Beranda blog Halaman 713

Beredar Nama Munawar Jabat Pjs Wali Kota Bontang, Sore Ini Dilantik

0
Beredar Nama Munawar Jabat Pjs Wali Kota Bontang, Sore Ini Dilantik
Beredar nama Munawar jabat Pjs Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang menjadi salahsatu dari 6 kepala daerah di Kalimantan Timur yang maju di pilkada 2024. Berdasarkan ketentuan Mendagri, maka kepala daerah wajib cuti.

Berdasarkan sumber Radarbontang.com, beredar beberapa nama yang bakal mengisi posisi pjs, termasuk Pjs Wali Kota Bontang yang akan diisi oleh Munawar yang saat ini menjabat Kepala Satpol PP Kaltim.

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik mengatakan, adapun keenam daerah yang akan diisi Pjs tersebut di antaranya Paser, Kutai Kertanegara, Berau, Kutai Timur, Balikpapan dan Bontang.

“Keenamnya akan diisi oleh Pjs. Untuk nama-nama sudah ada dari Kemendagri,” ujarnya, Selasa (24/9).

Untuk mengisi kekosongan Kepala Daerah tersebut, rencananya pada Rabu (25/9) sekitar pukul 15.00 Wita, Pj Gubernur Kaltim akan mengukuhkan keenam Pjs tersebut di Samarinda.

“Keenamnya itu akan kita lantik Rabu (25/9) di Kantor Gubernur,” jelasnya.

Berdasarkan keputusan Mendagri, para Pjs ini adalah golongan eselon 2. Dan dari Pemprov Kaltim sendiri sudah ada mengajukan 3 nama. Namun, Akmal Malik enggan membeberkannya secara rinci.

“Nama-nama sudah ada, cuma maaf saya belum bisa sebutkan. Besok saat pelantikan aja ya,” tegasnya.

Munawar sendiri direncanakan akan dilantik pada Rabu (25/9/2024) sekitar pukul 15.00 WITA. Bersama 5 kepala daerah lainnya di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim.

Berdasarkan informasi yang beredar berikut Pjs yang akan mengisi keenam Kepala Daerah tersebut:

• H.M. Syirajudin, S.H., M.T.
Jabatan: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Daerah Sekretariat Provinsi Kalimantan Timur
Pjs. Bupati Paser

• Drs. H. Sufian Agus, M.Si
Jabatan: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur
Pjs. Bupati Berau

• Dr. Bambang Arwanto, A.P., M.Si
Jabatan: Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur
Pjs. Bupati Kutai Kartanegara

• H. M. Agus Hari Kesuma, SE., MM
Jabatan: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur
Pjs. Bupati Kutai Timur

• Munawwar, S.T., M.Si
Jabatan: Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalimantan Timur
Pjs. Wali Kota Bontang

• Ahmad Muzakkir, ST., M.Si
Jabatan: Kepala Pengelolaan Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Kalimantan Timur
Pjs. Wali Kota Balikpapan.

Penulis: Yusva Alam/Aprianto
Editor: Yusva Alam

Bawaslu Bontang Tertibkan APS Jelang Masa Kampanye

0
Bawaslu Bontang Tertibkan APS Jelang Masa Kampanye
Penertiban APS oleh sejumlah personel menjelang Pilkada 2024. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, menjelang masa kampanye di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Selasa (24/9/2024) kemarin.

Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Kota Bontang, Syariah mengatakan, bahwa penertiban ini dilakukan karena sudah mendekati kampanye resmi, yang dimana pemasangan APS tersebut untuk saat ini belum sesuai dengan ketentuan yang diatur Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang.

“Untuk semua penempatan APS harus mematuhi prosedur yang berlaku, hingga sampai kampanye resmi dimulai,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Syariah menyampaikan pentingnya menjaga ketertiban, dan juga memastikan bahwa seluruh proses kampanye berlangsung sesuai dengan regulasi. Sehingga petugas gabungan melakukan pencopotan APS, yang dinilai telah melanggar aturan di berbagai wilayah.

“Dengan adanya penertiban seperti ini, saya ingin kampanye di wilayah Kota Bontang bisa berjalan dengan tertib, dan proses demokrasi berjalan dengan lancar,” paparnya.

Bawaslu melakukan upaya penertiban APS guna memastikan, untuk seluruh tahapan di Pilkada 2024 berjalan sesuai dengan peraturan yang ada, pengawasan terhadap pelanggaran pemasangan APS akan terus dilakukan sepanjang masa kampanye.

“Saya harap, masyarakat beserta para kandidat dapat bersama-sama menjaga ketertiban, ikut berpartisipasi dalam menciptakan iklim demokrasi yang kondusif,” jelasnya.

Bawaslu Kota Bontang menggelar penertiban APS secara serentak, yang dimana telah melibatkan 160 personel gabungan dari Polres Bontang, Kodim, Satpol PP, hingga Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dua Pria Ini Nekat Curi Mesin Pompa Air dan Anting

0
Dua Pria Ini Nekat Curi Mesin Pompa Air dan Anting
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Unit Reskrim Kapolsek Muara Badak, telah berhasil mengamankan dua pria berinisial Su (41) dan Gu (40), lantaran diduga mencuri, Rabu (20/9/2024) kemarin, sekitar pukul 15.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Muara Badak, Iptu Gatot menyampaikan, kedua tersangka melakukan pencurian di Jalan Samarinda – Bontang, KM.44, RT.03, Desa Badak Mekar, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Diketahui pelaku telah mencuri mesin pompa air dan perhiasan berupa anting emas.

“Atas terjadinya pencurian yang dilakukan kedua tersangka, korban mengalami kerugian Rp 2,5 juta,” ucapnya.

Diketahui, kedua pelaku ini merupakan residivis dengan kasus yang serupa, bahkan alasan yang mereka gunakan saat melakukan pencurian adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Muara Badak, untuk ditindaklanjuti,” paparnya.

Kini kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke 4 KUHPidana tentang Pencurian.

“Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

RT 25 Satimpo Jalani Penilaian Kelurahan Sehat Kota Bontang

0
RT 25 Satimpo Jalani Penilaian Kelurahan Sehat Kota Bontang
Kegiatan evaluasi kesiapan dan penerapan PHBS di RT 25, Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Pembinaan dan monitoring dalam rangka evaluasi kesiapan dan penerapan PHBS di RT 25, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan dilakukan Tim penilai Anugerah Kelurahan Sehat dari Forum Kota Sehat (Forkohat) Bontang, Selasa (24/9/24).

RT 25, Kelurahan Satimpo merupakan salah satu dari 3 RT yang mewakili Kecamatan Bontang Selatan, pada ajang Kelurahan Sehat dari Forkohat dengan beberapa indikator yang menjadi syarat wajib untuk dipenuhi.

Terdapat 7 Indikator wajib, yaitu kelengkapan data kelembagaan, kelembagaan khusus, kelembagaan dan partisipasi masyarakat, kawasan pemukiman, prasarana umum, kawasan tertib lalu lintas dan transportasi, ketahanan pangan dan gizi, serta kehidupan masyarakat sosial yang mandiri dan sehat.

Lurah Satimpo, Maryono mengungkapkan, bahwa warga di RT 25 sangat antusias dengan kebersihan. Di wilayah tersebut tidak memiliki jadwal rutin untuk kerja bakti. Namun, tiap pekan selalu ada warga yang bernisiatif peduli kondisi lingkungan sekitar, sehingga mereka seringkali melakukan kerja bakti.

“Saya harap hal ini dapat menjadi pemicu untuk seluruh warga Satimpo, sehingga dapat memaksimalkan kebersihan di wilayah masing-masing,” harapnya.

Untuk itu, Maryono menargetkan RT tersebut sebagai salah satu wilayah yang nantinya akan mengikuti lomba Forkohat. Ia juga ingin maju hingga provinsi. Meskipun begitu ia sadar beberapa wilayah juga belum maksimal dalam melakukan kebersihan.

“Selanjutnya kami akan memperluas wilayah yang akan dibersihkan, karena beberapa gang belum maksimal, nanti kita maksimalkan sehingga bisa menuju provinsi,” tambahnya.

Pihaknya juga memasang plang untuk sosialisasi kepada masyarakat, agar meningkatkan PHBS dan kebersihan lingkungan Kelurahan Satimpo di beberapa titik.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Edi Prabowo Nahkodai BAPOR KORPRI Bontang, Siap Angkat Prestasi ASN di Ajang Olahraga

0

BONTANG – Keaktifan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan olahraga memiliki sejumlah manfaat positif, di antaranya menyehatkan ASN sebagai anggota Korps Pegawai Republik Indonesia sehingga secara fisik dan mental dapat mendukung peningkatan kinerja ASN dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Pada titik ini, diperlukan eksistensi lembaga yang dapat memperkuat keikutsertaan ASN dalam bingkai “memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.”

Bercermin pada hal tersebut, DP KORPRI Kota Bontang melakukan evaluasi terhadap kepengurusan Badan Pembina Olahraga KORPRI (BAPOR KORPRI) yang telah habis masa baktinya pada tahun 2022 silam. Evaluasi ini diperlukan dengan harapan terbentuknya kepengurusan baru yang dapat mengonsolidasikan kembali upaya-upaya menguatkan keikutsertaan ASN dalam berbagai event olahraga KORPRI, baik melalui pembinaan di tingkat kota (seleksi/training camp), tingkat provinsi (Pekan Olahraga Provinsi/PORPROV), maupun tingkat nasional (Pekan Olahraga Nasional/PORNAS).

Bertempat di Aula Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Bontang pada hari Selasa, 24 September 2024, evaluasi digelar melalui Musyawarah Daerah Badan Pembina Olahraga KORPRI (MUSDA BAPOR KORPRI). MUSDA yang dipimpin oleh Ahmad Aznem menghasilkan sejumlah keputusan. Pria yang juga merupakan Ketua Bidang Olahraga Budaya KORPRI itu menyebutkan beberapa ketetapan yang telah dibuat.

“Pertama, kita sepakat menerima laporan pertanggungjawaban pengurus terdahulu (Masa Bakti 2017-2022). Kedua, kita juga telah bermufakat menetapkan secara aklamasi Saudara M. Cholis Edi Prabowo sebagai Ketua BAPOR KORPRI Masa Bakti 2024-2029. Semoga ketua terpilih bisa segera bergerak cepat memformulasi struktur kepengurusan BAPOR ini,” sebut Aznem kepada awak media.

Tanpa berlarut, formula struktur kepengurusan yang Aznem sebutkan selesai pada hari yang sama sehingga acara MUSDA langsung dirangkai dengan kegiatan Pengukuhan Pengurus BAPOR KORPRI Masa Bakti 2024-2029 sekitar satu jam setelah MUSDA menetapkan ketua terpilih. Dikukuhkan oleh Ketua BAPOR KORPRI Provinsi Kalimantan Timur, Prof. Dr. Ir. H.M. Aswin, MM., tampak sejumlah 25 orang yang dikukuhkan memberikan senyuman dan terlihat bersemangat. Berasal dari lintas perangkat daerah dan cabang olahraga, pengurus baru siap menyukseskan agenda keolahragaan yang akan diikuti atlet-atlet ASN Kota Bontang.

“Saya siap mengibarkan setinggi-tingginya bendera BAPOR Kota Bontang menuju kejayaan organisasi,” janji Edi kepada Ketua BAPOR KORPRI Kaltim saat menerima Pataka BAPOR KORPRI.

Ditemui di tempat terpisah, Ketua DP KORPRI Kota Bontang, Aji Erlynawati (Sekda Kota Bontang), menanggapi positif terbentuknya BAPOR KORPRI Kota Bontang. Beliau yang akrab disapa Iin ini juga menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung program-program kerja BAPOR KORPRI sebagai salah satu organisasi binaan KORPRI Kota Bontang.

“Apalagi dalam waktu dekat, ada gelaran PORPROV III ASN di Kabupaten Paser. Kita perlu segera melakukan konsolidasi untuk mempersiapkan keberangkatan atlet kita ke sana,” harap Iin terhadap kepengurusan BAPOR yang baru terpilih. (adv)

Suami Pukul Istri Pakai Kipas Angin, Terancam 5 Tahun Penjara

0
Suami Pukul Istri Pakai Kipas Angin, Terancam 5 Tahun Penjara
Tersangka NW (42) telah diamankan di Mapolsek Bontang Utara. (Ist).

BONTANG – Unit Reskrim Opsnal Polsek Bontang Utara berhasil mengamankan seorang pria berinisial NW (42) salahsatu warga di Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Senin (23/9/2024) kemarin, sekitar pukul 20.30 Wita, terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan, istri pelaku KDRT melaporkan ke polisi terkait kekerasan yang dilakukan sang suami Kamis (19/9/2024) lalu, sekitar pukul 01.00 Wita, menggunakan kipas angin.

Adanya laporan tersebut, polisi langsung bergerak cepat menangkap pelaku. Istri pelaku pun melaporkan kasusnya pada Sabtu (21/9/2024) kemarin.

“Sang suami melakukan kekerasan, dengan memukul istrinya pakai kipas angin,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, hal apa yang membuat tersangka sampai melakukan KDRT terhadap istri. Tersangka juga telah berada di Mapolsek Bontang Utara.

“Bilangnya karena sang suami kesal terhadap istrinya, terkait apa yang pastinya belum kami ketahui. Ini kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 44 ayat (1) atau ayat (4) UURI No 23 tahun 2024 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

“Dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dewan Ingin Rencana Pembangunan Wisata Air di Tihi-tihi Benar-benar Dimatangkan

0
Dewan Ingin Rencana Pembangunan Wisata Air di Tihi-tihi Benar-benar Dimatangkan
Anggota DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang telah membuat Rencana Induk Pengelolaan Objek Wisata (RIPOW) untuk perkampungan Tihi-tihi untuk dijadikan tempat olahraga di atas air. Dengan menghadirkan lapangan futsal, atau polo air, track joging maupun panggung seni dan budaya.

Anggota DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry mengapresiasi hal tersebut. Karena dengan adanya pembangunan tersebut dapat menjadi salah satu tujuan wisata bagi warga Bontang maupun luar Bontang.

“Ini sangat menunjang pariwisata Kota Bontang, apalagi menunjang Kota Bontang sebagai penyangga IKN,” terangnya saat ditemui, Senin (23/9/24).

Namun, ia mengingatkan bahwa perencanaan tersebut harus benar-benar direncanakan dengan matang, agar setelah pembangunan terlaksana, tempat tersebut dapat tetap beroperasi dengan baik.

Karena akses ke sana harus melewati perairan, maka harus menggunakan kendaraan seperti kapal, sementara akses kapal sangat terbatas jika ada warga yang harus bolak-balik ke tempat tersebut.

“Akses harus sangat dipkirkan, jangan sampai masyarakat malah berfikir ulang untuk menuju ke sana,” terangnya

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ini adalah sebuah pembangunan yang revolusioner dan baru pertama kalinya ada di Kalimantan, sehingga pembangunan ini harus bisa menjadi icon Kota Bontang. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Dewan Dorong Pemkot Bagikan Bonus Bagi Atlet Bontang Berprestasi di PON Aceh

0
Dewan Dorong Pemkot Bagikan Bonus Bagi Atlet Bontang Berprestasi di PON Aceh
Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Atlet Bontang yang ikut berpartisipasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh – Sumut pada 8 hingga 20 September 2024 lalu sukses meraih prestasi. Beberapa di antaranya berhasil merebut medali.

Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi menyampaikan apresiasi, karena telah membawa nama Bontang ke kancah nasional dan membawa pulang berbagai jenis medali.

“Terima kasih atas prestasi yang telah diraih dalam PON ke-21, nanti bisa kita support lah agar mereka dapat terus meningkatkan lagi prestasi mereka,” ujarnya saat ditemui, Senin (23/9/24).

Untuk itu, ia berharap Pemerintah Kota Bontang dapat melakukan pemberdayaan atlet-atlet Bontang yang sudah berjuang dalam event-event lokal maupun nasional, dengan memberikan bonus sehingga para atlet makin semangat dalam berjuang membawa nama Kota Bontang.

“Bonus kalau bisa dibagikan dengan adil, jadi atlet kita juga senang membawa nama Bontang, kerja keras mereka terbayar,” terangnya.

Ia berharap pemerintah serta pihak terkait dapat terus mendukng atlet dari segi fasilitas untuk mereka berlatih, karena pemenuhan tersebut dapat meningkatkan keahlian para atlet, sehingga Bontang dapat menghasilkan SDM dengan kualitas diri yang baik. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Tinjau Proyek Box Culvert di Jalan Tembus, Basri: Lihat Kondisinya Mungkin Bakal Ngaret!

0
Tinjau Proyek Box Culvert di Jalan Tembus, Basri: Lihat Kondisinya Mungkin Bakal Ngaret!
Kondisi perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase melakukan peninjauan secara langsung di proyek pemasangan box culvert Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Senin (23/9/2024) kemarin.

Menurutnya, dalam progres perbaikan jalan tersebut hingga sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan rampung, melihat kondisi perbaikan yang masih banyak kendala saat di lapangan. Bahkan, pihak dari kontraktor sendiri telah bersepakat, akan menyelesaikan proyek ini di Oktober 2024.

“Maunya yang mempunyai pekerjaan ini harus bisa bertanggung jawab, selesaikan dengan tepat waktu. Kalau melihat kondisinya masih seperti ini, kemungkinan besar nantinya pasti akan ngaret untuk penyelesaian,” ucapnya.

Sehingga Basri memberikan perhatian khusus, untuk para kontraktor dapat bisa menyelesaikan semuanya sesuai dengan perjanjian. Apalagi mengingat jika kondisi sedang tidak hujan, bisa untuk menambahkan tenaga pekerja, agar cepat terselesaikan.

“Menurut saya untuk pekerjaan seperti ini kecil, harusnya bisa cepat selesai. Jika perlu tambahkan tenaga pekerja, selesaikan semaksimal mungkin jika cuaca tidak hujan,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Much Cholis Edy Prabowo mengatakan, bahwa progres harus terselesaikan paling lambat sampai 5 Oktober 2024, untuk pemasangan box culvert.

Bahkan setelah selesai pemasangan box culvert, nantinya akan dilanjutkan dengan pengerasan jalan, pengecoran, hingga terakhir pengaspalan jalan.

“Sebelumnya sudah kami kasih SCM (Show Cause Meeting) 1 dengan waktu sampai 5 Oktober, kita evaluasi lagi apakah mencapai progres yang kita minta, atau tidak. Kalau tidak bersiap mendapatkan SCM 2,” jelasnya.

Perlu diketahui, untuk proyek perbaikan jalan ini memakan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang. Perbaikan dikerjakan oleh CV Bonanza Indonesia Teknik.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sidak ke Guntung, Ini Cara Pemkot Atasi Banjir di Masa Mendatang

0
Sidak ke Guntung, Ini Cara Pemkot Atasi Banjir di Masa Mendatang
Wali Kota Bontang, Basri Rase melakukan sidak di Kelurahan Guntung. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Senin (23/9/2024) kemarin, dimana lokasi tersebut menjadi langganan banjir saat hujan datang.

Saat sidak berlangsung, Basri Rase menyampaikan peninjauan lokasi dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) dalam mengatasi permasalahan yang ada di Bontang, salah satunya terkait banjir.

“Kita sudah beberapa kali melakukan upaya untuk mengatasi luapan air di Guntung, akan tetapi di sini ada dua sumber luapan, satu dari Sungai Kuning, satunya lagi dari Sungai Guntung sendiri,” ucapnya saat sidak.

Basri juga mengatakan, jika lokasi yang menjadi langganan banjir tersebut adalah lokasi yang sangat rendah, sehingga luapan air menjadi naik saat hujan deras. Bahkan pemkot telah melakukan peninggian turap di sekitar Masjid Nurul Huda.

“Tahun ini sudah dilaksanakan peninggian turap, karena memang rendah di sekitar Masjid Nurul Huda Guntung. Sehingga dengan adanya penambahan tinggi turap, nantinya volume air yang meluap akan berkurang,” jelasnya.

Basri menekankan untuk luapan dari arah Sungai Kuning masih memerlukan penanganan lebih lanjut, bahkan untuk ke depannya rencana normalisasi sungai akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang.

“Luapan dari Sungai Kuning harus segera diatasi, insyaallah di tahun depan akan dilakukan normalisasi terlebih dahulu, termasuk pembersihan sungai dan tindakan lainnya,” paparnya.

Selain itu, Ia menyebutkan rencana pembuatan untuk sodetan ke Sungai Merah sebagai solusi dalam jangka panjang, dimana akan ada penurapan kembali, juga termasuk membuat sodetan ke Sungai Merah agar air bisa diarahkan ke sana.

“Sodetan ini akan melintasi tanah milik masyarakat setempat, sekitar 150 meter, sehingga air bisa terbuang ke laut,” ungkapnya.

Perlu diketahui, dalam upaya serupa telah dilakukan di beberapa lokasi lain seperti Tanjung Laut dan Bukit Indah, di mana penambahan turap dan normalisasi telah berhasil mengurangi permasalahan terkait dampak banjir.

“Untuk di Kelurahan Guntung semoga nantinya bisa cepat teratasi dengan baik, sehingga masyarakat sekitar bisa terbebas dari ancaman banjir di musim hujan mendatang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam