaran Rp 19 miliar, dalam dua kali penganggaran, sebelumnya di 2023 lalu dan sekarang di 2024.

“Ini murni menggunakan APBD Bontang, dan kita menargetkan cepat selesai. Kita juga sudah mencoba untuk bisa selesaikan sedikit-sedikit dan sekarang sudah mulai nampak, semoga tidak musim hujan biar cepat selesai,” paparnya.

Pembangunan pun sudah terbilang mencapai 65 persen, pengerjaan proyek dimulai sejak 3 Juni 2024, dan akan rampung sampai 19 Desember 2024 mendatang.

“Pembangunan rumah adat kutai ini merupakan program infrastruktur yang berbasis budaya lokal, nantinya kita akan buat dengan menjadikan kawasan destinasi berbasis budaya,” jelasnya.

Selain itu, Basri juga mengakui saat akan melakukan pembangunan replika Rumah Adat Kutai di kawasan Guntung, dirinya terinspirasi dari kawasan budaya Istana Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sebagai destinasi wisata.

“Semoga setelah semuanya jadi, banyak wisatawan luar yang datang ke Bontang, dan juga di kawasan ini nantinya ada danau, seperti tempat pemandian air mancur, dan jalan yang mengelilingi kawasan rumah adat,” ungkapnya.

Bahkan dengan perhatian penuh, untuk pengelolanya hingga adanya program rutin di lokasi rumah adat, akan dapat membuat kawasan Rumah Adat Kutai ini dapat membantu pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan bagi daerah.

“Saya yakin budaya lokal masih sangat menarik untuk gen z atau generasi milenial, kehadiran rumah adat kutai ini akan menjadi income bagus bagi PAD Bontang ke depannya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Adat Kutai Guntung, Bambang Darmawi mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bontang, Basri Rase yang memberikan perhatian penuh untuk pembangunan Rumah Adat Kutai di wilayah Kota Bontang.

“Terima kasih kami sampaikan kepada bapak Basri Rase, yang memberikan perhatian penuh. Sehingga dengan berdirinya rumah adat ini, seluruh masyarakat tentunya bisa segera dinikmati,” bebernya

Sedikit informasi, untuk luas di kawasan Rumah Adat Kutai seluas 4 Hektar, nantinya nampak pembangunan Replika Rumah Adat Kutai, rumah prasarana, panggung adat, hingga ornamen patung. Serta ada juga taman dan infrastruktur jalan dan jembatan di area Rumah adat Kutai Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dewan Baru Antusias Ikuti Masa Orientasi

0
Dewan Baru Antusias Ikuti Masa Orientasi
Anggota DPRD Kota Bontang, Muhammad Shahib. (ist)

BONTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Muhammad Shahib mengikuti masa orientasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur, untuk DPRD periode 2024-2029.

Kegiatan orientasi tersebut diselenggarakan pada 2 September sampai 5 September 2024, di Swiss-Belhotel Balikpapan. Awalnya hanya direncanakan selama tiga hari, tapi ada penambahan jadwal untuk bersama PJ Gurbernur Kalimantan Timur.

“Ada penambahan hari untuk agenda bersama PJ Gubernur Kaltim,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (10/9/24).

Ia menceritakan rasa antusisnya selaku anggota dewan yang baru pertama kali duduk. Menurutnya, banyak materi yang disampaikan dan hal tersebut menambah ilmu baru untuknya. Hal ini dirasa sangat penting karena mengingat ia akan membawa aspirasi masyarakat selama lima tahun ke depan.

Isi secara garis besar dari kegiatan orientasi itu adalah pemaparan fungsi-fungsi DPRD, seperti legislasi, yang berperan sebagai wakil rakyat untuk membuat peraturan daerah dengan mekanisme dan tata kerja yang tertuang dalam Undang-Undang dan peraturan tata tertib DPRD.

Lalu, fungsi anggaran, yang DPRD membuat anggaran daerah (APBD) sesuai rencana dan anggaran belanja dan belanja daerah bersama Kepala Daerah. Dan ketiga, fungsi pengawasan, yaitu DPRD mengontrol pelaksanaan peraturan daerah dan APBD, serta kebijakan pemerintah daerah.

“Bagaimana cara memutuskan kebijakan atau hal-hal yang kerap kali ditemukan selama menjabat, juga diajarkan dalam orientasi ini, tupoksi yang dijabarkan juga sangat jelas sehingga selanjutnya dapat bekerja dengan maksimal” terangnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Masa Kampanye Pilkada Berjalan Selama 60 Hari, Cek Tanggal dan Lokasinya

0
Masa Kampanye Pilkada Berjalan Selama 60 Hari, Cek Tanggal dan Lokasinya
4 paslon yang akan bersaing di pilkada 2024. (ist)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah menetapkan jadwal dan lokasi untuk kampanye pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Selasa (24/9/2024) kemarin.

Sesuai Surat Keputusan (SK) yang telah beredar, penetapan tersebut sudah berdasarkan dari ketentuan Pasal 4 ayat (4) Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024 tentang kampanye.

Penetapan jadwal kampanye, untuk titik lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dan pembatasan pengeluaran dana kampanye dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang pun, dihadiri oleh pihak terkait, Bawaslu Kota Bontang dan tim paslon.

Dijelaskan dalam SK itu, metode kampanye dilakukan dengan tiga bagian, meliputi pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, serta rapat umum.

Untuk lokasi kampanye nantinya akan dilaksanakan di empat zona, dengan skema satu zona untuk setiap Paslon per-1 hari, yang akan dilaksanakan selama 60 hari, sesuai dengan pembagian jadwal kampanye yang telah disepakati.

Keempat zona tersebut meliputi, untuk Zona A, di Kelurahan Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kelurahan Berbas Pantai, dan Kelurahan Berbas Tengah. Kedua di Zona B, ada Kelurahan Api-Api, Kelurahan Bontang Baru, dan Kelurahan Bontang Kuala.

Selanjutnya Ketiga Zona C, Kelurahan Belimbing, Kelurahan Lok Tuan, Kelurahan Guntung, dan Kelurahan Gunung Elai, dan terakhir keempat di Zona D, Kelurahan Kanaan, Kelurahan Bontang Lestari, Kelurahan Gunung Telihan, dan Kelurahan Satimpo.

Berikut jadwal kampanye keempat Paslon:

Paslon Basri Rase – Chusnul Dhihin

Zona A
September, 25 dan 29
Oktober, 3, 7, 11, 15, 19, 23, 27, dan 31
November, 4, 8, 12, 16, dan 20

Zona B
September, 28
Oktober, 2, 6, 10, 14, 18, 22, 26, dan 30
November, 3, 7, 11, 15, 19, dan 23

Zona C
September, 27
Oktober, 1, 5, 9, 13, 17, 21, 25, dan 29
November, 2, 6, 10, 14, 18, dan 22

Zona D
September, 26 dan 30
Oktober, 4, 8, 12, 16, 20, 24, dan 28
November, 1, 5, 9, 13, 17, dan 21

Paslon Sutomo Jabir – Nasrullah

Zona A
September, 26 dan 30
Oktober, 2, 8, 12, 16, 20, 14, dan 28
November, 1, 5, 9, 13, 17, dan 21

Zona B
September, 25 dan 29
Oktober 3, 7, 11, 15, 19, 23, 27, dan 31
November, 4, 8, 12, 16, dan 20

Zona C
September, 28
Oktober, 2, 6, 10, 14, 18, 22, 26, dan 30
November, 3, 7, 11, 15, 19, dan 23

Zona D
September, 27
Oktober, 1, 5, 9, 13, 17, 21, 25 dan 29
November, 2, 6, 10, 14, 18, dan 22

Paslon Najirah – Muhammad Aswar

Zona A
September, 27
Oktober, 1, 5, 9, 13, 17, 21, 25, dan 29
November, 2, 6, 10, 14, 18, dan 22

Zona B
September, 26 dan 30
Oktober, 4, 8, 12, 16, 20, 24, dan 28
November, 1, 3, 9, 13, 17, dan 21

Zona C
September, 25 dan 29
Oktober, 3, 7, 11, 15, 19, 23, 27, dan 31
November, 2, 8, 12, 16, dan 20

Zona D
September, 28
Oktober, 2, 6, 10, 14, 18, 22, 26, 30
November, 3, 7, 11, 15, 19, dan 23

Paslon Neni Moerniaeni – Agus Haris

Zona A
September, 28
Oktober, 2, 6, 10, 14, 18, 22, 26, dan 30
November, 3, 7, 11, 15, 19, dan 23

Zona B
September 27
Oktober, 1, 5, 9, 13, 17, 21, 25 dan 29
November, 2, 6, 10, 14, 18, dan 22

Zona C
September 26 dan 30
Oktober, 4, 8, 12, 16, 20, 24, dan 28
November, 1, 5, 9, 13, 17, dan 21

Zona D
September, 25 dan 29
Oktober, 3, 7, 11, 15, 19, 23, 27, dan 31
November, 4, 8, 12, 16, dan 20

Lokasi yang telah ditetapkan untuk kampanye Paslon di Pilkada 2024:

Panggung Adat Kutai Kota Bontang, di Jalan Tari Kanjar Ganjur, RT.05, Kelurahan Guntung.

Lapangan Kanaan, di Jalan Pongtiku, RT.06, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat.

Lapangan LDII, di Jalan Bukit Pasir, RT.26, Kelurahan Gunung Telihan.

Stadion Taman Prestasi, di Bontang Lestari.

Lapangan Nyerakat Kiri, Bontang Lestari.
Lapangan Bola Berbas Ujung, di Jalan Teuku Umar, RT.20, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Andi Faiz Ingatkan Paslon Jaga Perdamaian Jelang Pilkada 2024

0
Andi Faiz Ingatkan Paslon Jaga Perdamaian Jelang Pilkada 2024
Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sementara Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, memberikan selamat kepada empat Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, atas perolehan nomor urut pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Senin (23/9/24).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah memutuskan nomor urut keempat paslon, yang diperoleh secara acak. Nomor urut pertama diisi oleh pasangan Basri Rase – Chusnul Dhihin kemudian nomor urut kedua Sutomo Jabir – Nasrullah. Lalu, Nomor urut ketiga ada Najirah – Muhammad Aswar, terakhir nomor urut keempat diisi oleh Neni Moeneaini – Agus Haris.

“Saya ucapkan selamat kepada semua paslon yang nomor urutnya telah ditetapkan dalam pilkada nanti,” ucapnya.

Andi Faiz mengimbau kepada seluruh paslon, agar mengikuti pesta demokrasi secara damai tanpa adanya unsur adu domba, sehingga menciptakan lingkungan dan pilkada yang damai selama masa kampanye ini. Seperti money politic dan black campaign juga harus dihindari.

Hal ini juga berlaku kepada tim pemenangan para paslon, ia ingin para tim pemenangan dapat menjaga sikap juga persatuan, agar tidak ada perseteruan antar tim pemenangan paslon-paslon lainnya.

“Kita inginnya, sampai November nanti tidak ada perseteruan,” ujarnya.

Ia berharap, dari perolehan nomor urut tersebut, semua paslon bisa memperkenalkan kepada masyarakat, sambil menawarkan program, serta visi misi yang telah dirancang. Andi Faiz yakin bahwa semua paslon memiliki program-program yang akan bermanfaat untuk keberlangsungan Kota Bontang.

“Semua program pasti telah mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat, sisa bagaimana warga Bontang aja mau memilih pemimpin seperti apa,” jelasnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Progres Pembangunan Rumah Adat di Guntung Capai 65 Persen, Dapat Tambahan Kucuran Anggaran Rp 12 Miliar

0
Progres Pembangunan Rumah Adat di Guntung Capai 65 Persen, Dapat Tambahan Kucuran Anggaran Rp 12 Miliar
Kadis PUPRK Bontang, Much Cholis Edy Prabowo. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Progres untuk pembangunan Rumah Adat Kutai di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, telah mencapai 65 persen, dimana proyek telah ditargetkan akan rampung pada 19 Desember 2024 mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Much Cholis Edy Prabowo mengatakan, saat proyek ini berlangsung, sudah berjalan melewati dua kali tahapan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang yang dipakai, mulai 2023 lalu dengan anggaran sebesar Rp 6,5 miliar untuk alokasi proyek tersebut, dengan waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender.

Kedua, di 2024 anggaran telah ditambahkan sebesar Rp 12,2 miliar yang diberikan dengan waktu pelaksanaan kerja 200 hari kalender. Proyek pengerjaan pun sudah mulai dari 13 Juni 2024 lalu, dan akan dipastikan selesai hingga 19 Desember 2024. Semua anggaran dikucurkan untuk pembangunan sarana pendukung di Rumah Adat Kutai, Guntung.

“Semoga nantinya dengan adanya pembangunan rumah adat ini, menjadi salah satu destinasi wisata yang berbasis budaya, dan juga mampu melestarikan budaya lokal,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (23/9/2024) kemarin.

Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan luar, agar bisa berdatangan ke Kota Bontang, dan terkhususnya mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Perlu diketahui, luas area di sekitaran Rumah Adat Kutai ini mencakup seluas 4 hektar, dan nantinya kawasan tersebut akan dilengkapi dengan panggung adat, ornamen patung, taman, serta infrastruktur jalan dan jembatan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Adat Kutai Guntung, Bambang Darmawi menyampaikan, pembangunan Rumah Adat Kutai ini disambut dengan baik, bahkan adanya pembangunan ini nantinya akan menjadi sarana pelestarian budaya kutai bagi generasi mendatang.

“Kalau kami sendiri dari tokoh adat dan masyarakat sekitar sangat berterima kasih kepada Pemkot Bontang, yang dimana telah membangun rumah adat ini, dan juga pastinya dalam pelestarian budaya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sekda Pastikan Nama Munawwar Resmi Jabat Pjs Wali Kota Bontang

0
Sekda Pastikan Nama Munawwar Resmi Jabat Pjs Wali Kota Bontang
Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Terhitung pada Rabu (25/9/24) ini, Wali Kota Bontang, Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah resmi cuti untuk memasuki masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati mengatakan, nama Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bontang telah ditetapkan. Hal ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 1000.2.1.3/4204/SJ/. yang mewajibkan kepala daerah yang maju dalam Pilkada 2024 untuk mengajukan cuti paling lambat tujuh hari sebelum penetapan pasangan calon.

“Penetapannya sudah dari kemarin, tapi kami baru diberitahukan namanya pagi ini,” ujarnya saat dihubungi.

Adapun Pjs Wali Kota Bontang yakni, Munawwar, S.T., M.Si yang sebelumnya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Timur. Penetapan ini dilaksanakan, Selasa (24/9/24) kemarin

Putusan ini berdasarkan keputusan menteri dalam negeri nomor 100.2.1.3-4088 tahun 2024 tentang penunjukkan pejabat sementara bupati dan pejabat wali kota pada provinsi Kalimantan Timur. Diketahui masa kampanye berlangsung mulai dari 25 September hingga 23 November 2024, dan selama itu juga Basri dan Najirah cuti.

“Sore ini jam 15.00 Wita di Pendopo Odah Etam Samarinda mereka akan melangsungkan pelantikan ceremonial,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Perkuat Posisi di Kancah Global, Pupuk Kaltim Borong Penghargaan Terbaik IQPC Manila 2024

0
Perkuat Posisi di Kancah Global, Pupuk Kaltim Borong Penghargaan Terbaik IQPC Manila 2024

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui 12 gugus inovasi berhasil meraih penghargaan terbaik dengan predikat Excellence, pada ajang Internasional Quality & Productivity Convention (IQPC) 2024 yang berlangsung di Manila Filipina. Selain itu, satu gugus Pupuk Kaltim juga berhasil meraih predikat Best Innovation Project, atas gagasan inovatif yang dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap nilai efisiensi di lingkungan perusahaan hingga masyarakat.

VP Inovasi dan Pengembangan Manajemen (Inbangmen) Pupuk Kaltim Dian Wahyu Pratama, mengungkapkan Perusahaan setiap tahun rutin berkontribusi dalam IQPC untuk mengukur efektivitas inovasi dalam mendukung komitmen perusahaan dalam peningkatan mutu produksi secara berkesinambungan. Dimana tahun ini Pupuk Kaltim mengusung berbagai terobosan unggulan terkait produktivitas, efisiensi operasional hingga implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan.

“Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Pupuk Kaltim sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada produksi ekselen, tetapi juga komitmen tinggi dalam menciptakan budaya inovasi yang berkelanjutan,” ujar Dian, Jumat (20/9/2024).

Dijelaskannya, keikutsertaan Pupuk Kaltim pada IQPC juga upaya menginternalisasi semangat inovasi insan perusahaan, dengan melahirkan berbagai gagasan yang tidak hanya menitikberatkan dukungan terhadap aktivitas bisnis, tapi juga dampak langsung ke masyarakat sesuai prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) yang dikedepankan perusahaan.

Dimana pengembangan inovasi menjadi salah satu fokus perhatian Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kompentensi karyawan, serta bagian dari program pembangunan talent individual dengan membuka peluang networking, sharing knowledge maupun transfer ide inovatif yang dapat diimplementasikan dalam proses bisnis maupun inisiatif perusahaan.

“Hal ini juga upaya memelihara budaya inovasi serta strategi kaderisasi talent inovatif di lingkungan Pupuk Kaltim, dengan memberikan kesempatan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Dian.

Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penghargaan yang berhasil diraih seluruh gugus inovasi Pupuk Kaltim di IQPC tahun ini. Menurut Soesilo, keberhasilan ini menunjukkan gagasan inovatif insan Perusahaan mampu mendapatkan pengakuan Internasional, utamanya dalam mendukung peningkatan kinerja serta dampak positif bagi lingkungan hingga masyarakat.

Apalagi inovasi telah menjadi budaya kerja di Pupuk Kaltim, dengan berbagai terobosan yang terus menunjukkan peningkatan nilai efisiensi dan efektivitas proses dari tahun ke tahun. “Seluruh pencapaian pada IQPC tahun ini menunjukkan Pupuk Kaltim mampu bersaing di tingkat global, dengan membawa solusi-solusi terbaik untuk kemajuan industri,” kata Soesilo.

Dijelaskan Soesilo, seiring dinamika industri dan tantangan global yang kian kompleks, Pupuk Kaltim mengedepankan inovasi di berbagai bidang, utamanya dalam memperbaiki proses, meningkatkan efisiensi dan memberikan nilai tambah kepada seluruh pemangku kepentingan. Hal ini pun dituangkan melalui Pupuk Kaltim Innovation Summit (PKT-IS) sebagai wadah bagi insan perusahaan dalam melahirkan gagasan baru yang kreatif dan inovatif.

Seluruh inovasi tersebut bukan hanya memberikan solusi jangka pendek, namun turut membawa dampak positif jangka panjang bagi perusahaan dan lingkungan sekitar. Bahkan pada tahun ini Pupuk Kaltim mampu mencapai efisiensi sebesar Rp215,8 Miliar, dari total inovasi yang dihasilkan. Pupuk Kaltim menyadari, jika kemampuan berinovasi akan menentukan sejauh mana perusahaan mampu bertahan dan berkembang. Mengingat hal tersebut tidak hanya terbatas pada penciptaan sesuatu yang baru, namun juga menekankan pada menemukan cara baru dalam memperbaiki atau meningkatkan sesuatu yang sudah ada.

“Hal inilah yang terus dikembangkan Pupuk Kaltim, bahkan dalam satu tahun lebih dari 1.000 inovasi yang lahir dari seluruh lini perusahaan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses,” lanjut Soesilo.

Dirinya pun berharap keberhasilan 12 gugus Pupuk Kaltim pada ajang IQPC tahun ini dapat semakin memotivasi seluruh karyawan dalam menggiatkan inovasi secara berkelanjutan, sehingga kedepan performa dan daya saing perusahaan makin diakui di kancah global. Terlebih dengan inovasi yang selama ini digagas, mampu mendorong kinerja dan mengantarkan Pupuk Kaltim sebagai salah satu Industry Leader tanah air.

“Semangat ini terus kami dorong, karena inovasi bukan lagi keharusan tapi menjadi kebutuhan bagi perusahaan dalam keberlanjutan dan karyawan Pupuk Kaltim memahami itu dengan baik. Sekali lagi kami ucapkan selamat kepada seluruh gugus yang berhasil membawa prestasi IQPC tahun ini,” pungkas Soesilo. (adv)