Beranda blog Halaman 711

KPU Bontang Tetapkan Batasan Dana Kampanye Maksimal Rp 123 Miliar

0
KPU Bontang Tetapkan Batasan Dana Kampanye Maksimal Rp 123 Miliar
KPU Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah menetapkan pembatasan pengeluaran dana kampanye di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, hal tersebut telah sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang telah beredar.

Diketahui, untuk pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota, hanya bisa mengeluarkan maksimal dana kampanye sebesar Rp 123 miliar, dimana dana tersebut sudah mencangkup dari seluruh rangkaian di masa kampanye.

Rinciannya, untuk batasan paling besar pembuatan bahan kampanye senilai Rp 56 miliar.

Pertemuan tatap muka dan dialog, hanya bisa mengeluarkan anggaran sebesar Rp 40,5 miliar, dengan mengundang sebanyak 300 orang dalam 600 kali pertemuan, yang dimana dijumlah per peserta Rp 225 ribu.

Untuk agenda pertemuan terbatas, hanya bisa melibatkan 1.000 orang, dalam 60 kali pertemuan dengan anggaran maksimal Rp 13,5 miliar.

Bahkan, pelaksanaan rapat umum hanya bisa menghadirkan 20 ribu massa, dengan anggaran kampanye Rp 4,7 miliar.

Selanjutnya, anggaran untuk penyebaran bahan kampanye, maksimal Rp 120 juta, yang meliputi selebaran, brosur, pamflet, poster, hingga jasa manajemen konsultasi.

Hingga yang terakhir, pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dengan maksimal dana Rp 640 juta, sebanyak 320 APK. Untuk APK yang telah ditetapkan seperti reklame, umbul-umbul, spanduk, serta baliho.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Dua Anggota Dewan Maju Pilkada 2024, PAW Tunggu Penetapan Pimpinan Definitif

0
Dua Anggota Dewan Maju Pilkada 2024, PAW Tunggu Penetapan Pimpinan Definitif
Kabag Risalah dan Perundang-Undangan DPRD Bontang, Taufiqurrahman. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dua Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, alhasil, Pergantian Antar Waktu (PAW) menunggu penetapan dari pimpinan definitif.

Kepala Bagian (Kabag) Risalah dan Perundang-Undangan DPRD Kota Bontang, Taufiqurrahman menyampaikan, bahwa penetapan tersebut masih menunggu Ketua DPRD definitif, karena kalau untuk ketua sementara ruang geraknya masih terbatas.

“Untuk proses PAW ini nantinya, dari partai masing-masing yang mengajukan permohonan ke pimpinan DPRD,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2024).

Selanjutnya, untuk Ketua DPRD Bontang nantinya akan mengajukan surat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang, untuk meminta daftar hasil legislatif beberapa bulan lalu, yang akan dijadikan acuan atau dasar untuk nama pengganti.

“Karena memang PAW hak sepenuhnya dari partai, kami dari Sekretariat Dewan (Sekwan) hanya menunggu surat dari partai saja,” paparnya.

Taufiqurrahman juga mengungkapkan, untuk prosesnya sama halnya dengan pelantikan dewan baru, yang dimana akan menunggu Surat Keputusan (SK) dari gubernur.

“Kalau sudah ada SK pemberhentian dari gubernur, lalu SK pengangkatan anggota baru berdasarkan usulan partai,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, Smart Data DPRD Dilaunching

0
Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, Smart Data DPRD Dilaunching
Taufiqurrahman, Kabag Risalah dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Smart Data DPRD merupakan proyek perubahan yang dirancang dalam rangka menindaklanjuti percepatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, serta didorong pula oleh keseriusan Pemerintah Kota Bontang yang mengatur tentang jaminan ketersediaan dan integrasi data melalui Peraturan Wali Kota Bontang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Satu Data Kota Bontang.

Smart Data DPRD merupakan sebuah langkah yang sangat penting, untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses bisnis yang ada di Sekretariat DPRD.

Digitalisasi data memungkinkan proses administrasi di Sekretariat DPRD menjadi lebih efektif dan efisien. Dokumen dan informasi dapat diakses dengan cepat dan mudah, sehingga keputusan yang diambil berdasarkan data lebih akurat.

“Data digital yang berstruktur dan terkelola dengan baik, menyediakan dasar yang lebih kuat untuk pengambilan keputusan yang tepat,” jelas Sekretaris DPRD Bontang, Yessy Waspo Prasetyo melalui Taufiqurrahman, Kabag Risalah dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Bontang saat dihubungi, Kamis (26/9/24).

Dengan didorong keseriusan pemerintah Kota Bontang yang mengatur tentang jaminan ketersediaan dan integrasi data melalui peraturan Wali Kota Bontang nomor 2 tahun 2024 tentang satu data Kota Bontang. Tujuan dari proyek perubahan ini antara lain:

1. Merubah data fisik menjadi data digital.
2. Dengan pengelolaan daya yang baik akan memudahkan pencarian data dan mencegah terjadinya kehilangan data.
3. Data yang diperoleh dapat dijadikan acuan dalam penyusunan rencana kerja.
4. Menghemat pengguan anggaran dengan paperless.
5. Anggaran pokok pikiran tepat sasaran sesuai, sesuai dengan aspirasi masyarakat karena perencanaan yang baik.

Hadirnya Smart data DPRD ini diharapkan, dapat membeberkan pelayanan yang lebih baik maksimal kepada pemerintah, DPRD, maupun masyarakat dalam berbagai hal ini dapat meningkatkan kepuasan masyarakat dan citra organisasi secara keseluruhan.

Untuk saat ini Smart Data DPRD hanya bisa diakses oleh Admin, Unit Kearsipan dan Unit Pengelola Kearsipan. Tapi ke depannya akan dikembangkan dan diintegrasikan dengan E-Arsip Kota Bontang yang dapat diakses oleh masyarakat.

“Smart Data DPRD ini berupa Website ya,” terangnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Narkoba Masih Marak di Masyarakat, Ini Tanggapan Dewan

0
Narkoba Masih Marak di Masyarakat, Ini Tanggapan Dewan
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Saat ini narkoba masih saja marak di tengah masyarakat, bahkan sebagian anak remaja pun sudah mulai terjerumus dengan barang haram tersebut.

Mengenai hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi mengatakan, jika dirinya sangat kecewa dan merasa sedih kalau masih saja ada masyarakat yang menggunakan narkoba, terkhususnya kaum remaja.

“Saya sendiri sebetulnya sangat prihatin, dengan kota yang sekecil ini. Disisi lain masih ada yang menggunakan narkoba, apalagi di kalangan anak remaja,” ucapnya saat di wawancara via telepon, Jumat (27/9/2024).

Sehingga, Sumardi menghimbau pada masyarakat untuk bisa membentengi diri, agar tidak bersentuhan dengan yang namanya narkoba. Karena, selain narkoba akan merusak tubuh, narkoba juga pastinya akan merusak segalanya, mulai dari kesehatan fisik dan mental, keluarga, lingkungan, bahkan masa depan.

“Ini bukan hanya tanggung jawab BNN dan aparat, tapi ini tanggung jawab seluruh masyarakat. Mari kita sama-sama memberantas narkoba, karena narkoba itu dapat merugikan,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Lagi, Gaji Karyawan di PT LBB Nunggak, Sumardi: Ada yang Salah Kepemimpinan Direkturnya

0
Lagi, Gaji Karyawan di PT LBB Nunggak, Sumardi: Ada yang Salah Kepemimpinan Direkturnya
Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi. (Ist).

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Sumardi menanggapi permasalahan tunggakan gaji karyawan di PT. Laut Bontang Bersinar (LBB), menurutnya ada yang salah dengan sistem kepemimpinan direkturnya saat ini.

Bahkan Sumardi ingin, sebisa mungkin harus mengadakan rapat secara internal, agar bisa mencari jalan keluar terkait penunggakan gaji terhadap karyawan-karyawan di sana.

Sehingga Sumardi merasa bingung, bagaimana bisa kapal yang masuk setiap harinya, akan tetapi untuk gaji karyawan terbilang terlambat masuk.

“Berarti kepemimpinannya harus diganti, saya pernah jadi agen di perkapalan, setahu saya kalau di pelabuhan itu harusnya bayar dulu baru bisa masuk, ucapnya saat diwawancarai, Jumat (27/9/2024).

Mengingat hal tersebut, Sumardi ingin pemerintah bisa segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Pemerintah juga perlu mengaudit keuangan perusahaan secara menyeluruh, kemudian mengevaluasi kepemimpinan direktur.

“Intinya kepemimpinannya harus diaudit, kalau sudah seperti ini secara internalnya saja sudah tidak sehat, terutama pemimpinnya,” paparnya.

Perlu diketahui, untuk laporan tunggakan gaji karyawan hampir terjadi setiap bulannya, dan itu berjalan sejak 3 tahun terakhir. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Najirah-Aswar Janji Tata Ulang Pasar Tamrin Jika Terpilih

0
Najirah-Aswar Janji Tata Ulang Pasar Tamrin Jika Terpilih
Pasangan calon Najirah - Aswar di Pasar Tamrin. (ist)

BONTANG – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah-Muhammad Aswar melakukan kunjungan ke Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) pada hari ke tiga kampanye, Jumat (27/9/24).

Saat mengelilingi Pasar Tamrin, salah satu pedagang ikan di sana mengeluarkan keluh kesahnya terkait pasar basah yang terletak di lantai dua. Posisi tersebut dirasa tidak strategis sebagai pasar basah, sehingga terkadang masyarakat malas untuk naik ke sana.

Untuk itu diharapkan Pasar Tamrin dapat secepatnya ditata ulang, apalagi setelah pilkada berlangsung, penetapannya tidak berselang jauh.

“Tahun depan kalau bisa Pasar Tamrin bisa ditata ulang,” katanya.

Karena kampanye kali ini adalah mendengarkan aspirasi para pedagang, calon Wali Kota Bontang, Najirah mengatakan, bahwa saat ia bersama Wakilnya, Aswar akan menata ulang pasar agar menjadi lebih menarik dan dapat menarik perhatian pelanggan agar pengunjung dapat meningkat.

“Kondisi sekarang memang cukup berantakan, untuk itu penataan pasar akan menjadi sorotan kita,” terangnya.

Ditambahkan Calon Wakil Wali Kota Bontang, Muhammad Aswar, bahwa selain tatanan pasar, Mal Pelayanan Publik (MPP) juga diatur ulang sehingga pemaksimalan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal. Karena sebenarnya kehadiran MPP sangatlah baik untuk pemaksimalan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk hal-hal seperti ini, pedagang harus dilibatkan dalam melakukan pembangunan, mereka yang tahu alur dari pasar, untuk itu kita akan hadirkan konsultan juga,” tuturnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pengurus Forum Pemred SMSI 2024-2029 Resmi Dilantik, Jaga Jurnalisme Berkualitas

0
Pengurus Forum Pemred SMSI 2024-2029 Resmi Dilantik, Jaga Jurnalisme Berkualitas
Forum Pemred SMSI berfoto bersama. (ist)

JAKARTA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) resmi mengukuhkan pengurus pusat masa bakti 2024-2029 dalam sebuah acara yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (26/10/2024).

Pada kesempatan ini juga dilantik pengurus Perkumpulan Pemimpin Redaksi Media Siber Indonesia (Forum Pemred SMSI), yang diharapkan dapat memperkuat peran media siber di Tanah Air.

Acara pelantikan ini merupakan bagian dari Konvensi Nasional SMSI 2024, yang mengusung tema “Mengukuhkan Keberagaman dalam Kebersamaan”.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, dalam sambutan pelantikan menekankan pentingnya kebebasan dan independensi media. Ia juga berharap SMSI mampu menjaga standar pers sesuai ketentuan Dewan Pers.

SMSI, yang berdiri sejak 7 Maret 2017, merupakan organisasi perusahaan media daring dengan lebih dari 2.670 anggota di 34 provinsi di Indonesia. Organisasi ini telah tercatat sebagai konstituen Dewan Pers dan dinyatakan sebagai organisasi media siber terbesar di dunia oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

Firdaus menyoroti semakin tingginya ketergantungan masyarakat pada media siber sebagai sumber informasi utama. “Media massa harus terus berinovasi dan tetap profesional dalam penyampaian berita yang sehat,” ujarnya. Oleh karena itu, dibentuklah Forum Pemred SMSI sebagai wujud tanggung jawab profesional para pemimpin redaksi media daring di Indonesia.

Acara ini didukung Google News Initiative, TADEX, BRI, dan Krakatau Steel.

Berikut susunan lengkap Pengurus Forum Pemred SMSI:

Ketua Umum: Dar Edi Yoga (askara.co)

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi: Aldi Gultom (akurat.co)

Wakil Ketua Umum Bidang Kerjasama Antar Lembaga: Ferry Edyanto (meganews.id)

Wakil Ketua Umum Bidang Program dan Kegiatan: Toni Limbong (japos.co & harianjayapos.com)

Wakil Ketua Umum Bidang Advokasi dan Hukum: Edison Siahaan (beritabatavia.co)

Wakil Ketua Umum Bidang Teknologi dan Inovasi: Andry Hendri Gortzney (indonesiasatu.co.id)

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Novrizon Burman (riausatu.com)

Sekretaris Jenderal: Penerus Bonar Karo-Karo (keadilan.id)

Wakil Sekretaris Jenderal: Kadir (koransatu.id)

Bendahara Umum: Musrifah (Forumindonesia.id & javanewsonline.com)

Wakil Bendahara Umum: Hotman Siregar (monitorindonesia.com)

Ketua Bidang Program: Helmi A.R. (okjakarta.com)

Ketua Bidang Humas dan Komunikasi: Antonius Bramantoro (terminalnews.co)

Ketua Bidang Advokasi dan Hukum: Suryansyah (spotlinknews.com & monitordepok.co)

Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Haresti AA (dialoguejakarta.com)

Ketua Bidang Etika Jurnalistik: Hengky Lumban Toruan (sketsindonews.com)

Ketua Bidang Riset dan Pengembangan: Farida Denura (arahkita.com)

Ketua Bidang Keanggotaan: Fransiscus Rio Winto (Makansedap.id)

Ketua Bidang Kerjasama dan Jaringan: Panca Dwikora A. Soekarno (JurnalPatroliNews.co.id)

Ketua Bidang Teknologi dan Inovasi: Hendrata Yudha (mimbarpublik.com)

Koordinator Bidang Humas dan Komunikasi: Rudolf Simbolon (wartapembaruan.co.id)

Koordinator Bidang Advokasi dan Hukum: Renoto Sirengga (dimenesinews.co.id & garudanews.co.id)

Koordinator Bidang Pendidikan dan Pelatihan: Sunarno (cybernewsnasional.com)

Koordinator Bidang Kerjasama dan Jaringan: Moch. Ridhwan (koranprogresif.com)

Dengan susunan kepengurusan baru ini, SMSI diharapkan mampu menjaga profesionalitas dan terus berperan aktif dalam perkembangan media siber di Indonesia. (Rls)

Editor: Yusva Alam

Kampanye di Loktuan, NAH Gaungkan Program Subsidi Rp 1-2 Juta Bagi Pelajar SD dan SMP

0
Kampanye di Loktuan, NAH Gaungkan Program Subsidi Rp 1-2 Juta Bagi Pelajar SD dan SMP
Calon Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat sosialisasi. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Memasuki masa kampanye, para pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang mulai berkeliling Kota Bontang untuk langsung bertemu dengan masyarakat.

Kamis (26/9/24) malam, Agus Haris mewakili pasangan calon nomor urut 4 melakukan kampanye terbuka di Kelurahan Loktuan tepatnya di RT 49, 50 dan 51 di salah satu rumah warga.

Dalam pembukaannya ia menjelaskan, bahwa kepemimpinan Neni Moerniaeni pada periode 2016-2021 dulu APBD masih berkisar Rp 900 miliar, namun ia berhasil memaksimalkannya bahkan memberikan program yang ia mulai yakni seragam gratis, yang hingga kini masih dilangsungkan.

“APBD yang tidak sampai Rp 1 miliar tersebut, warga dapat merasakan hasil yang cukup signifikan,” jelas Agus Haris

Adapupn 10 program unggulan yang ditawarkan pada warga. Yang menjadi sorotan untuk warga sekitar adalah program ‘Bontang Pintar’ salah satu poinnya berisi tentang pemberian subsidi Rp 1-2 juta kartu Bontang pintar untuk siswa negeri dan swasta.

Sementara itu, Warga RT 50 dan 51, Erawati, Yunus dan Tesse mengatakan, bahwa mereka ingin mengetahui sampai mana kartu Bontang pintar dapat membantu meringankan kebutuhan anak sekolah, serta bagaimana sistem penggunaannya. Karena diketahui terdapat beberapa warga miskin yang membutuhkan hal tersebut.

AH sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa untuk pelajar SD subsidi yang diberikan adalah satu juta rupiah dan pelajar SMP mendapat dua juta rupiah. Subsidi ini tidak berlaku untuk pelajar SMA, karena mereka sudah dipegang oleh pemerintah provinsi.

“Kami berencana untuk seluruh anak SD dan SMP pertahun diberikannya,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, bahwa subsidi tersebut sudah dihitung dengan jumlah pelajar SD dan SMP, dan akan cukup karena dalam masa transisi juga mereka mendapatkan seragam, tas, sepatu dan alat tulis gratis yang makin akan meringankan pengeluaran orang tua.

“Apalagi kalau anak sekolah di negeri, Insyallah sangat meringankan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Legislator Ini Harapkan Pemerintah Dorong Pengadaan Jargas di Bontang Lestari

0
Legislator Ini Harapkan Pemerintah Dorong Pengadaan Jargas di Bontang Lestari
Alfin Rausan Fikry, Anggota DPRD Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemasangan jaringas gas (jargas) rumah tangga akan kembali hadir untuk masyarakat Kota Bontang. Namun, Warga Kelurahan Bontang Lestari harus gigit jari, karena instalasi jargas belum bisa menyentuh wilayah tersebut.

Alfin Rausan Fikry, Anggota DPRD Kota Bontang mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Bontang harus mendorong pembangunan pipa jargas hingga menuju Kelurahan Bontang Lestari.

“Kita harus wujudkan pemerataan pembangunan termasuk Jargas juga,” terangnya saat ditemui, Minggu (22/9/24).

Ia memahami bahwa pembangunannya tentu perlu dengan perencanaan yang jelas dan matang. Sehingga masyarakat yang harusnya mendapatkan fasilitas tersebut dapat benar-benar menikmatinya.

“Masyarakat Bontang Lestari juga merupakan masyarakat kita yang harus merasakan pembangunan,” tambahnya.

Jargas juga merupakan salah satu fasilitas Pemerintah Kota Bontang, apalagi subsidi jargas sudah masuk ke Kota Bontang cukup lama, ada baiknya pemerintah melayangkan pengajuan untuk pembangunan pipa ke Bontang Lestari.

Karena masyarakat yang tinggal di atas perairan juga belum bisa dialiri jargas, dengan kendala pemukiman yang berada di atas air. Sementara Kelurahan Bontang Lestari masihlah berupa daratan, hanya saja posisinya yang cukup jauh dari pusat kota.

“Semoga secepatnya dapat dilaksanakan perencanaan jargas tersebut,” tutupnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Remaja 18 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Rumah Sepupu

0
Remaja 18 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Rumah Sepupu
Aiptu Mulyo saat evakuasi di TKP. (ist)

BONTANG – Seorang remaja ditemukan bunuh diri di Gang Kerapu 5 RT 16, Rawa Indah, Kamis (26/9/2024) sore tadi.

Kapolres Bontang, AKBP Alex F Tobing melalui Bhabinkamtibmas Tanjung Laut Indah, Aiptu Mulyo Prayitno menjelaskan, bahwa korban berinisial RS (18) itu ditemukan gantung diri di rumah sepupunya sore tadi.

“Gantung dirinya di rumah sepupunya, dan yang menemukan sepupunya juga. Rumah korban berada di Gang Kerapu 3,” bebernya.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Orang tua korban saat itu juga sedang berada di kebun di daerah Bontang Lestari.

Belum diketahui pasti apa motif atau penyebab RS bunuh diri. Namun diperkirakan korban gantung diri sekitar pukul 14.00 wita siang.

“Belum ada kejelasan apa motifnya bunuh diri. Kami masih melakukan penyelidikan,” tuturnya singkat.

Penulis/Editor: Yusva Alam